Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Selasa, 12 September 2017

Wadan Lantamal V Pimpin Upacara Hari Jadi TNI AL Ke-72 Tahun 2017


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dijajaran Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) V Surabaya melaksanakan upacara memperingati Hari Jadi ke-72 TNI Angkatan Laut yang dilaksanakan di lapangan apel Yos Sudarso Markas Komando Lantamal V Surabaya jalan Laksda M. Nasir no 56 Tanjung Perak, Surabaya, Seni (11/9).

Wakil Komandan Lantamal V Kolonel Marinir Nana Rukmana, S.E. tampil segai Irup  mewakili Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI  Edi Sucipto, S.E., M.M. dengan Komandan Upacara Mayor Laut (E) Joko Santoso.

Kasal Laksamana TNI Ade Supandi,SE.,M.A.P. dalam amanatnya yang dibacakan Wadan mengatakan bahwa pada hakekatnya, upacara peringatan hari jadi TNI Angkatan Laut memiliki tiga makna penting yang harus kita pahami bersama, yaitu:  Pertama makna keimanan dan ketakwaan, sebagai ungkapan rasa syukur kita kepada tuhan yang maha esa atas segala petunjuk, tuntunan dan perlindungan-nya, selama 72 tahun masa pengabdian TNI Angkatan Laut.

Kedua, makna historis, sebagai upaya pelestarian momentum awal kelahiran dan perjuangan tni angkatan laut dalam mengisi kemerdekaan serta menegakkan integritas, kedaulatan bangsa dan negara. Sedangkan ketiga, makna evaluatif, sebagai momentum introspeksi dan evaluasi diri, tentang kekurangan dan kelebihan pelaksanaan tugas di masa lalu, guna pemantapan dan penyempurnaan di masa mendatang.

Menurut Ade –sapaan akrab KASAL ini- Sebagai komponen utama kekuatan pertahanan negara, yang sadar akan jati dirinya sebagai tentara nasional yang terlahir dari rakyat, TNI Angkatan Laut senantiasa menjunjung tinggi tekad dan komitmennya untuk terus bersama-sama dengan rakyat, berusaha mencegah dan menanggulangi setiap bentuk ancaman yang dapat mengganggu kelancaran, keberhasilan dan kesinambungan jalannya pembangunan nasional. Karena itu sangat tepat, pada peringatan hari jadi tahun ini tema yang diambil adalah “bersama rakyat, TNI Angkatan Laut siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian”. 

Implementasi nyata dari tema tersebut lanjutnya, pada peringatan kali ini, TNI Angkatan Laut melaksanakan berbagai kegiatan yang melibatkan kontribusi dan partisipasi rakyat, seperti olahraga perairan, bakti sosial kesehatan berupa donor darah dan pengobatan masal, bersih-bersih pantai dan lomba-lomba yang disesuaikan dengan kearifan lokal di masing-masing kotama/ satker. Dan untuk lebih mendekatkan TNI Angkatan Laut dengan rakyat, dilaksanakan juga kegiatan open day dan open ship di kotama TNI Angkatan Laut dan puspenerbal. Kegiatan ini sekaligus juga sebagai bentuk pertanggungjawaban TNI Angkatan Laut kepada rakyat.

Sejalan dengan visi poros maritim dunia, pemerintah telah menetapkan kebijakan gelar kekuatan TNI yang tersebar di seluruh  wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kebijakan pemerintah ini ditindaklanjuti TNI dengan menetapkan rencana penguatan kemampuan TNI secara terpadu di pulau-pulau terluar dan strategis yaitu Natuna, Yamdena-Selaru, Morotai, Biak dan Merauke.

Arah kebijakan baru pemerintah dan TNI tersebut, tentunya mempengaruhi perencanaan pembangunan TNI Angkatan Laut. Sebagai implementasinya, diperlukan reorientasi penetapan prioritas pembangunan TNI Angkatan Laut, dihadapkan dengan realita sumber daya yang ada, yaitu anggaran dan waktu. Untuk itu, kebijakan pembangunan TNI Angkatan Laut ke depan, diarahkan untuk mencapai sasaran perencanaan strategis yaitu penajaman Minimum Essential Force (MEF), dengan Pendekatan perencanaan berbasis kemampuan (capability based planning), pembangunan sarana dan prasarana serta bekal yang dibutuhkan untuk mendukung kesiapan operasional dan peningkatan profesionalitas prajurit.

Untuk mencapai sasaran tersebut, maka kebijakan pembangunan TNI Angkatan Laut ke depan akan dititikberatkan pada beberapa bidang prioritas, yaitu mempertajam orientasi modernisasi dengan menghapus alutsista tua dan menggantinya dengan alutsista baru, menguatkan kemampuan TNI Angkatan Laut di pulau terluar strategis, membangun pangkalan untuk menyiapkan kekuatan, membatasi jumlah kegiatan yang tidak diperlukan dalam rangka mempermudah proses perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan serta evaluasi.

Kasal pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi, kepada segenap prajurit dan aparatur sipil negara TNI Angkatan Laut dimanapun berada dan bertugas, atas dedikasi dan loyalitas pengabdian yang telah diberikan, dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan dan pencapaian tugas-tugas tni angkatan laut. Ucapan yang sama saya sampaikan juga kepada sesepuh dan pinisepuh serta seluruh keluarga besar prajurit TNI Angkatan Laut, yang selalu memberikan dukungan motivasi sumbangan pemikiran dan doa yang tulus ikhlas, sehingga dapat memberikan kepercayaan diri yang kuat dalam pelaksanaan tugas yang diemban.

Hadir dalam upacara tersebut, para Asisten Danlantamal V, para Kasatker, para Kadis jajaran Lantamal V, para perwira staf, Wakil Ketua Korcab V DJAT dan segenap pengurus Korcab V DJAT, para pengurus Yayasan Hangtuah cabang Surabaya. Sedangkan pasukan upacara terdiri dari satu unit korsik Lantamal V, satu SSK gabungan Pama-Kowal, SST Bintara Tinggi, satu SST Pomal Lantamal V, dua SST Bintara,satu, SST Yonmarhanlan V, satu SST Tamtama dan dua SST ASN Lantamal V.(arf)

0 komentar:

Posting Komentar