Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Jumat, 13 Juli 2018

Wadan Kodiklatal Tutup Latopshantai TA 2018


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Wadan Kodiklatal) Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh, S.E., M.M secara resmi menutup Latihan Operasi Pertahanan Pantai (Latopshantai) TA 2018 yang dipusatkan di gedung Auditorium Pusat Latihan Elektronika dan Kendali Senjata (Puslatlekdalsen) Kesatrian Bumimoro Kodiklatal.

Latihan yang merupakan bentuk untuk meningkatkan profesionalisme prajurit matra laut tersebut diikuti 173 yang berasal dari beberapa Kotama TNI AL. Adapun Kotama TNI AL tersebut adalah Kodiklatal, Koarmada I, Koarmada II Kormar Puspenerbal, Lantamal III Jakarta, Lantamal VII Kupang, Lantamal IX Ambon dan Lantamal XI Ambon. Peserta latihan tersebut terdiri pelaku, tim Evaluasi, peninjau, Penilai, penyelenggara dan pendukung.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M dalam sambutan yang dibacakan Wadan Kodiklatal Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh, S.E., M.M menyampaikan bahwa Latihan operasi pertahanan pantai tahun 2018, yang dilaksanakan sejak tanggal 9 juli sampai dengan 13 juli 2018, merupakan latihan untuk meningkatkan kemampuan prajurit TNI Angkatan Laut dalam mengaplikasikan proses perencanaan pada berbagai skala latihan, baik latihan internal TNI Angkatan Laut maupun latihan yang melibatkan interoperabilitas dengan matra lain.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Latihan ini merupakan wahana yang sangat efektif untuk menghasilkan prajurit - prajurit yang cakap dan terampil dalam menyusun perencanaan latihan, sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan tugas latihan ke depan yang diberikan oleh komando atas.

Adapun Keberhasilan latihan ini bukan hanya ditentukan oleh hasil dari produk latihan, namun kesungguhan dan semangat peserta latihan menjadi faktor yang paling penting. Dengan kesungguhan dan semangat yang tinggi akan memberikan hasil yang positif terutama pada implementasi latihan yang sesungguhnya.

Dirinya bersyukur bahwa latihan ini dapat terlaksana sesuai rencana. Segala kekurangan selama latihan hendaknya tidak dijadikan kendala untuk menurunkan kualitas latihan, namun dijadikan peluang untuk lebih meningkatkan semangat berlatih. Orang nomor satu dijajaran TNI AL ini berharap, semua temuan pada saat Latihan dapat dievaluasi dan dijadikan masukan kepada pimpinan TNI Angkatan Laut, untuk kesempurnaan latihan selanjutnya. (arf)

0 komentar:

Posting Komentar