Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Jumat, 26 April 2024

Jelang Hari Jadi Kabupaten Mojokerto, Pemkab Mojokerto Adakan Semaan Al-Quran


Mojokerto - KABARPROGRESIF.COM Menjelang Peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto yang ke-731, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, menggelar Semaan Al-quran bersama Jam'iya Hamalatil Quran (JHQ) di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) Pemkab Mojokerto, Selasa (23/4) siang. 

Semaan merupakan tradisi membaca dan mendengarkan pembacaan Al–Qur'an yang seringkali diadakan tiap kali ada acara besar.

Semaan Al-quran di Pendopo Pemkab Mojokerto itu memang sudah menjadi sebuah rutinitas untuk menyambut Hari Jadi Kabupaten Mojokerto, terutama sejak saat Ikfina Fahmawati menjabat sebagai Bupati Mojokerto. 

Melalui semaan Al-quran, Bupati perempuan pertama di Mojokerto itu berharap agar Kabupaten Mojokerto senantiasa dalam konfisi yang kondusif, tentram dan bahagia masyarakatnya.

"Semoga melalui lantunan bacaan Al Qur'an Kabupaten Mojokerto tetap dalam kondisi aman, kondusif, tentram semuanya dapat melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik, yang pendidikan dapat berjalan dengan lancar, pertanian hasilnya bisa baik, budayawan bisa mengekspresikan kegiatan budaya dengan baik, semuanya dapat terlaksana dengan baik dan mohon doanya dari semuanya," Ungkapnya.

Diketahui untuk pelaksanaan semaan Al-quran dalam rangka menjelang peringatan hari jadi Kabupaten Mojokerto ini akan kembali diadakan lagi di 4 kawasan pembantu bupati.

"Saya meminta simak Al Qur'an ini dipecah, supaya tidak dipendopo saja tapi di 4 wilayah eks pembantu Bupati itu juga dapat didatangi, dibacakan Al Qur'an bersama-sama supaya mendapatkan keberkahan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto," Terang Ikfina.

Pada kesempatan itu Bupati Ikfina juga menjelaskan tentang peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto yang ke-731 kali ini, yang mengusung tagline Bersama, Berkarya, Berjaya. 

Menurutnya, tagline/semboyan tersebut menggambarkan tentang semangat yang diusung oleh Kerajaan Majapahit di masa lalu.

"Warisan para leluhur Kerajaan Majapahit, bagi kita semuanya adalah persaudaraan persatuan kesatuan, toleransi, saling menghargai, dan saling menghormati. Oleh karenanya kita saat mengambil tema untuk Hari Jadi Kabupaten Mojokerto selalu mengambil tema tentang kebersamaan dan persatuan," Jelasnya.

Tampak yang turut hadir pada semaan Al-quran bersama Bupati Mojokerto, Asisten Sekertaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Kepala OPD Kabupaten Mojokerto, Perwakilan Camat, Pengurus BUMD dan Para Tokoh Agama di Kabupaten Mojokerto. 

0 komentar:

Posting Komentar