Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Ayo Kita Guncang Dunia dengan Prestasi Arek-arek Suroboyo

Wali Kota Surabaya Rismaharini saat melaunching Kampung Pendidikan Kampunge Arek Suroboyo (KP KAS) mengajak semua pihak untuk mendukung arek-arek Suroboyo agar mampu berprestasi.

Eri Cahyadi Genggam Erat Pusara Bung Karno

Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya berharap Eri Cahyadi dapat menyerap spirit Bung Karno, sehingga saat menjadi wali kota Surabaya mempraktikkan semangat kerakyatan membela wong cilik.

Relawan Ingin Eri-Armudji Menang Secara Elegan

Relawan Gus Eri Cahyadi berusaha memenangkan Eri Cahyadi sebagai wali kota Surabaya sangat rapi. Dalam artian tidak asal menang, tapi menang dengan akhlak yang baik dan cara yang santun.

BPJS Warga Bergaji di Bawah Rp 10 Juta, Akan Ditanggung Pemkot

Solusi Eri Cahyadi terhadap gaji pas-pasan untuk bayar BPJS, maka semua warga yang bergaji di bawah Rp 10 juta otomatis BPJS-nya akan dibayarkan Pemkot Surabaya.

Lagi, JPN Kejari Surabaya Selamatkan Aset Pemkot Rp 121 Miliar

Menurut walikota Surabaya, Risma, Kejaksaan sudah membantu banyak sekali. Jika dihitung selama masa jabatannya, aset yang berhasil diselamatkan bahkan mencapai triliunan rupiah.

Kamis, 31 Desember 2020

Malam Pergantian Tahun Berjalan Tertib, Dandim Surabaya Utara Apresiasi Masyarakat


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Dandim Surabaya Utara, Kolonel Inf Sriyono mengapresiasi kesadaran masyarakat Surabaya yang telah mematuhi peraturan Pemerintah untuk tak merayakan malam pergantian tahun secara berkerumunan.

Meski tak seperti pada perayaan sebelumnya, kesadaran masyarakat itu menurutnya mampu memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19 yang saat ini mulai merajalela.

Tampak beberapa area di Surabaya terlihat sepi tak ada aktifitas apapun pada pemberlakukan jam malam saat ini.

“Terima kasih kepada masyarakat yang mulai sadar terhadap pentingnya mematuhi peraturan protokol kesehatan untuk tidak merayakan malam pergantian tahun di luar rumah,” ujar Sriyono, Kamis (31/12) malam.

Ia menegaskan, kondusifitas tersebut juga tak lepas dari peran semua pihak, terlebih aparat Kepolisian dan stakeholder terkait yang ikut serta mengawal berjalannya malam pergantian tahun di wilayah teritorialnya. 

“Sweeping kita lakukan bersama-sama,” bebernya.

Dijelaskannya, pada malam pergantian tahun saat ini, pihaknya bersama aparat Kepolisian telah menutup beberapa akses pintu masuk maupun keluar Surabaya.

“Disana, ada aparat TNI-Polri dan Satpol PP yang telah bersiaga,” jelasnya. (Pendam V/Brw/Ar)

Akhir Tahun 2020, Forpimda Surabaya Gelar Apel Gabungan dan Pantau Pos Pengamanan


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Surabaya menggelar apel gabungan pengamanan malam Tahun Baru 2021 di Taman Surya Balai Kota Surabaya, Kamis (31/12) sore.

Bertindak sebagai pembina apel adalah Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana.

Kegiatan ini dihadiri, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, serta beberapa Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Dalam apel pengamanan malam Tahun Baru ini, diikuti petugas gabungan dari jajaran Kepolisian, TNI, Satpol PP, Linmas, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pemadam Kebakaran (PMK), hingga Palang Merah Indonesia (PMI).

Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana dalam sambutannya mengajak semua jajaran untuk berkomitmen bersama memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat. 

Hal itu diperlukan kesiapan, kesadaran dari semua unsur pelaksana operasional untuk menyelaraskan pemikiran, upaya dan semangat dalam memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat.

"Saya berharap khususnya warga Surabaya tidak perlu merayakan tahun baru dengan berlebihan. Kita tahan hura-hura dan menghambur-hamburan uang. Sebab, masih ada saudara-saudara kita yang dirundung duka," kata Whisnu.

Whisnu berharap, di momen malam tahun baru ini masyarakat dapat melakukan kegiatan atau hal yang lebih bermanfaat. 

Seperti, menyisihkan rezekinya untuk diberikan kepada anak yatim atau fakir miskin. 

"Karena masih banyak anak yatim yang ditinggal orang tuanya, atau saudara-saudara kita yang ditinggal orang tuanya," pesannya.

Menurut dia, momen peringatan tahun baru ini disambut dengan penuh antusias oleh seluruh masyarakat di Indonesia, termasuk di Surabaya. 

Sehingga akan terjadi peningkatan aktivitas, mobilitas masyarakat baik di pusat perbelanjaan, tempat rekreasi, bandara maupun pelabuhan penyebrangan. 

Namun, karena saat ini masih di masa pandemi Covid-19, pihaknya berharap masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan ke luar kota Surabaya.

"Tetaplah berkumpul dan melakukan kegiatan bersama keluarga di tempat tinggal masing-masing sambil menyiapkan diri dan lingkungan terhadap potensi bencana," tuturnya.

Sementara itu, bagi warga yang usai bepergian ke luar kota lebih dari tiga hari, diharapkan mereka dapat menunjukkan hasil rapid test atau swab negatif saat kembali ke Surabaya. 

Apabila belum, warga tersebut dapat melakukan pemeriksaan PCR Swab melalui fasilitas layanan kesehatan milik Pemkot Surabaya. Seperti, di Puskemas dan Labkesda Surabaya.

"Sebelum hasil pemeriksaan swab (keluar) warga diminta untuk melakukan karantina mandiri di rumah dan pemantauan mandiri untuk warga yang bergejala timbul selama 14 hari," katanya.

Dalam kesempatan ini, pria yang akrab disapa WS ini juga berharap kepada seluruh jajaran baik di lingkup Pemkot Surabaya, kepolisian maupun TNI agar dapat saling berkoordinasi satu sama lain. 

Apabila ditemukan hal yang berpotensi menganggu stabilitas keamanan dan ketertiban umum, agar sedini mungkin dapat diminimalisir.

"Saya mengimbau juga untuk tetap memperhatikan rumah, kantor atau gedung yang kosong karena mungkin ditinggalkan saat libur panjang. Saya ucapkan selamat bekerja, mari kita bersama-sama mewujudkan Surabaya yang aman, nyaman dan tertib," terangnya.

Di tempat yang sama, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir menyatakan, pihaknya bersama TNI siap mendukung Pemkot Surabaya dalam menegakkan protokol kesehatan saat perayaan malam Tahun Baru.

"Yang jelas yang disampaikan wali kota akan kita tegakkan itu. Kemudian Perwali (Surabaya) akan kita tegakkan sesuai dengan rakor (rapat koordinasi) kemarin," kata Kombes Pol Isir.

Ia pun menyatakan akan memberikan sanksi tegas bagi masyarakat yang masih mengadakan kerumunan atau konvoi saat perayaan malam tahun baru. 

"Silahkan kalau ada yang berkerumun maka silahkan malam tahun baruan di halaman pemkot atau halaman Polrestabes. Nanti mereka akan ditilang mereka akan diswab," katanya.

Usai melaksanakan apel, rombongan Forpimda kemudian berkeliling meninjau beberapa Pos Pantau Pengamanan yang tersebar di beberapa wilayah Surabaya. 

Di antaranya, Pos Pantau Bundaran Waru (Cito), Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan Jembatan Suramadu. (Ar)

Rabu, 30 Desember 2020

Doa Bersama Sambut Datangnya Tahun Baru di Kabupaten Dogiyai


KABARPROGRESIF.COM: (Dogiyai, Papua) Ratusan masyarakat Kabupaten Dogiyai terlihat mengikuti doa bersama yang digelar di Lapangan Enabi Goo Moanemani, Kampung Ekimanida, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Papua.

Pada perayaan doa bersama itu, turut dihadiri oleh beberapa tokoh adat hingga perwakilan Satgas Pamrahwan Yonif Raider 500/Sikatan.

Danpos Moenamani, Letda Inf Abdul Azis menjelaskan, keberadaan personel Yonif Raider di lokasi itu, hanya sebatas mengawal berjalannya acara doa bersama yang digelar oleh para toko adat di Distrik tersebut.

“Kami hanya menertibkan jalannya doa bersama ini,” ujarnya, Rabu (30/12).

Terpisah, Kepala Suku Adat, Germanus Goo mengungkapkan jika doa bersama di akhir tahun itu, merupakan kegiatan rutin yang digelar oleh masyarakat setempat. 

“Doa bersama ini, diharapkan bisa meningkatkan kebaikan di Kabupaten Dogiyai. Biasa kami gelar setiap akhir tahun,” ungkapnya. (Pendam V/Brw/Ar)

Gapeknas Surabaya Minta Sinergitas dengan Korem Diperkuat


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Gabungan Pengusaha Kontraktor Indonesia perwakilan Surabaya, menggelar audiensinya ke Makorem 084/Bhaskara Jaya.

Beberapa pembahasan, disampaikan oleh para pengurus DPD Gapeknas ketika bertemu dengan Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo di Ruang Merah, Rabu, (30/12).

Dalam pertemuan itu, pihak Gapeknas membahas soal sinergitas terlebih dalam upaya penanganan Covid-19. 

“Iya, kami berupaya membantu pihak Korem untuk mensosialisasikan bahaya Covid-19 di Surabaya,” kata Redi, salah satu pihak Gapeknas Surabaya.

Alhasil, sinergitas dalam rangka mencegah sekaligus memutus rantai penyebaran Covid itupun, mendapat tanggapan positif dari Brigjen Herman.

Ia menjelaskan, pemutusan rantai penyebaran pandemi di Surabaya bukan hanya tugas dari aparat TNI dan Polri saja. 

Namun, dirinya menegaskan jika upaya tersebut, sangat membutuhkan peran dari masyarakat.

“Sebab, TNI dan Polri tidak bisa bekerja sendirian. Apalagi, menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Kita semua (TNI-Polri, red) juga membutuhkan peran elemen masyarakat,” jelas Danrem. (Pendam V/Brw/Ar)

Prajurit BKO dari Dua Satuan Banpur Diterjunkan Antisipasi Malam Pergantian Tahun


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Menjelang malam pergantian tahun baru mendatang, Kodim 0830/Surabaya Utara rencananya bakal bersiaga mem-back up pihak Kepolisian dalam upaya mewujudkan stabilitas, terlebih mencegah terjadinya kerumunan massa.

Tak tanggung-tanggung, prajurit BKO dari dua Satuan Bantuan Tempur pun, disiagakan oleh pihak Kodim, diantaranya dari Satuan Yonkav 3/AC dan Arhanudse 8/MBC.

Itu terlihat, ketika Dandim memimpin berjalannya apel pagi yang diikuti oleh prajurit Kodim dan pasukan BKO di Makodim, Rabu (30/12).

“Semuanya on call. Siaga penuh mengantisipasi terjadinya perkembangan situasi pada malam pergantian tahun nanti,” tegas Kolonel Inf Sriyono.

Ia menegaskan, jika kepekaan prajurit dalam rangka mewujudkan keamanan pada malam pergantian tahun lusa, bisa ditingkatkan. Terlebih menjalin komunikasi dan sinergi dengan aparat terkait di wilayah tugas Kodim Surabaya Utara.

“Sasaran utama adalah kerumunan massa. Sebab, kita berupaya semaksimal mungkin mencegah timbulnya klaster baru Covid-19 di Surabaya,” ujarnya. (Pendam V/Brw/Ar)

Sambangi Kejari Tanjung Perak dan Pengadilan Negeri, Ini yang Dibahas Plt Wali Kota Surabaya


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana terus melanjutkan silaturrahmi dan koordinasinya dengan jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Surabaya. 

Setelah sebelumnya berkunjung ke Kapolrestabes Surabaya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Danrem Bhaskara Jaya, Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, kini dilanjutkan dengan berkunjung ke Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dan dilanjutkan lagi ke Pengadilan Negeri Surabaya.

Usai bertemu Kajari Tanjung Perak, Whisnu menjelaskan bahwa silaturrahminya kepada Forpimda terus dilanjutkan, karena SK (surat keputusan)-nya sebagai Plt Wali Kota Surabaya paling muda, sehingga dia yang harus berkunjung atau bersilaturrahmi mengunjungi para pimpinan di Surabaya itu. 

“Alhamdulillah Pak Kajari Tanjung Perak ini bisa menerima dengan baik, semoga hubungan silaturrahmi ini bisa terus nyambung dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya,” kata Whisnu, Rabu (30/12/2020).

Ia menjelaskan bahwa saat bertemu dengan Kajari Tanjung Perak, banyak pembahasan yang didiskusikan, karena memang selama ini hubungan antara Pemkot Surabaya dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak cukup baik, termasuk soal penyelamatan aset yang sudah dilakukan selama ini. 

“Ini terus kita komunikasikan supaya nanti bisa bekerjasama dan terus bersinergi dengan lebih baik ke depannya,” ujarnya.



Salah satu yang nantinya akan terus ditindaklanjuti adalah pendampingan laporan pertanggungjawaban penyelenggaraan APBD. 

Sebab, meskipun jabatannya hanya dua bulan, tapi dia mengaku kebagian untuk mempertanggungjawabkan penyelenggaraan APBD 2020. 

“Alhamdulillah beliau juga sudah siap untuk membantu kami di pemkot, tetap kita berharap pengelolaannya terus mendapatkan WTP (wajar tanpa pengecualian),” tegasnya.

Setelah dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, ia langsung bergeser ke Pengadilan Negeri Surabaya. 

Seusai bertemu Ketua Pengadilan Negeri Surabaya, ia menjelaskan bahwa kunjungannya itu merupakan rangkaian dari road show kepada para Forpimda Surabaya. 

Ia berharap komunikasi dan sinergi antara Forpimda Surabaya bisa semakin baik lagi ke depannya.

“Banyak yang kami diskusikan dengan Pak Ketua PN, termasuk soal pengamanan aset itu kan nanti juga ada hubungannya dengan pengadilan, sehingga perlu kami komunikasikan dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Tanjung Perak Erick Ludfyansyah mengatakan sinergitas dengan Pemkot Surabaya terus dilanjutkan hingga saat ini, terutama melalui fungsi jaksa pengacara negara yang memberikan pendampingan hukum dan pendapat hukum kepada Pemkot Surabaya.

“Tim jaksa pengacara negara mendampingi beberapa penyelamatan aset dan pendampingan terhadap proyek renovasi di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), itu yang didampingi oleh jaksa pengacara negara dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak,” pungkasnya. (Ar)

Kodiklatal Siap Dirikan Prodi D-III Kesehatan Poltek TNI AL


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Dalam rangka meningkatkan kualitas prajurit TNI AL di bidang kesehatan, Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) berencana  mendirikan Program Pendidikan Kesehatan setingkat D-III  yang rencananya akan berada dibawah Sekolah Kesehatan TNI AL (Sekesal), Pusdikkes, Kodikdukum, Kodiklatal.

Kesiapan pendirian Prodi D-III Kesehatan Politeknik Angkatan Laut  tersebut, dipaparkan langsung oleh Komandan Pusat Pendidikan Kesehatan (Danpusdikkes) Kolonel Laut (K) drg.Ketut Triwanto dihadapan Dankodiklatal Laksda TNI Nurhidayat serta para pejabat utama Kodiklatal di Mako Pusdikkes (30/12).

Dalam paparannya, Danpusdikkes mengatakan bahwa tujuan dari pendirian Prodi D-III Kesehatan tersebut dalam rangka menyiapkan prajurit kesehatan TNI AL yang profesional dan berdisiplin tinggi serta tanggap terhadap perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang keperawatan, kefarmasian dan kesehatan gigi.

Hal ini perlu dilakukan karena sesuai dengan regulasi baru yaitu UU No 36 tahun 2014 tentang tenaga kesehatan dan Permenkes No 43 tahun 2019, tenaga kesehatan yang melaksanakan pelayanan kesehatan harus memiliki SIP/SIPA/SIK.

Sementara itu, prajurit TNI AL Korps Kesehatan belum memiliki SIP/SIPA/SIK karena kompetensi turun menjadi asisten tenaga kesehatan, sehingga tidak bisa melaksanakan tindakan pelayanan kesehatan.

Untuk sepuluh komponen pendidikan, Danpusdikkes menjelaskan bahwa secara umum kesiapannya rata-rata sudah mencapai 95 persen sampai dengan 100 persen, seperti Gedung perkantoran, Laboratorium terpadu, Laboratorium produksi dan pelayanan serta perpustaan.

Namun demikian masih ada beberapa yang harus mendapat perhatian khusus, yaitu tentang kerja sama dengan laboratotium gigi dan mulut RSPAL Dr. Ramelan Surabaya agar operasional pendidikan dapat berjalan dengan lancar.

Pendirian Prodi D-III Kesehatan ini merupakan implementasi dari program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M dalam mencetak Sumber Daya Manusia TNI AL yang unggul, professional dan tangguh dalam menghadapi segala tantangan. (Pen Kodiklatal/Ar)

Peduli Keluarga Prajurit Yang Mengalami Sakit, Danrem 152/Baabullah Serahkan Santunan Tali Asih


KABARPROGRESIF.COM: (Ternate) Usai kegiatan apel luar biasa, Komandan Korem 152/Baabullah Brigjen TNI Imam Sampurno Setiawan memberikan santunan tali asih dan bantuan sembako kepada prajurit yang keluarganya mengalami sakit, berlangsung di Asrama Korem 152/Baabullah Jl. A. M. Khamaruddin Ternate, Maluku Utara, pada Rabu (30/12/2020).

Pada kesempatan tersebut, Danrem 152/Baabullah menyampaikan bahwa santunan tali asih dan bantuan ini merupakan wujud kepedulian dari Satuan kepada prajurit dan Keluarganya yang mengalami sakit.

“Diharapkan bantuan tali asih dan sembako ini bisa bermanfaat bagi prajurit dan keluarganya yang mengalami sakit, dan semoga cepat diberikan kesembuhan dan diharapkan bisa melaksanakan aktivitas kembali, tutur Danrem 152/Baabullah.

"Selanjutnya, Kopda Endang salah satu dari penerima santunan dan bantuan tersebut mengungkapkan terima kasih kepada Danrem karena telah peduli terhadap personelnya dengan memberikan bantuan kepada keluarga kami yang sedang mengalami sakit. Bantuan ini sangat berarti buat kami dan keluarga," ungkapnya.

Turut mendampingi Danrem dalam kegiatan tersebut, Kasrem 152/Baabullah, para Kasi Pasi, dan Dandenma Rem 152. (Penrem 152/Ar)

Tingginya Curah Hujan dan Limbah Kasur Jadi Penyebab Genangan di Surabaya


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Tingginya intensitas curah hujan serta banyaknya sampah yang menyumbat saluran, menjadi salah satu faktor utama penyebab terjadinya genangan di beberapa titik wilayah Surabaya Barat pada Senin (28/12) malam. 

Meski begitu, genangan di beberapa lokasi tersebut dapat surut dalam semalam.

Tak hanya itu genangan di beberapa titik wilayah Surabaya Barat itu juga terjadi ada kecenderungan kenaikan elevasi air laut dalam dua hari terakhir. Sedangkan puncaknya, diprediksi pada 31 Desember 2020 nanti berdasarkan laporan BMKG Juanda.

"Makanya ini juga akan kita antisipasi. Besok kita akan rapat khusus bagaimana menangani itu agar tidak sampai ada genangan yang lebih lama," kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana di ruang kerjanya, Rabu (30/12).

Ia menjelaskan, karena kemarin elevasi air laut naik, sehingga beberapa pompa di Balongsari itu harus dimatikan. 

Ini dilakukan agar air itu tidak meluber ke pemukiman warga di sekitar. Sehingga proses surutnya genangan yang terjadi di beberapa titik itu menjadi lebih lama. 

“Karena hanya satu pompa, sehingga genangan surutnya membutuhkan waktu yang lama,” terang dia.

Menurut dia, wilayah Barat Surabaya ini berbeda dengan Surabaya Timur. Di Surabaya Barat, sangat minim lahan untuk resapan air karena langsung berbatasan dengan banyaknya bangunan pabrik. 



Hal ini berbeda dengan kondisi wilayah Surabaya Timur yang masih ada mangrove dan tambak, sehingga tidak terlalu signifikan walaupun air laut itu naik.

“Nah ini yang perlu kita evaluasi nanti di Surabaya Barat, kalau misalkan memungkinkan perlu kita rancang bikin waduk atau bozem yang lebih besar lagi,” katanya.

Di sisi lain, Whisnu mengungkapkan, saat terjadi genangan kemarin, petugas Dinas PU dan Bina Marga juga menemukan limbah kasur yang menyumbat saluran box culvert.

Hal itu yang kemudian mengakibatkan aliran air saat hujan deras kemarin menjadi tidak lancar, sehingga terjadi genangan. 

“Kemarin di Sukomanunggal kita juga menemukan tiga kasur,” ungkap dia.

Oleh karena itu, kata Whisnu, perlu adanya kesadaran bersama masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan terutama di sungai yang kemudian merugikan banyak orang. 

“Kita juga lakukan imbauan lewat camat dan lurah agar kesempatan hujan itu tidak malah buang sampah di sungai,” pesannya.

Pihaknya berharap, masyarakat sadar akan pentingnya kebersihan dan membuang sampah di tempat yang telah disediakan. Sebab, untuk mencegah terjadinya genangan, juga diperlukan peran serta dan kesadaran dari masyarakatnya.

“Kita imbau juga kepada seluruh masyarakat Surabaya agar ikut membantu pemerintah kota menjaga kota ini. Jangan sampai yang seperti itu terulang terus,” pungkasnya. (Ar)

Korem 152/Baabullah Gelar Apel Luar Biasa


KABARPROGRESIF.COM: (Baabullah) Bertempat Lap Apel Korem 152/Baabullah telah dilaksanakan Apel Luar Biasa yang di ambil langsung Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Imam Sampurno Setiawan, Rabu (30/12/2020).

Penyampaian Komandan Korem 152/Baabullah Brigjen TNI Imam Sampurno Setiawan bahwa Apel Luar Biasa ini dilaksanakan untuk melihat Kesiapan Personel Khususnya Jajaran Korem 152/Baabullah agar di persiapkan untuk pengamanan malam Tahun baru 2021 agar tetap dalam keadaan aman demi Kelancaran Menyambut Tahun Baru 2021.

Dalam Kesempatan apel Luar Biasa ini Danrem 152/Baabullah juga menyampaikan Selamat Hari Raya Natal Bagi personel yang beragama Kristiani, tetap menjaga kesehatan dimanapun berada.

"Manfaatkan hari besar ini dengan berkumpul dengan Keluarga dan tetap mematuhi Protokol Kesehata seperti yang suda di anjurkan oleh pemerintah Demi memutus Mata Rantai Covid-19, semoga di hari yang besar ini Kita semua mendapatkan Berkah dalam melaksanakan Tugas dan tanggung Jawab sebagai seorang prajurit TNI." pungkasnya (Penrem152/Ar).

Malam Tahun Baru, Ini Sejumlah Larangan Polisi Bagi Warga Surabaya dan Luar Kota


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Polrestabes Surabaya akan melakukan operasi besar-besaran, pada saat malam pergantian tahun dari 2020 ke 2021 di Kota Pahlawan. 

Hal ini dilakukan untuk mengikuti arahan maklumat dari Kapolri.

Maka dari itu Polrestabes Surabaya mengimbau warga Kota Surabaya agar melakukan pesta malam tahun baru di rumah saja. 

"Kita menindaklanjuti sebagaimana maklumat Kapolri, warga (Surabaya) dalam menyambut tahun baru, monggo dilaksanakan sederhana di rumah masing-masing, tidak perlu berkerumun, tidak perlu arak-arakan, tidak perlu yang kemudian menimbulkan potensi untuk kerumunan, karena kita masih dalam masa pandemi Covid 19," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir usai melakukan rapat dengan Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Selasa (29/12) sore.

Selain itu, lanjut Isir Polrestabes bersama pemkot Surabaya juga akan melakukan penyekatan di perbatasan pintu masuk Kota Surabaya dengan Kabupaten lainnya.

Nah bisa dipastikan, warga dari luar kota maupun sebaliknya akan dipaksa memutar balik.

Apalagi jika tidak memiliki kepentingan yang mendesak ke Surabaya. 

"Jadi nanti ada penyekatan perbatasan kota, ada penutupan dan pembatasan-pembatasan ruas jalan, kemudian pelanggaran terhadap protokol kesehatan akan kita Swab, pola-polanya akan ditingkatkan lagi, kuantitas dan kualitasnya. Kalau bukan warga Surabaya, tidak punya kepentingan di Surabaya, dan hal yang tidak terlalu emergency, jadi akan kami putar balikan tidak boleh lewat," tambahnya. 

Sementara itu, Kabag Ops Polrestabes Surabaya, AKBP Anton Elfrino Trisanto, menjelaskan jika nantinya juga ada operasi dalam kota secara mobile. 

Yang jelas, Polrestabes akan melakukan penyekatan pada batas kota, kemudian ada jalur yang disterilkan, termasuk jalur Darmo, serta nanti ada tim yustisi, semua pada pukul 20.00 WIB tidak ada aktivitas apa-apa, seperti Perwali yang sudah diedarkan oleh Wali Kota. Kecuali awak media," jelas Anton. 

Sedangkan untuk operasi di tengah kota, Polrestabes akan berjalan dengan beberapa tim. 

"Nanti ditengah kota, kami juga patroli dengan tim yustisi, tim Swab Hunter, dan patroli skala besar, itu untuk mendorong semua," ujar Anton. 

Selain itu, Polrestabes Surabaya juga akan membubarkan warga yang masih ada di jalan, pada pukul 20.00. 

"Kalau sudah dibatasi, tentunya tengah kota enggak ramai dong, yang tidak protokol kesehatan dan kami tetap mobile kita akan bubarkan," pungkasnya. (Ar)

Rapat Evaluasi Pelaksanaan Progjagar, Kolonel Dariyanto Siap Dukung Kinerja Kodam Brawijaya


KABARPROGRESIF.COM: (Mojokerto) Rapat evaluasi pelaksanaan progjagar secara virtual yang dipimpin oleh Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan, terdapat beberapa penekanan yang disampaikan terhadap para Komandan Satuan.

Penekanan itu, berkaitan dengan adanya peningkatan kinerja Kodam pada tahun berikutnya.

“Rapat evaluasi itu, pada intinya meminimalisir kendala dan hambatan yang ditemukan pada tahun ini. Sehingga, tahun yang akan datang kinerja Kodam akan meningkat,” kata Danrem 082/CPYJ, Kolonel Inf M. Dariyanto usia mengikuti rapat virtual, Selasa (29/12) malam.

Berkaitan dengan hal itupun, dirinya memastikan jika bakal mendukung setiap program yang nantinya akan dikeluarkan oleh pihak Kodam di tahun berikutnya.

“Terutama inovasi improvisasi baru yang bisa meningkatkan kualitas pelaksanaan program kerja Kodam,” tegasnya. (Pendam V/Brw/Ar)

Pemkot Surabaya Intensifkan Pengawasan Saat Malam Tahun Baru, Ini Lokasinya


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama instansi terkait menggelar rapat koordinasi di ruang rapat Wali Kota, Lobi Lantai II Balai Kota Surabaya.

Rapat koordinasi bersama TNI dan Polri ini terkait persiapan pengamanan jelang malam perayaan Tahun Baru 2021 dan pasca libur panjang. 

Ini dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Surabaya.

“Sudah kita siapkan semua dari teman-teman jajaran TNI dan Polri juga siap membantu kita. Nantinya akan ada filterisasi di delapan titik batas kota. Kita juga siapkan 10 tempat swab hunter,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, Selasa (39/12).

Ia menjelaskan, delapan titik pos pengawasan itu tersebar di beberapa wilayah perbatasan Kota Surabaya. Yakni, Pakal, Terminal Benowo, Wiyung, Lakarsantri, Karang Pilang, Bundaran Waru (Cito), Gunung Anyar (Merr) dan Jembatan Suramadu. 

“Makanya untuk pengendalian Covid-19 ini betul-betul kita matangkan,” ungkap dia.

Menurut dia, filterisasi di pos perbatasan pintu masuk Kota Surabaya pada tanggal 31 Desember 2020 nanti, akan dimulai sejak pukul 17.00 WIB. 

Nantinya warga luar kota yang tidak ada kepentingan mendesak, diimbau untuk tidak masuk ke Surabaya. 

“Pada tanggal 31 Desember 2020 nanti, seluruh aktivitas kegiatan di Surabaya juga harus selesai pukul 8 malam,” katanya.

Untuk mengintensifkan pengawasan saat malam Tahun Baru, kata Whisnu, jajaran di 31 kecamatan Surabaya bersama instansi terkait juga bakal menggelar razia serentak. 

Sasarannya adalah seluruh tempat yang masih melakukan aktivitas kegiatan di atas pukul 20.00 WIB. 

“Jadi seluruh kecamatan dan kelurahan juga kita libatkan untuk merazia tempat-tempat yang masih melakukan kegiatan itu selesai jam 8 malam,” paparnya.

Tak hanya itu, Whisnu menyebut, untuk mencegah terjadinya penularan, Pemkot Surabaya juga menyiapkan 10 titik lokasi swab hunter. 

Bagi warga yang akan keluar masuk ke Kota Surabaya dan dinilai perlu dilakukan swab, maka akan diarahkan ke lokasi itu.

“Kalau memang harus diswab itu kita siapkan di 10 titik swab hunter. Jadi tidak semua yang masuk (Kota Surabaya) itu diswab. Jadi cuma filterisasi bagi yang diperbolehkan keluar masuk Surabaya,” terangnya.

Di samping itu pula pemantauan juga dilakukan kepada para penghuni hotel di Surabaya. Pihaknya pun mengaku telah berkoordinasi dengan pengelola atau pemilik hotel agar melaporkan hasil swab para penghuninya. 

“Akan ada pemantauan juga di sana (hotel),” pungkasnya. (Ar)

Tekan Angka Peningkatan Covid-19 di Lamongan, Petugas Gabungan Gencarkan Razia Prokes


KABARPROGRESIF.COM: (Lamongan) Petugas gabungan yang terdiri dari aparat TNI-Polri gencar melakukan razia dan sosialisasi prokes di sejumlah tempat umum di Lamongan, Rabu (30/12).

Pasi Ops Kodim 0812/Lamongan, Kapten Inf Bekti Suprapto menjelaskan jika sosialisasi dan penegakkan disiplin prokes itu, dilakukan guna mencegah terjadinya suatu kerumunan masa pada pergantian tahun esok lusa.

“Untuk kedisiplinan, kita sasar warga yang tidak memakai masker. Sosialisasi kita lakukan, kita berikan himbauan pada masyarakat agar di rumah saja ketika pergantian tahun mendatang,” ujarnya.

Sosialisasi yang dilakukan oleh aparat Kodim dan Polres saat ini, kata Bekti, diharapkan bisa menimbulkan kesadaran masyarakat, sekaligus bisa membangun partisipasi agar ikut serta berperan memutus rantai penyebaran pandemi di Lamongan.

“Supaya, tingkat kesadaran masyarakat bertambah. Tidak ada lagi jumlah pelonjakan Covid di Lamongan,” pungkasnya. (Pendam V/Brw/Ar)

Tok! Rumah Kelahiran Bung Karno Jadi Aset Pemkot Surabaya


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Rumah kelahiran Bung Karno yang berada di Jalan Pandean IV Nomor 40, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, menjadi aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. 

Pelepasan tanah dan bangunan seluas 78 meter persegi itu telah melalui beberapa tahapan dan kesepakatan bersama antara pemkot dan ahli waris atau pemilik tanah.

Proses Pelepasan Hak Atas Tanah dan Bangunan rumah kelahiran Bung Karno ini dimulai sejak tahun 2013. Proses ini melalui beberapa tahapan karena adanya kendala saat di awal.

“Karena di awal-awal dulu 2013, pemiliknya belum sepakat karena menawarkan harga cukup tinggi sehingga pemkot belum bisa merealisasikan kegiatan pelaksanaan pengadaan bangunan dan tanah itu,” kata Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT) Kota Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu, Selasa (29/12).

Sehingga pada 5 Maret 2020, Pemkot Surabaya kembali melakukan proses pelepasan bangunan cagar budaya tersebut. 

Proses itu di antaranya melalui tahapan penyusunan dokumen perencanaan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Surabaya, kemudian dilanjutkan dengan identifikasi, penilaian appraisal, dan balik nama sertifikat.

Menurut Yayuk sapan lekatnya, balik nama sertifikat ini dilakukan karena satu di antara empat pemegang sertifikat sudah meninggal dunia. 

Karenanya harus diperlukan balik nama sertifikat kepada para ahli warisnya. Sementara dalam proses balik nama itu, ahli warisnya ada 14 orang. 

“Sehingga proses administrasinya itu memakan waktu kurang lebih 2 - 3 bulan,” papar dia.

Kemudian, pada tanggal 23 Desember 2020, Pemkot Surabaya kembali menawarkan harga ganti untung kepada ahli waris senilai Rp 1.251.941.000. 

Alhasil, pihak ahli waris menyetujuinya dan hari ini dilakukan proses penandatanganan perjanjian pelepasan ganti untung tanah dan bangunan yang terletak di Jalan Pandean IV Nomor 40 Surabaya.

“Mulai hari ini bangunan cagar budaya yang terletak di Jalan Pandean IV Nomor 40 Surabaya sudah menjadi aset milik Pemkot Surabaya. Selanjutnya akan kita fungsikan sesuai dengan perencanaan yaitu sebagai destinasi wisata, terutama sebagai tempat untuk belajar sejarah,” ungkapnya.

Proses Pelepasan Hak Atas Tanah dan Bangunan di Jalan Pandean IV Nomor 40 Surabaya itupun dilakukan pemkot bersama ahli waris serta didampingi tim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya di hadapan Notaris.

Ia menyatakan, setelah resmi menjadi aset milik Pemkot Surabaya selanjutnya pihaknya akan melakukan proses balik nama sertifikat tanah dan bangunan itu atas nama pemerintah Kota Surabaya. 

Nantinya sertifikat cagar budaya seluas 78 meter persegi itu akan dibalik nama menjadi Pemkot Surabaya.

“Setelah ini tahapannya adalah kami akan memberikan tanda di sana bahwa itu adalah aset Pemkot Surabaya berupa papan aset. Kemudian balik nama sertifikat akan kita lakukan di Kantor Pertanahan II Surabaya,” terang Yayuk.

Dalam setiap tahapan proses pelepasan itu, pemkot selalu didampingi Kejari Surabaya sebagai tim pengaman pelaksanaan pembelian bangunan rumah bung karno. 

Sebab, dalam proses ganti untung ini memang perlu kehati-hatian agar tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Surabaya, Fathurrohman mengungkapkan, proses pelepasan cagar budaya itu memerlukan waktu yang panjang. 

Hal itu salah satunya dikarenakan 1 di antara 4 orang nama yang ada di sertifikat telah meninggal. Karena itu harus yang ada penetapan hukum yang jelas kepada siapa penggantinya. 

"Dari 4 orang yang ada di sertifikat rumah tapi 1 orang meninggal. Nah sehingga dana pengganti miliknya dialihkan ke saudara lainnya," kata Fathur.

Menurut Fathur, pengalihan dana milik satu orang kepada 14 orang lainnya inilah yang menjadi faktor lamanya proses ganti untung. 

Sebab kebanyakan dari ahli waris tidak berdomisili di Surabaya. Namun tersebar di berbagai kota, pulau bahkan luar negeri.

"Berdasarkan putusan penetapan Pengadilan Agama harus dilaksanakan, kita harus mencari keberadaan dari ahli waris lainnya dan Alhamdulillah lancar," pungkasnya. (Ar)

Karya Bakti di Perbatasan, Yonif Mekanis 516/CY Ajak Peduli Lingkungan


KABARPROGRESIF.COM: (Boven Digoel, Papua) Masyarakat di setiap pos yang berada di bawah kendali Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY terlihat antusias mengikuti adanya karya bakti yang sengaja digelar oleh Satgas.

Bukan hanya mampu mempererat tali silaturahmi saja, Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin menjelaskan jika kegiatan itu juga mampu mengajak warga untuk peduli terhadap lingkungan.

“Kegiatan ini diharapkan bisa mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri,” ujar Letkol Radhi, Selasa (29/12).

Terpisah, adanya pelibatan masyarakat dalam karya bakti itu ternyata mendapat tanggapan dari masyarakat. Johanes (52), salah satu warga di Asikie mengatakan bahwa kehdairan Satgas di tempatnya, membawa pengaruh besar bagi perkembangan masyarakat.

Selain mampu mengajarkan warga akan pentingnya kesehatan, berbagai kegiatan positif sebelumnya telah diberikan oleh Satgas ke masyarakat sekitar, salah satunya meningkatkan mutu pendidikan. 

“Kadang bapak-bapak Tentara ini juga mengajar anak-anak kami.  Ya, sekarang sekolah kan libur semua karena pandemi. Jadi, bapak-bapak ini sebagai guru penggantinya,” bebernya. (Pendam V/Brw/Ar)

Tahun 2020, Kejari Surabaya Berhasil Selamatkan Uang Negara Rp 386,8 Miliar



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Terhitung mulai Januari hingga Desember 2020, Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya telah berhasil menyelamatkan uang negara dengan total jumlah sebesar Rp 386.315.834.192.

Jumlah yang cukup fantastis itu terdiri dari pengembalian uang negara dari seksi pidana khusus (Pidsus)sebesar Rp 62.765.184.868.

Lalu dari Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 10.928.157.410. Kemudian penyelamatan keuangan negara sebesar Rp 312.277.900.000, Pemulihan keuangan negara sebesar Rp 344.591.914.

“Total keseluruhan uang yang kita serahkan ke negara sebesar Rp 386.315.833.192,” ujar Kepala Kejari Surabaya Anton Delianto saat jumpa pers lewat zoom, Selasa (29/12).

Selain memaparkan keberhasilan dalam pengembalian uang negara, Kejari Surabaya juga menerangkan berbagai inovasi yang berhasil dikembangkan di korps Adhyaksa jalan Raya Sukomanunggal.

Inovasi itu diantaranya adalah program kuda sigesit. Layanan tilang dalam waktu cepat yakni kurang dari satu menit. 

Selain itu ada juga layanan tilang prioritas, drive trhu, si anti ribet delivery tilang dan Jakpos.

Sementara dari seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), juga bisa mengembalikan uang negara dari penunggak pajak yakni Rp 2,225 miliar. (Ar)

Dankodiklatal Terima Paparan Kesiapan lattek Siswai


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Dankodiklatal) Laksda TNI Nurhidayat memimpin rapat tentang beberapa agenda penting Kodiklatal yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini di Gedung Srikandi Kodiklatal Bumimoro Surabaya, Selasa (29/12).

Paparan pertama disampaikan oleh Tim Kodikmar tentang Lattek Sustih menembak Dopper prajurit Marinir, paparan kedua disampaikan oleh Danpusdiklapa Kolonel Laut (P) Musleh Yadi, tentang Smart Class Pasis PWO, paparan tentang Laboratorium Syber dan Forensik oleh Danpusdikintel Kolonel Laut (T) Harlius Bactiar paparan tentang Laboratorium Pusdikpomal oleh Danpusdik Pomal Kolonel Laut (PM) Joko Tri Suhartono, serta paparan tentang Laboratorium Pusdik.

Hadir pada acara tersebut, Wadan Kodiklatal Brigjen TNI (Mar) Lukman para Direktur Kodiklatal, para Komandan Kodik, Irkodiklatal Kolonel Laut (S) Bambang Supriyanto, Kakuwil Kodiklatal Kolonel Laut (S) Gatot Sugiarto, para Komandan Pusdik dan para Komandan Puslat, para Paban, serta Komandan Denmako kodiklatal.

Penyiapan berbagai sarana prasarana pendidikan prajurit matra laut di Kodiklatal tersebut, sesuai dengan program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono dalam membangun sumberdaya manusia TNI AL yang unggul dan profesional serta tangguh dalam menghadapi  segala ancaman.

Pada kesempatan itu, Dankodiklatal menekankan agar pelaksanaan Lattek bagi siswa dan penyaiapan sarana prasaran pendidikan baik di mako maupun di Kodik-Kodik dilaksanakan dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab dan tertib administrasi.

Dengan penyiapan sarpras pendidikan ini, Dankodiklatal berharap agar dapat memberikan dampak positif dalam rangka membentuk prajurit yang bermutu, modern dan profesional, sehingga mereka merupakan tenaga yang siap pakai sesuai dengan kebutuhan satuan pengguna. (Pen Kodiklatal/Ar)

RAK Korem Bahas Perkembangan Koperasi Kartika Citra Panca Yudha Jaya


KABARPROGRESIF.COM: (Mojokerto) Primer koperasi Kartika Panca Yudha Jaya berupaya untuk membangun suatu inovasi demi perkembangan koperasi.

Beberapa upaya dilakukan, salah satunya melalui rapat anggota konsultasi atau RAK dengan melibatkan beberapa pengurus sekaligus anggota koperasi.

Pasi Pers Korem 082/CPYJ, Mayor Caj (K) Candra Yuniarti menjelaskan, pelaksanaan rapat itu sengaja digelar demi menghasilkan berbagai keputusan yang nantinya bisa memberikan manfaat bagi perkembangan koperasi.

“Koperasi ini kan usaha gotong-royong. Untuk kemajuannya, semua pihak harus dilibatkan dan ikut andil memajukan koperasi ini,” ujar Mayor Candra dalam rapat yang digelar di Aula Makorem, Selasa (29/12).

Ia menilai, jika primkop Kartika Panca Yudha Jaya merupakan suatu organisasi fungsional yang bisa meningkatkan, sekaligus membantu kesejahteraan prajurit dan PNS. 

“Terutama pada aspek pemenuhan kebutuhan pokok,” bebernya. (Pendam V/Brw/Ar)

Didampingi Kejari Surabaya, Pemkot Surabaya Bayar Rumah Kelahiran Bung Karno ke 14 Ahli Waris


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akhirnya memberi ganti untung rumah kelahiran Presiden Pertama RI Soekarno dari ahli waris di Jalan Peneleh gang Pandean IV nomor 40, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Selasa (29/12).

Proses penyerahan ganti untung sebesar Rp 1251.941.000 itu juga disaksikan oleh tim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

"Kita (Kejari Surabaya) sebagai tim pengaman pelaksanaan pembelian bangunan rumah bung karno," kata Kasi Intel Kejari Surabaya, Fathurrohman, Selasa (29/12).

Fathur menambahkan dalam proses ganti untung ini memang perlu kehati-hatian agar tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari.

Pasalnya rumah kelahiran Presiden Pertama RI Soekarno dari ahli waris di Jalan Peneleh gang Pandean IV nomor 40, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya tercatat hanya ada 4 orang nama yang ada disertifikat.

Namun satu orang ahli waris tersebut telah meninggal. Artinya harus yang ada penetapan hukum yang jelas kepada siapa penggantinya.

"Dari 4 orang yang ada di sertifikat rumah tapi satu orang meninggal. Nah sehingga dana pengganti miliknya dialihkan ke saudara lainnya, ada 10 orang. Jadi total ahli waris ada 14 orang," paparnya.

Pengalihan dana milik satu orang kepada 10 orang lainnya inilah kata Fathur menjadi faktor lamanya proses ganti untung.

Sebab kebanyakan dari ahli waris tidak berdomisili di Surabaya. 

Namun tersebar di berbagai kota, pulau bahkan luar negeri.

"Berdasarkan putusan penetapan pengadilan agama harus dilaksanakan, kita harus mencari keberadaan dari ahli waris lainnya, ada yang di Jerman, Bantul, Bekasi, Krian. Alhamdulillah lancar saat pembayaran ganti untung di notaris," pungkasnya. (Ar)

Selasa, 29 Desember 2020

Pelaksanaan Penerapan Protokol Kesehatan di Pasuruan Dipantau Kasrem


KABARPROGRESIF.COM: (Pasuruan) Penerapan protokol kesehatan di berbagai wilayah di Jatim, mulai digencarkan. Upaya itu, dilakukan guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Seperti adanya penerapan protokol kesehatan yang saat ini mulai gencar dilakukan di Pasuruan, Jawa Timur.

Penerapan prokes itu, ternyata menjadi perhatian berbagai pihak, salah satunya Korem 083/Baladhika Jaya yang ikut terjun langsung memantau berjalannya protokol kesehatan.

“Peninjauan ini atas perintah dari Danrem. Ini untuk mengantisipasi adanya kerumunan masa yang akan melakukan doa pasca meninggalnya Habib Hasan bin Muhammad bin Hud Assegaf,” ujar Kepala Staf Korem, Letkol Inf Akhmad Juni Toa, Selasa (29/12).

Ditambahkan Kasrem, beberapa langkah sebelumnya sudah dilakukan oleh pihak Kodim, baik secara promotif, preventif maupun kuratif untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan masa. 

“Sudah ditempatkan pos prokes di titik-titik masuk. Ada juga alat kendali pembatas jarak,” jelasnya. (Pendam V/Brw/Ar)

Penanganan Sektor Kesehatan dan Ekonomi di Surabaya Dilakukan Secara Seimbang


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pandemi Covid-19 telah berdampak kepada semua aspek kehidupan. Baik itu aspek ekonomi maupun kesehatan. 

Karena itu perlu dilakukan penanganan yang seimbang agar roda perekonomian tetap berjalan seiring dengan penegakan disiplin protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana saat membuka peluncuran Aplikasi Jempolku melalui video teleconference di ruang kerja Wali Kota Surabaya, Selasa (29/12/2020).

"Prinsipnya memang dalam menangani kondisi pandemi yang sudah hampir setahun ini, kita dari Pemkot Surabaya harus betul-betul cermat membalancing antara bagaimana kita menangani kesehatan juga menangani ekonominya," kata Whisnu.

Sebab, kata Whisnu, apabila pemkot hanya fokus menangani kesehatan, maka hal ini dapat berdampak besar pada kondisi ekonomi masyarakat di bawah. 

Sementara jika penanganannya hanya difokuskan pada ekonomi, maka kasus Covid-19 akan semakin tidak terkendali. 

Makanya di Surabaya penanganannya dilakukan secara seimbang antara ekonomi dan kesehatan.

"Jadi harus balancing kita mengatur itu. Berpikir masalah ekonomi memang ini Alhamdulillah sudah banyak kreativitas-kreativitas dari masyarakat Surabaya bagaimana memulai usaha dengan kondisi pandemi saat ini," papar dia.

Pria yang akrab disapa WS inipun mengapresiasi dan merespons positif diluncurkannya salah satu inovasi yang bertujuan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

Ia berharap, ke depan semakin banyak lagi kreasi-kreasi yang dimunculkan oleh warga Surabaya. 

"Khususnya untuk peningkatan ekonomi masyarakat di bawah. Itu yang kita harapkan," ungkap dia.

Di sisi lain, WS juga menyatakan, saat ini kondisi ekonomi masyarakat Surabaya terus merangkak naik. Kondisi seperti ini diharapkan dapat terus berjalan. 

"Jadi kita bisa sebetulnya bangkit dalam kondisi pandemi seperti ini. Jadi jangan pernah putus asa, Pemkot Surabaya akan selalu hadir di sana untuk membantu masyarakat," pesan dia.

Apalagi, WS juga mengaku, selama ini Pemkot Surabaya terus memberikan stimulus melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). 

Baik itu dari sisi pemasaran maupun kegiatan di lingkup Pemkot Surabaya yang melibatkan mereka. 

"Kita juga instruksikan ke lurah camat agar setiap kegiatan untuk memberdayakan warga sekitarnya. Hal-hal seperti ini yang coba terus kita suplai," pungkas dia. (Ar)

Bahan Makanan Disalurkan, Yonif Raider 500/Sikatan Disambut Kepala Kampung


KABARPROGRESIF.COM: (Puncak Jaya, Papua) Kedatangan Satgas Pamrahwan Yonif Raider 500/Sikatan seakan membawa kebahagiaan tersendiri bagi warga di Distrik Kalome, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Pasalnya, di lokasi itu Satgas membagikan beberapa bahan makanan ke para penduduk sekitar.

Danpos Kalome, Letda Inf Andi Surya mengatakan jika pembagian itu, dilakukan dalam rangka menyambut pergantian tahun. 

“Keberadaan kami disini harus bisa menciptakan Kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Dansatgas, Letkol Inf Yoki Malinton Kurniafari. Ia mengatakan, kegiatan serupa juga digelar di beberapa pos lainnya. 

Bahkan, ia mengungkapkan jika keberadaan Satgas Yonif Raider 500/Sikatan, harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga.

“Setiap pos, harus bisa menjalin silaturahmi dengan masyarakat,” jelasnya, Selasa (29/12).

Sementara itu, adanya pembagian bahan makanan itupun disambut baik oleh Kepala Kampung setempat. 

Mindi Wonda (65) menjelaskan, bahan makanan itu nantinya akan disalurkan ke masyarakat lainnya.

Ia menilai, penyaluran bahan makanan tersebut, mampu meringankan beban masyarakat, terlebih kebutuhan pokok warga. 

“Sangat membantu. Kita akan bagi semua bahan makanan ini ke warga lainnya,” pungkasnya. (Pendam V/Brw/Ar)

Kejari Surabaya Paparkan Analisa dan Evaluasi Capaian Kinerja 2020 Secara Virtual


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya memaparkan analisa dan evaluasi (Anev) capaian kerja tahun 2020 melalui virtual. 

Pelaksanaan secara virtual  ini dilakukan demi menjaga protokol kesehatan (Prokes) ditengah masa pandemi COVID-19. 

"Untuk anev tahun ini, kami laksanakan secara virtual. Ini kami himbau menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, cuci tangan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Kajari Sueabaya, Anton Delianto menutup acara, Selasa (29/11).

Pemamparan capaian kerja (Anev) ini berlangsung hingga satu jam lebih itu dimulai pukul 09.00 Wib hingga 10.20 Wib pagi dan dipaparkan langsung oleh Kajari Surabaya, Anton Delianto didampingi  jajaran para kepala seksi (kasi) dan kasubag bin. 

Capaian kerja yang disampaikan Kajari Anton Delianto ini meliputi bidang Pidum, Pidsus, Intelijen dan Datun.

Anev secara virtual diikuti oleh wartawan dari sejumlah media yang biasa melakukan peliputan di Kejaksaan dan pengadilan. (Ar)

Senin, 28 Desember 2020

DPRD Usulkan Whisnu Sakti Buana Sebagai Walikota Surabaya Definitif


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) DPRD Kota Surabaya mengusulkan pemberhentian Tri Rismaharini sebagai Wali Kota Surabaya periode 2016-2021 dan pengangkatan Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana  menjadi Wali Kota serta pemberhentian sebagai Wakil Wali Kota Surabaya periode 2016-2021 di dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Surabaya, Senin (28/12/2020).

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan,   DPRD Kota Surabaya sudah melaksanakan proses rapat paripurna  menindaklanjuti surat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). 

Kemudian usulan ini akan kami kirim kepada Mendagri melalui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. 

"Saat ini status Whisnu Sakti Buana (WS) sebagai Plt wali kota. Namun paripurna ini juga mengusulkan beliau diangkat sebagai wali kota secara definitif dan pemberhentian sebagai wakil wali kota," kata Adi Sutarwijono di Gedung DPRD Kota Surabaya.

Adi Sutarwijono menjelaskan, bahwa DPRD Kota Surabaya hanya mempunyai kewenangan hanya mengusulkan pergantian jabatan kepala daerah Pemkot Surabaya. 

"Karena surat keputusan penetapan Whisnu sebagai wali kota langsung dari Mendagri," tandasnya. 

Sementara itu, Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengapresiasi kinerja DPRD Kota Surabaya sangat responsif dalam satu hari kerja dapat melaksanakan rapat paripurna tersebut. 

Artinya proses pergantian atau  pengangkatan wali kota secara definitif bagian dari proses formalitas yang harus dilakukan.

"Intinya kita semua menjalankan fungsinya masing-masing. Prinsipnya jangan sampai pelayananan terhadap masyarakat Surabaya menurun menjelang akhir tahun," katanya. 

Menjelang pergantian tahun, lanjut WS, lebih kosentrasi untuk penanganan persiapan pasca libur panjang agar Covid-19 di Surabaya tidak terjadi peningkatan. 

Serta koordinasi dengan seluruh forkopimda pengamanan pada malam tahun baru 2021. 

Selain itu, pihaknya juga akan tetap melanjutkan program-program bu Risma selama dua bulan dengan baik. 

"Yang paling urgen dirinya bersama satgas covid-19 melakukan operasi besar-besaran pelarangan penjualan trompet dan pembatasan  penjualan kembang api serta pada malam tahun barunya seluruh kegiatan sudah tutup selesai pukul 20.00 wib malam," terangnya.

Lebih jauh, kata WS, dari delapan posko batas kota yang masuk ke Surabaya akan di delitfiltrasi tapi bukan penutupan total. 

Agar di area posko ada rapid test dan swab test masal bagi warga yang mau masuk Kota Surabaya. 

"Kami imbau bagi warga luar kota yang tidak ada kepentingan khusus bekerja di Surabaya kita arahkan untuk kembali," pungkasnya. (Ar)

Kakesdam XVI/Pattimura Kunjungi Denkes Ternate


KABARPROGRESIF.COM: (Ternate) Kepala Kesehatan Kodam XVI/Pattimura Kolonel Ckm dr. Bima Wisnu Nugraha tiba di Bandara Sultan Baabullah bersama Kasimatkes Kesdam XVI/Pattimura Mayor Ckm Bambang Irianto disambut Dandenkesyah 16.04.01 Ternate Letkol Ckm Susatyo Prabowo beserta Perwira Staf Denkes 16.04.01 Ternate. Senin (28/12/2020). 

Kunjungan Kakesdam XVI/Pattimura ini direncanakan 2 hari dengan agenda Pemberian Jam Pimpinan kepada Prajurit dan PNS Denkesyah 16.04.01 Ternate dan Video Conference yang akan dilaksanakan hari selasa. 

Rombongan langsung menuju ke Denkesyah 16.04.01 Ternate guna memberikan pengarahan jam Pimpinan kepada Prajurit dan PNS Denkesyah 16.04.01. Ternate yang berjumlah 34 orang. 

Dalam pengarahannya Kakesdam memberikan pengarahan kepada segenap anggota Denkesyah Ternate menyampaikan agar menyiapkan diri dalam rangka  menghadapi perubahan ke arah yang lebih baik, pertahankan dan tingkatkan yang sudah baik, tetap jaga semangat, soliditas dan profesional dalam melaksanakan tugas.  

Kakesdam juga menekankan sebagai Prajurit dan PNS yang berdinas di Rumah Sakit tugas kita yaitu melayani dengan sebaik-baiknya para pasien yang datang untuk berobat. 

“Dalam penanganan wabah Covid 19 diwilayah masing2 untuk tenaga medis sendiri harus dalam kondisi kesehatan yang prima."ujarnya. 

Usai melaksanakan jam pimpinan, Kakesdam melaksanakan pengcekan Rumah Sakit TK.IV 16.07.01 Ternate yang tengah dalam proses pembangunan. 

Hadir dalam jam pimpinan tersebut Dandenkesyah 16.04.01 Ternate Letkol Ckm Susatyo Prabowo, Letkol Ckm dr. Feri, Karumkit 16.04.01 Ternate Kapten Ckm dr. Budi, dan perwira staf Denkesyah 16.04.01 Ternate, dan dilaksnakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19. (Penrem152/Ar)

Antisipasi Penularan Covid-19 Melalui Droplet, Pemkot Surabaya Razia Pedagang Terompet


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Jelang malam perayaan tahun baru, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal memasifkan razia kepada para pedagang terompet. 

Ini dilakukan untuk mencegah potensi penularan Covid-19 yang dapat terjadi melalui droplet atau percikan air liur.

Pengawasan atau razia serentak ini bakal intens dilakukan di 31 wilayah kecamatan Surabaya. 

Tak hanya di tempat-tempat kerumunan, pengawasan juga dilakukan di pasar, toko, pusat-pusat perbelanjaan hingga perbatasan pintu masuk ke Kota Surabaya.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana menyatakan, saat ini pemkot fokus untuk pengamanan malam tahun baru dan pasca libur panjang. 

Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19. 

"Yang pasti akan ada operasi besar-besaran baik camat sudah kita instruksikan untuk pelarangan penjualan terompet dan pembatasan penjualan kembang api," kata Whisnu, Senin (28/12/2020)

Di samping itu pula, kata Whisnu, Pemkot Surabaya juga telah mengeluarkan Surat Edaran terkait pembatasan operasional aktivitas usaha di Surabaya saat malam tahun baru. 

Pembatasan operasional usaha pada 31 Desember 2020 nanti, diberlakukan hingga pukul 20.00 WIB.

"Semua (aktivitas usaha) jam 8 malam (tutup), saat malam tahun baru. Itu sudah kita tetapkan bersama Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) dan nanti kita tegaskan juga, sosialisasikan lewat camat-camat," papar dia.

Bahkan, untuk mengintensifkan pengawasan saat malam tahun baru, pemkot bersama instansi terkait juga mendirikan posko di delapan perbatasan Kota Surabaya. 

Bagi warga luar kota yang tidak punya kepentingan atau urusan pekerjaan, diimbau agar tidak ke Surabaya saat malam tahun baru.

"Delapan batas kota yang masuk Surabaya juga akan kita lakukan filtrasi. Artinya, bukan penutupan total, tapi kita filter dari Dinkes (Dinas Kesehatan) juga siap, kita buka posko di delapan titik. Untuk masuk Surabaya ada posko untuk rapid test atau swab massal di sana," katanya.

Nantinya saat malam tahun baru, bagi warga Surabaya yang akan masuk ke kota diharuskan mengikuti swab yang telah disiapkan di delapan posko tersebut. 

Sementara itu, untuk warga luar Surabaya diimbau agar tidak masuk ke Kota Pahlawan jika tidak ada urusan mendesak. 

"Tapi kalau memang dia (warga luar Surabaya) ada kerja malam (di Surabaya), tetap boleh masuk dengan swab di tempat," kata WS sapaan lekatnya.

Whisnu menambahkan, pihaknya juga telah menginstruksikan para camat dan lurah agar mendata warganya yang usai bepergian ke luar kota saat libur Natal dan Tahun Baru. 

"Jadi yang datang warganya yang habis dari liburan lebih dari 3 hari akan kita lakukan swab lewat Puskesmas terdekat," jelas dia.

Di sisi lain, saat ini Pemkot Surabaya sedang merampungkan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang baru terkait penegakan protokol kesehatan. 

Dalam Perwali baru itu, para camat dapat melakukan penegakan protokol kesehatan kepada warga yang melanggar, sehingga mereka tidak harus tergantung pada petugas Satpol PP. (Ar)

Pengobatan Gratis Untuk Warga Pedalaman Kampung Wuyuneri


KABARPROGRESIF.COM: (Puncak Jaya, Papua) Satgas Pamrahwan Yonif Raider 500/Sikatan tak henti-hentinya untuk terus memberikan yang terbaik bagi waga di pedalaman Papua.

Kali ini, Satgas Yonif Raider 500/Sikatan menggelar pengobatan gratis yang ditujukan bagi warga di Kampung Wuyuneri, Kabupaten Boven Digoel.

Di lokasi itu, Satgas dibekali berbagai perlengkapan kesehatan. Dipimpin oleh Lettu Inf Aswin, Satgas memeriksa satu-persatu kondisi kesehatan warga di pedalaman Kampung itu.

“Kesehatan warga di pedalaman, itu prioritas bagi kami,” ujarnya, Senin (28/12).

Terpisah, Dansatgas Pamrahwan, Letkol Inf Yoki Malinton Kurniafari menegaskan jika sebelumnya, program itu sudah masuk dalam rutinitas yang harus dilaksanakan oleh Satgas ketika berada di wilayah penugasan. 

“Itu berlaku di setiap pos, dan itu harus dilaksanakan secara intens,” tegasnya. (Pendam V/Brw/Ar)

Plt Wali Kota Berkunjung ke Kejari Surabaya, Sinergi Pemkot dan Kejaksaan Akan Terus Dilanjutkan


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana melanjutkan silaturrahmi dan koordinasinya dengan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Surabaya. 

Setelah sebelumnya berkunjung ke Kapolrestabes Surabaya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, dan Danrem Bhaskara Jaya, kini Whisnu berkunjung ke kantor Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Senin (28/12/2020).

Seusai bertemu Kajari Surabaya, Whisnu menjelaskan bahwa pada prinsipnya dia ingin menyelesaikan masa jabatannya dalam kondisi aman dan clear semuanya. 

Apalagi dia harus mengelola Surabaya yang besar ini hanya dalam waktu sekitar dua bulanan, sehingga dia berharap bisa aman semuanya.

“Termasuk dalam rangka menghadapi malam tahun baru ini, saya tadi sampaikan mohon tuntunan dan bimbingannya, karena saya yang paling junior di sini,” kata Whisnu.

Menurutnya, selama dua bulan ini ia mengaku akan melanjutkan berbagai hal yang telah ditinggalkan oleh Tri Rismaharini (Risma) yang saat ini sudah menjabat Menteri Sosial. 

Selain itu, Whisnu mengaku sudah meminta bimbingan Kajari Surabaya untuk proses pertanggungjawaban akhir tahun.

“Supaya semuanya clear. Surabaya kan selama ini dari urusan pengeluaran pemerintah sudah WTP (wajar tanpa pengecualian) selama delapan tahun berturut-turut. Kita akan pertahankan itu terus,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia memastikan hari ini akan menggelar rapat internal dengan jajaran Pemkot Surabaya untuk menginventarisir apa saja yang bisa dikerjakan dalam waktu dua bulan ke depan ini. 

Termasuk soal pencairan dana hibah ke Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo, soal sekolah tatap muka hingga soal persiapan kedatangan vaksin Covid-19 ke Surabaya. 

“Jadi, habis ini kita akan rapat internal,” tegasnya.

Di samping itu, ia juga memastikan bahwa Forpimda siap memberikan contoh untuk dilakukan vaksinasi, sehingga dia mengaku bersama Forpimda sudah siap untuk divaksin pertama kali jika vaksin itu sudah turun ke Surabaya. 

“Iya siap. Mungkin Pak Kajari juga nanti, kita akan memberikan contoh untuk divaksin pertama kali jika vaksin itu sudah turun ke Surabaya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya Anton Delianto memastikan jajaran Kejaksaan Negeri Surabaya akan terus membantu dan memberikan pendampingan kepada Pemkot Surabaya sesuai dengan MoU atau perjanjian yang telah dilakukan sebelumnya.

“Termasuk pendampingan dalam pelaporan pertanggungjawaban, dan juga pengembalian aset pemkot. Itu masih tetap, karena surat kuasa khusus dari pemkot ke Kejari Surabaya. Jadi, sinergitas yang sudah terbangun selama ini akan terus dilanjutkan,” pungkasnya. (Ar)

Kodim 0818/Malang-Batu Ditunjuk jadi Lokasi TMMD 112


KABARPROGRESIF.COM: (Malang) Tim PJO TMMD, Brigjen TNI Sulistiyo memastikan kesiapan Kodim 0818/Malang-Batu sebelum dipastikan menjadi sasaran lokasi pelaksanaan TMMD 112 mendatang.

Jenderal bintang satu itu menyebut, TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang dilakukan oleh pihak TNI dari semua Kesatuan. 

Upaya itu, dilakukan dalam rangka membantu Pemerintah Daerah sebagai upaya percepatan pembangunan. 

“Bisa fisik dan juga non fisik,” ujarnya, Senin (28/12)

Terpisah, Kepala Seksi Teritorial Korem, Mayor Inf Anton menambahkan jika kunjungan itu, dilakukan guna memantau kesiapan pihak Kodim ketika program TMDM sudah mulai berjalan.

Bahkan, ia juga berharap program itu nantinya bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, terlebih warga di lokasi TMMD. 

“Terutama di lini kesejahteraan dan peningkatan ekonomi,” pungkasnya. (Pendam V/Brw/Ar)

Pemkot Surabaya Perketat Pengamanan Malam Tahun Baru, Danrem: TNI Siap Dukung!


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana melanjutkan silaturrahmi dan koordinasinya dengan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Surabaya. 

Setelah sebelumnya berkunjung ke Kapolrestabes Surabaya dan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, kini Whisnu berkunjung ke kantor Danrem Bhaskara Jaya di Jalan Ahmad Yani No 1, Siwalankerto, Surabaya, Senin (28/12/2020).

Dalam beberapa kunjungannya itu, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan memperketat pengamanan malam tahun baru, dan terus bersinergi dalam penanganan Covid-19 di Surabaya.

“Tadi kita bicarakan khususnya pengamanan malam tahun baru dan penanganan Covid-19. Karena selama ini penanganan Covid-19 di bawah, tiga pilar itu sudah efektif, sehingga kami berharap ini bisa terus dilanjutkan dan bisa terus bekerjasama dengan baik,” kata Whisnu usai bertemu Danrem.

Oleh karena itu, supaya ada persiapan matang tentang pengamanan malam tahun baru, maka dia memastikan akan menggelar rapat koordinasi antar Forpimda. Rapat tersebut khusus membahas persiapan pengamanan malam tahun baru dan pasca libur tahun baru.

“Mungkin nanti juga akan membahas persiapan penerimaan vaksin, sehingga kita bisa bersiap nanti,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa Forpimda siap memberikan contoh untuk dilakukan vaksinasi, sehingga dia mengaku bersama Forpimda sudah siap untuk divaksin pertama kali jika vaksin itu sudah turun. 

“Iya siap. Kita akan memberikan contoh untuk divaksin,” imbuhnya.

Sementara itu, Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo mengatakan kedatangan Plt Wali Kota Surabaya itu memang untuk berkoordinasi soal pengamanan malam tahun baru. 

Ia juga memastikan bahwa sudah menyiapkan sejumlah personil untuk membantu pengamanan malam tahun baru.

“Nah, lebih rincinya nanti kita rapatkan lebih lanjut bersama Forpimda, termasuk tempat-tempatnya atau pos-posnya,” kata Brigjen TNI Herman.

Menurutnya, salah satu tugas prajurit TNI adalah membantu pemerintah daerah, sehingga dia memastikan bahwa personilnya nanti siap membantu pengamanan malam tahun baru.

“Kami siap mendukung! Kapan saja waktu dan kekuatannya berapa kami siap. Siapapun yang menjabat di situ (Pemkot Surabaya), TNI siap membantu dan mensukseskan kegiatan yang direncanakan oleh pemerintah kota,” pungkasnya. (Ar)

100 Personel Kodiklatal Ikuti LDD Reformasi Birokrasi


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal) kembali mengadakan Latihan Dalam Dinas (LDD) Reformasi Birokrasi yang dilaksanakan di Gedung R.Sudomo, Pusat Latihan Operasi Laut (Puslatopsla) Kodiklatal Bumimoro Surabaya, Senin (28/12/2020).

Kegiatan LDD tersebut diikuti oleh 100 prajurit dan PNS dari 23 satker jajaran Kodiklatal, diantaranya, Satker Staf Mako, Denmako, Kodikopsla, Kodikdukum, Kodikmar, Puslatdiksarmil, Puslatlekdalsen, Puslatopsla dan Puslatmar.

Latihan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut, secara resmi dibuka oleh Paban I Renprogar Direktorat Umum (Ditum) Kodiklatal Kolonel Laut (S) Sunarto.

Dalam sambutanya Paban I Renprogar Ditum Kodiklatal menyampaikan bahwa LDD Reformasi Birokrasi ini merupakan tindak lanjut dari pembangunan Zone Integritas (ZI) Kodiklatal sekaligus persiapan pengisian dan penilaian LKE ZI tahun 2021 menuju WBK dan WBBM.

Reformasi birokrasi ini merupakan upaya menata ulang proses birokrasi dari tingkat level tertinggi hingga terendah.  

Selain itu, reformasi birokrasi ini juga merupakan upaya untuk merevisi dan membangun berbagai regulasi dan memodernkan berbagai kebijakan.

Sedangkan tujuan reformasi birokrasi adalah menciptakan birokrasi pemerintahan yang profesional dengan karakteristik adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bebas dan bersih dari KKN, mampu melayani public, netral, sejahtera, berdedikasi dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara. 

Sasaran dari Reformasi birokrasi adalah pemerintahan yang bersih, akuntabel dan berkinerja tinggi, pemerintahan yang efisien dan efektif serta pelayanan publik yang baik dan berkualitas dengan sembilan program meliputi delapan area perubahan dan satu monitoring evaluasi.

Usai acara pembukaan, para peserta dari masing-masing satker diberi kesempatan untuk memaparkan kesiapan satkernya dalam penyiapan materi dan administrasi dalam rangka pembangunan Zona integritas di satkernya, diawali dengan Tim dari Kodikmar, Kodikopsla, Kodikdukum dan beberapa satker lainnya. (Pen Kodiklatal/Ar)

Kebaktian dalam Suasana Natal, Yonif Mekanis 516/CY Bagi-Bagi AL-Kitab


KABARPROGRESIF.COM: (Boven Digoel, Papua) Momen hari raya natal berasa begitu kental di Kabupaten Boven Digoel, Papua.

Meski sudah terlewati, namun suasana itu tetap menyelimuti Kampung Kangewot, Distrik Waropko.

Di lokasi itu, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY membagikan beberapa Al-Kitab dan bingkisan ke masyarakat.

“Sehingga, suasana harmonis dan toleransi antar umat beragama tetap terjaga. Ke depannya, harus lebih baik lagi,” ujar Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin, Senin (28/12).

Selain bagi-bagi Al-Kitab, Satgas juga memberikan wejangan kerohanian kepada warga di Distrik tersebut.

Wejangan itu, kata Dansatgas, diyakini mampu meningkatkan keimanan masyarakat. 

“Keimanan harus ditingkatkan.

Apalagi, ini masih momentum natal,” katanya. (Pendam V/Brw/Ar)

Minggu, 27 Desember 2020

Sebagai Bentuk Penghormatan, Pejabat Pemkot Antarkan Risma hingga ke Ponorogo


KABARPROGRESIF.COM: (Ponorogo) Para pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya mengantarkan Tri Rismaharini hingga ke Kabupaten Ponorogo sebelum menuju ke DKI Jakarta, Minggu (27/12). 

Mereka pun turut serta blusukan bersama Menteri Sosial RI itu untuk menyalurkan bantuan sosial ke desa-desa di Ponorogo.

Meski di hari libur, para pejabat Pemkot Surabaya ini merelakan waktunya untuk mengawal Risma menggunakan mobil pribadi hingga ke Kabupaten Ponorogo. 

Bahkan, tak sedikit pula di antara mereka yang mengajak keluarganya. Ini dilakukan mereka sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada sosok perempuan yang pernah menjabat Wali Kota Surabaya itu.

Mereka di antaranya, M Fikser (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya), Wiwiek Widiyanti (Kabag Umum dan Protokol Pemkot Surabaya), Eddy Christijanto (Kepala Satpol PP Surabaya), Irvan Wahyudrajat (Kepala Dishub Surabaya), Erna Purnawati (Kepala Dinas PU dan Bina Marga Surabaya), Febriadhitya Prajatara (Kabag Humas Pemkot Surabaya), Febria Rachmanita (Kepala Dinas Kesehatan Surabaya) hingga Ikhsan (Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya).

Mewakili seluruh pejabat dan karyawan di lingkungan Pemkot Surabaya, Kadiskominfo Kota Surabaya, M Fikser menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Tri Rismaharini atas dedikasinya selama ini untuk warga Kota Pahlawan. 

Menurut dia, banyak pelajaran hidup yang diberikan Risma ketika dulu masih menjabat Wali Kota Surabaya.

"Terima kasih untuk seluruh pelajaran kehidupan yang selama ini diberikan kepada kami para stafnya di lingkungan Pemkot Surabaya. Dan ilmu itu sangat bermanfaat untuk kami bekerja di Surabaya bagaimana harus melayani warga Surabaya dengan baik," kata Fikser usai mengantarkan Risma hingga ke Ponorogo, Minggu (27/12).

Tak lupa, Fikser bersama seluruh karyawan di Pemkot Surabaya juga turut serta mendoakan Risma agar selalu diberikan kesuksesan dan kelancaran dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri Sosial RI.

"Kami mendoakan beliau (Risma, red) agar sehat selalu dalam menjalankan amanah yang lebih besar untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), amanah dari Presiden dan amanah dari rakyat Surabaya," tuturnya

Ia meyakini bahwa Risma mampu menjalankan amanahnya sebagai Menteri Sosial (Mensos) RI. 

Terutama dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial yang ada di seluruh pelosok negeri. 

"Kami yakin bahwa Ibu (Risma) pasti bisa menyelesaikan amanah itu dengan baik. Karena beliau mempunyai kemampuan yang efektif untuk menyelesaikan masalah-masalah itu," jelasnya.

Mantan Kabag Humas Pemkot Surabaya ini pun mengaku rindu dan kangen saat dimana Risma mengajaknya makan bersama-sama usai bekerja. 

"Yang paling dirindukan pas najak makan. Karena bahasanya ibu (Risma) kalau ngajak makan itu kayak seorang ibu ngajak anaknya," ungkapnya.

Apalagi, kata Fikser, saat makan bersama Risma tidak pernah membedakan mana staf maupun pejabat struktural di Pemkot Surabaya. 

Selain itu, di saat makan pula Risma selalu memberikan masukan-masukan atau solusi terkait masalah pekerjaan.

"Bagi kami orang timur tempat makan itulah tempat yang sakral bagi keluarga. Karena beliau (Risma) membangun tim ini seperti keluarga. Karena di situ (meja makan, red) kita dinasihati, ditegur dan dikasihkan solusi," pungkas Fikser. (Ar)

Tangis Haru Warnai Perpisahan Risma dengan Pejabat Pemkot Surabaya


KABARPROGRESIF.COM: (Ponorogo) Bola mata Tri Rismaharini pun berkaca-kaca saat berpamitan dengan para pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya. 

Bahkan, Menteri Sosial (Mensos) RI yang baru dilantik itu pun tak kuasa menahan air mata saat naik mobil dan akan meneruskan perjalanannya menuju DKI Jakarta.

"Terima kasih. Terima kasih. Makasih ya," kata Risma kepada para pejabat pejabat Pemkot Surabaya usai menyalurkan bantuan sosial di dua lokasi di Kabupaten Ponorogo. Yakni, LKS Orsos Rumah Kasih Sayang Desa Krebet, Kecamatan Jambon, serta Rumah Harapan di Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (27/12).

Kendati sudah berada didalam mobil, Risma enggan memerintahkan sopirnya untuk meninggalkan lokasi. 

Tak banyak kata yang diucapkan Risma selain kalimat terima kasih kepada para pejabat Pemkot Surabaya yang meluangkan waktunya di hari libur untuk hadir melepas kepergian mantan pemimpinnya itu untuk menjalankan tugas barunya sebagai Mensos.

Tak hanya bola mata Risma yang terlihat berkaca-kaca. Namun hal serupa juga terlihat pada beberapa pejabat Pemkot Surabaya yang rela hadir dimasa akhir melepas tugas dari mantan Wali Kota Surabaya itu.

Selain memberi ucapan rasa terima kasihnya pada para pejabat Pemkot Surabaya, Risma juga memberikan ucapan yang sama kepada para jurnalis yang setiap hari ngepos di lingkungan Pemkot.

"Makasih yo rek," pungkas Risma sambil menyatukan kedua tangannya memberi salam. (Ar)