Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Wali Kota Eri Targetkan Imunisasi Polio Tuntas di Hari Ketiga

Wali Kota Eri mengingatkan pentingya Sub PIN Polio bagi anak-anak usia 0-8 tahun agar tak mengalami kelumpuhan. Karena itu ditargetkan pada hari ketiga imunisasi ini harus tuntas 100 persen.

>

Bupati dan Kepala BPPD Sidoarjo Diperiksa KPK

KPK saat ini sedang memeriksa Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor dan Kepala BPPD Sidoarjo Ari Suryono terkait kasus dugaan korupsi pemotongan dan penerimaan dana insentif ASN di BPPD Sidoarjo.

Bantuan Korbrimob Polri untuk Korban Bencana Jateng

Sebanyak 5.000 paket sembako dikirim langsung dari Mako Brimob Kelapadua, Cimanggis, Kota Depok untuk korban bencana banjir di beberapa Kabupaten Jateng akibat hujan deras dengan intensitas tinggi.

HUT ke-105 Damkar dan Penyelamatan Nasional 2024 Akan Digelar di Surabaya

HUT ke-105 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nasional tahun 2024 akan berlangsung di Kota Surabaya, dimulai pada 27 Februari 2024 hingga puncak peringatan 1 Maret

Jelang HUT Kopaska Ke-62 Gelar Olahraga Bersama

Menjelang HUT ke-62 Keluarga besar Satuan Kopaska Koarmada II menggelar olahraga bersama untuk menjaga soliditas kebersamaan dan kekompakan serta menjaga jiwa, fisik, dan mental yang kuat dalam melaksanakan tugas-tugas kedepan.

Tampilkan postingan dengan label Metropolis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metropolis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Februari 2024

Kembali Dilanjutkan, Pembangunan Box Culvert Babat Jerawat - Pakal Surabaya Segera Proses Lelang


Surabaya - KABARPROGRESIF.COM Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali melanjutkan pembangunan box culvert di Jalan Raya Babat Jerawat - Pakal. Pembangunan proyek dengan anggaran multi years tersebut, bertujuan untuk mencegah banjir dan menanggulangi kemacetan di wilayah barat.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi menyatakan bahwa pada pekan depan proyek box culvert Jalan Raya Babat Jerawat mulai proses lelang. 

Ia menargetkan dalam kurun waktu 1 bulan sudah ada pemenang lelang.

"Minggu depan proses lelang, paling sebulan lagi sudah ada pemenangnya. Itu (box culvert) segera kita kerjakan dan target saya Agustus-September (2024), sebelum musim hujan berikutnya itu harus sudah selesai," kata Syamsul Hariadi, Sabtu (24/2).

Pada tahun 2024 ini, Syamsul menyebutkan bahwa pembangunan box culvert Jalan Raya Babat Jerawat - Pakal, menggunakan anggaran sekitar Rp 45 miliar. 

Sedangkan untuk panjang saluran yang akan dibangun sekitar 400 meter. 

"Untuk anggarannya sekitar Rp 45 miliar, dengan panjang sekitar 400 meter," jelas Syamsul.

Pihaknya menargetkan, sebelum musim hujan pada akhir tahun 2024, pembangunan box culvert dengan panjang sekitar 400 meter tersebut bisa rampung. 

Di sisi lain, ia juga memastikan akan membersihkan sisa kisdam ketika saluran itu rampung.

"Kisdamnya nanti juga dibersihkan semua, sehingga airnya bisa mengalir. Jadi sebelum musim hujan berikutnya, itu (box culvert) sudah siap menerima air hujan," ujarnya.

Tak berhenti di sana, di tahun 2025, pemkot akan kembali melanjutkan proyek box culvert Jalan Raya Babat Jerawat - Pakal dengan panjang sekitar 1.600 meter. 

Panjang saluran yang akan dibangun tersebut direncanakan menggunakan anggaran Rp 250 miliar.

"Tahun depan rencana anggaran kalau saya hitung sekitar Rp250 miliar. Jadi (total) kurangnya 2 kilometer, sekarang (2024) sekitar 400 meter dan tahun depan sekitar 1.600 meter," bebernya.

Syamsul memastikan pihaknya akan mendorong percepatan pembangunan box culvert Jalan Babat Jerawat - Pakal. Termasuk pula yang akan dikerjakan pada tahun 2025 mendatang.

"Saya juga tidak ingin berlama-lama, jadi misalkan nanti kalau mengerjakan (tahun 2025) bisa dari dua sisi, di sisi timur dan barat, ketemu di tengah," sebutnya.

"Sehingga speed (kecepatan) pengerjaannya bisa dua kali lebih cepat. Jadi tidak sampai melewati tahun anggaran, biar tidak lama lagi," sambungnya.

Di samping itu, Syamsul juga memastikan jika di tahun 2024, pihaknya juga terus berupaya menuntaskan sisa 245 titik banjir yang tersebar di Kota Surabaya. 

Meski, kata dia, 245 titik banjir itu sebelumnya telah berkurang drastis di masa kepemimpinan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

"Jadi sudah banyak berkurang dan kebanyakan yang 245 titik itu karena sampah dan pelaluan (saluran) air (tersumbat). Karena sebenarnya saluran kita sudah besar, dan pelaluan-pelaluan itu ada (tersumbat) plastik, daun-daun dan ranting," pungkasnya.

Webinar ASN Belajar Jangkau 1,5 Juta, Pj Gubernur Adhy : Komitmen Pemprov Jatim Hasilkan ASN Unggul Berkualitas


Surabaya - KABARPROGRESIF.COM Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengapresiasi antusiasme peserta webinar Aparatur Sipil Negara (ASN) Belajar yang digelar oleh CorpU SDG's Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Timur. Sampai saat ini, webinar tersebut telah menjangkau sebanyak 1.529.584 peserta dari seluruh Indonesia. 

Berdasarkan data peserta dari multiplatform baik yang tergabung melalui aplikasi Zoom Meeting maupun YouTube BPSDM Jatim, Pj. Gubernur Adhy menjelaskan bahwa di tahun 2022 Webinar ASN Belajar memproduksi 49 seri dengan jangkauan 401.482 ASN. Kemudian di sepanjang tahun 2023 webinar ASN Belajar memproduksi 44 seri dengan penonton yang meningkat lebih dari dua kali lipat mencapai 949.080 ASN.

"Terbukti tahun 2023 pesertanya meningkat signifikan, artinya memang program ini sangat baik dan mendapatkan atensi positif dari ASN di seluruh Indonesia," ujarnya di Gedung Negara Grahadi, Kamis (22/2/2024).

Khusus tahun 2024 ini, lanjut Adhy, Webinar ASN belajar telah menghasilkan 7 seri dengan penonton mencapai 179.022 selama periode Januari - Februari. 

Ia pun optimistis sampai akhir tahun penonton program ini akan semakin meningkat dengan syarat konten-konten video yang dibuat juga semakin menarik dan sesuai dengan kebutuhan ASN saat ini.

"Tentu ini harus didukung dengan materi-materi yang relevan, isu-isu yang membahas tantangan-tantangan ASN ke depan," katanya.

Program ASN Belajar ini, menurut Pj. Gubernur Adhy, adalah bentuk komitmen Pemprov Jatim dalam mendukung terbentuknya ASN yang unggul dan berkualitas. Karena di dalamnya, terdapat banyak materi yang bermanfaat untuk bekal ASN saat menjalankan tugasnya.

"Saya rasa ini adalah program yang sangat baik bagi ASN, mereka tetap dapat meningkatkan kompetensinya disamping menjalankan kerja-kerja profesional yang harus dilakukan," katanya.

Pj. Gubernur Adhy menambahkan, Jawa Timur memang sangat concern dalam upaya mengembangkan kompetensi ASN. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan yang diterima BPSDM Jatim sebagai Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Berprestasi Terbaik I dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI tiga kali berturut - turut."Webinar ASN belajar ini salah satu wadah untuk mewujudkan ASN unggul dan berkualitas," tegasnya.

Pj. Gubernur Jatim ini juga mengatakan bahwa di kepemimpinan Gubernur Jatim Periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa sangat menaruh perhatian dalam pengembangan kompetensi SDM ASN di Jawa Timur. 

Ia menyebut Khofifah terus mendorong adanya proyek perubahan dan inovasi. 

“Ibu Khofifah menyampaikan untuk bisa menghadapi tantangan masa depan maka setiap ASN harus memiliki kompetensi yang mumpuni dan juga adaptif,” katanya. 

Karena dengan beradaptasi para ASN akan memberikan layanan kepada masyarakat sesuai jargon Provinsi Jawa Timur, yakni cepat, efektif, efisien, tanggap, transparan, akuntabel, dan responsif atau yang dikenal dengan sebutan CETTAR.Selain itu, Adhy menyampaikan bahwa untuk mengembangkan kompetensi ASN, BPSDM Jatim juga memiliki program 'Dahar Ngopi' yang merupakan akronim dari Tiada Hari Tanpa Pengembangan Kompetensi. 

Gerakan 'ASN Dahar Ngopi' sendiri adalah sebuah gerakan pengembangan kompetensi yang diselenggarakan BPSDM Provinsi Jawa Timur  mulai senen sampai Jum'at dengan beragam menu pembelajaran  melalui berbagai kanal digital. 

"Ini juga wujud dari komitmen Pemprov Jatim untuk terus meningkatkan kualitas dan kompetensi para ASN. Jadi 'ASN Dahar Ngopi' itu melengkapi program ASN Belajar," jelas Pj. Gubernur Adhy.

Gerakan ASN Dahar Ngopi setiap harinya akan menyajikan kompetensi berbeda yang dikembangkan. Hari Senin, forum ASN berbagi ilmu atau knowledge sharing forum, wadah berbagi praktek pelaksanaan tugas dalam rangka percepatan replikasi kinera unggul ASN.

Kemudian Selasa, forum ASN bertanya, BPSDM menjawab, merupakan program tanya-jawab tentang topik-topik terkini yang terkait dengan pengembangan kompetensi bagi ASN seluruh nusantara melalui media sosial BPSDM Jawa Timur. 

Lalu pada hari Rabu ada ASN mengaji, sebuah upaya membangun kesalehan sosial ASN untuk mengembangkan wawasan spiritual dengan topik-topik aktual keislaman yang terkait dengan kehidupan keseharian seorang ASN. 

"ASN mengaji juga digemari, sampai Februari tahun 2024 ini telah menjangkau 11.905 penonton dari 15 seri yang sudah dijalankan," jelas Pj. Gubernur Adhy.

Sementara pada hari Kamis ada ASN belajar yang merupakan program unggulan BPSDM Provinsi Jawa Timur sebagai wahana pengembangan kompetensi Manajerial, Teknis, Fungsional dan Sosial Kultural dengan topik-topik yang aktual sesuai dengan perkembangan mutakhir. 

Pada hari Jumat ada ASN sehat dan bugar, sarana pengembangan wawasan bagi ASN untuk meningkatkan perilaku hidup sehat dan bugar.

"Lengkap dari Senin sampai Jumat semua ada kesempatan untuk mengembangkan kompetensi bagi ASN kita dan sangat boleh diikuti oleh ASN seluruh Indonesia," katanya.

"Saya rasa program-program yang baik dari BPSDM Jatim ini benar-benar bisa memfasilitasi ASN Jatim dan seluruh ASN di Indonesia untuk menjadi ASN yang unggul dan berkualitas," pungkasnya. 

245 Titik Banjir di Surabaya, DSDABM: Segera Dituntaskan


Surabaya - KABARPROGRESIF.COM Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berjibaku melakukan percepatan penanganan banjir di seluruh wilayah Kota Surabaya. 

Sebanyak 245 titik banjir yang segera dituntaskan oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya di tahun 2024. 

Kepala DSDABM Kota Surabaya, Syamsul Hariadi mengatakan, ratusan titik tersebut diantaranya berada di wilayah Surabaya barat dan selatan. 

Di Surabaya barat, fokus saat ini ada di wilayah Pondok Benowo Indah (PBI), Jalan Tengger, dan Pakal Madya. 

“Ada 245 titik banjir yang coba kita tuntaskan di tahun ini. Yang paling menjadi konsentrasi Surabaya barat, dan yang agak ke tengah ini Dukuh Kupang,” kata Syamsul, Sabtu (24/2).

Syamsul menerangkan, di kawasan Dukuh Kupang juga menjadi prioritas DSDABM Surabaya. Sebab kontur tanah di kawasan tersebut lebih rendah dari jalan. 

“Jadi bisa dilihat kalau viral itu bisa sedada banjirnya,” terang Syamsul.

Dia menjelaskan, dalam waktu dekat DSDABM Surabaya segera membuat tanggul di kawasan Dukuh Kupang. Aliran airnya, akan diarahkan menuju ke saluran di sekitar makam Jarak. 

“Kemarin waktu survey itu ada makam di bawah. Nah makam ini nanti saya bilang ke teman-teman untuk segera dibangun tanggul untuk sementara. Kalau hujan biar airnya lari ke makam itu dahulu,” jelasnya. 

Dirinya mengungkapkan, 245 titik banjir itu sebenarnya sudah banyak yang teratasi. Karena, di masa kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi sudah banyak saluran yang diperbesar kapasitasnya. 

“Sudah banyak yang berkurang, 245 itu kebanyakan karena sampah. Pelaluan-pelaluan (saluran) air itu sudah besar,” sebutnya.

Selain saluran yang diperbesar, ia menambahkan, DSDABM Surabaya juga menggerakkan satgas di masing-masing wilayah secara rutin. 

Satgas DSDABM Surabaya itu bertugas memantau saluran dan rumah pompa jika ada yang tersumbat. 

“Jadi, setiap hujan teman-teman (satgas) itu keliling, kalau ada sumbatan saya suruh menyogrok (membersihkan) biar airnya masuk ke saluran. Sampah itu juga menjadi problem rumah pompa sebetulnya, karena kalau sudah kena sampah wes gak isok mlaku (sudah nggak bisa bergerak). Apalagi, kalau sampahnya itu berupa tali tampar, bisa sampai nyangkut di baling-baling mesin rumah pompa, mati wes (bisa mati),” paparnya.

Ia mengatakan, selain rutin melakukan pengecekan saluran dan rumah pompa, DSDABM Surabaya juga menggerakkan program Surabaya Bergerak bersama warga. 

Menurutnya, animo masyarakat untuk melakukan kerja bakti bersama melalui program Surabaya Bergerak masih diminati. 

Dirinya menambahkan, kerja bakti bersama melalui tersebut memberikan efek yang besar. 

Karena dengan kerja bakti, warga ikut membantu melakukan pengerukan sedimen-sedimen yang berada di saluran. 

“Kalau ada sedimen, itu mengurangi daya tampung saluran. Misal, daya tampung saluran itu satu kubik, nah kalau ketutupan sedimen kan bisa hilang separuh sendiri. Makannya itu (sedimen) yang diangkat, supaya saluran itu bisa diisi air waktu hujan, jadi 50 persen lebih efektif,” pungkasnya.

Pemkab Pasuruan Siapkan Langkah Upaya Pengendalian Inflasi di 2024


Pasuruan - KABARPROGRESIF.COM Pemerintah Kabupaten Pasuruan sudah menyiapkan 4 langkah dalam upaya mengendalikan inflasi pada tahun 2024 ini, seperti melakukan optimalisasi Operasi Pasar dan Pasar Murah, melakukan Gerakan Penanggulangan Kerawanan Pangan (Gelang Kepang) yang dilakukan dengan Gerakan Penanaman Bibit Cabai. 

Dikutip dari laman resmi Pemkab Pasuruan, bahwa Pemerintah Kabupaten Pasuruanpun kian intens melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk mengendalikan laju inflasi daerah terutama menjelang Ramadhan 2024/1445 Hijriyah, diantaranya dengan menyelenggarakan High Level Meeting dipimpin oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto di Ruang Rapat Mpu Sindok, Gedung Graha Maslahat Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Kamis (22/2/2024)

Pj. Bupati Andriyanto langsung memberikan penekanan terkait harga kebutuhan pokok, terutama pada hari tertentu. 

Oleh karenanya perlu dikendalikan agar ketersediaan barang tercukupi dan harga tidak semakin naik.

"Ada saat dimana harga tidak bisa dikendalikan saat event-event tertentu, seperti mendekati bulan Ramadhan. Atau saat Ramadhan hingga hari raya Idul Fitri. Ini harus kita pertahankan level inflasi kita dibawah Jawa Timur," katanya.

Lebih lanjut disampaikan, berdasarkan data yang ada, bahwa capaian realisasi inflasi dan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Pasuruan sepanjang tahun 2023 dalam tahap stabil dan terkendali. 

Capaian itu tidak lepas dari sinergi yang kuat berbagai pihak dalam pengendalian harga ditengah ketidakpastian yang masih tinggi.

Pj. Bupati Pasuruan juga berharap,  Pemerintah Daerah memiliki cadangan biaya tak terduga untuk mengatasi masalah inflasi. 

Dengan adanya cadangan biaya dimaksudkan untuk tetap menjaga kestabilan harga.

"Kita juga harus memastikan kelancaran distribusi. Seperti penguatan koordinasi dan monitoring dalam distribusi pangan, penguatan kerjasama antar daerah dan yang tidak kalah penting adalah komunikasi yang efektif antar lembaga," pungkasnya. 

Struktur Bangunan Dituntaskan Maret 2024, Pembangunan RSUD Surabaya Timur Capai 27 Persen


Surabaya - KABARPROGRESIF.COM Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus kebut pengerjaan RSUD Surabaya Timur. Sampai saat ini, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya mengejar pengerjaan struktur bangunan.

Kepala Bidang (Kabid) Bangunan Gedung DPRKPP Kota Surabaya, Iman Kristian mengatakan, pengerjaan struktur bangunan direncanakan selesai pada akhir Maret 2024. 

Pengerjaan struktur bangunan tersebut dilakukan secara bertahap, mulai dari bagian depan terlebih dahulu kemudian ke sisi belakang. 

“Dari sisi depan dulu baru ke belakang. Yang depan sudah selesai mengarah ke lantai lima, yang belakang masih mau ground struktur. Tower crane (alat bantu kerjanya) sudah terpasang semua,” kata Iman, Sabtu (24/2).

Iman menjelaskan, progras saat ini sudah mencapai 27 persen. Ia menargetkan, topping of bangunan atau titik puncak pada bangunan RSUD Surabaya Timur akan selesai pada bulan depan. 

“Perkiraan peresmian masih stay on track September nanti,” jelasnya. 

Ia memastikan, sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam pembangunan RSUD Surabaya Timur. 

Hanya saja pada saat pemasangan alat pancang sedikit terkendala pematangan lahan. Meskipun ada kendala tersebut bisa cepat teratasi. 

“Tanahnya berlumpur, (kalau hujan) pengaruh, tapi masih bisa diatasi dengan pompa. Karena ka tanah itu tanah lumpur, tambak-tambak begitu,” terangnya.

Sebelumnya, ia mengatakan, RSUD Surabaya Timur dibangun di lahan seluas 5,5 hektar. 

Namun untuk pembangunan gedung RSUD, hanya menggunakan 1,7 hektare dari total lahan tersebut. 

Tidak menutup kemungkinan, sisa lahan itu masih bisa digunakan untuk pengembangan RSUD Surabaya Timur selanjutnya.

Pembangunan RSUD yang dilakukan secara multi year 2023-2024 ini, mampu menampung 327 tempat tidur. 

Bangunan yang terdiri dari dua tower tersebut juga dilengkapi dengan ruang rawat inap, poliklinik, kamar perawatan pasien, dan sebagainya. 

Dia mengungkapkan, RSUD Surabaya Timur dibangunan menggunakan standar bangunan RS kelas B. Akan tetapi, untuk operasionalnya, akan menggunakan standar tipe C. 

Proses pembangunan RSUD Surabaya Timur ini sudah dilakukan sejak Oktober 2023 sampai pertengahan Januari 2024 tidak ada kendala. 

Ia optimis, bangunan RSUD tersebut tuntas sebelum September 2024 dan mulai diisi dengan peralatan kesehatan (alkes) oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya pada Juli-Agustus 2024 mendatang. 

Di samping itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan, saat ini Dinkes Surabaya sedang melakukan proses penyusunan kebutuhan operasional alkes untuk fasilitas RSUD Surabaya Timur. 

Nanik menjelaskan, proses pengadaan kebutuhan direncanakan awal semester 1 tahun ini. 

“Fasilitasnya disesuaikan standar pelayanan RS kelas C, dengan unggulan pelayanan kesehatan Ibu dan Anak. RSUD Surabaya Timur akan bertahap dikembangkan dari RS kelas C menjadi RS kelas B, dengan kapasitas optimal tempat tidur sesuai yg direncanakan tersebut,” kata Nanik. 

Ia menambahkan, Dinkes Surabaya juga menyiapkan tenaga kesehatan (nakes) untuk RSUD Surabaya Timur. 

Rencananya akan memanfaatkan nakes yang sudah ada.

“Selain memanfaatkan dari faskes yg ada milik pemkot, dan apabila dibutuhkan juga melalui pengadaan tenaga sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Ketua Tim PKK Penggerak Kabupaten Pasuruan Ajak Seluruh Orang Tua Untuk Berikan Imunisasi Polio Tahap Dua


Pasuruan - KABARPROGRESIF.COM Jadwal imunisasi polio tahap kedua masih berlangsung hingga Minggu (25/2/2024) mendatang. 

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Luhur Ngudi Andriyanto mengajak seluruh orang tua agar tak lupa untuk memberikan imunisasi polio tahap kedua kepada putra-putrinya yang berusia 0-8 tahun kurang sehari di semua fasilitas kesehatan (faskes). 

Menurutnya, imunisasi polio tahap kedua dapat dilaksanakan di posyandu, puskesmas maupun tempat yang ditunjuk untuk kegiatan imunisasi.  

"Ayo ibu-ibu yang mungkin lupa, segera melengkapi imunisasi polio tahap kedua di semua faskes terdekat atau di tempat yang disepakati sebagai lokasi pelaksanaan imunisasi," katanya. 

Luhur  optimis seluruh anak di Kabupaten Pasuruan akan mendapatkan imunisasi tersebut. Sementara itu, Kabid P2P (pencegahan dan pengendalian penyakit) Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr Arif Junaedi mengatakan, pada putaran pertama, jumlah anak yang menjadi sasaran imunisasi polio sebanyak 189.269. 

“Hingga hari ketiga pelaksanaan, jumlah anak yang mengikuti imunisasi polio tahap kedua mencapai 115.245 anak atau sebesar 60,9% dari jumlah sasaran. Kalau hari ini masih dihitung, kalau sampai hari ketiga kemarin, prosentase jumlah anak yang telah diimunisasi polio mencapai 60,9 persen dari jumlah sasaran," jelasnya. 

Arif juga mengingatkan, bahwa bahaya polio bisa mengakibatkan lumpuh seumur hidup. 

Untuk itu, Arief menyampaikan kepada seluruh orang tua untuk tidak perlu khawatir atau ragu dengan imunisasi Polio ini, sebab imunisasi ini aman bagi anak.

Arief juga meminta kepada orang tua untuk tidak khawatir dengan efek imunisasi tersebut. 

Sebab ini menjadi upaya pencegahan paling efektif. 

PD RPH Optimis Tempat Baru untuk Pemotongan Babi Miliki Prospek Bagus


Surabaya - KABARPROGRESIF.COM Rumah Potong Hewan (RPH) Khusus Babi di kawasan Banjarsugihan, Tandes telah resmi beroperasi setelah diresmikan wali kota Surabaya Eri Cahyadi, Jumat (23/2).

RPH khusus Babi tersebut merupakan relokasi dari tempat sebelumnya yakni dikawasan wisata Ampel Pegirian.

Direktur PD RPH Surabaya Fajar Arifianto Isnugroho mengatakan bahwa pemindahan RPH khusus Babi ini sebagai upaya komitmen dari PD RPH dalam memberikan kepastian produk dari RPH.

"Pak wali memberikan itikad utk memang harus benar-benar terpisah dari pemotongan halal. Karena pegirian ini disorot banyak orang, karna sebenarnya pemotongan sapi yang terjamin halal itu tak boleh tercampur dengan hewan non halal dengan jarak 5 Km," kata Fajar.

"Lokasi Pegirian tidak ideal, saya juga bersyukur sehingga masyarakat kalau beli dagingnya rph, daging sapi benar-benar terjamin aman sehat dan halal. Emang idealnya harus terpisah," sambungnya.

Fajar juga menegaskan bahwa 
Jadi kegiatan pemotongan babi setelah beralih dari pegirian ke banjar sugihan sudah berjalan. 

Dirinyapun mengatakan bahwa sudah menetapkan masa uji coba, mulai hari senin pekan lalu sampai dengan sabtu ini. 

"Karena ini evaluasi kami udah berjalan dengan normal, berjalan baik, adaptasi peralatan atau lainnya itu normal, karna proses penyesuaian. Sekali lagi ini udah berjalan, mudah"an terjaga konsistensinya, karena semangat dari pak wali itu adalah pelayanan kepada mitra jagal dan pemanfaatan," tegasnya.

Menerut Fajar, proses pemotongan pasca peralihan ini masih stabil karena per hari itu sekitar 200an per malam. 

Karena ini skarang motongnya masih seminggu empat hari, maka jumlahnya seperti itu. Karena itu pihaknya akan coba mengajak para jagal. 

"Tantangan dari pak wali, kalau bisa per malam potong 500, maka akan ada modernisasi peralatan alat potongnya. Kita kan sementara masih tradisional, masih sama dengan pegirian. Jadi tempatnya baru, tapi peralatan masih lama," bebernya.

Meskipun demikian lanjut Fajar, ditempat yang baru ini memiliki IPAL dengan teknologi baru dan sangat representatif. 

"Yang sekarang besar, kalau pegirian sangat terbatas. Ini harapannya pak wali, kalau IPAL gede, pemotongan meningkat, kita gak akan repot lagi," tuturnya. 

Fajar juga memastikan bahwa pasca relokasi ini tidak ada kendala yang berarti, hanya membutuhkan adaptasi saja.

"Mereka hari pertama tentu penyesuaian, jadi pelan-pelan. Lantai juga belum licin. Kalau dulu kan tinggal diluncurkan dari truk. Kita juga sekarang sedang mencari jalurnya. Alhamdulilah ini terobosan dan juga sejarah menurut saya," jelasnya. 

Fajar pun optimis bahwa tempat baru ini memiliki prospek yang cukup menjajikan.

"Kami berharap prospek kedepan bagus, karena kita optimis bisa meningkat, dan kalau bisa menambah jumlah pemotongan," pungkasnya.

Dishub Jatim : Bus Trans Jatim Terintegrasi Dengan Suroboyo Bus dan Trans Semanggi


Surabaya - KABARPROGRESIF.COM Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur menyatakan bahwa Bus Trans Jatim kini sudah terintegrasi dengan layanan transportasi publik Surabaya seperti Suroboyo Bus, Wira Wiri dan Trans Semanggi Suroboyo. 

Semua transportasi publik tersebut kini sudah bisa diakses dalam satu aplikasi Trans Jatim Ajaib.

Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Nyono dikonfirmasi, Jumat (23/2/2024) menyampaikan sudah bisa diakses. Hanya saja menurutnya untuk tarif masih dalam tahap pembahasan nett-nya. 

"Kami sudah mengundang 3 kali Pemkot Surabaya melalui Dishub dan BUMD, sudah mengerucut finansial tarifnya," katanya.

Artinya, lanjut Nyono, kalau penumpang Suroboyo Bus masuk ke Trans Jatim maka tarifnya dikalikan 0,5 persen. 

"Akan tetapi kalau dari Trans Jatim ke Suroboyo Bus, mereka atau Suroboyo Bus dapat 0,5 persen dan Trans Jatim dapat 1 persen," paparnya.

Sebagaimana diketahui, sejauh ini Pemerintah Provinsi Jatim telah merealisasikan bus trans Jatim pada 3 koridor. Masing-masing koridor 1 meliputi Sidoarjo - Surabaya - Gresik untuk menunjang aktivitas masyarakat utamanya mereka yang bekerja yang diresmikan Gubernur Khofifah pada 19 Agustus 2022.

Kemudian koridor 2 meliputi Mojokerto – Sidoarjo diresmikan pada tanggal 20 Agustus 2023 dengan misi membantu mengurangi emisi gas buang di Jawa Timur.Sedangkan koridor 3 meliputi Mojokerto - Gresik diresmikan pada tanggal 18 Oktober 2023 dengan misi mengembangkan sekaligus memudahkan akses ke sektor pariwisata di Jawa Timur khususnya di wilayah yang dilintasi Koridor III. Untuk jumlah bus di koridor 1 sampai 3 total sebanyak 70 armada. 

Koridor 1 sebanyak 30 armada sedangkan koridor 2 dan 3 masing-masing 20 armada bus.

Sementara itu sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Tundjung Iswandaru mengatakan tarif masih dalam pembahasan dan belum final. 

Menurutnya pihaknya masih terus melajukan komunikasi dengan Dishub Jatim.

"Integrasi pembayaran sedang dibahas melalui raperda. Progresnya terus positif. Tinggal menunggu legalitasnya. Artinya, semua sudah sepakat. Muaranya setuju skema satu banding dua," terangnya.

Ia berharap skema integrasi ini dapat menarik penumpang lebih masif, sehingga masyarakat semakin tertarik naik angkutan umum. 

Selain itu skema tersebut bertujuan supaya memberi kemudahan pelayanan transportasi publik. 

Agar warga tak lagi mengandalkan kendaraan pribadi. Sekaligus akan menimbulkan efek jangka panjang yang positif.

"Bisa mengurangi kemacetan, menekan angka kecelakaan, menekan polusi, hingga mendongkrak sektor ekonomi. Intinya, pemerintah tidak berorientasi pada profit. Melainkan terus berupaya memberi kemudahan akses bagi masyarakat," pungkasnya.

Perkuat Keamanan Hutan, Perhutani Jatirogo Tingkatkan Sinergi dengan Kejari Tuban


Tuban - KABARPROGRESIF.COM Guna membentuk hubungan yang harmonis dan membangun sinergit yang baik dengan Lembaga Penegak Hukum, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jatirogo kembali melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Tuban, bertempat di  Adhyaksa Coffee, Tuban, Kamis (22/2/2024).

Koordinasi kali ini diterima langsung oleh Kepala Seksi  Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri Tuban Hendi Budi Fidriyanto, Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis KPH Jatirogo Sutikno, Kasi Produksi dan Agroforestry Marwoto, Kepala Sub Seksi Agroforestry Wahyu PS, dan KSS Hukum Kepatuhan Agraria dan Komunikasi Perusahaan Eva.

Mewakili Kepala KPH Jatirogo, Marwoto menyampaikan Perhutani dalam menjalakan tugasnya berhadapan langsung dengan masyarakat dan berpotensi ditemukan adanya gangguan keamanan hutan serta konflik lainnya. 

Ia berharap jalinan sinergi tersebut dapat memperkuat upaya pelestarian dan pengamanan hutan di wilayah kerja KPH Jatirogo.

“Perhutani dalam penanganan masalah bidang hukum akan bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Tuban baik berupa dukungan secara ligitasi maupun non ligitasi,” terangnya.

Sementara itu, Hendi menyampaikan apresiasinya serta menyambut baik upaya Perhutani dalam menjalin sinergi bersama Kejaksaan Negeri Kabupaten Tuban. 

Ia menyebutkan bahwa upaya tersebut merupakan langkah yang tepat untuk menjaga kelestarian hutan dan mecegah adanya gangguan keamanan hutan.

“Kami siap mendukung Perhutani apabila membutuhkan bantuan dan pendampingan hukum terkait Perdata dan Tata Usaha Negara higga Pidana. Kita juga akan upayakan untuk mengedapankan pemulihan keadaan persoalan hukum pidana (Restorasi Justice). Kita akan pulihkan rasa keadilan yang ada di masyarakat," pungkas Hendi.

Gerakkan Apeksi untuk Negeri, Surabaya bersama Kota Metro Kerjasama Kembangkan Digitalisasi


Surabaya - KABARPROGRESIF.COM Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyambut dengan hangat rombongan Wali Kota Metro Wahdi Sirajuddin bersama rombongannya di ruang sidang Wali Kota Surabaya, Jumat (23/2). 

Mereka pun menandatangani kesepakatan bersama tentang kerjasama jaringan lintas perkotaan, khususnya kerjasama dalam pengembangan digitalisasi.

Seusai penandatanganan kerjasama, Wali Kota Eri mengatakan bahwa dia bersama Wali Kota Metro berada dalam kepengurusan Apeksi (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) dan Apeksi ini untuk negeri. 

Artinya, ke depan semua aplikasi dan digitalisasi yang sudah diterapkan di semua kota yang berada di bawah naungan Apeksi akan dikumpulkan dan akan dijadikan satu, terutama aplikasi yang terbaik-terbaik supaya bisa diterapkan juga di kota-kota di Indonesia. 

“Nah, hari ini Pak Wali Kota Metro Lampung datang ke Surabaya, kita menjalin kerjasama terkait dengan digitalisasi yang akan dilakukan di masing-masing kota,” kata Wali Kota Eri, Sabtu (24/2).

Menurutnya, salah satu yang luar biasa dari Kota Metro adalah aplikasi untuk angka kematian ibu dan anak. 

Sebenarnya hal itu sudah ada di Kota Surabaya, namun ke depan akan digabungkan dengan aplikasi milik Kota Metro karena kelebihan yang ada di Kota Metro itu seseorang yang hamil bisa langsung memasukkan sendiri data pribadinya. 

“Jadi, nanti kita akan kolaborasikan,” tegasnya. 

Di sisi yang lain, Wali Kota Metro melihat Kota Surabaya full talent, sehingga bagi Wali Kota Eri semua yang dimiliki oleh suatu daerah yang hal itu menggunakan uang negara atau APBD, maka sebenarnya itu adalah milik bersama. 

Makanya, tadi dia langsung meminta izin kepada Wali Kota Metro untuk menggunakan apa yang sudah diterapkan di Kota Metro, dan begitu pula sebaliknya apa yang ada di Surabaya dipersilahkan untuk dipergunakan di Kota Metro. 

“Insyaallah secepatnya saya juga akan bergerak ke Kota Metro dengan tim dari Kota Surabaya, khususnya yang bergerak di bidang kesehatan untuk memaparkan apa yang sudah kita punya dan untuk melihat apa yang sudah mereka punya. Ini kita kolaborasikan. Kalau ini bisa dilakukan, maka akan ada penghematan negara yang luar biasa, tidak saling membangun tapi saling melengkapi di masing-masing kota,” katanya. 

Wali Kota Eri juga menjelaskan bahwa salah satu keberhasilan Kota Metro adalah angka kematian ibu dan anak saat ini nol. 

Sedangkan di Surabaya ternyata masih ada 6 orang, sehingga hal itulah yang akan diterapkan juga di Kota Surabaya, terutama terkait dengan tahapan-tahapan yang dilakukan termasuk juga pendekatan-pendekatannya. 

“Target kami ke depan juga nol seperti yang ada di Kota Metro. Tahapan-tahapannya akan kita pelajari seperti yang dilakukan di Kota Metro, karena kan sebenarnya digitalisasi ini atau aplikasi ini sebenarnya untuk membantu kita, sehingga ketika ada yang sudah beresiko untuk hamil, kita juga bisa melakukan langkah-langkah untuk mencegah itu,” kata dia. 

Sementara itu, Wali Kota Metro Wahdi Sirajuddin menyampaikan terimakasih kepada Wali Kota Eri beserta jajarannya yang telah menyambut rombongannya dengan sangat luar biasa. 

Menurutnya, penandatanganan kerjasama ini merupakan wujud ikhtiar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat demi menyongsong generasi Indonesia emas 2045. 

"Selain menjaga silaturahmi, MoU ini adalah bentuk usaha atau ikhtiar kita yang muaranya adalah untuk kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan sumber daya manusia, Banyak hal yang bisa kita ambil di Kota Surabaya ini salah satunya tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)," katanya.

Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang kolaboratif rupanya tidak hanya di internal tapi juga di eksternal. 

“Sama juga ketika kita bicara tentang Apeksi yang harus memberikan pengaruh besar terhadap kabupaten dan kota yang lainnya di Indonesia. Kita membangun Indonesia ini,” kata dia. 

Oleh karena itu, ia juga mengaku sepakat dengan sejumlah gagasan Wali Kota Eri, termasuk aplikasi yang dikembangkan di sejumlah daerah dan menggunakan dana APBD harus dipertanggungjawabkan, sehingga apabila ada satu aplikasi yang dipakai di satu daerah, memang sebaiknya dimunculkan juga keseragaman. 

“Beliau (Wali Kota Eri) ini adalah Ketua Apeksi. Nah, betul tadi apa yang disampaikan beliau, yuk kita bicara yang betul-betul menyentuh masyarakat. Saya kira ini hal yang sangat baik, mudah-mudahan bisa membawa Apeksi menjadi lebih baik dan bisa mempengaruhi semuanya,” pungkasnya.

Jumat, 23 Februari 2024

Pasar Simo Segera Direvitalisasi, Pengerjaan Rampung pada Mei 2024


Surabaya - KABARPROGRESIF.COM Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan peninjauan di Pasar Simo di Jalan Banyu Urip, Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, Jumat (23/2). 

Peninjauan dilakukan sejak pukul 06.00 WIB itu, diikuti oleh sejumlah Kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. 

Peninjauan di Pasar Simo itu dilakukan sebelum dilangsungkannya revitalisasi pada bagian atap, saluran, hingga lantai pasar. 

Tak hanya itu saja, Wali Kota Eri juga mendengarkan keluhan pedagang pasar yang mengaku sepi lantaran adanya pasar tumpah yang berdekatan dengan Pasar Simo. 

Karenanya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan segera melakukan penertiban. 

Wali Kota Eri mengatakan bahwa 46 pasar yang dinaungi oleh Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Surabaya akan kembali didata untuk dilakukan penyisiran. 

Dari hasil pendataan dan penyisiran tersebut, Pemkot Surabaya bersama PD Pasar Surya akan saling berbagi tugas, yakni mana saja pasar yang akan dilakukan revitalisasi oleh Pemkot Surabaya maupun oleh PD Pasar Surya. Sebab, pembangunan dan perbaikan itu belum dilakukan di semua titik.

“Alhamdulilah kita menyerahkan penyertaan modal sebesar Rp9,9 miliar, juga ada pergantian ke PD Pasar sekitar Rp12 miliar sehingga total itu sebesar Rp21,9 miliar yang kita serahkan ke PD Pasar. Sekarang saya meminta daftar PD Pasar soal 46 (pasar) tadi, karena ada beberapa yang tidak menjadi pasar karena ada yang sudah menjadi jalan,” kata Wali Kota Eri.

Untuk proses pengerjaannya, akan dilakukan bertahap secara bergantian di setiap blok. Pasar Simo memiliki 6 blok, jadi akan dituntaskan satu-persatu. 

Jika sudah selesai maka akan berpindah ke blok berikutnya. 

Rencananya, proses pengerjaan Pasar Simo akan rampung pada bulan Mei 2024. Sebab, pemkot memiliki target pada tahun 2025, seluruh pasar di Kota Surabaya sudah direvitalisasi dan menjadi lebih nyaman.

“Satu blok akan kita kerjakan mulai atap, saluran, dan lantainya kita paving. Setelah itu pindah ke blok satunya dan seterusnya. Insyaallah bulan Mei tahun ini bisa selesai satu pasar yang dikerjakan pemkot untuk menjadi contoh yang lain,” jelasnya.

Di samping itu, Wali Kota Eri mengaku para pedagang Pasar Simo mengeluhkan kemunculan pasar tumpah yang jaraknya berdekatan. 

Menurut para pedagang, adanya pasar tumpah berakibat pada aktivitas pasar dan berkurangnya pendapatan mereka. 

Wali Kota Eri pun tak tinggal diam, ia langsung memanggil camat dan Kepala Satpol PP Surabaya untuk merancang solusi agar tidak merugikan para pedagang Pasar Simo.

“Banyak keluhan pedagang dalam pasar yang sepi pembeli karena diluar ada pedagang (pasar tumpah) lainnya, yang mereka tidak ada retribusinya,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Wali Kota Eri menyampaikan permohonan maaf kepada para pedagang di Pasar Simo. Lantaran, selama ini belum mendapat sentuhan dari Pemkot Surabaya. 

Wali Kota Eri menambahkan, sejak dilantik pada tahun 2021, dia harus fokus pada penanganan COVID-19. 

Selanjutnya, ia melakukan pembenanhan pada sumber daya manusia (SDM). 

“Saya minta maaf kepada pedagang di pasar karena dulu saya harus fokus sama COVID-19, maka efektif sekitaran 2 tahun setengah. Saya harus memilih, melakukan pembangunan fisik atau pada tahun 2022 membangun SDM. Saat itu saya lebih memilih untuk membangun SDM, sekarang ketika semua itu sudah berjalan, tahun 2024 ini saya fokus pada pembangunan fisik,” jelasnya.

Ia menegaskan, di tahun 2024, Pemkot Surabaya akan fokus pada pembangunan infrastruktur. Salah satunya adalah melakukan revitalisasi pasar di Kota Pahlawan. 

Sebab, pada bagian non infrastruktur, Pemkot Surabaya terus berkolaborasi dengan semua pihak untuk menurunkan angka kemiskinan, stunting, dan pengangguran. 

Bahkan, angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan.

Seperti dengan adanya program Padat Karya, orang tua asuh, dan para pengusaha di Kota Surabaya yang ikut berjibaku membantu pemkot. 

Sehingga di tahun 2024, Pemkot Surabaya akan mulai fokus pada pembangunan infrastruktur.

“Karena non fisik sudah dibantu orang-orang hebat. Alhamdulilah, orang Surabaya hebat-hebat, matur nuwun (terima kasih). Sehingga anggaran yang semula saya fokuskan pada non fisik sekarang kami bisa tarik untuk pembangunan fisik,” pungkasnya.

Wali Kota Eri Pindahkan RPH dan Kandang Babi dari Kawasan Wisata Religi Ampel


Surabaya - KABARPROGRESIF.COM Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menggelar inspeksi mendadak (sidak) di eks Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian, di wilayah Kecamatan Semampir, Kamis (22/2). 

Sidak kali ini, ia didampingi oleh jajaran Asisten, kepala perangkat daerah (PD), camat, serta lurah di wilayah setempat. 

Dalam sidak kali ini, Wali Kota Eri ingin memastikan, tempat tersebut sudah tidak lagi digunakan sebagai tempat pemotongan Babi. 

Setelah tidak lagi digunakan sebagai tempat pemotongan dan kandang Babi, eks RPH Pegirian tersebut dirombak, kemudian ditata ulang menjadi Sentra Wisata Kuliner (SWK) di kawasan Wisata Religi Ampel.

“Sekian tahun ya, puluhan tahun yang kita rencana-rencana memindahkan kandang Babi, alhamdulillah sudah bisa kita pindahkan. Insyaallah di bulan oktober atau september, kandang Sapinya yang dipindah,” kata Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri mengaku lega, karena tempat pemotongan babi yang sudah berdiri sejak tahun 1927 itu berhasil dipindahkan dari kawasan Wisata Religi Ampel. 

Ia menjelaskan, tujuan pemindahan RPH tersebut adalah bagian dari rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam melakukan penataan kawasan Wisata Religi Ampel. 

Setelah bangunan cagar budaya itu diperbaiki dan dibersihkan seluruhnya, para pedagang yang berada di sekitar Jalan KH Mas Mansyur dan Jalan Semampir, akan dimasukkan ke dalam SWK tersebut. 

“Nanti kita masukkan, sambil kita menunggu total akan berubah di bulan oktober setelah kandang sapinya pindah. Kawasan Ampel ini kawasannya Sunan, di sini ada babinya, nah ini pertama kali (dalam sejarah dipindah) makanya kita ngebut untuk memindah babinya, dan alhamdulillah bisa dipindahkan tanggal 19 kemarin,” jelasnya. 

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu menerangkan, setelah dilakukan perbaikan dan penataan eks RPH Pegirian, pemkot akan membuat gapura-gapura sebagai pintu masuk menuju ke area Wisata Religi Ampel bulan Mei 2024. 

Seiring berjalannya penataan kawasan Wisata Religi Ampel, pemkot juga melakukan penataan di kawasan Pecinan, Eropa, dan Melayu di sekitar Jembatan Merah. 

“Ini menjadi kawasan kota tuanya Surabaya,” terangnya. 

Ia menambahkan, eks RPH Pegirian sudah mulai dilakukan pengerjaan hari ini. 

Setelah dilakukan pengerjaan, sekitar 400 pedagang di kawasan Jalan KH Mas Mansyur dan Jalan Semampir sudah bisa mulai masuk ke dalam SWK eks RPH Pegirian akhir Februari mendatang. 

“Jadi nanti insyaallah per akhir februari nanti sudah bisa masuk semua ke sini. Kemudian saya langsung menata kawasan Ampel-nya. Sudah sosialisasi dengan camat juga,” imbuhnya. 

Di samping itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Lilik Arijanto mengatakan, pengerjaan eks RPH Pegirian ditargetkan tuntas sebelum tanggal 1 Maret 2024. 

Dalam waktu dua minggu ini, Lilik memastikan, dalam dua minggu ke depan tempat tersebut sudah bisa ditempati pedagang. 

“Pelaksanaannya kita bagi-bagi beberapa segmen, tinggal kita kolaborasikan dengan teman-teman Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya. Di waktu yang terbatas imi kita juga harus konsisten untuk pelaksanaanya sampai malam,” tandasnya.

Cegah Banjir, Wali Kota Eri Ingatkan Pengembang Perumahan Soal Kolam Penampungan Air


Surabaya - KABARPROGRESIF.COM Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan kepada seluruh pengembang perumahan untuk memperhatikan keberadaan kolam penampungan air. 

Pasalnya, keberadaan kolam penampungan dinilainya penting untuk mencegah banjir di wilayah sekitar saat terjadi hujan deras.

"Jadi perumahan-perumahan saya sarankan untuk membuat kolam tampung. Sehingga (aliran air) tidak langsung dibuang (ke sungai)," kata Wali Kota Eri, Jum'at (23/2).

Wali Kota Eri menyebut, dahulu pembangunan perumahan memang tidak diwajibkan membuat kolam tampung. 

Namun, lambat laun jumlah perumahan terus bertambah hingga membuat lokasi yang dulunya merupakan tanah resapan menjadi terus berkurang.

"Karena itu sejak saya menjadi wali kota, setiap perumahan yang membangun, harus memiliki kolam tampung. Apalagi dia (perumahan) ada di hulu dan hilirnya (perkampungan) warga," ujarnya.

Ia menilai bahwa keberadaan kolam tampung memiliki manfaat besar untuk menahan laju air sebelum dialirkan langsung menuju sungai. 

Utamanya, saat turun hujan dengan intensitas tinggi. 

"Karena kalau hulunya dibiarkan, tidak pakai kolam tampung, airnya langsung dibuang ke sungai, ya (hilirnya) banjir," katanya.

Misalnya, Wali Kota Eri mencontohkan, seperti yang terjadi di kawasan Jalan Pakal Madya, Kelurahan Pakal, Kecamatan Pakal Surabaya. 

Di sana, belasan tahun dilanda banjir meski hanya terjadi 2-3 kali dalam setahun. Bahkan, saat tidak turun hujan, kawasan Pakal Madya juga pernah dilanda banjir.

"Karena ini (Pakal Madya) tidak setiap hujan banjir. Tapi kalau hujannya deras dan di wilayah Gresik juga deras, maka di sini (Pakal Madya) banjir," tuturnya.

Pun demikian seperti di wilayah Kecamatan Wiyung Surabaya. Wali Kota Eri mengungkap, di kawasan itu ada kompleks perumahan besar yang dulu langsung mengalirkan air melalui lubang besar menuju ke sungai.

Nah, saat hujan deras, kapasitas sungai tidak mampu menerima limpahan air yang besar sehingga mengakibatkan banjir di sekitarnya. 

"Karena itu saya minta lubang ditutup, akhirnya posisi-posisi (air) di perumahan itu harus ditampung di dalam kolam tampung," ungkap dia.

Di sisi lain, Wali Kota Eri juga meminta lurah dan camat agar memperhatikan pembangunan perumahan dengan skala kecil. 

Sebab, perumahan dengan skala kecil tidak diwajibkan membuat kolam penampungan air seperti bozem.

"Saya berharap teman-teman camat dan lurah untuk lebih fokus kepada pembuatan perumahan yang sak ancer (satu blok), sak ancer (satu blok). Karena kalau perumahan (satu blok) itu kan tidak memiliki kewajiban membuat tampungan air," katanya.

Akan tetapi, apabila satu blok perumahan itu kemudian jumlah dan luasannya bertambah hingga 1 hektar, tentu akan berdampak besar terhadap berkurangnya tanah resapan. 

"Karena dulu awalnya tanah kosong atau sawah untuk tampungan air, kemudian dibuat perumahan," jelasnya.

Oleh karenanya, Wali Kota Eri meminta camat dan lurah memperhatikan pembangunan perumahan di wilayah masing-masing. 

Dengan begitu, bisa dihitung berapa beban yang dibutuhkan perumahan untuk tempat penampungan air.

"Mulai sekarang ketika dia (pengembang) bangun satu ancer (satu blok) satu ancer (satu blok) tanyakan dulu, bebannya berapa. Jadi nanti dihitung, nanti setiap satu ancer (satu blok) tetap punya beban untuk membuat saluran air," pungkasnya.

Ketua PKK Lamongan Minta PKK Kecamatan Tingkatkan Koordinasi


Lamongan - KABARPROGRESIF.COM Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi melantik empat Ketua TP PKK Kecamatan di Pendopo Lokantantra Kabupaten Lamongan. 

Anis meminta untuk proaktif berkoordinasi dengan instansi maupun masyarakat. 

“Kalau berjalan sendiri-sendiri semua tidak bisa, sehingga saya berharap kecamatan kalau ada kegiatan bu camat pro aktif membuka jalan. Jangan hanya memerintah, tidak bagus jalanin dulu, nanti setelah dibuka jalannya bisa melibatkan anak buah, untuk meneruskan,” tutur Anis. 

Mengutip laman Pemerintah Kabupaten Lamongan (23/2/2024), sebagai tokoh panutan di kecamatan, Anis menekankan untuk menjaga sikap dan perilaku. 

Sebab, hal tersebut merupakan cerminan diri serta memberikan berdampak pada organisasi. 

“Nanti Bu Camat berdayakan di sana, dirangkul semuanya, jenengan sebagai publik figur bisa memberikan contoh yang baik, memang ini perlu waktu seperti cara berpakaian, tingkah laku. Karena itu akan dinilai masyarakat, tempatkan diri saat masuk organisasi buatlah menjadi sama dengan yang lainnya,” imbuhnya. 

Ketua TP PKK Kecamatan baru tersebut yakni, Yudha Titi Rachmad Hidayat (Sukorame), Sutriyah Sujirman Sholeh (Tikung), Siti Nurjanah Anton Sujarwo (Sarirejo), dan Susilowati Ismaun (Sukodadi).

Pada kesempatan yang sama, keempat ketua TP PKK tersebut juga dilantik sebagai Bunda Paud Kecamatan, serta Ketua Darma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan. 

Anis berharap, rangkapnya jabatan tidak menurunkan tanggung jawab di masing-masing organisasi. 

“Bu Camat nanti bedakan sebagai ketua penggerak PKK dan darma wanita. Kalau darma wanita yang jenengan perhatikan karyawan dan UPT saja. Tapi kalau penggerak PKK kecamatan jenengan merangkul semua baik Bu Kades dan masyarakat. Jadikan karyawan-karyawan kecamatan sebagai keluarga besar,” katanya.

Meski demikian, Anis menyatakan kesiapannya menerima semua keluh kesah maupun kritik. 

“Kami terbuka untuk menerima semua keluhan, kritikan, kalau semisal ada hal yang belum dipahami, kami siap menerima konsultasi,” pungkasnya.

Bupati Mojokerto Ajak Perempuan dan Anak Ikut Andil dalam Pembangunan


Mojokerto - KABARPROGRESIF.COM Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengajak seluruh kalangan perempuan dan anak untuk ikut serta dalam perencanaan maupun proses pembangunan. 

Hal ini disampaikan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tematik Perempuan dan Anak, di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) Kabupaten Mojokerto. 

Mengutip laman Pemerintah Kabupaten Mojokerto (23/2/2024), musrenbang ini diikuti sedikitnya 119 peserta, yang meliputi organisasi perempuan Kabupaten Mojokerto, Forum Anak Majapahit, Forum Anak Kecamatan dan Perwakilan Perangkat Daerah Kabupaten Mojokerto.

Selain itu, diadakannya musrenbang ini adalah untuk membuka ruang partisipasi perempuan dan anak dalam menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2025 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

"Saya tetap serius untuk penyusunan RKPD 2025 dan RJPD 2025-2045. Jadi saya minta tolong untuk organisasi perempuan dan anak untuk mengambil peran dalam perencanaan tersebut, Kabupaten Mojokerto butuh percepatan," ucap Bupati Ikfina.

Bupati Ikfina mengatakan, ikut andilnya perempuan dan anak dalam proses percepatan pembangunan agar tidak adanya diskriminasi. 

"Perempuan dan anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya pembangunan secara universal. Jadi perempuan dan anak juga harus dilibatkan dalam pembangunan sebagai subjek, tidak boleh hanya menjadi objek," ungkapnya.

Maka, untuk menunjang percepatan pembangunan serta meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Mojokerto, Bupati Mojokerto mengajak seluruh peserta untuk dapat ikut andil dalam menurunkan pernikahan anak usia dini.

Bupati Ikfina mengatakan, untuk menyukseskan penanggulangan pernikahan anak usia dini dapat menggandeng Forum Anak Majapahit untuk menggalakkan program PIK R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja).

"Kita harus memberdayakan Forum Anak Majapahit untuk menjalankan PIK R, agar para remaja Kabupaten Mojokerto bisa menjaga diri, jadi (Forum Anak Majapahit) harus bisa mengingatkan teman-temannya," pungkasnya.

BPBD Jatim : Banjir Trosobo Surut, Normalisasi Sungai Buntung Berlanjut


Sidoarjo - KABARPROGRESIF.COM Setelah tiga hari ditangani dengan menggunakan alat berat, banjir di kawasan Trosobo dan beberapa titik di wilayah Kec. Taman, Sidoarjo, kini mulai surut. 

Halaman Kantor Desa Trosobo dan mayoritas jalan desa yang sebelumnya tergenang banjir, kini juga terlihat mengering.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto saat meninjau kondisi perkembangan banjir di desa ini, dengan didampingi Kades Trosobo Heri Achmadi, juga mendapati banjir di mayoritas tempat yang sudah surut.

"Alhamdulillah, semuanya sudah surut. Yang tersisa, hanya di RW 02 dan RW 04 dengan ketinggian sekitar 5 cm," ujar Kades Heri Achmadi.

Kalaksa Gatot Soebroto lalu meninjau kegiatan normalisasi Sungai Buntung di Desa Tanjungsari yang menggunakan dua alat berat, yakni, berjenis amphibi eksavator yang telah didatangkan BPBD Jatim dan long arm excavator yang didatangkan Dinas PU SDA Jatim, Selasa lalu.

Saat ini, dua alat berat itu telah membersihkan eceng gondok, sampah dan pengerukan sedimentasi Sungai Buntung sepanjang 1,5 km. 

"Normalisasi ini akan kita lanjutkan, karena masih ada tumpukan eceng gondok di sepanjang 1,5 Km," lagi ujar Kalaksa Gatot Soebroto.

Kades Trosobo Heri Achmadi kembali menyampaikan terima kasih kepada BPBD Jatim, Dinas PU SDA Jatim dan Pemkab Sidoarjo yang telah membantu menangani banjir di wilayahnya hingga surut, seperti, saat ini.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dibukanya dapur umum di SDN 1 Trosobo yang bisa membantu kebutuhan permakanan warga terdampak di desanya.

Dalam kesempatan ini, Kalaksa BPBD Jatim juga meninjau aktivitas dapur umum Tagana Dinsos Jatim yang masih memenuhi kebutuhan makan pagi dan makan siang warga hingga sekitar 1500 nasi bungkus. 

"Mulai besok, dapur umum ini akan kita alihkan aktivitasnya ke RT RW biar pelayanan bisa semakin dekat. Ini sesuai keinginan warga," ujar Kalaksa Gatot Soebroto.

Pembangunan Ruang Terbuka Hijau Kabupaten Mojokerto Capai 95 Persen


Mojokerto - KABARPROGRESIF.COM Progres pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ada di Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto terus berlanjut. 

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati meninjau dan memastikan kelancaran pembangunan RTH yang sudah mencapai 95%.

Mengutip laman Pemerintah Kabupaten Mojokerto (23/2/2024), Bupati Ikfina menjelaskan, pembangunan RTH Sooko ini untuk memfasilitasi warga Sooko dan sekitarnya agar bisa dimanfaatkan sebagai sarana wisata maupun olahraga.

Selain itu, RTH yang berada di sebelah utara SMAN 1 Sooko ini diketahui memiliki luas sebesar lebih kurang 1 hektar, terdapat berbagai fasilitas seperti zona parkir, zona playground, fitness outdoor, Tirta Amerta, dan zona lapangan panahan. 

"RTH ini tidak hanya dibangun sekedarnya, di dalamnya juga ada area untuk berolahraga yang bisa dimanfaatkan masyarakat kita khususnya anak-anak," jelas Bupati Ikfina.

Bupati Ikfina menjelaskan, dialihfungsikannya lapangan sepak bola menjadi RTH, karena masyarakat lebih membutuhkan RTH. 

Selain itu, dibangunnya RTH di sebelah SMAN 1 Sooko yakni berdekatan dengan pemukiman warga.

"RTH di Kabupaten Mojokerto masih sedikit jumlahnya, sedangkan untuk lapangan bola saya rasa masih banyak, jadi RTH ini lebih banyak manfaatnya, tidak hanya olahraga saja, tapi nanti di bagian belakang akan kami buatkan juga tempat untuk mini futsal dan panahan," tegasnya.

Lamongan Peringati Hari Peduli Sampah Nasional


Lamongan - KABARPROGRESIF.COM Menandai puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Lamongan mulai melakukan penanaman pohon di Kawasan Gajah Mada (Kagama) yang dicanangkan menjadi ruang publik kedua Lamongan. Penanaman ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan ruang publik yang bersih dan asri.

“Hari ini kita berbagagia dan penuh semangat untuk menanam bersama, setelah beberapa kita kunjungi Alhamdulillah terus ada perubahan tidak hanya bersih tapi juga lebih rapi,” kata Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi usai melakukan penanaman, Jumat (23/2/2024).

Mengutip laman Pemerintah Kabupaten Lamongan, penanaman vegetasi pertama di tahun ini disediakan sebanyak 250 pohon  yang berasal dari bantuan bank Jatim (150 pohon) dan bank BRI (100 pohon). Jenis pohon tersebut yakni tabubuya, bambu petung, pule, dan ketapang. 

Mendapat respons baik dari stakeholder di Kabupaten Lamongan, Pak Yes mengapresiasi atas dukungan stakeholder dalam meningkatan kebahagiaan masyarakat. 

“Terima kasih dengan adanya tanaman ini momen yang tepat karena memasuki musim penghujan. Karena kita punya mimpi Kawasan Gajah Mada kita menjadi ruang publik kedua yang dapat dimanfatkan masyarakat, yang kita harapkan menjadi peningkatkan community happiness (kebahagiaan masyarakat),” kata Pak Yes.  

Untuk terciptanya hutan kota, penghijauan di kagama akan dilakukan secara bertahap. Mengingat masih perlu adanya pemantapan lahan mulai dari pengerukan hingga pemetaan titik agar tidak merusak kawasan yang telah direncanakan.  

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Lamongan, Edy Yunan Achma mengatakan, rencana pembangunan kagama tahun ini difokuskan untuk penuntasan coworking space, Pematangan lahan, pemetaan akses masuk kagama, dan pembangunan fasilitas toilet, Pemeliharaan sarana prasarana, hingga lainnya.

Optimalisasi Kinerja Pemerintah Daerah, Pj Bupati Sampang Evaluasi Program Prioritas Seluruh OPD


Sampang - KABARPROGRESIF.COM Pj Bupati Sampang, Rudi Arifiyanto melakukan pemanggilan terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan pemaparan Program Prioritas di Ruang VIP Pendapa Trunojoyo, Selasa hingga Jum'at (20-23/2/2024). 

Mengutip laman resmi Pemerintah Kabupaten Sampang, turut hadir dalam kesempatan ini adalah Sekdakab Sampang Yuliadi Setiyawan, Kepala Bappedalitbang Sampang dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah di Kabupaten Sampang, Staff Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM. 

Evaluasi Program Prioritas dilakukan pada seluruh OPD, pertama terhadap Dinas PUPR, dilanjutkan BPKAD, BKPSDM, RSUD dr. Mohammad Zyn serta BUMD. 

Hari kedua evaluasi dilakukan kepada DLH Perkim, Dishub, Disperta, Diskan, Dinkes dan KB. 

Kemudian dilanjutkan hari ketiga kepada DPMD, Dispora, Dispendukcapil, Damkar, Perpusda, Kominfo, DPMPTSP, Dinsos, Satpol PP dan Disnakertrans. 

Terakhir, evaluasi dilaksanakan pada BPBD Sampang, Bappedalitbang, Inspektorat, Diskopindag, RSUD Ketapang, Disdik dan Bakesbangpol. 

Pj Bupati Sampang, Rudi Arifiyanto menyebut bahwa Evaluasi Pemaparan Program Prioritas tersebut dilakukan sebagai upaya mengoptimalkan kinerja pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang efektif dan efisien bagi masyarakat. 

"Hari ini kami menyimak pemaparan program prioritas dari OPD yang ada di Kabupaten Sampang, dengan demikian kami dapat mengenal program-program yang selama ini telah berjalan serta kendala yang dihadapi sehingga kita bersama-sama dapat mencari solusi terbaik untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat kita," pungkasnya.

Pj Bupati Sampang Salurkan Ratusan Santunan Anak Yatim Tahap II


Sampang - KABARPROGRESIF.COM Pj Bupati Sampang, Rudi Arifiyanto menyalurkan santunan kepada ratusan anak yatim Kabupaten Sampang di Pendapa Trunojoyo, Kamis (22/2/2024). 

Mengutip laman resmi Pemerintah Kabupaten Sampang, turut hadir Kepala Dinas Sosial beserta Staff, pendamping anak yatim dan perwakilan kecamatan serta sejumlah anak yatim. 

Penyaluran pada kali ini merupakan tahap kedua di tahun 2024 yang sebelumnya  diselenggarakan pada bulan Januari. 

Santunan dibagikan kepada total 500 anak yatim dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Sampang yang berjumlah 14 Kecamatan. 

Sekedar informasi, ratusan anak yatim tersebut berasal dari Kecamatan Karang Penang sebanyak 26 anak, Kecamatan Kedungdung sebanyak 53 anak, Kecamatan Omben sebanyak 38 anak, Kecamatan Tambelangan sebanyak 35 anak, Kecamatan Robatal sebanyak 24 anak. 

Selanjutnya, Kecamatan Sampang sebanyak 83 anak, Kecamatan Sokobanah sebanyak 29 anak, Kecamatan Pangarengan sebanyak 16 anak, Kecamatan Sreseh sebanyak 26 anak, Kecamatan Torjun sebanyak 31 anak, Kecamatan Banyuates sebanyak 48 anak, Kecamatan Ketapang sebanyak 35 anak, Kecamatan Jrengik sebanyak 25 anak dan Kecamatan Camplong sebanyam 31 anak yatim.