Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Wali Kota Eri Cahyadi Tinjau Pompa Kenjeran Saat Hujan

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memantau Pompa Kenjeran yang ternyata tersumbat sampah akibat tersangkut di jembatan. Karenanya, Pemkot segera membongkar jembatan tersebut.

Ops Gaktib Yustisi 2021, Fokus Disiplin Prokes di Jatim

Polisi Militer berkomitmen mendukung penegakkan dan ketaatan hukum, terlebih upaya pendisiplinan protokol kesehatan, sekaligus menjaga Persatuan dan Kesatuan.

Kejari Surabaya Tangkap Koruptor Pajak Rp 1,7 Miliar

Tim gabungan Intelijen dan Pidsus Kejari Surabaya harus melakukan pengintaian selama tiga hari sebelum menangkap terpidana tindak pidana korupsi pajak PPH fiktif Rp 1,7 milliar tersebut

Jangan Pikir yang Dapat Penghargaan Tak Korupsi

Seseorang yang telah mendapat penghargaan antikorupsi, bukan berarti tidak mungkin melakukan tindak pidana korupsi. Karena korupsi disebabkan adanya kekuasaan dan kesempatan.

Ucapan Selamat Eri - Armuji Penuhi Balai Kota

Karangan bunga ucapan selamat untuk Walikota Surabaya yang baru sudah mencapai seratus lebih memenuhi sepanjang pendesterian Jalan Sedap Malam.

Selasa, 28 September 2021

Segera Hadir di Surabaya, Pemkot Gelar Soft Launching Medical Tourism


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar soft launching Medical Tourism Surabaya dan penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang penyelenggaraan layanan wisata medis (medical tourism) di Kota Surabaya, Senin (27/9). 

Acara itu dihadiri oleh berbagai komponen, baik yang melakukan penandatanganan nota kesepakatan maupun dari jajaran Forkopimda Kota Surabaya.

Adapun penandatanganan nota kesepakatan bersama ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Rektor Universitas Airlangga Prof Mohammad Nasih, Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) wilayah Jawa Timur Dr Dodo Anondo, Ketua DPD Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) atau asosiasi agensi tur perjalanan Jatim Imam Mahmudi, Ketua Astindo Jawa Timur Yongky Yanwitarko, dan Ketua Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Jatim Dwi Cahyono.

Medical tourism atau wisata medis ini untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik di Kota Surabaya. 

Sebab, Surabaya memiliki potensi besar untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik di Surabaya maupun di Indonesia Timur. 

“Jika kita bisa melakukan pelayanan ini, maka secara otomatis akan menggerakkan ekonomi, pariwisata, perhotelan, restoran dan semuanya yang ada di Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri, Senin (27/9).

Ia juga menjelaskan lebih detail sistem kerjasama itu. Nantinya, Medical Tourism Surabaya ini akan berbentuk sebuah aplikasi yang saat ini terus dikembangkan oleh Universitas Airlangga (Unair). 

Dalam aplikasi yang merupakan produk bersama itu, nantinya akan ada rumah sakit beserta layanan unggulannya serta biayanya, ada pariwisatanya, perhotelannya, restoran dan berbagai fasilitas lainnya. 

Makanya, ketika ada orang sakit dan berobat ke Kota Surabaya, pasti ada keluarganya yang ikut, sehingga sebelum dia berangkat ke Surabaya, sudah daftar duluan arahnya nanti ke mana saja, mulai rumah sakitnya dimana, hotelnya di mana, dan akan berkunjung ke mana. Bahkan, nantinya akan dijemput dari bandara menggunakan ambulancenya dari mana. 

“Itu sudah dirancang sejak awal, karena semuanya ini akan terangkai menjadi satu bagian,” tegasnya.

Di samping itu, Wali Kota Eri juga menjelaskan bahwa sekitar 70 persen orang Indonesia berobat ke luar negeri, dan dari 70 persen itu, sebagian besar adalah warga Kota Surabaya. Padahal, pengobatan di Indonesia tidak kalah dengan di luar negeri. 

Ia juga menceritakan pernah bertemu dengan seseorang yang menyampaikan bahwa awalnya orang tersebut tidak bisa didiagnosa di Surabaya, lalu dia ke luar negeri dengan menggunakan jet pribadi. 

Ternyata, sampai di luar negeri hasilnya sama dengan diagnosa di Kota Surabaya, sehingga dia menyampaikan bahwa sebenarnya dokter di Surabaya itu tidak kalah hebatnya dengan di luar negeri, karena hasil diagnosanya sama.

“Dari situ saya sadar bahwa kita punya kekuatan sebenarnya. Kita punya tenaga kesehatan yang hebat, punya rumah sakit yang hebat, sehingga bagaimana tugas kita sekarang untuk menggandengkan semua pelayanan itu. Nah, kalau itu bisa dilakukan di Indonesia, khususnya di Surabaya, kenapa harus pergi berobat di luar negeri,” katanya.

Oleh karena itu, ia sangat yakin dengan kerjasama ini akan bisa mewujudkan medical tourism itu. 

Ia juga memastikan bahwa pelayanan ini dilaunching pada 10 November mendatang, sehingga pelayanannya juga bisa dimulai pada hari itu juga. 

Sementara itu, Rektor Universitas Airlangga Prof Mohammad Nasih mengatakan kerjasama ini akan menjadi bagian dari catatan sejarah Surabaya dan bahkan Indonesia. Sebab, sudah bisa menghadirkan sebuah aktivitas yang menjanjikan, yaitu medical tourism. 

“Boleh saja kemerdekaan itu diproklamirkan di Jakarta, tetapi perjuangan untuk terus mengibarkan dan justru pahlawan kemerdekaan itu justru berasal dari Surabaya dengan 10 Novembernya yang sungguh luar biasa, dan apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi catatan sejarah juga dari Kota Surabaya,” kata Prof Nasih.

Ia juga mengakui bahwa dalam jangka pendek, dia tidak terlalu berharap ada orang luar negeri berobat ke Indonesia. 

Namun, jangka pendeknya adalah mereka yang selama berobat ke luar negeri dapat dicegah dengan pelayanan yang sebaik-baiknya dan fasilitas yang sangat bagus di Kota Surabaya. 

“Kuncinya menurut saya adalah koordinasi dan kerjasama serta integrasi diantara semua komponen ini, ya dokternya, rumah sakitnya, dan semuanya termasuk pemkot yang harus terus bersama-sama demi mensukseskan inovasi ini,” pungkasnya. 

Jalan Pahlawan, Hingga Jalan Kranggan Dirazia Petugas


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Razia protokol kesehatan gencar dilakukan oleh petugas gabungan yang ada di Surabaya.

Sepanjang ruas jalanan yang ada di Surabaya, tak luput dari razia protokol kesehatan yang digelar oleh petugas gabungan.

Danramil Bubutan, Mayor Inf Slamet Priyono menjelaskan, razia itu menyasar beberapa area yang ada di Jalan Bubutan, diantaranya Jalan Pahlawan hingga jalan Kranggan, Surabaya.

Razia, kata dia, dilakukan pada malam hari. Pasalnya, banyaknya warung atau kedai kopi yang nekat buka melebihi batas waktu yang sudah ditentukan, seakan menjadi lokasi empuk bagi para remaja untuk berkerumun.

“Razia ini dilakukan sesuai implementasi Inpres nomor 06 tahun 2021 tentang pendisiplinan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan,” ujarnya. Minggu, 26 September 2021 malam.

Razia kali ini, imbuh Danramil, rencananya akan terus digelar meskipun Surabaya sudah berada di level 1 PPKM. 

“Jangan lengah meskipun sudah

berada di zona aman pandemi. Sebab, pandemi bisa terjadi kapan saja,” pungkasnya. (Kodim 0830/Surabaya Utara)

Lomba Asah Terampil Virtual dan Klinik Hemat Energi, Wali Kota Eri: Ini Akan Terus Sustainable


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi secara simbolis menyerahkan penghargaan kepada pemenang Lomba Asah Terampil Virtual serta Klinik Hemat Energi Kategori Perangkat Daerah (PD) dan Puskesmas Tahun 2021. 

Penyerahan penghargaan itu, berlangsung di Graha Sawunggaling, Gedung Pemkot Surabaya Lantai 5, Senin (27/9).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya ini, bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pelajar maupun PD dan puskesmas dalam upaya perlindungan maupun pengelolaan lingkungan hidup di Kota Pahlawan.

Menurut Wali Kota Eri Cahyadi mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang. 

Baginya, menjadi pemenang bukan berarti telah mencapai akhir dari tujuan. Tapi, sebagai langkah awal apa yang harus dilakukan untuk ke depannya.

"Sehingga setelah lomba apa yang harus dilakukan, apa yang harus dijalankan. Sehingga ini akan terus sustainable, terus berkesinambungan, dan itu dapat memberikan yang terbaik buat Kota Surabaya," kata Wali Kota Eri, Senin (27/9).

Salah satunya, Wali Kota Eri mencontohkan, ketika ada salah satu peserta dari pelajar yang berinisiatif menjaga lingkungan melalui kegiatan pencabutan paku di pohon, maka hal itu harus terus digencarkan. 

Sebab, tidak semua anak mempunyai talenta untuk menjadi pemimpin atau pendobrak perubahan kebiasaan.

"Karena tadi saya bilang, kalau ada yang melakukan kegiatan mencabut paku untuk menjaga lingkungannya, maka jadikan itu kegiatan yang gebyar se-Surabaya mencabut paku di Surabaya. Yang pimpin siapa? ya anak-anak tadi," katanya.

Dengan demikian, Wali Kota Eri berharap, anak-anak tersebut mempunyai keyakinan bahwa apa yang telah mereka lakukan bisa menjadi contoh bagi yang lain. 

Karena itu, ia juga memastikan, bahwa Pemkot Surabaya bakal terus menggencarkan kegiatan semacam ini.

"Sehingga saya sampaikan, bagaimana pemerintah ini terus menggerakan kegiatan seperti ini. Tetapi tidak hanya berhenti dalam lomba," ujarnya.

Di samping itu, Wali Kota Eri menyebut, kegiatan ini dilakukan pula untuk mendorong semua pihak agar memiliki jiwa seorang pemimpin. 

Tujuannya tak lain, yakni untuk menata Kota Surabaya ke depannya, termasuk meningkatkan empati atau kepedulian terhadap lingkungan.

"Bagaimana setelah menjadi pemenang lomba dia bisa menjadi contoh yang lainnya dan memberikan inspirasi kepada yang lainnya untuk meniru atau menjalankan yang sudah pernah dilakukan untuk kebaikan lingkungan," terangnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu dalam laporannya menyampaikan, bahwa Lomba Asah Terampil Virtual tahun 2021 diikuti sebanyak 50 peserta. 

Para peserta itu terdiri dari 31 kelompok lembaga pendidikan di tingkat SMP dan 19 SD.

"Sedangkan Klinik Hemat Energi, peserta merupakan perangkat daerah dan puskesmas. Terdiri dari 37 organisasi perangkat daerah dan puskesmas induk di Surabaya sejumlah 63," kata Yayuk panggilan lekatnya.

Sementara dari hasil penilaian, Yayuk menyatakan, bahwa panitia telah menetapkan 10 lembaga pendidikan terbaik tingkat SD dan SMP dalam lomba Asah Terampil Virtual. 

Sedangkan Klinik Hemat Energi, kategori PD dan Puskesmas, panitia telah menetapkan 13 terbaik.

"Hasil akhir penilaian Klinik Hemat Energi, Juara 1 diraih Dinas Pendidikan, Juara 2 Puskesmas Bulak Banteng dan Juara 3 diraih Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan," pungkasnya. 

Senin, 27 September 2021

Danrem Bhaskara Jaya Bagi Sembako ke Prajurit


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Beragam bentuk perhatian diberikan oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo ke prajuritnya.

Salah satunya, melalui sembako yang kali ini dibagikan ke personel dan PNS Korem, hingga Kodim yang berada di wilayah teritorialnya.

Namun, pembagian itu, dilakukan secara simbolis guna mengantisipasi timbulnya pandemi Covid-19.

“Dengan adanya bantuan dan kepedulian ini, mudah-mudahan bisa menambah motivasi prajurit,” ujar Danrem, Senin, 27 September 2021 siang.

Tak hanya penyaluran sembako saja, acara itu juga diwarnai dengan beberapa penekanan yang wajib dilakukan oleh prajurit Korem, salah satunya ialah mensosialisasikan adanya protokol kesehatan.

“Sosialiasi protokol kesehatan ini harus terus dilakukan. Tidak boleh kendor,” tegasnya. (Penrem 084/Bhaskara Jaya)

Terima Bantuan dari Berbagai Stakeholder, Pemkot Surabaya Dorong Pemberdayaan UMKM


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menerima bantuan untuk penanganan pandemi Covid-19 di Kota Pahlawan. 

Bantuan itu berasal dari berbagai stakeholder yang diserahkan melalui ‘Surabaya Peduli’.

Kali ini, bantuan tersebut datang dari PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero), Tbk Kantor Cabang Surabaya berupa rapid antigen sebanyak 2.000 test. 

Ada pula bantuan dari Dutch Business Network (DBN) berupa 255 paket sembako yang berisi beras 2,5 kg, gula 1 kg, dan minyak goreng 1 liter.

Bantuan lainnya datang dari PT Nestle berupa 300 karton minuman kurma. Bantuan itu juga datang dari Yayasan Bersama Indonesia Sehat berupa satu unit ambulans untuk pinjam pakai kepada Pemkot Surabaya. 

Bahkan, PT Mitra Informatika juga memberikan bantuan berupa satu unit ambulans yang dihibahkan kepada Pemkot Surabaya.

Secara simbolis, bantuan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Hendro Gunawan, mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di halaman Balai Kota Surabaya, Senin (27/9/2021).

Pada kesempatan itu, Hendro Gunawan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh berbagai stakeholder kepada Pemkot Surabaya. Ia yakin, bantuan tersebut akan sangat bermanfaat dalam upaya menangani pandemi Covid-19 di Kota Pahlawan.

“Kami atas nama Pemkot Surabaya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa dari jenengan (stakeholder). Alhamdulillah saat ini Kota Surabaya sudah menjadi level 1 berdasarkan asesmen situasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Ini bukan hanya karena Pemkot Surabaya, tapi juga peran bapak ibu semua. Sehingga, kita bisa menangani pandemi Covid-19 ini dengan baik,” kata Hendro, Senin (27/9).

Meski demikian, Hendro mengimbau kepada masyarakat untuk tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat. 

Menurutnya, penerapan prokes ketat dapat menjaga diri maupun orang lain dari penularan Covid-19.

“Tetapi yang terpenting adalah doa, dukungan, dan peran serta bapak ibu semua bagaimana kita menerapkan prokes. Termasuk di lingkungan Pemkot Surabaya. Sehingga, kesehatan kita semua tetap terjaga,” imbaunya.

Oleh sebab itu, Hendro juga mengajak para stakeholder untuk bergotong royong dan bahu-membahu dalam upaya menggerakkan kembali roda perekonomian di Kota Surabaya. 

Terutama, membangkitkan kembali sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sangat terpukul selama masa pandemi Covid-19.

“Kemudian, mungkin nanti akan ada bantuan dari bapak ibu berupa pelatihan-pelatihan untuk pedagang di Sentra Wisata Kuliner (SWK). Sehingga, sektor di seluruh UMKM kita bisa bergerak,” ujarnya.

Dia mencontohkan, dalam upaya memberdayakan UMKM, pemkot telah meluncurkan aplikasi E-Peken (Pemberdayaan dan Ketahanan Ekonomi Nang Suroboyo). 

Aplikasi itu berguna untuk mempermudah transaksi antar pembeli, pedagang kelontong, koperasi, dan UMKM yang ada di Kota Pahlawan.

“Kita wajibkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Surabaya untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari mereka melalui aplikasi tersebut. Tujuannya untuk kesamaan pemberdayaan ekonomi,  jadi teman-teman ASN ini bisa membantu, selain itu dari sisi UMKM mereka bisa mendapatkan harga yang pantas,” pungkasnya. 

Kejari Jambi Limpahkan Perkara Korupsi BPPRD Jambi ke Pengadilan


KABARPROGRESIF.COM: (Jambi) Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Jambi melimpahkan perkara korupsi mantan Kepala BPPRD, Subhi, ke Pengadilan Tipikor Jambi, Senin (27/9). 

Tiga bundel berkas perkara dibawa JPU yang dipimpin Dian Susanti, ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Tipikor Jambi, sekitar pukul 13.55 WIB. 

Kasi Intelijen Kejari Jambi, Wesli Sirait, membenarkan soal pelimpahan ini. 

"Pada hari ini telah dilakukan pelimpahan dari Kejaksaan Negeri Jambi terkait perkara di BPPRD dengan tersangka Subhi ke Pengadilan Tipikor," kata Wesli, Senin (27/9).

Dikatakan Wesli, dakwaan untuk Subhi tidak ada perubahan seperti yang disampaikan pada tahap 2, di mana Subhi didakwa dengan pasal 12 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

Dilanjutkan Wesli, sebanyak 11 orang saksi direncanakan dihadirkan di persidangan. Serta 1 orang ahli pidana dari Universitas Riau.

"Semua saksi yang ada di berkas akan kita hadirkan," kata dia. 

Untuk diketahui, Subhi, diduga melakukan pemotongan insentif pemungutan pajak dari sejumlah bawahannya sejak 2017 hingga 2018. 

Nilai uang dari hasil kejahatannya mencapai Rp 1,2 miliar. 

Penyidik sudah menyita uang senilai lebih kurang Rp 302 juta dari korban, yang merupakan pengembalian dari Subhi saat penyidikan berlangsung.

Melalui Program Bakti, Kodim Lamongan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat


KABARPROGRESIF.COM: (Lamongan) Kodim 0812/Lamongan sebelumnya telah berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Berbagai program, telah digagas oleh pihak Kodim salah satunya program masyarakat mandiri.

Bahkan saat ini, pihak Kodim telah meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Demikian dikatakan Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono dalam materi yang disampaikannya melalui sosialisasi atau penyuluhan bakti kemandirian masyarakat pada Senin, 27 September 2021 pagi.

“Melalui peningkatan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan dengan memberdayakan potensi wilayah. Sehingga, masyarakat bisa lebih mandiri dan memiliki peluang untuk meningkatkan taraf hidupnya sendiri,” ujar Sidik.

Sidik menyebut, upaya itu dapat dilakukan melalui adanya pengembangan UMKM yang ditujukan bagi masyarakat yang dilakukan oleh Babinsa.

“Setiap Babinsa, harus mendukung kesejahteraan dan kemandirian masyarakat,” pungkasnya. (Kodim 0812/Lamongan)

Tinjau Vaksinasi di DPD Golkar Surabaya, Ini Kata Wali Kota Eri


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langsung vaksinasi yang digelar oleh DPD II Golkar Surabaya di kantor DPD II Golkar Surabaya Jalan Adityawarman, Surabaya, Senin (27/9). 

Bersama jajaran DPD Golkar Jawa Timur dan jajaran DPD Golkar Surabaya, ia sempat menyapa sejumlah warga yang hendak disuntik vaksin.

Wali Kota Eri menyampaikan terimakasih banyak kepada DPD Golkar karena sudah memberikan vaksin sebanyak 1000 dosis kepada warga Kota Surabaya. 

Bagi dia, ketika ada yang menggelar vaksin di Kota Surabaya, maka atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan mewakili warga Kota Surabaya, ia mengucapkan terimakasih banyak, karena ini akan semakin mempercepat target vaksinasi di Kota Surabaya.

“Vaksin yang diberikan hari ini dari Yellow Klinik yang dibawa langsung dari Jakarta ke Surabaya. Ini akan membantu warga Surabaya agar tervaksin semuanya, sehingga target herd immunity di Kota Surabaya bisa segera tercapai,” kata Wali Kota Eri, Senin (27/9).

Ia berharap semoga kegiatan vaksinasi di partai Golkar hari ini dapat menjadi contoh bahwa vaksinasi ini bisa dilakukan oleh semua elemen masyarakat. 

Apalagi, Pemkot Surabaya tidak bisa sendiri, dan ketika berkolaborasi akan mampu memberikan yang terbaik bagi warga Kota Surabaya.

“Memang sudah ada beberapa partai yang melakukan vaksinasi, Cuma kami berharap kan tidak hanya sekali. Barangkali Golkar akan melakukan vaksinasi 1000 lagi di Surabaya, tentu kami sangat berterimakasih,” pungkasnya.

Audit Kinerja Itjenal TA.2021 Di Koarmada II Ditutup Taklimat Akhir


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Kepala Staf Koarmada II (Kaskoarmada II) Laksma TNI Rachmad Jayadi, menghadiri Taklimat Akhir Audit Kinerja Itjenal TA. 2021 di Koarmada II yang dilangsungkan di Lounge Majapahit Mako Koarmada II, pada Jumat (24/9).

Menurut Panglima Koarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H.,M.A.P.,M.Tr.(Han) dalam sambutan tertulisnya  yang dibacakan oleh Kaskoarmada II, audit kinerja yang dilakukan oleh Tim Itjenal sejak tanggal 6 September 2021 lalu memiliki peran yang semakin mengemuka di dalam upaya menjamin produktivitas, efisiensi dan efektivitas kinerja organisasi.

“Peningkatan peran tersebut sangat diperlukan, dalam rangka menjawab tuntutan perkembangan lingkungan yang mendorong semakin pentingnya penerapan sistem manajemen modern melalui Reformasi Birokrasi. Dimana aspek akuntabilitas dan transparansi merupakan persyaratan utama yang harus dipenuhi dalam upaya mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani, “ terang Pangkoarmada II.

Sementara mengenai hasil, maupun temuan dari audit kinerja yang dilaksanakan, Pangkoarmada II menegaskan jika hal tersebut harus dapat diterima dengan segala kebesaran hati dan tekad untuk segera ditindak lanjuti. 

Selain itu dapat digunakan sebagai landasan evaluasi untuk meningkatkan langkah-langkah nyata, dengan mempertahankan dan meningkatkan kondisi yang sudah baik, dan memperbaiki segala kekurangan demi masa yang akan datang.

“Kepada Kasatker Mako Koarmada II yang dijadikan obyek audit untuk segera menindaklanjuti hasil temuan, arahan, dan rekomendasi yang telah disampaikan oleh Tim Audit Itjenal. Lebih dari itu agar terus berupaya meningkatkan kegiatan pengawasan melekat secara terus menerus terhadap penyelenggaraan program dan kegiatan di jajaran masing-masing,” tegas Pangkoarmada II.

Sebelumnya Irum Itjenal selaku pengendali teknis, Laksma TNI Udyatmiko menyampaikan taklimat akhir Irjenal Laksda TNI Sunaryo, CFRA yakni agar seluruh Satker Mako Koarmada II yang menjadi obyek audit memahami dan segera menindaklanjuti hasil temuan Tim audit.

Selanjutnya melaksanakan program kerja dan anggaran sesuai ketentuan, serta laksanakan koordinasi sebaik-baiknya dengan tim audit Itjenal apabila dalam menindaklanjuti rekomendasi menemui kendala.

Kegiatan Taklimat Akhir Audit Kinerja Itjenal TA. 2021 di Koarmada II ikut dihadiri oleh pejabat utama Koarmada II, dan para Kasatker terkait yang dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19 sesuai yang ditetapkan oleh pemerintah. (Dispen Koarmada II)

Didemo Ratusan Mahasiswa, KPK: Kami Fokus Kerja


KABARPROGRESIF.COM: (Jakarta) Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) menanggapi santai aksi demo yang dilakukan ratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Gedung KPK di Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (27/9/2021).

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pihaknya tetap fokus terhadap kerja-kerja pemberantasan korupsi, meski tengah didemo ratusan mahasiswa.

"Terkait adanya aksi massa yang berlangsung siang ini di KPK, beberapa hal kami sampaikan bahwa KPK tetap fokus terhadap kerja-kerja pemberantasan korupsi sehingga kami tidak ingin berdinamika menanggapi isu ini," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Senin (27/9).

Diketahui, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) melakukan aksi untuk menyampaikan asprirasi mengenai pemberhentian 56 pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Ali mengatakan KPK melalui berbagai upaya pencegahan, pendidikan, dan juga penindakan berusaha untuk terus membuktikan hasil kerjanya kepada publik.

KPK pun mempersilakan publik menilai kerja-kerja pemberantasan korupsi secara objektif.

"Tidak hanya soal seberapa banyak KPK menangkap para pelaku, seberapa banyak KPK memulihkan kerugian keuangan negara, seberapa efektif KPK mendorong perbaikan sistem dan tata kelola tetapi juga bagaimana kita semua berupaya dan terus yakin akan generasi penerus yang lebih baik melalui penanaman nilai-nilai antikorupsi," tuturnya.

KPK, lanjut Ali, selalu mendengarkan saran dan masukan dari mahasiswa.

"Sebagai seorang pembelajar, kami yakin teman-teman mahasiswa bisa melihat fakta-fakta secara jernih dan mampu mengelaborasinya dalam gagasan dan aksi yang konkret," ujar dia.

Ia mengaku selama ini, KPK banyak berkolaborasi dengan kampus melalui implementasi pendidikan antikorupsi, perekaman sidang tindak pidana korupsi, dan juga penajaman ide-ide baru strategi pemberantasan korupsi melalui berbagai aktivitas dan program.

"Pemberantasan korupsi butuh sumbangsih nyata yang seperti ini dari teman-teman mahasiswa. Kami juga berharap publik tidak mudah terpicu untuk hal-hal yang justru kontraproduktif karena tantangan dan tugas pemberantasan korupsi ke depan masih banyak yang harus kita kerjakan. Soliditas dan sinergisitas para pihak penting untuk mewujudkan harapan kita bersama, masyarakat Indonesia yang makmur dan sejahtera," ujar Ali.

Dankodiklat TNI AL Tutup Pekan Integrasi Sekaligus Melepas Siswa Satdik-1 dan 2


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Dankodiklatal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat menutup Pekan Integrasi sekaligus melepas 494 siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) dan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AL Angkatan Ke-41 TA 2021 Satdik-1 dan 2. 

Penutupan sekaligus pelepasan tersebut dilaksanakan di Lapangan Laut Maluku Kesatrian Kodiklatal Bumimoro Surabaya, Senin, (27/9/2021).

Hadir dalam penutupan tersebut para pejabat Utama Kodiklatal diantaranya Kepala Kelompok Tenaga Pendidik (Kapokgadik), Direktur Doktrin Kodiklatal, para Komandan Kodik, Komandan Satdik 1  dan 2 Kodiklatal.

Dari 494 orang siswa Dikmaba dan Dikmata TNI AL Angkatan Ke-41 TA 2021 ini terdiri 245 orang Siswa Dikmaba dan Dikmata Satdik 1 Tanjung Uban Kepulauan Riau dan 249 Siswa Siswa Dikmaba dan Dikmata Satdik 2 Makasar Sulawesi Selatan.

Dankodiklatal Laksamana Madya TNI Nurhidayat dalam sambutannya menyampaikan selaku Komandan Kodiklatal dirinya mengucapan terimakasih kepada siswa Dikmaba dan Dikmata Angkatan XLI Satdik 1 Tanjung Uban dan Satdik 2 Makassar atas semangat yang telah ditunjukkan dalam mengikuti Pekan Integrasi siswa Kodiklatal mulai tanggal 14 September sampai dengan 27 September 2021.

Menurutnya serangkaian program kegiatan Lattek yang dilaksanakan di Puslatlekdalsen dan Pusdik-Pusdik telah diikuti dengan baik dan berjalan lancar. 

Semoga kegiatan  tersebut berhasil menambah pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh sebelumnya di Satdik-1 dan di Satdik-2,  sehingga dapat menjadi  bekal dalam melaksanakan penugasan di satuan pengguna TNI AL nantinya, setelah  para siswa menyelesaikan pendidikan Dikmaba dan Dikmata Angkatan ke-41 TA 2021 di Satdik-1 Tanjung Uban dan di Satdik-2 Makassar.

Pengalaman orientasi ke Koarmada II beserta satuan dan unsur jajarannya,  orientasi ke Kodik dan Pusdik di jajaran Kodiklatal, kegiatan  bhakti sosial  serta pertandingan olah raga antar siswa Dikmaba dan Dikmata di lingkungan Kodiklatal, diharapkan mampu menjadi ajang untuk menjalin komunikasi dan memelihara tali silaturahmi diantara siswa Dikmaba dan Dikmata Kodiklatal Angkatan ke-41 TA 2021, sehingga memberikan kebanggaan dan menumbuhkan semangat  jiwa korsa, rasa senasib sepenanggungan serta solidaritas bagi para siswa  Dikmaba  dan Dikmata Kodiklatal Angkatan ke-41 TA 2021. (PenKodiklatal)

KPK Bakal Ambil Paksa Aset Milik TCW


KABARPROGRESIF.COM: (Jakarta) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan lahan sitaan milik Tubagus Chaeri Wardhana (TCW). KPK sebelumnya menyita lahan TCW dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“KPK memperoleh informasi bahwa aset terdakwa TCW berupa tanah SHM yang disita KPK dikuasai oleh pihak lain. Tanah berjumlah 7 bidang tersebut berlokasi di Jalan Sewor, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok, Kota Serang Banten,” kata Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Senin (27/9/2021).

Ali mengatakan, KPK telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan benar menemukan adanya aktivitas perataan tanah oleh PT Bangun Mitra Jaya. 

“KPK telah meminta secara lisan agar aktivitas tersebut dihentikan karena statusnya masih disita KPK,” ujar Ali.

Karena PT Bangun Mitra Jaya tetap bersikukuh melakukan aktivitasnya dan merasa punya hak atas tanah tersebut, KPK melayangkan surat pengaduan penguasaan tanah sitaan ini kepada Kepolisian Daerah Banten tertanggal 2 September 2021.

“Saat ini perkara TCW sudah inkracht dengan putusan majelis menyebut bahwa 7 bidang tanah dimaksud dikembalikan kepada Tersita. Selanjutnya KPK akan melakukan eksekusi dengan mengembalikan aset tersebut kepada pihak Tersita setelah permasalahan penguasaan tanah ini tuntas,” tandasnya.

KPK berharap hal ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak bahwa aset yang disita oleh aparat penegak hukum untuk kepentingan proses penanganan suatu perkara tidak boleh dikuasi oleh pihak lain.

Pendalaman Materi Dan Diskusi Jadi Penutup Studi Lapangan Pasis Sus Danlanal Di Semarang


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Sebanyak 19 orang Perwira Siswa atau Pasis peserta Kursus Komandan Pangkalan (Sus Danlanal) Tahun Angkatan 2021 dari Koarmada II, telah selesai melaksanakan kunjungan studi lapangan di Semarang. 

Adapun Empat instansi yang menjadi obyek studi, yakni Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Dinas Perikanan Kota Semarang, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Tanjung Emas, dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang.

Studi lapangan yang dilaksanakan TMT 20-24 September 2021 ini ditutup dengan pendalaman materi dan diskusi meliputi , Optimalisasi Penanganan Penaggulangan Bencana Covid 19 di wilayah kerja Lanal Semarang, Optimalisasi kerjasama dengan Forkopimda dalam menghadapi ancaman di wilayah kerja Lanal, Optimalisasi dan Koordinasi dengan Instansi terkait dalam Penegakkan Hukum di Wilayah Laut Lanal Semarang dengan Narasumber Dankolatkoarmada II, Danlanal Semarang dan Kasubdiskum Diskum Koarmada II.

Menurut Dankolat Koarmada II Kolonel Laut (P) Mulyadi kegiatan tersebut adalah bagian dari materi yang diterima para Pasis selama satu bulan mengikuti kursus. 

Tujuannya tidak lain untuk menambah wawasan Pasis terhadap bidang-bidang lain yang memiliki keterkaitan dengan TNI AL, yang harus dipahami oleh seorang Komandan Lanal nantinya. 

Lebih lanjut Kolonel Mulyadi berharap dengan adanya studi lapangan para peserta dapat meningkatkan pengetahuan teknis dan taktis secara optimal, serta mampu memecahkan permasalahan dan persoalan yang dihadapi di satuan kerjanya nanti, baik secara individu maupun kelompok dalam lingkup tugas dan wewenang masing-masing.

Dankolat juga menambahkan jika pelaksanaan studi lapangan sejalan dengan imbauan Pangkoarmada II Laksda TNI Dr.Iwan Isnurwanto, S.H.,M.A.P.,M.Tr.(Han) serta selaras dengan program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono di bidang pembangunan SDM TNI AL yang unggul, agar para pasis sebagai calon Komandan Lanal, mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab serta dapat mengambil tindakan sesuai prosedur saat menghadapi persoalan di wilayah kerjanya. Serta mampu menjawab tuntutan TNI AL yang profesional melalui pengembangan kemampuan dan profesionalisme kerja mereka.

Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar personel pendamping, peserta dan pendukung kembali menuju Surabaya dengan menggunakan Bus Lantamal V. (Dispen Koarmada II)

Tim Tabur Kejaksaan Ringkus Terdakwa Kasus Korupsi Rp1,3 Triliun


KABARPROGRESIF.COM: (TTS) Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), berhasil meringkus Caitano Soares, yang diduga hendak kabur ke negara tetangga Timor Leste (Tiles).

Caitano Soares merupakan terdakwa dalam kasus dugaan korupsi aset daerah berupa tanah seluas 30 Ha di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) senilai Rp. 1, 3 triliun.

Penangkapan terhadap terdakwa Caitano Soares yang hendak melarikan diri ke Timor Leste ini dipimpin Kepala Seksi Eksekusi dan Ekseminasi (Kasi EE) Kejati NTT, Yupiter Selan, S. H.

Terdakwa ditangkap di Desa Nulle, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), tepatnya di Camp atau lokasi perumahan warga eks Timor Leste (Tiles).

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H, kepada wartawan, Senin (27/09/2021) membenarkan adanya penangkapan terhadap terdakwa kasus dugaan korupsi Rp. 1, 3 triliun di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarau Barat atas nama Caitano Soares.

Menurut Abdul, Caitano Soares diduga berencana kabur ke negara tetangga yakni Timor Leste. Caitano berupaya melarikan diri ke Tiles setelah dirinya lepas demi hukum dari Rutan Kelas IIB Kupang karena massa tahanan selesai.

“Iya benar. Tim Tabur Kejati NTT menangkap Caitano Soares di Desa Nulle, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten TTS. Terdakwa berniat kabur ke Timor Leste setelah massa tahanannya selesai dikarenakan perpanjangan penahanan belum ada dari Mahkama Agung,” kata Abdul.

Saat ini, lanjut Abdul, kasus dugaan korupsi aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat untuk terdakwa dalam proses pengajuan Kasasi oleh terdakwa, Caitano Soares.

Dijelaskan Abdul, awalnya tim eksekusi telah memanggil Caitano secara patut namun tidak diindahkan secara baik oleh terdakwa sebanyak tiga kali. Sehingga, berniat kabur ke Tiles.

Mendapatkan informasi tersebut, lanjut Abdul, tim bergerak cepat guna mencari terdakwa baik di Labuan Bajo, Kota Kupang dan Kabupaten Sumba namun tidak ditemukan.

Dengan berjalannya waktu, kata Abdul, tim mengetahui bahwa terdakwa sedang berada di daerah perbatasan antara Timor Leste dan Indonesia karena diduga akan menyebrang ke Timor Leste.

“Sudah sembunyi di perbatasan. Tapi karena tim cari terus dia (Caitano Soares), kabur lagi ke Desa Nulle, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten TTS dan bersembunyi di perumahan warga eks Tiles,” sebut Abdul.

Ditambahkan Abdul, tim kemudian mendapatkan informasi bahwa terdakwa berada di Kabupaten TTS tepatnya berada di perumahan warga eks Tiles. Dan, tim bergerak cepat dan berhasil meringkus Caitano Soares dilokasi yang berhasil diketahui.

Masih menurut Abdul, saat dilakukan penangkapan terdakwa tidak melakukan perlawanan kepada tim Tabur Kejati NTT dibantu Kejari Kabupaten TTS. Usai diamankan terdakwa dibawah langsung ke Rutan Kelas IIN Kupang untuk menjalani masa tahanannya.

Bangun SDM Unggul, Taruna AAL Korps Pelaut Jalani Latihan Manuvra Taktis


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Dalam upaya membangun sumber daya manusia unggul, selama sepuluh hari kedepan, sebanyak 38 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat lV Angkatan ke-67 akan digembleng dalam Latihan praktek (Lattek) Manuvra Taktis (Mantak) TA.2021 untuk meningkatkan profesionalisme sebagai prajurit matra laut yang digelar di ASTT Puslatlekdalsen, Kodiklatal, Surabaya.

Hal tersebut dikatakan Kepala Departemen Pelaut (Kadeppel) AAL Letkol Laut (P) Dodi Hermanto, M.Tr.Hanla., mewakili Gubernur AAL, Mayor Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr (Han)., saat memimpin upacara pembukaan Lattek Mantak 2021 di Gedung Bawean,  Deppel,  Kesatrian AAL Bumimoro, Surabaya, Senin (27/9).

Menurut Kadeppel AAL, Lattek Mantak merupakan salah satu kegiatan lapangan yang secara periodik dilaksanakan sesuai dengan jadwal kalender akademik dan kurikulum pendidikan bagi Taruna Korps Pelaut di Deppel AAL.

Menurutnya, Lattek Mantak kali ini direncanakan berlangsung selama 10 yang dilaksanakan di Action Speed Tactical Training (ASTT) Pusat Latihan Elektronika dan Pengendalian Senjata (Puslatlekdalsen), Kodiklatal.

Tujuan dari Lattek ini lanjutnya, adalah untuk mendidik dan membekali para Taruna agar memiliki keterampilan tentang komunikasi dan manuvra taktis serta olah gerak taktis kapal, sehingga dapat mengaplikasikannya dalam kedinasan untuk melaksanakan tugas sebagai perwira Divisi KRI.

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata, concern Lembaga AAL dalam upaya meningkatkan kemampuan dan profesionalisme Taruna AAL, terutama Taruna Korps Pelaut, selain itu latihan Mantak ini merupakan latihan puncak sebelum para Taruna melaksanakan Lattek Jalayudha," ungkapnya.

Adapun sasaran dari latihan ini terangnya, Taruna diharapkan mampu mengetahui dan menerapkan penggunaan Buku Petunjuk Taktis Manuvra Armada dan ATP dalam Manuvra Kapal baik formasi tunggal atau divisi.

Dalam kesempatan tersebut, Kadeppel juga menekankan kembali pesan Gubernur AAL bahwa pelaksanaan Lattek Mantak bagi Taruna AAL ini sesuai dengan Perintah Harian Kasal Laksamana TNI Yudo Margono dalam upaya membangun Sumber Daya Manusia TNI AL yang unggul, profesional dan tangguh. (Pen AAL)

Dalami Kasus Jual Beli Jabatan di Probolinggo, KPK Temukan Bukti Baru


KABARPROGRESIF.COM: (Jakarta) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti baru kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo tahun 2021.

Bukti baru ditemukan saat tim penyidik menggeledah tiga lokasi secara berturut-turut. 

Pada Jumat 24 September 2021, tim penyidik menggeledah Kantor Dinas Penanaman Modal dan PTSP (Mal Pelayanan Publik) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Sementara Sabtu 25 September 2021 di dua lokasi yaitu rumah kediaman dari pihak yang terkait dengan kasus ini di Kalirejo Dringu Kabupaten Probolinggo dan di Semampir Kraksaan Kabupaten Probolinggo.

"Dari tiga lokasi tersebut, ditemukan dan diamankan bukti di antaranya berbagai dokumen yang terkait dengan perkara," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (27/9).

Ali mengatakan, barang bukti tersebut sudah diamankan tim penyidik KPK. Selanjutnya menunggu keputusan dari Dewan Pengawas KPK untuk melakukan penyitaan terhadap barang bukti yang ditemukan.

"Selanjutnya akan dicocokkan mengenai keterkaitan bukti-bukti dimaksud dengan perkara ini dan kemudian dilakukan penyitaan untuk melengkapi berkas perkara tersangka PTS (Puput Tantriana Sari)," kata Ali.

KPK menetapkan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari (PTS) bersama suaminya Hasan Aminuddin (HA), serta 20 orang lainnya, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi berupa penerimaan sesuatu oleh penyelenggara negara atau yang mewakilinya terkait seleksi jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo.

18 orang dijerat sebagai tersangka pemberi suap. Mereka merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Probolinggo, yaitu Sumarto (SO), Ali Wafa (AW), Mawardi (MW), Mashudi (MU), Maliha (MI), Mohammad Bambang (MB), Masruhen (MH), Abdul Wafi (AW), Kho'im (KO).

Selanjutnya, Ahkmad Saifullah (AS), Jaelani (JL), Uhar (UR), Nurul Hadi (NH), Nuruh Huda (NUH), Hasan (HS), Sahir (SR), Sugito (SO), dan Samsudin (SD). 18 orang, ini sebagai pihak yang nanti akan menduduki pejabat kepala desa.

Sementara sebagai penerima, yakni Puput Tantriana Sari (PTS), Hasan Aminuddin (HA), Doddy Kurniawan (DK) selaku ASN/Camat Krejengan, Kabupaten Porbolinggo, dan Muhammad Ridwan (MR) selaku ASN/Camat Paiton, Kabupaten Probolinggo.

KPK menyebut Puput sebagai Bupati memanfaatkan kekosongan jabatan untuk melakukan tindak pidana korupsi. Puput mematok harga Rp 20 juta untuk satu jabatan. Dalam hal ini, Puput berhak menunjuk orang untuk mengisi jabatan yang kosong sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pangkoarmada II Dampingi , Kasal Olahraga Bersama Prajurit Lanal Yogyakarta


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Panglima Koarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H.,M.A.P.,M. Tr.(Han), bersama pejabat utama Mabesal ikut serta mendampingi Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E.,M.M. melaksanakan olahraga bersama dengan prajurit Lanal Yogyakarta, Minggu (26/9).

Olahraga bersama tersebut menjadi media untuk menjalin kebersamaan serta keharmonisan, antara Kasal sebagai pimpinan tertinggi TNI AL dengan para prajurit.Lebih dari itu,  acara yang digelar di halaman Mako Lanal Yogyakarta ini dilaksanakan dalam rangka peringatan HUT TNI ke-76 Tahun 2021 pada tanggal 5 Oktober mendatang. 

Setelah disambut dengan jajar kehormatan dan pengalungan bunga, tak berselang lama Kasal dan Ketua Umum Jalasenastri, Ny. Vero Yudo Margono larut dalam olahraga bersama prajurit dan anggota Jalasenastri Lanal Yogyakarta. 

Usai berolahraga, Kasal dan Ny. Vero Yudo Margono didapuk menjadi Juri Kehormatan dalam Lomba Memasak yang diikuti sejumlah prajurit dan istri mereka, sebagai perwakilan dari tiap satker di Lanal Yogyakarta.

Sebelumnya seluruh peserta mendapat pengarahan dari Ka Akun Mayor Laut (S) Edvien Adi Putra, tentang teknis lomba yang menampilkan Nasi Goreng sebagai menu yang harus dimasak dan disajikan semenarik mungkin oleh setiap peserta. Kasal dan Ny. Vero Yudo Margono dengan semangat menghampiri satu per satu  peserta lomba, yang tampil unik dengan mengenakan pakaian tradisional khas Yogya. Sambil mencicipi dan menilai Nasi Goreng racikan peserta,  tidak lupa keduanya juga menyempatkan untuk bercengkerama dengan mereka. 

Pengumuman dan penyerahan hadiah kepada pemenang Lomba Memasak, serta penyerahan tali asih dari Ketua Umum Jalasenastri kepada Pj. Ketua Cabang 8 Korcab V DJA II menjadi penutup kegiatan Kasal bersama dengan keluarga besar Lanal Yogyakarta. Dijadwalkan pada Senin besok, Kasal akan menghadiri Serbuan Vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. 

Tampak ikut hadir mendampingi Kasal yakni Aspers Kasal Laksda TNI Irwan Achmadi, M.Tr.(Han),Aspotmar Kasal Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, Danlantamal V  LaksmaTNI Yoos Suryono Hadi, M.Tr.(Han)., M.Tr.Opsla., CHRM. Juga Ketua DJA II Ny. Dewi Iwan Isnurwanto, dan Ketua Korcab V DJA II Ny. Yoos Suryono Hadi.  (Dispen Koarmada II)

Duet AH-Ganjar Makin Kencang, Golkar Surabaya: Pasangan Ideal


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Rencana pasangan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dengan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo (AH-Ganjar) untuk diduetkan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 kian kencang.

Berbagai elemen masyarakat menilai, pasangan tersebut cukup ideal untuk memimpin Indonesia ke depan. 

Tak heran jika aksi-aksi dukungan dalam bentuk deklarasi hampir tiap hari berlangsung di sejumlah daerah. 

Dengan kondisi tersebut, berbagai kalangan menilai bakal terjadi koalisi besar antara Partai Golkar dan PDIP mengingat Ganjar Pranowo merupakan kadee PDIP.

Menanggapi makin santernya wacana AH-Ganjar dalam Pilpres 2024 mendatang, Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni mengatakan, soal koalisi nantinya merupakan domain DPP Partai Golkar  

"Jadi kami sebagai prajurit selalu bersiap saja manakala Pak AH akan berkoalisi dengan siapa pun di Pilpres mendatang," katanya, Sabtu (25/9).

Dia menegaskan, saat ini pihaknya diperintahkan untuk  terus membantu Pemkot Surabaya dan bergerak bersama masyarakat untuk menangani pandemi Covid 19 baik dukungan melalui Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya, maupun kegiatan membantu tugas Pemkot Surabaya melakukan perluasan vaksin di tengah masyarakat guna mempercepat kekebalan komunal masyarakat Surabaya maupun kegiatan bagi masker dan sembako untuk meringankan beban masyarakat.

" Di samping melakukan kerja kerja kemanusiaan tersebut, kami juga terus mensosialisasikan figur Ketua Umum ke seluruh lapisan masyarakat Surabaya, baik melalui kegiatan pendidikan politik maupun kegiatan2 reguler lainnya," katanya.

Toni, sapaan akrab Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya tersebut menegaskan, pihaknya sangat mengapresiasi wacana duet AH-Ganjar. 

Sebab, kata dia, pasangan tersebut merupakan kombinasi yang pas mengingat saat ini pandemi Covid 19 membuat seluruh negara mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi, dan kedua tokoh tersebut cukup pas untuk kembali membangkitkan perekonomian masyarakat usai dihantam badai Covid-19.

" Alhamdulillah penugasan Presiden Jokowi kepada Ketua Umum Partai Golkar sebagai Menko Perekonomian dijawab dengan kinerja yang baik oleh Pak AH sehingga Indonesia diakui keberhasilannya oleh negara-negara lain,' kata dia.

Kombonasi AH-Ganjar, ujarnya, bisa memantik sikap optimis masyarakat untuk bangkit. Hal ini lantaran kedua sosok tersebut secara tidak langsung sudah memberikan gambaran nyata tentang kerja-kerja kenegaraan dalam mengurusi masyarakat.

"Ini dahsyat, satunya seorang ekonom, ean satunya kepala daerah yang sangat disukai masyarakat, khususnya milenial," kata Toni.

Dengan perpaduan tersebut, Toni yakin bisa membawa Indobesia lebih sejuk.

"Karena katakter Pak AH yang ketenangannya mampu menjaga Indonesia dari turbulensi ekonomi karena Covid dengan sosok Ganjar yang dikenal merakyat, Insya Allah Indonesia akan sejuk, damai, dan sentaosa, jika duet tersebut bisa terlaksana," pungkasnya.

Satgas KJK 2021 Laksanakan Bansos di Pulau Terdepan NKRI.


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Dalam pelayaran menuju Ranai, Kepulauan Riau, KRI Bima Suci berserta Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat lll Angkatan ke-68 yang tergabung dalam Satgas Operasi Kartika Jala Krida (KJK) 2021, singgah dan salurkan bantuan kepada penjaga perbatasan Satgaspam Pulau Terdepan Posal Pulau Laut tepatnya di Desa air payang dusun tanjung batu kec. Pulau laut, Kabupaten Natuna, Sabtu (25/09). 

Pulau Laut adalah sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Natuna Kepulauan Riau.Pulau Laut yang berada di titik koordinat 04 3O 30_4 48 02 LU dan 107 43 06 _108 01 46 BT. Luas wilayah Pulau Laut sekitar 37,58 km2. 

Batasan wilayah Pulau Laut yaitu batas utara dan timur dengan Laut Cina selatan dan Pulau Laut merupakan pulau yang berada di perbatasan antara negara Vietnam dan Malaysia di laut Cina Selatan dan berdekatan dengan pulau Sekatung yang memiliki luas 1,65 Km2 dibawah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Dikecamatan Pulau Laut memiliki 3 Desa diantaranya Desa Air payang, Desa Kasur dan Desa Tanjung Pala serta memiliki 2 buah Suar yaitu Mercusuar Pulau Sekatung dan Mercusuar Pulau Semiun yang memiliki kurang lebih 700 kepala keluarga. Pulau Laut juga memiliki 3 buah rambu suar yang terletak di Pulau Sebatur, Karang Sebuntar dan Tokong Buruk. 

Dibidang Hankam Pulau Laut, memiliki Pos TNI AL dengan jumlah anggota 3 orang dan pos pengamanan daerah terluar dengan jumlah anggota 31 orang yang terletak di pulau Sekatung. Untuk pos Marinir dengan jumlah 1O orang. Selain aparat TNI AL, di Kecamatan Pulau Laut sudah memiliki KORAMIL dengan 6 orang anggota serta 3 orang BABINSA ditiap daerah. 

Untuk menuju ke desa Air Payang dalam rangka penyerahan bantuan sosial (bansos) dengan menggunakan rescue boat dari KRI Bima Suci dipimpin langsung oleh Komandan Satgas Kartika Jala Krida (KJK) 2021,Letkol Laut (P) Waluyo, S.H., M.Tr.Hanla didampingi Kadeplog KRI Bima Suci Kapten Laut (S) Mico Prama, Paping Taruna Letda Laut (S) Hanifah serta perwakilan dari para anak buah kapal (ABK) KRI Bima Suci beserta 4 perwakilan dari Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL). Mereka menyerahkan bantuan berupa sembako dan alat untuk menyemprot (semprotan disinfektan) diterima langsung oleh Bapak Kepala desa Air Payang Bapak Hendri kemudian langsung di distribusikan kepada warga sekitar. 

Sesampainya di Desa Air Payang yang dihuni 312 kepala keluarga (KK) di sambut langsung oleh Wadan Satgas Pulau terluar (puter) Pulau Sikatung Serma Marinir Tayuri, kepada komandan posal pulau laut Letda Laut (T) Sunarto yang di dampingi 2 orang Anggota yaitu Serda (jas) David selaku babinpotmar posal pulau laut, pelda dudung, wakil Camat Pulau Laut Bapak. Winarto, kepala desa Air Payang Bapak. Edi Sentani, ketua BPD Air Payang Bapak Hendri, tokoh masyarakat Bapak Sofyan dan Bapak Marani serta masyarakat Lainnya 

"Bantuan Sosial di pulau terluar yang dilaksanakan oleh satgas KJK 2021 ini merupakan bentuk atau wujud nyata kepedulian TNI AL kepada masyarakat sehingga kehadiran TNI AL dapat memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat sekitar dan kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan oleh KRI Bima Suci," ujar Komandan 

Komandan juga berharap taruna dapat mengetahui situasi dan kondisi pos-pos yang berada di pulau terluar sehingga kedepannya ketika mereka menjadi pemimpin TNI AL bisa lebih memperhatikan prajurit yang betugas di daerah terluar NKRI (Dispen Koarmada II)


PKS Mulyorejo Adakan Giat Pendidikan Politik Bagi Emak-Emak


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Bagi kaum emak-emak, politik merupakan sesuatu hal yang sulit untuk dicerna, khususnya politik terkait kepartaian. 

Melihat hal tersebut, DPC PKS Mulyorejo mengadakan kegiatan Pendidikan Politik bagi emak-emak, ahad (26/9).

Mengambil tema Meningkatkan Ketahanan Keluarga dimasa Pandemi, kegiatan ini banyak diikuti oleh emak-emak se Kecamatan Mulyorejo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai pembicara, Ketua Deputi Pelatihan DPD PKS Kota Surabaya, Muhammad Zubairi dan Praktisi Parenting Surabaya Andham Asih Widyastuti S.Psi didampingi oleh Ketua BPC 3 PKS Kota Surabaya, Jasuli Rofik dan Ketua DPC PKS Mulyorejo, Nur Huda. 

Dalam sambutannya Nur Huda menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bagian kontribusi PKS dalam memberikan edukasi politik kepada masyarakat khususnya emak-emak.

"Selain sebagai bagian upaya mendekatkan diri PKS Mulyorejo kepada masyarakat, kegiatan ini juga sebagai bagian dari kontribusi PKS dalam memberikan edukasi politik kepada masyarakat khususnya emak-emak," Ujar Nur Huda. 

Sementara itu Ust Muhammad Zubairi dalam materi nya menyampaikan bahwa PKS dengan semangat sebagai partai Islam rahmatan lil alamin terus hadir membersamai masyarakat melalui program-program kegiatan yang melayani rakyat, mulai dari yang tua, anak-anak muda, anak-anak milenial, bapak-bapak dan juga khususnya emak-emak

"PKS sebagai partai Islam Rahmatan Lil Alamin selalu hadir dalam membersamai masyarakat, melalui program-program yang melayani rakyat, mulai dari yang tua, anak-anak muda, anak-anak milenial, bapak-bapak dan khususnya emak-emak," Ujar Zubairi.

Acara berlangsung secara santai diselingi dengan canda tawa, khususnya dalam materi yang disampaikan oleh Andham Widyastuti. Tanpa menghilangkan esensi dari materi yang disampaikan, Andham menyampaikan pentingnya untuk terus meningkatkan cinta dan kasih sayang dalam keluarga, khususnya dimasa Pandemi saat ini karena hal ini bisa meningkatkan imunitas tubuh sehingga bisa menjadi vaksin alami bagi tubuh.

Sebagai penutup acara, panitia membagikan door prize kepada emak-emak yang hadir, mulai dari uang tunai hingga perlengkapan rumah tangga.

PNS dan CPNS TNI AL Ikuti Diklatsarmil di Puslatdiksarmil Kodiklatal


KABARPROGRESIF.COM: (Sidoarjo) Sebanyak 33 personil Pegawai Negeri Sipil (PNS) Golongan II dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) TNI AL dari berbagai Komando Utama (Kotama) TNI AL wilayah Indonesia mengikuti Pendidikan Latihan Dasar Kemiliteran (Diklatsarmil) di Pusat Latihan Pendidikan Dasar Militer (Puslatdiksarmil) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan laut (Kodiklatal) yang berlokasi di Juanda Sidoarjo, Senin, (27/9/2021).

Pembukaan Diklatsarmil yang dilaksanakan di lapangan Samudera Kesatrian Puslatdiksarmil Juanda tersebut dipimpin Wadan Kodiklatal Laksda TNI Agus Hariadi mewakili Komandan Kodiklatal Laksamana Madya TNI Nurhidayat. 

Tampak hadir dalam pembukaan tersebut Dirum Kodiklatal, Dirlat Kodiklatal dan Komandan Kodikmar Kodiklatal, Sekdisminpersal Kolonel Marinir Qomarudin, S.E., M.M., dan Kasubdisperssip Disminpersal Letkol Laut (Kh) Nurahman, S.Ip., M.Pd., M.Tr.Hanla., M.M.,

Komandan Kodiklatal Laksamana Madya TNI Nurhidayat dalam sambutan yang dibacakan Wadan Kodiklatal Laksda TNI Agus Hariadi menyampaikan bahwa dalam undang-undang nomor 3 tahun 2002 tentang pertahanan negara telah menetapkan komponen pertahanan terdiri dari komponen inti yaitu TNI, komponen cadangan dan komponen pendukung. 

Komponen cadangan ini disiapkan untuk menjadi kekuatan pengganda TNI.

Sesuai undang-undang diatas mengamanatkan kepada TNI untuk melatih komponen cadangan agar menjadi kekuatan  pengganda  TNI. 

Hal ini bermakna TNI AL mempunyai tugas untuk melatih komponen cadangan matra laut agar menjadi kekuatan pengganda TNI AL yaitu dengan melaksanakan  Diklatsarmil  PNS TNI AL.

Diklatsarmil CPNS dan PNS TNI AL yang akan dilaksanakan selama satu bulan,  bertujuan untuk mendidik CPNS dan PNS TNI AL golongan II agar memiliki sikap dan mental yang tangguh, keterampilan dasar kemiliteran, kesamaptaan jasmani yang prima serta sadar akan hak dan kewajibannya sebagai komplemen TNI  dalam pertahanan negara. 

Setelah menyelesaikan Diklatsarmil ini, diharapkan para siswa  memiliki pengetahuan tentang keangkatanlautan guna mendukung  pelaksanaan  tugas  sehari-hari, memiliki mental yang tangguh, moral yang baik,  sikap  dan  perilaku  yang   dilandasi rasa cinta tanah air,  serta kesadaran berbangsa dan bernegara  dalam  wadah  NKRI   yang  berlandaskan  Pancasila  dan  UUD 1945,  sehingga dapat melaksanakan tugas di satuan masing-masing secara optimal.

Sebagai komplemen TNI AL, PNS harus  dapat  menyesuaikan  diri  dengan  kehidupan militer dan bekerja sama melaksanakan  setiap tugas  yang  menjadi  tanggung jawab  organisasi. 

Untuk itu,  dalam  pendidikan  dan  latihan  nanti  para siswa tidak hanya dibina fisik dan mental saja, namun juga akan dibekali dengan materi tentang Pengetahuan  keprajuritan  keangkatanlautan  seperti   Peraturan Kemiliteran Dasar (Permildas), pengetahuan senjata, menembak senjata  ringan, pengenalan kapal, pengamanan berita, material dan personel  serta   Peraturan Dinas Dalam   (PDD)  Khas  TNI AL. (Pen Kodiklatal)

Ditresnarkoba Polda Jatim Bongkar Sindikat Peredaran Narkoba Jaringan Internasional


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Subdit I Ditresnarkoba Polda Jawa Timur, berhasil meringkus empat orang tersangka pengedar Narkotika jenis sabu jaringan Internasional.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menjelaskan, bahwa anggota Direktorat Narkoba Polda Jatim, berhasil mengungkap peredaran Narkoba jenis sabu jaringan Internasional.

“Tersangka yang diamankan ada 4 (empat) orang di depan Indomart Rest Area KM 14 Karang Tengah, Jalan Tol Jakarta – Tangerang, pada Selasa 6 Juli 2021, sekira pukul 15.00 WIB,” kata Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Senin (27/9/2021) siang.

Empat tersangka yang diamankan yakni, DS, RZ, ST dan FK. Dari empat tersangka yang diamankan, satu orang seorang wanita.

Sementara itu, Kompol James, Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Jatim, menyebutkan, awalnya petugas Ditresnarkoba polda jatim, mendapatkan informasi bahwa akan ada pengiriman sabu dari Afrika Selatan, ke Bandara Juanda Surabaya.

Anggota dari Ditnarkoba polda jatim akhirnya, berkoordinasi dengan petugas Bea Cukai dari bandara Juanda, kemudian di dapatkan hasil, bahwa barang narkotika jenis sabu tersebut tidak jadi dikirim melalui Bandara Juanda melainkan akan dikirimkan melalui bandara Soekarno Hatta di Jakarta.

Kemudian anggota dari Ditresnarkoba bersama petugas dari Bea Cukai Juanda, melakukan koordinasi dengan petugas dari Bea Cukai Soekarno Hatta, dimana akan ada paket yang akan dikirim dari Afrika Selatan.

Paket tersebut yang diduga sabu, dimasukkan ke dalam koper yang sudah di modifikasi. Kemudian, petugas Bea dan Cukai Soekarno Hatta, memberikan dua koper itu kepada petugas dari Ditresnarkoba polda jatim.

“Kemudian kami lakukan Control Delivery terhadap penerima paket tersebut. Dan melakukan titik temu di Rest Area KM 14 Karang Tengah, Jalan Tol Jakarta-Tangerang, Kota Tangerang,” jelas Kompol James.

Lanjut James, kemudian para tersangka menghampiri petugas, pertama tersangka RZ untuk mengambil paket. Yang memindahkan paket tersebut ke mobilnya.

“Setelah paket itu dipindahkan ke dalam mobilnya, petugas akhirnya mengamankan tersangka RZ dan ST. Yang kemudian juga menangkap tersangka lain yakni, DS dan FK,” lanjut dia.

Kemudian setelah dilakukan interogasi terhadap para tersangka, bahwa sabu tersebut akan diserahkan kepada pemilik barang yaitu saudara Juragan alias Eman. Yang saat ini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dari penangkapan para tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti. Diantaranya, 2 (dua) bungkus plastik yang didalamnya diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor seluruhnya 4.067 gram. Dua koper warna merah, satu unit mobil Datsun warna hitam Nopol AB 333 LT.

Terhadap para tersangka, mereka akan dikenakan Pasal 114 Ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dan Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009. Serta Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009.

TNI AL, Kodiklatal Dengan Penuh Semangat Gelar Serbuan Vaksin ABK KM Luzon di Tanjung Perak Surabaya


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) TNI AL dalam hal ini Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) dengan penuh semangat menggelar serbuan Vaksin kepada masyarakat maritim dan pekerja sektor pelabuhan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-76 tahun 2021 yang jatuh tanggal 5 Oktober 2021 mendatang, adapun yang menjadi sasaran kali ini adalah Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Luzon  yang saat ini sandar di Dermaga Berlian Barat Tanjung Perak Surabaya, Senin, (27/9/2021).

Vaksinasi dalam rangka menyambut hari jadi TNI ke-76 ini di bawah Koordinator Komandan Pusat Pendidikan Kesehatan (Danpusdikkes) Kodikdukum Kodiklatal Kolonel Laut (K) drg. Ketut Triwanto, Sp. Ort sekaligus Dansatgas Penanganan Covid 19 Kodiklatal, dengan melibatkan Tenaga Kesehatan dari Satuan Kesehatan (Satkes) Kodiklatal dan Siswa Pusdikkes Kodiklatal, sedangkan pelaksana lapangan di bawah kendali Letkol Laut (K) Supriyono.

Kegiatan vaksin ini merupakan perintah Komandan Kodiklatal sekaligus instruksi langsung Kepala Staf Angkatan Laut yang memerintahkan agar seluruh jajaran untuk melaksanakan kegiatan serbuan vaksin Covid-19 kepada masyarakat maritim dan pekerja pelabuhan dalam rangka menyambut HUT TNI ke-76 Tahun 2021.

Koordinator Pelaksana Lapangan juga menyampaikan bahwa vaksin yang telah dilaksanakan oleh TNI AL dalam hal ini Kodiklatal bersama Kotama TNI lainnya selama ini telah membawa hasil yaitu turunnya level PPKM di wilayah Surabaya beserta beberapa Kabupaten lainnya. Hal ini perlu kita apresiasi bersama selain kegiatan vaksin yang gencar juga kesadaran masyarakat dalam menjaga protokol kesehatan.

Selain melaksanakan vaksin di Kapal Niaga dan Masyarakat Maritim, Tim Nakes Kodiklatal juga menyelenggarakan vaksin di lingkungan Pondok Pesantren tepatnya Ponpes Nurul Jadid Probolinggo yang dilaksanakan beberapa hari yang lalu.(Pen Kodiklatal)

Satu Jam Beri Keterangan di Polda Metro Jaya, Begini Kata Luhut


KABARPROGRESIF.COM: (Jakarta) Satu jam Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Ia hanya menegaskan, tidak mengambil jalur damai dan akan membawa kasus tersebut hingga meja hijau.

Luhut Binsar Panjaitan keluar dari pemeriksaan sekitar pukul 09.28 WIB. Dia mengatakan, akan mengikuti semua proses hukum termasuk melakukan media.

"Tadi saya (memberikan keterangan) mengenai laporan yang saya buat kemari," kata Luhut di Polda Metro Jaya, Senin (27/9/2021).

Lebih lanjut dia mengungkapkan, akan mengikuti proses hukum yang berlaku termasuk melakukan mediasi. Meski begitu, Luhut tidak akan mengambil jalur damai dalam kasus tersebut.

"Mediasi ya silakan saja. Tapi saya ingin sampaikan supaya semua kita belajar tidak ada kebebasan absolute. Tapi bebas dan bertanggung jawab. Jadi jangan hak asasi," jelasnya.

Sebelumnya, Luhut melaporkan Haris Azhar dan Koordinator Kontras Fatia ke Polda Metro Jaya pada Rabu (22/9/2021) atas dugaan pencemaran nama baik dan berita bohong. Laporan Luhut teregister dengan Nomor LB/B/4702/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Luhut tidak terima atas pernyataan Haris dan Fatia pada program NgeHAMtam berjudul "Ada Lord Luhut di balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jendral BIN Juga Ada!!", yang ditayangkan di akun channel youtube Haris Azhar.

Luhut melaporkan Haris Azhar dan Fatia dengan Pasal 27 Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 3 UU RI tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 14 atau Pasal 15 UU Nomor 1Tahun 1986 tentang Peraturan hukum pidana Pasal 310 KUHP atau Pasal 311 KUHP.

Sukseskan Superbike,Irjen Iqbal Kerahkan Seluruh Kombes


KABARPROGRESIF.COM: (NTB) Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Pol Mohammad Iqbal menurunkan para pejabat utama Polda NTB agar mempercepat vaksinasi, khususnya di wilayah Lombok Tengah yang nantinya akan menghelat World Superbike 2021.

Para pejabat utama berpangkat Komisaris Besar (Kombes) didampingi para pejabat dari Komando Resor Militer (Korem) 162 Wira Bakti ini diperintahkan agar turun ke Polsek-polsek untuk mencapai target harian 40.018 vaksinasi per hari dilaksanakan dengan baik.

"Ini adalah bukti kami tidak main-main soal percepatan vaksinasi ini. Saya tahu kemampuan leadership pejabat utama saya dan mereka pernah menjadi pejabat setingkat polsek bahkan hampir semua pernah jadi Kapolres sebelum berpangkat kombes," kata Iqbal dalam keterangannya, Senin, 27 September 2021.

Eks Kadiv Humas Polri menilai para perwira menengah berpangkat melati tiga itu pasti bisa memetakan kebutuhan setiap wilayah berdasarkan pendekatan kultur masyarakatnya. Mereka juga memiliki pengalaman untuk melibatkan berbagai elemen yang ada, seperti tokoh masyarakat, pemuka agama, organisasi kepemudaan, kecamatan, kelurahan, bahkan entitas terkecil sekalipun, yakni kepala desa dan RT.

"Mereka pasti akan menerapkan manajemen yang serius, kreatif, dan tepat sasaran dengan sentuhan kemanusiaan yang humanis pada masyarakat. Dengan begitu, masyarakat pun antusias untuk ikut vaksinasi. Masyarakat jadi ingin berpartisipasi menyukseskan vaksinasi ini," kata Iqbal.

Eks Wakapolda Jawa Timur itu juga menginginkan herd immunity sebagai syarat pelaksanaan World Superbike 2021 bisa rampung pada Oktober mendatang.

Bahkan, ia ingin sebanyak 70 persen penduduk Lombok Tengah atau 767.700 orang tervaksin pada 5 Oktober sebagai kado HUT TNI.

"Jadi ini adalah kado terindah dari kami dan masyarakat NTB kepada TNI di hari lahir institusinya," kata mantan Wakapolda Jawa Timur itu.

Tim Siber TNI AL Lakukan Infiltrasi dan Pencurian Data Negara Musuh


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Satu Tim Siber TNI Angkatan Laut yang dikawal oleh Pasukan khusus berhasil menyusup dan mengambil data rahasia musuh yang tersimpan di dalam server mereka di Pangkalan Aju. 

Data tersebut merupakan daftar nama mata-mata negara musuh yang berada di Pulau Palem (Pulau imajiner dalam latihan) milik Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dengan menggunakan pesawat, team infiltrasi berangkat dari pangkalan Cyber Operation Centre (COC) Surabaya menuju pulau yang dijadikan pangkalan aju oleh negara musuh, dimana terdapat posko data center milik musuh. 

Setelah tiba diatas Gedung Data Center musuh, tim Pasukan Khusus Passus dan Siber melaksanakan operasi penerjunan malam.

Operasi infiltrasi ini memerlukan tingkat kewaspadaan yang tinggi dan tanpa ada kesalahan sedikitpun. 

Setelah tim mendarat diatas Gedung, tim melaksanakan repling dan bergerak menuju ke ruangan server dimana data rahasia tersebut disimpan.

Sebelum masuk kedalam ruang server, terlebih dahulu tim siber melaksanakan serangan pada wireless network untuk melumpuhkan CCTV musuh, selanjutnya Pasukan Khusus melumpuhkan personel pengawal dengan senjata peredam suara.

Didalam ruang server, tim siber segera membobol password yang terdapat dalam server computer, mendownload dan mengupload data encrypt ke COC dengan menggunakan Virtual Private Network (VPN).

Operasi senyap ini, dilanjutkan dengan melarikan diri dari Pangkalan Aju musuh dengan menggunakan sekoci yang sudah disiapkan oleh tim intel menuju tengah laut untuk menaiki kapal selam kembali ke markas utama.

Itulah skenario Latihan Operasi Dukungan Informasi (Latopsduk Info) TNI AL tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kodiklatal beberapa waktu lalu.

Sebagai pelaku Aspek Siber dalam latihan tim Siber dari Koarmada II. Latihan yang digelar sejak tanggal 01 September 2021 ini bertujuan untuk menghadapi ancaman, gangguan, hambatan,  dan tantangan  dalam dunia maya (Cyber Space) terhadap  infrastruktur TIK atau lnfrastruktur lnformasi Kritis, Critical lnfonnation lnfrastructure (CII) dikaitkan dengan  peningkatan  keamanan Siber aspek maritim di TNI Angkatan  Laut. 

Oleh karena itu, dalam Operasi Pertahanan Siber Aspek Maritim (Maritime Cyber Operation), disamping eksistensi infrastruktur sistem komputer dan jaringan komunikasi data, berikut aplikasi dan tools yang ada, juga harus didukung  oleh pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan personel pengawak dalam penyelenggaraan Operasi Pertahanan Siber tersebut.

Beberapa materi dalam latihan operasi dukungan informasi ini antara lain Latihan Dasar-Dasar Network Security, Latihan Penindakan Sniffing, Cracking Password, Latihan pertahanan Previledge Escalation, Latihan Operasi Siber Menggunakan Trojan, Backdoor, spyware, Latihan Serangan pada Wireless Network, hoony pot, Man in The Middle Attack, Latihan Digital Forensik, Cryptography, Social engineering, pop up windows dan phissing serta Latihan Deface Hacking dan Hardening server. (Pen Kodiklatal)

Pengamat Nilai Azis Syamsuddin Manfaatkan Jabatan untuk Amankan Kasusnya


KABARPROGRESIF.COM: (Jakarta) Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin kini terpaksa merasakan dinginnya ruang tahanan setelah ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap terhadap bekas penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju yang jadi makelar kasus.

Suap tersebut diberikan Azis bersama dengan mantan Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Aliza Gunado diduga demi mengamankan mereka terkait dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK). 

Lalu apa yang menjadi penyebab Azis mau memberikan suap hingga Rp4 miliar kepada Stepanus?

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komaruddin menilai suap ini diberikan karena Azis merasa jabatannya yang mentereng bisa digunakan untuk mempengaruhi orang di sana-sini, termasuk di KPK.

"Dengan jabatan yang tinggi, (Azis Syamuddin) punya pengaruh untuk melobi sana-sini," kata Ujang, Senin, 27 September.

Selain itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar nonaktif ini juga pernah menduduki posisi penting di Komisi III dan dekat dengan oknum polisi. 

Sehingga, ia merasa bisa untuk meminta bantuan dari mereka, termasuk Stepanus yang merupakan mantan penyidik dari Korps Bhayangkara.

Hanya saja, Azis bisa dikatakan apes atau tak beruntung. Penyebabnya, Azis malah menjadi suksesor Setya Novanto untuk menggunakan rompi oranye karena perbuatannya justru dibongkar oleh KPK.

"Nasib Azis justru berkata lain. Bukannya aman, dia malah ditangkap," tegasnya.

Azis Syamsuddin resmi menjadi penghuni Rutan Cabang Polres Jakarta Selatan sejak Jumat, 24 September lalu. 

Hal ini terjadi karena KPK resmi menetapkannya sebagai tersangka dugaan suap penanganan kasus korupsi di Lampung Tengah.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan Azis diduga memberi suap kepada mantan penyidik komisi antirasuah yang jadi makelar kasus, Stepanus Robin Pattuju dan pengacara bernama Maskur Husein untuk mengurusi kasusnya itu.

Dia mengungkap kasus ini bermula pada Agustus 2020 saat Azis menghubungi Stepanus untuk mengurus dugaan korupsi di Lampung Tengah terkait Dana Alokasi Khusus. Kasus ini disebut-sebut menjerat dirinya bersama mantan Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Aliza Gunado.

Mendapati permintaan itu, Stepanus menghubungi Maskur Husein untuk mengawal dan mengurus kasus ini yang kemudian disetujui tapi syaratnya Azis dan Aliza harus menyiapkan uang Rp2 miliar.

Usai kesepakatan dilakukan, Maskur meminta uang muka kepada Azis sejumlah Rp 300 juta. 

Teknis pemberian uang dari Azis dilakukan melalui transfer rekening bank menggunakan rekening bank milik pengacara, Maskur Husein.

Permintaan tersebut kemudian disanggupi Azis yang mengirimkan uang Rp200 juta ke rekening Maskur Husein secara bertahap lewat rekening pribadinya.

Selanjutnya, pemberian uang pun dilakukan secara bertahap yaitu sebesar 100 ribu dolar Amerika Serikat, 17.600 dolar Singapura, dan 140.500 dolar Singapura. 

Mata uang asing ini kemudian ditukarkan oleh Stepanus dan Maskur Husein ke money changer untuk menjadi mata uang rupiah dengan menggunakan identitas pihak lain.

Adapun uang yang diberikan Azis pada Stepanus dan Maskur baru terealisasi Rp3,1 miliar dari total Rp4 miliar. 

Atas perbuatannya, Azis kemudian disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Jaksa Agung Gencar Diserang, Spiritualis: Waspadai Propaganda Koruptor


KABARPROGRESIF.COM: (Jakarta) Serangan gencar terhadap Kejaksaan Agung, termasuk Jaksa Agung ST Burhanuddin secara pribadi, merupakan bentuk propaganda para koruptor dan kolabolatornya untuk mengganggu upaya penegakan hukum.

Hal itu disampaikan spiritualis nusantara Kidung Tirto Suryo Kusumo mencermati gencarnya serangan oleh pihak-pihak tertentu terhadap sosok Jaksa Agung Burhanuddin sejak kasus-kasus mega-korupsi berhasil dibongkar Kejaksaan Agung.

“Presiden Jokowi pernah menyatakan bahwa kiprah Kejaksaan adalah wajah pemerintah. Artinya, serangan dan propaganda terhadap Kejaksaan sama saja dengan upaya mencoreng wajah atau kewibawaan pemerintah,” ujar Kidung Tirto Suryo Kusumo, MInggu (26/9/2021).

Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa Kejaksaan merupakan institusi terdepan dalam penegakan hukum, pencegahan dan pemberantasan korupsi serta mengawal pembangunan nasional. 

Pernyataan ini disampaikan Presiden saat membuka Rapat Kerja Kejaksaan RI di Istana Negara pada 14 Desember 2020 silam. 

Selain wajah pemerintah, Jokowi menyebut kiprah Kejaksaan adalah wajah kepastian hukum Indonesia di mata rakyat dan di mata dunia internasional.

Menurut Kidung Tirto, para koruptor kini semakin terpojok sehingga menggunakan segala cara untuk mempertahankan diri dan menyerang balik penegak hukum.

“Saya melihat pemberantasan korupsi sekarang sudah on the track. Kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri semakin profesional dan berkolaborasi. Ini yang ditakuti koruptor,” kata spiritualis yang sering mengamati masalah hukum dqan politik nasional.

Belum lama ini, Jaksa Agung kembali diserang mengenai gelar profesor kehormatan dan isu ijazah perguruan tinggi.

Meskipun sudah diklarifikasi secara resmi oleh Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, isu itu terus digulirkan seolah-olah menjadi polemik di masyarakat.

Padahal, Komisi Kejaksaan (Komjak) sudah mengimbau agar isu ijazah Jaksa Agung Burhanuddin tidak dijadikan polemik.

Sebab, data jaksa dan pegawai Kejagung terus diverifikasi sehingga kecil kemungkinan salah.

“Saya kira soal itu sudah clear. Yang jadi pegangan bukan informasi yang beredar sebagai info medsos, melainkan yang ada dalam data kepegawaian (Simkari Kejaksaan RI),” kata Ketua Komjak Barita Simanjuntak.

Hal senada disampaikan Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember (UNEJ) Bayu Dwi Anggono. 

Menurut dia, isu mengenai riwayat pendidikan Jaksa Agung hanya menimbulkan kegaduhan dan sudah berlebihan, apalagi memunculkan wacana pembetukan tim investigasi terkait riwayat pendidikan Jaksa Agung.

"Dampaknya bisa membuat pimpinan Kejaksaan menjadi tidak fokus untuk melaksanakan tugasnya, utamanya penanganan berbagai kasus korupsi yang sedang ditangani," kata Bayu.

Minggu, 26 September 2021

Pansel Direksi PDAM Surya Sembada Umumkan 28 Nama Lolos Seleksi Administrasi


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Panitia Seleksi (Pansel) Direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya mengumumkan 28 nama yang telah Memenuhi Persyaratan Administrasi (MSA) pada Seleksi Anggota Direksi PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Tahun 2021 (berdasarkan perpanjangan ketiga).

Pengumuman tersebut, berdasarkan Berita Acara Tim Seleksi Administrasi Direksi PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Nomor 05/TSA-PANSEL/IX/2021 tanggal 23 September 2021, Keputusan Panitia Seleksi Direksi PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Nomor 06 Tahun 2021 tanggal 10 September 2021, dan Keputusan Pansel Direksi PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Nomor 10 Tahun 2021 tanggal 24 September 2021.

Ketua Pansel Direksi PDAM Surya Sembada, Wawan Aries Widodo mengatakan, pelamar yang lolos tahap seleksi administrasi berdasarkan perpanjangan ketiga ada sebanyak 28 orang. 

Rinciannya, tujuh orang melamar pada posisi Direktur Utama (Dirut). Kemudian, lima orang melamar pada posisi Direktur Operasi (Dirop). 

“Lalu, sebanyak 16 orang yang lolos tahap seleksi administrasi pada posisi Diryan (Direktur Pelayanan) berdasarkan perpanjangan ketiga,” kata Wawan, Minggu (26/9/2021).

Ia memaparkan, sejak lowongan Direksi PDAM dibuka hingga perpanjangan ketiga, ada sebanyak 102 orang yang melamar untuk menjadi Direksi PDAM Surya Sembada Surabaya sampai dengan perpanjangan yang ketiga. 

Total yang lolos tahap pertama seleksi administrasi ada sebanyak 54 orang.

“26 orang pertama yang lolos diumumkan pada 10 September 2021. Kemudian, 28 orang sisanya diumumkan kemarin (25/9/2021). Lalu, sebanyak 48 orang dinyatakan tidak lolos pada tahap seleksi administrasi,” paparnya.

Wawan memastikan, para pelamar yang sudah dinyatakan lolos telah dihubungi oleh pansel melalui saluran telepon dan email. Selanjutnya, mereka akan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang akan diselenggarakan secara online pada 27 - 29 September 2021. 

“Pelamar yang lolos sudah dihubungi oleh pansel melalui telepon dan email,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, pada seleksi Direksi PDAM Surya Sembada, terdapat tiga tahapan seleksi, yakni administrasi, UKK, dan Wawancara Akhir. 

Tahapan UKK sendiri akan diselenggarakan oleh Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Psikologi Terapan (LP3T) Universitas Airlangga (Unair).

“UKK adalah suatu metode untuk mengetahui seseorang dianggap layak atau patut untuk menduduki suatu jabatan tertentu dalam tujuan mewujudkan visi dan misi suatu instansi,” jelasnya.

Wawan menambahkan, bahwa proses seleksi direksi PDAM Surya Sembada dilakukan secara selektif. 

Oleh sebab itu, ia berharap, seluruh pelamar yang lolos harus memberikan kemampuan terbaik mereka untuk menjadi Direksi PDAM Surya Sembada.

“Mereka harus membuktikan bahwa mereka memang layak untuk berkompetisi menjadi Direksi PDAM Surya Sembada,” pungkasnya.

Bupati Lingga Dilaporkan ke Bareskrim, Ini Kasusnya


KABARPROGRESIF.COM: (Lingga) Bupati Lingga, Kepulauan Riau, Muhammad Nizar, akhirnya buka suara terkait pemeriksaannya bersama dua mantan Bupati Lingga, Daria dan Alias Wello di Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri.

Pria yang baru dilantik sebagai orang nomor satu di Kabupaten Lingga, 26 Februari 2021 ini, mengaku diperiksa atas laporan PT. Citra Sugi Aditya (CSA) terkait permasalahan perizinan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Lingga.

“Sebetulnya, masalah ini sudah ada sejak tahun 2010. Tapi, baru dilaporkan ke Bareskrim Polri bulan Mei 2021 lalu. Saya sudah beberkan semua fakta yang sebenarnya. Mudah-mudahan penyidik bisa bijak menyikapinya,” ungkap Nizar, Minggu (26/9).

Dalam pemeriksaannya, jelas Nizar, penyidik lebih fokus pada materi pertanyaan kenapa Bupati tidak segera menerbitkan Surat Keputusan Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL) sebagaimana permohonan PT. CSA untuk memenuhi persyaratan pengurusan Hak Guna Usaha (HGU).

“Tentu saya tidak boleh gegabah. Karena saya tahu, penerbitan Izin Usaha Perkebunan (IUP) PT. CSA ini, tidak prosedural dan melanggar undang-undang. Kalau saya menerbitkan SK CPCL atas dasar izin usaha yang terbit melanggar Undang-Undang, berarti sama saja saya ikut bersekongkol melawan hukum,” katanya.

Hal yang sama juga diungkapkan mantan Bupati Lingga Masa Bakti 2016-2021, Alias Wello. Ia mengaku sudah dua kali dimintai keterangan oleh penyidik Bareskrim Polri atas laporan PT. CSA yang mengaku dipersulit investasi perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Lingga.

“Waktu saya jadi Bupati, tidak ada investasi yang dipersulit. Malah saya beri kemudahan dan dijamin gratis biaya perizinannya. Yang penting, syaratnya mengikuti prosedur dan aturan perundang-undangan yang berlaku. Bersedia menjaga keseimbangan lingkungan dan menggandeng lembaga ekonomi daerah, serta melibatkan masyarakat setempat,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa AWe ini, mengaku sudah dua kali mengajukan permohonan fatwa hukum ke Mahkamah Agung sebagai ikhtiar untuk menyelesaikan persoalan administrasi dan hukum atas penerbitan izin usaha PT. CSA tersebut.

Selain itu, Ia juga pernah menyurati Ombudsman dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

“Sampai hari ini, jawaban dari Mahkamah Agung dan Ombudsman belum ada. Sementara jawaban dari Kementerian LHK mengatakan bahwa lahan PT. CSA termasuk obyek yang dievaluasi sesuai Inpres No. 8 Tahun 2018 terkait moratorium perizinan perkebunan kelapa sawit,” bebernya.

Baik AWe maupun Nizar sepakat pada masa kepemimpinannya mendukung masuknya investasi dalam rangka mendorong percepatan pemulihan ekonomi di daerah yang diharapkan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. 

Namun, proses perizinan usahanya tentu harus melalui prosedur perundang-undangan yang berlaku.

Dalam lapirannya ke Bareskrim Polri, PT. CSA mengaku sudah mengantongi IUP Kelapa Sawit berdasarkan Keputusan Bupati Lingga No. 160/ KPTS/ IV/ 2010 seluas 10.759 Hektar di Desa Teluk dan Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara dan Desa Sungai Pinang, Kecamatan Lingga (sekarang Lingga Timur), Kabupaten Lingga.

Namun, penerbitan IUP tersebut, tidak melampirkan hasil Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) atau Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) atau Izin Lingkungan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pada Pasal 25 ayat (2) huruf (a) dan ayat (4) UU No. 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan. 

Bahwa, untuk mencegah kerusakan fungsi lingkungan hidup sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), sebelum memperoleh IUP, perusahaan wajib membuat AMDAL atau UKL UPL.

“Ayat 4 itu, bunyinya sangat tegas. Setiap perusahaan perkebunan yang tidak memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditolak permohonan izin usahanya. Jadi, izin usaha yang dimiliki PT. CSA saat ini, seharusnya tidak boleh ada. Karena pada saat mengajukan permohonan izin usaha, AMDAL tidak ada,” tambah Tenaga Ahli Bupati Lingga Bidang Promosi dan Investasi Daerah, Ady Indra Pawennari.

Ady juga menyinggung kewajiban membuat AMDAL sebelum mengajukan permohonan IUP diatur pada Pasal 15 huruf (i) Peraturan Menteri Pertanian RI No. 26/ Permentan/ OT.140/ 2/ 2007 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan dan Pasal 40 ayat (1) UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Sanksi pidananya diatur pada Pasal 111 ayat (2) UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pejabat yang menerbitkan izin usaha dan/atau kegiatan tanpa dilengkapi dengan izin lingkungan dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp3 miliar,” katanya.

Selain itu, sambung Ady, pada konsideran mengingat angka (17) IUP PT. CSA menggunakan Keputusan Menteri Pertanian No. 357/ Kpts/ HK.350/ 5/ 2002, tanggal 23 Mei 2002 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan yang sudah dinyatakan dicabut dan tidak berlaku lagi sejak ditetapkannya Peraturan Menteri Pertanian RI No. 26/ Permentan/ OT.140/ 2/ 2007 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan.

“Sanksi pidana yang lebih tegas lagi diatur pada Pasal 106 huruf (b) UU No. 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan. Gubernur, Bupati/Walikota yang menerbitkan izin yang tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan peraturan perundang-undangan dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar,” pungkasnya.