Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kriminalitas

Polisi Tetapkan 15 Tersangka Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe

Gambar
Jayapura -KABARPROGRESIF.COM Penyidik Reskrim Polres Jayapura menetapkan 15 orang sebagai tersangka dalam kasus kerusuhan di Stadion Lukas Enembe (Lukmen), Kampung Harapan, Kabupaten, Jayapura.  Kerusuhan tersebut terjadi usai Persipura kalah dari Adyaksa FC. "Ditetapkan 15 orang sebagai tersangka, setelah sebelumnya 41 orang ditangkap, sejak terjadinya kerusuhan usai Persipura kalah dari Adyaksa FC 0-1, Jumat (8 Mei)," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito, Senin, 18 Mei 2026.  Ia mengatakan, 15 orang itu yakni SW, FVB, OJW, RW, EKW, ISO, AM, SPM, MSW, JMR, SEK, ABM, EW, AM, dan TB. "Untuk ke 21 orang yang sebelumnya ditangkap dan kini sudah dipulangkan, tetapi dikenakan wajib lapor," ungkapnya. Polres Jayapura menerima sebanyak 74 laporan polisi dari masyarakat terkait berbagai kasus kriminal.  Laporan tersebut mencakup pencurian kendaraan bermotor, pencurian biasa, pengeroyokan, perusakan, hingga penganiayaan. Saat ini, polisi juga sudah menyita bar...

Polda Metro Jaya Tangkap 8 Tersangka Begal Viral di Medsos

Gambar
Jakarta - KABARPROGRESIF.COM Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya menangkap delapan tersangka tindak pidana pencurian dengan kekerasan (begal) di sejumlah kawasan Jakarta yang aksinya sempat viral di media sosial. "Malam hari ini, kami dari tim pemburu begal, alhamdulillah sudah mengamankan delapan tersangka pencurian dengan kekerasan yang belakangan viral di wilayah hukum Polda Metro Jaya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin saat ditemui di Jakarta, Senin, 18 Mei 2026. Dia menambahkan para pelaku yang ditangkap berasal dari beberapa kelompok jaringan berbeda.  Lokasi penangkapan tersebar di beberapa titik, di antaranya Bekasi, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara. " Aksi pembegalan para tersangka tersebut diketahui tersebar di sejumlah titik krusial ibu kota, mulai dari Bundaran HI, Patung Kuda, Kebon Jeruk, Cideng, hingga Gandaria," kata Iman. Iman menambahkan dari delapan tersangka yang ditangkap, tiga di antaranya merupakan kom...

TNI Tembak TNI: Terduga Pelaku Ditangkap, Bermula Cekcok di Kafe

Gambar
Palembang - KABARPROGRESIF.COM Pomdam II/Sriwijaya menangkap terduga pelaku peristiwa penembakan sesama personel militer di Palembang, Sumatra Selatan. Peristiwa itu merenggut nyawa Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa, Ta Denkesyah Palembang Kesdam II/Swj.  Sementara terduga pelaku adalah Sertu MRR dan warga sipil berinisial DS yang diduga menyembunyikan barang bukti Senpi. "Untuk tersangka Sertu MRR berhasil diamankan saat yang bersangkutan berada di area parkir RS Bhayangkara. Pelaku beserta para saksi saat ini masih diamankan di Madenpom II/4 dalam keadaan aman untuk pemeriksaan lebih lanjut, kata Kadispen TNI AD Brigjen Donny Pramono dalam keterangannya, Minggu (17/5). Ia juga menjelaskan Denpom II/4 Palembang segera melakukan olah TKP, memeriksa 21 saksi, mengamankan rekaman CCTV, serta berkoordinasi dengan RS Bhayangkara untuk autopsi. Donny menyampaikan hasil autopsi menunjukkan penyebab kematian adalah luka tembak di perut kanan bawah yang menembus hati dan paru lobus kiri y...

Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar: Diancam Cutter, Mata-Mulut Dilakban

Gambar
Makassar - KABARPROGRESIF.COM Feri Bin Dg Rumpa (33), pelaku penyekapan dan pemerkosaan mahasiswi berinisial MA (21) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengancam korban menggunakan pisau cutter saat melancarkan aksi kejahatannya. Pelaku juga menutup mata dan mulut korban dengan lakban. "Pelaku masuk ke kamar korban lalu melakukan kekerasan dan mengancam korban menggunakan pisau cutter untuk memperkosanya," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana kepada wartawan, Minggu (17/5). Arya menjelaskan, pemerkosaan terjadi pada hari ketiga korban berada di rumah yang dikontrak pelaku.  Korban tidak bisa melakukan perlawanan karena diancam memakai senjata tajam. "Korban kemudian disekap, mulut dan matanya dilakban, lalu diperkosa beberapa kali," tuturnya. Menurut Arya, korban tertipu lamaran kerja menjadi baby sitter yang ditawarkan pelaku di media sosial.  Pelaku sempat meminta korban menunggu sebelum resmi dipekerjakan. "Korban datang, kemudian disampaikan...

Polisi Tangkap Pemerkosa Mahasiswi yang Lamar Kerja Jadi Babysitter

Gambar
Jakarta - KABARPROGRESIF.COM Polisi menangkap pelaku penyekapan dan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi asal Kalimantan Utara yang melamar pekerjaan di media sosial sebagai babysister di Makassar, Sulawesi Selatan. "Iya, pelaku sudah ditangkap saat berada di Surabaya," kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, Minggu (17/5). Arya menerangkan bahwa kasus ini bermula ketika korban melamar pekerjaan melalui media sosial.  Kemudian korban datang ke Makassar dan ditempatkan oleh pelaku di salah satu rumah di Kecamatan Tamalate. "Korban kemudian mendatangi lokasi yang ditentukan pelaku dan diberi tahu bahwa pekerjaan sebagai pengasuh anak belum bisa dimulai. Selama menunggu, korban diminta bekerja sementara sebagai pembantu rumah tangga di rumah yang disewa pelaku selama dua hari," ungkapnya. Namun pada hari ketiga, kata Arya pelaku masuk ke kamar korban dan mengancam menggunakan pisau cutter.  Korban kemudian disekap dengan mulut dan mata dilakban sebelum ...

Fakta-fakta Anggota TNI Diduga Tewas Ditembak Sesama Prajurit

Gambar
Palembang - KABARPROGRESIF.COM Seorang Anggota TNI menjadi perhatian usai tewas diduga ditembak sesama personel militer di Palembang, Sumatra Selatan. Korban yang meninggal yakni Pratu F (23) dan terduga yang melakukan penembakan berinisial R (23 tahun). F bertugas di Datasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Palembang. Denkesyah merupakan bagian dari Kesehatan Daerah Militer (Kesdam) di bawah jajaran Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad) TNI AD. Peristiwa penembakan itu terjadi pada Sabtu (16/5) dini hari tepatnya pukul 02.40 WIB. Berikut fakta-fakta anggota TNI ditembak sesama prajurit Lokasi Kejadian di Kafe Kapolsek IB I Palembang Kompol Fauzi Saleh membenarkan peristiwa tersebut dan membeberkan lokasi insiden. "Benar ada kejadian keributan semalam di Kafe Panhead, korban ada yang meninggal dunia," ujar Fauzi. Keributan antar personel militer itu diduga karena salah paham saat berjoget di kafe. Pratu F dan R kemudian cekcok hingga berujung perkelahian. Saat itu, pelaku...

Anggota TNI Tewas Diduga Ditembak, Keluarga Minta Prajurit Dipecat

Gambar
Palembang - KABARPROGRESIF.COM Keluarga anggota TNI yang tewas diduga ditembak sesama anggota TNI aktif di Kafe Panhead Palembang, Sumatera Selatan, meminta pelaku dipecat dari institusi. Korban merupakan Pratu F (23) yang berdinas di Denkesyah Palembang. Adik korban, Faraditha (19) mengaku sangat terpukul atas meninggalnya sang kakak. Ia mengatakan pertama kali mendapat kabar insiden tersebut saat sedang mengikuti perkuliahan pada Sabtu (16/5) pagi. "Saya sempat pergi ke RS Permata, tapi waktu sampai di sana ternyata sudah dibawa ke RS Bhayangkara," kata Ditha. Keluarga meminta pelaku yang diduga menembak korban hingga meninggal dunia untuk diproses secara tegas. "Kami meminta pelaku dihukum seberat - beratnya dan dipecat dari TNI," ujarnya. Rencananya, jenazah korban akan dimakamkan di TPU Sematang borang, Palembang. Sementara itu, Kodam II/Sriwijaya memastikan penanganan insiden itu dilakukan secara serius, profesional, dan transparan. Kapendam II/Sriwijaya Letk...

Anggota TNI Tewas Usai Diduga Ditembak Prajurit di Kafe Palembang

Gambar
Palembang - KABARPROGRESIF.COM Seorang anggota TNI berinisial (P) meninggal dunia diduga karena ditembak oleh sesama rekannya sesama anggota berinisial R (23) di salah satu kafe di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5) sekitar pukul 02.40 WIB. Kapolsek IB I Palembang Kompol Fauzi Saleh membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Benar ada kejadian keributan semalam di Kafe Panhead, korban ada yang meninggal dunia," kata Fauzi. Keributan diduga terjadi karena salah paham antara korban dengan pelaku saat berjoget di kafe tersebut, kemudian terjadi cekcok yang berujung perkelahian. Saat itu, pelaku diduga mengeluarkan senjata api yang dibawanya dan melepaskan satu kali tembakan ke arah korban hingga P tewas. Korban sempat dilarikan ke RS Permata Palembang untuk mendapatkan penanganan medis.  Namun, nyawanya tidak tertolong setelah mengalami luka tembak di bagian perut sebelah kanan. Setelah kejadian, tim identifikasi Polrestabes Palembang telah melakukan olah tempat kejadian pe...

Polisi: Perang Suku Wamena Dipicu Kecelakaan Anggota DPRD Tahun 2024

Gambar
Papua - KABARPROGRESIF.COM Polda Papua menyatakan perang antasuku yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan dipicu kasus kecelakaan anggota DPRD Lanny Jaya pada 2024 silam. Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito mengatakan saat itu penyelesaian denda adat buntut kecelakaan tak bisa diselesaikan. "Kalau ada hal seperti itu biasanya Pemda turun tangan untuk menanggulangi, apalagi ini korbannya anggota DPRD kabupaten. Pada saat itu tidak ada penyelesaian karena memang waktu itu (kecelakaan) terjadi pemerintahan ini semuanya pejabatnya Pj, kan enggak bisa mengeluarkan anggaran untuk itu, jadi enggak terbayarlah, enggak sesuai lah ininya yang dirugikan," kata Cahyo saat dihubungi, Senin (18/5). "Terjadilah perang suku mulai saat itu. Biasanya cuma kecil-kecil, kecil-kecil begitu, sampai puncaknya ini, seperti itu," sambungnya. Disampaikan Cahyo, pemerintah pusat telah turun tangan untuk menyelesaikan konflik dengan mengutus Wamendagri Ribka H...

Cabuli 4 Santriwati, Kiai Ponpes di Maros Ditangkap Usai Buron Setahun

Gambar
Makassar - KABARPROGRESIF.COM Polisi menangkap pengasuh sekaligus pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, AN (68) setelah buron selama lebih satu tahun terkait kasus dugaan pencabulan terhadap empat santriwati. "DPO kasus pencabulan santriwati telah diamankan di Kalimantan Timur," kata Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Ridwan, Minggu (17/5). Ridwan menerangkan bahwa pelaku ditangkap saat tengah bersembunyi Kota Bontang, Kalimantan Timur, pada Jumat (15/5).  "Sekarang DPO itu sudah berada di Polres Maros untuk diperiksa," ujarnya. Ridwan menerangkan bahwa kasus ini terjadi pada 10 Desember 2024 lalu, kemudian dilaporkan pada bulan Februari 2025. Laporan tersebut dilayangkan setelah AN sebagai pengurus ponpes diduga mencabuli 4 santriwati di dalam kamar pribadinya. "Korban santriwati dipanggil oleh terlapor ke kamar pribadi terlapor untuk memijit terlapor. Kemudian beberapa hari kemudian korban kembali di panggil oleh terlapor untuk memijit...

Pimpinan Ponpes di Garut Ditangkap Usai Diduga Cabuli Santri

Gambar
Garut - KABARPROGRESIF COM Seorang pimpinan pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Garut, berinisial AN (45) ditangkap usai viral diduga mencabuli salah seorang santriwati. Kabar mengenai dugaan pencabulan yang dilakukan pimpinan ponpes ini, muncul ke publik setelah video yang dinarasikan rumah lelaki itu digeruduk warga pada Sabtu, (16/5) malam. Video tersebut menunjukkan momen detik-detik ketika sang pimpinan ponpes digiring petugas kepolisian di tengah-tengah perkampungan warga hingga diteriaki cabul. Dugaan aksi pencabulan yang dilakukan oleh AN ini, dilaporkan menimpa salah seorang santriwati di pondok pesantren yang berlokasi di Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut tersebut. Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin mengatakan pihaknya telah menerima pelaporan terkait kasus tersebut dari pihak keluarga.  Menurut Joko, pelaporan masuk ke Polres Garut pada Sabtu kemarin. "Laporan masuk sekitar pukul 1 siang," ungkap Joko. Kabar dugaan pencabulan yang dilakukan oknum pim...

Perkara TNI Tembak Mati TNI di Kafe Palembang, Ini Penjelasan kadispen TNI AD

Gambar
Jakarta - KABARPROGRESIF.COM Anggota Denkesyah Palembang Kesdam II/Sriwijaya, Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa tewas setelah menjadi korban aksi penembakan oleh sesama prajurit TNI di sebuah kafe di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5). Insiden berdarah itu bermula saat terjadi cekcok di kafe tersebut sekitar pukul 02.30 WIB.  Saat itu, Pratu BI dan Sertu MRR terlibat cekcok terkait masalah pribadi hingga berujung perkelahian. "Dalam kondisi terpojok, MRR diduga mengeluarkan senjata api rakitan dan melepaskan tembakan yang mengenai Pratu Ferischal," kata Kadispen TNI AD Brigjen Donny Pramono dalam keterangannya, Minggu (17/5). Usai kejadian, korban sempat dilarikan ke RS Permata Palembang. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia pukul 03.45 WIB. Pomdam II/Sriwijaya langsung turun tangan menyelidiki peristiwa penembakan tersebut. Setelah diselidiki, dua pelaku pun berhasil ditangkap. Keduanya yakni Sertu MRR dan warga sipil berinisial DS yang diduga menyembunyikan baran...

Polri Usut Penganiayaan WNI oleh Sindikat Timah Ilegal Malaysia

Gambar
Jakarta - KABARPROGRESIF.COM Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bergerak cepat mengusut dugaan penganiayaan dan penyekapan terhadap seorang warga negara Indonesia (WNI) oleh sindikat tambang timah ilegal di Malaysia.  Selain melakukan penyelidikan mendalam, Korps Bhayangkara kini tengah berupaya melakukan proses evakuasi dan pemulangan korban ke Tanah Air. “Dittipidter (Direktorat Tindak Pidana Tertentu Polri) sedang proses koordinasi untuk upaya penyelamatan dan evakuasi dengan Divhubinter (Divisi Hubungan Internasional Polri), serta Atase Kepolisian Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Malaysia,” ujar Direktur Tipidter Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni, Minggu, 17 Mei 2026. Irhamni membeberkan, kasus ini mulai terkuak setelah Atase Polri (Atpol) KBRI Kuala Lumpur menerima laporan resmi pada 16 Mei 2026.  Laporan tersebut memuat informasi adanya penyekapan dan tindak kekerasan hebat terhadap seorang WNI asal Prabumulih, Sumatera Selatan, berinisial DC. Kondisi ko...

Manusia Silver yang Viral Todongkan Pisau ke Pengguna Jalan Ditangkap

Gambar
Denpasar - KABARPROGRESIF.COM Unit Reskrim Polsek Kuta menangkap seorang pria yang diduga melakukan penodongan menggunakan pisau terhadap pengguna jalan.  Aksi tersebut terjadi saat pelaku mengamen sebagai manusia silver di kawasan traffic light Jalan Imam Bonjol dan Jalan Sunset Road, Kuta, Badung, Bali. Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari video viral di media sosial.  Video tersebut memperlihatkan aksi pelaku yang menodongkan pisau kepada pengguna jalan. "Setelah adanya video viral tersebut, Polsek Kuta langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi kejadian, mencari saksi-saksi dan rekaman CCTV hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan," kata Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, di Denpasar, Minggu, 17 Mei 2026. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 16 Mei 2026, sekitar pukul 15.00 Wita. Saat itu, korban sedang berhenti di lampu merah Jalan Imam Bonjol dan Jalan Sunset Road.  Tiba-tiba, pelaku da...

Pimpinan Ponpes di Klaten Diduga Cabuli 2 Anak Kandung

Gambar
Klaten - KABARPROGRESIF.COM Seorang pendiri sebuah yayasan pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Klaten ditangkap.  Pria berinisial AK tersebut diduga melakukan tindak pencabulan terhadap anak kandungnya yang masih di bawah umur. AK kini telah ditahan untuk menjalani proses penyidikan. Kuasa Hukum korban, Lilik Setiawan, mengungkapkan pelaku diketahui menjabat sebagai pembina di sebuah Pondok Pesantren Diniyah di Klaten. AK juga merupakan salah satu pendiri yayasan ponpes tersebut. "Pelaku ini diketahui menjabat sebagai pembina di sebuah Pondok Pesantren Diniyah di Klaten. Dia juga salah satu pendiri yayasan ponpes tersebut. Jadi tindak asusila ini dilakukan pada dua anak kandung pelaku, U yang saat ini sudah berusia 19 tahun dan adiknya Y, berusia 15 tahun," ujar Lilik Setiawan di Klaten, Minggu, 17 Mei 2026. Menurut Lilik, perbuatan asusila tersebut dilakukan tidak hanya sekali pada kedua korban. Kasus mulai terungkap ke publik setelah korban pertama, U, memberanikan diri...

LBH Jakarta Minta Polda Metro Kaji Ulang Tim Pemburu Begal

Gambar
Jakarta - KABARPROGRESIF.COM Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mengkritik pembentukan 'Tim Pemburu Begal' oleh Polda Metro Jaya. LBH Jakarta menilai pembentukan tim tersebut berpotensi mengulang praktik kekerasan aparat hingga extrajudicial killing atau pembunuhan di luar proses hukum. Dalam keterangan tertulis yang dirilis Jumat (16/5), LBH Jakarta menyebut penggunaan istilah "pemburu" dalam nomenklatur resmi kepolisian mencerminkan cara pandang yang menempatkan warga sipil sebagai ancaman yang harus diburu dan dilumpuhkan. "Dalam negara hukum yang demokratis, kepolisian bukan institusi perang. Fungsi utamanya adalah menegakkan hukum dalam koridor konstitusi dan HAM," tulis LBH Jakarta. LBH Jakarta mengaku prihatin atas maraknya kasus pembegalan di wilayah Jabodetabek dan menegaskan negara memang memiliki kewajiban menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.  Namun, pendekatan keamanan yang represif dinilai berisiko melanggar hak asasi manusia. LBH Jakarta me...

Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal Siaga 24 Jam

Gambar
Jakarta - KABARPROGRESIF.COM Polda Metro Jaya membentuk tim pemburu begal untuk memberantas aksi kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin mengatakan pembentukan tim khusus tersebut dilakukan karena aksi kriminalitas jalanan tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga membahayakan nyawa korban. Ia menjelaskan tim pemburu begal akan ditempatkan di sejumlah titik rawan dan beroperasi selama 24 jam untuk memastikan keamanan serta keselamatan masyarakat. "Tim kami, baik yang ada di jajaran polsek, polres, maupun Direktorat Reserse Kriminal Umum, akan disebar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya," ujar Iman dalam konferensi pers, Jumat (15/5). Iman mengatakan tim tersebut akan dibekali perlengkapan taktis, mulai dari helm, rompi, hingga senjata.  Selain itu, pihaknya juga tengah menyiapkan saluran khusus melalui media sosial untuk menerima dan membagikan informasi terkait aksi kriminalitas...

Polda Lampung Berhasil Ungkap Kasus Curat Ranmor yang Mengakibatkan Gugurnya Bripka (Anumerta) Arya Supena

Gambar
Lampung - KABARPROGRESIF.COM Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, memimpin langsung kegiatan Press Release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) sasaran kendaraan bermotor yang mengakibatkan gugurnya seorang personil Polri, Bripka (Anumerta) Arya Supena, S.H., saat menjalankan tugas. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Sabtu, 09 Mei 2026, sekitar pukul 06.00 WIB di Jalan ZA Pagar Alam, Kelurahan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung.  Bripka (Anumerta) Arya Supena, yang merupakan anggota Ditintelkam Polda Lampung, memergoki aksi pencurian sepeda motor milik korban NM di depan Toko Yussy Akmal. Saat hendak melakukan penangkapan, tersangka B alias R melakukan perlawanan sengit dan berusaha merebut senjata api milik korban.  Dalam pergumulan tersebut, tersangka berhasil menguasai senjata korban lalu menembak korban, yang mengakibatkan Bripka (Anumerta) Arya Supena gugur di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan tersangka H berperan sebagai jok...

WNA India Overstay 248 Hari Ditemukan Meninggal di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya

Gambar
Surabaya - KABARPROGRESIF.COM Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya menyampaikan perkembangan penanganan perkara keimigrasian terhadap seorang warga negara India berinisial SN, yang diduga melakukan pelanggaran berupa overstay selama 248 hari. Pelanggaran tersebut mengacu pada Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, di mana SN diketahui masih berada di Indonesia meski masa izin tinggal kunjungannya telah lama berakhir. Kasus ini bermula dari laporan dan koordinasi UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Sidoarjo terkait dugaan persoalan keluarga dan pemenuhan hak anak yang melibatkan warga negara asing tersebut.  Menindaklanjuti laporan itu, petugas Imigrasi melakukan pengawasan serta pemeriksaan dokumen keimigrasian SN. Hasil pemeriksaan melalui sistem keimigrasian mengungkap bahwa SN berstatus pemegang Izin Tinggal Kunjungan dan telah overstay selama 248 hari.  Pada 6 Mei 2026, SN memenuhi panggilan pemeriksaan di Kantor I...

Overstay 8 Bulan, WNA India Diamankan: Tabir Penelantaran Anak dan Ancaman Terkuak

Gambar
Surabaya - KABARPROGRESIF.COM Kasus pelanggaran keimigrasian kembali mencuat di wilayah Jawa Timur.  Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya mengamankan Warga Negara India, Surendran Nithin (38), di sebuah rumah kos di Sidoarjo, Rabu (13/5), setelah terbukti melakukan pelanggaran serius izin tinggal. Namun, perkara ini tidak berhenti pada pelanggaran administrasi semata.  Di balik overstay selama 248 hari, terkuak dugaan penelantaran anak hingga ancaman terhadap mantan istri yang menambah kompleksitas kasus tersebut. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, mengungkapkan bahwa Surendran masuk ke Indonesia menggunakan Visa on Arrival (VoA), tetapi tidak kunjung meninggalkan wilayah Indonesia setelah masa izin tinggal berakhir.  “Hasil pemeriksaan memastikan yang bersangkutan melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” tegas Agus, Kamis 14 Mei 2026. Setelah diperiksa, Surendran mengakui pelanggaran terseb...