Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Rabu, 12 September 2018

DPRD Surabaya Serahkan Pencairan Dana Hibah Jasmas Tergantung Walikota


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Pengesahan KUA PPAS PAK APBD 2018 diwarnai isu bakal tidak dicairkannya dana hibah Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas).

Meski sejumlah anggota Banggar menolak membenarkan isu tersebut, namun  sepakat untuk menyerahkan sepenuhnya pencairan anggaran hibah Jasmas pada keputusan Wali Kota Surabaya.

Anggota Banggar, Vincensius menyebut sampai dengan rapat Banggar dan Banmus terakhir pihaknya memastikan anggaran hibah Jasmas masih tercantum.

Nilainya, lanjut politikus dari partai Nasdem ini sekitar Rp. 53,6 miliar yang merupakan anggaran hibah terakhir dari APBD 2018 dari total sekitar Rp. 200 miliar.

“Posisi terakhir memang tidak ada pergeseran dana hibah Jasmas. Nilainya sekitar Rp. 53,6 miliar . saya tidak tahu isu bakal tidak dicairkannya dana hibah ini berasal dari mana, tapi posisi terakhir masih ada,” ujar pria yang akrab disapa Awey ini.

Meski demikian Awey juga menegaskan, pihak DPRD Surabaya hanya bisa memastikan dana hibah Jasmas masih dianggarkan dan tidak digeser.

Namun menurutnya jika dikemudian hari pihak Walikota berkeinginan untuk tidak mencairkan anggaran ini hal itu merupakan hak dari pihak Walikota dan Pemkot Surabaya.

“Kalau memang tidak dicairkan, maka hal itu adalah kebijakan yang menjadi hak Walikota. Bolanya sekarang ada di sana (Pemkot,red),” terang Awey.

Namun yang jelas, lanjut Awey, saat ini usulan Jasmas dari DPRD Surabaya sudah teranggarkan dengan rigit by name by address.

Dengan demikian sebenarnya tinggal pencairan saja usai pembahasan PAK APBD 2018.

“ Ya sebenarnya tinggal pencairan saja,” ujarnya.

Sementara itu ketua Komisi A DPRD Surabaya yang juga anggota Banggar, Herlina Harsono Njoto dikonfirmasi menegaskan dana hibah Jasmas masih dianggarkan dalam KUA PPAS PAK APBD 2018. 

“ Masih dianggarkan, tidak digeser,” ujar Herlina.

Isu bakal tidak dicairkannya hibah Jasmas oleh Pemkot Surabaya ini dikomentari ringan oleh salah satu anggota legislatif yang menolak disebut namanya.

Anggota  legislatif salah satu partai besar ini menyebut pihaknya tidak masalah jika dana Jasmas tidak dicairkan Pemkot Surabaya.

“Keputusan final ada di Pemkot, mau dicairkan atau pun tidak itu keputusan Wali kota. Saya pribadi tidak terlalu mempermasalahkan” ujarnya.(*/arf)

0 komentar:

Posting Komentar