Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Komisi A Sidak Jalan Perumahan Villa Bukit Mas

"Amar Putusan Mahkamah Agung (MA) RI Nomor 684 PK/Pdt/2012 lalu, Linda Handayani Nyoto dinyatakan menang gugatan atas lahan tersebut. Pemkot dan PT Inti Insan Lestari mempunyai kewajiban membayar ganti rugi sebesar Rp. 3.835.065.000

Jaksa Berharap Anak BF Sutadi Tidak Divonis Rehab

Dasar kami adalah tes urinenya yang negatif. Sehingga kami menyimpulkan ada pemufakatan jahat untuk menguasai sabu yang dipesan dari terdakqa Rully Setiawan

Januari 2017, Risma Gelar Mutasi

Ya kalau mau sekarang mutasi ya aku siap aja, ayo tak mutasi. Tapi apa yang lain siap semuanya. Sebab ada SKPD yang baru, juga ada yang nomenklaturnya dirubah. Saya kira yang pas itu awal tahun depan

Eksepsi Ditolak, Korupsi Husnul Ke Pembuktian

Keberatan terdakwa Husnul Khuluq terkait kewenangan Pengadilan Tipikor dalam mengadili perkaranya tidak berdasar. Selain itu, jaksa juga mengklaim telah menyusun surat dakwaannya sesuai dengan prosedur dengan terpenuhinya syarat-syarat formil dan materiil

Yontaifib Marinir: Pasukan Elit Marinir TNI AL

Berkaca dari mahalnya operasi amfibi di luar negeri (dari sisi jumlah korban pasukan pendarat) dan pengalaman dalam Operasi Indra — operasi amfibi pertama KKO AL di pantai Indramayu kala menumpas DI/TII pada Maret 1953— maka kebutuhan akan adanya satuan Amphibious Recon ini memang terbilang mendesak

Dahlan Iskan Didakwa Pasal Berlapis

Dahlan Iskan didakwa dengan pasal berlapis. Dalam dakwaan primer, Dahlan Iskan dijerat melanggar pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU. No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No.20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.Sedangkan dalam dakwaan subsider, Dahlan dijerat melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No.20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

Mantan Ketua KPK Muncul Disidang Dahlan

Kedatangan mereka hanya untuk memberikan support ke Dahlan Iskan. Usai bertemu dilobby Pengadilan Tipikor, ketiga tokoh itu langsung masuk ke ruang saksi prima sambil menunggu sidang pembacaan eksepsi Dahlan Iskan dibacakan tim penaeehat hukumnya yang diketuai Yusril Ihza Mahendra

Pemkot Surabaya Terima Hibah Peralatan IKM

Beberapa peralatan yang dihibahkan ke Pemkot Surabaya untuk pemberdayaan pelaku IKM tersebut diantaranya mesin obras sebanyak tiga unit, mesin neci tiga unit, mesin jahit 22 unit, mesin pengering sepatu, shoelast sepatu pria dan beberapa mesin

Rabu, 15 Agustus 2018

Kukuhkan Paskibraka, Wali Kota Risma: Kibarkanlah Bendera Merah Putih ke Seluruh Dunia


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Surabaya tahun 2018 di Balai Kota Surabaya, Rabu (15/8/2018). Sebanyak 100 anggota Paskibraka ini sudah dilatih dan siap menjalankan tugasnya di hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2018 mendatang.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma memberikan pesan khusus kepada para anggota Paskibraka itu. Ia menjelaskan bahwa tidak mudah menjadi anggota Paskibrakan, karena harus menyisihkan para pelajar lainnya, baik di sekolahnya sendiri maupun pelajar dari sekolah lain.

“Tapi yang perlu kalian ingat adalah bahwa ini bukan segala-galanya. Tujuan akhir dari kalian bukan hanya mengibarkan bendera merah putih di Balai Kota Surabaya, tapi kalian harus mengibarkan bendera merah putih ke seluruh dunia, karena itu tujuan dari pendidikan, kalian harus bersanding dengan anak-anak bangsa lain di seluruh dunia,” kata Wali Kota Risma dalam sambutannya.

Oleh karena itu, Wali Kota Risma meminta para anggota Paskibraka itu untuk menjaga sikap ketika nanti sudah kembali ke sekolahnya masing-masing. Bahkan, ia juga meminta supaya tidak perlu merasa yang “paling” di sekolahnya.

“Jangan pernah merasa sombong, jaga sikap, jangan pernah kalian merasa bahwa kalian yang paling. Ini yang sangat penting,” tegasnya.

Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu menambahkan para anggota Paskibraka itu diharapkan menjadi panutan bagi teman-temannya yang lain untuk menjadi lebih baik. Sebab, dia telah dipilih mewakili sekolahnya.

“Jadi, pengaruhi teman-teman kalian supaya ikut kalian menjadi lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelajaran yang telah didapatkan selama ini seperti kedisiplinan dan kebersamaan diharapkan tidak hilang begitu saja. Namun sebaliknya, kedisiplinan dan kebersamaan itu harus dijadikan pegangan supaya bisa membantu, mendukung dan mensupport kesuksesan.di masa mendatang.

“Semua orang berhasil pasti dia disiplin. Kalian sudah mendapatkan itu, jadi pegang itu untuk mengantarkan kepada kesuksesan. Tidak ada yang tidak mungkin asal kalian mau, semuanya mungkin. Semua anak dan kita semua berhak untuk berhasil dan sukses,” kata dia.

Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu juga meminta untuk menjalankan tugas sebagai Paskibraka dengan sebaik mungkin. Sebab, warga Kota Surabaya mempercayakan pengibaran bendera merah putih itu kepada mereka.

“Tolong jaga amanat warga Surabaya ini dengan baik,” imbuhnya.

Selain itu, perjuangan meraih kemerdekaan ini tidaklah mudah. Para pahlawan harus mengorbankan segala hal untuk meraihnya.

“Kalau kalian bisa mengibarkan bendera merah putih di Balai Kota Surabaya ini, berarti kalian sudah menjadi penyambung perjuangan yang dilakukan oleh para pahlawan,” pungkasnya. (arf)

Komandan Lantamal V Tinjau Pelaksanaan Tes Caba-Catam Gelombang II TNI AL Tahun 2018


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlantamal) V Surabaya Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H., meninjau secara langsung pelaksanaan seleksi daerah Calon Bintara dan Tamtama Prajurit Karier gelombang II tahun 2018 Rute 3 di gelanggang olahraga Pasiran Lantamal V,  DBAL Ujung, Surabaya, Rabu (15/8/2018).

Kedatangan Komandan Lantamal V disambut langsung oleh Asisten Personel Danlantamal V Letkol Laut (P) Nazaruddin yang didampingi oleh Katimtes Lapetal Letkol Laut (E) Broto.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Lantamal V meninjau secara langsung pelaksanaan tes yang hari ini memasuki tes psikologi bagi para pendaftar.

Pelaksanaan tes psikologi dibagi beberapa gelombang. Katim Psikologi, Kolonel Laut (KH) Drs.  Bachrul Ulum, MPPO,. Psikolog, didampingi Katimtes dari Lapetal Letkol Laut (E) Broto menyampaikan bahwa dalam pelaksanaannya tes bagi para calon Bintara dan Tamtama Prajurit Karier gelombang II tahun 2018 ini dibagi dalam beberapa gelombang untuk mempermudah pelaksanaan tes.

Usai meninjau tes psikologi, Komandan Lantamal V juga meninjau tes kesehatan kedua bagi calon Bintara dan Tamtama Prajurit Karier gelombang II tahun 2018.

Selanjutnya, Komandan Lantamal V dengan didampingi oleh Asisten Personel Danlantamal V, Katimtes dari Lapetal, Pabanren Letkol Laut (KH) Drs. H. M. Safroni meninjau sarana dan prasarana yang digunakan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tes untuk rekrutmen TNI AL.(arf)

Begini Suasana Pengukuhan Paskibraka Demak


KABARPROGRESIF.COM : (Demak) Acara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Demak Tahun 2018 yang dilaksanakan di Pendopo kabupaten Demak, Selasa (14/8/2017) dan dipimpin oleh Wakil Bupati Demak Drs.Joko Sutanto berlangsung khidmad.

Acara pengukuhan ditandai dengan penciuman Sang Merah Putih oleh Paskibraka, dilanjutkan Penyematan Lencana Merah Putih dan pemasangan Kendhit oleh Wakil Bupati, Dandim 0716/Demak Letkol Inf Abi Kusnianto, Wakapolres Demak Ibnu Bagus Santosa dan Sekda kepada Paskibraka, yang sebelumnya terlebih dahulu dilakukan pembacaan pengantar pengukuhan.

Seusai acara, Wakil Bupati Demak Drs.Joko Sutanto selaku inspektur upacara menyampaikan, menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada momen Upacara Hari Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus, bukan perkara yang mudah, karena perlu latihan dan disiplin yang tinggi serta yang tidak kalah pentingnya adalah kondisi kesehatan yang selalu terjaga. Untuk itu Joko Sutanto berharap dapat dijalani dengan baik.

"Kami berharap tugas yang diamanahkan kepada saudara sekalian agar dijalani dengan baik, karena sesulit apapun pengalaman yang akan anda jalani pasti akan bermakna dan terkesan sepanjang masa" kata Wakil Bupati.

Kepada Paskibraka, Wakil Bupati juga menyampaikan tugas yang diemban ini belum seberapa bila dibandingkan dengan perjuangan dan pengorbanan para pendahulu, pejuang, tokoh-tokoh bangsa dan para pahlawan yang telah gugur membela bangsa dan Negara Indonesia.

Mendapat amanah untuk tugas pengibaran bendera merupakan simbolisasi eksistensi negara. Agar bendera berkibar, juga memerlukan perjuangan panjang dan pengorbanan yang tak terperi. Banyak korban jiwa, harta dan benda serta waktu lama ketika para pahlawan berjuang agar Sang Merah Putih bisa berkibar dan terus berkibar, hingga sekarang usia negara mencapai 73 Tahun.(andre)

Selasa, 14 Agustus 2018

Pemkot Surabaya Fokus Kirim Bantuan ke Lombok Timur dan Barat


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Usai kedatangan tim pertama menyalurkan bantuan kepada korban gempa di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB). Selanjutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pun melakukan evaluasi mengenai rencana bantuan yang akan kembali dikirim ke sana.

Dari hasil tinjauan tim pertama di lapangan, bentuk bantuan yang paling mendesak yakni berupa kebutuhan sehari-hari. Seperti makanan, penjernih air, terpal, dan selimut. Bahkan, dari hasil evaluasi di lapangan, Pemkot Surabaya juga akan mengirimkan bantuan ke Lombok Barat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan dari hasil evaluasi, selanjutnya Pemkot Surabaya akan konsentrasi untuk menyalurkan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari. Sejak hari Kamis, 9 Agustus 2018, Pemkot telah mengirimkan sebanyak 709 pack bantuan.

“Bantuan tersebut, selain dikirim menggunakan moda transportasi udara, sebagian dibawah bersama tim yang berangkat pertama, terdiri dari 18 orang,” kata Eddy saat menggelar jumpa pers di Kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Selasa, (14/08/18).

Bantuan yang telah dikirim itu, lanjut Eddy, terkirim dalam empat tahap. Yakni pada tanggal, 9, 10, 11, dan 13 Agustus 2018. Hingga saat ini, total bantuan berupa barang yang telah dikirim oleh Pemkot Surabaya sebanyak 709 koli. Diantaranya yakni, penjernih air sebanyak 105 pack, mie goreng 34 pack, kain kafan 4 pack, selimut 23 pack, beras 86 pack, obat-obatan 26 pack, pakaian 114 pack, susu 24 pack, paralon plus pompa air 13 pack, genset 14 pack, terpal 14 pack, tenda plus tali 12 pack dan sebagainya.

“Tim pengganti kedua, ada 18 orang juga sudah berangkat Minggu lalu ke Mataram, menggantikan tim gelombang pertama. Kita jadwalkan mereka disana sekitar enam hari. Kita masih lihat kalau masih dibutuhkan akan dikirim tim ke tiga,” ujarnya.

Disampaikan Eddy, hari ini Pemkot Surabaya kembali mengirim bantuan seperti 30 penjernih air, enam pompa air, dan 14 genset. Bahkan, malam ini, pemkot telah menyiapkan bantuan berupa tandon lipat dengan kapasitas 800 liter sebanyak 17 buah dan 1000 liter 15 buah, untuk rencana kembali dikirim ke Lombok. Menurut Eddy, kebutuhan air bersih saat ini menjadi salah satu prioritas utama yang paling mendesak disana. Tim pertama yang tiba di Lombok pun sempat menunjukkan kepada para pengungsi, bagaimana menggunakan penjernih air yang langsung bisa dikonsumsi tanpa ada efek samping.

“Masyarakat disana sangat kesulitan air. Benar sekali ketika bu Risma memberikan instruksi untuk mengirim bantuan berupa penjernih dan pompa air. Sehingga diharapkan, dengan adanya air yang ada disungai, bisa dialirkan untuk mensuplai kebutuhan sehari-hari para pengungsi di sana,” tuturnya.

Hingga saat ini, bantuan dari masyarakat Kota Surabaya terus berdatangan ke posko korban gempa di Taman Surya. Kendati demikian, ia berharap masyarakat yang ingin memberikan bantuan, bisa lebih mengutamakan bantuan dalam kebutuhan sehari-hari.

“Makanan siap saji seperti roti juga sangat dibutuhkan di sana. Sementara untuk pakaian, kalau bisa yang benar-benar layak. Karena sebelum dikirim, pakaian yang kami terima dilakukan sortir dahulu. Agar ketika nanti disalurkan pakaian itu layak dan pantas untuk saudara-saudara kita di Lombok,” katanya.

Terkait banyaknya elemen masyarakat Surabaya yang melakukan aksi penggalangan dana untuk korban gempa. Ia mengimbau agar pengumpulan dana tersebut sebelumnya bisa melakukan ijin terlebih dahulu ke BPB Linmas Surabaya. Alasannya, dengan adanya Perda No. 14 tahun 2015, diharapkan bantuan yang disalurkan bisa termonitor oleh Pemkot Surabaya.

“Sehingga warga yang akan bantu itu punya kepastian dan puas. Yang belum mengajukan ijin kita tertibkan. Kita tidak menghambat, tapi ajukan ijinlah supaya bisa terkontrol oleh kami. Karena warga yang antusias membantu cukup banyak,” kata pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Administrasi Pemerintah dan Otoda Pemkot Surabaya ini.

Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya Imam Siswandi pun berbagi pengalaman usai tim pertama yang dipimpinnya tiba di Lombok. Melihat kondisi yang memprihatinkan, ia bersama tim merasakan langsung bagaimana kondisi masyarakat di sana. Bahkan, ia bersama tim juga sempat merasakan getaran gempa ketika tinggal disana.

“Memang kami lihat keadaannya cukup parah. Kami lihat 95% bangunan di Lombok Utara itu hancur, termasuk kantor bupati dan kantor camat juga rata dengan tanah,” ujarnya.

Sebelumya, ia bersama tim melakukan tinjauan di SDN Obel-Obel 1, Lombok Timur, untuk rencana pembangunan gedung sekolah. Namun, usai mendengar informasi bahwa kondisi di Lombok Utara juga memprihatinkan, akhirnya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengarahkan agar tim juga bergeser ke Lombok Utara.

“Dari sana (Lombok Utara) kemudian bu wali instruksikan untuk mencari lokasi terjauh yang belum mendapat perhatian dari pihak instansi manapun. Sehingga kami koordinasi dengan BPBD disana, akhirnya ketemu lokasi yang belum tersentuh,” imbuhnya.

Mengenai rencana pembangunan gedung SDN Obel-Obel 1, Lombok Timur, pihaknya menyatakan masih menunggu hingga kondisi stabil. Sebab, usai evaluasi yang dilakukan bersama timnya di lapangan, kondisinya memang belum stabil. Gempa dengan skala kecil pun masih sering terjadi di sana. Kendati begitu, pihaknya akan terus membangun komunikasi dengan BPBD Provinsi NTB.

“Masalah sekolah kita masih nunggu perintah. Jumlah uangnya sudah siap. Namun, kita masih nunggu dari BMKG atau BPBD provinsi NTB. Sehingga nanti bisa dilakukan pembangunan sekolah secara swadaya oleh Pemkot Surabaya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya M. Fikser menuturkan bahwa Pemkot Surabaya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh elemen, maupun masyarakat Surabaya yang ikhlas dan sukarela menyalurkan bantuan melalui pemerintah kota kepada korban gempa di Lombok. Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini, pihaknya masih terus membuka posko korban peduli gempa, sehingga diharapkan masyarakat Surabaya yang akan menyalurkan bantuan bisa melalui pokso yang telah tersedia.

“Kami atas nama Pemkot Surabaya mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat Surabaya untuk menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah gempa di Lombok,” tutupnya. (arf)

Prajurit TNI Salurkan Air Bersih ke Korban Gempa di Lombok Barat


KABARPROGRESIF.COM : (Lombok Barat) 6 personel Yonif Mekanis 516/Caraka Yudha (CY) tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Brawijaya yang dipimpin Lettu Inf Hamim memberikan beberapa bantuan terhadap korban gempa di Dusun Kerandangan, Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Bantuan tersebut berupa air bersih.

Sejumlah personel Satgas tampak membagikan beberapa bantuan seperti logistik dan air bersih. Satu mobil tanki air disalurkan untuk warga korban gempa.

"Ini pembagian air bersih dari TNI untuk masyarakat korban gempa di wilayah Dusun Kerandangan, Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat," ujar Lettu Inf Hamim melalui keterangan tertulisnya, Selasa (14/08/2018).

Lettu Inf Hamim mengatakan bantuan tersebut sebagai salah satu bentuk kepedulian TNI kepada korban gempa. Dia juga menyebut beberapa bantuan akan terus diberikan selama proses evakuasi berlangsung.

"Bantu masyarakat korban gempa ini bagian dari tugas TNI untuk membatu kesulitan masyarakat, langkah-langkah kemanusiaan ini terus dilakukan selama proses recovery berlangsung. Hal ini untuk mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akan air bersih,” ujarnya

Menurut Lettu Hamim, selain membutuhkan makanan, masyarakat korban gempa juga membutuhkan air bersih.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud TNI kepedulian kepada warga korban gempa yang sedang mengalami kesulitan memperoleh air bersih,” ungkapnya.

“Kita berusaha membantu warga yang mengalami kesulitan dan membutuhkan bantuan, termasuk kesulitan air bersih. Saya berharap dengan bantuan air bersih ini dapat meringankan beban warga korban gempa,” pungkas Letnan Hamim.

Hari (44), warga setempat, mengatakan, di lokasi tempatnya mengungsi bersama warga lain cukup jauh dari rumah dan tidak ada sumber mata air. Untuk kebutuhan MCK murni mengandalkan droping dari TNI, BNPB dan pemerintah. PDAM dan sumur bor yang menjadi andalan masyarakat sehari-hari saat ini usak tertimbun material bangunan akibat gempa.

“Selain makanan, air bersih diharapkan bisa tetap tersedia, khususnya untuk kebutuhan minum. Apalagi musim kemarau seperti sekarang, banyak dibutuhkan warga,” sebut Hari, Selasa (14/08/2018).

Romli, warga lain juga berharap, droping air bersih tetap dilakukan TNI yang kini masih tetap berada di pengungsian.

“Sekarang ini tidak ada yang bisa diharapkan masyarakat pengungsi dari rumah atau tempat tinggalnya, karena sudah rusak parah. Mau balik juga tidak berani, karena itu bantuan makanan dan air bersih diharapkan bisa tetap diberikan,” katanya. (andre)

Kementerian Dalam Negeri dan 7 Kota Kamboja Belajar Pengelolaan Lingkungan ke Surabaya


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Sebanyak 18 orang rombongan dari Kamboja belajar tentang pengelolaan lingkungan, tata kota dan pengaturan lalu lintas di Surabaya. Rombongan yang dihubungkan oleh Global Green Growth Institute (GGGI) ini diterima langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di ruang sidang Wali Kota Surabaya, Selasa (14/8/2018).

18 orang rombongan yang ikut dalam pertemuan itu adalah Wakil Wali Kota Battambang Mr Hoeurn Doeur, Wakil Wali Kota Siem Reap Ms. Lim Phallika, Wali Kota Bavet Mr Seng Seila, Wali Kota Kampong Cham City Mr Chan Phally, Wali Kota Kep Ms Tit Sokha, Wakil Kepala Petugas Kota Sihanoukville Teang Vannarith, Wali Kota Soung Ms Chea Naron, Wakil Direktur DDC Kementerian Dalam Negeri Mr Ing Chhe, Wakil Direktur DDC Kementerian Dalam Negeri Mr Meas Chhivhun.

Selain itu, Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Pembangunan Berkelanjutan Kamboja Mr H. E E Vuthy, Direktur Departemen Ekonomi Hijau Ms Taing Meng Eang, Direktur SMCD / MPWT Ms Chao Sopheak Phibal, dan Staf Teknis Senior SMCD / MPWT Ms Lun Heng. Rombongan ini disertai pula oleh Kepala Kebijakan GGGI Kamboja Pheakdey Heng, Petugas Senior Admin GGGI Kamboja Putheary Kuy, Senior Officer GGGI Indonesia Kurnya Roesad, Senior Associate GGGI Indonesia Anna Urbinas, dan Asisten Senior GGGI Indonesia Yorkie Sutaryo.

Saat pertemuan itu, Wali Kota Risma menjelaskan berbagai hal tentang pembangunan Kota Surabaya, terutama pengelolaan lingkungan, tata kota dan pengaturan lalu lintas di Surabaya. Secara lebih detail, ia menjelaskan tentang pembangunan taman yang saat ini sudah 420 taman dengan 133 hektar, pembangunan 403 lapangan olahraga yang tersebar di berbagai titik di Kota Surabaya dan pembangunan jalur hijau sekitar 35 hektar. 

“Pembangunan jalur hijau itu penting untuk menyerap karbon dioksida yang ada di jalanan, supaya tidak ke perumahan warga, sehingga kualitas udara dan suhu udara tetap bagus. Makanya, kita pilih tanaman yang rata-rata bisa menyerap karbon dioksida menjadi lebih besar,” kata Wali Kota Risma kepada rombongan itu.

Untuk merawat taman dan jalur hijau itu, Pemkot Surabaya membuat rumah kompos yang saat ini berjumlah 26 unit. Bahkan, rumah-rumah kompos itu jadi pembangkit listrik. Rumah kompos itu mengelola sampah-sampah yang ada di Surabaya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma juga menjelaskan program SITS di Dishub Surabaya. Berbagai terobosan tentang pengaturan arus lalu lintas dan terobosan tentang transportasi missal juga dijelaskan panjang lebar oleh Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini.

“Kami juga punya Bus Suroboyo yang gratis, cukup membayar dengan botol plastik,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Pembangunan Berkelanjutan Kamboja Mr H. E E Vuthy mengatakan Surabaya itu adalah kota yang ramah lingkungan dan sudah menerapkan pembangunan yang ramah lingkungan. Tak heran jika masyarakatnya di Kota Pahlawan ini bisa hidup dengan mutu udara dan air yang lebih baik.

“Mereka juga ingin menerapkan itu di kotanya, makanya dia berkunjung ke Surabaya,” kata Vuthy seusai pertemuan.

Menurut Vuthy, banyak hal dipelajari selama bertemu Wali Kota Risma di ruang sidangnya itu. Terutama dalam hal penerapan kebijakan-kebijakan yang telah diterapkan, termasuk pertanian urban, pembangunan jalur hijau, pengelolaan sampah, dan rumah kompos yang sudah dijadikan tenaga pembangkit listrik.

“Sebetulnya beberapa sudah diterapkan di sana, tapi yang perlu ditingkatkan adalah sosialisasi kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan bisa bisa didaur ulang seperti di Surabaya,” imbuhnya.

Yang paling menarik dan inovatif, lanjut dia, sampah botol plastik bisa dijadikan untuk membayar bus, sehingga dia mengaku sangat kagum dengan inovasi ini. “Ini sangat inovatif, sebelumnya saya tidak pernah mendengar semacam ini,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengaku setelah pertemuan ini akan didiskusikan dengan perwakilan dari Kemendagri Kamboja dan beberapa kota yang ikut untuk bisa bekerjasama dengan Kota Surabaya.

“Nanti kita rumuskan dulu persisnya bidang apa yang perlu dikerjasamakan dengan Surabaya. Tapi tentunya kami akan diskusi dengan Surabaya dulu,” pungkasnya. (arf)

16 Resimen Mahasiswa Ikuti Pelatihan Dasar Militer


KABARPROGRESIF.COM : (Malang) Kala itu, Resimen Mahasiswa atau yang biasa dikenal dengan sebutan Menwa, dinilai memiliki peran penting dalam ikut serta mempertahankan keutuhan, dan kedaulatan NKRI. Bahkan, tak sedikit pula, komponen masyarakat saat itu, yang ikut bergabung dengan Kesatuan Menwa yang bermarkas di setiap Perguruan Tinggi di Indonesia.

“Lahirnya Menwa, tidak lepas dari sejarah kelahiran Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi, tongkat estafet perjuangan itu, di mulai dari tentara pelajar yang kemudian di serahkan kepada Menwa,” ujar Perwira Seksi Latihan (Pasi Lat) Korem 083/Baladhika Jaya, Mayor Inf Tohir usai memimpin prosesi upacara penutupan latihan pendidikan dasar kemiliteran (Diksarmil) di Mako Yonkav 3/AC. Selasa, (14/8/2018).

Selama dua pekan, kata Mayor Tohir, tak hanya pelatihan baris-berbaris saja. Namun, wawasan kebangsaan dan bela negara yang selama ini dimiliki oleh para Menwa tersebut, juga mulai di uji ketika selama berada di Yonkav.

“Jiwa korsa dan semangat patriotic yang dimiliki oleh para Menwa, perlu diketahui dan di perdalam kembali,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pengurus Menwa Mahasurya, Alfiah Jamjami menambahkan, pembekalan yang diikuti oleh para Menwa saat ini, merupakan salah satu bentuk, ataupun upaya guna mewujudkan kader-kader terbaik di kalangan generasi muda, terlebih para mahasiswa.

“Saya berharap, apa yang diperoleh para Menwa selama pelatihan, dapat ditularkan ke masyarakat lainnya, terlebih para remaja,” pintanya. (andre)

Komandan Satuan Patroli Lantamal V Hadiri Upacara Penyambutan Satgas Yonif Raider 515/9/2 Kostrad


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Komandan Satuan Patroli Pangkalan Utama TNI AL (Dansatrol Lantamal) V Letkol Laut (P) Didik Dhuwijantoko mewakili Komandan Lantamal V Surabaya Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H., menghadiri Upacara Penyambutan Satgas Yonif Raider 515/9/2 Kostrad Purna Tugas Pamrahwan Maluku - Maluku Utara di Dermaga Madura Ujung Koarmada II Surabaya, Selasa (14/8).

Bertindak selaku Inspektur Upacara Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Marga Taufik dan sebagai Komandan Upacara yaitu  Letkol Inf Syafrudin (Dansatgas Yonif R 515/9/2 Kostrad) dengan jumlah 496 Personel.

Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Kasdam V/Brw, Kasdivif 2 Kostrad, Danguspurla Armada II, Kabinda Jatim, Asops Kasgartap III Sby, Asren Divif 2 Kostrad, para Asisten Kasdivif 2 Kostrad, Danbrig Raider 9/2 K, Danbrig Para Raider 18/2 Kostrad, Danmenarmed 1/2 Kostrad, Danpomdan V/Brw, Dansatrol Lantamal V, Para Danyon jajaran Divif 2 Kostrad.

Mayjen TNI Marga Taufik selaku Inspektur Upacara dalam amanatnya mengucapkan selamat datang dan selamat tiba kembali di Pangkalan, disertai ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas hasil pelaksanaan tugas dan pengabdian selama kurang lebih 9 bulan di daerah penugasan.

“Selesai melaksanakan tugas operasi agar dilakukan pemeriksaan perorangan serta inventarisir kembali materiil yang dipertanggungjawabkan agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan sebelum kembali ke satuan,” ujarnya.

Taufik sapaan akrab Pangdivif 2 Kostrad ini berharap kepada seluruh prajurit untuk segera menyesuaikan diri dengan kehidupan di Pangkalan.

“Segera sesuaikan diri dengan kehidupan di pangkalan dan lingkungan tempat tinggal, serta siapkan fisik dan mental untuk kembali melaksanakan tugas-tugas rutin di satuan yang telah diagendakan pada satu semester ke depan dan laksanakan evaluasi yang berkaitan dengan pembinaan satuan, secara seksama, cermat dan sistematis supaya dapat teridentifikasi berbagai kelebihan dan kekurangannya, sehingga nantinya akan menghasilkan formulasi yang tepat sebagai bahan penyempurnaan program kerja tahun depan,” tegasnya.

Usai melaksanakan upacara, Inspektur upacara dengan diikuti oleh seluruh tamu undangan memberikan ucapan selamat datang kembali di Pangkalan kepada para prajurit Yonif R 515/9/2 Kostrad. (arf)

Peduli Korban Gempa Lombok, Lanal Malang Galang Bantuan


KABARPROGRESIF.COM : (Malang) Turut peduli pada korban gemba Lombok,  Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Malang Lantamal V Kolonel Laut (P) Nanang Hariono menggalang dan menyerahkan sumbangan berupa sembako, bahan kontak untuk korban gempa Lombok yang diterima pengasuh Yayasan Darul Hikmah An-Nawawi KH.M.Yusuf Abdulrrahman kemarin.

Yayasan Darul Hikmah An-Nawawi yang beralamat di Jl.Kebonsari –Sukun Kota Malang bersinergi dengan Lanud Abd.Saleh, Korem 083, Kodim 0833 Kota Malang , Lanal Malang , Polresta Malang , Forum Peduli Umat ,Santri Ngaji  dan Darul hikmah Putra-putri guna menyalurkan bantuan kemanusiaan gempa Lombok.

Bantuan yang sudah terkumpul bersama dengan bantuan yang lain diangkut menggunakan  pesawat Hercules TNI AU melalui bandara Lanud Abd Saleh Malang. Dalam mendukung transportasi angkutan  dari yayasan Darul Hikmah menuju bandara Abd Saleh Malang, Lanal Malang mengerahkan truk TNI AL  yang berlangsung  secara bertahap.

Komandan Lanal Malang Kolonel Laut (P) Nanang Hariono menyampaikan bahwa bantuan tersebut untuk meringankan beban masyarakat Lombok yang terkena musibah gempa.

“Guna meringankan beban masyarakat Lombok yang terkena musibah gempa bumi maka Lanal Malang bersama dengan satuan yang ada di Malang Raya, Intansi Pemerintahan dan Forum Peduli Umat serta dari beberapa yayasan ikut peduli  dengan kondisi tersebut. Untuk itu, kami mengumpulkan bantuan untuk disalurkan kesana (korban gempa, red). Semoga apa yang kami lakukan ini, bisa meringankan beban saudara-saudara yang terkena musibah,” ujarnya. (arf)

Korcab VI DJA II Peduli Berangkatkan Bantuan untuk Korban Gempa Lombok NTB


KABARPROGRESIF.COM : (Makassar) Korcab VI Daerah Jalasenastri Armada II (DJA II) peduli  memberangkatkan bantuan berupa sembako dan bahan pokok lainnya kepada para korban yang terkena musibah bencana alam gempa di pulau lombok Nusa Tenggara Barata (NTB).

Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Ketua Korcab VI DJA II Ny. Risanti Dwi Sulaksono kepada Captain Kapal KN Singa Laut Margono bertempat di dermaga Layang mako Lantamal VI yang selanjutnya akan diberangkatkan menuju pulau lombok NTB, Selasa (14/08/2018).

"Bahan pokok pangan yang terdiri dari beras, tikar, supermie, popok bayi, sarung, sikat gigi, odol, susu, sarden, sabun mandi , biskuit, pembalut wanita dan lainnya nantinya akan diberangkatkan dengan salah satu kapal milik Bakamla yaitu KN Singa Laut menuju pulau Lombok NTB untuk disalurkan langsung kepada para masyarakat korban gempa", ujar Ny. Risanti.

Sumbangan ini merupakan hasil penggalangan dana Korcab VI DJA Ii peduli lombok dari Mako Lantamal VI beserta jajaran, Fasharkan Makassar, Rumkit Jala Ammari Lantamal VI, Sekesal Makassar, Ladokgi Yos Sudarso dan Yayasan Hang Tuah Makassar dan mudah-mudahan dapat membantu terpenuhinya keperluan para korban gempa tersebut, tambahnya.

Selanjutnya, pada pukul 13.00 hari ini, KN Singa Laut akan bertolak dari dermaga Layang Mako Lantamal VI  menuju pulau Lombok NTB untuk mengantar bantuan ini. (arf)

Senin, 13 Agustus 2018

Wali Kota Risma Lantik 350 Pejabat Pemkot Surabaya


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Sebanyak 350 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, kembali dilakukan rotasi dan pengukuhan nomenklatur jabatan baru. Berdasarkan eselon, Rinciannya yakni, sebanyak 12 orang pejabat eselon II.b, 15 orang pejabat eselon III.a, 58 orang pejabat eselon III.b, 220 orang pejabat eselon IV.a dan 45 orang pejabat eselon IV.b. Pelaksanaan rotasi dan pengukuhan nomenklatur jabatan baru ini dilakukan di Graha Sawunggaling Lantai 6 Surabaya. Senin, (13/08/18).

Rotasi dan pengukuhan nomenklatur jabatan ini, berdasarkan keputusan Wali Kota Surabaya nomor 821.2/7717436.8.3/2018 tanggal 10 Agustus 2018, tentang Pengangkatan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi, Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pelantikan pejabat ini dilakukan karena alasannya adanya perubahan nomenklatur. Disamping itu, dibeberapa instansi juga memang dibutuhkan pejabat baru.

“Karena itu, tolong dijaga amanah yang diberikan oleh tuhan, tolong dijaga amanah itu sebaik-baiknya,” pesan Wali Kota Risma kepada ratusan pejabat yang baru saja dilantik.

Ia juga menyebut bahwa rotasi dan pengukuhan baru ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, dengan diterapkannya nomenkaltur baru dan dirotasinya beberapa pejabat, ia ingin agar para pejabat ini, lebih meningkatkan benefit kerja.

“Karena banyak warga kita yang masih membutuhkan bantuan pertolongan kita,” ujarnya dihadapan para pejabat yang baru dilantik.

Mengenai terjadinya kekosongan di beberapa instansi jabatan, Wali Kota Risma menegaskan bahwa saat ini Pemkot Surabaya masih menentukan dan mencari orang yang tepat untuk menduduki jabatan tersebut. Contohnya seperti pada dua instansi. Yaitu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH).

“Saya coba cari yang sesuai dulu. Seperti kepala Bappeko (Badan Perencanaan Pembangunan Kota (BAPPEKO) itu yang sulit cari orang. Karena disitu harus ngerti tentang perencanaan kota dan anggaran,” ujarnya.

Wali Kota Risma mengungkapkan dahulu sebelum adanya perubahan nomenklatur, misalnya pada Dinas Pendidikan, selama ini bagian khusus penanganan murid hampir semua ditangani oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A). Maka dari itu, Wali Kota Risma berharap dengan pengukuhan nomenklatur jabatan baru, ia ingin agar terjadi sinkronisasi antar instansi tersebut.

“Ini coba kita tangani supaya DP5A nanti ada patnernya, untuk bagaimana dia nangani anak-anak. Karena nanti kedepan ada progres ke orang tua setiap hari tentang bagaimana kondisi anak itu sekolah,” tuturnya. (arf)

Janjikan Sekolah Sepak Bola di Liverpool, Wali Kota Risma: Saya Ingin Dia Belajar Profesional


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Muhammad Supriadi sukses menghantarkan Timnas Indonesia U-16 menjuarai turnamen piala AFF di Sidoarjo beberapa waktu lalu. Atas prestasi yang dicapai, Supriyadi mendapat penghargaan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Penghargaan diwujudkan Pemkot Surabaya dengan mengirimkan Supriadi ke Kota Liverpool, Inggris untuk mengeyam pendidikan sepak bola.

“Akan kami kirim Supriyadi ke Liverpool, tapi saya cek jadwalnya supaya nggak tabrakan sama training center (TC) yang dari nasional,”  ujar Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, pada Senin, (13/8/2018).

Wali Kota Risma – sapaan akrabnya menyampaikan alasan menyekolahkan Supriadi ke Liverpool untuk melatih mental, kerjasama dan skill individunya. Sehingga ke depan, lanjutnya, pemain bernomor punggung 11 itu lebih fokus meniti karir sepak bolanya.

“Saya ingin dia belajar profesional untuk menjadi pemain bola,” tutur Wali Kota Risma.

Saat ditanya terkait rujukan sekolah sepak bola di Liverpool untuk Supriyadi, Wali Kota Risma belum merinci sepenuhnya. Namun dari hasil pengamatannya, sekolah yang dituju tersebut merupakan sekolah sepakbola tertua di Liverpool.

Lebih lanjut, dirinya menyatakan sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah sepak bola itu di Liverpool. Bahkan, Wali Kota Risma memastikan Supriadi akan mengenyam semua pendidikan sepak bola di sekolah tersebut. 

“Sekolah itu bukan bagian klub Liverpool FC, tapi memang sekolah sepak bola, bukan klub,” tegas Wali Kota Risma. 

Terkait biaya, Wali Kota perempuan pertama di Surabaya mengaku sudah memiliki anggaran khusus untuk menyekolahkan Supriadi dan 10 pemain muda lainnya yang tergabung dalam SSB.

“Semua biaya ditanggung Pemkot Surabaya,” ungkapnya. 

Dengan adanya program ini, Wali Kota Risma berharap Supriadi mampu menjadi pemain profesional seperti halnya Radja Nainggolan (pemain berdarah Indonesia yang kini bermain di klub AS Roma, Italia).

Dengan bekal dan kemampuan yang mumpuni ketika menimba ilmu di Liverpool, ke depan, Wali Kota Risma tak menampik munculnya tawaran-tawaran dari klub-klub asing yang kompeten untuk Supriyadi.

“Makanya, saya coba mengarahkan dia seperti ini,” pungkas Wali Kota sarat akan prestasi tersebut. 

Sebelumnya, Pemkot Surabaya telah menjalin sister city dengan Kota Liverpool di beberapa bidang salah satunya sepak bola. Oleh karena itu, Wali Kota Risma memanfaatkan kerjasama itu dengan mengirimkan anak-anak Surabaya untuk sekolah sepak bola di Liverpool, salah satunya Supriyadi.(arf)

Program Permakanan Upaya Mensejahterahkan PMKS Surabaya


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Program Permakanan menjadi salah satu intervensi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam mengatasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Surabaya. Para lansia, anak yatim dan penyandang disabilitas mendapat perhatian khusus. Mereka setiap hari, mendapat bantuan program permakanan.

Kasi  Organisasi dan Swadaya Sosial Dinas Sosial Surabaya Eny Zuliati mengatakan Pemkot Surabaya selain fokus pada pembagunan infrastruktur, kepedulian terhadap para PMKS di Surabaya juga menjadi prioritas utama pemerintah. Salah satunya adalah melalui program bantuan permakanan.

“Jadi selain membangun infrastruktur, kepedulian terhadap orang-orang penyandang masalah kesejahteraan sosial juga menjadi prioritas utama pemerintah. Membangun manusia juga menjadi prioritas utama Bu Risma,” kata Eny, di Kantor Dinas Sosial Surabaya, Senin, (13/08/18).

Eny - sapaan akrabnya menyampaikan untuk program permakanan lansia, tahun 2018 ada kenaikan angka Daftar Penerima Manfaat (DPM) bantuan tersebut. Pada tahun 2017, jumlah daftar penerima sebanyak 15.537. Sedangkan tahun 2018, jumlah lansia penerima program permakanan sebanyak 17.537 orang.

“Dari jumlah tersebut, selain lansia usia 60 tahun ke atas, pra lansia dengan usia 45 tahun ke atas juga mendapat program permakanan,” ujarnya.

Namun, lanjut Eny, ada beberapa sebab yang menjadikan pra lansia tersebut berhak mendapatkan bantuan program permakanan. Salah satunya yakni, orang tersebut masuk dalam daftar Database Pemkot Surabaya, terindikasi sebagai warga miskin.

“Jika ada temuan baru, maka Dinsos Surabaya selanjutnya kembali melakukan outreach mendalam ke lapangan, kemudian melihat daftar jumlah kuota penerima yang tersedia. Seperti jika ada salah satu DPM yang meninggal dunia, baru bisa digantikan dengan orang lain,” terangnya.

Eny menjelaskan, saat ini setiap DPM perharinya mendapat jatah permakanan seharga Rp 11 ribu. Sementara dalam menyalurkan program permakanan lansia, Dinsos Surabaya dibantu oleh petugas kirim sebanyak 251 orang.

“Mereka (petugas kirim permakanan) setiap harinya, sebelum pukul 09.00 WIB, datang ke masing-masing rumah DPM untuk mengantarkan makanan itu,” tutur perempuan berkerudung ini.

Sementara itu, Kasi Perlindungan Sosial Dinsos Surabaya Edy Siswanto mengungkapkan, untuk daftar penerima manfaat program permakanan anak yatim, mencapai 5.860 anak dari jumlah kuota yang tersedia 6.000.

“Data penerima itu, sewaktu-waktu bisa berubah-ubah. Misalnya, jika ada anak yang sudah mencapai usia 18 tahun, maka otomatis sudah tidak berhak mendapat bantuan program permakanan anak yatim,” jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya tahun 2018, daftar penerima manfaat program permakanan terbagi menjadi tiga kategori. Rinciannya yakni, sebanyak 17.537 untuk lansia, anak yatim dengan usia di bawah umur 18 tahun 5.860 penerima dan untuk penyandang disabilitas sebanyak 5.712 orang. (arf)

Gelapkan Uang Warisan, WNA Amerika, Liliana Sasmita Digugat


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Lantaran menggelapkan hasil penjualan dari harta warisan orang tuanya, Liliana Sasmita, Warga Negara Asing (WNA) Amerika harus berurusan hukum di Indonesia. Liliana Sasmita digugat perdata di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya oleh Mulya Sasmita, yang tak lain adalah adik kandungnya.

Kini, gugatan perdata bernomor 589/Pdt.G/PN.Surabaya/2018 yang dilayangkan Mulya Sasmita ini mulai disidangkan di PN Surabaya dan diperiksa oleh tiga majelis hakim yang terdiri dari Hariyanto,SH,MH (Ketua), Sigit Sutriono,SH,MH dan Sarwedi, SH,MH (Hakim Anggota).

Persidangan perkara ini merupakan kali ketiganya dihelat setelah dua kali pihak Liliana Sasmita mangkir.

"Pada persidangan ini, majelis hakim menujuk Pak Hisbullah sebagai hakim mediator dan selanjutnya akan ada proses mediasi dengan waktu tiga puluh hari,"ucap Hakim Hariyanto pada para pihak, baik dari kuasa hukum Mulya Sasmita selaku penggugat maupun dari pihak kuasa hukum Liliana Sasmita selaku tergugat, Senin (13/8).

Dalam proses mediasi nantinya, Lanjut Hakim Hariyanto, pihak tergugat (prinsipal) diwajibkan untuk hadir. Hal itu tertuang dalam Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 Tahun 2016.

"Sesuai dengan Perma tersebut, Prinsipal harus dihadirkan saat mediasi,"sambung Hakim Hariyanto sembari menutup persidangan.

Saat dikonfirmasi, Hakim Hariyanto menjelaskan, persidangan mediasi akan digelar paling lama 30 hari dan apabila tidak ditemukan kata damai, maka persidangan perkara ini akan lanjut ke pemeriksaan materi pokok perkara yang ada dalam gugatan.

"Kalau gak bisa damai ya lanjut ke agenda jawab menjawab dari para pihak,"terang Hakim Hariyanto saat dikonfirmasi usai persidangan.

Terpisah, Henky Sony Haryanto,SH,M.Kn selaku kuasa hukum Mulya Sasmita menjelaskan, jika kliennya dan tergugat adalah saudara sedarah. Keduanya sama sama tinggal di Amerika, tapi bedanya, penggugat masih berwarganegara Indonesia sedangkan tergugat sudah berwarganegara Amerika.

Karena tersandung hukum di Amerika, penggugat akhirnya kembali di Indonesia. "Saat kembali di Indonesia itulah baru diketahui, jika beberapa aset yang merupakan harta waris dari orang tua mereka telah dijual oleh Liliana Sasmita tanpa membagikan satu rupiah pun ke Mulya Sasmita,"jelas Henky saat dikonfirmasi di PN Surabaya.

Penjualan aset aset harta warisan tersebut, Lanjut Henky, telah terjadi perbuatan melawan hukum, dimana dalam penjualan aset aset tersebut, Liliana telah membuat keterangan palsu dalam akte otentik berupa surat persetujuan dan kuasa jual yang dibuat di Kantor Notaris Hartono di Bali.

"Saat penandatanganan akte tersebut, Liliana Sasmita menggunakan identitas WNI padahal dia sudah menjadi WNA Amerika,"sambung Henky.

Pembuatan akte otentik tersebut, masih kata Henky, didasari dari peristiwa bohong. Dimana sebelum  surat persetujuan dan kuasa jual itu dibuat, Liliana mengaku surat surat itu untuk mempermudah administrasi, jika dikemudian hari orang tuanya meninggal dunia.

"Padahal ayahnya sudah meninggal jauh sebelum surat surat itu dibuat. Dan itu baru terbongkar oleh penggugat. Karena selama ini Liliana menyembunyikan keberadaan ayahnya dari penggugat, termasuk kematian ayahnya juga disembunyikan,"terang Henky.

Sementara itu,  Dr Fajar Sugianto, SH, MH selaku kuasa hukum Liliana Sasmita  belum bisa dikonfirmasi terkait masalah ini, kendati sudah dihubungi via selulernya tapi tidak diangkat meski terdengar nada sambung.

Tak hanya itu,  konfirmasi yang dikirim melalui whatsapp nya juga belum dibukanya, meski terlihat tanda dua centang dalam pesan yang dikirim. (Komang)

Puluhan Sahabat Sejati Datangi Yonif 516/CY


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Generasi muda, merupakan salah satu ujung tombak bangsa dan negara dalam menjaga, dan mempertahankan keutuhan NKRI. Bahkan, TNI juga tak henti-hentinya untuk terus memberikan berbagai pemahaman ke para generasi penerus bangsa tersebut, akan pentingnya menjaga kedaulatan dan keutuhan negara (Indonesia, red).

Berbagai ide, maupun gagasan mulai diluncurkan oleh TNI dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa yang berjiwa patriotisme dan nasionalisme. Seperti halnya program Sahabat Sejati yang saat ini sering digaungkan oleh pihak TNI-AD dalam merangkul para generasi muda di wilayah tugasnya.

Tak hanya di bekali wawasan kebangsaan dan bela negara saja, para generasi muda yang terpilih menjadi peserta Sahabat Sejati tersebut, nantinya juga dapat melihat secara langsung kehidupan sehari-hari para prajurit TNI ketika berada di dalam barak militer.

Seperti halnya puluhan peserta Sahabat Sejati asal Provinsi Sumatera Selatan yang tiba di Mako Yonif 516/CY, Kota Surabaya, Jawa Timur. Sontak, kedatangan puluhan siswa/siswi yang dipimpin oleh Ketua PKBL PT PP (Persero), Panji Decca Dunianto dan Ketua PKBL PT Inka (Persero), Khoirul Huda, Senin, 13 Agustus 2018 pagi itu, langsung mendapat sambutan langsung dari Kepala Staf Kodam (Kasdam) V/Brawijaya, Brigjen TNI Widodo Iryansyah, S. Sos.

Kasdam mengungkapkan, generasi muda merupakan salah satu harapan, sekaligus aset bangsa yang paling penting. Hal itu, kata Brigjen Widodo, seakan menjadi perhatian bagi pihak TNI untuk memberikan pemahaman akan pentingnya bela negara ke para generasi penerus bangsa tersebut.

“Jika dari sekarang generasi muda diberi pemahaman akan pentingnya tentang bela negara dan hidup berdisiplin, kelak mereka dapat memiliki sikap juang dan mental yang tangguh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Kasdam.

Program yang digagas sejak tahun 2015 tersebut, menurut Kasdam, akan menjadi kegiatan yang terprogram dan berkelanjutan. “Program ini, diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin tahunan yang akan dilakukan secara reguler di tahun-tahun mendatang,” jelasnya.

Jenderal kelahiran Kota Surabaya itu menambahkan, nantinya, para peserta akan melihat secara detail kehidupan sehari-hari prajurit TNI-AD, khususnya Yonif 516/CY ketika berada di barak militer.

“Para peserta, nantinya akan dikenalkan dengan kehidupan militer. Mulai dari bangun tidur, hingga tidur lagi (istirahat),” ungkap Brigjen Widodo melalui amanat Pangdam yang dibacakannya.

Dirinya meyakini, kegiatan satu hari bersama TNI saat ini, akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi siswa/siswi asal Sumsel tersebut. Sebab, kata Kasdam, para peserta itu, nantinya akan merasakan, dan mengikuti secara berbagai kegiatan yang nantinya akan digelar oleh Yonif 516/CY.

“Untuk itu, saya mengharapkan materi pembekalan dan latihan yang adik-adik ikuti saat ini, dapat menumbuh kembangkan rasa percaya diri, disiplin dan semangat juang yang tinggi yang dilandasi oleh semangat kebersamaan,” pinta Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Widodo Iryansyah, S. Sos. (andre)

Polres dan Kodim 0716/Demak Kirim Bantuan ke Lombok


KABARPROGRESIF.COM : (Demak) Dalam  suasana keprihatinan dan ikut merasakan Saudara kita di lombok yang terkena bencana Gempa bumi Tektonik beberapa hari yang lalu, Kodim 0716/Demak dan Polres Demak mengirimkan Bantuan Kemanusiaan. Jumat (10/08/2018).

Bantuan kemanusiaan dari Polres Demak dan Kodim 0716/Demak diberangkatkan dari halaman Masjid Agung Demak, Kapolres Demak AKBP Maesa Soegeiwo SIK  dan Komandan Kodim Demak yang di wakili Danramil 13/Karangawen Kapten Kav N.Pasaribu bersama-sama mengibarkan bendera sebagai tanda pemberangkatan kendaraan pengangkut bantuan kemanusiaan.

Sebelumnya, beberapa barang bantuan kemanusiaan tersebut ditata di Lapangan Apel Mapolres Demak. Dengan cara beranting, bantuan tersebut dibawa naik ke atas kendaraan truk yang akan mengangkutnya. 

Anggota Polres Demak, anggota Kodim 0716/Demak, pengurus dan  anggota Bhayangkari Polres Demak, pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVII Kodim Demak serta staf ASN Polres Demak berdiri berjajar membawa bantuan tersebut secara beranting. Kapolres Demak dan Danramil 13/Karangawen juga ikut berbaur di tengah barisan tersebut.

Kepada wartawan, Kapolres Demak diantaranya mengatakan dukungan diberikan bagi korban bencana gempa bumi, baik berupa bantuan kemanusiaan dalam bentuk logistik maupun lainnya. Diantara logistik yang dikirimkan ada juga yang berupa susu, pampers, terpal maupun peralatan keseharian lainnya. Dukungan doa juga diberikan bagi mereka yang sedang terkena musibah gempa bumi dengan melaksanakan Sholat Ghoib di Masjid Agung Demak

Ditanya kemungkinan ada pengiriman anggota ke Lombok, dikatakan, hingga saat ini belum ada perintah untuk mengirimkan anggota ke Lombok. Bila nantinya ada perintah untuk mengirimkan anggota ke Lombok, Polres Demak dan Kodim Magelang siap mengirimkannya. Meskipun demikian hingga saat ini sudah ada beberapa anggota yang menawarkan diri untuk diberangkatkan ke Lombok untuk memberikan bantuan tenaga.(andre)

Jelang Tupdik Diktukpa, Pusdikpomal gelar Doa bersama


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Dalam rangka penutupan Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) Pomal Angkatan XLVII tahun 2018, Pusat Pendidikan Polisi Militer Angkatan Laut (Pusdikpomal) menggelar doa bersama yang dipimpin langsung Komandan Pusdikpomal Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad, S.H.

Rangkaian acara doa bersama diawali dengan sholat maghrib berjamaah, sambutan Komandan Pusdikpomal ceramah agama yang disampaikan oleh Letkol Laut (KH) H.Chumaedi, S.Ag., pemotongan tumpeng dan ramah tamah.

Dalam sambutannya, Komandan Pusdikpomal  menyampaikan  beberapa arahan antara lain agar siswa Diktukpa Pomal selalu menjaga kesehatan sehingga dalam pelaksanaan Prasetya Perwira (Praspa)  dapat berjalan dengan lancar. Selanjutnya disampaikan bahwa penempatan jabatan suatu proses peningkatan profesionalisme prajurit dan yang terpenting adalah selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sementara  dalam ceramahnya, Letkol Laut (KH) H. Chumaedi, S.Ag menyampaikan agar para siswa menjaga kesehatan pribadi maupun keluarga, konsep bersyukur salah satunya adalah dengan melaksanakan syukuran, serta memperbanyak sedekah, selalu bersyukur setiap mendapatkan kenikmatan sehingga Allah SWT akan menabah kenikmatan, selama hidup manusia akan mendapatkan ujian,  sebagai manusia tidak mudah mengeluh dan jadilah orang yang selalu istiqomah di jalan ALLAH SWT.

Selain Danpusdikpomal, tampak hadir pada acara tersebut para Kepala Bagian, Para Komandan Sekolah, perwira staf, anggota Pusdikpomal, siswa Dikspespa dan Siswa Diktukpa Pomal. (arf)

Kampung Patriot Terima Penyuluhan Kesehatan dan Pengobatan Massal


KABARPROGRESIF.COM : (Boven Digoel, Papua) Satgas Pamtas Yonif Raider 500/Sikatan, mulai gencar untuk memberikan penyuluhan kesehatan ke berbagai lokasi yang berada di wilayah Kabupaten Boven Digoel, Papua.

Setelah sebelumnya dilakukan di Kampung Kombut, saat ini, sosialisasi itu diberikan langsung ke masyarakat yang berada di Kampung Patriot.

Dansatgas Pamtas Yonif Raider 500/Sikatan, Letkol Inf Sidik Wiyono menuturkan, digelarnya kegiatan penyuluhan tersebut, bertujuan untuk mengajak warga untuk lebih menggunakan keberadaan fasilitas kesehatan yang selama ini sudah disediakan oleh Pemerintah setempat.

“Jadi, warga kita berikan pemahaman untuk tidak ragu datang ke pelayanan kesehatan setempat jika mengalami keluhan terkait kesehatan mereka (warga),” jelas Letkol Sidik, Senin, 13 Agustus 2018.

Tak hanya itu saja, sebanyak 50 warga yang menghadiri acara penyuluhan tentang kesehatan tersebut, juga mendapatkan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Satgas Pamtas Yonif Raider 500/Sikatan.

“Iya betul, kita juga adakan kegiatan pengobatan massal di lokasi penyuluhan ini,” tandas Dansatgas Pamtas Raider 500/Sikatan ini.

Sementara itu, ditemui usai mengikuti pengobatan massal, Lauren (73) mengakui jika kegiatan yang diadakan oleh Satgas Pamtas saat ini, sangat berdampak baik bagi kondisi kesehatan warga di kampungnya.

“Saya berharap, dengan diberikannya penyuluhan ini, warga kami bisa sadar betapa pentingnya menjaga hidup sehat,” ungkap Kepala Kampung Patriot ini. (andre)

Wasrikkap Itjenal di Kodiklatal Secara Resmi Ditutup


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Pelaksanaan kegiatan Pengawasan dan Pemeriksaan dari Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Laut (Itjenal) di Kodiklatal yang telah berlangsung sejak tanggal 23 Juli 2018 secara resmi ditutup. Penutupan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Gedung Ki Hadjar Dewantara kesatrian Bumimoro Kodiklatal tersebut dihadiri Irbin Itjenal Laksma TNI Sunaryo, CFRA mewakil Irjenal dan Wadan Kodiklatal Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh, S.E., M.M mewakili Komandan Kodiklatal Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P.

Selain Wadan Kodiklatal hadir dalam penutupan tersebut para Pejabat Utama Kodiklatal diantarannya para Direktur Kodiklatal, Komandan Kodikopsla, para Komandan Kodik, para Komandan Puslat dan para Komandan Pusdik dijajaran Kodiklatal.

Dalam sambutanya Komandan Kodiklatal Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P yang dibacakan Wadan Kodiklatal Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh, S.E., M.M menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan Wasrikkap Itjenal di Kodiklatal tahun 2018 dapat diselesaikan dengan lancar yang ditandai dengan penyampaian hasil sementara pengawasan dan pemeriksaan.

Hal ini tidak lain karena kedua belah pihak baik dari tim pemeriksa sebagai subyek maupun Kodiklatal sebagai obyek dengan penuh tanggung jawab yang memerankan fungsi masing masing yang dilandasi azas kerja sama untuk mendukung pembinaan organisasi menjadi lebih baik.

Untuk itu pada kesempatan tersebut selaku Komandan Kodiklatal dirinya mengucapkan terimakasih kepada Irjenal dalam hal ini Irbin Laksma TNI Sunaryo, CFRA beserta tim yang telah bekerja keras melaksanakan tugas pengawasan dan pemeriksaan atas pelaksanaan program dan kegiatan serta dukungan anggaran Kodiklatal pada TA 2016 sampai dengan semester I TA 2018.

Dari hasil kegiatan pemeriksaan yang berupa temuan dan saran tersebut akan dijadikan sedbagai bahan perbaikan dalam pelaksanaan program dan kegiatan serta penggunaan anggaran secara efektif dan efisien sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (arf)

Danlantamal VI Resmikan Pujasera Navy Primkopal Lantamal VI


KABARPROGRESIF.COM : (Makassar) Hari ini, Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) VI Makassar  Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono S.H. M.Tr (Han) meresmikan pusat perbelanjaan serba ada (Pujasera)  Navy Primer Koperasi Angkatan Laut (Primkopal) Lantamal VI. Senin (13/08/2018).

 Pujasera Navy Primkopal Lantamal VI tersebut  menyajikan berbagai kuliner,  oleh-oleh khas Makassar, stand butik, salon dan lain sebagainya yang dikelola langsung oleh  Primkopal Lantamal VI.

Peresmian pengoperasian Pujasera Primkopal Lantamal VI  ini ditandai dengan  pengguntingan pita Grand Opening pujasera serta pemotongan nasi tumpeng oleh Danlantamal VI Makassar dan pemberian potongan tumpeng dari Danlantamal VI kepada Keprimkopal Lantamal VI Lettu Laut (P/W) Marhamah.

Danlantamal VI  dalam sambutannya memberikan apresiasi atas upaya Primkopal Lantamal VI untuk mengelola usaha kuliner dan jajanan sehari-hari yang bersih, sehat dan dengan harga terjangkau.

Manfaatkan peluang yang ada, gunakan fasilitas dan sarana yang sederhana ini untuk menjual makanan, minuman, jajanan dan sebagainya yang bersih, sehat, enak dan dengan harga yang lebih murah dari pada yang diluar serta pelayanan yang baik, ujar Danlantamal VI.

Dengan diresmikannya Pujasera ini, Danlantamal VI  mengharapkan agar para pengguna stand tetap menjaga kebersihan ruangan dan halaman sekitarnya sehingga  menarik minat para pengunjung yang akan berbelanja ketempat ini.

Selanjutnya sebagai ungkapan rasa syukur para pengunjung dipersilakan menikmati makanan dan minuman yang tersedia secara gratis.

Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut antara lain Wadan Lantamal VI Kolonel Marinir Rasman M. Tr (Han)., Para Asisten Danlantamal VI,  Kafasharkan Makassar, Dansatrol Lantamal VI, para perwira staf Lantamal VI dan pengurus Jalasenastri Daerah Armada II. (arf)

Lantamal VI Mendulang Prestasi di Sulsel Expo 2018


KABARPROGRESIF.COM : (Makassar) Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) Makassar  kembali menuai hasil positif dalam pameran Sulawesi Selatan (Sulsel) Expo 2018 yang dilaksanakan di Celebes Convention Center (CCC) Makassar. Minggu (13/8/2018). Kali ini, Lantamal VI berhasil mendulang prestasi dengan metaih 4 piala.

Pameran Sulsel Expo 2018 yang digelar dari tanggal 8 sampai 12 Agustus 2018 itu diikuti seluruh Kabupaten Se-Sulsel, instansi pemerintah Sulsel, BUMN, TNI Polri Makassar dan Pemerintah Kota Makassar.

Di Pameran Sulsel Expo 2018, selain meraih Juara satu Stand terbaik kategori TNI - Polri, Lantamal VI juga meraih  juara di beberapa perlombaan diantaranya, Juara Dua lomba Karnaval dan juara satu omba Memasak  dan juara tiga lomba tarik tambang, Total 4 piala berhasil dibawah pulang oleh Lantamal VI.

Danlantamal VI Makassar Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono S.H, M. Tr (Han) sangat mengapresiasi atas prestasi yang diraih Stand pameran Lantamal VI di Sulsel Expo 2018.

 "Prestasi ini merupakan cermin dari Loyalitas dan kerja keras yang ikhlas dari personel Lantamal VI untuk menyemarakkan Pesta Kemerdekaan Ke-73 Republik Indonesia" ujar  Danlantamal VI.

Prestasi terbaik ini tidak terlepas dari kemampuan Lantamal VI memberikan modifikasi Stand pameran yang seolah olah Kapal Perang KRI Hasanuddin-366 sedang berlabuh di CCC dan menjadi Stand Pameran  yang menarik perhatian  pengunjung. (arf)

Wadan Kodiklatal Pimpin Pelantikan Dan Penyumpahan Siswa Dikmata TNI AL


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Wadan Kodiklatal) Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh, S.E., M.M mewakili Komandan Kodiklatal Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P secara resmi memimpin pelantikan dan penyumpahan siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI Angkatan laut Angkatan ke 38 TA 2018.

Pelantikan yang dilaksanakan di lapangan Kawah Candradimuka Kesatrian Puslatdiksarmil Juanda Sidoarjo tersebut diikuti 750 siswa 490 orang diantaranya Korps Marinir. Hadir dalam penutupan tersebut para Pejabat Utama Kodiklatal diantarannya para Direktur Kodiklatal, Komandan Kodikopsla, para Komandan Kodik, para Komandan Puslat dan para Komandan Pusdik dijajaran Kodiklatal.

Komandan Kodiklatal Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P dalam sambutan yang dibacakan Wadan Kodiklatal  Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh, S.E., M.M menyampikan bahwa selaku Komandan Kodiklatal dirinya mengucapkan selamat atas keberhasilan para siswa dalam menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan dan dasar golongan selama 5 bulan dengan lancar dan selamat.

Dirinya berharap pendidikan di Puslatdiksamil yang telah mengubah sikap para prajurit  yang semula berasal dari masyarakat umum menjadi prajurit TNI Angkatan laut yang tanggap, tanggon dan trengginas serta siap untuk dikembangkan kemampuanya dalam pendidikan dasar golongan lanjutan di Pusdik-pusdik terkait selama empat sampai dengan enam bulan sesuai kejuruan masing-masing.

Adapun yang dimaksud tanggap yaitu prajurit pejuang sapta marga yang memiliki profesi matra laut, terampil dan mahir pada tugasnya serta mampu menjawab berbagai perubahan lingkungan yang terjadi dimasa depan. Tanggon yaitu prajurit pejuang sapta marga yang memiliki profesi matra laut dengan  mental dan moral tinggi serta senantiasa siap dalam setiap penugasan. Sedangkan trengginas yaitu prajurit pejuang sapta marga yang memiliki profesi matra laut dengan kondisi fisisk kesamaptaan yang sehat dan senantiasa ditujukan pada terpenuhinya tuntutan penugasan baik di Kapal maupun di darat.

Pada pelantikan tersebut para siswa secara resmi  berhak atas pangkat kelasi dua bagi pelaut dan prajurit dua bagi korps marinir. Dalam acara tersebut para siswa juga mengucapkan sumpah kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa para siswa akan menjalankan segala kewajiban sebagai seorang prajurit TNI AL dengan penuh rasa tanggung jawab, tunduk pada hukum dan memegang teguh disisplin keprajuritan.

Kepada para prajurit muda tersebut Dankodiklatal berpesan agar para siswa tidak boleh terus larut dalam kebanggaan menjadi prajurit TNI AL meskipun telah menyandang pangkat. Status sebagai siswa masih harus dijalankan sebaik baiknya, jangan sampai dikembalikan ke masyarakat karena faktor moral, kepribadian dan kesamaptaan jasmani yang kurang. (arf)

28 Jamaah Haji Lantamal V Kloter 81 Surabaya Dilepas


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Wadan Lantamal) V Surabaya Kolonel Marinir CTO Sinaga mewakili Komandan Lantamal V Surabaya Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H., melepas keberangkatan Calon Jamaah Haji Kloter 81 KBIH TNI AL Lantamal V di Gedung Serbaguna Mako Lantamal V Jl. Laksda M. Nasir No 56 Tanjung Perak, Surabaya, Senin (13/8/2018).

Acara pelepasan jemaah haji ini dihadiri oleh Asrena Danlantamal V, para Kasatker dan Kadis jajaran Lantamal V, Wakil Ketua Korcab dan pengurus Jalasenastri Korcab V DJA II, para keluarga atau Calon Jamaah Haji Kloter 81 KBIH TNI AL Lantamal V Surabaya.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran, Sambutan Komandan Lantamal V yang diwakili oleh Wadan Lantamal V Kolonel Marinir CT. Oktavianus Sinaga sekaligus pelepasan jamaah haji KBIH TNI AL Lantamal V, Penyerahan Bendera KBIH kepada ketua rombongan KBIH Lantamal V Letkol Laut (KH) Ali Wardoyo, dilanjutkan dengan do’a dan pemberian ucapan selamat jalan kepada calon jamaah haji TNI AL.

Lantamal V pada tahun 2018 memberangkatkan calon jamaah haji ke Tanah Suci Mekkah sebanyak 28 orang terdiri dari 8 orang anggota TNI AL dan 20 orang Keluarga Besar TNI AL.

Komandan Lantamal V dalam amanatnya yang disampaikan oleh Wadan Lantamal V mengatakan bahwa menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah merupakan ibadah yang mulia dalam rukun islam yang ke lima.

Tidak sedikit dari saudara-saudara kita kaum muslimin yang tergugah untuk berlomba menunaikan ibadah haji, meski harus berkorban harta, waktu, tenaga, dan berpisah dengan keluarga, demi menunaikan ibadah yang mulia tersebut.

"oleh karena itu, semangat beribadah yang tinggi ini senantiasa dipertahankan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari setelah berhaji,” ujarnya.

Persyaratan serta memperoleh kesempatan menunaikan ibadah haji patut bersyukur kepada Allah SWT karena atas kehendak-Nya bapak dan ibu diberikan kehormatan untuk menjadi tamu Allah di Baitullah.

Banyak hikmah yang akan dipetik dalam menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah. Kedudukan kita sama karena Allah SWT memberi kedudukan untuk seseorang bukan karena keturunan atau status sosialnya. Tapi karena kedekatannya kepada sang pencipta.

“Dengan keberangkatan calon jamaah haji ini saya berharap hendaknya bapak dan ibu sekalian menjadi umat islam “lebih lurus menjalani hidup ini” dibanding sebelumnya dan menjadi pemimpin bagi umat lainnya. Karena apabila hal ltu dapat diwujudkan, calon jamaah haji sekalian akan memperoleh predikat haji mabrur, haji yang sangat diidamkan bagi siapa saja yang menjalankannya yaitu yang diterima dan diridhoi oleh Allah SWT, ” Pungkasnya. (arf)

Minggu, 12 Agustus 2018

Sukses Gelar Surabaya Marathon 2018, Wali Kota Risma: Saya Menjual Kota


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Pemerintah Kota Surabaya dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Jawa Timur telah sukses menggelar event skala internasional bertajuk Surabaya Marathon 2018, Minggu (12/8/2018). Event yang diikuti sekitar 4.400 pelari nasional maupun internasional itu ditutup dengan Gala Dinner dan pemberian hadiah di Balai Kota Surabaya, Minggu malam.

Dengan suksesnya event ini, Wali Kota Risma mengaku akan segera melakukan evaluasi tentang berbagai hal yang perlu diperhatikan apabila digelar event yang sama tahun depan. Bahkan, ia mengaku tidak menutup kemungkinan jumlah peserta tahun depan akan ditambah, tinggal menunggu kesiapan di jajaran Pemkot Surabaya.

“Jadi, ini sekaligus saya menjual Kota Surabaya dan sekaligus melatih warga Surabaya untuk menjadi tuan rumah yang baik apabila ada event-event internasional,” kata Wali Kota Risma seusai Gala Dinner Surabaya Marathon 2018.

Menurut Wali Kota Risma, tahun ini memang berbeda dengan tahun lalu. Sebab, di tahun ini ada Full Marathon dengan jarak 42 kilometer (42 K). Selain itu, dari sisi juaranya, ada kategori open yang terbuka khusus siapa aja, termasuk pelari internasional, ada pula kategori nasional yang khusus untuk pelari Indonesia, dan kategori master khusus pelari di atas umur 40 tahun ke atas.

“Meskipun ada khusus untuk nasional, tapi saya berharap ini menjadi cambuk untuk kita semakin berprestasi, suapaya kita tidak hanya jadi jago kandang,” tegasnya.

Sedangkan pemenang atau juara pada Surabaya Marathon 2018 ini banyak didominasi oleh pelari asal Kenya. Adapun juara pertama 42 K open male diraih oleh Bernard Mwendia Muthor (Kenya) dengan waktu 2:24:04,  juara kedua diraih oleh Walter Kiptanui Koech (Kenya) dengan waktu 2:30:06, dan juara ketiga diraih oleh Michio Yoneda (Japan) dengan waktu 3:08:53.

Sedangkan untuk juara pertama 42 K open female diraih oleh Gladys Jepkoske Kwamba (Kenya) dengan waktu tempuh 2:55:53, juara kedua Purity Serem (Kenya) dengan waktu tempuh 2:58:05, dan juara ketiga Susan Jepkemei Kiplagat (Kenya) dengan waktu tempuh 3:00:10.

Sementara di kategori 21 K open male, juara satu sampai tiga diraih oleh pelari pelari Kenya. Begitu pula dengan 21 K open female, juara satu sampai tiga diraih oleh pelari Kenya. Khusus di kategori 10 K open male, juara satu diraih oleh pelari Kenya dan juara dua dan tiga diraih oleh pelari Indonesia. Sedangkan kategori 10 K open female, juara satu dan dua diraih oleh pelari asal Kenya dan juara tiga diraih oleh Filipina.

Selain itu, di kategori 5 K open male, juara satu sampai juara tiga diraih oleh pelari Kenya. Begitu pula dengan 5 K open female, juara satu sampai juara tiga diraih oleh pelari Kenya. Jadi, pelari asal Kenya sangat mendominasi juara di Surabaya Marathon 2018 ini.

Bernard Mwendia Muthor, juara pertama 42 K open male asal Kenya mengaku senang dan bangga bisa menjadi juara di ajang Surabaya Marathon 2018 ini. Sebab, dia baru pertama berkunjung ke Surabaya dan baru pertama mengikuti Surabaya Marathon ini.

“Saya sangat senang dan bangga,” kata Bernard seusai menerima hadiah sebesar Rp 23 juta.

Ia mengaku sudah mempersiapkan kompetisi ini sekitar tiga minggu lalu. Bahkan, ia mengaku setiap hari bangun pagi dan langsung berlari. Sorenya sekitar pukul 16.00, ia berlatih lari lagi.

“Jadi, setiap hari saya harus berlatih 2-3 kali. Setiap hari, saya harus berlari sekitar 1 kilometer, jika tidak maka saya akan kalah,” katanya sambil tersenyum.

Bernard juga mengapresiasi Surabaya Marathon 2018. Bagi dia, tracknya sangat bagus dan semua tertata dengan rapi. Makanya, dia mengaku tidak ada masalah selama berlari.

“Di Surabaya ini sangat memanjakan para pelari,” ujarnya.

Bahkan, ia mulai jatuh cinta kepada Kota Surabaya. Menurutnya, Kota Surabaya itu tidak panas seperti Jakarta. Kotanya juga sangat indah, sehingga dia tidak mau langsung pulang ke Kenya setelah acara Surabaya Marathon.

“Saya masih akan di Surabaya sampai satu minggu ke depan. Ingin keliling Surabaya dulu,” pungkasnya. (arf)

Wali Kota Risma Kembali Malaunching Tata Rupa Prime yang Bantu Desain Produk UKM Surabaya


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kembali melaunching kelompok Tata Rupa prime 2 saat acara Surabaya Great Expo 2018 di Grand City, Surabaya, Minggu (12/8/2018). Kelompok Tata Rupa itu merupakan kumpulan anak muda kreatif design yang membantu para pelaku UKM dari Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda untuk mengembangkan desain produknya.

“Terimakasih untuk anak-anak Tata Rupa yang telah konsisten membantu para Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda di Surabaya,” kata Wali Kota Risma dalam sambutannya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma juga menantang kelompok Tata Rupa untuk mengeluarkan produk sendiri selain membantu para pelaku UKM Surabaya. Bahkan, Wali Kota Risma menargetkan pada tanggal 8-9 September mendatang, mereka harus punya produk yang bisa dipamerkan di acara internasional.

“Saya berharap kalian bukan hanya membantu para UKM. Tapi, kalian harus mengeluarkan produk kalian sendiri. Ayo tak tantang, jangan nunggu nanti, tidak ada kata nanti. Kalau bisa sekarang ya sekarang,” kata dia.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu juga meminta supaya mereka tidak pernah takut untuk memulai atau mencoba membuat produk. Meskipun mereka masih kuliah, Wali Kota Risma menilai tidak apa-apa membuat produk karena tidak ada yang melarang dan persaingannya ke depan akan semakin berat.

“Pokoknya nanti harus keluarkan produk, jelek juga tidak apa-apa, yang penting ada. Saya tidak mau tahu bagaimana caranya, kalau perlu tidak tidur untuk membuat produk itu,” tegasnya.

Selain itu, Wali Kota Risma juga memotivasi para pelaku UKM, terutama Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda. Ia mengaku bahwa selama ini tidak hanya memberikan pelatihan, tapi dia juga berusaha mendatangkan orang ke Surabaya supaya bisa membeli produk UKM di Surabaya.

“Padahal, tidak mudah menjadikan Surabaya sebagai tuan rumah kalau tidak ada kepercayaan. Jadi, tolong bekerja keras dan terus belajar untuk mengembangkan produknya. Orang yang pandai itu terus mau belajar, kalau tidak mau belajar berarti sombong dan itu dibenci Tuhan,” imbuhnya.

Menurut Wali Kota Risma, jika produk UKM Surabaya mau bersaing, harus bersaing dan mempercantik produknya, baik cantik di luar maupun di dalam. Makanya, ia juga berharap untuk terus meningkatkan produk para UKM untuk menjadi yang lebih baik.

“Jadi, jangan sakit hati kalau ada yang kritik, jangan lelah untuk belajar,” harapnya.

Sementara itu, Project Manager Tata Rupa dan juga Kreavi, Vincentius Surya Putra, mengaku tantangan dari Wali Kota Risma itu akan melecut semangat teman-temannya untuk membuat produk baru yang bisa diterima oleh kalangan anak muda. Yang paling penting pula, mereka juga akan membuat berbagai oleh-oleh khas Surabaya yang bisa dibeli oleh tamu-tamu ketika berkunjung ke Surabaya.

“Dalam waktu dekat kita akan mendiskusikan itu. Kami optimis bisa merealisasikan tantangan Bu Risma karena sudah ada gambaran ingin membuat produk apa,” kata Vincentius.

Dengan dilaunchingnya Tata Rupa Prime 2 ini, maka diharapkan ada berbagai mahasiswa di Surabaya yang bergabung ke kelompok Tata Rupa. Bahkan, Vincentius juga menargetkan tahun ini ada 45 desainer yang akan berkreasi menciptakan 17 produk atau karya.

“Jadi, saya mengajak semuanya untuk bergabung ke kelompok Tata Rupa ini,” pungkasnya. (arf)

45 SLB dan Inklusi Surabaya Ikuti Kejuaraan National Paralympic Committee


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya secara resmi membuka kejuaraan olahraga atletik nasional yang bertajuk, National Paralympic Committee (NPC) 2018. Event olahraga ini, diikuti sebanyak 45 Sekolah Luar Biasa (SLB) dan Inklusi, dari mulai SD, SMP hingga SMA se-Surabaya. Pada kejuaraan kali ini, panitia menerapkan empat jenis kategori lomba. Yakni, tunarungu wicara, tuna grahita, tuna netra dan drone syndrome.

Dalam sambutannya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh penggurus NPC Surabaya, yang tanpa lelah terus mengajarkan anak-anak berkebutuhan khusus ini untuk bisa berprestasi. Menurutnya, tidak ada kesempurnaan di dunia ini. Sebab, kesempurnaan hanya milik Tuhan.

“Karena itu, mari kita dorong anak-anak kita, untuk siapapun, bagaimana pun dia, bisa berprestasi. Kalau kita sungguh-sungguh, maka Tuhan akan menggabulkan semua yang kita inginkan,” kata Wali Kota Risma saat membuka kejuaraan NPC di lapangan Thor, Jl. Patmosusastro No.32-B, Surabaya, Minggu, (12/08/18).

Kendati demikian, ia berharap agar para pendidik bisa terus membimbing anak-anak berkebutuhan khusus untuk dapat meraih cita-cita yang mereka inginkan. Pastinya, lanjut ia, diantara anak-anak ini, suatu saat menjadi sebuah kebanggaan bagi bangsa dan negara, khususnya Kota Surabaya.

“Yakinlah bahwa suatu saat, pasti diantara anak-anak kita yang akan menjadi kebanggaan kita. Bukan hanya di Surabaya, tapi juga di Indonesia bahkan di dunia. Asal kita yakin dan semangat untuk mendidik anak-anak kita,” tuturnya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya M. Afghani Wardhana menjelaskan kejuaraan NPC merupakan ajang olahraga atletik tahunan yang dikhususkan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).  Tahun ini, diikuti sebanyak 400 peserta dari sekolah Inklusi dan SLB se-Surabaya. Tujuan diadakannya kegiatan ini, untuk memotivasi anak-anak berkebutuhan khusus agar bisa berprestasi dan tidak merasa minder.

“Meskipun di dalam dirinya itu ada kekurangan, tapi hendaknya dibalik itu semua kita yakin anak-anak itu punya bakat dan talenta. Apabila itu diasah terus, kita yakin bisa menjadi sebuah prestasi,” katanya.

Pada kejuaraan atletik tahun ini, panitia menetapkan empat cabang kategori lomba. Yakni, lari, lompat jauh, dan tolak peluru. Sementara untuk jarak olahraga lari, Afghani mengungkapkan, panitia menerapkan tiga nomer, yakni 100 meter, 200 meter dan 400 meter.

“Paling tidak menjadi penyemangat dan motivasi bagi anak-anak, meskipun dalam kondisi berkebutuhan khusus, tapi mereka bisa mengembangkan bakat talenta di bidang olahraga atletik,” imbuhnya.

Melalui event ini, Afghani menambahkan, dengan saling bertemunya anak-anak berkebutuhan khusus dengan sekolah lain, diharapkan dapat semakin membangkitkan motivasi dan semangat bagi anak-anak ini. Ia juga berpesan kepada para orang tua agar terus menyemangati anak-anak ini.

“Supaya mereka bisa termotivasi untuk bangkit, dan berprestasi melalui kegiatan olahraga. Khususnya di bidang atletik,” terangnya.

Kedepan, ia berharap, melalui event ini bisa muncul baru bibit-bibit atlit di bidang olahraga atletik. Terlebih lagi, anak-anak ini bisa membanggakan Kota Suirabaya, bahkan Indonesia.

“Intinya untuk menyemangati dan memotivasi anak-anak agar tidak merasa minder,” tutupnya. (arf)

Wali Kota Risma Buka Kejuaraan Internasional Surabaya Marathon 2018


KABARPROGRESIF.COM :(Surabaya) Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini secara simbolis membuka event skala internasional bertajuk Surabaya Marathon 2018.

Gelaran event marathon tahun ini, diikuti lebih dari 4300 peserta yang berasal dari 30 Negara. Kali ini, merupakan gelaran event kedua yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Jawa Timur, bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Dalam gelaran tahun ini, Surabaya Marathon melombakan kategori nasional, open dan master (usia 40 tahun ke atas) dalam empat kategori jarak. Yakni, full marathon (42,2 kilometer), half marathon (21,1 kilometer), 10 kilometer dan 5 kilometer.

Wali Kota Risma berharap event internasional Surabaya Marathon ini bisa menjadi agenda rutin tahunan. Menurutnya, antusiasme peserta yang mengikuti gelaran ini semakin meningkat dari tahun kemarin. Bahkan, tahun ini lebih banyak peserta yang berasal dari mancanegara.

“Ini bisa menjadi agenda rutin tahunan. Karena ini bisa mendatangkan pariwisata untuk Kota Surabaya,” kata dia, disela-sela acara yang bertempat di Jalan Embong Malang Surabaya, Minggu, (12/08/18).

Terlebih lagi, lanjut dia, jumlah peserta tahun ini telah melebihi target yang telah ditentukan. Target yang telah ditetapkan oleh panitia hanya 4000 peserta. Namun, jumlah tersebut, ternyata melebihi kuota yang telah ditentukan.

“Kita berharap, tahun depan lebih banyak lagi. Karena itu, nanti tahun depan kita akan prepare lebih baik lagi,” imbuhnya.

Wali Kota Risma menambahkan event Surabaya Marathon memiliki keunikan tersendiri dari event marathon di kota lain. Hal ini yang kemudian menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta. Karena, pada event ini, peserta diajak berkeliling untuk menikmati pemandangan kota, dengan melewati berbagai iconic Kota Pahlawan. Selain itu, di beberapa titik peserta juga disuguhkan dengan berbagai penampilan. Seperti tari-tarian, hingga permainan alat musik. Bahkan, kata dia, para pemenang pada malam harinya, akan diajak welcome dinner di Balai Kota.

“Mungkin ini berbeda dengan (event) marathon yang lain di kota lain,” ujar alumni ITS ini.

Ketua DPD APPBI (Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia) Jawa Timur Sutandi Purnomosidi menjelaskan, tahun ini lebih dari 30 negara yang mengikuti event Surabaya Marathon 2018.

“Mereka datang dari Amerika, Inggris, Netherland, Kenya, Ethiopia dan lain-lain,” kata dia.

Jumlah peserta tahun ini, lanjut Sutandi, melebihi total target yang telah ditentukan oleh panitia. Bahkan, beberapa peserta yang masih ingin mendaftar pun ditolak oleh panitia.

“Total peserta tahun ini mencapai 4300 peserta, diatas target yang telah ditetapkan 4000,” ujarnya.

Untuk memanjakan para peserta, Sutandi mengungkapkan, panitia telah menyiapkan rute yang menarik. Dengan melewati berbagai iconic Kota Surabaya. Seperti, Tugu Pahlawan, Monumen Kapal Selam, dan Taman Bungkul,

“Ini menjadi daya tarik bagi peserta itu sendiri,” jelasnya.

Menurut Sutandi, Surabaya Marathon adalah suatu city marathon yang dapat mensterilkan jalan. Sehingga hal ini diharapkan dapat semakin mendukung keberlangsungan acara.

“Kalau steril jalannya itu artinya mereka sangat aman, nyaman dan juga sangat kekinian,” terangnya.

Disampaikan Sutandi, event Surabaya Marathon tahun ini, berbeda dengan tahun lalu. Sebab, untuk pertama kalinya, pihaknya melombakan kategori jarak full marathon (42,2 kilometer). Sementara pada tahun 2017, panitia hanya melombakan tiga kategori marathon.

“Tahun ini, ada empat kategori, 5 kilometer, 10 kilometer, half marathon, dan full marathon,” pungkasnya. (arf)

Pangkalan TNI-AL Tegal Berhasil Ungkap Kasus Illegal Oil 16.600 Liter di Kota Tegal


KABARPROGRESIF.COM : (Tegal) Komandan Pangkalan TNI-Angkatan Laut (Danlanal) Tegal Lantamal V Letkol Laut (P) Agus Haryanto SE, M.Tr.Hanla menggelar Press Conference dengan Awak Media Massa, atas keberhasilan pengungkapan Kasus Illegal Oil Sebanyak 16.600 Liter dikota Tegal yang digelar di Mako Lanal Jl. Proklamasi No. 01, Minggu (12/8).

Pengungkapan kasus Illegal Oil  yang terjadi di Belakang Pasar Beras Kota Tegal Rt. 01 Rw. XI Kel. Mintaragen Kec. Tegal Timur bermula pada saat Tim Patroli dari Unit Intel dan Pomal  Lanal Tegal melaksanakan Patroli monitoring wilayah pelabuhan dan sekitarnya.

Tim tersebut,  mendapati gerak-gerik yang mencurigakan dari dua unit kendaraan yang terdiri satu unit truk tangki dan satu unit mobil box freezer sedang melaksanakan kegiatan pemindahan BBM jenis Solar dari mobil box freezer ke dalam truck tangki.

Melihat aktifitas mencurigakan tersebut  Tim Patroli, langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Pasintel (Perwira Staff Intelijen),  Kapten Laut (T) Judiwani dan terus melaksanakan pemantauan sambil menunggu keputusan Pasintel yang sedang berkoordinasi dengan Danden Pomal (Komandan Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut) Kapten Laut (PM) M. Atfal S.

Atas perintah dari Danden Pomal dan Pasintel, kemudian Tim Patroli melakukan pemeriksaan dokumen tersebut, pada saat dilaksanakan pemeriksaan kedua pelaku tidak dapat menunjukkan dokumen yang sah.

Sehingga oleh Tim Patroli yang dipimpin  oleh PLH (Pelaksana Harian) Komandan Unit Lanal Tegal Peltu Mes. Suharsono, maka diputuskan kedua unit kendaraan yang sudah dimodifikasi dijadikan tangki penimbunan BBM dengan kapasitas muatan jenis Solar sebanyak 600 Ltr dengan Nopol B 9814 WG dan 1 (satu) unit truck tangki dengan dengan Nopol B 9650 BFU berkapasitas muatan jenis Solar sebanyak 16.000 Ltr, kemudian dibawa  menuju Mako Lanal Tegal untuk diamankan.

Selain kedua kendaraan yang dijadikan barbuk (barang bukti) tersebut, ikut juga diamankan beberapa dokumen penting serta dua orang pelaku. Satu orang sebagai pengurus sekaligus pemilik mobil box freezer dengan inisial  Fr (37 Th) warga Kota Tegal dan satu orang pengemudi truck tangki dengan inisial Mm (50 Th) warga Tangerang yang beralamatkan di Jakarta.

Berdasarkan pengakuan para pelaku dalam menjalankan aksinya dengan modus operandi, Fr (37 Th) berpura-pura membeli solar harga subsidi diseluruh SPBU Kota dan Kab. Tegal dengan menggunakan mobil box freezer yang sudah dimodifikasi menjadi tangki penimbun BBM, berkapasitas mencapai 4.000 Ltr.

Kemudian solar yang telah dibeli itu dipindahkan kedalam truck tangki milik  yang dikemudikan  oleh Mm (50 Th) selanjutnya dibawa ke Jakarta dan dijual kembali dengan harga Solar Industri/Non Subsidi.

Dalam keterangannya Agus sapaan akrab Komandan Lanal Tegal ini mengatakan bahwa abtu kemarin Tim Patroli Gabungan Unit Intel dan Pomal Lanal Tegal berhasil mengamankan pelaku kasus penyelewengan BBM Subsidi, kejadian ini baru terjadi di wilayah Tegal, tidak menutup kemungkinan masih ada pelaku lainnya dengan modus serupa melakukan aksi tersebut diwilayah lainnya  Kami mengapresiasi keberhasilan Tim Gabungan ini tingkatkan terus prestasinya BRAVO ZULU.

"Kegiatan ini jelas melanggar UU no 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi Pasal 55 serta Pasal 56 ayat 1 dan 2 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi 60 (enam puluh) milyar rupiah. Kasus tersebut hari ini juga langsung kami limpahkan ke Polres Tegal Kota selepas press conference," pungkas Pria Kelahiran Kudus ini.(arf)

Bersama WASI, Wo Nav DC Lantamal VI Meriahkan Selam Pemecahan Rekor Muri di Manado


KABARPROGRESIF.COM : (Makassar) Bersama Wanita Selam Indonesia (WASI), Womam Navy Diving Club (Wo Nav DC ) Lantamal VI Makassar yang beranggotakan Ketua Korcab (Koordinator Cabang) VI Daerah Jalasenastri Armada  II (DJA II) ibu Risanti Dwi Sulaksono dan penyelam Kowal Lantamal VI ikut memeriahkan acara Penyelaman massal yang meraih Rekor Muri, Sabtu (12/08/2018).

Bertempat di sekitar kawasan pantai Mega Mas Manado, Wo Nav DC Lantamal VI Makassar dan anggota WASI yang terdiri dari masyarakat, istri TNI-POLRI, Jalasenastri, Bhayangkari, Polwan, Wanita TNI, Persit,  komunitas diving serta Mahasiswa yang berasal dari seluruh kota di Indonesia yang totalnya mencapai 928 orang lebih akan menyelam dengan membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 300 Meter di kedalaman laut 6 s.d. 12 Meter.

Ketua Korcab VI DJA II mengatakan kegiatan selam ini adalah yang pertama kalinya dilakukan di luar dari perairan kota Makassar dan diikuti oleh seluruh penyelam yang semuanya beranggotakan wanita, oleh karena itu merupakan suatu kebanggaan bisa membawa nama club Woman Navy DC Lantamal VI Makassar dikenal oleh para penyelam lainnya dan yang utama bisa mendukung selam bersama untuk memecahan rekor muri ini.

Selain kegiatan penyelaman massal, Wo Nav DC Lantamal VI Makassar juga mengikuti kegiatan aksi kepedulian terhadap lingkungan dengan melakukan pembersihan pantai, menggelar hiburan bagi masyarakat, diantaranya hiburan live musik artis nasional dan lokal, program car free day dan olah raga bersama. (arf)

Stand Pameran Lantamal VI Raih Prestasi Stand Terbaik Pertama Di Ajang Sulsel Expo 2018


KABARPROGRESIF.COM : (Makassar) Stand pameran pangkalan Utama TNI AL VI ( Lantamal VI) Makassar meraih prestasi sebagai yang  terbaik pertama di ajang pameran Sulawrsi Selatan (Sulsel) Expo 2018 yang dilaksanakan di Celebes Convention Center (CCC) Makassar pada tanggal 8 hingga 12 Agustus 2018. Minggu (12/8/2018).

Danlantamal VI Makassar Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono S.H, M. Tr (Han) sangat mengapresiasi atas prestasi yang diraih Stand pameran Lantamal VI sebagai juara pertama di Sulsel Expo 2018.

 "Prestasi ini merupakan cermin dari Loyalitas dan kerja keras yang ikhlas dari personel Lantamal VI untuk menyemarakkan Pesta Kemerdekaan Ke-73 Republik Indonesia" ujar  Danlantamal VI.

Stand Lantamal VI menjadi juara pertama kategori stand terbaik TNI/Polri . Hasil ini diumumkan pada penutupan Pameran Sulsel expo 2018.
Stand Lantamal VI mengungguli Stand Polri diposisi kedua dan Kodam XIV Hasanudin diposisi ke Tiga.

Di Pameran Sulsel Expo 2018, selain meraih Juara satu Stand terbaik kategori TNI - Polri, Lantamal VI juga meraih  juara di beberapa perlombaan diantaranya, Juara Dua lomba Karnaval dan juara satu lomba memasak  dan juara tiga lomba tarik tambang, Total 4 piala berhasil dibawah pulang oleh Lantamal VI.

Ditempat terpisah, usai menerima piala pameran, Kepala Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan kapal (Kafasharkan) Makassar Kolonel (T) Supriyanto mewakili stand Lantamal VI  mengatakan, keberhasilan ini merupakan wujud dari kerja sama dan kerja keras personel Lantamal VI dari seluruh Satuan Kerja (Satker) Lantamal VI.

Kemenangan terbaik ini  tidak terlepas dari kemampuan Lantamal VI memberikan modifikasi stand pameran yang seolah olah Kapal Perang KRI Sultan Hasanuddin-366 sedang berlabuh di CCC dan menjadi stand  yang menarik pengunjung. (arf)

Sabtu, 11 Agustus 2018

Korcab VI Daerah Jalasenastri Armada II Galang Dana Peduli Korban Gempa di Pulau Lombok NTB


KABARPROGRESIF.COM : (Makassar) Pengurus Korcab VI Daerah Jalasenastri Armada II menggalang Dana Peduli untuk korban gempa di pulau Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (11/08/2018).

Penggalangan dana ini bertujuan untuk mengetuk hati nurani Keluarga Besar Lantamal VI dan jajarannya untuk membantu para korban gempa yang terjadi pada awal bulan Agustus 2018 ini.

Ketua Korcab VI Jalasenastri Armada II Ny. Risanti Dwi Sulaksono menyampaikan bahwa Kegiatan galang dana ini,  mengumpulkan dana sumbangan mulai dari Mako Lantamal VI, lanal Kendari, lanal palu, lanal Mamuju, Rumkital Jala Ammari Lantamal VI, Ladokgi Yos Sudarso Makassar, Sekesal Makassar, Yayasan hang Tuah mulai TK, SD, SMP dan SMA.

"Kegiatan ini untuk mengasah kepedulian terhadap saudara kita yg terkena musibah gempa di Lombok, Itu mahal pak dan dalam hitungan menit sdh terkumpul dana15 juta Rupiah", ujar Ny. Risanti.

Dana ini nantinya akan dibelanjakan keperluan seperti sembako, selimut, keperluan wanita, baju dan lain-lainnya yang kemudian akan dibawa oleh salah satu Kapal Perang TNI AL ke pulau Lombok, tambahnya. (arf)

Yonif Raider 500/Sikatan Pastikan Perkembangan Kesehatan Balita di Perbatasan


KABARPROGRESIF.COM : (Boven Digoel, Papua) Satgas Pamtas Yonif Raider 500/Sikatan terus memastikan setiap perkembangan kesehatan bagi warga di wilayah perbatasan. Tak hanya diberlakukan ke para orang dewasa saja. Namun, kepedulian itu juga berlaku bagi anak-anak maupun balita.

Komandan Pos Kampung Kombut, Letda Inf Sugiono menuturkan, kegiatan sengaja digelar secara rutin setiap satu bulan sekali. Selain sebagai bentuk kepedulian, upaya itu, dilakukan guna mewujudkan lingkungan masyarakat yang peduli terhadap kesehatan.

“Sudah ada beberapa anggota disana (Kampung Kombut). Mereka bekerjasama dengan salah satu pihak Kesehatan di Boven Digoel untuk memantau perkembangan gizi balita di lokasi itu,” kata Sugiono, Sabtu, 11 Agustus 2018.

Sedikitnya, sebanyak tiga puluh lima balita mendapat pelayanan gizi secara langsung dari pihak Satgas Pamtas Yonif Raider 500/Sikatan saat ini. Tidak hanya itu saja, satgas juga secara sukarela mendatangi setiap rumah warga untuk memastikan kondisi kesehatan para balita di Kampung tersebut.

Terpisah, Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas Raider 500/Sikatan, Letkol Inf Sidik Wiyono mengungkapkan, dirinya sangat mengapresiasi kepedulian beberapa pihak di Kabupaten Boven Digoel yang selama ini ikut serta berpartisipasi bersama satgas dalam upaya mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat.

Tidak hanya itu saja, Perwira Menengah yang juga menjabat sebagai Danyon Raider 500/Sikatan menambahkan, upaya yang dilakukan oleh personelnya saat ini, merupakan salah satu bentuk tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan selama berada di wilayah perbatasan, terlebih dalam upaya membantu kesulitan masyarakat.

“Saya berharap, apa yang selama ini dilakukan oleh prajurit Yonif Raider 500/Sikatan di Papua, manfaatnya bisa langsung didapat dan dirasakan oleh masyarakat. Inilah bentuk kepedulian TNI-AD kepada rakyat,” tegas Perwira Menengah dengan melati dua di pundaknya ini. (andre)