Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Wali Kota Eri Cahyadi Tinjau Pompa Kenjeran Saat Hujan

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memantau Pompa Kenjeran yang ternyata tersumbat sampah akibat tersangkut di jembatan. Karenanya, Pemkot segera membongkar jembatan tersebut.

Ops Gaktib Yustisi 2021, Fokus Disiplin Prokes di Jatim

Polisi Militer berkomitmen mendukung penegakkan dan ketaatan hukum, terlebih upaya pendisiplinan protokol kesehatan, sekaligus menjaga Persatuan dan Kesatuan.

Kejari Surabaya Tangkap Koruptor Pajak Rp 1,7 Miliar

Tim gabungan Intelijen dan Pidsus Kejari Surabaya harus melakukan pengintaian selama tiga hari sebelum menangkap terpidana tindak pidana korupsi pajak PPH fiktif Rp 1,7 milliar tersebut

Jangan Pikir yang Dapat Penghargaan Tak Korupsi

Seseorang yang telah mendapat penghargaan antikorupsi, bukan berarti tidak mungkin melakukan tindak pidana korupsi. Karena korupsi disebabkan adanya kekuasaan dan kesempatan.

Ucapan Selamat Eri - Armuji Penuhi Balai Kota

Karangan bunga ucapan selamat untuk Walikota Surabaya yang baru sudah mencapai seratus lebih memenuhi sepanjang pendesterian Jalan Sedap Malam.

Tampilkan postingan dengan label Metropolis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metropolis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Mei 2022

Bupati Tangerang Minta RSUD Tingkatkan Pelayanan Masyarakat


KABARPROGRESIF.COM: (Tangerang) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang merayakan hari ulang tahun ke-58 pada Selasa 17 Mei 2022. 

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta RSUD Kabupaten Tangerang terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Zaki saat menghadiri peringatan HUT RSUD Kabupaten Tangerang di Aula Kantor RSUD Kabupaten Tangerang, mengatakan di usia yang ke-58 ini, RSUD mesti bisa terus meningkatkan kualitas serta kuantitas pelayanan bagi masyarakat demi tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang tinggi.

Dia juga berharap agar ada peningkatan sarana prasarana dan fasilitas RSUD, sehingga dapat memberikan dampak positif untuk pelayanan kesehatan dan sebagai rumah sakit rujukan serta rumah sakit pendidikan.

Selanjutnya Zaki mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran direksi, para dokter, perawat, tenaga medis dan juga para petugas yang ada di RSUD Tangerang atas segala jerih payah, dedikasi dan usaha tanpa mengenal lelah yang telah dicurahkan.

"Sekali lagi saya ucapkan selamat semoga bisa sukses di masa-masa yang akan datang dan bisa menjadi rumah sakit yang jauh lebih baik,” kata Zaki.

Lebih jauh dia juga berharap RSUD Tangerang tidak saja berguna bagi masyarakat di Kabupaten Tangerang dan sekitarnya tetapi di Provinsi Banten dan Indonesia pada umumnya.

Sementara itu, dr. Muchlis selaku Plt Direktur RSUD Kabupaten Tangerang mengatakan, 58 tahun RSUD Tangerang telah hadir menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.

Menurut dr. Muchlis, perjalanan waktu ini bukanlah waktu yang singkat. RSUD Kabupaten Tangerang juga terus berbenah dan berupaya untuk meningkatan kualitas layanan kesehatan demi menjawab tantangan kondisi kesehatan.

"Kami berharap di usia yang ke-58 ini akan semakin memotivasi kami dan beserta seluruh jajaran RSUD Kabupaten Tangerang dalam memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada seluruh masyarakat," tutur dr. Muchlis.

Lagi, Backhoen Pengerjaan Box Culvert Hantam Pipa PDAM, Warga Panjang Jiwo Surabaya Kesulitan Air Bersih


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pengerjaan box culvert di kawasan pemukiman Panjang Jiwo tengah kembali menimbulkan masalah terhadap jaringan pipa PDAM.

Setelah Jumat lalu (13/05/2022) backhoe atau alat berat pekerja, menghantam jaringan pipa PDAM, yang membuat warga kesulitan air bersih, insiden serupa terulang lagi pada Senin (16/05/2022).

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno bersama Direktur Pelayanan PDAM Surya Sembada Agung Pribadhi didampingi sejumlah staff, meninjau lokasi kejadian pada Senin malam (16/05/2022).

Anas Karno menyayangkan insiden tersebut kembali terjadi. Menurutnya, pihak yang melakukan pengerjaan box culvert harus lebih berhati-hati. 

"Pekerja, mandor maupun pengawas, dan operator backhoe, harus sabar telaten, tidak asal garuk. Sehingga merusak pipa PDAM. Padahal kemarin sudah diingatkan," tegasnya.

Politisi PDIP Surabaya tersebut juga menekankan kepada pihak pelaksana, supaya pengerjaan galian box culvert mendapat pendampingan dari PDAM. Agar insiden tidak berulang-ulang terjadi.

"Pendampingan dan koordinasi memang wajib dilakukan dan lebih di utamakan. Pendampingan ini untuk mengetahui titik-titik  sambungan pipa, agar tidak terjadi kejadian kerusakan sambungan pipa PDAM," tegas Anas lagi.

Sementara itu Direktur Pelayanan PDAM Surya Sembada Agung Pribadhi, sepakat dengan adanya pendampingan. 

"Setelah insiden kedua kita lakukan pendampingan. Kita tempatkan petugas PDAM dilokasi pengerjaan," jelasnya.

Agung menambahkan, pendampingan tersebut untuk memberikan informasi letak jaringan pipa sehingga insiden bisa dihindari. 

"Selain itu ketika terjadi insiden bisa cepat tertangani. Sehingga warga tidak kesulitan air bersih," terangnya.

Agung kembali mengatakan, PDAM segera berkoordinasi dengan dinas terkait pemkot Surabaya. 

"Pemerintah kota kan punya program pembangunan selama 1 tahun. Kita ingin mengetahui lokasi alamatnya dimana saja. Supaya kita bisa memberikan masukan lokasi-lokasi jaringan pipa PDAM," jelasnya.

Menurut Agung dampak kerusakan pipa PDAM di Panjang Jiwo Tengah sudah bisa diatasi. 

"Memang pada malam kejadian yang kedua itu, aliran air ke warga mati. Namun berdasarkan keterangan petugas lapagan pagi ini sudah nyala lagi," ungkapnya.

Agung juga mengatakan pihak menyiapkan mobil tangki air, untuk melayani kebutuhan air bersih. Kalau perbaikan membutuhkan waktu yang cukup lama. 

"Namun kadang tidak sesuai harapan masyarakat, karena sedikit menyulitkan. Warga harus mengangkut air dari mobil tangki," pungkasnya.

Rujak Uleg Digelar Malam Hari, Jadi Momentum Hidupkan Kota Tua di Surabaya Utara


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menggelar kembali Festival Rujak Uleg di Jalan Kembang Jepun, Surabaya, Minggu (22/5). 

Festival yang sudah vakum selama dua tahun akibat pandemi ini, akan diikuti oleh sekitar 780-an peserta yang juga melibatkan UMKM Rujak Cingur dan makanan serta minuman.

“Salah satu yang berbeda dari Rujak Uleg kali ini adalah digelar pada malam hari, suasananya biar lebih romantis juga,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya Wiwiek Widayati saat jumpa pers di kantor Kominfo Surabaya, Selasa (17/5).

Di samping itu, selama ini Rujak Uleg itu sudah pernah digelar pada pagi hari. Bahkan, pada sore hari juga sudah pernah digelar di tahun-tahun sebelumnya. 

Makanya, pada tahun ini Rujak Uleg itu digelar pada malam hari supaya berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Yang paling penting juga kami menggelar acara Rujak Uleg pada malam hari karena kami punya konsep besar untuk juga membranding kota tua yang ada di Surabaya Utara itu, terutama di wilayah kya-kya. Jadi, wilayah itu kita akan hidupkan lagi ke depannya, sehingga Festival Rujak Uleg ini akan jadi momentum dan trigger untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut. Apalagi di tempat itu kalau pagi dan siang sudah hidup, sehingga malamnya kita hidupkan kembali,” kata dia.

Selain itu, dengan adanya Festival Rujak Uleg ini, pemkot juga ingin memperkuat upaya pelestarian rujak cingur yang merupakan salah satu warisan budaya tak benda (WBTB) asal Surabaya. 

Makanya, Festival Rujak Uleg ini selalu masuk dalam serangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) setiap tahunnya. 

“Karena rujak cingur sudah kami ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda, maka kami lestarikan setiap tahunnya,” tegasnya.

Dalam acara ini, lanjut Wiwiek, pemkot akan mengundang sejumlah konjen dan juga mahasiswa asing. 

Bahkan, beberapa tamu kehormatan juga sudah diundang untuk hadir dalam acara spektakuler ini.

“Jadi, pada intinya kami ingin memperlihatkan kembali bahwa ini lho ada sesuatu yang unik dari Surabaya, kearifan lokalnya Surabaya. Karena kita tahun sudah dua tahun ini kita tidak menggelar acara ini,” katanya.

Menurutnya, nanti para peserta akan menampilkan kreativitasnya masing-masing, sehingga nanti akan dipilih sekitar 10 besar peserta yang atraktif dan unik. 

Melalui cara ini, diharapkan ini menjadi komoditas industri pariwisata baru di Kota Surabaya. 

“Dengan dibuat sedemikian rupa, tentu ini akan menjadi atraksi yang sangat menjual dan bisa ditawarkan sebagai produk industri pariwisata,” ujarnya.

Wiwiek juga memastikan bahwa Pemkot Surabaya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk kelancaran acara ini, termasuk dengan pihak kepolisian terkait keamanannya. 

Bahkan, ia juga memastikan bahwa sebenarnya kapasitas wilayah tersebut sebesar 4 ribuan, namun dalam acara ini hanya dimanfaatkan sekitar 75 persen. 

“Ini juga kita antisipasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Selasa, 17 Mei 2022

Pemkot Surabaya Dampingi Trauma Healing dan Bantu Pendidikan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Bus


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan jajaran Asisten serta PD di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan bus di Kantor Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Selasa (17/5).

Bukan hanya santunan dari Jasa Raharja, Wali Kota Eri Cahyadi juga akan menanggung perawatan dan pengobatan korban selamat dalam tragedi nahas di Jalan Raya Tol Sumo KM 712+400 A, Desa Penompo Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto yang terjadi pada kemarin (16/5) pagi. 

"Hari ini, santunan korban meninggal langsung diberikan oleh Pak Dirut Jasa Raharja sendiri, kami matur nuwun sanget atas nama mewakili korban kecelakaan. Kami dari Pemkot Surabaya, semalam sudah mengunjungi semua pasien yang ada di rumah sakit, baik di Mojokerto, ada yg masuk di Sidoarjo, ada juga yang dirawat di RS Gresik," kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Bersama Dirut Jasa Raharja, ia menyalami sekaligus memberikan semangat kepada satu persatu keluarga korban. 

Suasana Kantor Kelurahan Benowo pun berubah menjadi haru, saat Wali Kota Eri Cahyadi bersama istrinya Rini Indriyani berusaha menenangkan 9 perwakilan dari keluarga korban kecelakaan agar tabah menghadapi musibah tersebut. 

Wali Kota Eri juga menyampaikan kepada keluarga korban untuk tidak khawatir soal pengobatan dan biaya perawatan di RS, karena Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga hadir memberikan pendampingan hingga korban selamat dinyatakan sembuh. 

"Tadi saya sampaikan di setiap RS juga ada perwakilan Pemkot Surabaya, sehingga saya minta keluarga untuk tenang, saat berada di RS ketika membutuhkan apapun tinggal colek saja perwakilan pemkot disana. Kedua kami juga akan melakukan pendampingan trauma healing kepada para keluarga. Ketiga, Insyaallah ketika ada yang ditinggalkan orang tuanya, maka menjadi kewajiban Pemkot Surabaya memberikan jaminan untuk terus mendapatkan pendidikan sampai yang paling tinggi," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono mengatakan, setelah mendengar adanya informasi kecelakaan maut tersebut, bersama Dirlantas Polda Jatim segera melakukan evakuasi sehingga korban selamat yang mengalami luka parah bisa segera ditangani di RS terdekat. 

"Pada kesempatan kali ini Pak Wali Kota Surabaya hadir untuk memberikan bantuan secara simbolis. Seperti yang disampaikan Pak Wali, kita bersama-sama membantu keluarga korban karena kebanyakan keluarga korban bahkan ada yang sampai kehilangan 5 hingga 4 orang anggota keluarga," kata Rivan. 

Rivan juga menyampaikan, tidak hanya memberikan bantuan berupa santunan, akan tetapi juga membantu untuk meningkatkan kemampuan ekonomi dengan memberikan pelatihan dan sebagainya agar keluarga yang ditinggalkan bisa survive pasca kejadian tersebut. 

Dalam kesempatan ini, sambung Rivan, Jasa Raharja memberikan santunan kepada masing-masing korban meninggal dunia senilai Rp 50 juta, sedagkan untuk korban luka-luka senilai Rp20 juta. 

"Bantuan ini tidak menjadi batas maksimal karena kami telah berintegrasi dan berkolaborasi dengan BPJS, artinya yang digunakan pertama adalah santunan dari Jasa Raharja, kemudian bisa ditingkatkan kalau misal dirasa kurang bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan," pungkasnya. 

Setelah memberikan santunan, Wali Kota Eri bersama jajaran Asisten, Plt Kepala Badan BPBD Surabaya Ridwan Mubarun, Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruh, Kepala DP3APPKB Surabaya Tomi Ardiyanto dan serta jajaran Jasa Raharja menyempatkan melawat ke rumah duka yang tak jauh dari Kantor Kelurahan Benowo. 

Semarakkan HJKS ke-729, Wali Kota Eri Cahyadi Resmi Membuka Bakti Sosial Layanan Terintegrasi


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya Rini Indriyani membuka rangkaian kegiatan Bakti Sosial Penyaluran Pelayanan Terintegrasi dalam menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-729. 

Kegiatan ini berlokasi di Jalan Kupang Gunung Timur I, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan Kota Surabaya, Selasa (17/5).

“Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat. Ke depan, saya berharap berbagai pelayanan terintegrasi bisa di akses warga di setiap kantor kelurahan,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan Bakti Sosial Penyaluran Pelayanan Terintegrasi dalam rangka HJKS ke-729 ini juga dilaksanakan di lima lokasi yang berbeda. 

Untuk lokasi pertama digelar di Jalan Kupang Gunung Timur I, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan Kota Surabaya. Selanjutnya lokasi kedua pada tanggal 18 Mei 2022 digelar di RW 02 Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan.

Lokasi ketiga pada tanggal 19 Mei 2022 dilaksanakan di Gelanggang Remaja Kecamatan Tambaksari, lokasi keempat pada tanggal 20 Mei 2022 digelar di Jalan Dupak Bangunsari 04 Kecamatan Krembangan, dan lokasi kelima tanggal 21 Mei 2022 di Taman Cahaya Kecamatan Pakal Kota Surabaya.

“Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Surabaya menyasar 1.000 orang di setiap lokasi. Kegiatan ini dimulai pukul 07.00 WIB sampai selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina menjelaskan bahwa terdapat sebanyak 20 jenis pelayanan terintegrasi. 

Pertama adalah pelayanan kesehatan yang meliputi pelayanan umum dan spesialistik, kesh gigi, laboratorium, penyuluhan penggunaan obat, vaksinasi Covid-19, dan konsultasi gizi.

Pelayanan lainnya adalah layanan perlindungan masyarakat, layanan pajak, layanan pengaduan jalan, saluran dan jembatan, layanan informasi perumahan dan permukiman, layanan pendaftaran anak usia sekolah, layanan pengaduan lingkungan dan informasi perizinan lingkungan, dan Layanan informasi kependudukan dan informasi program sosial masyarakat.

“Selanjutnya ada layanan keluhan dan pengaduan masyarakat melalui media center, layanan informasi lowongan pekerjaan, layanan pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta usulan pemberdayaan ekonomi, layanan informasi ambulan, dan layanan informasi persyaratan UMKM,” jelas Nanik.

Selain itu, juga terdapat layanan penanaman modal dan pelayanan perizinan serta informasi perizinan, layanan informasi kepemudaan dan olahraga, usulan alat dan lapangan olahraga, layanan info pemotongan hewan, layanan info kualitas air dan pasang baru, layanan produk hukum dan kerjasama, pelayanan rujukan kesehatan, dan layanan tata cara pembayaran zakat dan info kebutuhan bantuan masy tidak mampu (BAZNAS).

“Pada tanggal 17 - 18 Mei 2022 juga ada kegiatan pelayanan KB, berupa pelayanan IUD dan Implant untuk 300 di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) IBI Surabaya. 

Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB dan bekerja sama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Surabaya,” ujarnya.

Untuk memeriahkan HJKS ke 729, pihaknya juga menggelar kegiatan donor darah. Kegiatan donor darah yang bekerjasama PMI Kota Surabaya dengan sasaran sekitar 100-150 orang yang dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2022 mulai pukul 07.30 WIB di Balai Kota Surabaya.

Tak hanya itu saja, pada tanggal 29 Mei 2022, Pemkot Surabaya juga menggelar istighosah bersama di Tugu Pahlawan mulai pukul 19.00 WIB. 

Dalam doa bersama itu juga dilaksanakan penyerahan 729 bantuan kursi roda, 7290 paket sembako dari BAZNAS, serta hadiah Juara MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran).

Untuk puncak perayaan HJKS pada tanggal 31 Mei 2022, juga dilakukan penyerahan simbolis bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) berupa Program Kewirausahaan Sosial bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Surabaya. 

Penyerahan bantuan itu bertepatan pada pelaksanaan Upacara HJKS di Taman Surya Balai Kota Surabaya.

"Total bantuan yang diserahkan sebesar Rp 300 juta. Bantuan itu diberikan kepada kelompok usaha jahit, kelompok usaha laundry dan kelompok usaha service HP," terangnya.

Nanik juga menyatakan, bahwa masih ada sejumlah kegiatan lain dalam agenda Bakti Sosial menyambut HJKS ke 729. Di antaranya adalah penyerahan bantuan kursi roda dan tebus ijazah, hingga pelayanan terintegrasi yang dilaksanakan di sejumlah kantor kecamatan di Kota Surabaya.

"Juga ada pemberian bantuan berupa alat bantu dengar, kaki dan tangan palsu. Lalu, pemberian alat bantu melihat hingga kursi Roda," pungkasnya. 

Realisasi Anggaran Rendah, Bupati Banggai Ancam Lengser Kadis Jadi Sekdis


KABARPROGRESIF.COM: (Bangai) Bupati Banggai Amirudin Tamoreka menagih realisasi anggaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bahkan, Amirudin mengancam akan menurunkan jabatan Kepala OPD saat ini satu tingkat di bawah terkait realisasi anggaran.

Pernyataan itu disampaikan saat memimpin rapat Evaluasi Pengendalian Realisasi APBD tahun 2022, di ruang rapat umum Kantor Bupati Banggai, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Selasa (17/5/2022).

"Tidak ada nonjob. Tapi setelah 6 bulan bapak dan ibu tetap tidak kompeten akan diturunkan satu tingkat. Jangan sampai sudah nyaman sebagai kepala dinas malah turun jadi sekertaris," ucap Bupati Amirudin.

Menurunkan jabatan itu, kata dia, bukan masalah suka atau tidak suka, tetapi karena ketidakmampuan pejabat mengemban pekerjaan.

"Saya selalu komit terhadap apa yang saya sampaikan, jadi jangan mengeluh. Karena saya punya data yang lengkap mengenai kinerja bapak ibu sekalian," paparnya.

Penegasan disampaikan karena sebelumnya telah dievaluasi bahwa belanja yang dilakukan OPD masih kurang, dan masih banyak yang belum menyetorkan rencana kerja untuk tahun 2022.

Berdasarkan laporan Sekretaris Daerah (Sekda) Banggai, Abdullah Ali, realisasi belanja daerah hanya berada di angka 22,86 persen.

Terbagi atas belanja operasi 22,67 persen, dan belanja modal 0,18 persen dari total pagu anggaran 2022 sebesar Rp 2.317.589.895.132.

"Jika belanja kurang, yang disoroti bukan bapak dan ibu, melainkan bupati dan wakil bupati, sehingganya tolong disampaikan di sini, jika ada kendala dan itu masuk akal, bisa kita cari solusinya sama-sama," kata dia.(*)

Bantu Penanganan Korban Laka Lantas Tol Sumo, Eri Cahyadi: Terima Kasih Wali Kota Mojokerto


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan intervensi semaksimal mungkin bagi warga Kelurahan Benowo yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) pada Selasa (16/6) pagi. 

Intervensi tersebut juga tak lepas dari bantuan dan dukungan Pemkot Mojokerto.

Oleh karenanya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Mojokerto. 

Sebab, berkat dukungan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, seluruh korban yang mengalami luka langsung mendapatkan perawatan maksimal di Rumah Sakit (RS)

"Saya matur nuwun (terima kasih) mewakili seluruh masyarakat Surabaya. Karena ringan tangannya beliau (Ika Puspitasari) warga Surabaya yang mengalami musibah di Mojokerto sudah tertangani dengan baik di seluruh rumah sakit Mojokerto," kata Wali Kota Eri Cahyadi disela menjenguk korban laka lantas di RS Emma Mojokerto, Senin (16/5) petang.

Ia memastikan, bahwa pemkot telah memberikan intervensi penuh kepada korban laka lantas di Tol Sumo. 

Salah satunya menyiapkan mobil ambulance untuk pemulangan jenazah korban maupun menyiagakan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk membantu memenuhi kebutuhan pasien beserta keluarganya.

"Insyaallah kami akan memberikan semaksimal mungkin yang terbaik bagi warga Kota Surabaya," kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Tak lupa, Wali Kota Eri Cahyadi juga mengucapkan duka cita mendalam kepada keluarga korban meninggal dalam insiden kecelakaan bus di Tol Sumo. 

Menurutnya, laka lantas itu adalah musibah yang tidak semua orang inginkan. Namun, ia meyakini, setiap musibah itu pasti akan ada hikmah yang bisa diambil

"La Yukallifullahu Nafsan Illa Wus'aha, mboten (tidak) mungkin Gusti Allah maringi (memberikan) cobaan melebihi kemampuan yang kita punya. Jadi setiap keadaan pasti ada hikmahnya. Sekali lagi saya matur nuwun (terima kasih) sama Bu Wali Kota Mojokerto karena memberikan yang terbaik bagi warga Kota Surabaya," tuturnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyampaikan, bahwa peristiwa laka lantas yang terjadi di Tol Sumo merupakan musibah kemanusiaan. 

Karenanya, pihaknya tidak melihat apakah yang menjadi korban itu warga Kota Mojokerto atau bukan.

"Kita tidak melihat ini warga dari mana atau dari mana asalnya, karena lokasi musibah ini ada di wilayah kami dan kebetulan tadi seluruh jenazah dari 15 jenazah korban kecelakaan itu, 14 nya dimasukkan RSUD Wahidin Sudiro Husodo milik Pemkot Mojokerto," kata Ning Ita sapaan lekat Wali Kota Mojokerto.

Karenanya, pasca insiden itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan cepat bagaimana mempersiapkan seluruh jenazah korban laka lantas itu segera dipulangkan ke rumah duka. 

"Karena setiap keluarga pasti menginginkan segera anggota keluarganya bisa untuk dikebumikan," tuturnya.

Ia menambahkan, bahwa seluruh korban yang meninggal dalam laka lantas itu dapat segera dipulangkan ke rumah duka. 

"Sampai tadi sore kurang lebih pukul 03.00 WIB, semua (jenazah) sudah selesai untuk dipulangkan ke rumah duka masing-masing dari RSUD Wahidin Kota Mojokerto," pungkasnya. 

Semarakkan HJKS ke-729, Wali Kota Eri Cahyadi Resmi Membuka Bakti Sosial Layanan Terintegrasi


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya Rini Indriyani membuka rangkaian kegiatan Bakti Sosial Penyaluran Pelayanan Terintegrasi dalam menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-729. 

Kegiatan ini berlokasi di Jalan Kupang Gunung Timur I, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan Kota Surabaya, Selasa (17/5).

“Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat. Ke depan, saya berharap berbagai pelayanan terintegrasi bisa di akses warga di setiap kantor kelurahan,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan Bakti Sosial Penyaluran Pelayanan Terintegrasi dalam rangka HJKS ke-729 ini juga dilaksanakan di lima lokasi yang berbeda. 

Untuk lokasi pertama digelar di Jalan Kupang Gunung Timur I, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan Kota Surabaya. Selanjutnya lokasi kedua pada tanggal 18 Mei 2022 digelar di RW 02 Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan.

Lokasi ketiga pada tanggal 19 Mei 2022 dilaksanakan di Gelanggang Remaja Kecamatan Tambaksari, lokasi keempat pada tanggal 20 Mei 2022 digelar di Jalan Dupak Bangunsari 04 Kecamatan Krembangan, dan lokasi kelima tanggal 21 Mei 2022 di Taman Cahaya Kecamatan Pakal Kota Surabaya.

“Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Surabaya menyasar 1.000 orang di setiap lokasi. Kegiatan ini dimulai pukul 07.00 WIB sampai selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina menjelaskan bahwa terdapat sebanyak 20 jenis pelayanan terintegrasi. 

Pertama adalah pelayanan kesehatan yang meliputi pelayanan umum dan spesialistik, kesh gigi, laboratorium, penyuluhan penggunaan obat, vaksinasi Covid-19, dan konsultasi gizi.

Pelayanan lainnya adalah layanan perlindungan masyarakat, layanan pajak, layanan pengaduan jalan, saluran dan jembatan, layanan informasi perumahan dan permukiman, layanan pendaftaran anak usia sekolah, layanan pengaduan lingkungan dan informasi perizinan lingkungan, dan Layanan informasi kependudukan dan informasi program sosial masyarakat.

“Selanjutnya ada layanan keluhan dan pengaduan masyarakat melalui media center, layanan informasi lowongan pekerjaan, layanan pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta usulan pemberdayaan ekonomi, layanan informasi ambulan, dan layanan informasi persyaratan UMKM,” jelas Nanik.

Selain itu, juga terdapat layanan penanaman modal dan pelayanan perizinan serta informasi perizinan, layanan informasi kepemudaan dan olahraga, usulan alat dan lapangan olahraga, layanan info pemotongan hewan, layanan info kualitas air dan pasang baru, layanan produk hukum dan kerjasama, pelayanan rujukan kesehatan, dan layanan tata cara pembayaran zakat dan info kebutuhan bantuan masy tidak mampu (BAZNAS).

“Pada tanggal 17 - 18 Mei 2022 juga ada kegiatan pelayanan KB, berupa pelayanan IUD dan Implant untuk 300 di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) IBI Surabaya. 

Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB dan bekerja sama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Surabaya,” ujarnya.

Untuk memeriahkan HJKS ke 729, pihaknya juga menggelar kegiatan donor darah. Kegiatan donor darah yang bekerjasama PMI Kota Surabaya dengan sasaran sekitar 100-150 orang yang dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2022 mulai pukul 07.30 WIB di Balai Kota Surabaya.

Tak hanya itu saja, pada tanggal 29 Mei 2022, Pemkot Surabaya juga menggelar istighosah bersama di Tugu Pahlawan mulai pukul 19.00 WIB. 

Dalam doa bersama itu juga dilaksanakan penyerahan 729 bantuan kursi roda, 7290 paket sembako dari BAZNAS, serta hadiah Juara MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran).

Untuk puncak perayaan HJKS pada tanggal 31 Mei 2022, juga dilakukan penyerahan simbolis bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) berupa Program Kewirausahaan Sosial bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Surabaya. 

Penyerahan bantuan itu bertepatan pada pelaksanaan Upacara HJKS di Taman Surya Balai Kota Surabaya.

"Total bantuan yang diserahkan sebesar Rp 300 juta. Bantuan itu diberikan kepada kelompok usaha jahit, kelompok usaha laundry dan kelompok usaha service HP," terangnya.

Nanik juga menyatakan, bahwa masih ada sejumlah kegiatan lain dalam agenda Bakti Sosial menyambut HJKS ke 729. Di antaranya adalah penyerahan bantuan kursi roda dan tebus ijazah, hingga pelayanan terintegrasi yang dilaksanakan di sejumlah kantor kecamatan di Kota Surabaya.

"Juga ada pemberian bantuan berupa alat bantu dengar, kaki dan tangan palsu. Lalu, pemberian alat bantu melihat hingga kursi Roda," pungkasnya.  

Bantu Penanganan Korban Laka Lantas Tol Sumo, Eri Cahyadi: Terima Kasih Wali Kota Mojokerto


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan intervensi semaksimal mungkin bagi warga Kelurahan Benowo yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) pada Selasa (16/6) pagi. 

Intervensi tersebut juga tak lepas dari bantuan dan dukungan Pemkot Mojokerto.

Oleh karenanya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Mojokerto. 

Sebab, berkat dukungan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, seluruh korban yang mengalami luka langsung mendapatkan perawatan maksimal di Rumah Sakit (RS)

"Saya matur nuwun (terima kasih) mewakili seluruh masyarakat Surabaya. Karena ringan tangannya beliau (Ika Puspitasari) warga Surabaya yang mengalami musibah di Mojokerto sudah tertangani dengan baik di seluruh rumah sakit Mojokerto," kata Wali Kota Eri Cahyadi disela menjenguk korban laka lantas di RS Emma Mojokerto, Senin (16/5) petang.

Ia memastikan, bahwa pemkot telah memberikan intervensi penuh kepada korban laka lantas di Tol Sumo. 

Salah satunya menyiapkan mobil ambulance untuk pemulangan jenazah korban maupun menyiagakan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk membantu memenuhi kebutuhan pasien beserta keluarganya.

"Insyaallah kami akan memberikan semaksimal mungkin yang terbaik bagi warga Kota Surabaya," kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Tak lupa, Wali Kota Eri Cahyadi juga mengucapkan duka cita mendalam kepada keluarga korban meninggal dalam insiden kecelakaan bus di Tol Sumo. 

Menurutnya, laka lantas itu adalah musibah yang tidak semua orang inginkan. Namun, ia meyakini, setiap musibah itu pasti akan ada hikmah yang bisa diambil

"La Yukallifullahu Nafsan Illa Wus'aha, mboten (tidak) mungkin Gusti Allah maringi (memberikan) cobaan melebihi kemampuan yang kita punya. Jadi setiap keadaan pasti ada hikmahnya. Sekali lagi saya matur nuwun (terima kasih) sama Bu Wali Kota Mojokerto karena memberikan yang terbaik bagi warga Kota Surabaya," tuturnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyampaikan, bahwa peristiwa laka lantas yang terjadi di Tol Sumo merupakan musibah kemanusiaan. 

Karenanya, pihaknya tidak melihat apakah yang menjadi korban itu warga Kota Mojokerto atau bukan.

"Kita tidak melihat ini warga dari mana atau dari mana asalnya, karena lokasi musibah ini ada di wilayah kami dan kebetulan tadi seluruh jenazah dari 15 jenazah korban kecelakaan itu, 14 nya dimasukkan RSUD Wahidin Sudiro Husodo milik Pemkot Mojokerto," kata Ning Ita sapaan lekat Wali Kota Mojokerto.

Karenanya, pasca insiden itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan cepat bagaimana mempersiapkan seluruh jenazah korban laka lantas itu segera dipulangkan ke rumah duka. 

"Karena setiap keluarga pasti menginginkan segera anggota keluarganya bisa untuk dikebumikan," tuturnya.

Ia menambahkan, bahwa seluruh korban yang meninggal dalam laka lantas itu dapat segera dipulangkan ke rumah duka. 

"Sampai tadi sore kurang lebih pukul 03.00 WIB, semua (jenazah) sudah selesai untuk dipulangkan ke rumah duka masing-masing dari RSUD Wahidin Kota Mojokerto," pungkasnya. 

Senin, 16 Mei 2022

Wali Kota Eri Cahyadi Siagakan Personel BPBD di RS Korban Laka Lantas Tol Sumo


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Wali Kota Surabaya menyiagakan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya pada setiap Rumah Sakit (RS) yang menjadi lokasi perawatan korban kecelakaan lalu lintas di Tol Sumo (Surabaya-Mojokerto) pada Senin (16/5) pagi. 

Belasan korban itu  dirawat tersebar pada sejumlah RS Mojokerto dan Driyorejo, Gresik.

Hal tersebut dikatakan Wali Kota Eri Cahyadi di sela menjenguk korban laka lantas yang tengah dirawat di RS Emma Mojokerto, Senin (16/5) malam. 

Tinjauan itu dilakukannya bersama dengan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

"Alhamdulillah, ini saya dengan Bu Wali Kota Mojokerto, saya matur nuwun (terima kasih) mewakili seluruh masyarakat Surabaya. Karena ringan tangannya beliau, warga Surabaya yang mengalami musibah di Mojokerto sudah tertangani baik di seluruh rumah sakit di Mojokerto," kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Wali Kota Eri Cahyadi memastikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan intervensi semaksimal mungkin dan terbaik bagi warga Kota Pahlawan. 

Bahkan nantinya, setelah mendapatkan perawatan intensif di RS Mojokerto, ia memastikan pemkot tetap memberikan pendampingan saat pemulihan di Surabaya. 

"Insyaallah recovery nya bisa dilakukan di Kota Surabaya. Karena bagaimana pun masyarakat Surabaya ini, keluarga yang menunggu lebih srek (tenang) kalau dirawat di Surabaya," tuturnya.

Oleh karenanya, ia juga menginstruksikan BPBD Surabaya untuk menyiagakan sejumlah personel pada setiap RS yang menjadi tempat perawatan warga Surabaya yang menjadi korban laka lantas. 

Di setiap RS itu setidaknya pemkot menyiagakan 3-5 personel untuk membantu memenuhi setiap kebutuhan pasien beserta keluarganya.

"Jadi, nanti semua kebutuhan dari pasien yang dirawat dan dari keluarga yang merawat dan membutuhkan apapun, tolong sampaikan kepada BPBD. Mulai kebutuhan makan, kebutuhan untuk apapun itu tolong tidak perlu bingung. Tetap duduk di tempat atau cari yang baju oranye dari BPBD Kota Surabaya," pesan dia.

Maka dari itu, Wali Kota Eri Cahyadi juga meminta kepada keluarga yang menjadi korban laka lantas agar berkonsentrasi saja untuk kesembuhan pasien. 

Tak lupa ia juga meminta doa untuk kesembuhan korban laka lantas dari seluruh warga Surabaya. 

"Insyaallah kita kuat, kita hadapi bersama, karena tidak mungkin Gusti Allah maringi (memberikan) cobaan di atas kemampuan umatnya. Setiap keadaan pasti ada hikmahnya. Saya juga matur nuwun (terima kasih) sama Bu Wali Kota Mojokerto karena memberikan yang terbaik bagi warga Kota Surabaya," imbuhnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Ridwan Mubarun mengatakan, pemkot menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan bus di Tol Sumo.

"Korban kecelakaan ada 31 orang. 14 di antaranya meninggal dunia, sedangkan 17 lainnya tengah dirawat di empat rumah sakit swasta yang ada di Kota Mojokerto," kata Ridwan Mubarun.

Dari ke 14 warga yang meninggal dunia tersebut, kata Ridwan, sesuai arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, pihaknya telah menyediakan mobil ambulance untuk membantu proses pemulangan jenazah ke rumah duka. 

Evakuasi jenazah dilakukan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto ke rumah duka di Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal.

"Sekitar pukul 15.45 WIB, 14 jenazah sudah dibawa dari RSUD Wahidin Sudiro Husodo ke rumah duka di Kelurahan Benowo," jelasnya.

Sedangkan 17 orang lainnya, tengah dirawat di sejumlah rumah sakit. Dengan rincian, 8 dirawat di RS Citra Medika. 

Kemudian 3 warga dirawat di RS Emma, serta beberapa di antaranya dirawat di RSUD Wahidin Sudiro Husodo dan RS Petrokimia Gresik.

Sebagai diketahui, Bus PO Ardiansyah Nopol S 7322 UW yang mengangkut sekitar 31 orang dalam perjalanan dari Yogyakarta ke Surabaya menabrak tiang variable message sign (VMS) di KM 712.400A Tol Sumo pada Senin, (16/5).

Bus Ardiansyah nopol S 7322 UW melaju dari barat ke timur atau dari arah Jombang menuju ke Surabaya. 

Sampai di KM 712.400A Tol Sumo, bus tiba-tiba oleng ke kiri sehingga menabrak tiang pesan-pesan atau VMS di kiri jalan. Diduga penyebab kecelakaan itu karena sopir mengantuk. 

Wali Kota Eri Cahyadi Kirim Tim Medis Korban Kecelakaan ke Beberapa Rumah Sakit di Mojokerto


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Setelah mendatangi langsung para korban kecelakaan di sejumlah rumah sakit Mojokerto dan Gresik, yang menjadi tempat perawatan korban kecelakaan Lalu Lintas di Tol Surabaya-Mojokerto (Tol Sumo), Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengirimkan sejumlah tenaga medis dari Kota Surabaya untuk melakukan koordinasi lebih lanjut untuk penanganan perawatan kepada korban.

Para tenaga medis yang dikirim diharapkan bisa membantu memberikan keputusan tindak lanjut mengenai keadaan para korban kecelakaan. 

Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana memindahkan pasien untuk dilakukan perawatan intensif di RSUD dr Soewandhie dan RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) Kota Surabaya.

"Jika memungkinkan, kami ingin melakukan perawatan di Kota Surabaya. Pertama, untuk membantu keluarga korban agar lebih tenang dan kedua, untuk memulihkan psikis korban serta keluarga terkait kejadian ini," kata Wali Kota Eri Cahyadi, Senin (16/5).

Selain kedua alasan tersebut, Wali Kota Eri menyampaikan rencana pemindahan pasien tersebut untuk mempermudah langkah Pemkot Surabaya untuk melakukan pengontrolan langsung keadaan korban. 

Oleh karena itu, direktur RSUD dr Soewandhie dan RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) diharapkan bisa memberikan keputusan terbaik bersama para direktur rumah sakit yang menangani para korban kecelakaan.

"Insya Allah juga akan didampingi oleh Jasa Raharja dan Plt BPBD Kota Surabaya untuk hasil koordinasinya nanti," katanya.

Namun, ia tak menampik jika harus melihat rekam medis para korban terlebih dahulu, apakah bisa memindahkan perawatan ke Kota Surabaya atau harus melakukan perawatan di sejumlah rumah sakit Mojokerto dan Gresik secara lebih lanjut. 

Sebab, banyak keluarga korban yang berharap bisa membawa pulang ke Kota Surabaya untuk dilakukan perawatan lebih lanjut. 

"Jadi kami tidak ingin ada korban yang harus membutuhkan perawatan intensif malah harus dipindahkan. Maka, kami melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak rumah sakit dan Jasa Raharja, bagaimana tindak lanjut pengobatanya," terang dia.

Untuk hasil koordinasi lebih lanjut, Wali Kota Eri Cahyadi menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada para tenaga medis. 

Yakni, apakah memungkinkan untuk memindahkan para korban kecelakaan ke Kota Surabaya atau tetap menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Mojokerto dan Gresik.

"Nanti para dokter saja yang menyampaikan hasil keputusan tersebut, agar kami bisa mengambil tindakan atau langkah lanjut mengenai perawatan yang terbaik untuk para korban," pungkasnya. 

Wali Kota Mojokerto Pastikan Korban Luka Kecelakaan Maut Bus di Tol Sumo Dapat Perawatan Optimal


KABARPROGRESIF.COM: (Mojokerto) Wali Kota Mojokerto Jawa Timur Ika Puspitasari memastikan korban kecelakaan bus pariwisata di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto mendapatkan perawatan secara optimal.

"Kami sebagai pemilik Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mojokerto melakukan proses yang dibutuhkan oleh seluruh korban baik yang meninggal maupun yang sekarang dalam perawatan," katanya di Mojokerto dilansir Antara, Senin, 16 Mei.

kecelakaan maut di KM 712+400 Tol Surabaya -Mojokerto mengakibatkan sebanyak 14 orang meninggal dunia dan belasan korban luka-luka.

Ika mengatakan, Pemkot Mojokerto melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Surabaya karena seluruh korban kecelakaan tersebut adalah warga Kota Surabaya.

"Sehingga, bisa dilakukan upaya cepat terkait pemulangan jenazah ke rumah duka masing- masing," kata Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Ika mengatakan Pemerintah Kota Mojokerto telah menyiapkan sejumlah armada ambulans untuk membantu apabila ada kekurangan menyusul Pemerintah Kota Surabaya telah mengirimkan lima unit ambulans untuk pemulangan jenazah korban kecelakaan.

"Dari Pemkot Surabaya sudah mengirimkan lima unit ambulans untuk pemulangan jenazah dan kami pun dari RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo juga menyediakan. Seluruh armada kami juga siap digunakan, jadi bersama-sama membantu agar proses pemulangan jenazah tidak terlalu lama," katanya.

Disinggung terkait urusan administrasi, Walkot Mojokerto mengatakan akan mengutamakan penanganan korban terlebih dahulu baru melakukan koordinasi terkait administrasi.

"Terkait administrasi saya kira bisa dikoordinasikan karena ini masuk dalam kejadian kecelakaan. Saya pastikan disini kami menangani korban dulu urusan administrasi dan biaya kita koordinasikan di kemudian," katanya.

Kecelakaan Bus Ardiansyah bernomor polisi S-7322-UW di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya - Mojokerto, Jawa Timur pada Senin pagi pukul 06.15 WIB menelan korban jiwa sebanyak 14 orang meninggal dan belasan orang luka.

Jenguk Korban Korban Laka Lantas Tol Sumo di Sejumlah RS, Wali Kota Eri Cahyadi Minta Penanganan Terbaik


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi  mendatangi langsung sejumlah rumah sakit di Mojokerto menjadi tempat perawatan korban kecelakaan Lalu Lintas di Tol Surabaya - Mojokerto (Tol Sumo) pada Senin (16/5) pagi.


Tiba di rumah Sakit Citra Medika Mojokerto sekitar pukul 17.45 WIB, Wali Kota Eri Cahyadi didampingi Ketua TP PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani langsung menuju ke 3 dan lantai 2 RS. Setidaknya ada 8 warga korban Laka Lantas yang dirawat di RS tersebut.

Di sana, Wali Kota Eri Cahyadi melihat langsung kondisi korban yang tengah mendapatkan perawatan. Bahkan, ia juga memberikan penguatan dan dukungan moril kepada keluarga korban yang sedang menunggu di sana. 

"Yang sabar ya mas. Bapaknya juga semoga segera sehat dan sembuh," kata Wali Kota Eri Cahyadi kepada salah satu anak korban.

Di samping melihat langsung kondisi korban, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu juga terlihat berkoordinasi dengan sejumlah pihak menggunakan telepon selulernya. Salah satunya berkoordinasi dengan jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya.

"Saya ingin pelayanan yang terbaik buat warga Surabaya. Tolong kooordinasikan juga bawa dokter spesialis bedah ke beberapa rumah sakit, tempat korban dirawat," ujarnya.

Setelah menjenguk korban di RS Citra Medika, Wali Kota Eri Cahyadi kemudian menuju ke RS Gatoel Mojokerto. Di lokasi RS kedua, tercatat ada tiga warga Surabaya yang menjadi korban laka lantas tengah mendapatkan perawatan. 

Di sana, kemudian dia bergeser untuk menjenguk satu korban balita di RS Islam Sakinah Mojokerto.

Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan sudah meminta dokter di Surabaya untuk berkoordinasi membantu penanganan korban yang dirawat di sejumlah RS Mojokerto. 

Ia berharap, apabila dimungkinkan, korban yang merupakan warga Kota Pahlawan itu dapat dievakuasi untuk dirawat di RS Surabaya.

"Karena setelah dibawa ke Surabaya ini keluarga lebih tenang. Jadi harapannya perjalanan keluarga ke Mojokerto ini kan ada pengalaman traumanya, kalau nyetir jarak jauh juga kasihan," tuturnya.

Selain itu, kata dia, apabila seluruh korban itu dapat dirawat di RS Surabaya, maka pihaknya juga bisa memantau kondisi kesehatan secara langsung. 

Rencananya, jika memungkinkan korban yang merupakan warga Kota Pahlawan itu dievakuasi untuk selanjutnya dirawat di RSUD dr Soewandhie dan RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH). 

"Tapi kita lihat dulu apa bisa dibawa atau tidak, karena kita juga melihat kondisi pasien," pungkasnya. 

Gubernur Khofifah Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Madura, Ajak Tingkatkan Daya Tarik Investasi


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat Madura untuk terus meningkatkan daya saing. 

Apalagi, Pulau Madura memiliki banyak kekuatan bagi investasi baik investor asing maupun lokal.

Hal ini diungkapkan Khofifah dalam halalbihalal bersama komunitas masyarakat Madura di Gedung Negara Grahadi Kota Surabaya, Minggu (15/5/2022) malam. 

Investasi di kawasan Madura juga perlu tetap menjaga kultur setempat.

"Jika ada investasi masuk ke Madura, maka harus menjadi satu kesatuan maupun seiring dengan kultur Madura yang penuh suasana spiritualitas," kata Khofifah dalam acara yang juga dihadiri oleh Menkopolhukam Mahfud MD tersebut.

Kultur masyarakat Madura yang kental dengan nuansa religius menjadi ciri khas sebagai kearifan lokal. Hal ini juga menjadi daya tarik.

Sekalipun demikian, Khofifah berpesan, hadirnya investor memang tidak boleh bertentangan dengan kultur religi yang sudah melekat di Madura.

Sehingga, penting dilakukan pemetaan lebih detail terhadap titik-titik yang berpotensi bagi investor.

"Pemetaan bagaimana titik-titik tertentu yang tetap sesuai dengan kultur di wilayah Madura," jelas Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu juga, mengusulkan agar kegiatan serupa di tahun depan bisa diselenggarakan dalam format temu saudagar Madura.

Mengingat banyak warga Madura di perantauan yang sukses di sektor usaha dan perdagangan.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga mengungkap data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan capaian pertumbuhan investasi triwulan 1 di Jawa Timur mencapai 39 persen.

Sementara nasional 28,5 persen. Artinya, pertumbuhan investasi di Jatim pada Triwulan 1 berada pada 10,5 % di atas rata-rata nasional.

Pada saat yang sama pertumbuhan ekonomi YoY di kuartal 1 tahun 2022 tumbuh 5,20 persen sementara nasional tumbuh 5,01 persen.

Untuk diketahui, dalam acara silaturahmi tersebut, jajaran forkopimda juga hadir. Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Nurcahyanto, Kapolda Jatim Nico Afinta, Pj Sekdaprov Jatim Wahid Wahyudi.

Kemudian, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron, Ketua DPRD se-Madura, serta jajaran Dandim Kapolres se-Kabupaten Madura Raya.

Selain itu, turut hadir Mantan Kepala Staf Angkatan Laut ke-16 Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto.

DPRD Jateng Soroti Kasus PMK, Wagub Langsung Beri Instruksi


KABARPROGRESIF.COM: (Semarang) Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Ferry Wawan Cahyono meminta pengetatan dalam pengawasan lalu lintas hewan ternak untuk mencegah persebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Optimalisasi pengawasan lalu lintas hewan ternak di Provinsi Jateng penting dilakukan guna mencegah PMK, mengingat Jateng berbatasan langsung dengan Jatim," katanya di Semarang, Senin (16/5).

Menurut dia, langkah itu bisa mencegah masuknya hewan ternak dari wilayah Provinsi Jatim yang terindikasi bergejala PMK.

Politikus Partai Golkar itu menyebutkan menjelang Hari Raya Iduladha, permintaan sapi maupun kambing cukup tinggi sehingga langkah antisipasi penyebaran PMK pada hewan ternak di Jateng harus terus ditingkatkan.

"Guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan berkurban, jaminan kesehatan hewan yang akan disembelih harus terjaga," ujarnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta masyarakat melapor apabila menemukan indikasi PMK pada hewan ternak, apalagi jika hewan ternak tersebut baru dibeli dari luar wilayah Jateng.

"Kalau bisa, sebelum dibawa ke Jateng, dikarantina dulu dan diperiksa dulu kesehatannya bagaimana. Kalau memang terjangkit, kita jaga bersama supaya tidak ada penularan," katanya.

Wagub mengaku telah menginstruksikan jajaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng untuk melakukan pengecekan ke beberapa peternakan dan rumah pemotongan hewan (RPH) untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.

Pemkot Surabaya Kirim Ambulance untuk Pemulangan Jenazah Korban Laka Latas Tol Sumo


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan intervensi penuh bagi warga Kelurahan Benowo yang menjadi korban kecelakaan bus di Tol Surabaya - Mojokerto (Tol Sumo) pada Senin (16/5) pagi.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Ridwan Mubarun mengatakan, pemkot menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan bus di Tol Sumo. 

Saat ini pihaknya tengah fokus membantu penanganan korban luka yang dirawat di sejumlah rumah sakit maupun evakuasi korban meninggal dunia.

"Korban kecelakaan ada 31 orang. 14 diantaranya meninggal dunia, sedangkan 17 lainnya tengah dirawat di empat rumah sakit swasta yang ada di Kota Mojokerto," kata Ridwan Mubarun saat memantau penanganan korban di Rumah Sakit Citra Medika, Mojokerto, Senin (16/5) sore.

Dari ke 14 warga yang meninggal dunia tersebut, kata Ridwan, sesuai arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, pihaknya telah menyediakan mobil ambulance untuk membantu proses pemulangan jenazah ke rumah duka. 

Evakuasi jenazah dilakukan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto ke rumah duka di Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal.

"Sekitar pukul 15.45 WIB, 14 jenazah sudah dibawa dari RSUD Wahidin Sudiro Husodo ke rumah duka di Kelurahan Benowo," jelasnya.

Sedangkan 17 orang lainnya, saat ini dirawat di sejumlah rumah sakit. Dengan rincian, 8 dirawat di RS Citra Medika. 

Kemudian 3 warga dirawat di RS Emma, serta beberapa di antaranya dirawat di RSUD Wahidin Sudiro Husodo dan RS Petrokimia Gresik.

"Jadi di bus itu drivernya ada dua. Ketika kejadian, driver pertama sedang tidur. Sedangkan yang membawa bus itu adalah driver cadangan," jelasnya.

Sebagai diketahui, Bus PO Ardiansyah Nopol S 7322 UW yang mengangkut sekitar 31 orang dalam perjalanan dari Yogyakarta ke Surabaya menabrak tiang variable message sign (VMS) di KM 712.400A Tol Sumo pada Senin, (16/5).

Bus Ardiansyah nopol S 7322 UW melaju dari barat ke timur atau dari arah Jombang menuju ke Surabaya. Sampai di KM 712.400A Tol Sumo, bus tiba-tiba oleng ke kiri sehingga menabrak tiang pesan-pesan atau VMS di kiri jalan. Diduga penyebab kecelakaan itu karena sopir mengantuk. 

24 Ekor Sapi di Magetan Positf Terjangkit PMK


KABARPROGRESIF.COM: (Magetan) Puluhan ekor sapi di Kabupaten Magetan positif terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hal ini berdasar dari hasil uji laboratorium Yogyakarta yang dikirim Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Magetan yang dikirim beberapa waktu lalu.

Hal ini dibenarkan Kabid Kesehatan Hewan ( Keswan) Disnakkan Magetan drh Budi Nurohman. Ia mengatakan 24 sapi positif PMK ini merupakan sampel sapi ternak di Desa Manisrejo Kecamatan Magetan, Desa Sugihrejo Keecamatan Kawedanan, Desa Turi Kecamatan Panekan.

" Dari hasil uji sampel yang kita kirim ke laboratorium di Jogja hasilnya positif terjangkit penyakit mulut dan kuku. Selain di Manisrejo ada tambahan 3 ekor sapi di Desa Turi Kecamatan Panekan yang juga dinyatakan positif PMK. Total ada 24 ekor sapi di Magetan hingga hari ini," ujarnya, Minggu (15/05/2022).

Budi menjelaskan, tingkat penularan penyakit PMK pada hewan cukup tinggi. Dengan tingkat kematian yang rendah. 

Hal ini menimbulkan kerugian bagi peternak. Pasca ditemukanya PMK di Magetan pihaknya akan melakukan pengobatan kepada hewan ternak secara gratis.

" Saya minta partisipasi masyarakat apabila sapi sapinya sakit yang menunjukkan gejala klinis PMK untuk melaporkan di call center kami di 0811 - 3385 - 000 agar segera bisa diobati. Yang jelas PMK bisa diobati dan bisa sembuh," ungkapnya.

Sekedar informasi , sebanyak 21 ekor sapi yang merupakan milik salah satu peternak di wilayah Desa Sugehrejo Kecamatan Kawedanan dilaporkan sakit. 

Dengan kondisi sapi kejang kejang dan flu. Guna memastikan apakah terjangkit PMK, petugas pun mengambil uji sampel mulut dan kuku untuk dikirim ke laboratorium di Yogjakarta. Belakangan diketahui hasilnya positif terjangkit PMK.

Wali Kota Eri Cahyadi Sinkronisasi Penanganan Banjir dengan Masa Kepemimpinan Sebelumnya


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan pengecekan rencana pekerjaan penanganan banjir di kawasan Jalan Ahmad Yani sisi barat, Senin (16/5). 

Pengecekan dilakukan untuk memastikan lelang yang sudah mulai dilaksanakan, titik lokasinya sesuai dengan kondisi di lapangan.

Ada sejumlah titik lokasi yang dilakukan pengecekan oleh Wali Kota Eri Cahyadi di kawasan Surabaya Selatan. 

Mulai dari saluran di Jalan Ahmad Yani sisi barat, Jalan Gayung Kebonsari (Injoko), Kebonsari Barat, Ketintang, Jambangan, hingga Karah.

"Jadi yang kita lelang hari ini sudah sesuai dengan apa yang kita rencanakan titik-titiknya. Saya bersama Dinas PU Bina Marga ingin memastikan lagi benar tidak titiknya itu yang dilelang, direncanakan," kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Nah, di sela pengecekan itu, Wali Kota Eri Cahyadi menerima telepon dari Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. 

Mensos Risma yang berada di Surabaya saat itu ingin menanyakan soal penanganan banjir yang sebelumnya sudah direncanakan pada masa kepemimpinannya.

"Kebetulan waktu kita melakukan survei, Bu Risma telepon. Kebetulan saya ada di lapangan, sehingga Bu Risma akhirnya (datang) memberikan arahan kepada kita," terang Wali Kota Eri Cahyadi.

Ternyata, kata dia, pekerjaan saluran di Jalan Ahmad Yani sisi barat yang telah masuk tahap lelang, juga menjadi salah satu rencana Mensos Risma saat masih menjabat Wali Kota Surabaya. 

Namun demikian, belum sempat perencanaan itu direalisasikan, Tri Rismaharini ditunjuk menjadi Menteri Sosial RI.

"Sehingga kita harus meneruskan perencanaan itu. Ada beberapa titik saluran yang memang harus kita sambungkan," ujar Cak Eri sapaan lekat Wali Kota Surabaya.

Dengan terkoneksinya sejumlah saluran itu, ia meyakini, mulai dari Jalan Gayung Kebonsari (Injoko), Gayungsari Barat, Menanggal, hingga Ketintang, tidak akan mengalami genangan ketika hujan turun. 

Dia pun menginginkan pekerjaan konektivitas saluran untuk penanganan banjir rampung di musim kemarau atau sebelum datangnya penghujan.

"Sehingga nanti Insyaallah di musim penghujan berikutnya wilayah ini sudah tidak lagi terjadi banjir. Jadi, Insyaallah penyebabnya sudah kita ketahui semuanya," jelas Cak Eri.

Wali Kota Eri Cahyadi mengakui, pada tahun 2021 belum bisa maksimal menangani permasalahan genangan. 

Pasalnya, selain penggunaan anggaran yang sudah diposkan pada tahun sebelumnya, pada masa itu pula anggaran juga lebih diprioritaskan untuk penanganan pandemi Covid-19.

"Pada tahun 2021 saya dilantik, anggaran itu sudah jadi. Nah, tahun 2022 ini anggaran yang saya gunakan untuk pembangunan seperti penyelesaian banjir," jelasnya.

Menurutnya, upaya penanganan banjir di kawasan Surabaya Selatan dapat dilakukan dengan dua cara. 

Yakni, dengan mengalirkan aliran air langsung menuju ke sungai atau sebelumnya ditampung dahulu melalui bozem. 

Karena itu, selain pekerjaan konektivitas saluran di kawasan Surabaya Selatan, pembuatan Bozem Jambangan untuk penampungan air sementara juga menjadi rencana pemkot di tahun 2022.

"Di Aquatic (Kolam Renang) Jambangan tanahnya kan besar yang dia menempel dengan saluran Kebon Agung. Maka sebenarnya saluran Ketintang sebelum dibuang ke saluran Kebon Agung itu bisa ditampung dulu ke bozem yang rencana dibangun di belakang Aquatic," papar dia.

Sebab, kata dia, selama ini saluran di kawasan Jambangan (Taman Jangkar), Karah, hingga Ketintang, hulunya menuju ke Avur Wonorejo Surabaya. Karena jarak aliran air dari hulu ke hilir yang terlalu jauh, maka ke depan akan diputar langsung menuju ke saluran Kebon Agung.

"Jadi, nanti masuknya ke rumah pompa depannya Pom Bensin Kebonsari langsung ke sungai. Sehingga nanti saluran Wonorejo nampungnya tidak terlalu banyak, dia cukup menampung yang dari Ketintang Barat," katanya.

Hal yang sama juga dilakukan pada saluran di Jalan Gayung Kebonsari atau Injoko Surabaya. 

Nantinya aliran air di saluran tersebut, akan dibagi menuju ke dua arah untuk penanganan banjir di kawasan itu.

"Semoga akhir tahun tidak ada banjir di kawasan ini. Karena tahun ini saya yang menganggarkan dan bisa merencanakan sejak awal," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Lilik Arijanto menjelaskan, bahwa pengecekan yang dilakukan Wali Kota Eri Cahyadi bersama Mensos Risma bertujuan untuk mensinkronkan program-program pemerintah kota dengan masa kepemimpinan sebelumnya.

"Karena sebelum Pak Eri Cahyadi kan Bu Risma. Sehingga disinkronkan saja. Kebetulan di lapangan sudah terlihat bahwa apa yang disampaikan Bu Risma sudah masuk program kita tahun ini," kata Lilik.

Pada intinya, kata Lilik, kehadiran Mensos Risma itu ingin memastikan rencana sinkronisasi saluran yang belum sempat terealisasi saat masa kepemimpinannya dapat diteruskan di era Wali Kota Eri Cahyadi.

"Intinya Bu Risma khawatir bahwa sinkronisasi pekerjaan yang lalu tidak nyambung dengan sekarang. Ternyata beliau (Bu Risma) ngecek di lapangan itu sesuai semuanya dan sudah kita anggarkan di tahun ini," pungkasnya. 

Kecelakaan Tunggal Bus Ardiansyah di Tol SUMO, 15 Orang Meninggal


KABARPROGRESIF.COM: (Mojokerto) Kecelakaan tunggal Bus Ardiansyah yang membawa rombongan warga tersebut terjadi di Tol Surabaya - Mojokerto (Tol Sumo), Senin (16/5/2022) pagi.

Akibat dari kecelakaan itu terdapat 15 orang tewas, setelah bus pariwisata Ardiansyah menabrak tiang VMS (Variable Message Sign) di pinggir bahu jalan tol.

1. Kronologi

Bus pariwisata nopol S 7322 UW kecelakaan tunggal di Tol Surabaya - Mojokerto (Tol Sumo) KM 712.400/A, Senin (16/5/2022).

Kecelakaan bermula saat Bus Ardiansyah yang mengangkut sekitar 25 orang itu melaju dari arah Jogyakarta menuju Surabaya.

Diperkirakan bus melaju dengan kecepatan sedang di jalur lambat.

Setibanya di lokasi, bus oleng ke kiri dan menabrak tiang pemberitahuan atau Variable Message Sign (VMS) di pinggir bahu jalan tol.

"Bus terguling," ujar AKBP Dwi Sumrahadi, Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim.

2. Jumlah korban yang tewas

Korban tewas piknik maut Warga Benowo dalam kecelakaan maut Bus ardiansyah di Jalan Tol Sumo yang sebelumnya 13 orang kini bertambah menjadi 15 orang.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengungkapkan, dua orang tambahan korban tewas itu, dikabarkan meninggal saat menjalani perawatan di RS.

Artinya, berdasarkan data kepolisian pukul 11.41 WIB, total keseluruhan korban tewas dalam insiden tersebut, berjumlah 15 orang.

Mengenai identitas korban tewas ataupun luka berat yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, masih dilakukan pendataan.

"13 orang MD 9 Meninggal Dunia) di TKP dan 2 MD saat dirawat di RS. Identitas korban MD dan luka masih didata. Total korban 15 orang," ujarnya di Mapolda Jatim, Senin (16/5/2022).

Sementara itu, 15 orang tewas saat ini dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, dan RSI Sakinah Kabupaten Mojokerto.

Sedangkan, 10 orang korban yang mengalami luka berat dirawat RS Petro Kimia Gresik, RS Citra Medika Kabupaten Mojokerto, RS Emma Kota Mojokerto.

3. Daftar korban

Tiga korban kecelakaan Bus Ardiansyah menjalani perawatan di RS Petrokimia, Gresik, Senin (16/5/2022).

Tiga pasien tersebut merupakan korban kecelakaan bus nopol S 7322 UW di Tol Surabaya - Mojokerto (Tol Sumo).

"Mereka masih dalam perawatan," kata drg Tien Maurosiah, dokter RS Petrokimia.

Korban kecelakaan Bus Ardiansyah yang dirawat di RS Petrokimia:

- Cipta Prayoga (5), alamat Benowo Krajan 03/15

- Septian Adi (18), alamat Benowo Krajan 03/15

- Stella Patricia (18), alamat Benowo Gang 2 no. 11.

4. Kecepatan bus

Kecepatan bus pariwisata Ardiansyah yang mengalami kecelakaan maut di jalan tol Mojokerto - Surabaya (TolSumo), Senin (16/5/2022) pagi diungkap polisi.

Polisi mengungkap kronologi kecelakaan maut bus pariwisata bernopol S-7322-UW itu yang sementara dilaporkan menyebabkan 13 orang tewas.

Bus Ardiansyah menabrak tiang papan pemberitahuan di bahu jalan, Tol Mojokerto - Surabaya, KM 712.400/A.

Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi menerangkan kecelakaan tunggal itu terjadi justru saat bus melaju dengan kecepatan sedang.

Insiden tersebut bermula saat bus pariwisata Ardiansyah bernopol S-7322-UW membawa penumpang lebih kurang 25 orang itu, melaju dari arah Jogyakarta menuju Surabaya.

Bus diperkirakan melaju dalam kecepatan sedang, melalui jalur lambat.

Setibanya di KM 712.200/A, bus tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak tiang pemberitahuan atau Variable Message Sign (VMS) di pinggir bahu jalan tol sehingga terguling.

Wali Kota Eri Cahyadi Diangkat Sebagai Warga Kehormatan Maluku


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Penyerahan obor Pattimura kepada Wali Kota Eri Cahyadi sebagai tanda dibukanya Peringatan Hari Pattimura ke 205 di Gedung Wanita Candra Kencana, Jalan Kalibokor Selatan No.2 Surabaya, Minggu (15/5).

Sambutan dan penyerahan obor begitu meriah dengan diiringi tarian Cakalele asal Maluku.

Dalam kesempatan ini hadir pula Ketua Komite Perekat Persaudaraan Maluku (KPPM) Jawa Timur Paul Tahalele, Ketua KPPM Surabaya Frans Huwae dan Pembina Tokoh Masyarakat Maluku Surabaya Erick Tahalele dan Ketua Panitia Peringatan Hari Pattimura ke 205 Purnawirawan Kombes Pol Julius Ma Pono. 

Di peringatan Hari Pattimura ke 205, Wali Kota Eri Cahyadi mendapat sambutan hangat dari segenap warga Maluku yang hadir di Gedung Wanita. 

Selain itu, ia juga mendapat gelar nama baru sebagai tanda kehormatan warga Maluku, yakni dengan sebutan Eri Matulessy Cahyadi. 

“Terima kasih telah menjaga silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan di Kota Surabaya, hal ini menunjukkan betul waktu saya masuk ke Gedung Wanita, kekuatan Maluku di Kota Pahlawan sangat luar biasa,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Saat sambutan, wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu pun menegaskan, bahwa di Surabaya tidak ada perbedaan suku, ras dan agama. 

Ia juga mengaku bangga dengan warga Maluku, karena ada beberapa ASN asal Maluku yang mengemban tugas di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. 

“Ada Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bapak Ridwan, ada juga Pak Camat Benowo dan ada juga Pak Camat Lakarsantri yang juga berdarah Maluku. Ini menunjukkan kekuatan yang luar biasa, bahkan di Surabaya ada 600 kepala keluarga (KK) warga Maluku,” ungkap Cak Eri. 

Cak Eri berpesan kepada Plt Kepala BPBD Surabaya Ridwan Mubarun untuk tidak lupa mengajak warga Maluku yang tinggal di Kota Surabaya turut serta mengelola aset milik pemkot, untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan. 

Menurut Cak Eri, apapun suku, ras dan agamanya, semua bisa menjadi bagian dalam pembangunan Kota Surabaya. 

“Semua bisa memanfaatkan dan merasakan hasil dari aset Pemkot Surabaya tanpa pandang bulu, dan saya harapkan persatuan serta kekompakan ini bisa terus terjalin, agar kota ini menjadi tentram, aman dan nyaman menjadi kota yang penuh dengan toleransi,” harapnya. 

Usai sambutan, Cak Eri menerima penghargaan dari warga Maluku berupa selendang kehormatan yang dikalungkan ke pundaknya. 

Setelah itu, Ketua KPPM Jatim Paul Tahalele menyampaikan terima kasih kepada Cak Eri telah berpartisipasi dan menyempatkan diri menghadiri peringatan Hari Pattimura ke 205 tahun 2022. 

“Terima kasih kepada Pak Wali Kota Eri Cahyadi telah menyempatkan diri dan mengayomi 600 warga Maluku di Surabaya. Kami menyambut baik dan mendukung dalam pembangunan Kota Surabaya, kita juga harus menjaga kota ini dan mengutamakan rasa saling tolong menolong tanpa pandang bulu dari mana asalnya,” pungkas Paul.