Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2013

Menikah, Nikita Dihadiahi Rumah Rp 24 Miliar

Gambar
Sebelumnya beredar kabar bahwa Nikita Mirzani (27) akan menikah 11 Oktober 2013, lebih sensasional lagi lantaran hadiah pernikahannya berupa rumah senilai 24 miliar rupiah !  Maklum, Nikita memang biasa mendongkrak popularitas melalui sensasi.     Ternyata kali ini bukan sensasi. Nikita memang benar-benar menikah dengan Sajad Ukra (35), pria keturunan Irak yang lahir dan besar di Inggris, bukan sekadar sensasi. Begitu juga perihal hadiah rumah senilai 24 miliar rupiah dari pria yang saat ini memegang paspor Singapura.     Nikita juga tidak percaya dengan apa yang dianugerahkan kepadanya: suami ganteng dan baik yang mau membelikannya rumah senilai 24 miliar. Pesta perni-kahan megah dan mahal yang selama ini hanya berupa impiannya segera terwujud.     Siapakah Sajad Ukra, pria yang begitu ringan dalam menggelontorkan miliaran rupiah untuk menaklukkan hati Nikita? Sajad menjelaskan, dia berasal dari Irak. Lahir dan besar di ...

Gatra Praja Untuk Eratkan Persaudaraan dan Mengenal Alam

Gambar
    KABARPROGRESIF.COM : Kepenatan dalam melakukan aktifitas pekerjaan tiap hari yang tiada henti ternyata membuat pegawai di lingkup Kecamatan Tandes, Surabaya untuk mencoba menghibur diri dengan berwisata ke luar kota.     Namun tidak seperti biasanya, seperti naik bus atau angkutan umum pada layaknya. Tapi  hanya mengendarai roda dua secara rombongan.Alhasil peminat untuk ikut berwisata ke luar kota dengan mengendarai roda dua semakin meningkat dan ternyata hal tersebut memicu para pegawai ini untuk memberi nama perkumpulannya. “ Namanya gatra Praja, sekarang anggotanya sudah 34 orang, semuanya masih karyawan di ruang lingkup Kecamatan Tandes.” Kata Hamdani Yunani, SE, selaku Pembina dari ‘gatra Praja’. Menurut Hamdani yang juga menjabat Sekcam Tandes, tujuan wisata dengan modal roda dua ini atau biasanya dikenal dengan nama touring, bermacam-macam tempatnya, mulai dari Taman Dayu, Pasuruan, Goa Akbar, Tuban, Candi Trowulan, Mojokert...

Pernikahan Jupe Promosikan Pariwisata Indonesia

Gambar
Julia Perez yang lebih dikenal dengan sebutan Jupe mengungkapkan, pernikahannya dengan Gaston Castano kelak akan menjadi momen paling dinanti masyarakat Argentina. Karena konsep pernikahannya itu, yang dia sebut sebagai royal tour wedding, akan menggunakan beberapa kebudayaan seperti Jawa, Sunda, Betawi, dan Argentina yang dikolaborasikan menjadi satu.      "Aku kan konsepnya royal tour wedding. Aku campuran Jawa, Sunda, Betawi. Ini momen masyarakat Argentina melihat seperti ini," ungkap Jupe ditemui di Senayan, Jakarta Pusat, ( 23 /10/ 2013)     Pelantun "Belah Duren" ini pun mengatakan, pernikahannya akan membantu promosi pariwisata Indonesia. Pasalnya, Jupe akan menggelar pesta pernikahannya di beberapa negara Eropa dan Argentina. "Bantu pariwisata Indonesia. Gini kalau lho beda kultur, bantu-bantu kenalin kultur lain, kayak nanti di Argentina jadi semua tahu," tandasnya.     Perhelatan di beberapa negara itu tentu aka...

Penyusunan Dakwaan Pembobol Bank Jatim Belum Kelar

Gambar
KABARPROGRESIF.COM : Terhitung Dua bulan sejak berkas perkara pembobol Bank Jatim, Carolina Gunadi telah dilakukan pelimpahan tahap II oleh Mabes Polri, namun hingga saat ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya masih belum melimpahkan berkas perkara tersebut ke Pengadilan Tipikor Surabaya untuk segera disidangkan. Padahal pada beberapa kasus korupsi yang lain, pelimpahan berkas perkara ke Pengadilan Tipikor Surabaya tak membutuhkan waktu yang lama. Namun untuk kasus kali ini, Kejari Surabaya bekerja sangat lamban. Staf Panitera Pengadilan Tipikor Surabaya, Abdullah Saddad mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum menerima pelimpahan berkas perkara pembobolan Bank Jatim dengan nama terdakwa Carolina Gunadi.“Belum ada berkas perkaranya Mas. Belum ada pelimphanan berkas perkara dari Kejari Surabaya terkait kasus pembobolan Bank Jatim dengan nama terdakwa Carolina,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (22/8) lalu. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Surabaya, Nurca...

Overload, 25 Rutan dan Lapas di Jatim Rawan

Gambar
  KABARPROGRESIF.COM : Sebanyak 25 rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Jawa Timur memiliki status rawan rusuh. Pasalnya, rutan dan lapas tersebut saat ini mengalamioverkapasitas dan belum bisa diatasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham (Kanwil Kemenkumham) Jatim. Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Indro Purwoko tidak menampik kondisi rawan konflik yang bisa saja terjadi di rutan dan lapas di Jatim. “Segala kemungkinan bisa terjadi, namun kami berusaha semaksimal mungkin mengantisipasi hal-hal seperti itu,” ujarnya saat dikonfirmasi, (20/8). Sesuai data Kanwil Kemenkumham Jatim tercatat sampai saat ini ada 25rutan dan lapas yang mengalami overload. Dan hanya ada 10 rutan/lapas saja yang tidak mengalami kelebihan penghuni. Yang paling parah kondisi over kapasitasnya yaitu Rutan Klas I Surabaya. Sesuai data Kanwil Kemenkumham Jatim tercatat, rutan itu mengalami over kapasitas hingga mencapai tiga kali lipat. Rutan Medaeng yang hanya me...

Minim Bukti, Kasus Jambong Alamat Tiarap

Gambar
KABARPROGRESIF.COM :Minimnya bukti yang disetorkan terkait tudingan dugaan penyelewengan, rupanya membuat pihak penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim geram. Rencananya, 10 biro reklame sekaligus akan dipanggil penyidik guna pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket). Jika tetap minim bukti, maka penyidik memastikan akan menghentikan penyelidikan sebelum naik status menjadi penyidikan.     Menurut Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Pidsus Rohmadi,  pihaknya kembali akan memanggil biro-biro reklame dari pihak Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I). Pemanggilan ini, diakuinya sebagai bagian dari upaya pihaknya untuk Pulbaket atas dugaan kasus awalnya diperkirakan merugikan hingga Rp 150 miliar.“Rencananya akan kita panggil, 10 biro reklame. Ini kita lakukan karena data yang diberikan pada kita masih minim,” ujarnya.     Ia menambah, jika dari pemanggilan ini nantinya pihaknya masih mendapatkan data yang minim d...

Zaskia Gotik Sukses di Showbiz - Pendidikan Belakangan

Gambar
Urungnya pernikahan Zaskia Gotik dengan Vicky Prasetyo yang mengakibatkannya mengalami kesedihan cukup dalam agaknya menjadi titik balik kehidupan dan karir pedangdut yang bernama asli Syurkianih. Nama Zaskia Gotik menjadi sangat populer setelah peristiwa itu, juga diikuti dengan makin banyaknya job yang diterima dan naiknya nilai kontrak untuk Zaskia. Pada peringatan HUT ke-49 Partai Golkar, Minggu (20/10/2013), di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Zaskia Gotik yang sedang naik daun diundang untuk ikut memeriahkan ultah partai besar itu. Tak tanggung-tanggung, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal "Ical" Bakrie ikut naik ke atas panggung dan bergoyang dengan Zaskia yang terkenal dengan "Goyang Itik"-nya. Tapi perjuangan Zaskia Shinta, demikian nama panggungnya, dilakukan selama bertahun-tahun. Zaskia terus bernyanyi dari panggung ke panggung karena tuntutan kebutuhan hidup dan karena keterbatasan biaya itu pula Zaskia hanya bisa mengenyam pendi...

Rumah Kos dan Kontrakan Sasaran Empuk Operasi Yustisi

Gambar
KABARPROGRESIF.COM : Tidak main-main untuk memberikan efek jera bagi para urban yang ingin datang di Kota Surabaya, namun tak memiliki tujuan yang jelas. Pasalnya, Wali Kota Su-rabaya Tri Rismaharini akan memberlakukan sanksi tegas berupa denda sebesar Rp. 50 juta atau hukuman tiga bulan penjara bagi penduduk pendatang (duktang) yang tidak mempunyai pekerjaan tetap, tujuan yang jelas dan identitas resmi.     Tri Rismaharini mengatakan, (19/8) pihaknya mulai melakukan Operasi Yustisi Kependudukan (OYK) di sejumlah kawasan. Sasaran yang dituju adalah rumah kos dan rumah sewa. "Saya oprtimis upaya mengendalikan jumlah warga pendatang pasca-Lebaran ini akan berhasil," katanya.     Menurut dia, dalam mengendalikan arus urbanisasi, selain membatasi pemberian kartu identitas penduduk musiman (Kipem), pihaknya juga menerapkan sanksi tegas dengan memberikan sanksi denda sebesar Rp50 juta atau hukuman 3 bulan kurungan terhadap pendatang yang tidak jelas m...

Asyik Nyabu PNS Digerebek

Gambar
KABARPROGRESIF.COM : Keasyikan nyabu yang kerap dilakukan pegawai negeri sipil (PNS) Surabaya di ruang musik kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Propinsi Jatim, akhirnya terbongkar. Adanya informasi itu, petugas mulanya tak serta merta menelan mentah-mentah kabar itu. Sampai akhirnya, petugas membuktikan sendiri jika di kantor itu kerap dijadikan pesta shabu.     Keempat pelaku yang diamankan petugas yang salah satunya PNS itu adalah Pradoto (52), warga Jl. Menur Pumpu-ngan. Tiga lainnya adalah Jefri (39), warga Jl. Rungkut Asri XXVIII, Indarto (45) warga Jl. Kertajaya.IV dan Antonius Robinson (35), warga Jl.Bratang I. Pada saat penggerebekan, petugas sempat mengalami kesulitan lantaran dihalangi petugas Satpol PP. "Terus terang, saat akan melakukan penangkapan, kami kesulitan untuk bisa masuk ke dalam gedung pemerintahan. Karena harus melewati pos penjagaan depan. Karena anggota mengantongi surat perintah penggerebekan, kita berhasil menangkap mereka,” te...

Kasi Pidsus Dicopot, Penyidikan Korupsi Rp.54 M Distop. Ada Apa ?

Gambar
 KABARPROGRESIF.COM : Benar-benar edan ! Kejaksaan Negeri Tanjung Perak akhirnya menghentikan dugaan penyimpangan dalam proyek peningkatan Jalan Gresik tahap II di kawasan Tanjung Perak . Kejaksaan beralasan tidak menemukan cukup bukti adanya penyimpangan proyek senilai Rp 54 miliar itu. Penghentian penyidikan ini cukup mengejutkan pasalnya, banyak rumor bila yang terlibat dalam proyek tersebut ingin merapatkan diri bahkan kabarnya upaya deal-deal tersebut atas perintah langsung dari orang nomor dua dijajaran kementerian Pekerjaan Umum Bina Marga. Namun sayangnya, inisiatif tersebut rumornya di tolak mentah-mentah oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Agus Prasetyo dengan alasan kasus tersebut sudah naik ke level penyidikan. Kandasnya penyidikan ini semakin menambah kecurigaan yang besar, ada apa dibalik kasus ini !!! Apakah sudah ada deal-deal tertentu. Pasalnya penghentian penyidikan tersebut juga bertepatan dengan lengsernya Agus Prasetyo yang saat ini ...

Iva-Trio Macan Ternyata Pernah Dipacari Vicky

Gambar
Iva, personil "Trio Macan" ternyata pernah menjalin hubungan dengan Vicky Prasetyo. Hubungan itu terjalin saat Vicky mencalonkan diri sebagai kepala desa Karang Asih, Cikarang, Bekasi. Saat pertama kali berkenalan, Vicky mengaku sebagai anak pejabat. Awalnya, dia mengaku seorang duda satu anak. Saat sudah berpacaran, dia mengaku sudah memiliki dua anak. Namun, saat mendampingi Vicky mencalonkan diri sebagai kepala desa, tetangganya mengungkapkan Vicky masih beristri dan belum bercerai. "Saya juga curiga, anak pejabat kok nyalon kades ya?," ujarnya. Kemudian, hubungan keduanya pun kandas. Sebab orangtuanya tidak menyetujui hubungan tersebut. "Putus karena orangtua Iva tidak setuju. Orangnya terlalu show off (pamer)," kata Iva saat diwawancara infotainment. Dalam kesempatan lain, Iva tidak mau banyak bicara detail mengenai Vicky. Pasalnya, dia menganggap Vicky sebagai pengalaman pahit dalam hidupnya, dengan fakta dia sering mempermainkan ...

Ayu Ting Ting Siap Melahirkan Tanpa Ditunggu Suami

Gambar
Ayu Ting Ting mengaku siap dan sudah mulai terbiasa hidup tanpa suami. Bahkan ia sudah menyiapkan persalinan seorang diri. Pedangdut Ayu Ting Ting sepertinya sudah geram dengan sikap Enji, suaminya, yang tiba-tiba saja menghilang tanpa alasan jelas. Bahkan Ayu mengaku tidak lagi memikirkan Enji. "Oh, nggak (komunikasi dengan Enji), nggak penting juga, nggak perlu," tegas Ayu saat ditemui wartawan di RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (24/10). Kehamilan Ayu yang semakin membesar membuatnya harus kuat dan tegar dalam menghadapi masalah dengan suaminya itu. Mengingat harus menyiapkan segala sesuatunya sendiri, pelantun tembang Alamat Palsu itu kini mulai berhemat dalam berbelanja. Semua ia lakukan demi sang anak kelak. "Alhamdulillah rezeki masih lancar, nabung buat si baby. Lancar semuanya. Nggak belanja, duitnya kan buat bayi," kata Ayu. Pedangdut bernama asli Ayu Rosmalia itu kini sudah merasa terbiasa menjalani kehidupan seorang diri. Ayu t...

Krokodil Mengubah Penggunanya Jadi Zombie

Gambar
Ketika BNN menemukan bahan campuran narkoba jenis baru yang berasal dari tumbuh-tumbuhan di Kalimantan, pengguna narkoba di Rusia sudah lebih dulu “memodifikasi” narkoba dari bahan lokal yang murah. Narkoba baru yang menjadi trend di kalangan para pecandu obat terlarang di Rusia itu disebut sebagai Krokodil (buaya). Narkoba ini mempunyai efek yang sangat mengerikan dan mematikan, yang akan menggerogoti kulit, daging dan tulang dari para penggunanya, sehingga akhirnya menjadi mayat hidup yang berjalan atau “Zombie” lalu berakhir pada kematian. Narkoba jenis krokodil memiliki efek sangat berbeda dibanding jenis narkoba lain. Sebab, pecandu narkoba itu bakal kehilangan daging di tubuhnya satu persatu lantaran membusuk. Daging yang semula melekat perlahan-lahan membusuk karena pecahnya pembuluh darah dan kematian jaringan, terutama di sekitar bekas suntikan dengan sendirinya daging akan terlepas sehingga tulang penderita terlihat. Ide pembuatan krokodil ini muncul, karena s...

Marissa Nasution, Dari Presenter Konsentrasi Ke Film

Gambar
  Marissa Nasution yang dikenal sebagai presenter meninggalkan Indonesia awal September untuk melakukan sebuah syuting film di Eropa. Satu hal yang membuatnya berat adalah harus meninggalkan sang pacar, Conrad yang merupakan pria bule asal Australia. "Tentunya, tapi ya kan 10 hari bukan waktu yang lama banget ya. Tapi ada rencana pacar juga mau ikut. Ya enggak tahu sih, lihat saja nanti," ungkap Marisa saat ditemui di Rawamangun, Jakarta Timur,  (23/08/13) Syuting jauh dari Tanah Air, Marisa harus meyakinkan sang pacar agar bisa mengizinkannya. Namun, awalnya Marissa sempat dilarang pacarnya. "Awalnya enggak boleh. Pertama kali, kedua, sampai tiga kali aku tanya dia bilang tidak. Keempat dia bilang mungkin. Lalu kelima dia bilang okelah," tambah Presenter cantik tersebut. Ternyata yang membuat rewel sang pacar sampai tak langsung mengizinkan adalah karena Conrad cepat kangen terhadap mantan VJ MTV tersebut. "Masalahnya bukan apa-apa, kita sih ...