Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Komisi A Sidak Jalan Perumahan Villa Bukit Mas

"Amar Putusan Mahkamah Agung (MA) RI Nomor 684 PK/Pdt/2012 lalu, Linda Handayani Nyoto dinyatakan menang gugatan atas lahan tersebut. Pemkot dan PT Inti Insan Lestari mempunyai kewajiban membayar ganti rugi sebesar Rp. 3.835.065.000

Jaksa Berharap Anak BF Sutadi Tidak Divonis Rehab

Dasar kami adalah tes urinenya yang negatif. Sehingga kami menyimpulkan ada pemufakatan jahat untuk menguasai sabu yang dipesan dari terdakqa Rully Setiawan

Januari 2017, Risma Gelar Mutasi

Ya kalau mau sekarang mutasi ya aku siap aja, ayo tak mutasi. Tapi apa yang lain siap semuanya. Sebab ada SKPD yang baru, juga ada yang nomenklaturnya dirubah. Saya kira yang pas itu awal tahun depan

Eksepsi Ditolak, Korupsi Husnul Ke Pembuktian

Keberatan terdakwa Husnul Khuluq terkait kewenangan Pengadilan Tipikor dalam mengadili perkaranya tidak berdasar. Selain itu, jaksa juga mengklaim telah menyusun surat dakwaannya sesuai dengan prosedur dengan terpenuhinya syarat-syarat formil dan materiil

Yontaifib Marinir: Pasukan Elit Marinir TNI AL

Berkaca dari mahalnya operasi amfibi di luar negeri (dari sisi jumlah korban pasukan pendarat) dan pengalaman dalam Operasi Indra — operasi amfibi pertama KKO AL di pantai Indramayu kala menumpas DI/TII pada Maret 1953— maka kebutuhan akan adanya satuan Amphibious Recon ini memang terbilang mendesak

Dahlan Iskan Didakwa Pasal Berlapis

Dahlan Iskan didakwa dengan pasal berlapis. Dalam dakwaan primer, Dahlan Iskan dijerat melanggar pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU. No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No.20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.Sedangkan dalam dakwaan subsider, Dahlan dijerat melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No.20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

Mantan Ketua KPK Muncul Disidang Dahlan

Kedatangan mereka hanya untuk memberikan support ke Dahlan Iskan. Usai bertemu dilobby Pengadilan Tipikor, ketiga tokoh itu langsung masuk ke ruang saksi prima sambil menunggu sidang pembacaan eksepsi Dahlan Iskan dibacakan tim penaeehat hukumnya yang diketuai Yusril Ihza Mahendra

Pemkot Surabaya Terima Hibah Peralatan IKM

Beberapa peralatan yang dihibahkan ke Pemkot Surabaya untuk pemberdayaan pelaku IKM tersebut diantaranya mesin obras sebanyak tiga unit, mesin neci tiga unit, mesin jahit 22 unit, mesin pengering sepatu, shoelast sepatu pria dan beberapa mesin

Minggu, 30 April 2017

Pengusutan Aset Pemkot Surabaya Hingga Kini Masih Stagnan



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Penyelidikan kasus hilangnya aset Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya  hingga kini belum ada peningkatan status.

Padahal bila dihitung saat mengeluarkan surat perintah penyelidikan (Sprintlid) (29/3/2017)sudah hampir satu bulan.

Belum lagi beberapa pejabat Pemkot Surabaya mulai dari Kepala Dinas, Kepala Bagian, Camat hingga Kasie Kelurahan sudah diperiksa untuk dimintai keterangannya.

Ada rumor beredar bila penerbitan sprintlid yang dilakukan Kejari Surabaya hanya sebatas memberi shok terapi atau menakut-nakuti bagi oknum yang diduga terlibat dalam menghilangkan aset tersebut agar segera mengembalikan tanpa melalui proses hukum selanjutnya.

Meski hanya sebatas rumor namun santer terdengar bila penerbitan sprintlid itu ternyata membuat keder bagi beberapa oknum untuk mengembalikannya.

Beberapa aset Pemkot Surabaya saat ini kabarnya sudah dikembalikan diantaranya jalan upajiwa yang saat ini dikuasai pihak marvell city, PDAM Surya Sembada di jalan Basuki Rahmad serta pasar turi.

Menanggapi adanya rumor tersebut, Kajari Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi belum berhasil dikonfirmasi, saat ditemui diruangannya, Didik buru-buru keluar kantor karena ada keperluan penting yakni bertemu dengan sesama rekan-rekannya yang sudah menjabat sebagai Kajari. (arf)

Mangkir Dua Kali, Direktur Utama PT Gala Bumi Perkasa Henry Josocity Gunawan Bakal Dipanggil Paksa



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Persoalan hukum kembali menerpa Direktur Utama PT Gala Bumi Perkasa Henry Josocity Gunawan.

Henry bakal terancam dipanggil paksa oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya, ini lantaran Henry telah mangkir dua kali dari panggilan polisi.

Dalam pemanggilan tersebut, pengusaha yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri terkait Pasar Turi Baru itu, dilaporkan oleh seorang Notaris dalam kasus penggelapan dan penipuan. Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga saat dikonfirmasi membenarkan mangkirnya Hendri Josocity Gunawan.

“Memang kami sudah melayangkan dua kali pemanggilan, namun beliaunya tidak bisa hadir,” terangnya, Sabtu (29/4/2017).

Alasannya, yang bersangkutan ada urusan di luar kota. Namun, ia tak menyebutkan detail kegiatan Hery di luar kota tersebut.

“Kami memaklumi karena beliau sedang ada urusan di luar kota, hal itu dibuktikan dengan lampiran tiket pesawat dan maksud keperluannya,” tambah Shinto.

Sementara disinggung adanya panggilan paksa sesuai ketentuan yang berlaku karena dua kali mangkir, perwira dengan dua melati di Pundak ini memastikan yang bersangkutan berjanji akan memenuhi panggilan berikutnya.

“Kemarin waktu memberitahu ketidaksediannya dimintai keterangan, yang bersangkutan memastikan akan koorperatif memenuhi panggilan,” pungkasnya. (arf)

TNI AL Kembali Pesan Kapal Perang PAL



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali memesan kapal perang ke PT PAL Indonesia. Kapal yang dipesan jenis Landing Platform Dock (LPD) dengan beberapa tambahan teknologi di dalamnya.

Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh mengatakan pesanan TNI AL itu merupakan lanjutan dari kontrak kerja Nomor KTR/03/02-49/I/2017/Disadal pada 11 Januari 2017. Kontrak itu dilanjutkan dengan prosesi pemotongan pelat pertama kapal atau first steel cutting di Bengkel Fabrikasi Divisi Kapal Niaga oleh Laksamana Muda TNI Mulyadi.

"Pasar dalam negeri merupakan salah satu potensi besar dan panjang untuk terus digali, ditambah pasar baru luar negeri," ucapnya.

Oleh karena itu, kata dia, dengan pengembangan teknologi kapal terbaik untuk dalam negeri, diharapkan berkembang secara berkelanjutan ke luar negeri. Budiman mengaku, dengan pemenuhan pasar dalam negeri khususnya TNI AL bisa menjadi salah satu alat promosi sekaligus meyakinkan pasar luar negeri.

"Sehingga kami bersama-sama dengan TNI AL bisa meyakinkan pasar luar negeri, salah satunya yang potensi adalah Malaysia dan negara-negara di Afrika," tuturnya.

Sementara untuk kapal yang dipesan TNI AL kali ini memiliki panjang kurang dari produksi LPD sebelumnya, namun mempunyai keunggulan kapasitas pengangkutan yang lebih besar. Total panjang kapal sekitar 124 meter, dan memiliki lebar 21 meter, dengan kecanggihan mampu mengangkut pasukan beserta crew sebanyak 771 personel, dan mampu berlayar selama 15 hari dengan kecepatan mencapai maksimal 16 knot.

Digerakkan dengan 2 mesin setara 3.900 Hourse Power (HP), dan bobot penuh sebesar 7.200 ton, serta dapat menjangkau jarak sepanjang 10.000 mil laut. Selain itu, juga mampu menampung tiga Helikopter standby, dan dilengkapi kekuatan medis, serta dapat menjalankan operasi kemanusian (non-militer).

Kapal juga mampu membawa serta empat kapal, terdiri dari dua jenis kapal pengangkut pasukan batalyon dan dua kapal pengangkut pasukan patroli militer. Pada saat terjadi musibah dan bencana, kapal juga mampu menjalankan misi kemanusiaan baik secara evakuasi, pencarian, penyelamatan bahkan funsi administrasi pemerintahan yang bergerak.

Untuk target penyelesaian pengerjaan kapal diperkirakan selama 23 bulan, dan diharapkan mampu membantu dalam tugas kemiliteran dan non-kemiliteran TNI AL (arf)

Soal Pungli TDP, Awey Desak Tim Saber Pungli Berperan Jelas



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya harus mengusut tuntas soal adanya pungutan liar di penerbitan Tanda daftar Perusahaan (TDP) senilai Rp 1,8 juta, seperti yang dirilis oleh Komite Pamantau Pelaksanaan Otonomi Daerah atau (KPPOD)

Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Vincensius Awey mendesak agar tim saber pungli yang dibentuk walikota Surabaya berperan jelas dalam menangani persoalan itu.

" Jangan hanya menjadi lembaga yang tidak berjalan maksimal." tandas Awey.

Awey menambahkan dengan menyandang raport merah dari KPPOD soal pungutan liar seharusnya
jadi peringatan serius bagi pemkot Surabaya yang selama ini selalu mencitrakan diri sebagai lembaga yang berkinerja baik melalui berbagai penghargaan yang sudah diterima.




" Harus secepatnya diluruskan, jangan jadi beban dibelakang hari," ujar Awey.

Sementara itu menyikapi niat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu pemkot Surabaya/ Eko Agus Supiadi yang akan memperkarakan persoalan ini ke ranah hukum, Awey mengatakan kalau niat itu terlalu emosional seharusnya persolan ini menjadi
bahan intropeksi bagi pemerintah kota Surabaya.

Awey juga mendesak agar KPPOD membuktikan hasil surveynya yang kemudian dilaporkan ke walikota Dari hasil pembuktian itu Walikota nantinya harus mengambil tindakan tegas dan tidak tebang pilih. (arf)

Bila Temuan KPPOD Benar, Pemkot Siap Beri Sangsi Berat



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Soal adanya pungutan liar untuk biaya penerbitan Tanda daftar Perusahaan (TDP) disenilai Rp 1,8 juta yang dilontarkan Komisi Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah atau KPPOD membuat kalangan pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya uring-uringan.

Para Pejabat eselon III hingga II ini pun kebakaran jenggot salah satunya Kepala Inspektorat Pemkot Surabaya Sigit Sugiharso.

Menurut Sigit meski isu tersebut sudah berkembang dikalangan masyarakat namun pihaknya tak semerta-merta menelannya.Sigit berharap agar pihak KPPOD melayangkan laporannya soal temuannya itu.Hal ini supaya inspektorat dapat melakukan penelusuran dengan ada dasarnya.

" Kalaupun nantinya ditemukan adanya pelanggaran maka akan ada sanksi bagi yang
terlibat." ancamnya.

Namun saat ditanya, sangsi apa yang bakal dikeluarkan  Pemkot Surabaya bila kelak telah menemukan adanya kebenaran dari laporan KPPOD.  Lagi-lagi Sigit enggan menjelaskan secara detail.Jawaban normatif pun selalu diucapkan mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Surabaya.

"Mulai sanksi ringan berupa teguran sampai sanksi berat yaitu pemecatan." papar Sigit Sugiharso.


Namun Sigit meyakini bila temuan KPPOD tersebut belum begitu jelas, karena tidak menyebutkan soal rincian biaya yang dipungut dan untuk siapa.

"Kalau laporan itu jelas maka pihak yang disebutkan itu akan diperiksa." tegasnya.

Sebelumnya KPPOD merilis kalau Surabaya menempati ranking ke 27 dari 32 ibu kota Propinsi yang artinya hanya 5 kota dengan penilaian buruk berada dibawah Surabaya.

" Surabaya mendapat raport merah dari KPPOD dalam salah satu indikator penilaian yaitu soal proses perijinan."kata Sigit.

Dalam laporannya KPPOD menyatakan kalau ada pungutan Rp 1,8 juta dalam perijinan Tanda Daftar Perusahaan (TDP), yang memberatkan 61 persen para pelaku usaha meskipun biaya perijinan sudah dihapus. (arf)

Hari Sabtu/1 Mei, PNS Pemkot Surabaya Wajib Masuk Kerja



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Untuk menunjang profesionalisme, produktifitas kerja aparatur sipil negata (ASN) dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat maka Pemkot Surabaya mengeluarkan surat edaran terkait penambahan jam kerja.

Surat edaran yang berlaku mulai 1 mei 2017 menerangkan bahwa seluruh PNS Pemkot Surabaya setiap hari sabtu diwajibkan masuk kerja seperti biasa.

Namun ada pengecualian pada jam kerja di hari sabtu itu yakni masuk kerja dimulai pada pukul 09.00 hingga 14.00, sedangkan pakaiannya bebas atau rapi tak terkecuali bersepatu.

Kendati harus mematuhi surat edaran bernomor 800/2741/463.8.3/2017 yang ditanda tangani sekretaris daerah (Sekda) kota Surabaya, Hendro Gunawan namun penambahan jam kerja tersebut dianggap kalangan PNS Pemkot Surabaya cukup memberatkan serta tak efisien dalam pengelolaan keuangan negara.

" Mau bagaimana lagi mas, kita ikuti aja aturannya daripada kena sangsi, padahal jelas akan menghamburkan uang negara, bayar listrik, air bakalan naik padahal hari sabtu minim pelayanan." Jelas pegawai di skpd dinas ini sambil mewanti-wanti agar namanya tidak dipublikasikan. (arf)

Pelayanan Perizinan di Surabaya Transparan dan Tanpa Pungutan



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Pelayanan secara online berbasis teknologi informasi telah diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam beberapa tahun terakhir. Utamanya pelayanan terkait perizinan. Pelayanan online ini tidak hanya memudahkan pemohon, tetapi membuat alur perizinan jadi lebih transparan. Serta, menutup celah terjadinya pungutan liar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya, Antiek Sugiharti menjelaskan, terkait proses perizinan, masyarakat bisa mengakses langsung melalui Surabaya Single Window di ssw.surabaya.go.id. Masyarakat juga bisa memonitor sendiri sampai di mana progres perizinan nya. Dicontohkan Antiek, transparansi dalam pelayanan perizinan itu seperti pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) ataupun Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

“Kami sediakan keamanan dengan pakta integritas. Kami bangun jaringan. Ini demi memberikan pelayanan yang transparan kepada masyarakat dan juga menghindari fitnah,” tegas Antiek kepada wartawan, Jumat (28/4).

Karenanya, Antiek heran bila ada pihak yang menyebut pelayanan perizinan di Surabaya masih harus mengeluarkan biaya. Bahkan, untuk TDP, cetaknya sudah bisa di kecamatan. Artinya, pemohon tidak perlu mengambil nya di dinas.

“Kalau ada yang bilang bayar, di mana bayarnya. Bahkan, kalau semisal masyarakat kurang puas, masyarakat bisa melapor ke Media Center kami,” sambung Antiek.

Senada dengan Antiek, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Eko Agus Supiadi menjelaskan, Pemkot Surabaya sudah punya mal perizinan di gedung Siola. Menurutnya, ada 152 jenis perizinan yang bisa diurus. Dan itu sudah berbasis online dengan mobile aplikasi.

Dengan memakai mobile aplikasi tersebut, antara pemohon dan petugas bertemunya dengan sistem alias tidak bertatap langsung sehingga menutup celah adanya pungutan. Karenanya, Eko mengaku tidak habis pikir bila ada pihak yang menyebut ada pungutan dalam proses pengurusan perizinan seperti TDP. Apalagi disebut jumlahnya mencapai jutaan.

“Kalau dibilang ada pungutan, itu nggak benar. Seakan-akan uang itu masuk ke Pemkot lha wong kita ketemu pakai sistem. Itu uangnya ke siapa. Karenanya, saya akan terus melakukan klarifikasi masalah ini,” tegas Agus.

Kepala Bagian Pemerintahan Kota Surabaya, Eddy Chrisjanto menambahkan, untuk pengurusan SIUP dan TDP, pemohon sebenarnya bisa mencetaknya sendiri. Namun, banyak yang mencetaknya di kecamatan. Nah, terhitung selama periode Januari-April 2017, Eddy menyebut ada 1268 SIUP dan 955 TDp yang tercetak di 15 kecamatan.

“Sudah diberikan ke pemohon, tidak ada pungutan sepeserpun. Intinya, ketika sistem nya sudah online, kalau ada pernyataan ada pungutan, itu sangat mustahil,” jelas Eddy.

Namun, Eddy menegaskan bahwa selama ini, sedikit sekali pemohon yang mengambil sendiri SIUP dan TDP yang telah dicetak di kecamatan tersebut. Dia menyebut lebih banyak yang dikuasakan ke orang lain untuk pemgambilan.

“Ada 70 persen yang dikuasakan. Nah, kalau ada uang untuk yang dikuasakan tersebut, saya kurang tahu,” sambung Eddy.

Karenanya, Pemkot Surabaya berencana merevisi aturan terkait hal ini. Ke depan, pemohon harus mengambil sendiri, tidak boleh dikuasakan. Termasuk juga pengaturan soal calo. Rencana itu disampaikan Kepala Inspektorat Kota Surabaya, Sigit Sugiharso.

“Ke depan, peluang ke sana tidak ada lagi,” ujar Sigit.

Sigit menambahkan, selama ini, ada beberapa survei yang menyoroti pelayanan publik di Kota Surabaya. Hasilnya, banyak pihak memberikan apresiasi positif terhadap upaya inovasi pelayanan yang dilakukan Pemkot. Diantaranya dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Termasuk dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang turun ke lapangan dalam 12 bulan terakhir.(arf)

Awas!!! Perekrutan Dirut PD Pasar Ada Calon Titipan



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Carut maru pengelolahan BUMD PD Pasar Surya, mulai dari dugaan korupsi hingga penunggakan pajak yang berakibat di blokirnya rekening PD Pasar Surya oleh Dirjen Pajak, selain dua permasalahan tersebut, kini ada permasalah yang tidak kalah menariknya yang kini tengah dipelototi oleh Dewan Perwakilan Rakya Daerah (DPRD) Kota Surabaya yaitu Rekrutmen untuk posisi Direktur Utama dan Direktur Administasi dan Keuangan PD Pasar Surya.

Achmad Zakaria Anggota Komisi B, menilai carut-marutnya pengelolahan PD Pasar tidak lepas dari buruknya Manajemen dan Direksi PD Pasar Surya.

" Problem keuangan PD Pasar ini banyak, kalau PD Pasar ini ingin berbenah, secepatnya Direktur Keuangan dan Direktu Utama ini kan satu orang, ini yang harus segera diakhiri. Ini berbahaya," ungkapnya Jumat (28/4).

Zakaria mengatakan dalam rekrutmen Direksi PD Pasar ini harus transparan, karena diduga ada ketidak tranparansian adanya calon titipan perekrutan Direktur Utama dan Direktur Keuangan PD Pasar oleh Bawas BUMN PD Pasar. Seperti yang dilakukan oleh Bawas Perusahan BUMD yang lain.

" Jika hanya disebutkan angka-angka kita sulit untuk memeberikan masukan. Jangan-jangan ada calon yang tidak kualitas dan ada colon titipan," ungkap Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Surabaya ini.

Indikasinya, lanjut Zakaria, sampai sekarang belum nama yang calon lolos administrasinya belum diterima dan belum dimuat atau dipublikasikan.

" Katanya sudah banyak yang daftar, tapi nama-namanya belum kami terima dan belum dimuat siapa aja yang sudah lolos seleksi administrasi," ungkapnya.

Maka dari itu, Politisi PKS ini meminta kepada Bawas Perusahan BUMN PD Pasar Surya ini harus tranparan nama calon Direktur Utama dan Direktur Keuangan PD Pasar yang lolos seleksi Administrasi. Seharusnya bawas itu harus tranparan dan menyebutkan nama-nama calon yang sudah lolos seleksi administrasi seperti Bawas Perusahan BUMD yang lain.

" Sehingga kami DPRD, Media dan Masyarakat bisa memberikan masukan, Negatif-Positifnya." kata Zakaria.

Selain itu Zakaria juga meminta dalam perekrutan Dereksi PD Pasar ini, semua pihak harus di akomudir dan dilibatkan.

" Dewan, Akdemisi Pedagang, harus di Akomodir, sehingga bisa memberikan masukan, tapi tetap kewenangan ada di Bawas dan Wali Kota. Yang terpinting harus Transparan," kata Zakaria.

" Problem PD Pasar ini sangat banyak, makanya kita butuh calon Dirut yang progresif, anak muda yang mampu menyelesaikan masalag ke uangan, satu lagi bukan Titipan," kata Zakaria.

Dari data yang berhasil dihimpun pelamar Direksi PD Pasar untuk untuk posisi direktur utama tercatat 20 orang, dan untuk posisi direktur administrasi dan keuangan tercatat 44 orang. Yang telah mengerucut menjadi 10 calon untuk posisi direktur utama, dan 22 orang untuk posisi direktur administrasi dan keuangan. (arf)

Pemkot Surabaya Klarifikasi Jumlah Peminjaman Modal Untuk Pelaku UMKM



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, M. Taswin, SE, MM mengklarifikasi jumlah modal yang diberikan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Surya Artha Utama milik BUMD Pemkot Surabaya kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tahun 2017.

“Karena fokusnya memang diperuntukkan bagi pelaku UMKM, maka modal yang diberikan sekitar 10 Miliyar di tahun 2017,” kata Taswin saat menggelar jumpa pers (28/4) di Ruang Kerja Sekretaris Kota (Sekkota).

Modal tersebut, sambung Taswin, diberikan kepada 500 hingga 600 pelaku UMKM yang ada di surabaya, dengan kata lain, pemberian modal diberikan secara merata untuk pelaku UMKM.

“Tidak ada yang dikotak-kotakan, antara UKM yang dibina pemkot atau tidak, semua pelaku UKM bisa meminjam,” imbuh Taswin.

Lebih lanjut sistem peminjaman yang dilakukan BPR untuk pelaku UMKM tidaklah rumit, cukup melengkapi SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan) yang kini dapat diurus secara online serta menunjukkan wujud usahanya.

“Kami tidak ingin mempersulit pelaku UMKM,” ungkap Mantan Asisten III bidang Pemkot Surabaya tersebut.

Sementara untuk jumlah nominal yang dipinjam pelaku UMKM dalam merintis usahanya cukup beragam, ada yang meminjam Rp 5 hingga 25 juta. Namun meski begitu, peminjaman yang dapat dicicil tersebut terkadang mengalami kemandekan dalam hal pembayaran.

“Jika telat, petugas BPR akan tetap melakukan penagihan dan menanyakan alasan keterlambatan tersebut kepada pelaku UMKM,” tutup Taswin. (arf)

Awasi Orang Asing, Kabupaten Tulungagung Gelar Operasi Gabungan



KABARPROGRESIF.COM : (Tulungagung) Kantor Bakesbangpol Tulungagung yang berada di Jl. Yos Sudarso III/ 7 Kel. Karangwaru Kec/ Kab. Tulungagung melaksanakan operasi gabungan pengawasan orang asing yang meliputi pengamatan, penelusuran, penelitian, pemantauan serta pengumpulan bahan keterangan guna memperoleh informasi yang akurat mengenai keberadaan dan kegiatan orang asing, sebanyak 57 WNA yang melakukan kegiatan World Rainbow Gathering 2017 di Pantai Ngalur Ds. Jengglungharjo Kec. Tanggunggunung Kab. Tulungagung.Kamis(27/4/17).

Turut dalam operasi tersebut Kasi Penindakan Kantor Imigrasi Klas II Blitar Hendra Setiawan, Pasi Intel Kodim 0807/ Tulungagung Kapten Inf Siswanto, Danramil 0807/ 18 Tanggunggunung Kapten Inf Warkani, Pabung Lanal Malang Lettu Cpm Arwandik, Sekretaris Bakesbangpol Tulungagung Suprapto, Satpol PP Pemkab Tulungagung Wakhid Mashur, Plt Camat Tanggunggunung Didik Djarot, Karangtaruna Desa Jengglungharjo Purwanto.

Tim Kantor Imigrasi Klas II Blitar dalam operasi tesebut menanyakan pasport dan visa kunjungan para WNA dan menjelaskan aturan bagi WNA yang melakukan kunjungan ke Indonesia harus dilengkapi dokumen yang sah, apabila batas waktu kunjungan habis para WNA agar segera melapor/ mengurus perpanjangan di Kantor Imigrasi Blitar dan kunjungan dalam rangka wisata para WNA tidak boleh melakukan aktivitas bekerja dan melanggar hukum.

Dari hasil pemeriksaan oleh Tim Kantor Imigrasi Klas II Blitar para WNA yang melakukan kegiatan World Rainbow Gathering 2017 dokumennya baik paspor maupun visa dinyatakan lengkap dan tidak ada yang habis masa kunjungan. (arf)

Persiapan Pengamanan TNI Dan Polri Jelang Mayday Dikediri



KABARPROGRESIF.COM : (Kediri) Jelang Mayday yang bakal berlangsung secara serentak di tanah air, segala persiapan dimatangkan dari berbagai unsur yang ada di Kediri. Persiapan ini dilakukan di 2 tempat yang berbeda, di wilayah hukum Polresta Kediri berlangsung di Mapolresta Kediri dan dipimpin langsung Kapolresta Kediri, AKBP Anthon Haryadi dan dihadiri Pabung Kodim Kediri, Mayor Inf Puguh Jatmiko, sedangkan di wilayah hukum Polres Kediri berlangsung di Mapolres Kediri dan dipimpin langsung Kapolres Kediri, AKBP Sumaryono dan dihadiri Kasdim Kediri, Mayor Inf Joni Morwantoto, sabtu (29/04/2017)

Polresta Kediri  melaksanakan gelar Pasukan yang di hadiri sekitar hampir 400 Personil gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dishub untuk mengantisipasi Mayday yang di laksanakan di Halaman Mapolresta Kediri.

Dalam amanatnya ,AKBP Anthon Haryadi menekankan 5 hal yang harus diperhatikan yaitu pentingnya pelaksanaan tugas pengamanan peringatan mayday sebagai bagian dari demokrasi di Indonesia, pahami tugas dan laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan tetap menjaga rasa solidaritas antar aparat keamanan, kita adalah cermin dari masyarakat hendaknya menjadi contoh tauladan dan panutan bagi para pekerja yang ada di wilayah Kota Kediri, Jauhi segala bentuk perilaku, sikap dan tindakan yang dapat menyakiti hati masyarakat karena dapat merusak citra pemerintah maupun aparat keamanan dan pelihara hubungan dan jalin kerja sama serta sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat, agar kita mampu menghadapi segala permasalahan secara efektif, efesien, dan tuntas.

Selesai melaksanakan apel gelar pasukan, AKBP Anthon Haryadi dan Mayor Inf Puguh Jatmiko melakukan pengecekan kendaraan bermotor secara langsung baik roda 4 maupun roda 2. Hal ini di lakukan mengetahui kondisi kendaraan sehingga bisa di pergunakan untuk membantu melaksanakan tugas anggota di lapangan.

Ditempat terpisah, Mapolres Kediri yang berada di Kecamatan Pare Kabupaten Kediri melibatkan 1 Peleton Satuan Sabhara lengkap dengan peralatan Dalmas, 1 Peleton Satuan Lalu Lintas, 2 Peleton Polsek Jajaran, 1 Peleton Polwan, 1 Peleton Satuan Intelkam, 1 Peleton Satuan Reskrim, 1 Peleton Pasukan Kodim 0809, 1 peleton Dishub Kota Kediri dan 1 peleton Sat Pol PP Kota Kediri pada apel persiapan jelang Mayday.

Secara tradisi dari tahun ke tahun, setiap mayday berlangsung kondusif di Kediri. Tidak ada gangguan apapun, apalagi sampai menyebabkan kekisruhan. Tetapi kita tetap waspada, kemungkinan-kemungkinan yang tidak terduga. Kodim Kediri komitmen akan bekerjasama dengan Polri dalam mengamankan Kediri, sesuai tugas pokok dan fungsi bantuan pengamanan kepada Polri,” ungkap Mayor Inf Joni Morwantoto (arf).

Digelar Serentak, Persit Kodam V/Brawijaya Ikuti Penyuluhan IVA



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Secara tidak langsung, wanita seakan dihantui oleh salah satu penyakit yang secara tiba-tiba menyerang dirinya. Bahkan, mulai saat ini, seluruh ahli kesehatan mulai mencari solusi guna menangkal serangan penyakit tersebut.

Yah, seluruh wanita pada umumnya pasti mengenal salah satu penyakit yang cenderung menginfiltrasi jaringan sekitarnya sehingga bisa menyebabkan metastasis (perubahan status penyakit kanker).

Kanker Serviks, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), penyakit itu dinilai berada di posisi teratas diantara penyakit kanker lainnya yang berpotensi menyebabkan hilangnya nyawa bagi pasien yang terserang penyakit tersebut, khususnya wanita.

Bahkan, di tahun 2000-an, WHO menilai dari 470 kasus baru kanker serviks di seluruh dunia,  penyakit itu justru lebih banyak menyerang para wanita yang berdomisili di negara berkembang.

Kendati demikian, seiring dengan berjalannya waktu dan kemajuan tekhnologi yang terjadi saat ini, para ahli kesehatan mulai menemukan solusi guna menangkal serangan penyakit tersebut. Sistem Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dinilai bisa mengurangi keterjangkitan penyakit kanker serviks.

Hal itu dikatakan langsung oleh Wadandenkesyah Surabaya, Mayor Ckm Bambang dihadapan seluruh Istri Prajurit yang hadir dalam acara sosialisasi kesehatan di Rumah Sakit Tingkat III/Surabaya, Jumat, 28 April 2017 pagi. Bahkan, kata dia, terapi IVA dinilai layak untuk digunakan bagi para wanita yang terserang penyakit kanker serviks.

“Selain mudah, praktis dan sangat mampu dilaksanakan. Terapi itu juga sesuai untuk pelayanan sederhana,” kata Mayor Bambang.

Ia menambahkan, sebelum menjalani tes IVA, terdapat beberapa prosedur yang harus ditetapkan oleh unit pelayanan kesehatan. Selain wanita berusia 30-45 tahun, tes IVA tersebut juga diwajibkan bagi para wanita yang memiliki banyak pasangan seksual. “Ini penting untuk dilakukan. Kalau tidak, mana bisa kita mengetahui wanita itu terserang gejala kanker serviks atau tidak,” tutur Wadandenkesyah 05.04.04 Surabaya itu.

Ia berharap, dengan diterapkannya pemeriksaan itu, seluruh Istri prajurit di jajaran Kodam V/Brawijaya bisa terhindar dari gejala maupun serangan penyakit yang dinilai sangat berpotensi terhadap keselamatan jiwa tersebut. “Mudah-mudahan, setelah kita lakukan pemeriksaan system IVA kali ini, seluruh Persit tidak ada yang memiliki gejala penyakit kanker serviks di dalam tubuhnya,” harapnya. (arf)

Cegah Dini Melalui Pemeriksaan IVA Bersama Persit KCK Kediri



KABARPROGRESIF.COM : (Kediri) Cegah kanker leher rahim atau serviks dilakukan, diantisipasi melalui pemeriksaan IVA, dan penyakit yang satu ini juga cukup mendapat perhatian bagi wanita di Kediri pada umumnya dan ruang lingkup Persit Kartika Chandra Kirana Kodim Kediri pada khususnya. Pada pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) ini, Ny.Rudita Puspitasari didampingi Kasdim Kediri ,Mayor Inf Joni Morwantoto dan Pasi Pers Kodim Kediri, Letda Bibit, bersama-sama memantau dan mendampingi calon pasien pemeriksaan IVA ini di RS DKT Kota Kediri yang berlokasi tepat didepan bantaran sungai Brantas, Jumat (28/04/2017).

“Kanker serviks sebabkan oleh HPV (Human Papilloma Virus) onkogenik, tipe 16 dan 18, dan mudah ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak sehat dan juga kontak tubuh lainnya. Faktor risiko pendukung terjadinya kanker leher rahim di antaranya kawin usia muda (dibawah 20 tahun) ,mitra seksual yang berganti-ganti Infeksi pada kelamin (Infeksi Menular Seksual) ,banyak melahirkan anak ,merokok dan kekurangan vitamin A, C, atau E,” jelas dr.Krislina Herawati.

Tercatat 63 anggota Persit KCK Kodim Kediri turut menjalani pemeriksaan IVA ini, dan untuk mempermudah sarana transportasi antar jemput, Kodim 0809/Kediri menyediakan 12 kendaraan yang berasal dari 12 Koramil jajaran Kodim Kediri untuk membantu kelancaran pemeriksaan IVA ini.

“Gejala Klinis Kanker leher rahim tidak menimbulkan keluhan atau gejala pada tahap awal, gejala klinis hanya terasa pada stadium kanker yang sudah lanjut, di antaranya keputihan yang berbau dan bercampur darah ,pendarahan diluar haid ,pendarahan saat berhubungan badan dan nyeri panggul. Leher rahim yang terpapar virus HPV berpotensi menjadi kanker dalam waktu 3-17 tahun, jika tidak dilakukan tindakan pencegahan. Mencegah kanker serviks jangan menunggu sampai gejala klinis datang. Yang paling efektif, segeralah lakukan pemeriksaan untuk deteksi dini kanker leher rahim secara rutin dan berkala minimal 3 tahun sekali, dengan cara “Pap Smear” yang sudah dikenal masyarakat Tes IVA,” tutur Mayor Ckm dr. Eko Lulut B. (arf)

Danlantamal VI Sambut Wapres RI



KABARPROGRESIF.COM : (Makassar) Komandan Pangkalan Utama TNI AL VI  (Danlantamal VI) Laksamana Pertama TNI Yusup S.E, M.M, dan Ibu  Endang Yusup bersama Pejabat Forkopimda Sulawesi Selatan lainnya turut menyambut  Bapak H. M. Jusuf Kalla (Wapres RI) dan Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla Kalla beserta rombongan kunjungan kerja (Kunker) di  Provinsi Sulawesi Selatan. Sabtu  (29/4/2017).

Hasil dari pantauan kami, Wapres RI tiba di Galaktika Lanud pukul. 10.30 WITA menggunakan pesawat TNI AU . Selama di Apron Galaktika Pangkalan TNI AU Sultan Hasanuddin kab. Maros Wapres RI bersama rombongan melaksanakan persiapan dan istirahat sejenak.

Wapres RI  di Makassar  melakukan kunjungan kerja selama tiga hari, dari tanggal 29 April sampai 01 Mei 2017.

Turut hadir Pejabat Forum Koordinasi pimpinan daerah Propinsi Sulsel  di kedatangan Wapres RI yaitu Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Ny,
, Pangdam XIV Hasanuddin Mayor Jendral  TNI Agus Surya Bakti  dan Ny, Danlanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama Bowo Budiarto Ny, Pangkosek Hanudnas II Kolonel Pnb, Ir. Tedi Rizalihadi, Bupati Maros Hatta Rahman, serta para pejabat Sulawesi Selatan lainya. (arf)

Parkir Sembarangan, Pentil Ban Dicabut Lalu Dikempesi



KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta) Dipimpin Kepala Seksie Pemerintah Kecamatan Mampang Prapatan dan Para Ka.sie Kelurahan Tegal Parang, Babinsa, Babinkamtibmas, FKDM, DISHUB dan SAT-POL PP menggelar Tertib OCP (Operasi Cabut Pentil).

Kegiatan tersebut untuk menegakkan PERDA NO.3 Tahun 2012 dan PERDA NO.5 Tahun 2014.

Kegiatan OCP yang diawali dengan apel bersama yang dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Mampang Prapatan, penertiban parkir kendaraan roda 4 yang berada di sepanjang Jalan Mampang Prapatan XIII dengan hasil 1 unit Roda 4 dilakukan penggembesan karena tidak ada pemiliknya kemudian 5 unit roda 4 ditertibkan dengan cara dipanggil pemiliknya dan diberikan peringatan terakhir agar tidak lagi parkir di sepanjang jalan Mampang Prapatan XIII.

Penertiban kendaraan yang parkir sembarangan ini padahal sudah rutin dilaksanakan setiap Minggu dalam giat Rabu Tertib, tapi masih saja banyak warga yang melanggarnya dengan memarkirkan kendaraannya sembarangan dan ini yang menyebabkan jalanan jadi macet karena kendaraan yang terparkir menyebabkan ruas jalan menyempit,

" Makanya kita kempeskan dan cabut pentilnya untuk memberikan efek jera, :ujar Pelda Said babinsa Mampang Prapatan.(arf)

Dandim 0501/Jakarta Pusat BS Tegaskan Siap Mengawal Aksi Unjuk Rasa Dari GNPF MUI



KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta Pusat) Anggota Kodim 0501/Jakarta Pusat BS yang dipimpin langsung oleh Dandim 0501/Jakarta Pusat BS Kolonel Inf Moch. Zamroni turut serta membantu mengawal dan mengamankan aksi unjuk rasa dari massa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, bertempat di Masjid Istiqlal, Jl. Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jum’at (28/04/17).

Dandim menyampaiakan, nantinya massa setelah melaksanakan sholat jumat, akan keluar dari Masjid Istiqlal di depan katedral, belok kiri ke arah gunung Sahari, kemudian menuju arah Pecenongan mengarah ke Hayam Wuruk, selanjutnya langsung menuju ke gedung Pengadilan Negeri Jakarta Utara (Ex Pengadilan Negeri Jakarta Pusat).

Di sanalah mereka rencananya massa akan berkumpul dan melaksanakan  orasi untuk menyampaikan aspirasinya, imbuhnya.

“Tugas kami di sini sebagai aparat kewilayahan adalah untuk membantu mengamankan aksi unjuk rasa kali ini agar dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar, tanpa ada kejadian yang anarkis sekecil apapun,” terang Dandim.

Menurut Dandim, dirinya juga telah menekankan kepada seluruh anggota yang terlibat pengamanan agar nantinya untuk lebih represif dan humanis dalam menghadapi aksi unjuk rasa sesuai dengan protap dan jalur komando.

“Sudah semestinya kami sebagai Satkowil yang bertugas di wilayah Jakarta Pusat, kami harus senantiasa siap dan sigap dalam mengamankan berbagai macam aksi unjuk rasa, guna memelihara dan menciptakan situasi wilayah di Jakarta Pusat yang semakin kondusif”, tutup Dandim.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga menghimbau kepada para peserta unjuk rasa, agar senantiasa dapat menjaga aksinya untuk tetap berjalan tertib dan kondusif. (arf)

Jumat, 28 April 2017

Berkas Perkara Pengunggah Video Mesum di Lotte Mart Masih Diteliti Kejaksaan



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Kasipidum Kejari Surabaya, Didik Adytomo mengaku masih meneliti berkas pengungguhan video mesum dua remaja di Lotte Mart Pasca dilimpahkan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya ke Kejari Surabaya.

Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan dua orang security Lotte Mart sebagai tersangka, yakni Sigit Setiawan (34) Komandan Regu (Danru) dan M. Kusno (36) Wadanru.

Mantan Kasintel Kejari Surabaya ini mengatakan, penelitian berkas perkara  ini sangat diperlukan untuk menentukan, apakah perkara ini layak dilanjutkan ke penuntutan atau tidak.

"Berkasnya masih kami teliti, Jika sudah layak, berkasnya akan kami nyatakan P2 atau sudah sempurna,"terang Didik saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Jum'at (28/4/2017).

Untuk diketahui,  Kedua Security Lotte Mart tersebut ditetapkan tersangka  setelah penyidik melakukan gelar perkara usai mendapat hasil scientific evidence sejumlah HP milik saksi dari Laboratorium Forensik Polda Jatim.

Dari gelar perkara tersebut, Sigit Setiawan diketahui sebagai pengirim pertama video tersebut ke grup WA mereka yang beranggotakan para satpam, HRD dan pengawas non food Lotte Mart hingga berujung viral di berbagai media sosial.

Kasus ini bermula saat dua pasangan remaja sedang melalukan hubungan intim di wetting romm Lotte Mart. Aksi mesum itu dilaporkan salah satu petugas Wetting Room ke tersangka Sigit.

Selanjutnya tersangka  Sigit menghampiri lokasi mesum tersebut dan membubarkan aksi kedua remaja itu. Namun sayangnya, cara tersangka Sigit salah, kedua pelaku mesum itu diminta tersangka Sigit untuk tidak menggunakan pakaian dalam dan disuruh berjalan menunju ruang security. Nah saat itulah, tersangka Sigit memerintahkan tersangka Kusno untuk mengambil video saat kedua pasangan mesum itu dalam kondisi bugil.

Lalu, hasil rekaman video tersebut diunggah tersangka Sigit  di akun instagramnya bernama Lambe_turah.

Akibat perbuatanya, kedua Security Lotte Mart ini  dijerat melanggar  pasal 52 ayat 1 UU No 19 tahun 2016 tentang perubahan UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik dan melanggar  pasal 35, Pasal 37 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi, karena perbutannya dianggap menjadikan kedua remaja tersebut sebagai objek pornografi dengan melarang kedua remaja dalam video mesum itu mengenakan celana saat digerebek. (Komang)

Ganti Pengacara, Tahap II Kasus Mobil Listrik Dahlan Iskan Ditunda



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Kasus dugaan korupsi mobil listrik yang menjerat mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan memasuki babak baru. Pasca berkas perkaranya dinyatakan sempurna atau P21, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melimpahkan berkas kasus ini ke Kejari Surabaya, Jum'at (28/4/2017).

Namun, pelaksanaan tahap II ini gagal dilaksanakan lantaran Dahlan Iskan yang ditetapkan tersangka pada kasus in mangkir dari panggilan Kejagung. Dahlan berdalih, jika ia tidak mengetahui ada pelimpahan tahap II kasusnya di Kejari Surabaya.

Hal itu diungkapkan Mir'atul Mukminin, kerabat Dahlan Iskan yang mendatangi Kejari Surabaya. Selain itu alasan mangkirnya Dahlan pada proses tahap II tersebut dikarenakan adanya pergantian tim penasehat hukum.

"Intinya kami kordinasi untuk menunda tahap II karena ada pergantian pengacara,"kata Mir'atul saat dikonfirmasi awak media di Kejari Surabaya, Jum'at (28/4/2017).

Sementara, Yulianto selaku Kepala Subdirektorat Penyidikan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung membenarkan penyerahan berkas Dahlan Iskan tertunda, lantaran pihak Dahlan masih akan melalukan perubahan tim penasehat hukum.

Yulianto mengatakan, mestinya hari ini agendanya tahap dua bisa dilakukan yaitu, penyidik kejaksaan negeri menyerahkan tugas dan tanggungjawabnya baik tersangka dan barang bukti kepada penuntut umum.

"Tempus dan lokusnya sebenarnya ada di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat harusnya diserahkan ke Kejari pusat, tapi karena tersangka Dahlan Iskan statusnya tahanan kota, maka kami meminjam tempat di sini (Kejari Surabaya) untuk serah terima tahap dua," terang Yulianto kepada awak media  di Kejari Surabaya, Jumat (28/4/2017).

Ketika ditanya seputar materi perkara, Yulianto enggan menjawab. Menurutnya, agenda hari ini hanya tentang tahap dua dalam kasus mobil listrik Dahlan Iskan.

"Saya tidak akan mengomentari materi perkara. Saya di sini hanya untuk tahap dua, maaf ya,"pungkasnya.

Untuk diketahui, Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pengadaan mobil listrik oleh Kejaksaan Agung pada 26 Januari 2017.


Kasusnya berawal dari kesepakatan tiga BUMN untuk membiayai pengadaan 16 mobil listrik senilai kira-kira Rp 32 miliar. Saat itu PT Sarimas Ahmadi Pratama ditunjuk sebagai pihak swasta yang dianggap kompeten untuk mengerjakan pengadaan tersebut.

Tiga BUMN yang dimaksud adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI), Perusahaan Gas Negara (PGN), dan PT Pertamina. Belasan mobil listrik tersebut rencananya akan digunakan saat konferensi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Nusa Dua, Bali, Oktober 2013.

Dianggap tak memenuhi kualifikasi untuk digunakan peserta forum APEC, mobil-mobil listrik yang telah diproduksi selanjutnya diserahkan kepada beberapa universitas untuk dijadikan bahan penelitian.

Terseretnya Dahlan dalam muara kasus ini bermula nyanyian Dasep Ahmadi, Direktur PT Sari Mas Ahmadi Pratma yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka.

Nampaknya asep tak mau menanggung beban moral sendiri, Nah pada persidangannya di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Dasep menyebut Dahlan, yang saat itu menjabat Menteri BUMN, sebagai wakil penanggung jawab bidang pelaksana proyek. Sebagai pengembangan, pada Kamis, 3 November 2016.

Dasep pun divonis bersalah dan dihukum 7 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan pada Maret 2016 oleh Pengadilan Tipikor.

Pada November 2016, Mahkamah Agung memperberat hukuman Dasep Ahmadi dari 7 tahun penjara menjadi 9 tahun penjara. Selain itu, dalam putusan itu, MA menyatakan Dahlan Iskan terlibat dalam kasus perkara mobil listrik. (Komang)

Kasus Narkoba Apartemen Water Palace Segera Diadili, Tiga Tersangka Sudah Dimedaengkan



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Surabaya, Didik Adytomo mengaku telah menerima pelimpahan tahap II kasus narkotika Apartemen Water Palace yang menjerat M Faruk (27), Asep Muhammad (21) dan Adi Prasetyo (23) sebagai tersangka.

Mantan Kasintel Kejari Surabaya ini menjelaskan, pelimpahan tahap perkara kiloan barang haram tersebut dilakukan Rabu (26/4/2017) lalu, dari penyidik Reskoba Polrestabes Surabaya ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejari Surabaya.

"Dengan demikian, kami tinggal melimpahkan berkas perkaranya ke Pengadilan untuk disidangkan,"terang Didik saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Jum'at (28/4/2017).

Untuk diketahui,  ketiga tersangka yakni, M Faruk (27), Asep Muhammad (21) dan Adi Prasetyo (23) dibekuk petugas Unit III Sat Reskoba Polrestabes Surabaya yang dipimpin langsung AKP Suhartono. Mereka terlibat kasus narkoba jaringan dengan barang bukti yang disita adalah 6 paket sabu 4,96 Kg dan 14 bungkus plastik berisi pil ekstasi 7.186 butir seberat 1,5 kg.

Terungkapnya jaringan narkoba internasional ini bermula dari informasi masyarakat yang dikembangkan Unit III Sat Reskoba Polrestabes Surabaya.

Awalnya, Polisi mengamankan M Faruk di Jl Dukuh Pakis Surabaya setelah melakukan undercover buy (petugas menyamar jadi pembeli). Hasilnya dari tangan M. Faruk ditemukan 2 paket sabu-sabu seberat 2 Kg.

Dari pengakuan M Faruk, diperoleh informasi jika dipasok sabu dari Asep Muhammad. Polisi melakukan pengembangan dan berhasil meringkus Asep Muhammad yang saat itu bersama Adi Prasetyo di Apartemen Puncak Permai Surabaya. Dari keterangan Asep, dirinya menyimpan narkoba di Apartemen Water Palace Tower F kamar 2816.

Dalam penggeledahan di apartemen tersebut ditemukan 4 paket sabu seberat 3 Kg, 14 bungkus pil ekstasi berisi total 7.186 butir dengan berat 1,5 Kg, 1 timbangan, 4 bendel klip plastik, 1 alat pres plastik, 3 Hp dan 3 buku transaksi.(Komang)

Wadan Lantamal V Saksikan “FIRST STEEL CUTTING LPD TNI AL” di PT PAL



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL V (Wadan Lantamal V) Kolonel Marinir Nana Rukmana, S. E. menghadiri acara First Stell Cutting LPD TNI AL yang dilaksanakan di Assembly Hall Divisi Kapal Perang, PT PAL INDONESIA (PERSERO), Ujung Surabaya, Jum’at (28/4).

Pelaksanaan First Steel Cutting LPD TNI AL dilaksanakan oleh Aslog Kasal Laksamana Muda TNI Mulyadi, S.Pi., M.AP., Proses pemotongan plat pertama ditandai dengan penekan tombol mesin CNC Plasma dan disaksikan langsung oleh  Pangarmatim, Pati Sahli Bidang Sumber Daya Pertahanan Negara, Staf Khusu Kasal, Kadismatal, Kadisadal, Irdalog, Paban I Sopsal, Paban II Slongal, Kasumdisadalut Disadal, Kasubdisdalada Disadal, Dirut PT. PAL, Wakomut PT. PAL. Dirbangkap PT. PAL dan undangan lainnya.

Menurut Aslog Kasal,  Kapal ini dirancang sebagai kapal pendukung operasi amfibi, yang memiliki kemampuan mengangkut pasukan pendarat berikut kendaraan tempur beserta kelengkapannya.
Kapal ini juga mampu mengangkut 5 buah helikopter (3 di geladak heli, 2 di hanggar). Selain sebagai kapal tempur, kapal yang berteknologi desain semi siluman ini juga berfungsi untuk operasi kemanusiaan serta penanggulangan bencana alam.

Proses pemotongan plat pertama ditandai dengang penekanan tombol mesin CNC Plasma oleh Aslog Kasal dan dilanjutkan dengan Penandatanganan berita acara ceremony antara Dirut PT PAL dengan Aslog Kasal disaksikan oleh  seluruh tamu undangan.

Pengalaman yang dimiliki PT. PAL Indonesia (Persero) sejak tahun 1980,  telah menyelesaikan pembangunan kapal lebih dari 240 unit kapal berbagai jenis dan ukuran untuk produk kapal Niaga s/d ukuran 50.000 DWT.

Sedangkan untuk produk  Kapal Perang telah diproduksi berbagai jenis dan tipe kapal diantaranya:  Kapal Patroli Cepat 14 meter, 28 meter(lambung kayu & aluminium), 38 meter (aluminium), FPB 57 meter dan Landing Plat Dock 125 meter. Juga berpengalaman memodifikasi kapal dan pemasangan Rudal diantaranya: Rudal Yakhont dan Fire Control System di KRI. OWA-354,  Rudal C-802 dan Fire Control System di KRI. AHP-355 dan KRI. YOS-353.

Dengan berbekal pengalaman tersebut diatas, PT PAL Indonesia (persero) siap menyelesaikan pembangunan LPD TNI AL  dan pengadaan alutsista lainnya di masa mendatang.

LPD TNI AL ini mempunyai spesifikasi sebagai berikut memiliki kapasitas angkut total sebesar 344 personel, tiga unit helikopter jenis Mi-2/Bel 412 di deck serta dua di hangar, dua unit LCVP, tiga unit howitzer dan  21 tank menggunakan luas LPD 125 meter persegi. Kapal Landing Platform Dock ini dibuat secara spesifik buat mampu dipasang senjata 100 mm dan  dilengkapi dengan ruang CIC buat (Fire Control System) sistem kendali senjata yang memungkinkan kapal bisa melaksanakan self defence dengan komunikasi kapal ke kapal.(arf)

Wakasal Tinjau dan Uji Coba Lapangan Tembak Lantamal V J.W. Kainawa



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Wakil Kepala Staf  TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Achmad Taufiqoerrohman, S. E., didampingi Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto, S. E., M. M., meninjau sekaligus melakukan uji coba lapangan tembak baru milik Lantamal V,  J. W. Kainama di kawasan Pesapen Morokrembangan, Surabaya, Jum’at (28/4).

Pada kesempatan tersebut, Wakasal melihat secara langsung lapangan tembak yang telah diresmikan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S. E., M. AP., beberapa waktu tetsebut.

Selain dari itu, pria kelahiran Sukabumi ini juga berkenan melihat lapangan panahan yang berada disebelah lapangan tembak. “ Wahh luar biasa disini, lengkap. Disebelah sana ada lapangan tembak dan disebelah sini ada lapangan panahan. Ini konsep yang luar biasa, jarang sekali ada yang seperti ini,” ujarnya.

Selesai melihat lapangan panahan, orang nomor dua dijajaran TNI AL ini mencoba menembak dengan menggunakan senjata AX 23115 kaliber 7.62 milimeter buatan inggris. Dengan dua butir peluru, dua buah plat baja berhasil di tumbangkan dari jarak 100 meter.

Tidak mau ketinggalan, Gubernur AAL dan Komandan Lantamal V juga turut merasakan sensasi menembak dengan menggunakan senjata AX 23115 kaliber tersebut. Sama halnya dengan Wakasal, dua buah plat berhasil di tumbangkan dari dari jarak 100 meter.

Sambil menjelaskan proses pembangunan sampai dengan diresmikannya lapangan tembak J. W. Kainama, Danlantamal V Laksamana Pertama Edi Sucipto,  S.E.,M.M. menyampaikan bahwa, lapangan tembak ini merupakan fasilitas pertama yang telah dibangun di atas lahan milik TNI AL yang berada di kawasan Pesapen Jl.  Kalianak Timur ini.

Tentunya keberadaan fasilitas lapangan tembak ini sangat bernilai strategis dalam upaya mendukung tugas pokok dan fungsi TNI AL dalam meningkatkan profesionalisme prajurit serta satuan-satuan kerja TNI AL di wilayah Surabaya.

Selain dari hal itu, Edi -sapaan akrab Danlantamal V ini- juga menyampaikan bahwa saat ini sedang dalam proses pembangunan balai prajurit dan mess perwira. Selanjutnya, akan ada pembangunan sarana dan prasarana yang lain untuk kepentingan dinas dimasa yang akan datang. (arf)

Terlibat Latihan SAR, Helly BO 105 TNI Mendarat di Lapangan Lanal Denpasar



KABARPROGRESIF.COM : (Denpasar) Helikopter SAR jenis BO 105 yang dipiloti oleh Kapten Laut (P) Veteransyah Oktomiawan dan Co Pilot Lettu Laut (P) Yogi Thaariq Kusuma mendarat di Lapangan Mako Pangkalan TNI AL Denpasar,  Lantamal V dalam rangkaian latihan SAR di Pulau Serangan, Jumat (28/4).

Latihan SAR ini bekerjasama  UPT. Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Bali dan instansi lainnya yang terkait.

Dalam sekenario latuhan,  telah terjadi gempa bumi dengan parameter Magnitudo : 8.8 SR tanggal 26 April 2017, waktu gempa 08.54 WITA, Garis Llintang : 10.11 LS Garis Bujur 113. 85 BT dengan kedalaman 30 KM, lokasi gempa Selatan Pulau Jawa dan berpotensi Tsunami.

Dari PUSDALOPS Penanggulangan Bencana BPBD Provinsi Bali menyampaikan kepada seluruh masyarakat yang berada di sekitar pantai yang berstatus “awas” meliputi Badung, Buleleng, dan hampir seluruh Bali, atas nama Pemerintah Provinsi Bali PUSDALOPS PB BPBD Provinsi Bali menginstruksikan agar seluruh masyarakat di pesisir pantai segera meninggalkan daerah pantai menuju tempat yang lebih aman atau tempat yang tinggi.

Pada pukul 10.17 WITA  terdeteksi Tsunami dengan gelombang dengan ketinggian 6-8 meter, yang menerjang hampir seluruh pesisir pantai di Pulau Bali. Dengan adanya bencana tsunami yang menerjang Pulau Bali tersebut tersebut  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali memberikan perintah kepada Helikopter SAR milik TNI tersebut untuk memberikan bantuan udara yaitu mengangkut bahan makanan dengan titik landingnya di Pangkalan TNI AL Denpasar untuk di bawa ke Pulau Serangan yang terkena dampak paling parah sehingga harus segera diberikan bantuan mengingat untuk menjangkau ke tempat sasaran belum bisa melalui transportasi darat.
Demikian sekilas tetang latihan SAR penanggulangan tsunami yang dilaksanakan oleh Helikopter SAR BO 105 dengan PUSDALOPS Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali. (arf)

Dua Gembong Ekstasi Jaringan LP Porong Terancam Mati



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Persidangan perdana kasus narkotika jenis ekstacy sebanyak 4729 butir ineks dan 1,6 gram shabu dengan terdakwa Danang Krisna Maryuda (21) warga Jl Kenjeran 61/A dan Achmad Nizarudin (28) warga Jl Kedinding Lor XXVI Surabaya mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (27/4/2017).

Dua gembong narkoba itu hanya bisa tertunduk lesu saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Prakoso membacakan surat dakwaannya diruang candra.

Dalam dakwaan, kedua terdakwa didakwa dengan pasal berlapis, mereka didakwa melanggar pasal 115 ayat (2), 114 ayat (2) dan pasal 112 (2) dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Dijelaskan Jaksa Ali Prakoso, kedua terdakwa nekad menjadi pengedar narkoba dengan iming-iming mendapatkan sebuah rumah, bila berhasil mengantar barang haram tersebut ke seorang pemesan.

"Narkoba itu didapatkan dari seorang perantara yang merupajan napi di LP Porong,"terang Jaksa Ali saat membacakan surat dakwaannya.

Napi LP Porong tersebut bernama Deni.

"Memang benar ada napi bernama Deni, tapi setelah dipertemukan dia tidak mengenal kedua terdakwa,"sambungnya.

Atas dakwaan tersebut, kedua terdakwa melalui Ilhamsyah selaku penasehat hukumnya mengaku akan mengajukan nota keberatan.

" Kami ajukan eksepsi,"ujar Ilhamsyah pada majelis hakim yang diketuai Jon Malau.

Usai persidangan, Jaksa Ali mengatakan, jika terdakwa Danang Krisna Maryuda adalah seorang residivis dan pernah menghuni LP Porong.

"Terdakwa Danang bisa-bisa dituntut mati, karena dia juga residivis,"terang jaksa yang bertugas di Kejari Surabaya saat dikonfirmasi usai persidangan.

Selain itu, tuntutan mati bagi kedua terdakwa itu sangat dimungkinkan,  mengingat barang bukti perkara ini tergolong cukup besar.

" Kalau ditimbang berat esktacy sebanyak 4729 ribu itu totalnya 1,7 kilo dan sabunya 1,6 gram,"sambung Ali.

Untuk diketahui, aksi kedua terdakwa berhasil digagalkan Unit III Sat Reskoba Polrestabes Surabaya yang dipimpin AKP Suhartono. Dua kurir ekstasi disergap dalam sebuah transaksi undercover buy di Pasar Keputran.

Tak diduga pembeli barang haram tersebut adalah seorang Polisi yang sedang menyamar. Atas penangkapan itu, Polisi berhasil mengamankan  4.729 butir pil ekstasi berlogo C dengan total 1,7 kilo, empat paket sabu 1,62 gram, satu timbangan elektronik, beberapa plastik pembungkus, satu unit Hp Samsung J dan motor Honda Revo yang digunakan sebagai sarana. (Komang)

Ribuan Warga Surabaya Rasakan Kemanfaatan Pahe Pelayanan Kependudukan



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Lebih dari 3000 warga Kota Surabaya telah merasakan kemanfaatan inovasi paket hemat (Pahe) pelayanan administrasi kependudukan yang digagas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya sejak awal April 2017 lalu.

Ya, istilah paket hemat alias Pahe yang selama ini identik dengan promosi rumah makan yang menawarkan paket menu makanan dengan harga khusus, ‘dipinjam” oleh Dispendukcapil Kota Surabaya untuk menamai inovasi terbarunya. Bahkan, tidak hanya satu, tetapi ada dua Pahe pelayanan kependudukan.

Untuk Pahe1, Dispendukcapil Kota Surabaya melakukan pemaketan pencetakan akta kelahiran dan kartu keluarga. Untuk Pahe 2, kepengurusan yang dipaketkan adalah akta kematian dan Kartu Keluarga. Semangatnya adalah memudahkan masyarakat Kota Pahlawan dalam mengurus dokumen kependudukan.

“Sesuai namanya, Program paket hemat ini membuat masyarakat menjadi hemat waktu karena hanya satu kali kepengurusan, hemat tenaga karena dikirim ke rumah dan juga hemat biaya karena gratis ongkos kirim. Termasuk juga gratis biaya kepengurusan,” tegas Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Muhamad Suharto Wardoyo ketika jumpa pers di Kantor Bagian Humas, Kamis (27/4/2017).

Untuk Pahe 1, Suharto menyebut syaratnya adalah warga Surabaya, NIK anak belum masuk KK, dan NIK orang tua anak sudah ada dalam satu kartu keluarga (KK). Juga foto copy KTP orang tua anak, foto copy akta perkawinan, foto copy dua orang saksi, surat keterangan kelahiran dari penolong kelahiran atau surat pernyataan kelahiran. Adapun syarat untuk Pahe 2, NIK yang dilaporkan meninggal sudah masuk dalam KK, surat kematian (visum) dari dokter atau surat pernyataan kematian, syarat selebihnya sama dengan syarat Pahe1.

“Kami sudah sosialisasi ke rumah sakit Soewandhi dan rumah sakit Bakti Darma Husada juga beberapa Puskesmas agar tiap kelahiran langsung diinput. Tidak terbatas e-Kios, yang penting ada komputer berbasis internet dan juga scanner. Setelah diinput, kami cetak dan kami kirim. Paling lama tiga hari kerja,” sambung mantan kabag Hukum Pemkot Surabaya ini.

Suharto Wardoyo menjelaskan, sejak diterapkan pada 3 April lalu hingga 26 April, sudah ada 2383 warga yang merasakan kemudahan paket pengurusan akta kelahiran dan kartu keluarga (Pahe 1). Sementara untuk paket pengurusan akta kematian plus kartu keluarga, sudah ada 877 warga. Jadi total keseluruhan selama 3-26 April, sudah ada 3260 lembar akta kelahiran, akta kematian dan kartu keluarga. “Tujuannya dalam rangka percepatan kepemilikan akta kelahiran dan akta kematian,” sambung pria yang piawai bernyanyi dan bermain piano ini.(arf)

PAHE 1 : akta Kelahiran + Kartu Keluarga (KK)
a. NIK anak belum masuk KK
b. NIK orang tua anak sudah dalam satu (1) KK
c. KK asli dan fotocopy kk
d. Fotocopy KTP – EL orang tua anak
e. Fotocopy akta perkawinan/Nikah orang tua yang di legalisir
f. Fotocopy KTP – EL dua (2) orang saksi
g. Surat keterangan kelahiran dari penolong kelahiran atau surat pernyataan kelahiran
h. Pengurusan melalui online http://lampid.surabaya.go.id/

Pahe 2 : Akta Kematian + Kartu Keluarga (KK)
a. NIK yang dilaporkan meninggal masuk dalam KK
b. Surat Kematian (Visum) dari dokter atau Surat Pernyataan Kematian
c. KK asli dan fotocopy KK
d. Fotocopy KTP – EL yang meninggal
e. Fotocopy KTP – EL pelapor dan KK pelapor
f. Fotocopy KTP – EL dua (2) orang saksi (yang mengetahui peristiwa)
g. Pengurusan melalui online http://lampid.surabaya.go.id/

Prajurit Lantamal VI Menerima Arahan Panglima TNI



KABARPROGRESIF.COM : (Makassar) Prajurit Pangkalan Utama TNI AL VI ( Lantamal VI ) bersama prajurit TNI AD dan TNI AU wilayah Makassar menerima arahan Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bertempat hanggar Skadron 11 Lanud Sultan Hasanuddin, Kamis (27/04/2017).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam arahannya berterima kasih atas dedikasi para prajurit TNI dalam pelaksanaan Pilkada yang serentak di seluruh Indonesia berjalan aman karena prajurit TNI yang diperbantukan untuk pengamanan seluruhnya bersikap netral sehingga pelaksanaan Pilkada dapat berjalan tertib dan lancar.

"Jangan dinodai apresiasi atau kepercayaan masyarakat tersebut, hindari pelanggaran, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 wajib TNI", ujar Jenderal Gatot.

Jenderal Gatot juga menyampaikan untuk tidak berbuat Korupsi di dalam kesatuan TNI, karena hal tersebut dapat menghancuran tubuh TNI sendiri dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Siapapun yang melanggar hukum dan merusak nama TNI, akan ditindak sesuai hukum dan dipecat dari kesatuan TNI", tegas Panglima TNI tersebut.

"Selamat bertugas dan berjuang, sampaikan salam saya kepada keluarga di rumah", demikian kata akhir sambutan oleh Jenderal Gatot Nurmantyo. 

Hadir di pengarahan Panglima TNI kepada prajurit wilayah Sulawesi , Pangkoops AU II Marsekal Muda TNI Umar sugeng, Pangdam XIV Hasanuddin Mayor Jendral  TNI Agus Surya Bakti , Danlanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama Bowo Budiarto, Pangkosek Hanudnas II Kolonel Pnb, Ir. Tedi Rizalihadi, serta para pejabat TNI Wilayah Sulawesi Selatan. (arf)

Kamis, 27 April 2017

Pangdam V/Brawijaya : Maksimal Menang Atau Minimal Menang



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Dalam waktu dekat ini, prajurit Kodam V/Brawijaya akan mengikuti lomba Peleton Tangkas TNI-AD yang rencananya akan berlangsung di Bandung, Jawa Barat.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M. D. A. menegaskan, personel yang diberangkatkan untuk mengikuti lomba Ton Tangkas sebagai perwakilan Kodam Brawijaya, hanya memiliki dua pilihan. “Suatu kehormatan bagi mereka yang terpilih sebagai perwakilan Kodam Brawijaya untuk mengikuti ajang bergengsi ini. Mereka nantinya akan kita berikan dua pilihan saja yaitu maksimal menang atau minimal menang,” tegas Mayjen Kustanto dihadapan prajurit Yonif Raider 500/Sikatan. Kamis, 27 April 2017 pagi.

Ia menambahkan, dua pilihan yang ditetapkannya itu merupakan suatu pilihan yang wajib diraih oleh para peserta Ton Tangkas Kodam V/Brawijaya. “Menurut saya, kalian semua sudah siap. Sebab, Asops sudah melaporkan semua kegiatan dan kesiapan kalian untuk mengikuti Ton Tangkas tahun ini,” ujarnya.

Tak  lupa, tegas Mayjen Kustanto, dalam kesempatan itu, dirinya menghimbau Komandan Batalyon (Danyon) Raider 500/Sikatan untuk terus memantau seluruh personelnya selama mengikuti ajang bergengsi tersebut. “Untuk Danyon, tugasmu memimpin kemenangan ini, Danyon harus bisa memimpin satu persatu prajuritnya, misinya sudah jelas, maksimal menang nomor satu, minimal menang nomor satu,” ulasnya.

Selama mengikuti perlombaan itu, Pangdam menghimbau seluruh personel untuk tetap bisa menjaga mental dan fisik seluruh prajurit selama mengikuti perlombaan Ton Tangkas yang berlangsung selama 10 hari itu. “Kalian harus bisa menjaga stamina kalian selama mengikuti Ton Tangkas kali ini,” ucapnya.

Peleton Tangkas (Ton Tangkas) merupakan lomba tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi prajurit TNI AD. Bahkan, dalam kegiatan itu, pembinaan prajurit di setiap satuan bisa dijadikan tolak ukur dalam pelaksanaan pembinaan di Satuan.(arf)

Festifal Wirakarya "KAMPUNG KELIR" Pramuka Resmi Ditutup



KABARPROGRESIF.COM : (Bojonegoro) Kasdim 0813 Bojonegoro Mayor Inf Widodo hadiri malam puncak Festival Wirakarya “Kampung Kelir Pramuka” 2017 dilapangan Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (26/4/2017) malam tadi.

Acara yang berlangsung dimeriahkan oleh band dari Jogjakarta, yakni Band Letto. Ribuan penonton tampak terhipnotis dengan lantunan-lantunan lagu dari Letto yang dibawakan oleh Noe putra dari MH Ainun Najib tersebut.

“Acara malam puncak festival Wirakarya Kampung Kelir berjalan lancar dan tertib, dengan pengamanan dari TNI dan Kepolisian dari Polres Bojonegoro,” ungkap Kapten Inf Jamari, Danramil 05/Dander yang turut hadir dalam acara ini.

Dia menambahkan bahwa pengamanan melibatkan 20 personel TNI Kodim 0813 Bojonegoro, 132 personel Kepolisian dari Polres, 5 personel dari Satpol PP dan 30 personel Linmas Desa setempat.

Sementara itu, Wakil Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Daerah Jawa Timur Drs. AR Purmadi mengatakan bahwa acara yang berlangsung selama tiga hari, dan diikuti 1000 peserta dari Kwarcab Bojonegoro dan Tuban ini sedianya ditutup oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Syaifullah Yusuf.

“Namun ada tugas dari daerah yang tidak bisa ditinggal, bersamaan dengan acara malam pisah sambut Pangdam V/Brawijaya di Balai Prajurit,” ujarnya,

Malam puncak Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka dihadiri Asisten II Pemkab Bojonegoro Drs. Nanang Yulianto, Ketua DPRD Mitro’atin, Kabagren Polres Kompol Moch Masduki, SH., resmi ditutup dengan ditandai dengan diterbangkannya ke udara ribuan lampion, dan dilanjutakan oleh konser Band Letto. (arf).

Warga Wedung Digegerkan Penemuan Mayat Tanpa Identitas



KABARPROGRESIF.COM : (Demak) Warga Bungo Lor kecamatan Wedung Demak, digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas yang tewas di aliran Sungai Wulan, Kamis (27/4/2017), atas laporan warga tersebut langsung ditindaklanjuti.

Mendapat laporan tersebut Babinsa Koramil 06/Wedung Pelda Budiyono turun tangan melaksanakan evakuasi bersama Polsek Wedung dan warga menuju tempat mayat tanpa identitas.

Menurut Babinsa Pelda Budiyono yang terjun langsung kelokasi  penemuan di Sungai Wulan Ds Bungo berawal dari seorang warga yang bernama Subandi  (54) nelayan, alamat Ds.Bungo 03/07 Kec.Wedung Kab.Demak yang dengan tidak sengaja pada saat mencari ikan melihat sosok mayat dengan kondisi dibungkus karung warna putih di sungai Wulan.

Mengetahui adanya mayat tersebut Warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke pengurus RT dan kelurahan serta diteruskan ke Polsek Wedung, Tak berapa lama Kapolsek Wedung AKP Untung Supriyadi tiba dilokasi dan anggota Polres Demak langsung melakukan identifikasi.

“Selanjutnya mayat diangkat dari sungai dan dilakukan pengecekan identitas dan baru dilaksanakan evakuasi ,”jelas Pelda Budiyono.

Dari data yang diperoleh, mayat perempuan tanpa identitas  dengan kondisi dibungkus dengan karung warna putih umur sekitar 30 thn, kulit sawo matang, rambut panjang warna hitam. Guna keperluan  medis selanjutnya di pindahkan ke RSUD Demak dengan ditindak lanjuti Polsek Wedung. “Kasus penemuan mayat selanjutnya dalam penanganan  Polsek Wedung “,tandas Pelda Budiyono.(arf)

Danlantamal V Hadiri Pembukaan Renaku I Tahun 2017



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Surabaya Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto, S. E., M.M., didampingi Asrena Danlantamal V, Aslog Danlantamal V serta pejabat staf terkait menghadiri acara  Pembukaan Rakor Renaku I TNI AL tahun 2017 yang di buka secara resmi  oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., bertempat  di  gedung R. Moeljadi Mako Kodiklatal Morokrembangan Surabaya (27/4).

Dalam amanatnya Kasal menyampaikan bahwa kegiatan Renaku I TNI AL tahun 2017 merupakan sarana untuk berkoordinasi dan sinkronisasi dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran unit organisasi TNI AL tahun 2018 yang  diselaraskan dengan arah kebujakan pemerintah dan TNI AL. Hasil dari kegiatan ini akan diusulkan secara berjenjang ke Kementrian keuangan untuk digunakan sebagai dokumen pelaksanaan program dan anggaran TNI AL tahun 2018.

Proses penyusunan program kerja dan anggaran TNI AL telah menggunakan pendekatan penganggaran terpadu (Unfeid Budget), penganggaran bernasis kinerja (Performence Based Budgeting), dan penganggaran dalam rangka pengeluaran jangka menengah (Medium Term Expenditure Framework) sesuai dengan peraturan pemerintah Republik Indonesia nomor 90 tahun 2010 tentang penyusunan RKA-K/L. Selain itu sebagaimana arah kebijakan presiden RI mulai tahun 2017 sistem penganggaran kedepan diarahkan berdasarkan pada “Money Follow Program” dan bukan “Money follow Fongtion”.

Menurut Kasal,  Tahun 2018 merupakn kelanjutan implementasi dan penguatan pelaksanaan kebijakan “Money Follow Program”. Kedepan diharapkan penyususnan rencana kerja dan anggaran  mengedepankan prioritas program dan kegiatan yang ditetapkan secara nasional serta mengutamakan transparansi dan akuntabelitas yang sejalan dengan perencanaan nasional.

Bercermin dari hasil uadit BPK tentang pengukuran kinerja kementerian dan lembaga terhadap laporan keuangan Kemhan / TNI, opini BPK RI  laporan keuangan Kemhan / TNI  tahun 2015 yang lalu mendapat penilaian wajar dengan pengecualian (WDP). Hal ini disebabkan masih terdapat permasalahan yang sifatnya berulang yang menjadikan catatan dalam pengelolaan anggaran di lingkungan Kemhan / TNI khususnya TNI AL.


Selain itu dari hasil pemeriksaan sementara atas laporan keuangan Kemhan / TNI tahun 2016 mengindikasikan masih adanya permasalahan yang sama yang memerlukan tindak lanjut penyelesaian. Hal ini menjadikan tantangan bagi kita semua untuk bersama-sama terus membenahi segala permasalahan tersebut, dengan dibentuknya satgas WTP beberapa waktu yang lalu dan dengan komitmen kerja keras serta mengacu pada peraturan yang berlaku, diharapkan Kemhan / TNI khususnya TNI AL mendapatkan penilaian yang lebih baik lagi yaitu wajar tanpa pengecualian (WTP).

Perencanaan pembangunan TNI AL tahun 2018 merupakan tahun keempat dari rencana strategis TNI AL tahun 2015-2019 dengan arah dan kebijakan melanjutkan pencapaian kekuatan pokok minimum (Minimum Essential Force) sebagai kelanjutan rencana strategis sebelumnya.

Agar penjabaran kebijakan dan pencapaian sasaran pembangunan menjadi lebih berkwalitas, efektif dan efisien, berdaya guna serta berhasil guna maka dalam penyusunan program dan kegiatan serta pengalokasian dukungan anggaran kita semua dituntut untuk lebih arif dan realistis dengan mengedepankan azas prioritas secara tepat dengan landasan pemikiran yang lebih komprehensif dan profesional, menghilangkan ego sektoral serta melaksanakan berbagai kegiatan secara lebih konkret dan terukur. Hal ini juga lanjut Kasal,  sejalan dengan program reformasi birokrasi yang dicanangkan pemerintah.

Usai pembukaan Renaku I tahun 2017  pada hari pertama dilanjutkan pembekalan dari Kementerian Keuangan dan dilanjutkan dengan pembekalan dari Bappenas kemudian arahan dan Pembekalan Asrena Kasal. Setelah istirahat sholat dan makan siang seluruh peserta Renaku I tahun 2017 menerima paparan bidang wasrik, Paparan Bidang Keuangan, Paparan Bidang Renstra, Paparan Bidang Jemen, Paparan Bidang Dalpro, Penyampaian Pagu Indikatif TA. 2018.


Arahan dan Pembekalan Wakasal   serta dilanjutkan dengan Pembahasan Usulan RKA UO TNI AL TA. 2018.  

Rakor  Renaku I 2017 dilaksanakan selama  dua hari hingga Jumat besok. hadir pada acara pembukaan tersebut diantaranya  para pejabat utama Mabes TNI AL, Kepala Dinas, Para panglima Kotama TNI AL dan pejabat satuan TNI AL terkait lainnya. (arf)

Tingkatkan Perekonomian Jatim, BI Gandeng Kelompok Tani Banyuwangi



KABARPROGRESIF.COM : (Banyuwangi) Peranan  Bank Indonesia ( BI ) Perwakilan Jawa Timur  dalam meningkatkan perekonomian di sektor pertanian jawa timur cukup di acungi jempol.pasalnya para petani di Kabupaten Banyuwangi telah berhasil melakukan panen perdana pertanian organik seluas lahan 42 Hakter yang langsung di hadiri  oleh Kepala Perwakilan BI Jatim, Difi Ahmad Johansyah.

“Dengan panen perdana ini kami dari BI mendorong adanya budi daya padi organik untuk meningkatkan stok pangan di Jatim, meski saat ini sedang surplus,” katanya pada awak media setelah usai gelar panen padi organik pada Rabu (26/4/2017).

 Difi menjelaskan, budi daya padi organik merupahkan upaya pola pikir manusia untuk lebih memberikan pengetahuan terhadap alam, meskipun dalam pengelolahan atau proses terkadang sangat merepotkan.

“Biarkan alam yang mengurus alam sendiri. Dan ini tujuan BI Jatim untuk mengajak petani kembali ke alam,” jelas Difi.

Lebih lanjut Difi  mengakui bahwa pihaknya  pernah mendalami pengetahuan tentang pertanian organik dan  mengaku bahwa pertanian organik pupuknya berasal dari kompos dan pengelolaanya dilakukan secara baik.

“Dan yang paling penting adanya bakteri yang nempel di tanaman, sehingga tanah juga menjadi subur. Sebab saat ini jarang ditemukan tanah yang subur dengan adanya cacing tanah, karena banyak tanah yang terkontaminasi bahan kimia,” jelasnya.

Difi menambahkani, dengan mengembangkan pertanian organik ke depan bangsa ini bisa mewariskan ke anak cucu tanah yang bagus dan sehat.

Panen padi organik yang dilakukan BI di Kabupaten Banyuwangi merupakan hasil salah satu kelompok petani Mendo sampurno yang merupahkan binaan BI Jember. BI Jatim memiliki sejumlah binaan di wilayah daerah ini.

Difi berharap agar para petani kedepannya tidak hanya melakukan bertani alami namun mereka bisa melakukan penanaman secara organik.

" kedepan petani di indonesia bisa menguasai penanaman organik,sehingga bisa mensejaterahkan petani jawa timur." pungkas Difi. (Dji)

Hadapi Ramadhan dan Lebaran, BI Jatim Siapkan Anggaran 31,8 Triliun



KABARPROGRESIF.COM : (Banyuwangi) Untuk memenuhi kebutuhan uang tunai kepada masyarakat wilayah Jawa Timur saat menghadapi  jelang  Ramadhan dan Lebaran  2017, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Jawa Timur sudah menyiapkan kucuran dana tersebut
Bahkan dana yang akan dipersiapkan  menjelang Puasa dan Lebaran 2017,  secara total telah terjadi peningkatan anggaran dana dibandingkan pada tahun sebelumnya.

" Diproyeksikan pada tahun 2017 kita telah menyiapkan anggaran 31,8 triliun, dibanding tahun 2016 kebutuhan masyarakat yang dikucurkan BI 29,6 triliun." kata Titien Sumartini selaku Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah saat ditemui usai gelar Sosialisasi Peranan BI dan Diskusi Isu Strategis Daerah dengan Media se - Jatim,Rabu (26/4/2017) Resto Banana - Banyuwangi.

Menurut Titien,persiapan kebutuhan uang ini akan dikirim ke beberapa wilayah kota di Jatim sebagai  keperluan masyarakat dalam bentuk penukaran uang.

" Untuk surabaya dari 10,5 triliun menjadi 15,5 triliun naik 31,8 persen, sedangkan malang dari 2,8 triliun menjadi 3,5 triliun atau meningkat 20 persen, kediri dari 5,2 triliun menjadi 6,3 triliun meningkat 16, 7 persen dan untuk jember dari total 3,2 triliun menjadi 4,3 triliun meningkat sekitar 25, 6 persen." jelasnya.

Permintaan seluruh Bank - Bank di Jatim terkait persiapan penukaran uang tersebut,pihaknya akan mengundang mereka untuk mengevaluasi dana di masing - masing daerah.

" Jadi ini proyeksi permintaan bank-bank yang nantinya juga kami undang untuk membahas lagi dari mereka yang mengajukan tersebut akan dikoreksi tambah atau lebih kita memberikan perkembangan dilapangan nantinya." ujarnya.

Selain itu,pihaknya berkoordinasi tentang persiapan Bank- bank dalam keterlibatannya melayani penukaran uang tunai bagi masyarakat yang ingin membutuhkannya.

" Penukaran bisa dilakukan di kas keliling maupun counter - counter perbankan yang telah terpasang spanduk sehingga masyarakat bisa melakukan penukaran dengan aman." ungkap Titien
Untuk mempermudah penukaran,pihaknya akan menyiapkan informasi - informasi kepada masyarakat dengan kerjasama bank yang akan melakukan kas keliling.

"  Sebelas bank yang akan melakukan kas keliling untuk penukaran uang bagi masyarakat.' terangnya
Guna mempermudah informasi penukaran uang kepada masyarakat kita akan sebarkan spanduk - spanduk yang telah menerima penukaran uang tersebut. (Dji)

H-1 Penutupan, 3012 Peserta Tercatat Mendaftar Seleksi Taruna/Taruni dan Bintara TNI AL Di Lantamal V



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) H-1 pendaftaran seleksi calon Taruna/Taruni dan Bintara TNI AL tahun 2017 yang dibuka sejak 1-27 April 2017 ini,  sedikitnya 3012 orang telah mendaftar di sekretariat pendaftaran Mako Pangkalan Utama TNI AL V (Lantamal V) yang bertempat di Gedung Serba Guna,  Lantamal V,  Surabaya,  Kamis (27/4).

TNI Angkatan Laut memberikan sempatan kepada putra-putri terbaik bangsa untuk dididik menjadi Taruna-Taruni Akademi Angkatan Laut dan Bintara Pria dan wanita. Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) V Surabaya menjadi salah satu tempat yang dijadikan sebagai tempat pendaftaran.

Panitia telah memberikan kesempatan dengan membuka pendaftaran sejak tanggal 1 april dan ditutup 27 april ini. Hingga berita ini diturunkan, panitia telah menerima sebanyak  3012 pendaftar. Jumlah tersebut merupakan jumlah keseluruhan dari para pendaftar yang telah melakukan pendaftaran secara online dan melajukan daftar ulang di Labtamal V.

“Sampai saat ini animo masyarakat masih cukup tinggi untuk direkrut menjadi taruna-taruni dan bintara pria maupun wanita TNI AL," ujar Asisten Personel Danlantamal V Kolonel Laut (KH/W) Tresna Kusumawati, S. Pd, M. AP., Hal tersebut, dapat dilihat dari kesibukan di meja panitia yang tengah melakukan ferifikasi persyaratan para pendaftar.

Hingga saat ini,  tercatat 3012 peserta dengan perincian taruna sebanyak  392, taruni 23, calon bintara pria 2258 dan calin bintara wanita 339 orang.

Ketika ditanya tentang perbandingan pendaftar tahun ini dengan tahun kemarin, Tresna -sapaan akrab Aspers Danlantamal V ini memang ada sedikit perbedaan apabila kita lihat, tahun ini ada sedikit penurunan tapi tidak banyak, mungkin sekitar seratus sampai dua ratus pendaftar perbedaannya dan hari ini adalah hari terakhir pendaftaran dan akan di tutup pukul 16.00 wib.

Disinggung masalah kwalitas para pendaftar, Tresna juga menjelaskan bahwa standar rekrutmen personel TNI Angkatan Laut sudah jelas, panita mempunyai kreteria tersendiri yang sudah jadi ketetapan panitia pusat.

Yang jelas lanjut Aspers,  peserta seleksi harus sehat jasmani dan rohani, tinggi badan memenuhi standar, tubuhnya bersih alias tidak ada tato, telinga juga tidak tindik-an dan persyaratan lainnya.
Setelah ditutup pendaftaran ini, ia juga mengingatkan kepada seluruh peserta untuk tidak mudah percaya dengan oknum yang mengatasnamakan panitia atau juga mengatasnamakan siapa saja dengan janji bisa memasukkan (lulus seleksi,red). Apabila ada orang yang mengatakan demikian, segera laporkan ke panitia,  Pomal atau Sintel Lantamal V.

  “Jangan percaya, sekali lagi jangan percaya kepada orang tersebut. Sampai sat ini TNI Angkatan Laut tidak pernah memungut biaya sepeserpun untuk biaya rekrutmen personel, ingat ya, tidak dipungut biaya akias gratis, ” tegasnya.

Setelah ditutup nanti, panitia akan menjadwal tentang pelaksanaan dimulainya tes. Karena jumlahnya banyak, maka akan dibagi menjadi beberapa gelombang. (arf)

Rabu, 26 April 2017

Pemkot Akui Pengelolaan Sampah di PIOS Jadi Percontohan Pasar Di Surabaya


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengapresiasi pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Pasar Induk Osowilangun (PIOS). Sebab, pengelolaan sampah di pasar induk yang resmi itu sudah bisa melakukan pengelolaan sampah secara mandiri dengan bantuan mesin pencacah yang dibantu oleh Pemkot Surabaya.

Kepala Sub bagian Umum dan Kepegawaian Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Pemerintah Kota Surabaya Wisnu Wibowo mengatakan saat ini pihaknya bekerjasama dengan 15 pasar di Kota Surabaya untuk melakukan pemilahan sampah supaya lebih berkurang. Sedangkan salah satu pasar yang menjadi percontohan adalah Pasar Induk Osowilangun, Pasar Wonokromo dan Pasar Kapaskrampung.

“PIOS memang menjadi salah satu percontohan, termasuk juga Pasar Wonokromo dan Pasar Kapas Krampung, makanya kami sangat mengapresiasi pengelolaan sampah di PIOS,” kata Wisnu ditemui saat acara Sosialisasi peraturan Wali Kota Surabaya nomor 10 tahun 2017 tentang tata cara pengenaan sanksi administratif pelanggaran peraturan daerah Kota Surabaya nomor 5 tahun 2014 tentang pengelolaan sampah dan kebersihan di Kota Surabaya yang digelar di Gedung Wanita Kalibokor Surabaya, Rabu, (26/4/2017).

Bahkan, ia memastikan ada peraturan daerah pasal peralihan yang mewajibkan bahwa pengelola kawasan seperti kawasan pemukiman, kawasan industri, kawasan komersial dan sebagainya wajib membuat pengelolaan sampah, minimal pemilahan. Makanya, di tiga pasar itu sudah ada semua pengelolaan sampahnya itu.

“Jadi, kami harapkan pengembangan perumahan dan mall memiliki pengelohan sampah masing-masing,” kata dia.

Selain itu, pengelolaan sampah di PIOS itu juga ada bank sampah yang dikelola sendiri oleh para pedagang. Hasil dari bank sampah itu nantinya dibuat untuk bayar sewa stand pedagang masing-masing, sehingga sampah itu juga bisa menghasilkan uang.

“Yang paling penting di sini adalah para pedagang itu bisa melihat sampah bukan hanya untuk sekadar dibuang, tapi juga bisa diambil manfaatnya,” kata dia.


Oleh karena itu, berkali-kali Wisnu mengaku sangat mengapresiasi pengelolaan sampah yang dilakukan oleh PIOS. Bahkan, ia berharap pasar-pasar lainnya bisa melihat kemudian meniru pengelolahan sampah yang dilakukan oleh PIOS.

Sebelumnya, General Manager PIOS, Rahayu Trissila, menjelaskan saat ini sampah organik yang dihasilkan dari 70 pedagang di PIOS sebanyak 6 Ton perhari dari Blok A sampai H. Sampah organik itu pun dicacah, sehingga mereka bisa menekan sampah yang dibuang ke Pembuangan Akhir Sampah di Benowo.

"Perharinya sekitar 2 ton sampah bisa diolah, dengan dipisahkan antara endapan dan air lindihnya yang fungsinya untuk campuran pupuk oleh Dinas Pertamanan dan Terbuka Hijau," ujarnya.

Setelah dicacah dengan mesin pencacah sampah, langsung dipilah endapannya, sedangkan air lindih dari sampah langsung masuk ke tabung air yang telah kita sediakan. Setelah terpilah antara endapan dan air lindih, petugas dari DKP Kota Surabaya mengambilnya untuk dijadikan salah satu bahan pupuk organik.

Dengan ini, pihak PIOS mengaku bisa menghemat biaya pembuangan sampah. Sisanya 4 ton dibuang ke TPA Benowo. Jika perbulan membutuhkan Rp 3,6 juta, setelah melalukan pengolahan sampah organik sebanyak 2 ton bisa melalukan penghematan.

"Dengan asumsi perkubiknya Rp 6 ribu maka kita perbulannya malakukan penghematan sekitar Rp 1,2 juta rupiah perbulan," ujarnya. (arf)

Hakim Ingatkan Dirut PT Akara Tidak Berbelit-Belit

Sidang Pungli Dweling Time



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Sidang kasus pungli dweling time yang menjerat mantan GM Pelindo III, Djarwo Surjant sebagai pesakitan kian memanas. Pada sidang kali ini, Jaksa  Penuntut Umum (JPU) gabungan dari Kejagung dan Kejari Perak menghadirkan saksi mahkota dalam perkara ini, Dia adalah Augusto Hutapea.

Ironisnya, Dirut PT Akara Multi Karya yang dihadirkan sebagai saksi kunci dalam perkara ini justru memberikan keterangan yang berbelit-belit. Dihadapan majelis hakim yang diketuai Maxi Sigerlaki.

Sontak keterangan yang plin-plan itu membuat hakim sedikit naik pitam. Hakim Maxi pun meminta agar Augusto tidak memberikan keterangan yang berbelit-belit.

Keterangan berbelit-belit itu ketika saksi menerangkan adanya aliran dana yang dikucurkan ke empat rekening. Namun saat ditanya ulang, Augusto hanya menyebut ada tiga rekening yang totalnya Rp 100 juta dengan komposisi satu rekening sebesar 25 persen.

"Karena nasib terdakwa ini berada ditangan anda. Kan anda juga jadi terdakwa, jangan sampai keterangan anda memberatkan hukuman buat anda, jadi saya ingatkan jangan berbelit-belit,"ucap Hakim Maxi pada saksi Augusto pada persidangan di ruang Cakra PN Surabaya, Rabu (26/4/2017).

Saksi Agusto Hutapea mengatakan, penetapan tarif yang dipungut tidak ada anggaran dasarnya. Semua berdasar ketetapan serta arahan dari Balai Karantina. Arahan itu berupa penetapan tarif jangan lebih mahal dibanding tempat pemeriksaan karantina di luar PT TPS.

Sistem kerja PT AKM hanya mengelola blok W. Utamanya dalam memfasilitasi proses pemeriksaan Balai Karantina. Seperti membuka segel, mengangkat kontainer, menyediakan peralatan kantor, dan berbagai kebutuhan lainnya. Lalu PT TPS hanya menyediakan lahan dengan biaya sewa Rp 100 juta per bulan.

Augusto membenarkan ada kesepakatan bagi hasil itu. Tapi dia menyatakan bahwa terdakwa Djarwo Surjanto maupun Mieke Yolanda terlibat dalam pembagian hasil tersebut. " Mereka tidak tahu masalah pembagian itu, " ucap Augusto.

Selain itu Agusto memperjelas bahwa setoran yang dia lakukan setiap bulan untuk empat rekening. Yakni atas nama David Hutapea dua rekening, Firdiant Firman, dan rekening dia sendiri. " Selain empat rekening itu tidak ada, " jelas dia.

Dia juga mengakui bahwa salah satu ATM atas nama David Hutapea ada yang diserahkan ke Rahmat Satria. Tapi dia tidak tahu untuk apa ATM itu. Penyerahan itu dilakukan atas perintah David Hutapea. " Rata-rata per bulan saya kirim ke rekening Rp 150 juta," ungkapnya.

Uang itu merupakan pembagian keuntungan. Tapi, Agusto tidak tidak tahu ATM itu untuk siapa. Dia menyangka, ATM atas nama David Hutapea itu merupakan bagian Firdiant Firman.

Sudiman Sidabuke, kuasa hukum terdakwa lebih menyoroti pada dakwaan yang ditujukan kepada kliennya. Dia mempertanyakan apakah selama ini customer PT AMK terpaksa dengan tarif yang ditetapkan, Agusto menjawab tidak. Dia juga mengaku tidak pernah menerima komplain dari pelanggan. " Semua berlangsung aman, juga tidak ada teguran dari otoritas pelabuhan, " kata saksi.

Sama seperti pada sidang sebelumnya, saksi juga mencabut keterangan di BAP yang menyatakan adanya pemungutan liar. " Saya tidak tahu dan tidak pernah mengatakan itu," jelas dia.

Selain Augusto Hutapea, Jaksa juga menghadirkan tiga saksi kunci lainnya. Mereka yakni, David Hutapea, Rahmat Satriya, dan Firdiant Firman.(Komang)

Enam Camat Tampil di Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Enam camat di wilayah Kota Surabaya, berkompetisi untuk menjadikan kecamatan nya sebagai yang terbaik dalam lomba sinergitas kinerja kecamatan di Graha Sawunggaling, Lantai VI Kantor Pemkot Surabaya, Rabu (26/4/2017). Keenam camat tersebut menyampaikan keunggulan kecamatan yang dipimpinnya dihadapan para juri. Semisal inovasi-inovasi yang dilakukan, keamanan wilayah, kehidupan sosial warga, juga kekompakan elemen masyarakat.

Kepala Bagian Pemerintahan, Eddy Chrisjanto yang juga menjadi salah satu juri lomba ini menyampaikan, lomba sinergitas kinerja kecamatan ini rutin digelar. Menurutnya, lomba ini dulunya bernama lomba camat teladan sebelum berganti nama sejak tiga tahun lalu. “Intinya tentang bagaimana seorang camat mampu mensinergikan elemen-elemen yang ada di kecamatan nya. Mulai Polsek, Koramil hingga elemen masyarakat. Outputnya, masyarakatnya bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Eddy mengatakan, dari 31 kecamatan yang ada di Surabaya, diambil enam terbaik berdasarkan laporan administrasi kegiatan yang dilakukan masing-masing kecamatan di tahun 2016. Enam kecamatan tersebut yakni Tandes, Bulak, Benowo, Sawahan, Semampir dan Sambikerep.

Enam camat dari kecamatan ini lantas melakukan paparan maksimal selama 15 menit di hadapan para juri yang terdiri dari perangkat kerja terkait seperti Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala Bagian Pemerintahan, Kepala Satpol PP dan juga dari Bakesbang Linmas, akademisi dan Polsek. Setelah paparan, para juri bergatian mengajukan pertanyaan kepada camat lantas memberikan nilai.

“Nanti diambil tiga besar terbaik. Lalu ada peninjauan lapangan untuk mengecek yang disampaikan di sini sesuai nggak. Kecamatan yang jadi juara akan mewakili Surabaya di tingkat provinsi,” ujarnya.


Para camat pun tampil maksimal. Diawali dari Camat Tandes, Daya Prasetyono yang memapaparkan keunggulan di wilayahnya. Diantaranya dalam hal penanganan anak putus sekolah melalui penyediaan PKBM serta program sanitasi.

“Kami buat septic tank untuk rumah warga. Bagi warga yang nggak mampu bisa kredit. Kami juga dibantu SCR. Intinya kami ingin melakukan yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Daya

Giliran kedua Camat Bulak, Prayitno malah lebih heboh karena mengajak serta ‘suporter’ nya. Prayitno memaparkan tentang potensi Bulak sebagai kawasan di pesisir pantai. Dengan slogan Sunrise of Bulak, Prayitno menyebut wilayahnya punya potensi wisata.

“Kami juga punya inovasi pelayanan seperti tersedianya pojok laktasi, jalur warga disabilitas dan juga jam belajar. Semua warga bersinergi untuk menyukseskan program ini,” ujar Prayitno.

Lalu, apa tujuan digelarnya lomba sinergitas kinerja kecamatan ini? Eddy menyebut goal nya adalah pelayana publik yang terus membaik. Karenanya, camat ditekankan untuk menyampaikan inovasi-inovasi yang telah dilakukan di wilayahnya.

“Goalnya adalah agar tidak ada lagi masyarakat yang bilang aduh, ah, atau keluhan lainnya di kecamatan. Masuk kecamatan senyum, keluar senyum,” pungkas Eddy.(arf)