Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

RISMA MENGAKU DICECAR 14 PERTANYAAN

Sebagai saksi pelapor kasus dugaan korupsi YKP Surabaya dan PT YEKAPE, Walikota Risma harus menjawab 14 pertanyaan Penyidik Kejati Jatim.

250 PELAJAR SLTA IKUTI PENATARAN BELA NEGARA

Penataran di Dodik Bela Negara Rindam V/Brawijaya bertujuan membina generasi muda yang berkepribadian disiplin dan berjiwa nasionalisme yang tinggi.

PRAJURIT KINI: BERPIKIR GLOBAL, BERTINDAK LOKAL

Selain prajurit di Satuan Yonarmed 12/Divif-2/Kostrad diwajibkan untuk terampil berbahasa Inggris, juga diberikan kursus gratis untuk para pelajar di Kabupaten Ngawi.

JL YOS SUDARSO DITUTUP BULAN DEPAN

Penutupan separuh Jl. Yos Sudarso untuk pengerjaan proyek Alun-alun Surabaya yang direncanakan pada 20-24 Juni 2019, diundur menjadi 1 – 4 Juni 2019 lantaran bertepatan dengan kegiatan lain.

ALAT BUKTI KUAT, KASUS YKP SEGERA EKSPOSE

Kasus mega korupsi di YKP semakin terang benderang, Kejati Jatim segera ekspose untuk menentukan siapa saja pihak yang dapat dijadikan tersangka.

PEMPROV JATIM AJAK LDII PERKUAT PERSAUDARAAN

Pasca Pemilu 2019 Pemprov Jatim mengajak LDII Jawa Timur untuk memperkuat jalinan Ukhuwah Islamiyah (Persaudaraan Islam) dan Ukhuwah Wathoniyah (Persaudaraan Bangsa).

KEJATI JATIM KEMBALI BUKA PENYIDIKAN P2SEM

Bukan diabaikan, tetapi karena banyak kendala naka diperlukan waktu yang cukup agar penyidikan kasus P2SEM bisa berjalan dengan lancar dan profesional.

SURABAYA BAKAL PUNYA ALUN-ALUN

Kota Surabaya bakal segera memiliki alun-alun 2 lantai yang berpusat di tengah kota, yaitu kompleks Balai Pemuda dengan Jalan Yos Sudarso sisi timur.

Senin, 21 September 2020

Perbaiki Fasum Warga, PDIP: Bu Risma dan Eri Cahyadi Cepat Mengeksekusi



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Warga kampung RT 15, RW 7, Kelurahan Wonokromo begitu meluapkan kegembiraan.

Ini lantaran Balai RT dan MCK telah dibenahi.

Namun hal tersebut tak akan terwujud bila tak ada campur tangan dari partai berlogo Banteng dengan moncong putih.

Nah, ketika diajukan ke PDI Perjuangan untuk dibenahi, aspirasi warga itu seketika langsung ditindaklanjuti.

Fasilitas umum yang diharapkan warga kampung RT 15, RW 7, Kelurahan Wonokromo itu akhirnya diresmikan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono, yang juga Ketua DPRD  Kota Surabaya, Senin (21/9/2020) sore.

Tak ayal saat diresmikan, memantik kehadiran mulai dari Ibu-ibu dengan berseragam merah.

Juga para tokoh kampung, ustadz, kalangan remaja dan karang taruna, juga warga lansia, dan warga lainnya.

Mereka pun juga sepakat untuk menyerahkan dukungan suaranya pada pilwali 9 desember mendatang pada pasangan yang diusung PDIP yakni Eri-Armuji.

“Dulu saat Pemilu 2019, PDI Perjuangan mendapat 85 persen suara. Nanti, saat Pilkada Surabaya, pengurus kampung dan warga sepakat memilih Calon Walikota Surabaya Cak Eri Cahyadi dan Calon Wakil Walikota Pak Armuji, penerus Bu Risma, yang dicalonkan PDI Perjuangan,” ujar Arif Windarto, Ketua RT kampung itu.

Ia menambahkan tak hanya fasilitas publik seperti balai pertemuan yang sebelumnya sudah rusak. Tidak memadai. Begitu juga fasilitas MCK, sudah rusak. Padahal sangat dibutuhkan oleh warga.

Namun hal kemanusian juga ditunjukkan partai yang diketuai oleh Megawati Sukarnoputri.

“Begitu saya ajukan melalui PDI Perjuangan, tidak lama kemudian ada pengerjaan. Tidak hanya itu. Ada warga kami yang meninggal, setelah saya kontak, sekitar satu jam kemudian ambulan PDI Perjuangan datang. Dan, gratis,” katanya.

Sementara Ketua PKK Nur Khomariyah mengatakan, balai pertemuan itu akan dimanfaatkan untuk kegiatan Posyandu, penimbangan balita, tempat belajar daring bagi anak-anak sekolah di masa pandemi Covid-19. Selain juga untuk pertemuan warga.

“Sebelumnya, penimbangan balita di jalan, kepanasan. Sekarang, setelah balai pertemuan diperbaiki, kami bisa memanfaatkan untuk tempat penimbangan balita,” ujar Nur Khomariyah.

Masih ditempat yang sama, Adi Sutarwijono menegaskan, kecepatan PDI Perjuangan menangani aspirasi warga, karena mempunyai Walikota Tri Rismaharini. 

Sekarang, telah disiapkan penggantinya, Calon Walikota Eri Cahyadi, yang sebelumnya Kepala Bappeko Kota Surabaya.

“Walikota Bu Risma dan Mas Eri dikenal cepat dalam mengeksekusi problem-problem perkampungan. Sehingga Surabaya tertata sedemikian baik dan maju, seperti saat ini,” paparnya.

Awi sapaan Adi Sutarwijono menambahkan, selama 18 tahun PDI Perjuangan memimpin pemerintahan Kota Surabaya, sejak era Walikota Bambang DH, kemudian dilanjutkan Walikota Tri Rismaharini.

“Pendidikan telah digratiskan untuk SD Negeri dan SMP Negeri. Di era Bu Risma, pendidikan SMA Negeri dan SMK Negeri juga telah digratiskan, sebelum diambil-alih Pemprov Jatim. Jangan sampai pendidikan gratis hilang, karena Surabaya dipegang pemimpin yang tidak paham problem kota dan masyarakatnya,” tegasnya.

Menurutnya Calon Walikota Eri Cahyadi dikenal sebagai birokrat berpengalaman yang membantu Walikota Risma sudah cukup lama. Calon Wakil Walikota Armuji dikenal sebagai politisi kerakyatan, yang populis di mata rakyat Surabaya.

“Seperti Bu Risma, Mas Eri dan Cak Armuji sangat paham karakter rakyat Surabaya, sangat paham kebutuhan masyarakat a Surabaya, karena berpengalaman di pemerintahan,” pungkasnya. (Ar)

Sahabat Eri Cahyadi Galang Dukungan Rakyat Dengan Bagi-Bagi Masker Hingga Handsanitizer



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Mendukung kemajuan pembangunan di Surabaya, relawan yang tergabung dalam Sahabat Eri Cahyadi (SAE) mendeklarasikan diri memenangkan pasangan Eri-Armuji pada Pilkada Surabaya 2020.

Deklarasi pemenangan pasangan Eri-Armuji tersebut diikuti oleh anggota SAE di depan patung Surabaya, Jalan Diponegoro, Surabaya, Minggu (20/9/2020). 

Dengan membentangkan poster dukungan, para anggota juga membagi-bagikan masker dan handsanitizer kepada pengendara yang melintas.

Sekretaris Jendral (Sekjen) SAE, Hariyanto mengatakan, pembangunan baik fisik maupun SDM yang sudah berjalan baik di Surabaya dianggap perlu dilanjutkan. Hal ini yang menjadikan SAE memberikan dukungan penuh kepada pasangan ini.

"Tujuannya jelas, untuk meneruskan pembangunan kota Surabaya yang telah dilakukan oleh Bu Risma selama ini," ujarnya.

Dalam mengkampanyekan pasangan Eri-Armuji, SAE berperan sebagai moral force atau kekuatan moral di masyarakat untuk pemenangan pasangan Eri-Armuji.

"SAE akan menjadi agen perubahan untuk memenangkan Eri-Armuji dalam konstelasi Pilwali Surabaya 2020 mendatang," imbuhnya.

Untuk meraih suara masyarakat dalam memenangkan pasangan Eri-Armuji, lanjut Hariyanto, SAE akan bergerak ke semua lini masyarakat melalui LPMK, RT, RW, Tokoh Masyarakat serta ibu-ibu.

"Kita akan masuk ke semua lapisan masyarakat. Karena ini untuk kepentingan masyarakat juga yaitu meneruskan pembangunan yang sudah berjalan baik," pungkasnya. (Ar)

Pemkot Surabaya Pastikan Tiga Lapangan Latihan Sambut Piala Dunia U-20 2021 Sudah Mulai Dikerjakan



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pembangunan tiga lapangan latihan menyambut Piala Dunia U-20 pada tahun 2021 mendatang itu sudah mulai dikerjakan oleh pihak ketiga selaku pemenang lelang.

Sebab pengerjakan tiga lapangan latihan yang ada di sisi utara Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) itu sdah ada pemenang lelangnya dan mereka langsung bergerak mengerjakan lapangan tersebut.

“Jadi, beberapa waktu lalu sudah ada pemenang lelangnya dan saat itu pula langsung dimulai pengerjaannya. Pekerjaannya itu dimulai dari pengurugan tanah, pengukuran dan disesuaikan elevasinya,” kata Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Surabaya Iman Kristian, Senin (21/9).

Menurut Iman, anggaran pembangunan tiga lapangan itu dilakukan oleh dua dinas sekaligus, yaitu Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) dan DPRKP-CKTR. 

Anggaran yang dikeluarkan oleh Dispora akan mengcover pembangunan lapangan, pembangunan drainase, penyiraman dan penanaman rumput.

Sedangkan anggaran yang dikeluarkan oleh DPRKP-CKTR akan mengcover pembangunan tribun penonton, ruang ganti, kamar mandi, pemasangan tiang lampu dan lampu lapangan yang nantinya 1.500 lux. 

“Nah, anggaran yang dikeluarkan oleh Dispora sekitar Rp 25 miliar dan DPRKP-CKTR juga sekitar Rp 25 miliar,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan ini akan terus dikebut supaya semuanya bisa selesai sesuai target. 

Ia juga menyebut target pembangunan tiga lapangan latihan itu sekitar Bulan Desember mendatang. 

“Karena pekerjaannya ini paralel, maka kami yakin Desember sudah bisa selesai,” imbuhnya.

Selain itu, Iman juga menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya juga menyiapkan dua lapangan latihan lainnya, yaitu di Stadion 10 November dan lapangan Thor. Khusus untuk Stadion 10 November, posisinya saat ini sudah selesai semua renovasinya, tinggal menunggu pertumbuhan rumput lapangan.

“Sedangkan kalau lapangan Thor, sesuai arahan dari PSSI hanya tinggal mengganti rumput lapangan, dan saat ini masih kita diskusikan anggarannya. Kami yakin semuanya bisa selesai Desember 2020 mendatang,” pungkasnya. (Ar)

Pemkot Terus Gelar Razia Protokol Kesehatan di Tempat Nongkrong Anak-anak Muda



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pemkot Surabaya terus melakukan pengawasan di lokasi yang jadi tempat tongkrongan anak muda saat pandemi corona.

Operasi patuh masker akan terus dilakuan selama 24 jam. bersama TNI/Polri.

"Kita setiap hari, bahkan 24 jam kita lakukan, baik dari teman-teman kepolisian termasuk dari kecamatan kita menyisir lokasi-lokasi itu (tempat tongkrongan)," kata Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto, Senin (21/9). 

Eddy menambahkan bahkan, pihaknya juga membubarkan ketika terjadi kerumunan di lokasi-lokasi yang menjadi tongkrongan anak-anak muda.

"Termasuk di warung-warung, di cafe-cafe kita masuk hampir tiap hari. Kita bubarkan kerumanan yang jaga jaraknya atau kapasitas pengunjung berlebih," ungkapnya.

Eddy menambahkan jika rapid tes massal dan sidang ditempat akan terus dilakukan oleh pihak Pemkot Surabaya. 

Lokasi-lokasi yang menjadi tempat kerumanan baik di cafe, warung maupun bar yang tidak menerapkan physical distancing akan dirapid tes dilokasi. 

"Lokasi-lokasi seperti itu dan pengunjungnya banyak, akan dilakukan rapid tes. Seperti kemarin (Sabtu malam minggu) di Taman Apsari, rata-rata pakai masker, cuman jaga jaraknya itu, makanya kita terpaksa melakukan rapid tes," paparnya.

Sementara itu, Eddy juga akan bekerjsama dengan pihak kepolisian akan melakukan rapid tes massal dan juga tes narkoba di tempat-tempat seperti bar, karaoke dan warung yang menjadi tongkrongan anak-anak muda di Surabaya. 

"Makanya kita nanti akan bekerjasama dengan polisi. Seperti di Brasery kemarin. Kita angkut semua, kita tes narkoba dari polisi. Kita lakukan tes COVID dari Dinas Kesehatan kita lakukan," pungkasnya. (Ar)

Komandan Kodiklatal Terima Kunjungan Kerja Irjen Kemhan Laksda TNI Sunaryo



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Dankodiklatal) Laksda TNI Nurhidayat didampingi pejabat Utama Kodiklatal menerima kunjungan kerja Inspektur Jenderal (Irjen) Kementrian Pertahanan RI Laksda TNI Sunaryo di Lobby Utama Gedung Mako Ki Hadjar Dewantara Kesatrian Bumimoro Kodiklatal, Surabaya, Senin (21/9).

Adapun pejabat Utama Kodiklatal yang turut mendampingi Dankodiklatal tersebut adalah Wadan Kodiklatal Brigjen TNI (Mar) Lukman Inspektur Kodiklatal Kolonel Laut (S) Bambang Supriyanto, Dirum Laksma TNI Rubiyanto serta Dirjianbang Laksma TNI I Wayan Suarjaya.

Dalam kunjungannya Irjen Kementrian Pertahanan RI Laksda TNI Sunaryo menyampaikan selain silaturohmi tujuan kedatangan ke Kodiklatal tersebut dalam rangka kegiatan Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Kemhan RI tahun 2020 mengenai aset aset Badan Milik Negara (BMN) yang dimiliki Kodiklatal.

Sementara itu Dankodiklatal Laksda TNI Nurhidayat dalam sambutnya menyampaikan ucapan selamat datang di Kodiklatal, menurutnya aset aset BMN yang berada di Kodiklatal sangat bermanfaat dalam mendukung program pendididikan Kodiklatal sebagai pencetak prajurit matra laut.

Kepada personil satuan kerja dibawah Kodiklatal yang menjadi obyek pemeriksaan dan Kodiklatal berharap agar para prajurit memberikan informasi data yang akurat kepada tim pemeriksa Itjen Kemhan. (Ar)

Persiapan Piala Dunia U-20, Pembangunan 3 Lapangan Latihan di Samping GBT Mulai Dikerjakan



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus menyiapkan diri menyambut Piala Dunia U-20 pada tahun 2021 mendatang.

Kali ini, pemkot mulai mengerjakan tiga lapangan latihan yang ada di sisi utara Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Meskipun nanti satu lapangan latihan yang akan dibangun itu tidak akan dipakai dalam ajang Piala Dunia U-20 mendatang. 

Sebab, sesuai keputusan yang diterima pemkot, hanya empat lapangan latihan yang diminta di Kota Surabaya.

“Jadi, selain Stadion GBT, kita diminta untuk menyiapkan empat lapangan latihan, sehingga nanti yang akan digunakan adalah dua lapangan latihan yang mulai kita bangun, ditambah Stadion 10 November dan juga Lapangan Thor. Nah, meskipun yang paling dibutuhkan hanya dua lapangan di samping GBT, tapi kita akan tetap bangun 3 lapangan latihan di situ, siapa tahu nanti bisa disewakan,” kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Senin (21/9).

Sebenarnya, lanjut dia, sejak awal atau sejak biding, Pemkot Surabaya sudah mengusulkan dan sudah menyiapkan lima lapangan latihan ditambah satu lapangan utama, yaitu Stadion GBT. 

Namun di tengah perjalanan, diputuskan satu lapangan latihan di Stadion Bangkalan, sehingga besar kemungkinan satu lapangan latihan yang akan dibangun pemkot di samping GBT itu tidak akan dipakai dalam ajang tersebut.

“Tidak apa-apa kita akan tetap bangun tiga lapangan latihan di samping GBT itu, karena siapa tahu nanti bisa disewakan,” pungkasnya. (Ar)

Komandan Kodiklatal Pimpin Uji Rencana Operasi Latihan Armada Jaya Ke-38 TA 2020 Melalui Vicon



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Memasuki hari kedelapan pelaksanaan E-Geladi Posko Latihan Armada Jaya ke-38 TA 2020, Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Dankodiklatal) Laksda TNI Nurhidayat selaku Panglima Komando Gabungan (Pangkogab) TNI Armada Jaya Ke-38 TA 2020 memimpin Uji Rencana Oprerasi dengan Tactical Floor Game (TFG) melalui Vidio Converence (Vicon), Senin, (21/9).  


Dalam memimpin Uji Rencana Operasi dengan TFG tersebut Pangkogab TNI berada di Mako Kogab TNI Gedung R Sudomo kesatrian Bumimoro Kodiklatal Surabaya, sedangkan para Pangkogas berada di Ruang Kogas di beberapa Kotama TNI AL yang terlibat dalam Latihan Armada Jaya ke-38 TA 2020.


Mengawali kegiatan Dankodiklatal Laksda TNI Nurhidayat menyampaikan bahwa Uji Rencana Operasi dengan TFG ini merupakan penjabaran dan aplikasi dari beberapa kegiatan sebelumnya mulai analisa tugas pokok, rapat perencanaan, rapat Koordinasi, Perintah Persiapan, keputusan Cara bertindak terbaik hingga penyusunan keputusan Konsep Umum Operasi.


Menurutnya dalam pelaksanaan Uji Rencana Operasi melalui TFG Latihan Armada Jaya ke-38 ini para peserta latihan tidak ada yang  salah. 


Karena sifatnya latihan maka dari kekurangan tersebut akan disempurnakan agar latihan yang akan datang menjadi lebih baik. Untuk Uji Rencana Operasi dengan TFG selanjutnya dipandu oleh Asops Pangkogab dijabat Komandan Kodikopsla.


Selain Pangkogab TNI turut hadir dalam Uji Rencana Operasi tersebut Asops Pangkogab yang dijabat Komandan Kodikopsla, Aspers Pangkogab yang dijabat Dirum Kodiklatal, Asrena Pangkogab yang dijabat Dirdok, Askomlek Pangkogab yang dijabat Dirjianbang, Aslog Pangkogab yang dijabat Komandan Kodikdukum dan Asintel Pangkogab yang dijabat Komandan Pusdikintelmar Kodiklatal.


Uji Rencana Operasi melalui TFG ini juga dihadiri para Pangkogas peserta latihan diantaranya Pangkoarmada II sebagai Panglima Komando Tugas Laut Gabungan (Pangkogaslagab), Pangkoarmada I sebagai Panglima Komando Tugas Gabungan Amfibi (Pangkogasgabfib), Pangkoarmada III sebagai Panglima Komando Tugas Gabungan Pertahanan pantai (Pangkogasgabhantai), Pangkolinlamil sebagai Panglima Komando Tugas Pendaratan Administrasi (Pangkogasratmin) dan Dankormar sebagai Komandan Pasukan Pendarat (Danpasrat). (Ar)

Pandemi Covid-19 Hingga Gelaran Pilkada, Pemkot Surabaya Tiadakan CFD Sampai Tahun Depan



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Dalam masa pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meniadakan kegiatan Car Free Day (CFD) hingga tahun 2021.

Selain itu pula juga mendekati hajatan dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya.

“Selain itu, adanya gelaran Pilwali Surabaya CFD juga ditiadakan, karena khawatir disalahgunakan untuk kegiatan massa politik," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Eko Agus Supriadi usai hearing dengan Komisi C DPRD kota Surabaya, Senin (21/9).

Langkah meniadakan CFD hingga tahun depan lantaran menghindari kerumanan masyarakat yang dikhawatirkan dapat menambah jumlah penularan virus corona. 

"CFD pasti banyak berkerumun orang yang rentan dengan penyebaran virus, karena status Surabaya sudah orange atau landai untuk kasus Covid-19 dan jangan sampai status hitam kembali terjadi, maka kita hentikan dahulu kegiatan CFD di Taman Bungkuk," ungkapnya.

Eko Agus mengaku penghentian CFD ini telah dijalankan saat wabah virus dari Wuhan Tiongkok menyebar ke Surabaya.

Dan itu pun sudah dilakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Kita sudah koordinasi dengan dinas-dinas terkait, termasuk Kepolisian agar kegiatan CFD di Taman Bungkul stop dulu sampai tahun depan. Jadi demi menjaga kesehatan masyarakat, kami stop kegiatan CFD," pungkasnya. (Ar)

Kepala BNPB dan Danrem 082/CPYJ Bahas Evaluasi Pelaksanaan Penanganan Covid-19



KABARPROGRESIF.COM: (Mojokerto) Beberapa penekanan disampaikan oleh Kepala BNPB terkait penanganan Covid-19 dalam video conference (Vidcon) yang diikuti oleh Danrem 082/CPYJ, Kolonel Inf M. Dariyanto.

Dalam penekanan itu, Letjen Doni membahas update Nasional dalam satu pekan terakhir terkait pelaksanaan operasi pendisiplinan protokol kesehatan di masyarakat.

“Vidcon itu juga menyampaikan beberapa evaluasi di beberapa Provinsi di Indonesia. Jadi, bukan hanya di wilayah Korem 082/CPYJ, khususnya Kota Mojokerto,” ujar Danrem.

Sesuai data kurun waktu satu pekan terakhir itu, ungkap Danrem, telah ditemukan kasus aktif sebanyak 57.796 atau 23,62% dengan angka kematian sebanyak 3.90%.

Sedangkan pada tingkat kesembuhan mencapai 72,47%.

"Untuk itu, Pemerintah mengharapkan semua jajaran agar ikut bekerja keras, saling bahu-membahu memutus rantai penyebaran corona,” jelas Danrem, Minggu (20/9). (Ar)

Eri-Armuji Ingin Bangkitkan SDM Kawasan Surabaya Barat



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Wilayah pinggir Surabaya Barat menjadi sasaran safari politik pasangan bakal calon wali dan wakil wali kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Armuji. Er-ji berjanji membangkitkan pembangunan SDM dan pasar di wilayah Pakal dan Benowo.

Kehadiran Er-Ji sendiri mendapat dukungan positif dari kalanngan ibu-ibu dan bapak-bapak jamaah Syaifuddin Zuhri (SZ) dan elemen lain di Surabaya Barat yang berasal dari Pakal, sampai Benowo, perbatasan dengan Kabupaten Gresik.

Eri menyampaikan, pihaknya berkomitmen untuk memperbaiki Sumber Daya Manusia (SDM) warga di kawasan Surabaya Barat. 

Selama ini, warga pinggiran barat masih minim tersentuh oleh masifnya pembangunan di kawasan tengah kota.

"Saya ingin warga Surabaya barat tak kalah SDM-nya. Khususnya, bidang pendidikan, kesehatan, dan perekonomian," tegasnya.

Er-Ji tak mau masih ada warga Surabaya yang putus sekolah, masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk masyarakat lansia yang tidak mendapatkan permakanan dan hidup layak. 

"Tidak boleh ada lagi anak yang putus sekolah, semua anak-anak SD dan SMP harus mendapatkan pendidikan gratis," ucapnya.

Eri juga mengungkapkan telah mempersiapkan rumah tinggal layak bagi masyarakat Surabaya Barat yaitu rusunawa dan rusunami. 

Dia akan menggaet investor untuk menyiapkan rusunami.

"Rusunami untuk masyarakat dengan biaya sewa rendah. Sedangkan rusunawa, kita sediakan untuk masyarakat Surabaya yang benar-benar tidak mampu," tuturnya.

Eri juga mengenalkan program prioritas pasar tradisional yang dikelola PD Pasar supaya bisa melakukan peningkatan ekonomi. 

Hal ini agar warga sekitar mendapat fasilitas pasar yang lebih layak. 

Selain itu, ada juga pasar yang berkolaborasi dengan pasar tradisional milik swasta.

"Contoh di Citraland, ada pasar tapi kita meminta tempat untuk menjual hidroponik yang sekarang sedang tren dan penjualannya cukup laris," ucap Eri.

Sementara, Eri merasa optimis dukungan warga Surabaya Barat dan dukungan Jamaah SZ bisa menjadi pijakan yang baik untuk mengajak warga lainnya. 

Dia berharap dukungan penuh warga Surabaya Barat untuk memaksimalkan pembangunan pesat di kawasan Barat Surabaya.

"Adanya tambahan dukungan dari jamaah SZ tadi semoga betul-betul memberikan getok tular dukungan warga lain. Semoga kami juga bisa menjaga amanah mereka untuk membawa Surabaya menuju lebih baik dan lebih keren lagi," tutur Eri di lapangan Desa Jawar Kelurahan Benowo Kecamatan Pakal Surabaya, Minggu (19/9/2020).

Terpisah, Tokoh setempat sekaligus Anggota DPRD Surabaya Saifuddin Zuhri menambahkan, pihaknya siap membantu tim pemenangan Er-Ji dan PDIP bersama partai pendukung lain untuk mewujudkan target kemenangan 70 persen Pilwali 2020 mendatang.

Cak Ipuk-sapaan akrabnya, meyakini pasangan Eri-Armuji sudah jadi pilihan matang dari partai pengusung. 

Artinya, sosok yang mampu melanjutkan capaian Walikota Bu Risma yang cukup berhasil menata wajah Kota Surabaya terutama kaitannya pembangunan lingkungan, kesejahteraan dan pendidikan.

"Sebagai warga kawasan Surabaya Barat, Kita mau targetkan kemenangan paslon Eri-Armuji 70 persen setiap kecamatan. 

Karena itu menjadi sebuah tanggung jawab legalitas. Kemenangan ini agar supaya pemimpin surabaya nantinya benar-benar menjadi representatif yang diinginkan oleh warga surabaya," pungkasnya. (Ar)

Minggu, 20 September 2020

Sederet Respon Positif Netizen Saat Pertunjukkan Virtual Bertajuk Parade Seni Budaya Surabaya



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dalam menghadirkan formula hiburan baru, bertajuk Parade Seni Budaya Surabaya tampaknya menuai tanggapan positif dari masyarakat.

Buktinya, saat pertunjukkan virtual atau pentas daring yang dibuka oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada Sabtu (19/9) kemarin, ribuan masyarakat menyaksikan melalui live Instagram dan Youtube.

Para netizen ini pun terkagum-kagum melihat tampilan kesenian tradisional dengan kemasan baru.

Seperti yang ditulis pemilik akun instagram bernama Antonius Juventus dengan komentarnya, “Tetep maju karya-karya Arek Suroboyo, Memang Sip”. “Sangat luar biasa. Harusnya seni tari juga mulai diapresiasi kan lagi dengan mematuhi protokol seperti parade seni ini," tulis pemilik akun instagram Zahra Ayu.

Ungkapan yang sama juga dituliskan oleh pemilik akun Anak Kampung. "Bukan arek surabaya. Ikutan nonton keren wis,” tulis dia. “Terima kasih Pemkot Surabaya,” begitu isi komentar yang dituliskan akun Stevanus Justisio.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan, jika dilihat antuasias dari komentar-komentar di Live Instagram, hampir semua dari netizen mengaku bangga dan terharu melihat ide-ide baru dari Pemkot Surabaya.

Apalagi, sebagian besar dari netizen mengirimkan komentarnya melalui stiker bergambar jempol.

“Banyak sekali responnya dan menarik-menarik. Ada yang menyampaikan setelah sekian lama tidak pernah menyaksikan kesenian tradisional akhirnya terwujud juga. Ada juga yang mengungkapkan tak sedikit dari mereka merasa sangat terhibur,” kata Antiek, Minggu (20/9).

Menurut Antiek, beberapa netizen juga meminta acara serupa terus digelar untuk mengibur masyarakat dari rumah di tengah pandemi Covid-19.

Bahkan, seorang netizen asal Surabaya mengungkapkan rasa haru dan bahagia karena menjadi bagian dari warga Kota Pahlawan.

“Mereka mendapatkan hiburan dengan cara yang berbeda. Apalagi hiburan yang mungkin sangat sulit mereka dapatkan ketika di masa pandemi,” jelasnya.

Tidak hanya para penonton virtual, tampaknya kebahagiaan tersendiri juga dirasakan oleh para pekerja seni.

Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) ini menerangkan, setelah beberapa bulan para pekerja seni tidak pentas, kini mereka dapat kembali berkreativitas dan menunjukkan aktualisasi diri yang kembali muncul.

“Ini adalah upaya kami untuk dapat merangkul para pekerja seni untuk tetap dapat produktif. Selain itu mereka juga ada semangat baru meskipun di tengah kondisi saat ini,” urainya.

Bahkan, seusai pertunjukkan, Antiek menceritakan bahwa para pekerja seni sangat bahagia malam itu.

Meski acara digelar dengan protokol kesehatan, namun tak menyurutkan semangat pemain untuk tampil dengan memberikan yang terbaik.

“Jadi mereka setelah acara berlangsung mengucapkan terima kasih kepada Ibu Wali Kota. Setelah sekian bulan tidak berkegiatan, akhirnya dapat pentas lagi. Walaupun dengan cara dan model yang baru,” ungkapnya.

Salah seorang pekerja seni yang turut serta dalam Parade Seni dan Budaya Surabaya adalah Heri Lentho.

Menurut Heri, para pekerja seni saat ini mulai berdenyut baik langkahnya maupun pekerjaannya.

Apalagi, Pemkot Surabaya telah memberikan ruang bagi para pekerja seni untuk menunjukkan kerja nyata dalam berkarya.

“Terima kasih Pemkot Surabaya karena telah bersama-sama menunjukan kerja nyata dalam berkarya dan bekerja. Telebih yang paling utama menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan benar. Agar, kehidupan segera berjalan normal kembali,” pungkasnya. (Ar)

Rapid Tes Mendadak di Taman Apsari, Sebanyak 19 Orang Dinyatakan Reaktif



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Rapid tes massal dan mendadak di Taman Apsari depan Gedung Negara Grahadi yang dilakukan kemarin malam (19/9) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berhasil menjaring sebanyak 456 orang.

Dari angka tersebut, 355 orang adalah warga dengan KTP Surabaya. Kemudian, 101 warga lainnya merupakan warga non Kota Surabaya.

“Untuk hasil keseluruhannya, 437 orang mendapatkan hasil non reaktif dan 19 orang lainnya reaktif,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita, Sabtu (19/9).

Feny sapaan akrab Febria Rachmanita menjelaskan, setelah diketahui hasilnya reaktif, 19 orang tersebut langsung dilakukan swab di lokasi. 

Selain itu, Feny menyebut, saat ini mereka melakukan isolasi mandiri hingga hasil swab tersebut dinyatakan keluar.

“Untuk hasilnya hari ini keluar. Mudah-mudahan hasilnya negatif semua,” paparnya.

Namun begitu, Feny menegaskan saat inspeksi mendadak (sidak), sebenarnya ia telah mempersiapkan sebanyak seribu rapid test.

Tetapi pada malam itu, warga yang berada di lokasi tidak mencapai seribu orang.

“Semua ini kami lakukan untuk mendeteksi dini. Jika ditemukan warga atau pasien yang terkonfirmasi, maka kami bisa tangani secepatnya,” tegasnya.

Terlepas dari semua itu, Feny juga menjelaskan tentang angka kesembuhan yang justru terus meningkat pesat dari hari ke hari.

Menurutnya, hal ini merupakan bukti nyata keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam mengatasi persoalan Covid-19.

Berdasarkan data hingga kemarin, jumlah kumulatif pasien yang sembuh sudah mencapai 11.520 pasien atau 85,16 persen dari angka kumulatif terkonfirmasi berjumlah 13.527 kasus.

“Untuk hari ini ada 150 orang yang dinyatakan sembuh,” pungkasnya. (Ar)

Dandim Surabaya Utara Instruksikan Jajarannya Sosialisasi Swab Test dari Pintu ke Pintu Warga



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Bintara Pembina Desa (Babinsa) Pegirian, Sertu Hatif mengatakan jika sebelum dilakukannya swab test, ia bersama beberapa instansi terkait menggelar sosialisasi yang ditujukan bagi warga Tenggumung Baru, Kelurahan Pegirian, Surabaya.

“Sebab, masyarakat belum paham betul pentingnya swab test yang mulai digelar di beberapa daerah di Surabaya saat ini,” ujar Hatif, Minggu, (20/9).

Sosialisasi itupun, kata Sertu Hatif, dilakukan secara door to door ke rumah warga.

“Kalau menurut saya, cara itu lebih efektif,” bebernya.

Terpisah, Dandim 0830/Surabaya Utara, Kolonel Inf Sriyono mengatakan jika pihaknya, telah menginstruksikan seluruh personelnya untuk terus bersinergi dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

Surabaya Utara, kata Dandim, harus bisa terlepas dari lingkaran pandemi corona.” Covid-19 sudah merajalela. Semua masyarakat harus paham itu,” ungkap Dandim. (Ar)

Kekeringan Hidrometeorologis di Lamongan, Forkopimda Ambil Sikap



KABARPROGRESIF.COM: (Lamongan) Kekeringan Hidrometeorologis yang terjadi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, membuat Forkopimda setempat mengambil sikap tegas.

Setidaknya, terdapat 16 armada dari beberapa organisasi Pemerintah Daerah yang saat ini disebar di beberapa Desa untuk menanggulangi adanya hal tersebut.

“Air bersih itu nantinya disebar di 16 Desa yang berada di 8 Kecamatan. Desa-Desa itu mengalami kesulitan air bersih,” kata

Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono, Minggu (20/9).

Selain Kecamatan Modo, kesulitan air bersih juga terjadi di Kecamatan Sugio, Kedungoring, Tikung, Sambeng, Bluluk, Glagah dan Kembangbahu.

“Semua instansi mengirimkan beberapa armad air bersih,” ungkapnya.

Letkol Sidik menargetkan jika dalam waktu sehari, ia mewajibkan setiap armada untuk bisa menyalurkan air bersih selama 2 kali di setiap Desa atau Kecamatan.

“Penyalurannya, tetap mengacu pada protokol kesehatan. Itu harus tetap diterapkan,” tegasnya. (Ar)

Warga Surabaya Rasional, PDIP Targetkan Eri Cahyadi dan Armuji Menang 70 Persen



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Calon Wakil Wali Kota Armuji diyakini bisa memenangkan Pilkada Surabaya 9 Desember mendatang dengan perolehan suara hingga 70 persen.

”Gotong royong rakyat akan mengantarkan Mas Eri Cahyadi dan Cak Armuji menjadi pemimpin Surabaya ke depan. Kami targetkann 70 persen, semua kecamatan menang,” ujar Ketua PDIP Surabaya Adi Sutarwijono di sela-sela Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) di Surabaya, Minggu (20/9/2020).

Target itu, menurut Adi, diambil setelah PDIP melihat indikator yang cukup jelas terkait popularitas dan elektabilitas Eri-Armuji di mata warga.

Setelah pengumuman dan pendaftaran di KPU, dukungan kepada Eri dan Armuji terus mengalir dari rakyat.

”Dukungan itu tanpa dibuat-buat. Rakyat bergotong royong dengan semarak dan kreatif, di kampung-kampung, karena tidak ingin kemajuan dan kesejahteraan Surabaya terhenti. Mereka menyokong bersama-sama Mas Eri dan Cak Armuji,” ujarnya.

Adi menambahkan, warga Surabaya adalah tipe pemilih yang rasional. Mereka melihat rekam jejak kandidat dalam membangun Surabaya, bukan kandidat yang tiba-tiba muncul karena memiliki sumberdaya finansial.

”Warga tentu tidak akan memilih ”kucing dalam karung”. Warga Surabaya selalu melihat dengan kejernihan hati dan pikiran, karena ini menyangkut masa depan mereka,” ujar Adi yang juga ketua DPRD Surabaya.

”Warga ingin, apa yang sudah sangat baik di Surabaya, dengan program dari Wali Kota Tri Rismaharini, diteruskan dan ditingkatkan dengan inovasi-inovasi lanjutan. Dan semua itu jelas akan dilakukan Eri-Armuji. Kalau calon yang lain kan belum tentu mau melanjutkan program-program Pemkot Surabaya yang sudah baik selama ini,” imbuhnya.

Terkait survei, PDIP Surabaya dalam waktu dekat akan melakukannya untuk menyusun strategi pemenangan lanjutan. ”Pekan depan ada tim independen yang turun survei,” pungkasnya. (Ar)

Eri Cahyadi Teken Komitmen Politik, Isinya Lanjutkan Program Pro-Wong Cilik Risma



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Calon Wakil Wali Kota Armuji meneken ”Komitmen Politik dan Pemerintahan” dalam Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) DPC PDI Perjuangan Surabaya, Minggu (20/9/2020). 

Komitmen berisi tentang agenda kerakyatan di Kota Pahlawan.

”Dengan rahmat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, saya dan Cak Armuji, telah menandatangani Komitmen Politik dan Pemerintahan,” ujar Eri Cahyadi.

Sejumlah isi Komitmen tersebut antara lain menjaga Kota Surabaya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang setia pada ideologi Pancasila, UUD 1945, serta menjunjung tinggi prinsip Bhinneka Tunggal Ika.

Ada pula komitmen untuk menjaga keberlanjutan pembangunan Kota Surabaya, yang semakin maju dan menyejahterakan rakyat, terlebih memperhatikan kesejahteraan wong cilik, yang tidak mampu dan tidak berdaya.

Eri menyatakan siap menjalankan Komitmen Politik dan Pemerintahan tersebut. 

”Maka jelas bahwa platform kerja kita ke depan adalah memastikan kemajuan Surabaya tidak terhenti, dan program-program pro wong cilik yang selama ini ada tidak dihentikan,” ujar Eri.

Eri mencontohkan bagaimana di Surabaya telah ada basis data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebagai pintu dari berbagai program intervensi untuk membantu rakyat kurang mampu.

”Dari sanalah ada banyak program membantu wong cilik. Ada permakanan yang membagikan makanan gratis tiap hari ke puluhan ribu warga, beasiswa, pendidikan-kesehatan gratis, bedah rumah, pembukaan lapangan kerja, bantuan kewirausahaan, dan sebagainya,” ujar Eri yang dikenal sebagai salah seorang sosok sentral di balik inovasi kerja basis data MBR tersebut.

Calon Wakil Wali Kota Armuji menambahkan, Komitmen Politik dan Pemerintahan yang diteken ini menunjukkan bahwa Pilkada bagi PDIP bukan semata-mata ajang merebut kekuasaan, tapi bagaimana menyusun rencana besar memajukan dan menyejahterakan sebuah daerah.

”Dengan Komitmen Politik dan Pemerintahan ini, artinya kita total bekerja untuk membela wong cilik, mereka yang tidak mampu dan tidak berdaya, seperti yang dilakukan Bu Risma selama ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, Eri Cahyadi dan Armuji adalah dua sosok yang selama ini telah bekerja untuk rakyat Surabaya dengan hasil terukur, bukan sosok yang baru akan bekerja.

”Mas Eri, Cak Armuji, dan seluruh komponen masyarakat ke depan akan bekerja bergotong royong membantu wong cilik terutama agar pulih dari dampak pandemi Covid-19, dan di sisi lain tetap memajukan Surabaya sebagai kota berkelas dunia,” ujar Adi.

Sementara itu, Rakercabsus PDIP Surabaya sendiri dibuka Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dihadiri Ketua DPP PDIP Tri Rismaharini, Ketua PDIP Jatim Kusnadi. Pertemuan fisik diikuti 70 orang di kantor DPD PDIP Jatim. 

Adapun pengurus lainnya dari 31 kecamatan, 896 Anak Ranting dari 1.400 RW mengikuti melalui layar monitor di Balai-Balai Pertemuan di 31 kecamatan. (Ar)

Usai Acara Parade Seni Budaya, Risma Langsung Keliling dan Gelar Rapid Tes Mendadak di Taman Apsari



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Seusai acara Parade Seni Budaya Surabaya yang digelar di Tugu Pahlawan dan disiarkan secara virtual, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini langsung keliling Surabaya untuk mengingatkan warga supaya selalu patuh protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini.

Bahkan, saat keliling itu Wali Kota Risma tak segan-segan melakukan rapid tes massal kepada warga yang bergerombol. 

Terbukti, ketika dia melewati depan Gedung Grahadi Surabaya, ia melihat banyak anak muda bergerombol dan nongkrong di sekitar Taman Apsari atau depan Gedung Negara Grahadi.

Awalnya, dia mengelilingi Taman Apsari dari sisi timur ke arah selatan hingga sisi barat. Tepat di sisi barat Taman Apsari, dia pun turun dan meminta jajarannya untuk menutup setiap sisi jalan. 

Sebab, dia akan melakukan rapid tes mendadak di area tersebut. Mobilnya pun dibuat untuk menutup jalan sisi barat. Beberapa mobil kepala dinas pun diminta untuk menutup setiap sisi jalan.

Akhirnya, setiap sisi jalan dibuntu dan anak-anak muda yang nongkrong itu tidak bisa keluar. 

“Ayo Satpol dan Linmas ditutup. Jangan boleh ada yang keluar. Ayo rapid dulu,” kata Risma, Sabtu (19/9).

Sontak para anak muda itu kaget dan bahkan ada yang berusaha kabur. Namun, karena setiap sisi jalan sudah ditutup dan dijaga oleh Satpol dan Linmas, akhirnya mereka tidak bisa keluar dan mereka pun hanya bisa pasrah untuk dilakukan rapid tes.

Tak lama kemudian, kursi duduk untuk warga antri dan meja-meja untuk rapid tes tiba di lokasi. 

Bahkan, para petugas medis dengan baju hazmat lengkap tiba di lokasi. 

Muda-mudi yang nongkrong itu akhirnya diminta duduk di kursi yang sudah diatur jaraknya. Ratusan anak muda itu pun antri untuk dilakukan rapid tes massal.

Pada kesempatan itu, Risma mengatakan bahwa sebenarnya sasarannya malam ini bukan di Taman Apsari. 

Namun karena melihat di sekitar Taman Apsari itu banyak anak muda yang nongkrong dan bergerombol, akhirnya rapid tes mendadak itu digelar di tempat tersebut.

“Sebetulnya sasaranku bukan di sini, tapi setelah saya putar tadi, ternyata banyak sekali di sini. Akhirnya kita lakukan di sini,” kata dia.

Ia juga memastikan bahwa ratusan anak muda itu dilakukan rapid tes. Jika ditemukan ada yang reaktif, langsung dilakukan tes swab dengan mobil PCR yang telah disediakan di sisi selatan Taman Apsari. 

“Jadi, bagi yang reaktif, langsung kami tes swab dan akan kami bawa untuk menjalani isolasi,” kata dia.

Risma juga memastikan bahwa operasi mendadak semacam itu akan terus dilakukan di Kota Surabaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

“Ini akan terus kami gelar demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Sementara itu, Amrullah, warga Wonocolo yang saat itu ikut rapid tes mengaku kaget ketika tiba-tiba Wali Kota Risma datang dan langsung digelar rapid tes. 

Ia pun mengaku tidak bisa kabur karena memang semua sisi jalan sudah ditutup dan dijaga anggota Satpol dan Linmas.

“Akhirnya ya pasrah aja ikut tes. Sebenarnya ini bagus sih untuk memutus penyebaran Covid-19 ini. Saya sih mendukung karena ini memang demi kebaikan,” kata dia pasrah.

Hingga pukul 23.00 WIB, rapid tes itu masih berlangsung dan sementara ini sudah sekitar delapan orang yang hasilnya reaktif dan langsung dilakukan tes swab. 

Bahkan, di lokasi masih dilakukan blokade jalan, sehingga warga atau anak muda yang mau kabur tidak akan bisa. 

Sedangkan bagi warga yang sudah rapid tes, langsung diperkenankan pulang. (Ar)

Fasilitasi Seniman, Wali Kota Risma Buka Parade Seni Budaya Surabaya yang Digelar Via Virtual



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membuka Parade Seni Budaya Surabaya yang digelar di area Tugu Pahlawan Surabaya dan disiarkan secara virtual atau live Instagram dan streaming YouTube, Sabtu (19/9) malam.

Pembukaan itu ditandai dengan penyerahan Bendera Merah Putih kepada salah satu seniman Surabaya.

Tayangan langsung perdana kali ini mengusung tema yang bertajuk “Surabaya Merah Putih”. 

Pementasan ini menghadirkan kembali peristiwa perobekan Bendera Merah Putih Biru di Hotel Yamato (sekarang Hotel Majapahit) pada tanggal 19 September 1945 silam. 

Para seniman itu dengan lihainya memperagakan perobekan bendera di hotel bersejarah itu. 

Dengan diwarnai perkelahian dan meninggalnya salah satu pejuang, akhirnya bendera Biru itu berhasil disobek dan tinggal bendera Merah Putih berkibar dengan gagahnya.

Setelah itu, Risma tampil memukau dengan membacakan sebuah puisi berjudul "Memori Surabaya Merah Putih". 

Suaranya yang lantang menggelegar, bikin merinding para pendengarnya. "75 tahun lalu, di bumi Surabaya tepatnya di hotel Yamato ini, telah terjadi peristiwa perobekan bendera merah putih biru, dimana warna biru dirobek dan menjadi merah putih, yang kemudian dikibarkan kembali, gagah perkasa diangkasa raya Surabaya," kata Risma memulai puisi pengobar semangat berjuangnya.

"Di tempat inilah, lautan manusia dari berbagai suku dan agama, berkumpul, bersatu dan bergerak melawan, karena tanah airnya yang ber-Bhinneka Tunggal Ika diusik oleh kesombongan segerombolan manusia angkuh, arek Surabaya tak Sudi dijajah kembali, arek Surabaya membuktikan kepada dunia, bahwa Republik Indonesia benar-benar telah merdeka," katanya.

Diakhir puisinya, ia seakan terus mengobarkan semangat. "Bahwa kami arek-arek Suroboyo adalah penerusmu, bahwa kami arek-arek Suroboyo adalah pewarismu, yang tak sedikitpun luntur darah merah keberanianmu, yang tak sedikitpun goyah kesuciannya dalam mengisi kemerdekaan. Walaupun bumi bergoncang, bulan, bintang dan matahari mengoyak langit, kami adalah petarung yang teguh menjaga Indonesia merah putih. Merdeka...merdeka....merdeka...," ujarnya menggelegar sembari diikuti para seniman dan jajaran Pemkot yang hadir kala itu.

Pada kesempatan itu, menjelaskan bahwa Parade Seni Budaya Surabaya ini merupakan salah satu upaya Pemkot Surabaya dalam rangka menggerakkan kembali para seniman dan budayawan. Supaya tetap bisa berkontribusi di dalam setiap langkah gerak Kota Surabaya.

"Jadi, meskipun ini di era pandemi Covid-19, tapi para seniman juga harus tetap berkreasi dan berdaya guna," kata dia.

Ia juga memastikan bahwa setelah rangkaian acara semacam ini akan terus menerus dilaksanakan hingga Desember 2020 mendatang. 

Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menyaksikan acara Parade Seni Budaya tahun 2020 ini. 

"Mudah-mudahan kegiatan ini bukan hanya menggerakkan para seniman, tapi juga menggerakkan kita semuanya di era pandemi Covid-19 ini," ujarnya.

Bahkan, ia juga mengajak kepada semua pihak untuk tidak pernah menyerah dan tidak boleh putus asa. 

Ia juga meminta untuk tidak boleh berhenti berkreatifitas dan tidak boleh berhenti berinovasi. 

"Kita harus terus bergerak, sehingga kita tidak bisa dikatakan bahwa Surabaya sekarang berhenti, kita harus terus bergerak sesulit apapun dan seberat apapun, kita pasti bisa melampaui, karena kita adalah cucu dan anak para pejuang yang telah berjuang sedemikian keras untuk mempertahankan Kemerdekaan pada tahun 1945 silam," kata dia.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan bahwa Parade Seni Budaya Surabaya itu digelar mulai tanggal 19 September hingga akhir Bulan Desember 2020. 

Nantinya pertunjukkan itu akan digelar mulai tiga hingga lima kali dalam sepekan.

"Misalnya tanggal 19 September ini, kita mengambil tema Surabaya Merah Putih, berkaitan dengan perobekan bendera. Akan tampil mulai KPJ (Komunitas Penyanyi Jalanan), ludruk, teater, dan musik dalam suatu kegiatan seni budaya,” kata Antiek di lokasi.

Menurutnya, kesenian tradisional seperti wayang orang, karawitan hingga ketoprak juga disuguhkan dalam parade tersebut. Menurut Antiek, setiap momen di pertunjukkan itu menyajikan tema yang berbeda-beda. Para seniman secara bergantian akan mengisi kegiatan itu.

"Artinya dalam tampilan virtual itu seniman tampil secara bergantian dalam momen dan tema yang berbeda-beda," terangnya.

Untuk meramaikan pertunjukkan yang berlangsung secara virtual tersebut, Disbudpar juga menggandeng beberapa tokoh seniman dan budayawan asal Surabaya. Seperti, Cak Kartolo, Cak Lupus, dan Cak Suro.

Sementara masyarakat dapat menyaksikan pertunjukkan Parade Seni Budaya Surabaya ini mulai pukul 19.00 Wib melalui virtual di beberapa akun media sosial instagram dan kanal youtube milik Pemkot Surabaya. Di antaranya, Sparkling Surabaya, Sapa Warga Surabaya, dan Bangga Surabaya.

"Kita juga berkolaborasi dengan beberapa media televisi. Oleh karena itu, ia mengajak semuanya pihak untuk menonton dan menikmati pertunjukan seni budaya ini," pungkasnya. (Ar)

Begini Kendala Petugas Dinkes Surabaya Tangani Pasien Covid-19 Rawat Jalan



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita menyatakan, beberapa pasien yang sedang menjalani rawat jalan di rumah, ada yang belum mengikuti tes swab.

Hal itu mungkin saja karena mereka terkendala kesibukan di rumah.

"Jadi pasien-pasien rawat jalan kita melihat bahwa mereka belum di-swab, dan sudah waktunya swab. Mungkin karena kesibukannya, sehingga kita jemput bola di rumah untuk melakukan tes swab itu," kata Febria, Sabtu (19/9).

Namun, kata Febria, bagi pasien yang sehat, dia bisa datang langsung ke Puskesmas setempat untuk mengikuti tes swab.

Meski demikian, ada pula dari sebagian warga itu tidak mau tes swab.

"Bagi pasien yang sehat, dia bisa datang ke Puskesmas. Tapi kalau memang dia tidak mau ke Puskesmas, kita yang jemput bola ke rumahnya," ujar Febria.

Feny- sapaan lekat Febria Rachmanita juga mengungkapkan, ada beberapa pasien yang enggan dilakukan tes swab meski petugas sudah datang ke rumahnya.

Alhasil, pemkot pun harus membujuk pasien itu agar mau dilakukan tes swab.

Ia pun mengaku dibantu jajaran kecamatan dan kelurahan untuk melakukan tes swab dan membujuk warga yang rawat jalan tersebut.

"Kemarin itu masih ada beberapa yang menolak, masih ada yang tes SKB (CPNS). Nah, yang menolak itu kita sampaikan bahwa akan dijemput Pak Polisi, nanti dibawa ke Hotel Asrama Haji. Akhirnya mereka janjian hari ini mau tes swab," ujar Feny.

Ia juga menyebut, ada sekitar 30 orang yang enggan dites swab di rumahnya.

Akan tetapi, jumlah tersebut bukan berarti semuanya tidak mau di-swab. Bisa saja karena mereka belum siap, atau masih ada kesibukan di rumahnya.

"Mungkin ada juga pada saat itu belum siap. Tapi intinya hari ini harus selesai semua. Yang belum ini, mereka sudah janjian untuk tes swab hari ini semua," terangnya.

Menurut Feny, rata-rata warga yang melakukan rawat jalan di rumah itu enggan mengikuti perawatan di Hotel Asrama Haji.

Karenanya, pemkot kemudian menerapkan jemput bola untuk melakukan pemeriksaan swab di rumah mereka.

Upaya ini dilakukan dengan harapan supaya tidak sampai terjadi klaster di lingkungan keluarga.

"Rata-rata mereka yang tidak mau di Asrama Haji, maka kita jemput bola. Supaya tidak sampai terjadi klaster keluarga. Dan supaya kita juga tahu kondisi mereka seperti apa," papar dia.

Feny menambahkan, saat ini seluruh Puskesmas di Surabaya dapat melayani pemeriksaan swab bagi warga Kota Pahlawan.

Sehingga masyarakat tak perlu datang jauh-jauh ke Labkesda Surabaya.

"Semua Puskesmas dapat melayani swab. Kalau Senin - Kamis, mulai jam 08.00 - 12.00 WIB. Sedangkan hari Jum'at - Sabtu, mulai jam 08.00 - 10.00 WIB," tuturnya.

Karenanya, Kadinkes ini kembali menyarankan kepada warga Surabaya agar dapat memanfaatkan layanan swab di Puskesmas setempat tanpa harus datang ke Labkesda Surabaya.

Pasalnya, pemeriksaan swab yang dilakukan di masing-masing Puskesmas itu juga berhubungan dengan pemetaan tracing yang akan dilakukan Pemkot Surabaya.

"Karena Puskesmas wilayahnya itu juga harus tahu kondisi warganya. Sehingga bisa memetakan kondisi kesehatan wilayah masing-masing," pungkasnya. (Ar)

Manajemen RPH Pastikan Tak Terlibat Politik Maupun Dukung-mendukung Salah Satu Paslon di Pilkada Surabaya



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pelaksana Tugas (Plt) Dirut Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Bella Bima memastikan bahwa jajaran manajemen dan staf RPH tidak ada satu pun yang terlibat politik atau pun yang berafiliasi politik.

Sebab, itu merupakan larangan yang selalu dipegang teguh jajaran RPH mulai dulu hingga sekarang.

Oleh karena itu, apabila ada salah satu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya di Pilkada Surabaya yang didukung oleh RPH, itu tidak benar.

Berbeda jika itu didukung oleh para jagal atau para pengguna jasa di RPH.

"Jadi, kami pastikan bahwa manajemen dan staf RPH tidak ada yang ikut atau pun berafiliasi politik. Sedangkan foto-foto yang beredar dan mendeklarasikan mendukung salah satu pasangan calon, jelas itu bukan pihak manajemen dan staf RPH," kata Bella, Sabtu (19/9).

Menurut Bella, dari foto yang beredar itu, ia mengaku sudah melihat satu persatu dan tahu orang-orangnya.

Ia memastikan bahwa orang-orang yang mendukung itu adalah orang-orang pengguna jasa atau para jagal.

"Saya sudah lihat satu persatu orangnya dan disitu ternyata para jagal yang biasanya melakukan pemotongan di RPH, jadi sekali lagi bukan manajemen dan staf RPH," katanya.

Karena mereka orang-orang yang menggunakan jasa RPH, maka sebenarnya mereka itu sama persis dengan pelanggan di pasar-pasar atau sama persis dengan warga biasa, sehingga tidak ada alasan bagi RPH untuk melakukan intervensi atau pun melarang kegiatan mereka.

"Karena mereka sama dengan warga biasa, berarti hak mereka berpolitik. Yang pasti di foto yang beredar itu tidak ada satu pun manajemen dan staf RPH," kata dia.

Oleh karena itu, ia berharap warga atau pun nitizen bisa menyaring informasi mana yang benar dan mana yang hoax.

Sebab, sekali lagi dia memastikan bahwa tidak mungkin jajarannya berafiliasi politik.

"Jadi, saya jamin manajemen RPH tidak berafiliasi politik," pungkasnya. (Ar)

Membuka Acara NU, Risma Ajak Semua Pihak Selamatkan Generasi Muda



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membuka acara bertajuk Musyawarah Kerja Cabang III PCNU Kota Surabaya.

Saat itu, Risma membuka acara dengan virtual dari Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Jalan Sedap Malam, Sabtu (19/9).

Pada kesempatan itu, Risma berterima kasih kepada jajaran PCNU. Terutama anshor yang selama ini telah banyak membantu dalam mengimplementasikan berbagai programnya. Salah satunya, yakni penutupan Lokalisasi Dolly.

“Pertama, matur nuwun selama menjabat 10 tahun wali kota saya dibantu. Pada tahun 2012 saat menutup Dolly saya dibantu anshor se-Surabaya,” kata Risma.

Ia menjelaskan saat ini Risma kerap kali mendengar dari masyarakat, bahwa keputusan menutup lokalisasi tersebut dinilai memang tepat. 

Bahkan hal itu disampaikan warga ketika Risma beberapa kali bertemu dengan masyarakat.

“Beberapa kali saat pertemuan warga bilang pada saya soal keputusan itu. Sekali lagi matur nuwun,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Risma mengajak kepada warga NU dan warga Kota Surabaya untuk berjuang. 

Perjuangannya pun berbeda dengan masa penjajahan dulu. Jika dulu berjuang melawan penjajah untuk meraih kemerdekaan supaya bisa sekolah, makan dan hidup normal, tapi sekarang berjuangnya berbeda. 

"Mungkin kalau sekarang kita melihat anak-anak pegang HP dan melihat sesuatu yang tidak benar, ayo, Monggo kita ingatkan. Kita perangi ini bersama-sama," katanya.

Di samping itu, dia juga mengajak untuk terus menegakkan Al-Quran dan Al-Hadist untuk memerangi kebatilan yang bentuk berbeda-beda. 

Menurutnya, sekarang ini memang harus menegakkan dengan cara yang berbeda untuk menyelamatkan anak-anak Surabaya. 

"Jangan sampai anak-anak kita dicekoki khilafah-khilafah dan lainnya yang dapat merusak tatanan negara dan agama kita," ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk saling bergandengan tangan dan bersama-sama untuk menyelamatkan anak-anak. 

Ia pun yakin apabila ini dilakukan bersama-sama, pasti bisa mempertahankan anak-anak dan bisa selamat di dunia dan akhirat. 

"Makanya saya minta tolong," ungkapnya.

Risma juga mengungkapkan bahwa jika dapat menyelamatkan generasi muda dari hal-hal yang negatif, maka sama halnya dengan menyelamatkan sebuah negara dari kehancuran. 

Oleh sebab itu, ia tak henti-hentinya berpesan agar dapat bergotong royong menjaga para pemuda khususnya di Surabaya untuk memiliki akhlak yang baik. 

“Saya juga minta tolong Ansor untuk membina Remaja Masjid (Remas) sehingga anak-anak kita bisa mendapatkan pendidikan agama yang baik,” papar dia.

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Risma menambahkan agar ke depan, silaturahmi semacam ini tetap terjaga dengan baik, sehingga ulama dan umaro' bisa terus bekerjasama. 

Kemudian para ulama juga dapat saling bergandengan tangan. “Sehingga kita bisa saling menciptakan lingkungan dan kota yang sehat. Sehat batinnya, sehat rohaninya dan sehat akhlaknya. Bukan hanya sehat secara fisik,” pungkasnya. (Ar)

Sabtu, 19 September 2020

Warga Petemon Laporkan Stiker Adu Domba Whisnu Sakti Buana Dengan Eri Cahyadi ke Polrestabes Surabaya



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Warga Petemon, Surabaya, Kongko Windani, melaporkan ke Polrestabes Surabaya atas temuan stiker berisi hasutan dan provokasi terhadap kader PDI Perjuangan. Stiker tersebut ditempelkan di wilayah Petemon, Surabaya.

Kongko Windani, bersama kader Kepala Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDIP Surabaya Arif Budi Santoso, membawa stiker tersebut kepada pihak kepolisian untuk dijadikan barang bukti.

Arif Budi Santoso menjelasakan, laporan ini bermula pada  peristiwa Jumat  (17/9) dinihari,  sekitar pukul 01.00 WIB di kawasan Jalan Petemon Barat hingga Jalan Petemon Gang III.

Ketika itu, ada beberapa orang yang menempelkan stiker di tiang listrik, tembok-tembok dan tempat strategis kawasan basis pendukung PDIP tersebut.

Striker tersebut bergambar Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnus Sakti Buana yang sedang duduk di punggung banteng.

Sementara, di sebelahnya ada gambar mantan Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi, duduk di atas sofa.

Stiker tersebut diberi tulisan: ”Jare Mak’e, Gak Perlu Jadi Walikota. Tumpakno Replika Banteng Wes Seneng”.

"Ini kan semacam hasutan, mengadu domba antarkader PDI Perjuangan. Akhirnya kita amankan mereka. Kita copot stiker yang sudah tertempel, kurang lebih ada 500 biji. Yang belum tertempel, juga kita sita," kata Arif.

Dua orang yang diamankan oleh warga adalah Januar Johan Ramadhan dan Kristianto.

"Waktu kita tanya, ternyata mereka  disuruh seseorang bernama Jimmy. Akhirnya kita panggil Jimmy. Jimmy ngakunya juga disuruh orang. Alasannya untuk memperkuat kader PDIP. Ini tidak masuk akal. Jimmy kita suruh untuk memanggil orang yang menyuruhnya, tetapi malah tidak kembali," lanjut Arif.

Atas dasar itulah, kasus itu akhirnya dilaporkan ke Polrestabes Surabaya dan Bawaslu kota Surabaya.

Arif berharap, dengan temuan stiker tersebut, diharapkan agar kader kader PDIP tidak mudah terhasut dan terprovokasi. 

Sebab, lanjut Arif, stiker semacam itu kabarnya juga bertebaran di wilayah tengah kota.

"Makanya, kalau ada kader yang menemukan itu, tolong dicopot saja, dan laporkan kepada kita," pungkasnya (Ar)

Taruna Merah Putih Solidkan Anak Muda Surabaya Dukung Eri Cahyadi



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Dengan berbekal semangat perjuangan arek-arek Suroboyo pada peristiwa perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato (kini Hotel Majapahit), Taruna Merah Putih (TMP) Surabaya menggelar deklarasi dukungan kepada pasangan Eri Cahyadi-Armuji untuk memenangkan Pilkada Surabaya 2020.

Pembacaan deklarasi dilakukan tepat di bawah menara perobekan bendera Belanda di Hotel Majapahit, Surabaya, Sabtu (19/9/2020) yang diikuti oleh seluruh anggota Taruna Merah Putih.

TMP sendiri adalah organ di bawah naungan PDI Perjuangan untuk kaum muda.

"Kami Taruna Merah Putih Surabaya, pada hari ini, Sabtu 19 September 2020, menyatakan siap mendukung pasangan Eri Cahyadi-Armuji untuk menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya," ujar Ketua TMP Surabaya Aryo Seno Bagaskoro.

”Kami yakin Mas Eri dan Cak Armuji dapat meneruskan kebaikan yang telah dilakukan oleh Wali Kota Tri Rismaharini melalui segenap program yang berpihak pada kepentingan rakyat dalam bingkai gotong royong,” imbuh Seno.

Seno mengatakan, TMP terus menggalang kekuatan anak muda Surabaya untuk memenangkan Eri dan Armuji. 

Berbagai kegiatan telah disiapkan, termasuk turun ke masyarakat secara langsung.

”TMP Surabaya berkomitmen untuk terus berjuang mendukung figur kepemimpinan yang mampu berbaris bersama anak muda, membawa bendera ide dan karya anak-anak muda, serta berorientasi pada pembangunan kota yang humanis dan berkelanjutan,” papar Seno.

Ada pun dipilihnya lokasi Hotel Majapahit sebagai tempat deklarasi, jelas dia, lantaran ingin merasakan semangat perjuangan arek-arek Suroboyo saat melawan penjajah. 

Semangat itu yang akan ditransformasikan sebagai kekuatan untuk mendukung pasangan Eri-Armuji.

"Taruna Merah Putih ingin mengenang jasa para Pahlawan merefkleksikan sikap heroik pemuda pada saat itu yang bersatu untuk mempertahankan kemerdekaan dengan berjalan dari Gedung Siola menyusuri trotoar sepanjang Jalan Tunjungan untuk mengibarkan bendera Merah Putih," ujar Setiawan, salah satu anggota TMP.

Dijatuhkannya dukungan kepada pasangan Eri-Armuji lantaran keduanya dianggap memiliki keahlian di bidangnya masing-masing dan sudah teruji.

”Mas Eri adalah birokrat berpengalaman, punya rekam jejak dan kinerja yang jelas selama mengabdi untuk masyarakat melalui Pemkot Surabaya. Adapun Cak Armuji adalah sosok yang sudah puluhan tahun selalu bergerak membantu warga melalui jalur legislatif. Keduanya paduan yang lengkap,” pungkas Seno. (Ar)

Pemkot Surabaya Jemput Bola Gelar Tes Swab ke Rumah Warga yang Rawat Jalan



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akhirnya jemput bola untuk melakukan tes swab ke rumah-rumah warga yang menjalani rawat jalan di rumahnya, atau warga yang tidak mau datang ke Puskesmas untuk mengikuti tes swab.

Jemput bola ini sudah dimulai sejak kemarin dan rencananya dituntaskan hari ini.

"Ini tinggal sisa yang rawat mandiri di rumah itu 170 orang, kita tes swab semuanya, hari ini mudah-mudahan sudah bisa keluar hasilnya," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di rumah dinasnya, Sabtu (19/9).

Langkah itu dilakukan karena saat ini Pemkot Surabaya telah memiliki Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

Melalui laboratorium itu, pemkot dapat melakukan pemeriksaan spesimen secara mandiri.

"Kita sekarang bisa tes sendiri, karena punya alat sendiri. Kita juga punya reagen sendiri, sehingga 170 orang itu kita tes semua kemarin," ujarnya.

Meski begitu, Risma mengaku sempat khawatir kepada warga yang sedang menjalani rawat jalan di rumah.

Terutama jika warga itu tak disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Yang mereka kita khawatir kalau mereka di rumah tidak bisa disiplin, maka kita tempatkan dia di Hotel Asrama Haji," ungkapnya.

Saat ini, jumlah pasien yang menjalani perawatan di Hotel Asrama Haji lambat laun terus berkurang.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini menyebut, biasanya pasien yang menjalani perawatan di Hotel Asrama Haji bisa mencapai sekitar 600-an. Namun, saat ini jumlahnya tinggal puluhan orang.

"Tetapi ini kemarin terakhir sudah kita tes (swab) 45 orang. Kalau hari ini hasilnya keluar (negatif), 45 orang ini sudah (boleh pulang). Jadi tinggal yang di rumah sakit itu yang ada komorbid-nya, jadi yang punya penyakit jantung, yang punya penyakit paru-paru," pungkasnya. (Ar)

Sopiri Risma Keliling Balai Kota Surabaya, Pemilik Mobil Lamborghini Mengaku Nervous



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Ada pengalaman unik bagi salah satu crazy rich Surabaya Melvin Tenggara saat menjadi sopir Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini naik mobil Lamborghini.

Melvin mengaku nervous saat menyetiri Wali Kota Risma naik mobilnya keliling Balai Kota Surabaya.

Sebab, hal ini merupakn pengalaman pertama yang menurutnya sangat luar biasa bisa menyetiri Wali Kota Risma.

“Tadi sangat nervous. Saya juga tidak berani banter karena bersama Bu Risma,” kata Melvin dengan raut wajah yang masih terlihat tegang, Sabtu (19/9).

Ia juga mengatakan sumbangan kali ini berasal dari dirinya dan teman-temannya, baik teman sekolah maupun teman yang hobi main mobil.

Ia pun menampik jika dia dan teman-temannya itu berasal dari grup crazy rich Surabaya.

“Jadi, sumbangan ini dari teman-teman saya, dari berbagai kalangan, bukan grup tertentu. Kita ini sesama anak muda yang ingin berkontribusi kepada Surabaya,” kata Melvin usai menyerahkan bantuan.

Dengan bantuannya itu, ia berharap bisa sedikit membantu orang lain.

Ia juga berharap bantuannya itu bisa menginspirasi orang lain yang diberi berkat (rejeki) lebih, supaya disalurkan juga untuk membantu orang lain yang membutuhkan.

“Sebenarnya kami juga sering memberikan bantuan tapi tidak dipublish, dan baru kali ini special karena bersama Bu Wali Kota,” pungkasnya.

Seperti diberitakan crazy rich Surabaya yang mengatasnamakan dirinya Melvin Tenggara and Friends memberikan bantuan ke Pemkot Surabaya yang giat memutus penyebaran mata rantai covid-19.

Bantuan itu adalah 1.081 pcs APD Hazmat, 500 Box surgical medical mask, 15 pasang sepatu boot, 1 box masker type 1860, 300 pcs clotg anti bacterial mask, dan 5 box protective disposable face mask. (Ar)

Begini Kata Risma Saat Diajak Keliling Naik Mobil Mewah Oleh Crazy Rich Surabaya



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Usai ramah tamah, rombongan mobil mewah milik kalangan crazy rich Surabaya ini mengajak Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini naik mobil mewahnya.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu diajak muter naik Lamborghini milik Melvin Tenggara disekitar Balai Kota Surabaya hingga akhirnya masuk ke halaman Balai Kota Surabaya. Selanjutnya, mereka pun memberikan bantuan yang telah dibawanya.

Setelah menerima bantuan, Risma memastikan bahwa di Kota Surabaya ini pancasila benar-benar terjadi dan gotong-royong benar-benar terjadi.

Buktinya, selama ini sudah banyak bantuan dari berbagai kalangan dan saat ini bantuan datang dari kalangan anak muda yang berasal dari keluarga mampu, tapi mereka tetap peduli terhadap permasalahan Kota Pahlawan.

“Oleh karena itu, saya sebagai Wali Kota Surabaya sangat bangga, meskipun mereka mungkin banyak kehidupannya di luar Surabaya, tapi mereka tetap dan masih peduli dengan apa yang terjadi di Kota Surabaya. Itu yang menjadi kebanggaan saya, dan mereka ini masih muda,” kata Risma, Sabtu (19/9).

Risma juga berharap kepada warga Kota Surabaya untuk saling peduli kepada sesama.

Jika itu bisa terjadi, maka kota ini akan menjadi tenang dan damai, karena saling ada kepedulian antar sesama.

“Saya juga ingin menyampaikan bahwa kita di Surabaya ini tidak sendiri, maka saya juga berharap kepada anak-anak muda yang lain untuk bisa mencontoh anak-anak muda yang memberikan bantuan ini. Di tengah kesibukan aktivitasnya, mereka masih peduli kepada Surabaya,” katanya.

Ia juga mengaku sangat enak naik mobil mereka ketika keliling Balai Kota Surabaya.

Menurutnya, kalau lebih lama naik mobil mereka, bukan tidak mungkin dia akan tertidur.

“Rasanya ya enak. Kalau naik mobilku kan goyang-goyang, ini gak goyang sama sekali. Jadi saya duduk dengan tenang. Untung tidak lama, kalau lama mungkin saya bisa tertidur,” pungkasnya sambil tertawa.

Seperti diberitakan crazy rich Surabaya yang mengatasnamakan dirinya Melvin Tenggara and Friends memberikan bantuan ke Pemkot Surabaya yang giat memutus penyebaran mata rantai covid-19.

Bantuan itu adalah 1.081 pcs APD Hazmat, 500 Box surgical medical mask, 15 pasang sepatu boot, 1 box masker type 1860, 300 pcs clotg anti bacterial mask, dan 5 box protective disposable face mask. (Ar)

Kendarai Mobil Mewah, Crazy Rich Berikan Bantuan ke Pemkot Surabaya



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Selama pandemi Covid-19, banyak bantuan dari berbagai kalangan yang disalurkan melalui Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Berbagai kalangan itu seakan tergerak hatinya untuk bersama-sama membantu Pemkot Surabaya dalam menangani pandemi Covid-19 ini.

Terbaru, bantuan itu berasal dari crazy rich Surabaya yang mengatasnamakan dirinya Melvin Tenggara and Friends.

Bantuan mereka adalah 1.081 pcs APD Hazmat, 500 Box surgical medical mask, 15 pasang sepatu boot, 1 box masker type 1860, 300 pcs clotg anti bacterial mask, dan 5 box protective disposable face mask.

Namun ada yang menarik perhatian saat hendak menyerahkan bantuan itu, mereka membawa mobil mewahnya seperti Lamborghini, Porsche, Ferrari dan beberapa mobil mewah lainnya.

Totalnya ada sekitar delapan mobil mewah itu perlahan memasuki rumah dinas Wali Kota Surabaya di Jalan Sedap Malam, Surabaya, Sabtu (19/9).

Saat tiba di rumah dinas Wali Kota Surabaya, terlihat sekitar 12 anak itu disambut dengan hangat oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beserta jajarannya.

Dalam pantauan media ini saat pertemuan itu, Wali Kota Risma menjelaskan tentang beberapa keindahan Kota Surabaya mulai dari taman-taman, mangrove, pengelolaan sampah yang sudah menghasilkan listri 11 megawatt, hingga rencana pembangunan Alun-alun Surabaya yang saat ini baru selesai di sisi atasnya.

Bahkan, mereka juga disuguhkan jajanan pasar khas Surabaya. Termasuk pula minuman tradisional pokak.

Mereka juga diberikan kenang-kenangan cinderamata berupa patung lampu hias ikon Suroboyo hingga odeng. (Ar)

Dua Jabatan Strategis di Lantamal V Berganti



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Penyerahan jabatan pada hakikatnya  selain secara seremonial menandai pelimpahan tugas, tanggung  jawab dan wewenang    jabatan juga sebagai bagian dari upaya     pembinaan organisasi dan personel yaitu dalam pengembangan sumber daya manusia serta  mempunyai makna hakiki terciptanya kaderisasi personel guna mendapatkan penyegaran dan pemikiran baru sehingga dapat mewujudkan organisasi yang lebih dinamis dan produktif.

Hal tersebut diungkapkan Danlantamal V Laksamana Pertama TNI Tedjo Sukmono, saat memimpin acara serahterima jabatan Asintel Danlantamal V dan Kadisbek Lantamal V yang dihelat di Serambi Gedung Yos Sudarso Mako Lantamal V Jl. Laksda M. Nazir Nomor 56 Surabaya, Jumat (18/9).

Menurutnya, Asintel danlantamal V adalah unsur Staf di bawah Komandan Lantamal V yang mempunyai tugas membantu merumuskan dan mengembangkan kebijakan di bidang intelijen maritim yang meliputi: penyelidikan, pengamanan, dan penggalangan.

Staf intelijen juga merupakan kepanjangan tangan komando dalam merencanakan    dan menyusun operasi intelijen maritim yang meliputi:  penyelidikan,  pengamanan, dan penggalangan baik di bidang personel, material, bahan keterangan/dokumen, maupun kegiatan, mengolah dan memproduksi data intelijen maritim untuk mendukung operasi laut, serta melaksanakan pengamanan persandian komsuspam di lingkungan Lantamal V.

Begitu pula dengan Kadisbek Lantamal V sejalan dengan fungsi pangkalan adalah unsur pelaksana pusat yang bertugas membina material dan perbekalan serta melaksanakan pembekalan bagi unsur-unsur operasional Koarmada II yang berada di wilayah Lantamal V dan kotama lain yang berkedudukan di Surabaya," pungkasnya.

Jabatan Asintel Danlantamal V diserahkan dari Kolonel Laut (P) Kelik Haryadi kepada Komandan Lantamal V dan selanjutnya akan menempati jabatan promosi sebagai Asintel Danguskamla Koarmada I, sedangkan Kadisbek Lantamal V diserahkan dari Letkol Laut (S) Wahyu Budi Nugroho kepada Letkol Laut (S) Teguh Santoso yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Gudang Dismatbek Koarmada II. Sedangkan Letkol Laut (S) Wahyu Budi Nugroho akan menempati jabatan promosi sebagai Kakuil Lantamal V Makasar.

Tampak hadir pada acara serah terima jabatan tersebut, Wadan Lantamal V, Kolonel Marinir Jasiman Purba Ketua Korcab V beserta Staf Pengurus, para Asisten Danl;antamal V, para Kasatker Lantamal V serta Undangan lainnya. (Ar)

Komandan Lantamal V Buka Uji Terampil Glagaspur Pangkalan TNI AL dan Jajarannya



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) V Laksamana Pertama TNI Tedjo Sukmono membuka Uji Terampil Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) Pangkalan TNI-AL Tingkat I (P-1 / L-1), Tingkat II (P-2 / L-2) Lantamal V beserta jajarannya TA 2020 di Ruang Rapat Mako Lantamal V, Surabaya, Jumat (18/9).

Turut hadir dalam giat tersebut Komandan Komando Latihan (Dankolat) Koarmada II Kolonel Laut (P) Mulyadi, Wadan Lantamal V Kolonel Marinir Jasiman Purba, para Asisten Danlantamal V, Para Danlanal Jajaran Lantamal V, Danpomal Lantamal V, Kafasharkan Surabaya, Ka Kuwil Lantamal V, para Kepala Dinas Lantamal V dan Tim Uji Pangkalan Kolat Koarmada II.

Danlatamal V mengatakan bahwa kegiatan Uji Terampil Glagaspur dan pembinaan pangkalan secara terpadu yang meliputi latihan teori dan uji praktek keterampilan, baik personel maupun organisasi berkaitan dengan kesiapan pangkalan dalam melaksanakan tugas sebagai salah satu bagian dari Sistem Senjata Armada Terpadu ( SSAT ).

Menururnya, hasil uji trampil Pangkalan kali ini diharapkan dapat memacu dan meningkatkan ketrampilan serta profesionalisme para prajurit Pangkalan, karena dengan kesiapan Pangkalan yang sudah teruji dan terukur, maka diharapkan tugas pokok Pangkalan dapat tercapai secara optimal.

” Oleh karena itu kepada para Danlanal jajaran Lantamal V saya perintahkan, untuk mempersiapkan para Prajurit agar mengikuti seluruh kegiatan uji terampil, serta memahami tugas dan perannya masing-masing dengan baik," tegasnya.

Senanda Sambutan Danlantamal V, Dankolat Koarmada II Kolonel Laut (P) Mulyadi ,menjelaskan uji terampil yang akan dilaksanakan ini  adalah agenda rutin tahunan dan merupakan bentuk penilaian terhadap penyelenggara latihan Pangkalan sebagai salah satu fungsi komando yang harus dilaksanakan untuk menentukan berhasil tidaknya suatu latihan.

Kolonel Mulyadi-pun menuturkan bahwa tujuan dari penilaian adalah: Pertama. Untuk  mengukur tingkat keberhasilan suatu latihan; juga untuk menentukan tindakan korektif yang diperlukan segera maupun dikemudian hari.

Sedangkan sasaran penilaian adalah ; pertama sebagai Kelancaran dari proses latihan; Kedua. sebagai Keberhasilan satuan dalam melaksanakan latihan; dan Ketiga. Sebagai Kesiapan satuan yang telah dicapai sebagai bahan penentuan tingkat kesiapan tempur satuan," Pungkasnya. (Ar)

Reorganisasi Berikan Kontribusi Positif Bagi organisasi



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Ketua Korcab V DJA II Ny. Yoeliana Tedjo Sukmono memimpin acara reorganisasi Kepengurusan Korcab V, dimana kegiatan ini dilaksanakan di ruang Serbaguna Korcab V Jl. Laksda M. Nazir No. 56 Tanjung Perak Surabaya, Jumat (18/9).

Adapun reorganisasi yang diserahterimakan adalah Jabatan Kasi Sosial dari Ny. Goki Sihombing diserahkan kepada Ny. I Nyoman Surya.

Serta Pengangkatan Ny. Goki Sihombing yang menjabat sebagai Kasi Organisasi dan pemberhentian Ny. Kelik Hariyadi sebagai sekretaris.

Dalam sambutannya Ketua Korcab V menyampaikan bahwa serah terima jabatan ini adalah hal yang biasa terjadi dalam suatu organisasi, dimana hal tersebut berkaitan dengan adanya mutasi suami sehingga ibu-ibu harus mendampingi suami bertugas ditempat yang baru.

Reorganisasi ini bertujuan agar organisasi Jalasenastri semakin dinamis sehingga keberadaanya disetiap tingkat kepengurusan tidak sebagai pelengkap, namun dapat memberikan konstribusi positif bagi organisasi ini.

Diakhir sambutannya, Ketua Korcab V Yoeliana sapaan akrabnya, mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada Ny. Kelik Hariyadi atas kontribusi dan kerjasamanya selama ini. Dan kepada Ny. Goki Sihombing dan Ny. I Nyoman Surya, saya ucapkan selamat datang dan selamat bergabung di pengurusan Korcab V DJA II.

Pemberian tanda Penghargaan dan Cideramata dari Ketua Korcab V kepada Ny. Kelik Hariyadi menandai berakhirnya seluruh rangkaian acara. (Ar)

Danlanal Banyuwangi Sosialisasi Menjalin Komunikasi Sehat Dalam Rumah Tangga



KABARPROGRESIF.COM: (Banyuwangi) Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi, Lantamal V, Koarmada II Letkol Laut (P) Joko Setiyono dan Ketua Jalasenastri Cabang 6 Korcab V Daerah Jalasenastri Armada (DJA) II Ny. Vica Joko Setiyono serta Komandan Detasemen Pomal Lanal Banyuwangi, Kapten Laut (PM) Suprapto memberikan arahan kepada ibu-ibu jalasenastri dalam rangka Pertemuan Rutin Anggota Jalasenastri dengan Tema Sosialisasi Menjalin Komunikasi Sehat Dalam Rumah Tangga di halaman depan Wisma Bahari jl. Situbondo nomor 54 Deaa Ketapang, Kelurahan Kalipuro, Jumat (18/9).

Pertemuan rutin jalasenastri cabang 6 tersebut untuk membangun komunikasi keharmonisan dalam berumah tangga dan organisasi antar sesama ibu-ibu jalasenastri guna mendukung kinerja  suami yang lebih baik lagi dalam kedinasan sehari-harinya disaat situasi dan kondisi apapun, seperti situasi saat sekarang masa pandemi covid-19.

"Menuju indonesia maju, kalau diringkas lebih tepatnya dimulai dari lingkup terkecil dahulu yaitu menuju keluarga bahagia dan sejahtera," kata Letkol Laut (P) Joko Setiyono, Jum'at (18/9).

" Keluarga yang bahagia dan sejahtera kita dapat bangun dengan cara ikhtiar dan selalu bersyukur kepada ALLAH S.W.T serta perbanyak silatu rahim berinteraksi antar sesama ibu-ibu jalasenastri bersama bapak-bapaknya untuk komunikasi hal-hal yang baik-baik saja, sifatnya membangun." tambahnya.

Ketua Jalasenastri Cabang 6 mengatakan, " Dalam situasi pandemi covid-19 ibu-ibu jalasenastri dilaksanakan rapid tes di balai pengobatan lanal banyuwamgi, harapannya kami adalah dari keluarga yang sehat dapat membangun rumah tangga yang baik dan harmonis guna berdampak positif terhadap bapak-bapaknya berdinas di lanal banyuwangi bisa bekerja dengan baik, membangun lanal banyuwangi lebih baik lagi, minimal mempertahankan apa yang telah diraih.

"Tugas ibu-ibu Jalasenastri untuk mendukung dinas TNI angkatan laut, harapannya bisa mendukung suami mengarah menuju yang lebih baik dalam kedinasan yang diawali dengan keharmonisan rumah tangga." tuturnya.

Danden Pomal Lanal Banyuwangi dalam arahannya mengatakan hanya melaksanakan dari pimpinan.

" Saya selaku Dandenpomal melaksanakan perintah dari Danpus Pomal Mabesal untuk mendisiplinkan prajurit dan jalasenastri. " tegasnya.

Diantaranya pendispinan tersebut cara bermedsos atau cara  berkomunikasi dengan interaksi kepada siapapun haruslah dengan humanis, beretika, dan romantis.

" Saat sama keluarga, ciptakan komunikasi yang indah dan enak di dengar, sebab adanya masalah karena adanya mis komunikasi dalam rumah tangga, apalagi sekarang ada UU RI tentang ITE dan UU RI tentang KDRT, sebab kekerasan dalam keluarga berupa kekerasan dalam ucapan, kekerasan physik, kekerasan seksual. " pungkasnya. (Ar)

Jumat, 18 September 2020

Sepaham Dengan Pemuda Pancasila, Eri Cahyadi Juga Tak Takut Dikeroyok 9 Parpol di Pilwali Surabaya



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Tak hanya pasangannya yang merasa tak takut dengan keroyokan 9 partai politik (Parpol) pendukung rivalnya Machfud Arifin - Mujiaman dalam Pilwali Surabaya.

Namun perkataan yang sama juga disuarakan dari bakal calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

"Buat kami, ketika kami berjuang untuk menjadi yang terbaik di Bulan Desember 2020, itu kami bagian dari masyarakat, kepercayaan kami adalah masyarakat, mengatakan bahwa 9 partai bergabung, kami hanya PDI Perjuangan, apakah kami takut? Tidak, insyaallah kami berjalan dengan masyarakat," kata Eri saat deklarasi di kantor MPW Pemuda Pancasila (PP) Surabaya, Jum'at (18/9).

Apalagi lanjut Eri, dukungan dari massa Pemuda Pancasila Surabaya semakin memuluskan langkahnya sebagai penerus Tri Rismaharini.

"Apa lagi dengan baju yang saya kenakan ini, kami punya Pemuda Pancasila, kami punya keluarga besar masyarakat Surabaya, yang insyaallah mereka-mereka, semua keluarga besar warga Surabaya tau. Mana yang terbaik, mana yang sudah tau juga kebaikan-kebaikan dari keinginan Pak Nyalla, keinginan Bu Risma, bahwa tidak ada lagi kemiskinan, tidak ada lagi pengangguran, itu yang menjadi tujuan kami," ungkapnya.

Menurut Eri, Pemuda Pancasila dan PDIP merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Karena kami juga merasa betul, bahwa ideologi dari Pemuda Pancasila dengan ideologi PDI Perjuangan yang mengutamakan Pancasila, bagaimana Pancasila bisa menjadi sila-sila Pancasila sampai meresap ke bawah, kita punya visi yang sama, kita punya tujuan yang sama," katanya.

Hal itu kata Eri dapat ditunjukkan saat deklarasi dukungan. Menurutnya karena sepaham ingin membangun kota Surabaya agar terbebas dari kesengsaraan, maka dukungan organisasi masyarakat Pemuda Pancasila tak perlu harus melalui kontrak politik.

"Saya sampaikan, bahwa kontrak politik itu ketika saya menjadi keluarga Pemuda Pancasila, untuk menjalankan apa yang ada di Pemuda Pancasila, seperti baju yang saat ini saya kenakan, maka kami, saya dan Pak Armuji sudah menjadi keluarga Pemuda Pancasila, sehingga AD/ART-nya kami juga menjadi bagian Pemuda Pancasila. Tapi yang terkait dengan kontrak politik tadi saya sampaikan, tidak ada yang tertulis di sana, hanya satu permintaan Pak Nyalla dan Mas Haris (Purwoko) adalah sama, yakni hilangkan pengangguran di Kota Surabaya, hilangkan kemiskinan di Kota Surabaya, sama persis, dengan apa yang menjadi keinginan dari Bu Risma," paparnya.

Maka dari itu, Eri masih membuka dukungan terhadap organisasi lainnya. Tentunya sepaham dengan nilai-nilai yang tertuang pada Pancasila.

"Kami berharap, dengan deklarasi Pemuda Pancasila ini, ketika ada ormas lainnya, yang mempunyai tujuan yang sama, yang mempunyai tujuan yang sama, untuk membangun Kota Surabaya, saya berharap ormas-ormas bisa bergabung dengan kami, agar lebih jauh baik," pungkasnya. (Ar)