Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Komisi A Sidak Jalan Perumahan Villa Bukit Mas

"Amar Putusan Mahkamah Agung (MA) RI Nomor 684 PK/Pdt/2012 lalu, Linda Handayani Nyoto dinyatakan menang gugatan atas lahan tersebut. Pemkot dan PT Inti Insan Lestari mempunyai kewajiban membayar ganti rugi sebesar Rp. 3.835.065.000

Jaksa Berharap Anak BF Sutadi Tidak Divonis Rehab

Dasar kami adalah tes urinenya yang negatif. Sehingga kami menyimpulkan ada pemufakatan jahat untuk menguasai sabu yang dipesan dari terdakqa Rully Setiawan

Januari 2017, Risma Gelar Mutasi

Ya kalau mau sekarang mutasi ya aku siap aja, ayo tak mutasi. Tapi apa yang lain siap semuanya. Sebab ada SKPD yang baru, juga ada yang nomenklaturnya dirubah. Saya kira yang pas itu awal tahun depan

Eksepsi Ditolak, Korupsi Husnul Ke Pembuktian

Keberatan terdakwa Husnul Khuluq terkait kewenangan Pengadilan Tipikor dalam mengadili perkaranya tidak berdasar. Selain itu, jaksa juga mengklaim telah menyusun surat dakwaannya sesuai dengan prosedur dengan terpenuhinya syarat-syarat formil dan materiil

Yontaifib Marinir: Pasukan Elit Marinir TNI AL

Berkaca dari mahalnya operasi amfibi di luar negeri (dari sisi jumlah korban pasukan pendarat) dan pengalaman dalam Operasi Indra — operasi amfibi pertama KKO AL di pantai Indramayu kala menumpas DI/TII pada Maret 1953— maka kebutuhan akan adanya satuan Amphibious Recon ini memang terbilang mendesak

Dahlan Iskan Didakwa Pasal Berlapis

Dahlan Iskan didakwa dengan pasal berlapis. Dalam dakwaan primer, Dahlan Iskan dijerat melanggar pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU. No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No.20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.Sedangkan dalam dakwaan subsider, Dahlan dijerat melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No.20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

Mantan Ketua KPK Muncul Disidang Dahlan

Kedatangan mereka hanya untuk memberikan support ke Dahlan Iskan. Usai bertemu dilobby Pengadilan Tipikor, ketiga tokoh itu langsung masuk ke ruang saksi prima sambil menunggu sidang pembacaan eksepsi Dahlan Iskan dibacakan tim penaeehat hukumnya yang diketuai Yusril Ihza Mahendra

Pemkot Surabaya Terima Hibah Peralatan IKM

Beberapa peralatan yang dihibahkan ke Pemkot Surabaya untuk pemberdayaan pelaku IKM tersebut diantaranya mesin obras sebanyak tiga unit, mesin neci tiga unit, mesin jahit 22 unit, mesin pengering sepatu, shoelast sepatu pria dan beberapa mesin

Jumat, 18 Agustus 2017

Launching Industri Kreatif, Risma Tantang Kelompok Tata Rupa


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melaunching kelompok Tata Rupa yang dibangun di area kawasan gedung Siola pada Kamis (17/8/2017). Di sana Tri Rismaharini bertemu dengan puluhan anak muda yang berkecimpung dalam dunia kolaborasi industri kreatif design.

“Kelompok Tata Rupa berjumlah 30 orang akan membantu pelaku UKM mulai dari design, packaging sampai cara membranding produk, itu tugas mereka,” kata Risma di sela-sela sambutannya.

Wali Kota perempuan pertama di kota Pahlawan itu menambahkan, tidak hanya membantu pelaku UKM, dirinya juga menantang kelompok Tata Rupa yang tergabung dalam KREAVI untuk bisa berbuat lebih. Artinya, Risma ingin menantang kelompok Tata Rupa dalam membuat produk seperti souvenir untuk Surabaya tetapi kelas middle up sekaligus menjadikan anak-anak ini menjadi orang yang cerdas.

“Jadi bukan hanya sekedar membuat kaos, gantungan kunci dan gelas tetapi membuat produk seperti sabuk pengaman di pesawat yang berbeda dari biasanya, buatlah seunik mungkin nanti bisa dibantu sama CitiLink. Saya berharap kalian bisa memproduksi itu,” jelasnya.

Risma juga menyampaikan rasa bangganya karena gedung yang sudah 10 tahun tidak difungsikan,  kini hidup kembali. “Mimpi ini lama sekali namun akhirnya bisa terwujud untuk dijadikan sebagai wadah kreatif bagi semua anak-anak muda di Surabaya, sungguh saya sangat senang,” kelakar Risma.

Wali Kota perempuan pertama di Surabaya ini berharap dengan adanya gedung ini, anak-anak muda yang memiliki ide, hobi atau bakat di dunia industri kreatif diminta untuk bergabung dan berdiskusi dengan anak-anak lainnya. Dengan begitu, ke depan anak-anak mampu berkontribusi bagi Surabaya terlebih Indonesia di sektor industri kreatif serta memiliki daya saing dengan anak-anak di dunia.

“Untuk menggapai itu semua diibutuhkan kerja keras dan perjuangan ekstra dari kalian, meskipun kalian sudah menorehkan prestasi sebesar apapun, jangan cepat puas. Terus asah kemampuan kalian,” pungkas wali kota sarat akan prestasi ini.

Perlu diketahui total koridor Tata Rupa ini berjumlah 7 namun yang baru diresmikan sebanyak 3 koridor yakni ruang padukraksa berada di depan, ruang Baur berada di tengah dan ruang Sesrawungan berada di belakang.

Rencananya, koridor yang dihuni kelompok-kelompok kreatif seperti Co-Work Space, Tata Rupa, Pahlawan Ekonomi, Pejuang Muda serta teman-teman KREAVI bakal diresmikan pada bulan November, tepatnya di Hari Pahlawan. (arf)

Risma Motivasi Anak-Anak Berkebutuhan Khusus dan Anak Jalanan


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membuka Pameran Lukis Anak Jalanan dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) UPTD Kampung Anak Negeri dan Kalijudan di Gallery Vintage Jalan Tegalsari no 35 Surabaya.

Dalam sambutannya Wali Kota Surabaya memotivasi kepada para orang tua khususnya kepada anak berkebutuhan khusus dan anak anak kampung negeri agar tetap dan terus bersyukur serta bangga terhadap kondisi yang melekat pada dirinya saat ini.

"Tuhan menciptakan manusia dengan keberagaman ini supaya kita bisa memahami dan merefleksikan bahwa sebenarnya dunia itu indah. Memang mereka berbeda, tetapi ada talenta khusus yang sudah Tuhan berikan kepada mereka seperti melukis atau menyanyi dan masih banyak lagi" ujar Risma di sela-sela sambutannya, Kamis, (17/8/2017).

Risma juga berpesan kepada anak anak Kampung Anak Negeri supaya tidak berkecil hati, meskipun dulu mereka pernah memiliki potret kehidupan yang kelam. “Tuhan itu maha adil, semua bisa berbalik, tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau melakukannya dan bekerja keras,” ujarnya.

Kepada tamu, Risma berbagi kisah melalui Bledheg (salah satu anak binaan Kampung Anak Negeri) yang dulunya nakal namun kini perlahan-lahan mulai berbenah dari segala aspek kehidupannya.


“Sekarang dia hebat, mampu berprestasi di bidang olahraga tinju dan sekarang dia terpilih menjadi salah satu yang anggota Paskibraka mengalahkan ratusan siswa yang lain" ungkap wali kota sarat akan prestasi diiringi tepuk tangan para tamu.

Tak lupa ucapan terima kasih Risma ucapkan kepada semua pihak yang mau dan peduli serta menyediakan wadah kreatifitas kepada anak anak jalanan dan ABK. "Sekali lagi saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena anak anak ini diberi ruang dan kesempatan untuk berkreasi sehingga kelak mereka bisa mandiri dan tidak bergantung dengan orang tuanya," pungkasnya.

Cara ini, menurut Risma merupakan salah satu cara untuk membangun Surabaya dan Indonesia.

"Mari di Hari Kemerdekaan ini di usia yang sudah matang, kita semua bergandengan tangan untuk menyongsong Surabaya terlebih Indonesia yang lebih baik. Tidak usah ngomong kebenaran dan kesempurnaan, semua itu hanya milik Tuhan semata, " pungkasnya.

Sementara itu Tedja Lesmana (29) selaku co-founder Gallery Vintage mengakui sangat bangga karena mampu berkontribusi sekaligus memberi wadah bagi anak-anak berkebutuhan khusus serta memberi kesempatan talenta bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan anak-anak jalanan untuk menuangkan kreatifitasya.

“Kini mereka bisa berkarya dan berekspolitasi melalui lukisan sehingga karya terbaik mampu dipersembahkan bagi Surabaya dan bangsa Indonesia.

Ke depan, Tedja berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi anak anak berkebutuhan khusus dan anak jalan di kota lainnya. “Semoga acara ini bisa memotivasi teman-teman lain agar semakin banyak wadah atau gallery seni rupa bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan anak-anak jalanan,” kata Tedja.

Pameran yang sudah diadakan sejak bulan Oktober 2015 ini, menampilkan 40 karya lukisan yang mana diantaranya adalah karya anak-anak jalanan dan anak-anak berkebutuhan khusus. “Sekitar 10 anak yang melukis dan memamerkan karyanya.” Imbuhnya. (arf)


Lantamal V Gelar Doa Bersama 171717 untuk Indonesia yang Lebih Kasih Sayang


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Ratusan prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pangkalan Utama TNI AL V (Lantamal V)  melaksanakan doa bersama 171717 dalam rangka HUT Republik Indonesia ke-72 tahun 2017 untuk Indonesia yang lebih kasih sayang, di Mesjid At Taqwa, Mako Lantamal V, Surabaya, Kamis (17/8).

Selain di Mesjid At Taqwa,  hal yang sama juga dilajukan prajurit dan ASN Lantamal V yang beragama Nasrani yang melakukan doa bersama di Gereja GPIB Galilea,  Lantamal V,  Pasiran, Ujung Surabaya,  sedangkan yang beragama Hindu juga melaksanakan doa bersama 171717 di Pura Jala Wira Dharma, DBAL,  Ujung Surabaya.

Di Pura JWD ini diikuti prajurit TNI AL umat Hindu di Wilayah Surabaya, tampak hadir Komandan Kodiklatal Laksamana Muda TNI I Putu Wijamahadi, Dankodikmar,  Kadisminpers Lantamal V,  Kadiskum Lantamal V dan pejabat lainnya.

Doa bersama untuk Indonesia Yang Lebih Kasih Sayang di MesjId At Taqwa ini,  dihadiri Wadan Lantamal V  Kolonel Marinir Nana Rukmana,  S.E. mewakili Komandan Lantamal V Laksma TNI Edi Sucipto,  S.E.,M. M,  para Asisten Danlantamal V,  para Kasatker dan Kepala Dinas Dijajaran Lantmal V,  perwira staf, Bintara,  Tamtama dan ASN Lantamal V lainnya.


Pangliama  TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam amanatnya yang dibacakan Wadan Lantamal V mengajak prajurit dan ASN dijajaran TNI khusuanya dan masyarakat Indonesia pada unumnya untuk bersyukur,  tidak hanya kita telah dikarunia kemerdekaan,  tetapi kita juga dilahirkan sebahai bangsa patriot petarung dan sekaligus bangsa pemenang.

"Energi sosial telah muncul karena mobilisasi kekuatan umat,  santri,  dan pemuda komponen bangsa oleh tokoh agama,  ulama,  kyai,  habaib,  pendeta,  pastor,  pinandita,  bikshu dan tokoh nasionalis yang dilandasi semangat persatuan dan keinginan untuk merebut kemerdekaan," terang Gatot -sapaan akrab orang nomor satu dijajaran TNI ini.

Kita yang hadir sebagai penikmat kemerdekaan lanjut Gatot,  marilah bersama memohon kepada Allah yang maha kuasa, maha pencerah agar menerangi kita dengan cahaya ilmu dan kearifan agar kita pandai merawat kemerdekaan, diberikan kekuatan untuk terus menjaga NKRI, menjaga Pancasila,  merawat dan memperkokoh Ke-Bhineka Tunghal Ika-an serta menggelolakan tradisi semangat gotong royong.

"Kita memohon juga agar selalu dianugerahi kekuatan,  ketekunan dan kasih sayang dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri, berdaulat, berkepribadian serta adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia, " pungkasnya. (arf)

Danlantamal VI Ikuti Upacara Penurunan Bendera

HUT RI Ke - 72 Di Rujab Gubernur Sulsel





KABARPROGRESIF.COM : (Makassar) Komandan Lantamal VI Laksamana Pertama TNI Yusup, S.E., M.M. didampingi Ny. Endang Yusup menghadiri Upacara Penurunan Bendera HUT Proklamasi Kemerdekaan RI  ke-72 bertempat di lapangan upacara rumah jabatan Gubernur Sulsel, Kamis Sore (17/08/2017). Upacara ini juga dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan TNI/POLRI dan Forkopimda se-Sulawesi Selatan.

Upacara ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulsel Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H. secara hikmat.

Upacara Penurunan Bendera Merah Putih ini merupakan upacara senja setelah diadakannya upacara penaikan Bendera Merah Putih yang tadi pagi telah dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72.

Diakhir upacara, Gubernur Sulsel manyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta beserta undangan yang telah hadir dan mendukung seluruh rangkaian Upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-72 ini.

Setelah upacara, malamnya dilanjutkan dengan kegiatan malam syukuran/resepsi dan kesenian di halaman rumah jabatan Gubernur Sulsel.

Hadir dalam upacara ini, Para Asisten Danlantamal VI, Kadis/Kasatker Lantamal VI, serta perwakilan dari Pamen dan Pama Lantamal VI. (arf)

17 Agustus, Panglima TNI Ajak Masyarakat Doa Bersama


KABARPROGRESIF.COM : (Bekasi) Korem 051 Wijayakarta menggelar Doa Bersama 171717 di Masjid Al-Barkah, Bekasi Selatan, Kamis (17/8) mulai pukul 17.00 hingga 18.00 WIB. Menurut Komandan Korem 051/Wijayakarta Kolonel Inf. Bobby Rinal Makmun, kegiatan tersebut diprakarsai oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dengan tema “Indonesia Lebih Kasih Sayang”.

“Nanti seluruh pesera doa bersama akan menggunakan ikat kepala merah-putih. Itu sebagai ungkapan rasa nasionalisme sebagai warga Indonesia agar punya rasa memiliki dan turut berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Nanti kita akan baca Quran bersama selama satu jam hingga waktu magrib,” terangnya, Kamis (17/8/2017).

Dia menjelaskan jika nantinya elemen dari TNI, Polri, aparatur pemerintahan dan masyarakat dari berbagai agama diajak berdoa selama satu jam.

“Bagi warga yang tidak bisa datang ke Al-Barkah, bisa di masjid terdekat. Niatkan untuk berangkat salat magrib 1 jam lebih awal. Lalu baca ayat yang dihapal, mulai dari jam 5 sampai 6 sore. Bagi pengurus masjid yang mau buat acara doa bersama 171717, jika memungkinkan, bisa dibuat,” katanya.

Bagi masyarakat dari agama lain juga ikut berdoa di rumah ibadah masing-masing, atau di rumah dan di tempat lainnya, baik secara sendiri atau bersama-sama.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk memohon kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa (YME), agar bangsa Indonesia senantiasa diberi kedamaian sehingga tercipta situasi yang aman dan tenteram,” ucapnya. (rio)

Kodim 0506/Tgr Akan Gelar 40 Tempat Do’a Bersama 171717


KABARPROGRESIF.COM : (Tangerang) Do’a bersama untuk memperingati HUT RI ke-72 Kodim 0506/Tgr Korem 052/Wkr akan menggelar do’a bersama sebanyak 40 tempat di Wilayah Kodim 0506/Tgr se-Tangerang Raya. Kegiatan akan di laksanakan pada Kamis, (17/8/2017) pikul 17. 00 WIB.

Dandim 0506/Tgr Letkol Inf M. I. Gogor AA mengatakan, tempat-tempat do’a bersama tersebut sudah di siapkan di wilayah Koramil yang tersebar di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tanherang Selatan (Tangsel). “Untuk pusat do’a bersama di tempatkan di Lembaga Pemasyarakat (LP) klas 1 pemuda. Selain di Masjid-maajid Do’a bersama juga akan di lakukan di Greja, Vihara dan Pura yang ada di Wilayah Kodim 0506/Tgr,”ujarnya.

Dari 40 tempat tersebut diantaranya, di Masjid ada 26 masjid, Gereja ada 6 greja, Vihara ada 6 Vihara dan Pura ada 2 pura yang melakukan do’a bersama kesemuanya seretak di mulai tepat 171717.

Lebih lanjut Dandim menambahkan, setiap Koramil jajaran Kodim 0506/Tgr harus menyelenggarakan do’a bersama minimal satu tempat, lebih banyak lebih bagus. Do’a bersama bertujuan untuk meminta kapada Allah Indonesia lebih kasih sayang. (rio)

Kodim 0507/Bekasi Peringati HUT RI ke 72


KABARPROGRESIF.COM : (Bekasi) Pekikan kemerdekaan menggelegar dihalaman makodim 0507/Bekasi sebelum dimulainya upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 72 dihalaman Makodim 0507/Bekasi pimpinan Mayor Inf Putu dengan jumlah personil sekitar 100 orang baik militer maupun ASN. Kamis (17/08/2017)

Pelaksanaan upacara bendera tersebut dalam rangka memperingati HUT RI ke 72 sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas rahmat dan ridhonya bangsa Indonesia tetap berdiri tegak dan kokoh dalam mempertahankan kemerdekaan dari para pejuang kemerdekaan, sekaligus memupuk jiwa patriotisme dan nasionalisme TNI dan ASN Kodim 0507/Bekasi yang merupakan generasi pejuang bangsa Indonesia.

Nilai-nilai kejuangan dan jasa para pahlawan kemerdekaan dalam mempertahankan kemerdekaan dan mengusir para penjajah Belanda dari bumi pertiwi perlu ditanamkan kepada generasi muda penerus bangsa Indonesia agar mereka selalu kokoh dan kuat dalam mempertahankan NKRI dan tahan terhadap rongrongan dari luar maupun dari dalam, serta mempersatukan anak bangsa Indonesia agar tidak mudah untuk dicerai beraikan karena kita semua terdiri dari bahasa, suku, agama, ras yang berbeda tetap satu rumpun dan saudara sebangsa dan setanah air Indonesia.

Kegiatan upacara peringatan kenaikan bendera merah putih dalam memperingati HUT RI ke 72 berlangsung dengan hikmat dan lancar, semoga bangsa Indonesia ke depannya akan lebih maju dan jaya dalam segala bidang dan mampu bersaing dengan negara-negara lain di dunia. (rio)

Bongkar Gudang Ruko di Daan Mogot Berjalan Mulus


KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta) Tidak sesuai dengan surat Izin Mendirikan Bangunan, sebuah gudang rumah toko (Ruko) di Jalan Daan Mogot, Blok I No. 31, Rt. 08/ 02 Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat dibongkar oleh Dinas Pengawasan Dan Penertiban Bangunan (P2B). Paham akan kesalahan, pemilik gedung pun tidak melawan saat petugas merubuhkan dinding gudang dengan palu godam.

Danramil 04/Cengkareng, Kapten Inf Missin MD menjelaskan giat pembongkaran telah melalui mekanisme yang matang. Surat peringatan satu hingga tiga juga sudah diberikan ke pemilik gedung agar merubuhkan bangunan.

“Lokasi tepatnya itu di Pergudangan Ruko Prima, jadi kaya sebuah komplek gudang gitulah. Bangunan yang kira bongkar termasuk bangunan permanen, tapi tidak sesuai IMB,” jelas Missin, kemarin Rabu (16/8).

Missin kembali menuturkan, pemilik gedung mengakui kesalahan dan bersikap kooperatif saat petugas membongkar.” Ya pemilik sadar dia salah, makanya tidak macam-macam, “tambahnya.

Pembongkaran dipimpin oleh Kasie Penindak Bangunan, Muhammad Sodik dari Dinas P2B Jakarta Barat. Sisi pengamanan juga dilakukan jajaran Polri dengan hadirnya, Waka Polsek Cengkareng AKP Andika Urrasidin, Satpol PP Kelurahan Rawa Buaya, dan Ketua Rw. 02, Suntana.

“Kita sudah koordinasi dengan pemiik gedung, dan dia memahami dan menyadari kesalahan. Hal ini juga dibantu oleh pihak Koramil 04/Cengkareng dan Polsek setempat sehingga kegiatan ini berjalan aman dan lancar,” singkat Sodik. (rio)

Ini Lokasi Doa Bersama HUT Kemerdekaan RI ke-72


KABARPROGRESIF.COM : (Bekasi) Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-72, Kodam Jaya/Jayakarta hari ini menggelar kegiatan doa bersama yang dipusatkan di Kota Bekasi. Doa bersama ini akan dilakukan seluruh elemen ummat beragama di tempat ibadah masing-masing.

“Kegiatan bertajuk Doa Bersama 171717 ini digagas oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Tujuannya untuk mendoakan yang terbaik untuk Indonesia, untuk persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI. Kegiatan ini diikuti seluruh lapisan masyarakat, juga dilakukan serentak di seluruh wilayah Indonesia,” jelas Wakapendam Jaya Letkol Caj. Supadmo, Rabu (16/8).

Ditambahkan olehnya, untuk yang beragama Islam, kegiatan ini dipusatkan di area Summarecon Mal Bekasi, mulai dari pukul 17.00 WIB yang diawali dengan mengaji dan doa bersama, hingga ditutup pukul 18.00 WIB dengan Shalat Maghrib berjamaah.

“Sementara untuk yang beragama Protestan dilakukan di GKI Ruko Simpassa Summarecon Bekasi danHindu di Pura Agung Tirta Bhuana Bekasi. Untuk yang beragama Katolik Gereja Katolik Santo Mikael Bintara Bekasi Barat dan agama Budha di Vihara Budha Dharma Margahayu Bekasi. Semuanya dimulai pada jam yang sama dan kita undang tokoh-tokoh agama tersebut. Semoga di HUT Kemerdekaan RI ke-72 Indonesia, kita sebagai bangsa dan negara bisa semakin kuat, rukun dan saling mengasihi,” pungkasnya. (rio)

Wakapendam Jaya/Jayakarta: Kodam Jaya Akan Gelar Do’a Bersama 17.17.17


KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta) Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 Tahun pada tanggal 17 Agustus 2017, Kodam Jaya/Jayakarta akan menggelar Do’a Bersama  17.17.17 ‎yang dipusatkan di area Summarecon Mal Bekasi di wilayah Korem 051/Wkt pada Kamis (17/08/2017) tepat pukul 17:00 hingga 18:00 WIB‎

Menurut Wakil Kepala Pendam (Wakapendam) Jaya/Jayakarta Letnan Kolonel Caj Supadmo, Gerakan Do’a Bersama 171717 yang dipelopori Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo ini akan melibatkan semua lapisan masyarakat maupun golongan baik agama maupun suku, dengan tujuan mendoakan sesama anak bangsa Indonesia lebih memiliki kasih sayang, dapat menjaga kebersamaan, persatuan dan keutuhan dalam bingkai NKRI dan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. ‎

Kodam Jaya/Jayakarta telah menyosalisasikan kegiatan 17.17.17 ini hingga ke tingkat bawah, yang sudah diarahkan melalui Koramil hingga ke tingkat Babinsa.‎

Dikatakannya, pada aksi kasih sayang, untuk umat Islam akan diisi dengan pengajian (Khataman Qur’an), do’a bersama ditutup dengan ibadah Sholat Maghrib berjamaah.

“Untuk yang beragama Kristen, Katolik, Hindu  dan Budha juga akan dimulai pada jam yang sama dan mengundang tokoh-tokoh agama bersama umatnya untuk memanjatkan doa demi keselamatan seluruh masyarakat, terutama NKRI agar kita tidak terpancing atas isu yang akan membuat kita terpecah belah, kita Indonesia bersatu, Indonesia bersaudara,” tegas Wakapendam Jaya ‎di kantornya, komplek Makodam Jaya/Jayakarta, Jalan Mayjend. Sutoyo, Cililitan, Jakarta, Rabu (16/08/2017).‎

Untuk itu, Wakapendam Jaya menghimbau dan mengajak seluruh Prajurit dan ASN Kodam Jaya bersama keluarganya serta masyarakat sekitar Summarecon Mal Bekasi untuk turut serta dalam kegiatan Doa Bersama 171717 tersebut. 

“Kodam Jaya/Jayakarta siap melaksanakan aksi kasih sayang yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2017 pada pukul 17.00 hingga 18.00 Wib, kegiatan ini akan diikuti seluruh prajurit dan ASN Kodam jaya berserta keluarga serta lapisan masyarakat,” kata Wakapendam Jaya.‎

Wakapendam Jaya juga mengatakan, selain di Summarecon Mal Bekasi, kegiatan tersebut juga dilaksanakan di tempat-tempat ibadah di seluruh wilayah Kodam Jaya.

“Kita berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan sungguh-sungguh dan memohon kepadaNya dalam waktu yang bersamaan, mudah-mudahan semuanya doa yang dipanjatakan oleh seluruh prajurit TNI dan masyarakat dikabulkan, sehingga diri kita akan dipenuhi kasih sayang dan dapt hidup rukun serta damai di Indonesia yang kita cintai,” ajak Wakapendam Jaya.

“Untuk masyarakat Kota Jakarta dan sekitarnya silahkan ajak keluarga, yang beragama Islam ke Summarecon Mal Bekasi atau ke Masjid Al Jihad Makodam Jaya, jalan Mayjen Sutoyo S Cililitan Jaktim. Bagi yang beragama Katolik ke gereja Gereja Santo Aloysius Gonzaga Cijantung dan Gereja santa Michael, yang beraga Prostetan di GKI Ruko Simpassa Summarecon, beragama Hindu di Pura Agung Tirta Bhuana Bekasi sedangkan yang beraga Budha di Vihara Budha Darma,” jelas Letkol Caj Supadmo. (rio)

Dandim 0504/JS Pimpin Pam Apel Kehormatan Renungan Suci


KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta) Komandan Distrik Militer (Dandim) 0504/Jakarta Selatan, Letkol Inf Ade Rony Wijaya memimpin apel persiapan pengamanan VIP/VVIP dalam rangka kegiatan Apel Kehormatan Renungan Suci yang diadakan di Taman Makam Pahlawan Nasional, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (16/08/2017).

Letkol Inf Ade Rony mengatakan, kegiatan Apel Kehormatan Renungan Suci yang dilaksanakan pada malam ini dalam rangka memperingati Dirgahayu Republik Indonesia ke-72 yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden RI H.M Jusuf Kalla, dan ‎beserta unsur jajaran pejabat pemerintahan.

“Untuk pengamanan pada saat apel kegiatan penghormatan renungan ‎suci adalah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-72. Kodim 0504/Jakarta Selatan beserta Polres Metro Jakarta Selatan melibatkan kurang lebih 900 personel untuk mengamankan kegiatan di sekitar komplek Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Satuan kegiatan ini terdiri dari kurang lebih TNI 500 personel dan Kepolisian kurang lebih sekitar 400 personel .

“Untuk pengamanan kita bagi menjadi beberapa bagian, yaitu pengamanan ring dalam untuk komplek ‎Kalibata dihandle oleh Paspampres sedangkan untuk ring 2 dari mulai pagar luar pintu Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata sampai dengan rute perjalanan Presiden dan Wakil Presiden dan setelah itu yang menghandle dari pihak kepolisian,” Letkol Inf Ade Rony.

Kegiatan ini dimulai pada pukul 00.00 WIB, kemudian untuk pengamanan lain yang kita persiapkan adalah titik-titik penting dimana bangunan-bangunan seperti apartemen dan perkantoran yang perlu diamankan, tujuannya adalah pada saat kegiatan, diharapkan dapat berjalan dengan khidmat.

Letkol Ade Rony mengungkapkan, sebelumnya aparat keamanan telah memberikan himbauan kepada masyarakat ‎sejak seminggu lalu untuk tidak membuat kegaduhan ataupun membuat aktivitas-aktivitas yang dapat mengganggu berlangsung khidmatnya kegiatan. “Karena memang kita memerlukan keheningan untuk kegi‎atan ini,” himbaunya.

Direncanakan juga menjelang mendekati pelaksanaan kegiatan, akan dilakukan menghentikan sementara operasional kereta api yang berada di sekitar jalan Kalibata mulai pukul 24.00 WIB sampai 00.15 WIB.

“Kami juga mohon maaf apabila ‎kenyamanan aktivitas warga terganggu, karena kegiatan ini membutuhkan keheningan,” pungkasnya. (rio)

Masuki Bulan Tertib Trotoar Babinsa Koja Bantu Pemkot Jakut Gelar Penertiban


KABARPROGRESIF.COM : (Jakarata) Penertiban para Pedagang Kaki Lima diatas Trotoar Jalan dilakukan oleh Tiga Pilar di sekitaran Pinggir Waduk Jln. K2 Kel. Rawabadak Selatan Kec. Koja Jakarta Utara, kegiatan tersebut merupakan program pemerintah kota yaitu Bulan Tertib Trotoar. Rabu (15/8/2017)

” Kegiatan ini melibatkan 87 orang personil gabungan 3 pilar se Kecamatan Koja Jakarta Utara dipimpin langsung oleh Bapak Bpk. Valentino.” kata Yusuf Majid Camat Koja.

Operasi penertiban Para pedagang kaki lima memang sudah sering di laksanakan oleh pemerintah Kota dengan melibatkan 3 pilar agar masyarakat selalu tau dengan aturan serta sehingga kota Jakarta Utara khususnya Kec. Koja tertata rapih. ” Kami di bantu dari unsur TNI dan Polri, terutama para Babinsa dan Bimas setempat. Mengingat memasuki bulan tertib trotar maka kegiatan ini akan terus kami lakukan agar trotoar jalan terlihat bagus dan rapi karna sesuai dengan fungsinya dan peruntukan nya.” Ucap Bpk. Valentino sebagai pemimpin kegiatan.

” Para pedagang kaki lima tersebut kami arahkan agar berjualan di tempat yang sudah di tentukan oleh petugas Kelurahan atau pemerintah setempat ” Ujar Serka Satmokk Babinsa Koja.

Dalam Kegiatan Operasi Bulan tertib trotoar kali ini melibatkan Satpol PP, PPSU, Lurah Rawabadak Selatan, Babinsa, Babinkamtibmas Koja.

” Sepanjang Jalan Trotoar tersebut mulai sudah ditertibkan dari Sepanjang jalan Cibanteng sampai dengan Jl. K2 saat ini sudah di tertibkan. Mereka banyak dari para pedagang kaki lima yg berdagang diatas trotoar sehingga mengganggu pemandangan sekitar waduk, ” tandas Valentino. (arf)

Memeriahkan Hari Kemerdekaan RI Ke 72 Pomdam Jaya Gelar Lomba Untuk Anak-Anak


KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta) Nilai-nilai kejuangan dan jasa para pahlawan kemerdekaan dalam mempertahankan kemerdekaan dan mengusir para penjajah Belanda dari bumi pertiwi perlu ditanamkan kepada generasi muda penerus bangsa Indonesia agar mereka selalu kokoh dan kuat dalam mempertahankan NKRI dan tahan terhadap rongrongan dari luar maupun dari dalam, serta mempersatukan anak bangsa Indonesia agar tidak mudah untuk dicerai beraikan karena kita semua terdiri dari bahasa, suku, agama, ras yang berbeda tetap satu rumpun dan saudara sebangsa dan setanah air Indonesia.

Untuk memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia banyak beragam cara dan sudah menjadi tradisi jika dihari Kemerdekaan dilaksanakan berbagai jenis perlombaan untuk tingkat dewasa dan anak-anak jenis perlombaan yang diadakan adalah, Lomba Balap Karung, Lomba Makan kerupuk, Lomba Kelereng, Lomba Bola Keranjang, Lomba Msukan Pensil dalam botol serta lomba mengambil uang koin di buah papaya.

Mapomdam Jaya/Jayakarta memeriahkan hari Kemerdekaan dengan mengadakan lomba permainan untuk anak-anak di lapangan Upacara Mapomdam Jaya Jl. Sultan Agung No.33 Jakarta Selatan dengan kategori umur 4-7 tahun dan 8-12 tahun, dibantu dengan ASN Mapomam Jaya, dengan semangat anak-anak mengikuti tiap –tiap lomba yang diadakan oleh panitia Pomdam Jaya. (rio)

Semaraknya lomba menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Yonarhanudse-6


KABARPROGRESIF.COM : (Tangerang) Batalyon Arhanudse-6. Semarakan HUT kemerdekaan RI ke-72 di Yonarhanudse-6 dengan cara mengadakan kegiatan lomba yang di ikuti ibu-ibu Persit dan anak-anak Prajurit, bertempat di Lapangan Upacara Yonarhanudse-6.(16/08/17).

Hari kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus memang merupakan suatu momen yang gembira untuk seluruh lapisan baik untuk untuk Prajurit maupun masyarakat sipil yang lainnya, Untuk memeriahkannya ada banyak lomba yang biasanya diadakan.

Tak lain tujuan utamanya adalah menciptakan kegembiraan untuk semua orang di satuan, untuk itu satuan Batalyon Arhanudse-6 Rangkok mengajak para ibu-ibu persit dan anak-anak prajurit untuk ikut serta dalam memeriahkan HUT kemerdekaan RI ke-72.

Adapun beberapa perlombaan yang diantaranya seperti lomba Tarik Tambang, Lomba Bakiak dan lomba makan krupuk bagi anak-anak, Kemeriahpun sangat terasa melihat antusias dan kerja keras peserta lomba yang dengan sekuat tenaga berjuang keras demi sebuah kemenangan.   

Danyon Arhanudse-6 Letkol Arh Aji Prasetyo Nugroho S.Sos., M.M. menegaskan, perlombaan digelar guna menumbuhkan semangat khususnya bagi internal satuan Arhanudse-6, Berbagai perlombaan ini mengandung pesan penting bahwa kemerdekaan diraih tidak dengan mudah, sedangkan generasi berikutnya hanya tinggal meneruskan. Terima kasih kepada panitia atas terselenggaranya perlombaan di satuan dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan RI ke-72, tegas Danyon Arhanudse-6. (rio)

Kamis, 17 Agustus 2017

Anggota Kodim 0501/Jakarta Pusat Ikuti Pentas Budaya Sosiodrama


KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta) Danramil 03 / Senen Mayor Inf. Ketut Budiono S.Ag bersama 35 anggota Kodim 0501/ Jakarta Pusat BS tergabung dalam kegiatan Pentas Budaya Sosiodrama pada perayan HUT RI Ke-72 di halaman Kantor Walikota Administrasi Jakarta Pusat, Jl. Tanah Abang I, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (17/8).

Sosiodrama kali ini berjudul “ PERJUANGAN PANGERAN JAYAKARTA MEREBUT BENTENG BATAVIA “ yang diperankan oleh Personil Kodim 0501/ Jakarta Pusat BS bergabung dengan para Pemain wayang dari Sanggar Wayang Orang Bharata Senen. 

“Dalam Pementasan ini kami ingin menggugah rasa Nasionalisme dan Patriotisme warga Jakarta dan generasi muda yang akan meneruskan perjuangan Pangeran Batavia ”, terang Ketut.

Kemerdekan suatu bangsa adalah sebuah perjuangan bukan pemberian dari penjajah, setiap tetes darah dan keringat yang tercurah untuk sebuah perjuangan memiliki makna kecintaan terhadap pertiwi, Itulah yang yang menjadi latar belakang pembuatan sosiodrama ini, "sambung Ketut.

Dalam kesempatan ini Walikota Jakarta Pusat Drs. Mangara Pardede M.Si sangat terkesan, bukan saja karena apik penampilanya tetapi lebih dari makna yang terkandung dalam pementasan ini. Mangara menyampaikan “ Jas merah “ Jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah karena kita merdeka saat ini atas jasa para Pahlawan yang rela gugur dalam memperjuangkan Kemerdekaan bangsa.

Mari bersama-sama berjuang demi mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengabdi dengan tulus dan iklas , menjaga keutuhan serta kemanunggalan TNI dan masyrakat dan hindari perpecahan atau permusuhan, "tutup Ketut. (rio)



Babinsa Cilincing Ajak Warga Turut Hadir Dalam Kegiatan Aksi 171717


KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta) Dalam Rangka Peringarti HUT RI yang ke 72 Thn Babinsa Kelurahan Cilincing di dampingi Kasatgas Pol PP Kelurahan memberikan Pamplet /Brosus ke warga binaannya agar mengikuti acara doa bersama di Tempat Ibadah menurut agama kepercayaan masing-masing yg di laksanakan Kamis (17/08/2017) Pukul 17.00 wib s/d Selesai dalam Gelar Doa Bersama yang di namai Gerakan 171717 di Seluruh Indonesia.

TNI bersama masyarakat akan melaksanakan Gelar doa bersama di tempat Ibadah – ibadah yang sudah di tentukan, Gerakan Doa Bersama 171717 itu mengambil tema ‘ Muroja’ah untuk Lebih Berkasih Sayang ‘.

” Kegiatan 171717 ini digagas oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Doa akan dilakukan di Masjid, Geraja, Pure dan tempat ibadah lain di wilayah binaan nya masing-masing selama satu jam, 17.00 WIB hingga 18.00 WIB, ” ujar Babinsa kelurahan Serka Rofeii.

Danramil 05/Cilincing mengatakan, ” Selama Masih Ada Pancasila, Negara Tak Mungkin Terpecah ” Tegas Mayor Chb R Simbolon.

” Bagi yang beragama Islam khusus para hafiz/penghafal Al Quran untuk khataman bersama, sedangkan yang beragama Kristen, Katholik, Hindu, Buddha dan Konghucu dipimpin oleh pemuka agama masing-masing sesuai wilayah waktu setempat.Gerakan Doa Bersama 171717 ini bertujuan agar sesama anak bangsa Indonesia lebih memiliki kasih sayang, dapat menjaga kebersamaan, persatuan dan keutuhan dalam bingkai NKRI. (arf)

Babinsa Koramil 07/Kembangan Dampingi Kegiatan Bulan Tertib Trotoar di Kawasan Kembangan


KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta) Aparat gabungan Satpol PP, Dishub, Polisi, TNI, wilayah Kecamatan Kembangan melakukan operasi penertiban parkir liar di atas trotoar dan bahu jalan yang melanggar ketentuan Peraturan daerah No 8 Tahun 2017 di sepanjang Jalan Pesangrahan, Jalan Kali Inspeksi, Jalan Puri Indah dan Jalan Kembang Kerep, Kelurahan Meruya Utara, Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat. Rabu (16/8/2017)

Aparat gabungan tersebut terdiri dari unsur Polsek Kembangan 5 Orang yang di Pimpin AKP Hartono, Babinsa Koramil 07/Kembangan 3 Orang di Pimp. Pelda Siswanto, Satpol PP 15 Orang Pimp. Sumardi Si ringo-ringo, Dishub 10 Orang Pimp. Algojali

Pelda Siswanto pada saat melakukan pemantauan penertiban parkir liar tersebut mengatakan,”Kami dari prajurit TNI selalu siap membantu semua kegiatan yang di lakukan pemerintah apalagi dalam melakukan penertiban yang mengganggu ketertiban umum.

“Kami harus memastikan setiap kegiatan yang di lakukan pemerintah berjalan aman dan tidak ada gangguan yang berarti dari pihak manapun dalam melakukan penertiban,” kata Pelda Siswanto.

Dalam operasi parkir liar ini petugas berhasil .Menderek 2 unit mobil yang parkir di sembarang tempat dan 5 unit mobil ditilang 23 unit mobil di cabut pentil, 5 unit motor cabut pentilnya.

Kegiatan operasi penertiban parkir liar dan pedagan kaki lima di atas trotoar berjalan aman dan lancar hingga selesai. (rio)

Persatuan Dan Kesatuan Dalam Doa Bersama 171717


KABARPROGRESIF.COM : (Kediri) Bertajuk “Doa Bersama 171717” ,Koramil-Koramil jajaran Kodim 0809/Kediri menggelar secara bersamaan kegiatan religi berlatarbelakang persatuan dan kesatuan. Doa bersama ini sendiri dilakukan ,tidak lepas dari keinginan untuk memanjatkan permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar negeri ini bebas dari segala konflik maupun musibah atau bencana, dan tentunya hal tersebut masih dalam ruang lingkup hak preogratif dari sang penguasa alam semesta ini, kamis (17/08/2017)

Warga yang hadir juga berbagai dari kalangan atau latarbelakang, semuanya berkumpul jadi satu dalam satu ruang tanpa harus ada sekat-sekat yang memisahkan, dan semua pikiran maupun hati tertuju pada Tuhan Yang Maha Esa. Sebagaimana dilakukan di Koramil 13/Kepung yang mengundang sejumlah tokoh agama yang ada di Kecamatan Kepung, mereka mengisi waktu di era kemerdekaan ini dengan memuji syukur atas berkah dan karunia yang sudah dilimpahkan oleh sang Maha segalanya.

“Beberapa Koramil ada yang mengadakannya di Makoramil masing-masing, tetapi ada juga yang menggelarnya di Masjid atau Mushola terdekat dari Makoramil. Semua itu sudah pasti ada pertimbangan disana-sini, karena ada juga lokasi Makoramil yang jauh dari perkampungan warga,” jelas Kasdim Kediri, Mayor Inf Joni Morwantoto.

Dari catatan Pasi Ter Kodim Kediri, 23 lokasi kegiatan doa bersama 171717 yang tersebar diseluruh Kota dan Kabupaten Kediri, diadakan Koramil-Koramil jajaran Kodim Kediri, dan diwaktu yang bersamaan juga diseluruh Sabang sampai Merauke juga mengadakan kegiatan serupa. Kodim Kediri sendiri sama halnya dengan Kodim-Kodim lain se-nusantara, dalam pelaksanaan doa bersama 171717 ini mengusung tema persatuan dan kesatuan sekaligus memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Momentum ini sendiri bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke 72, dan tentunya ada sesuatu yang menjadi daya tarik sendiri juga mengenai angka keramat 17. (arf)

Danlanal Tegal Hadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72


KABARPROGRESIF.COM : (Tegal) Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Tegal Lantamal V Letkol Marinir SB. Manurung menghadiri upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke -72 Tahun 2017  di Alun-alun Kota Tegal Jl. KH Wahid Hasyim Kel.Mangkukusuman Kec. Tegal Timur Kota Tegal, Kamis (17/8).

Pada kesempatan tersebut, Walikota Tegal KMT. Hj. Siti Mashita Soeparno bertindak sebagai Inspektur Upacara , sedangkan Komandan Upacara dipercayakan kepada Kasubag Ops Polres Tegal Kota AKP Tejo Pramono,SH.

Sedikitnya 2.000 orang hadir dalam upacara tersebut,  upacara diawali dengan menyaksikan
penampilan drama kolosal "Martoloyo Martopuro" yang dipersembahkan oleh para prajurit Kodim 0712/Tegal dan sanggar Taruna adi Budaya Kota Tegal.

Pasukan upacara terdiri dari satu Unit Korsik Kodim 0712/Tegal, dua peleton Brigif 4/DR, dua peleton Yonif 407/PK, dua peleton Kodim 0712/Tegal, satu peleton Lanal Tegal, satu  peleton Satusn Radar 214 Tegal, dua peleton Polres Tegal Kota, dua peleton Satpol. PP Kota Tegal, tiga peleton Korpri Kota Tegal,  tiga peleton PGRI Kota Tegal, dua peleton Anggota Linmas Kota Tegal, satu peleton Satuan Pengaman (Satpam), dua peleton Anggota PKK Kota Tegal, FKPPI Kota Tegal, RAPI Wil 15 Kota Tegal, Yayasan Tri Dharma Tegal, PD Pemuda  Muhammadiyah, Nasiyatul Aisyiah, Senkom Mitra Polri, Pemuda Pancasila Kota Tegal, GP Ansor Kota Tegal, Fatayat NU Kota Tegal, Ikatan Bidan Indonesia Kota Tegal, Persatuan Perawat Indonesia Kota Tegal serta perwakilan parpol. para pelajar dan pramuka.

Hadir dalam kegiatan upacara tersebut  Wakil Walikota Tegal  H.M. Nursholeh, Asisten I Kota Tegal Drs Imam Badarudin, Asisten II Kota Tegal : Herlien Tedjo Oetami,  Plt Setda Kota Tegal Dyah Kemala Sintha,  Ketua DPRD Kota Tegal  H. Edi Suripno,SH,MH., Dandim 0712/Tegal Letkol Kav Kristiyanto, Kapolres Tegal Kota : AKBP Semmy Ronny Thabaa, SE., Kadishar Satradar 214 Tegal, Kajari Tegal,  Ka PN Tegal  Djoni Witanto, SH, MH, Camat dan Lurah se-Kota Tegal, Tomas dan Toga, Organisasi masyarakat, Organisasi wanita Veteran Serta tamu undangan lainnya.

Wali Kota Tegal yang membacakan amanat Gubernur Jawa Tengah mengajak seluruh peserta upacara untuk pekikkan kata “Merdeka tiga kali”.

Riang pekik merdeka begitu membahana di seluruh antero nusantara bahkan dunia. Hari ini rasa nasionalisme dan kebanggaan kita sebagai bangsa Indonesia makin mengemuka dan bergelora di dalam dada.

Kita akan selalu ingat kepada mereka yang telah berjuang untuk bangsa ini hingga merdeka. Kita akan selalu terkenang akan semangat juang para pahlawan kusuma bangsa. Dekat sekali, Sedekat jantung kita.

Pahlawan adalah mereka yang telah mewakafkan diri untuk Indonesia Merdeka. Pahlawan adalah mereka yang telah tulus ikhlas berkorban jiwa raga demi Indonesia yang bersatu dan berdaulat. Tugas kita, menjaga api semangat juang ke-pahlawanan ini agar terus menyala.

Sejak revolusi hingga pasca reformasi, sejak Sukarno sampai Joko Widodo, tidak boleh kita biarkan api ini redup apalagi padam, meski kena angin topan dan badai yang menghantam. Karena ini kekuatan dan jatidiri sejati kita sebagai sebuah bangsa pejuang. Bangsa yang tidak pernah gentar dan pantang surut ke belakang menghadapi persoalan dan tantangan.

Terlampau banyak agenda seremoni, tapi InsyaAllah, agenda ini kita dedikasikan untuk membangun semangat bangsa Indonesia. Saya ingin momentum hari ini menjadi penumbuh semangat warga, kemudian menjadi kehendak kuat yang akhirnya dibuktikan oleh kerja nyata. Sebab, yang paling penting, bagaimana mengisi kemerdekaan itu. (arf)

125 Ribu Jama’ah Banjiri Lapangan Makodam Brawijaya


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Setelah melewati proses perencanaan yang cukup matang, akhirnya pelaksanaan do’a bersama yang terbalut di dalam aksi 171717 berjalan dengan penuh khidmat di lapangan Makodam V/Brawijaya.

Selain dihadiri oleh umat muslim, berlangsungnya kegiatan itu juga dihadiri oleh jema’ah dan pemuka agama lainnya.

Mayjen Kustanto mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi para jama’ah yang hadir dalam acara tersebut. “Syukur alhamdulillah, kegiatan do’a bersama dalam rangka Indonesia Lebih Kasih Sayang, dapat berjalan dengan baik,” kata Pangdam V/Brawijaya ketika ditemui di gedung Aula Hening, Makodam V/Brawijaya, Kota Surabaya. Kamis, (17/8/2017) petang.

Dikatakannya, lebih dari 125 ribu Jama’ah dari berbagai agama yang berada di Jawa Timur, khususnya Makodam V/Brawijaya ikut berpartisipasi dalam berlangsungnya aksi 171717 tersebut.

“Itu belum terhitung para Jama’ah yang berada saat ini sedang mengikuti kegiatan serupa di masing-masing Kodim ataupun Korem di jajaran Kodam Brawijaya,” ungkap orang nomor satu di Makodam V/Brawijaya itu.

Selain itu, kata Mayjen Kustanto, tak hanya do’a bersama sesuai agama masing-masing, berjalannya acara tersebut juga dibalut dengan nyanyian lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan oleh seluruh Jama’ah yang hadir di lokasi.

“Sesudah menyanyikan lagu Indonesia Raya, para Jama’ah juga menyaksikan berlangsungnya upacara penurunan bendera pada pukul 18.00 WIB tadi,” jelasnya.

Selama berlangsungya kegiatan tersebut, terdapat 445 tempat yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan do’a bersama 171717 di jajaran KodamV/Brawijaya. Beberapa diantaranya 317 Masjid, 41 Pondok Pesantren, 50 Gereja, 10 Pura, 10 Klenteng dan 119 Aula atau Pendopo. (arf)

Gelar Upacara Bendera, Warga Dihibur Drama Kolosal


KABARPROGRESIF.COM : (Malang) Serentak, seluruh TNI-AD di jajaran Kodam V/Brawijaya menggelar kegiatan upacara peringatah hari kemerdekaan RI ke-72 tahun 2017.

Pada kesempatan itu, Komandan Kodim (Dandim) Kota Malang, Letkol Inf Nurul Yakin bertandang ke balai Kota Malang. Kamis, 17 Agustus 2017 pagi.

Seusai menggelar kegiatan upacara hari kemerdekaan, seluruh Forpimda bersama masyarakat Kota Malang menyempatkan diri untuk melihat drama kolosal yang bertajuk Perjuangan Arek Malang.

Dalam drama tersebut, bercerita mengenai masyarakat Kota Malang yang secara beramai-ramai mendengarkan proklamasi kemerdekaan yang dibacakan oleh Ir. Soekarno dan disiarkan oleh salah satu stasiun radio.

Seusai mendengarkan proklamasi tersebut, masyarakat Malang bergerak ke markas pasukan Jepang untuk melakukan pelucutan senjata.

Tak hanya itu, para pemain drama kolosal tersebut, juga mengisahkan perjuangan Dr. Abdulrahman Saleh dalam mengatasi keadaan darurat. Namun, Abdulrahman Saleh tak bergerak sendirian, dengan dibantu sahabatnya Dr. Suwandhi, kedua dokter tersebut membawa obat-obatan dengan menggunakan pesawat dari Malang menuju Madiun.

Berlangsungnya drama itu, seakan memancing animo masyarakat Kota Malang untuk menghadiri berlangsungnya upacara hari kemerdekaan RI ke-72.

Selain dihadiri Letkol Inf Nurul Yakin, kegiatan itu juga dihadiri langsung oleh Walikota Malang, Ketua DPRD dan Kapolresta Malang. (arf)

Risma Bagikan Kartu Pelajar dan Rumah Untuk Veteran


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan, dengan adanya Kartu Pelajar Surabaya ini, nantinya pelajar Surabaya bisa menikmati berbagai macam fasilitas yang ada di Kota Surabaya. Seperti halnya untuk memasuki ruangan Co-working Space dan kolam renang. Kartu pelajar ini akan dibagikan kepada seluruh pelajar SD dan SMP di Kota Surabaya.

“Jadi, nantinya kolam renang itu akan benar-benar diperuntukan untuk pelajar di Surabaya. Caranya ya dengan menunjukkan Kartu Pelajar Surabaya ini,” kata Tri Rismaharini di Balai Kota Surabaya (17/8).

Kolam renang ini sedang dipersiapkan oleh Pemkot Surabaya yang akan disebar di beberapa titik. Menurut Wali Kota Surabaya, kolam renang ini akan dibagi menjadi dua tipe, yaitu kolam renang untuk anak kecil dan kolam renang aquatic seperti halnya olimpiade. Lokasinya, kolam renang aquatic direncanakan akan dibangun di Balas Klumprik. Sedangkan kolam renang anak kecil akan tersebar di Selatan, Timur dan Utara Kota Surabaya.


Seperti diketahui, Kartu Pelajar Surabaya ini memiliki NIK yang tertera di kartunya. Sehingga, ketika terjadi sesuatu, bisa diketahui nama orang tua dan alamat tempat tinggal pelajar tersebut. Hal ini berbeda dengan kartu pelajar biasanya, yang hanya menunjukkan alamat dan nama sekolah saja. Oleh karena itu, diharapkan dengan adanya Kartu Pelajar Surabaya ini, para pelajar bisa membawanya setiap waktu seperti halnya membawa KTP.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Surabaya juga mengatakan, ada 50 unit rumah baru yang diberikan kepada para veteran yang ada di Surabaya. Sementara, masih belasan rumah tersebut yang sudah dihuni oleh para veteran.

“Ini karena Pemkot Surabaya tidak mempunyai hak menentukan siapa saja veteran yang akan menempati. Verifikator untuk bisa menghuni berasal dari Korem dan veteran. Nantinya rumah tersebut juga bisa dihuni oleh para veteran sampai beliaunya meninggal,” kata Wali Kota.(arf)

Risma Bagikan 33 Penghargaan


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Sebelumnya, Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 Tahun di Taman Surya Balai Kota Surabaya berlangsung sangat meriah. Dalam upacara kali ini, tidak hanya sekedar pengibaran bendera saja tapi ada juga penampilan dari ratusan pelajar Surabaya yang tampil memukau. Selain itu, beberapa penghargaan diberikan kepada beberapa pihak yang sudah membantu Pemerintah Kota Surabaya selama ini.

Acara yang diawali dengan pengibaran bendera ini, berlangsung sangat khidmat oleh peserta upacara dan tamu undangan yang hadir. Setelah pengibaran bendera usai, upacara dilanjutkan dengan pembagian penghargaan.

Ada 33 penghargaan atas peran aktif melakukan pengamanan bersama tiga pilar dalam rangka mensukseskan Operasi Sutera Tahun 2017. Penghargaan ini diberikan kepada para forpimda di 11 wilayah Surabaya, yang masing-masing diberikan kepada Kapolsek, Danramil dan Camat wilayah tersebut. Selain itu, ada 10 orang penerima penghargaan yang berprestasi dalam berbagai lomba dan program di tingkat Kota Surabaya.

Tidak hanya sekedar memberikan penghargaan saja, namun Wali Kota Surabaya juga memberikan Ijin Pemakaian Rumah yang secara simbolis diberikan kepada para veteran. Pemkot Surabaya juga memberikan piagam kepada Kepala BPN 1 Surabaya atas peran aktif percepatan pengadaan tanah untuk kepentingan umum dan pensertifikatan tanah aset Pemkot Surabaya Tahun Anggaran 2017. Piagam juga diberikan kepada Kantor Telkom Jalan Garuda karena perannya melestarikan Bangunan Cagar Budaya.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Surabaya juga memberikan piagam kepada Hariadi Suparto karena berpartisipasi penambahan koleksi di Museum 10 November Surabaya. Saat menerima piagam itu, Hariadi memberikan tustel kepada Wali Kota untuk Koleksi di Museum 10 November Surabaya. Di saat yang sama, Wali Kota Surabaya juga menyerahkan Kartu Pelajar Surabaya kepada perwakilan pelajar Surabaya. Tidak hanya sekedar memberikan piagam dan penghargaan saja, Pemkot Surabaya juga menerima 15 unit Segway atau skuter listrik dari BPJS Kesehatan.

Acara pun ditutup dengan penampilan drama kolosal oleh 700 pelajar SMP Se-Surabaya. Dalam drama kolosal ini, para pelajar menampilkan suasana Surabaya ketika Proklamasi dibacakan oleh Presiden Pertama RI Soekarno. Selain itu, dalam drama ini juga para pelajar juga menyanyikan lagu perjuangan Indonesia dihadapan para tamu undangan dengan sangat meriah.

Saat menyanyikan lagu perjuangan ini, Wali Kota Surabaya juga diajak ikut menyanyi dan bergandengan tangan dengan para pelajar yang menunjukkan eratnya kebersamaan. Bahkan, salah satu penyanyi yang bernama Febria, merupakan pelajar disabilitas yang memiliki kekurangan tidak bisa melihat. Usai bernyanyi, Wali Kota mengapresiasi Febria yang tampil dihadapan banyak tamu undangan yang hadir dengan sangat bagus.

“Febria, saat ini kamu gak sendiri. Sekarang kamu punya banyak teman, didepanmu ada para tamu undangan dan para veteran termasuk teman-teman pelajar lainnya,” ujar Wali Kota Kepada Febria. (arf)

Kata Risma Benteng Masa Depan, Disiplin, Kerja Keras dan Bergandengan Tangan


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Dalam peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 Tahun kali ini, Wali Kota Surabaya mengajak seluruh elemen warga harus kerja bersama. Hal itu disampaikannya dalam sambutan di upacara pengibaran bendera merah putih di Taman Surya Balai Kota, Kamis (17/8).
Menurut Wali Kota Surabaya, semua elemen warga harus mengupayakan yang terbaik yang sesuai dengan perannya, tanggung jawab dan kedisiplinan. Oleh karena itu, Surabaya mendapatkan penghargaan bergengsi beberapa waktu lalu, seperti, Adipura Kencana, Nirwasita Tantra serta Adiwiyata Mandiri.

Selain itu, usai upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia, Wali Kota juga menyampaikan beberapa hal kepada warga Surabaya.

“Kita sudah belajar dari sejarah bahwa kita pernah sulit merdeka sehingga sampai dijajah 350 tahun. Hal itu terjadi karena saat itu warga Indonesia terpecah belah dengan politik devide et impera,” kata Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya usai acara Peringatan Hari Kemerdekaan di Balai Kota.

Untuk itu, dirinya berpesan kepada warga Surabaya untuk tidak terpecah belah kembali. Hal ini sudah disepakati dalam Sumpah Pemuda di Tahun 1928 lalu yang menyatakan Satu Bangsa, Tanah air dan Bahasa Indonesia.

“Jika kita berbicara perbedaan lagi, kita akan mundur ke belakang,” kata Tri Risma.

Wali Kota Surabaya juga menambahkan, penjajahan di masa depan sangat berbeda dengan penjajahan di masa lalu.  Bentuknya, mungkin secara individu merdeka tetapi masyarakat akan kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan, susah mencari uang dan makan.

“Untuk itu, jangan sampai terulang kembali. Jangan sampai kita mulai kembali dari nol. Kita harus maju dan jauhi perpecahan,” tambah Wali Kota Surabaya.

Selanjutnya, kata Wali Kota Surabaya, di masa depan juga memiliki tantangan lebih berat karena musuh yang dihadapi tidak terlihat. Contohnya saja seperti tantangan dari segi ekonomi atau narkoba yang menyerang anak-anak muda. Terlebih lagi, apabila kalau saling menjelekkan di media sosial.

“Kalau kita habiskan waktu dengan menjelek-jelekkan orang lain, itu berarti kita mundur. Padahal di tempat lain berjalan maju. Ini berarti kita dijajah kembali,” kata Wali Kota. Oleh sebab itu, benteng untuk menghadapi permasalahan dan tantangan di masa depan, yaitu disiplin, kerja keras dan bergandengan tangan. (arf)

Wadan Lantamal V Hadiri Peringatan Detik-detik Proklamasi ke-72 Grahadi


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Wadan Lantamal) V Surabaya Kolonel Marinir Nana Rukmana, S.E., mewakili Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto, S.E., M.M., menghadiri upacara Detik-detik Proklamasi rangka memeperingati Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 tahun 2017 di Grahadi Surabaya, Kamis (17/8).

Upacara memperingati HUT ke-72 Kemerdekaan RI di Gedung Negara Grahadi Surabaya ini, diawali dengan dentuman tembakan dari enam meriam howitzer kaliber 105 MM milik batalyon howitzer-1 Marinir.  Sebanyak 17 tembakan beruntun dengan jarak antar tembakan 3,5 detik, menggema. Upacara dipimpin Gubernur Jawa Timur Dr. Soekarwo.

"Kami mengeluarkan enam pucuk Meriam 105 yang diawaki 65 personel," kata Letnan Kolonel Marinir Marhabang S.H., M.Tr. Hanla yang didapuk sebagai komandan penembakan meriam.Meriam-meriam tersebut diletakkan berjajar di jalan Ketabang Kali Surabaya atau tepat berada di belakang Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Sedangkan pasukan upacara diikuti sekitar lima ribu peserta di antaranya 900 tim paduan suara dari SMU se-Surabaya, serta masing-masing satu kompi atau berisi 100 orang dari kesatuan militer TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polri, Akademi Angkatan Laut, Gabungan PNS pemprov jatim, Veteran,Tokoh msyarakat, Pramuka, Mahasiswa atau Pelajar, Polisi Pamong Praja, serta beberapa peserta dari ormas kepemudaan.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 tahun 2017 ini, telah menyebarkan undangan  sebanyak dua ribu undangan.

Tampak hadir dalam upacara rangka memeperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 tahun 2017 di Grahadi Surabaya yaitu Kegiatan  dihadiri oleh Wagub Jatim Drs. H. Syaifullah Yusuf, Pangdam V/ Brw, Pangarmatim, Dankodiklatal, Kapolda Jatim, Kepala BINDA Jatim Kasdam V/ Brw Kasgartap III/ Sby, Karumkital dr. Ramelan, Kadispsial, Wagub AAL, Danpasmar-I, Dankodikopsla, Dan STTAL, Ketua BNNP Jawa Timur, Kajati Jatim, Ketua DPRD Jatim serta tamu undangan lainnya. (arf)

Peringatan Khidmat di Lantamal V, Kafasharkan Irup HUT Kemerdekaan RI Ke-72


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Kafasharkan Surabaya Kolonel Laut (T) Jusep Wildan, S.T., menjadi Inspektur pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72 tahun 2017 yang dilaksanakan di lapangan Yos Sudarso Markas Komando Pangkalan Utama TNI AL V (Lantamal V) Kamis, (17/8).

Hadir dalam upacara tersebut, para Asisten,  Kadis dan Kasatker serta para perwira staf jajaran Mako Lantamal V lainnya.

Upacara yang berlangsung khidmat itu,  diikuti pasukan upacara dari satu unit Korsik Lantamal V, satu SST Pama, satu SST Pomal Lantamal V, satu SSK Bintara, satu SSK Tamtama, dua SSK ASN Lantamal V.

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kafasharkan menyatakan  bahwa hari ini kita kembali memperingati hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia. Saat rangkaian panjang perjuangan dan pengorbanan segenap putra putri bangsa mencapai puncaknya pada tanggal 17 Agustus 1945, dengan diproklamirkannya kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Peringatan ini merupakan saat yang tepat untuk kembali mengenang jasa-jasa para pahlawan bangsa. Jutaan pahlawan bangsa baik yang dikenal maupun tidak dikenal telah gugur di medan pertempuran melawan penjajah. Bahkan tidak sedikit para pejuang bangsa yang harus menghabiskan sisa hidupnya dengan cacat fisik maupun mental. Kesemuanya dilandasi dengan ketulusan demi Indonesia merdeka.
Menurut Ade, sapaan akrab Kasal ini-Patriotisme dan nasionalisme pendahulu kita akan menjadi sia-sia jika kita generasi pembangunan hanya menjadikan catatan sejarah perjuangan para pahlawan sebagai cerita masa lalu. Semangat heroik para pahlawan harus dijadikan sebagai nilai-nilai luhur bangsa, tidak untuk berjuang melawan penjajah tetapi untuk membangun kehidupan bangsa yang adil, makmur dan bermartabat. "Nilai kejuangan harus terpatri di dalam hati sanubari setiap bangsa Indonesia untuk berkarya sebagai modal dasar pembangunan nasional,” terangnya.

Para pendahulu kita telah mengajarkan nilai-nilai tentang pentingnya menjadi makhluk sosial yang saling hidup berdampingan dan berinteraksi melibatkan individu lainnya. “gotong royong” adalah akar dari kebudayaan kita yang merupakan perwujudan harmoni kebersamaan yang telah menjadi perekat sosial paling efektif tanpa memandang ras, suku dan agama untuk mencapai tujuan yang luhur.

“Indonesia Kerja Bersama” menjadi tema yang diangkat sebagai semangat pada perayaan 72 tahun indonesia merdeka kali ini. Tema tersebut bermakna sebagai esensi sekaligus ajakan kepada segenap masyarakat Indonesia untuk saling merangkul dan mengedepankan asas kebersamaan, kembali bersama-sama bersatu dalam perbedaan dan melanjutkan perjuangan untuk menjadi bangsa yang terhormat di mata dunia.  

Hal ini dapat menjadikan dua makna yang saling berkaitan, yaitu kerja bersama dan bersama kerja. Kerja bersama menunjukkan pendekatan yang memperlihatkan asas kebersamaan serta gotong royong dalam membangun Indonesia menjadi lebih baik. Sedangkan bersama kerja memiliki makna ajakan untuk bersama-sama bekerja membangun kemajuan indonesia dan mencapai target yang telah direncanakan.

Sebagai bagian dari negara kesatuan republik indonesia, TNI Angkatan Laut memiliki tugas dan tanggung jawab konstitusional untuk melanjutkan proses pembangunan nasional. Dengan dilandasi kebersamaan TNI Angkatan Laut harus terus meningkatkan kinerja dan melanjutkan pengabdian dalam mendukung program pembangunan nasional.

Masih menurut Ade, Sesuai dengan kebijakan pembangunan kekuatan TNI Angkatan Laut yang tertuang dalam minimum essential force (MEF), terdapat empat program yang menjadi prioritas yaitu program dukungan kesiapan matra laut, program modernisasi alutsista dan non alutsista serta pengembangan fasilitas dan sarana prasarana pertahanan negara matra laut, program peningkatan profesionalisme personel matra laut, serta program penyelenggaraan manajemen dan operasi matra laut.

Selain itu, TNI Angkatan Laut harus  mampu membina dan memberdayakan potensi maritim seperti masyarakat maritim, industri dan jasa maritim, serta sarana dan prasarana nasional untuk digunakan bagi kepentingan pertahanan negara. Program penguatan sektor kemaritiman melalui visi poros maritim dunia menjadi momentum kebangkitan pengelolaan sumber daya laut, serta meraih kembali sejarah kejayaan bahari bangsa Indonesia, sehingga dapat menumbuhkan semangat generasi muda bangsa untuk mencintai laut dan mendayagunakan kekayaan yang ada di dalamnya.

Semangat ini perlu terus ditumbuhkan, dijaga dan ditingkatkan melalui peningkatan kinerja dari seluruh komponen bangsa, demi tercapainya cita-cita kejayaan maritim Indonesia. (arf)

Renungan Suci, Forkopimda Jatim Datangi TMP Kusuma Bangsa


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Tepat pukul 00.00 WIB, seluruh Forkopimda Jatim secara bersama-sama mendatangi Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa. Kamis, (17/8/2017) dini hari

Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Soekarwo yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam acara tersebut mengatakan, apel kehormatan dan renungan suci yang dilakukannya kali ini, merupakan suatu bentuk implikasi dalam upaya menghormati jasa-jasa yang telah diberikan oleh para Pahlawan.

“Kami bersumpah dan berjanji bahwa perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami dan jalan kepastian yang pahlawan tempuh adalah jalan bagi kami juga,” kata Pakde Karwo melalui ikrar yang dibacakannya.

Dirinya menambahkan, dalam memperingati HUT RI ke-72 tahun ini, Kemerdekaan merupakan saran menuju suatu cita-cita masyarakat adil dan makmur.

“Masyarakat yang adil dan makmur diperlukan negara, filosofi, konstitusi, UUD,  wilayah negara kesatuan dan mempunyai pandangan pluralisme. Empat hal itulah yang menjadi bagian untuk merealisasi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Selain dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Berlangsungnya acara itu juga diikuti oleh Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya, Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko M. D. A, Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin dan beberapa unsur masyarakat yang berada di Kota Surabaya. (arf)

Pangdam V/Brawijaya Hadiri Upacara HUT RI ke-72


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Secara serentak, upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72 tahun 2017, mulai digelar di seluruh wilayah di Jawa Timur.

Pada kesempatan tersebut, seluruh Forkopimda Jatim berama-ramai mendatangi gedung Grahadi, Kota Surabaya. Kamis, 17 Agustus 2017 pagi. Kedatangan itu, bertujuan untuk mengikuti pelaksanaan upacara Kemerdekaan RI yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur. Drs, H. Soekarwo.

Tak hanya itu, berlangsungnya upacara tersebut, juga dihadiri oleh Letkol Arh Hari Sampurno yang merupakan Komandan Kodim (Dandim) Surabaya Selatan yang bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup) dengan diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari TNI, Polri, PNS, Mahasiswa dan beberapa masyarakat yang tergabung di dalam kelompok ormas di Surabaya.

Pada pelaksanaan acara tersebut, sebanyak 76 pelajar SMA dari 38 Kabupaten dan Kota di Jatim yang tergabung dalam pasukan pengibaran bendera pusaka (Paskibraka). Para Paskibraka tersebut, terbagi menjadi beberapa kelompok, diantara kelompok 17, kelompok 8 dan kelompok 48.

Berlangsungnya upacara HUT Kemerdekaan di gedung Grahadi itu, seakan memancing antusiasme masyarakat yang berada di Kota Surabaya dan sekitarnya untuk menyaksikan prosesi berjalannya upacara hari Kemerdekaan ke-72 tahun 2017.

Selain dihadiri Wagub Jatim, berlangsungnya upacara tersebut juga dihadiri oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, Kapolda Jatim, Pangarmatim, Kajati Jatim, Ketua DPRD Jatim, para Veteran yang berada di Kota Surabaya dan beberapa Perwakilan Duta Besar dari negara lain di Surabaya. (arf)

Kasrem 084/BJ: Upacara Ini Merupakan Suatu Yang Bermakna


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Dengan dipimpin langsung oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 084/Bhaskara Jaya, Letnan Kolonel Inf Hery Suprapto, pelaksanaan upacara peringatan HUT kemerdekaan RI ke-72 tahun ini, berlangsung dengan penuh khidmat.

Hery Suprapto menegaskan, sebelum menggelar upacara peringatan HUT kemerdekaan tahun ini, Perwira Menengah dengan dua melati di pundaknya itu menegaskan seluruh satuan di jajarannya untuk berkumpul di lapangan Makorem 084/BJ.

“Semua anggota sudah kita berikan peringatan untuk wajib hadir dalam pelaksanaan upacara 17 Agustus tahun ini,” kata Kasrem.

Dirinya menambahkan, selain dibalut dengan acara pengibaran bendera pusaka, di sela-sela upacara berlangsung, Letkol Hery juga menghimbau seluruh peserta upacara yang hadir untuk memaknai pelaksanaan kegiatan yang berlangsung pagi hari itu.

“Upacara yang dilaksanakan ini merupakan suatu hal yang bermakna,” tandasnya. Kamis, 17 Agustus 2017 pagi.

Selain itu, kata Kasrem, ia juga menghimbau seluruh peserta upacara untuk terus memupuk semangat dan jiwa nasionalisme.

“Sebagaimana diketahui, slogan Indonesia kerja bersama merupakan momentum yang sangat tepat untuk lebih mengedepankan rasa kebersamaan, mufakat dan musyawarah untuk kepentingan bersama,” tegasnya. (arf)

Kodim 0811/Tuban Gelar Upacara HUT RI ke 72


KABARPROGRESIF.COM : (Tuban) Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0811/Tuban melaksanakan upacara HUT RI Ke-72, di halaman Makodim 0811/Tuban, Jalan Wahidin Sudiro Husodo No.871 Tuban, Kamis (17/8/2017).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Kasdim 0811, Mayor Inf Suko Edi Winarto, S.Sos, Upacara HUT TNI ini diikuti oleh seluruh perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Kodim 0811/Tuban, Kompi C Yonmek 521 dan Bapras Tuban.

Selaku irup, Kasdim 0811, Mayor Inf Mayor Inf Suko Edi Winarto, S.Sos, membacakan amanat Kasad Jenderal TNI Mulyono yang intinya, Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia adalah peristiwa yang sangat penting dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Merdeka berarti bahwa Bangsa Indonesia juga sederajat dengan Bangsa-bangsa lainnya di dunia.

Menurut Kasad, peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah mengkaruniai Bangsa Indonesia dengan kemerdekaan setelah melalui sebuah perjuangan yang sangat panjang dan tidak kenal lelah dengan mengorbankan jiwa dan raga.

“Untuk itu, tidaklah berlebihan apabila peringatan kemerdekaan juga merupakan bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan, dengan diiringi doa, kiranya Tuhan Yang Maha Esa, menempatkan para kusuma Bangsa tersebut sebagai syuhada dengan penuh kemuliaan di sisi-Nya.,” ungkap Kasdim membacakan sambutan Kasad.

Suko menambahkan, Kasad juga mengingatkan tentang beberapa ancaram terhadap bangsa dan negara yang telah berkembang semakin komplek, baik ancaman militer maupun non militer, seperti terorisme dan gerakan radikal kanan/kiri, maraknya anarkisme yang seringkali mengiringi penyampaian pendapat para buruh, pemuda dan mahasiswa, tawuran antar kelompok, penyalahgunaan Narkoba, serta penyebaran pornografi dan seks bebas serta ancaman informasi melalui media sosial yang dapat mempengaruhi situasi psikologis Bangsa Indonesia.

Kasad juga mengingatkan kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI AD, bahwa salah satu jati diri kita adalah Tentara Nasional.Menghadapi ancaman yang semakin kompleks dan multidimensional, bagi TNI AD untuk kembali mengingat konsep yang menempatkan TNI AD sebagai stabilisator dan dinamisator kehidupan masyarakat.

“Para prajurit dan PNS TNI AD harus mampu tampil didepan untuk mengembalikan nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia yang telah tersarikan dalam Pancasila, yaitu menghormati perbedaan, semangat untuk bersatu, rela berkorban dan pantang menyerah, kebersamaan dan gotong royong serta optimisme dan rasa percaya diri,” tutup Suko membacakan sambutan Kasad.. (arf)

Aspers Danlatamal V Hadiri Upacara HUT RI di Taman Surya


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Asisten Personel Komandan Pangkalan Utama TNI AL V (Aspers Danlantamal V) Kolonel Laut (KH/W) Tresna Kusumawati,  S. E., M. A. P,  mewakili Komandan Lantamal V Laksma TNI Edi Sucipto S.E.,M.M, menghadiri upacara perigatan detik-detik Proklamasi di halaman Kantor Walikota Surabaya Taman Surya, Kamis (17/8).

17 Agustus merupakan tanggal penting dalam titik balik sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Pada tanggal tersebut telah dikumandangkan Proklamasi yang menandai Kemerdekaan bangsa Indonesia yang bebas dari penindasan bangsa manapun, tepatnya tanggal 17 Agustus 1945.

Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat tanpa kendala walaupun matahari bersinar cukup terik. Seluruh jajaran FKPD dan SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya turut hadir dalam pelaksanaan upacara tersebut. Upacara tersebut diikuti sedikitnya 1750 personil dengan Walikota Surabaya Ir. Tri Rismaharini sebagai inspektur upacara dan Danup Mayor Arh Suwanto (Danramil Wonocolo).

Tampak hadir dalam pelaksanaan upacara tersebut yaitu Danrem 084/Sby, Waasmin Gartap III/Sby,  Kapolrestabes Surabaya,  Dirlitbangpusdik lathanudnas Sby, Dandim 0830/Surabaya Utara, Kapolres Kp3 Tanjung Perak Surabaya, Ketua DPRD Sby, Kajari Surabaya, Wakil Walikota Sby, Para Pejuang Veteran, Unsur Muspida Pemkot Surabaya serta tamu undangan lainnya.

Walikota Surabaya Ir. Tri Rismaharini yang ditemui usai upacara memaknai kemerdekaan sebagai bentuk perjuangan yang lain. “Perjuangan 72 tahun yang lalu berbeda dengan perjuangan masa kini, sekarang kita berjuang melawan degradasi moral dikalangan generasi muda yang merupakan tanggungjawab kita semua. Oleh karena itu, harus ada program bela negara untuk memperdalam wawasan kebangsaan, bukan hanya untuk generasi muda tapi juga seluruh lapisan masyarakat.
Risma pun menilai, semangat kebangsaan masa kini agak sedikit memudar. Contoh sederhana yang dapat dilihat adalah kurangnya antusiasme warga dalam mengibarkan bendera merah putih dilingkungan tempat tinggalnya.

 “Tapi Alhamdulillah tahun ini sudah lebih baik. Masyarakat kita sudah memiliki kesadaran untuk mengibarkan bendera merah putih dilingkungan tempat tinggalnya. Itu kan salah satu bentuk penghargaan atas jasa-jasa para pejuang kita,” ujarnya.

Kemerdekaan yang dirasakan sekarang tentunya tak lepas dari peran para veteran perang dulu.  Namun Risma juga menyadari bahwa kesejahteraan para veteran dirasakan masih kurang.
 “Pemerintah daerah saat ini belum bisa berbuat banyak untuk para veteran karena ada aturan-aturan tertentu sehingga kita belum bisa berkontribusi. Namun pemerintah tetap berusaha sedaya upaya untuk membantu para veteran maupun keluarganya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki didaerah.” terang Risma. (arf)

Danrem 083/BDJ Irup Upacara 17 Agustus


KABARPROGRESIF.COM : (Malang) Pagi ini cuaca di tempat berlangsungnya kegiatan upacara HUT Republik Indonesia ke-72 Senin 17 Agustus 2017 pukul 07.00 Wib, tepatnya di lapangan Brawijaya-Rampal sangat cerah sehingga membuat suasana semangat  para prajurit dan ASN dalam melaksanakannya dan bertindak sebagai Inspektur Upacara kali ini dijabat Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Arm Budi Eko Mulyono, S.Sos., M.M.

Upacara ditandai dengan pengibaran bendera merah putih dan pembacaan naskah proklamasi 17 Agustus 1945.  Upacara diikuti para Kabalak, Kabapras, Perwira, Bintara, Tamtama dan ASN jajaran Korem 083/Bdj.

Dalam amanat Kasad Jenderal Moelyono yang dibacakan oleh Inspektur upacara menyampaikan, Sebagai insan yang beriman dan bertakwa, marilah kita senantiasa memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kita dapat melaksanakan Upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-72 tahun 2017 dalam keadaan sehat wal afiat.

Atas nama pribadi dan Kepala Staf Angkatan Darat, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan PNS TNI AD, disertai harapan semoga kita senantiasa diberi kekuatan untuk dapat mempertahankan semangat dan kinerja terbaik kita, demi kejayaan Tentara Nasional Indonesia, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai ini.
Selanjutnya, kita juga patut bersyukur karena di medan tugas apapun dan dalam kondisi dengan tantangan sesulit apapun, kita masih dianugerahi kemampuan untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut dengan baik.

Hal tersebut tentunya tidak bisa dilepaskan dari terpeliharanya moril dan semangat pengabdian seluruh prajurit dan PNS TNI AD untuk senantiasa berbuat yang terbaik dalam setiap tugas di seluruh pelosok tanah air maupun di berbagai penjuru dunia dalam rangka misi pemeliharaan perdamaian.

Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia adalah peristiwa yang sangat penting dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Menjadi merdeka merupakan dambaan dari seluruh rakyat Indonesia pada masa itu yang rela diraih dengan mengorbankan jiwa dan raga, tidak hanya untuk lepas dari penjajahan, namun lebih penting dari itu, yaitu merdeka berarti bahwa Bangsa Indonesia juga sederajat dengan Bangsa-bangsa lainnya di dunia.
Selanjutnya, peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia juga merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah mengkaruniai Bangsa Indonesia dengan kemerdekaan setelah melalui sebuah perjuangan yang sangat panjang dan tidak kenal lelah dengan mengorbankan jiwa dan raga.

Lebih lanjut Danrem 083/Bdj Untuk itu, tidaklah berlebihan apabila peringatan kemerdekaan juga merupakan bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan, dengan diiringi doa, kiranya Tuhan Yang Maha Esa, menempatkan para kusuma Bangsa tersebut sebagai syuhada dengan penuh kemuliaan di sisi-Nya.

Di awal tahun 2017 ini, kita baru saja menghadapi dan melewati situasi yang cukup sulit dalam kehidupan sosial kemasyarakatan Bangsa Indonesia, terkait dengan pelaksanaan salah satu pesta demokrasi, berupa Pilkada Serentak yang dilaksanakan di berbagai wilayah. Kita patut bersyukur karena semuanya telah berjalan dengan lancar dan aman, walaupun diwarnai dengan dinamika yang sangat tinggi. Namun demikian, masih terdapat persoalan-persoalan yang memerlukan kewaspadaan kita untuk terus mengawal dan membantu terjaganya stabilitas dan kondusifitas kehidupan sosial masyarakat di seluruh wilayah tanah air.

Dari gejolak situasi yang mengiringi penyelenggaraan Pilkada Serentak yang baru lalu, kita dapat memetik pelajaran bahwa ancaman terhadap Bangsa dan Negara kita telah berkembang menjadi semakin kompleks dan sulit diidentifikasi, tidak hanya ancaman militer, tetapi juga ancaman non militer.

Perkembangan terorisme dan gerakan radikal kanan/kiri masih terus kita rasakan sebagai ancaman yang tidak pernah padam. Demikian pula dengan maraknya anarkisme yang seringkali mengiringi penyampaian pendapat para buruh, pemuda dan mahasiswa, tawuran antar kelompok, penyalahgunaan Narkoba, serta penyebaran pornografi dan seks bebas.

Jenis ancaman tersebut di atas, walaupun tergolong sebagai ancaman non militer, namun masih relatif mudah untuk dilihat dan dirasakan, serta dihadapi. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan dan teknologi, perlu kita pahami juga bahwa disamping ancaman tersebut, saat ini telah semakin berkembang jenis ancaman baru. Ancaman ini yang lebih sulit dilihat dan dirasakan, namun memiliki potensi daya hancur yang lebih hebat terhadap kedaulatan sebuah Negara, yaitu ancaman informasi.

Arus informasi yang sangat deras tersebar melalui media teknologi, telah terbukti mampu mempengaruhi cara berpikir dan perilaku manusia. Fenomena Arab Spring yang diawali oleh kudeta di Mesir dan bermula dari provokasi yang tersebar lewat media sosial beberapa tahun yang lalu, merupakan bukti nyata yang dapat kita jadikan sebagai pelajaran.

Ancaman ini juga masih mempengaruhi situasi psikologis Bangsa Indonesia, sebagai akibat dari perang informasi melalui media sosial selama dan pasca pelaksanaan Pilkada DKI, yang dilancarkan oleh berbagai pihak, terutama pihak-pihak yang menginginkan kehancuran Bangsa Indonesia. Tentunya, pengalaman tersebut merupakan pelajaran berharga tentang semakin besarnya potensi ancaman informasi terhadap kedaulatan Negara.

Secara umum masyarakat Indonesia sudah mulai menyadari bahwa ancaman terhadap kedaulatan Negara melalui celah informasi ini, tidak bisa dilepaskan dari semakin hilangnya nilai-nilai Pancasila dari dalam jiwa masyarakat Indonesia, sehingga semangat persatuan dan kesatuan Bangsa serta nilai-nilai musyawarah untuk mufakat semakin memudar dan tergantikan oleh ego sektoral serta intoleransi yang semakin menguat. Kondisi tersebut merupakan lahan yang sangat subur untuk tumbuh kembangnya radikalisme maupun separatisme.

Selain itu, maraknya peredaran Narkoba juga merupakan ancaman yang nyata bagi kedaulatan Negara kita. Saat ini Indonesia berada pada kondisi Darurat Narkoba. Penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba berdampak buruk terhadap kesehatan, perkembangan sosial ekonomi serta keamanan dan kedamaian Indonesia. Narkoba secara nyata dapat memicu kejahatan lainnya seperti pencurian, pemerkosaan, pembunuhan dan berbagai kejahatan lain. Indonesia bukan sekedar tempat transit, tetapi sudah menjadi pasar Narkoba terbesar di Asia. Lebih daripada itu, penyalahgunaan Narkoba telah menjamah hampir seluruh lapisan masyarakat, strata sosial ekonomi termasuk didalamnya institusi TNI. Saya tekankan kepada para prajurit dan PNS TNI AD agar menjauhi pelanggaran terhadap penyalahgunaan Narkoba, karena TNI AD telah menyatakan untuk perang terhadap Narkoba.

Kita juga harus menyadari bahwa berbagai ancaman yang berkembang tidak hanya menyasar masyarakat, tetapi juga berpotensi merusak karakter pribadi Prajurit dan PNS TNI AD pada level apapun, sebagai dampak negatif dari sangat luasnya akses ke media sosial yang saat ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia, serta dampak penyalahgunaan Narkoba yang telah menimbulkan terjadinya lost generation (generasi yang tidak berkualitas) di Indonesia.

Oleh karenanya, saya ingatkan kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI AD, bahwa salah satu jati diri kita adalah Tentara Nasional, yang harus senantiasa mengedepankan kepentingan nasional diatas kepentingan pribadi atau golongan. Kita yang berasal dari berbagai suku, agama, ras dan golongan ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dan hanya mengabdi kepada Negara yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Selain itu kita juga harus senantiasa memelihara dan terus meningkatkan kepekaan terhadap dinamika kehidupan sosial yang berkembang serta menajamkan naluri intelijen dalam rangka deteksi dini dan cegah dini terhadap berbagai potensi ancaman yang sedang berkembang saat ini.

Panglima Besar Soedirman pernah berpesan kepada kita untuk "Pelihara TNI, pelihara angkatan perang kita. Jangan sampai TNI dikuasai oleh partai politik manapun juga. Ingatlah, bahwa prajurit kita bukan prajurit sewaan, bukan prajurit yang mudah dibelokkan haluannya. Kita masuk dalam tentara, karena keinsyafan jiwa dan sedia berkorban bagi Bangsa dan Negara".

Menghadapi ancaman yang semakin kompleks dan multidimensional ditengah masyarakat tersebut, rasanya penting bagi TNI AD untuk kembali mengingat konsep yang menempatkan TNI AD sebagai stabilisator dan dinamisator kehidupan masyarakat. Sebagai instansi yang masih sangat dipercaya publik, TNI AD harus selalu hadir sebagai solusi dalam menjaga imunitas bangsa yaitu kekebalan yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia dalam mempertahankan keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Para prajurit dan PNS TNI AD harus mampu tampil didepan untuk mengembalikan nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia yang telah tersarikan dalam Pancasila, yaitu menghormati perbedaan, semangat untuk bersatu, rela berkorban dan pantang menyerah, kebersamaan dan gotong royong serta optimisme dan rasa percaya diri. Penanaman nilai-nilai tersebut kedalam jiwa dan pribadi masyarakat Indonesia harus dilakukan melalui berbagai cara yang kreatif dan inovatif, sambil terus mendorong  pemerintah dan instansi terkait lainnya untuk merevitalisasi kembali berbagai kegiatan positif dalam rangka pembangunan karakter Bangsa. (arf)

Bupati Pimpin Apel Kehormatan dan Kunjungan Suci (AKRS)


KABARPROGRESIF.COM : (Malang) Renungan suci dan penghormatan kepada pahlawan bangsa berlangsung di Taman Makam Pahlawan Prayuda Nirwana Kota Kepanjen, Kamis (17/8) dini hari. Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna memimpin langsung renungan suci menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-72 Republik Indonesia yang juga dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Forkopinda Kabupaten Malang nampak juga Kepala Staf Korem (Kasrem) 083/Bdj Letkol Inf Sugiyatmono yang didampingi Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0818 wilayah Kab.Malang dan Kota Batu Mayor Inf Teguh Prastowo.

Renungan berlangsung kurang lebih sekitar 20 menit. Tepat pukul 23.45 WIB, Bupati bergerak menuju TMP dari Kantor Bupati, Jalan Panji Kota Kepanjen. Pada renungan suci ini lampu di sekitar TMP Kepanjen dipadamkan.

Penerangan hanya berasal dari lilin dan obor. Bahkan, Bupati membacakan sambutan hanya diterangi lampu penerang kecil. Dalam kesempatan ini, Pak Rendra-sapaan akrabnya, juga menyampaikan rasa simpati pada keluarga para keluarga pahlawan. Serta mendoakan arwah para pahlawan ditempatkan disisi -NYA.

"Saya nyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesediaan pengorbanan para pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebahagiaan negara dan bangsa," terang Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna dalam sambutan.

Dijelaskannya, pihaknya akan bersumpah dan berjanji bahwa perjuangan para pahlawan adalah perjuangan generasi saat ini pula dan jalan kebaktian yang ditempuh juga jalan bagi generasi penerus. "Kami berdoa semoga arwah para pahlawan diterima Tuhan YME dan mendapat tempat yang selayaknya," ucap Pak Rendra. (arf)

Rabu, 16 Agustus 2017

Kena OTT, Augusto Hutapea Dituntut 2 Tahun Penjara


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Persidangan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Dweling Time oleh Mabes Polri yang menjerat Direktur PT Akara Multi Karya (AKM), Augusto Hutapea memasuki babak baru.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak menjatuhkan tuntutan 2 tahun penjara terhadap Augusto Hutapea. Dia dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana pemerasan pada beberapa importir.

Selain dinyatakan terbukti bersalah melanggar 368 KUHP ayat (1) Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP tentang Pemerasan, jaksa juga menyatakan terdakwa Augusto Hutapea melanggar pasal Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

"Menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama dua tahun penjara,"ucap Jaksa Katrin Sunita saat membacakan surat tuntutannya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (16/8/2017).

Dalam surat tuntutan itu, jaksa menyatakan tidak ada alasan pemaaf yang dapat menghapus perbuatan pidana terdakwa Augusto Hutapea. "Hal yang meringankan terdakwa berlaku sopan dipersidangan,"sambung Jaksa Katrin.

Atas tuntutan itu, Augusto Hutapea melalui tim penasehat hukumnya akan mengajukan nota pembelaan.

"Kami ajukan pledoi majelis,"ujar Robert Simangunsong menjawab pertanyaan majelis hakim yang diketuai Anne Rusliani terkait sikapnya atas tuntutan jaksa.

Usai persidangan, Robert Simangunsong mengaku menyesalkan tuntutan jaksa. Dia menyebut tuntutan jaksa bertentangan dengan keterangan saksi yang terungkap dalam persidangan.

"Dari fakta persidangan, perbuatan  pemerasannya saja tidak mampu dibuktikan, apalagi pencucian uangnya, ini ngawur,"ungkapnya.

Untuk diketahui, Augusto Hutapea terjaring dalam operasi tangkap tangan oleh Mabes Polri pada November 2016 lalu. Augusto adalah rekanan PT Pelindo III itu ditangkap saat diduga mengambil uang pungli dari importir.

Dalam pemeriksaan Augusto akhirnya terungkap, uang pungli juga dirasakan  pejabat Pelindo III Surabaya. Atas pengakuan itu, penyidik akhirnya bergerak dan menggeledah ruang kerja Direktur Operasional Pelindo III, Rahmat Satria.

Kasus ini akhirnya melebar ke mantan Direktur Utama PT Pelindo III, Djarwo Surjanto, dan istrinya, Mieke Yolanda, sebagai tersangka.

Tersangka Djarwo dan istrinya tak hanya dijerat pungli saja. Mereka juga dijerat  pasal pencucian uang. Pungli ini diduga berjalan sejak 2014 hingga 2016 dan memperkaya tersangka hingga miliaran rupiah. (Komang)