Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Dukung Kebijakan Pemerintah Pusat, Pemkot Surabaya Awasi Pembelian LPG 3 Kg

Agar pengguna LPG 3 Kg tepat sasaran seperti kebijakan yang dilakukan Pemerintah Pusat, maka mulai 1 Juni 2024 pembelian LPG 3 kilogram atau gas melon di Surabaya harus dilakukan dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk

Wali Kota Eri Segera Resmikan Kota Lama Surabaya, Berbarengan dengan Green Force Run

Peresmian Kota Lama Surabaya dilakukan bersamaan dengan Green Force Run, sekaligus untuk mengenalkan kawasan Kota Lama Surabaya kepada para peserta.

Peluang Investasi untuk Pengembangan Eks THR-TRS

Pemkot Surabaya menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk mempromosikan proyek peluang investasi di Kota Pahlawan. Diantaranya di kompleks eks Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS).

KPU Surabaya Kenalkan "Si Mbois" Sebagai Maskot Pilkada 2024

Si Mboys akronim dari 'Siap Memilih dan Berdemokrasi Untuk Surabaya' diperkenalkan sebagai maskot untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Maskot tersebut dinilai mampu merepresentasikan makna Kota Surabaya.

Pemkot Surabaya Komitmen Amankan Aset yang Dikuasai Pihak Ketiga

Berbagai upaya strategis terus dilakukan Pemkot Surabaya untuk memastikan aset daerah dapat dimanfaatkan secara optimal demi kepentingan warga dan pemerintah.

Minggu, 31 Oktober 2021

Waasrena KASAL Ngisi Program Bareng Taruna AAL


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Wakil Asisten Perencanaan Kepala Staf Angkatan Laut (Waasrena Kasal), Laksamana Pertama TNI Yayan Sofiyan, S.T., M.Si., CHRMP, mengisi Program Ngobat AAL (Ngobrol Bareng Taruna Akademi Angkatan Laut) Tingkat ll dan lV yang digelar di Gedung Mas Pardi, Kesatrian AAL Bumimoro, Surabaya, Sabtu (30/10).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Dirdik AAL, Kolonel Laut (P) Sawa, Dirrenbang AAL, Kolonel Laut (P) Edhi Supriyono, Dirlog AAL, Kolonel Laut (T) Achmad Reza, Kadeppel AAL Kolonel Laut (P) Dodi Hermanto, Wadanmen AAL, Letkol Marinir Didik, para Danyon Resimen AAL dan pengasuh dijajaran Resimen AAL lainnya.

Dalam Program Ngobat yang diawali menyanyikan Indonesia Raya dan diakhiri lagu Bagimu Negeri Ini, Gubernur AAL Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M. Tr. (Han)., dalam sambutannya yang dibacakan Dirdik AAL, mengucapkan terimakasih atas kesediaan Waasrena Kasal berbagi ilmu dan pengalaman dengan Taruna dalam acara Ngobat.

Gubernur AAL meyakini, apa yang disampaikan Waasrena Kasal akan menambah wawasan dan sangat berguna bagi Taruna AAL dalam mengemban tugas, baik sebagai Taruna ataupun setelah menjadi perwira TNI AL di masa mendatang. 

Ia juga menekankan anak didiknya, agar benar-benar memperhatikan dan menyimak dengan seksama apa yang disampaikan oleh Waasrena Kasal. Manfaatkan waktu dan kesempatan yang ada ini untuk menambah Wawasan dan Ilmu Pengetahuan yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas.

Sementara itu Laksma Yayan dalam pembekalannya lebih fokus ke pengalaman pribadi saat memimpin dibeberapa KRI maupun penugasan lainnya. Foto dan video operasi ditampilkan agar para taruna mendapatkan gambaran jelas dan utuh saat kejadian tersebut.

Seperti foto dan video saat New Horizon EX -2011, Kakadu Exercise 2012, Carat 2012, Penugasan Luar Negeri lainnya, Pengambilan kapal jenis MRLF di UK, penugasan dibeberapa KRI, bahkan ikut dalam operasi SAR kecelakaan pesawat udara yg ada di Indonesia.

"Buktikan dengan tidak perlu melakukan segala sesuatu yang tidak perlu, sehingga bisa memberikan suatu yang positif untuk anak buah," terangnya.

Ia juga memaparkan saat diperintahkan membentuk tim untuk mengambil kapal pertama dari Inggris, disitu saatnya pimpinan menilai tim yang akan ditunjuk, serta masih banyak cerita-cerita yang tidak terpublikasikan disini.

Pada tatanan internasional lanjutnya, jangan berkecil hati, tunjukkan bahwa kita juga mampu menjalankan tugas dengan baik, seperti saat membawa KRI Frans Kaisepo mendapat penghargaan "The Most Impressive Ship" berjuang membawa nama baik Indonesia saat bergabung di Kakadu Exercise 2012 dengan 8 negara dan 18 Kapal.

"Taruna harus perwira, rubahlah diri pada setiap momen apapun dengan buat yang terbaik, saya lulus tidak 5 besar tapi apa yang membuat saya menang, adalah melakukan semua hal yang terbaik itulah investasi yang saya berikan sampai sekarang," terangnya.

"Kalian harus memiliki keinginan yang kuat, yang tersemat di dada kita bukan untuk gaya namun merupakan perjuangan bersama dengan anak buah, sehingga mereka harus kita bawa ke hal-hal yang positif," tegasnya lagi.

Ia berpesan, Taruna adalah segala-galanya yang dididik dengan tidak mudah selama empat tahun, maka bersiaplah menggunakan energi dengan konsentrasi dan fokus. Jangan lupa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menghormati orangtua dan menjaga keluarga dengan sebaik-baiknya.

Usai pembekalan dilanjutkan sesi tanya jawab, dan setidaknya ada enam pertanyaan yang dilontarkan taruna berkisar tentang tugas Srena, rencana besar TNI AL kedepan dan pengalaman kesuksesan operasi dijajaran TNI AL. (Pen AAL)

Kejari Sidoarjo Usut Dua Kasus Korupsi, 19 Saksi Dimintai Keterangan


KABARPROGRESIF.COM: (Sidoarjo)  yang Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo terus melakukan penyidikan dua perkara dugaan korupsi.

Kedua kasus itu yakni, kasus dana program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) dalam program simpan pinjam perempuan (SPP) di Kecamatan Jabon, dan kaus pungutan liar (pungli) program percepatan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di Desa Suko, Kecamatan Sukodono.

Sejauh ini, para pihak yang terkait dengan dua perkara tersebut masih dimintai keterangan penyidik Kejari. 

Bahkan, pekan ini ada sebanyak 19 orang yang dipanggil. Mulai perangkat desa hingga warga.

”Masih banyak yang perlu dimintai ketarangan lagi karena yang berhubungan dengan PTSL mencapai ribuan orang,” kata Kasi Intelijen Kejari Sidoarjo Aditya Rakatama.

Namun, pemanggilan dilakukan bertahap. Tidak langsung dalam jumlah banyak. Dengan demikian, pemeriksaan berjalan optimal. 

Sejauh ini para pihak yang telah diklarifikasi masih berstatus saksi. Belum ada calon tersangka. Meski, kasus itu mulai disidik. 

Tim kejaksaan tidak ingin gegabah dalam menentukan calon orang yang bertanggung jawab dalam perkara tersebut.

Awal pekan lalu, kejari menaikkan status penyelidikan menjadi penyidikan. Karena itu, posisi kasus itu sama dengan kasus dugaan korupsi dana PNPM dalam program SPP di Kecamatan Jabon. Hanya, untuk PNPM, sudah ada seorang tersangka.

”Sampai sekarang masih pemberkasan untuk menyidangkan tersangka di pengadilan,” jelas mantan Kasipidsus Kejari Tanjungpinang tersebut.

Tour Of Duty, Dandim Surabaya Utara Lepas Satu Perwira Terbaik


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Mayor Inf Sumarji secara resmi dilepas oleh Dandim 0830/Surabaya Utara, Kolonel Inf Sriyono.

Pelepasan itu, ditandai dengan adanya upacara pelepasan yang berlangsung secara sederhana, dan penuh khidmat di Aula Makodim. Jumat, 29 Oktober 2021 siang.

“Pelepasan prajurit, itu sudah menjadi hal yang lumrah. Ini bentuk penyegaran Satuan, dan dalam rangka tour of duty bagi Perwira yang silepas,” ujar Dandim, Kolonel Inf Sriyono.

Beberapa pesan, disampaikan oleh Dandim. Diantaranya, menjadikan bekal selama bertugas di Kodim Surabaya Utara, selama mengemban tugas di Satuan baru.

“Semoga dengan apa yang sudah dijalankan selama berada di Kodim ini, bisa dijadikan bekal,” bebernya.

Untuk diketahui, Mayor Inf Sumarji sebelumnya menjabat sebagai Pasipers Kodim Surabaya Utara. Saat ini, dirinya akan mengemban tugas baru sebagai Danramil Tambak Sari. (Kodim 0830/Surabaya Utara)

Sembilan Kali Berturut-turut Raih Opini WTP, Pemkot Surabaya Terima Penghargaan dari Pemerintah Pusat


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI). 

Penghargaan ini diraih pemkot karena sudah sembilan kali berturut-turut meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam penyusunan laporan keuangan anggaran.

Secara simbolis, plakat dan piagam penghargaan ini diterima langsung Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang diserahkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam acara penyerahan penghargaan yang berlangsung di Kabupaten Banyuwangi, Jum'at (29/10).

"Penghargaan ini karena sudah kesembilan kalinya pemkot menerima WTP. Alhamdulillah kami bersyukur. Sebenarnya ini kan laporan keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah kota," kata Wali Kota Eri Cahyadi, Sabtu (30/10).

Wali Kota Eri memastikan, hasil capaian standar tertinggi dalam penyusunan laporan keuangan ini akan terus dipertahankan ke depannya. 

Meski demikian, ia selalu menekankan kepada seluruh jajarannya, bahwa tujuan akhir dari kerja keras ini bukan dititikberatkan untuk mendapatkan sebuah penghargaan. 

"Diharapkan tahun depan kita mendapatkan penghargaan lagi. Tetapi sebenarnya, bukan kita titik beratkan pada penghargaannya semata," ujarnya.

Sebab, bagi Wali Kota Eri, capaian ini adalah salah satu bentuk laporan pertanggungjawaban keuangan pemkot kepada seluruh masyarakat Kota Pahlawan. 

"Ini juga sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban Pemerintah Kota Surabaya kepada masyarakat Kota Surabaya," terangnya.

Dalam acara yang berlangsung di Kabupaten Banyuwangi itu, tak hanya Pemkot Surabaya yang menerima penghargaan. 

Tetapi, ada pula beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur juga turut serta mendapatkan penghargaan yang sama.

"Yang menerima penghargaan ini, bukan cuma Pemerintah Kota Surabaya saja. Tetapi berbagai daerah yang ada di Jatim juga menerima," ungkap Wali Kota Eri.

Meski demikian, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu berharap, penghargaan ini dapat menjadi pemicu semangat jajarannya agar terus konsisten meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Utamanya, dalam hal pengelolaan keuangan.

"Semoga menjadikan semangat seluruh jajaran di lingkungan pemkot lebih baik dalam pelayanan. Terutama dalam pengelolaan keuangan. Sekali lagi matur nuwun (terima kasih) Ibu Gubernur," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Kemenkeu RI memberikan penghargaan kepada pemerintah/lembaga sebagai entitas pelaporan keuangan. 

Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah/lembaga yang telah meraih Opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), mulai dari 5 kali berturut-turut, 10 kali berturut-turut, dan 15 kali berturut-turut. 

Pembinaan Lingkungan, Kolonel Dariyanto Sasar Pesisir Pantai


KABARPROGRESIF.COM: (Tuban) Upaya untuk menjaga kelestarian linkungan mulai digencarkan oleh Danrem 082/CPYJ, Kolonel Inf M. Dariyanto. Sasarannya kali ini, adalah sepanjang pantai utara Kabupaten Tuban.

“Penanaman mangrove ini untuk mencegah abrasi,” ujar Danrem. Jumat, 29 Oktober 2021 siang.

Setidaknya, terdapat ratusan ribu pohon mangrove yang telah ia persiapkan dalam upaya pembinaan lingkungan dalam rangka mencegah terjadinya bencana alam tersebut.

Ratusan pohon itu, kata Danrem, nantinya akan disebar di beberapa Kecamatan yang terletak di pesisir utara pantai yang ada di Tuban.

“Penanaman ini juga melibatkan semua pihak, termasuk salah satunya elemen masyarakat,” pungkasnya. (Penrem 082/CPYJ)

Kejari Pasbar Tetapkan 5 Eks Anggota DPRD Tersangka, 3 Langsung Ditahan


KABARPROGRESIF.COM: (Pasbar) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman Barat (Pasbar) menetapkan lima orang mantan anggota DPRD sebagai tersangka kasus dugaan korupsi belanja perjalanan dinas tahun 2019, Jumat (29/10/2021) siang.

“Ada lima orang mantan anggota DPRD Pasbar periode 2014-2019 yang kita tetapkan sebagai tersangka, dan tiga divantaranya langsung kita tahan hari ini,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pasaman Barat, Ginanjar Cahya Permana, Jumat (29/10/2021) malam.

Ketiga mantan anggota dewan yang ditahan itu berinisial JS, FDM, dan ES. Sedangkan dua orang lainnya yang belum ditahan berinisial AT dan IS.

“Dua tersangka lainnya akan dipanggil dalam waktu dekat. Kedua tersangka yang tidak hadir ini karena sedang di luar kota serta satu lagi sedang dalam keadaan sakit,” jelasnya.

Ginanjar mengungkapkan, kemungkinan besar jumlah tersangka bisa bertambah, sejalan dengan pengembangan kasus tersebut.

“Kasus ini sudah kita lakukan penyelidikan jauh-jauh hari dan sudah ada sekitar 30 orang saksi yang kita periksa. Nantinya akan kita lakukan pemanggilan ulang terhadap para saksi,” ujar Ginanjar.

Saat ini, lanjut dia, para tersangka untuk sementara dititipkan di Polres Pasbar, untuk selanjutnya akan diantar ke Rumah Tahanan (Rutan) di Talamau.

Ia menyebutkan, dalam kasus ini negara mengalami kerugian sebesar Rp650 juta dan seluruh kerugian itu juga telah disetorkan kembali ke kas negara oleh masing-masing tersangka.

“Ini merupakan temuan dalam kasus perjalanan dinas tahun 2019. Untuk tahun 2018 masih tengah diproses dan tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya,” jelasnya.

Kelima tersangka terancam dikenakan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Untuk ancaman Pasal 2, minimal empat tahun penjara dan Pasal 3 minimal satu tahun,” pungkasnya.

AAL Terima Kunker Jampidmil Kejagung


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Sekretaris Lembaga Akademi Angkatan Laut (Seklem AAL), Laksma TNI Syamsul Rizal, S.H., M.M., mewakili Gubernur AAL, Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr (Han)., menerima kunjungan kerja Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer (Jampidmil) Kejaksaan Agung RI, Laksamana Muda TNI Anwar Saadi di Loby Utama, Gedung R. Soebijakto, Kesatrian AAL Bumimoro, Surabaya, Jumat (29/10).

Dalam kunjungannya ke AAL ini, Jampidmil Kejagung, didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Dr. Mohammad Dofir S.H., M.H., Plt Aspidmil, Herry Ahmad Pribadi S.H., M.H., Asintel Kajati, Zulbahri S.H., M.H., Kasubdit Kajagung, Jasri Umar S.H., M.H., dan Kajari Tanjung Perak, I Ketut Kasna Dedi S.H., M.H.

Sementara itu Seklem AAL dalam menerima tamunya didampingi Dirdik AAL, Kolonel Laut (P) Sawa, S.E., M.M., Dirpers AAL, Kolonel Laut (E) Prasetyo Tri Yudanto, S.T., M.A.P., CHRMP, Dirlog AAL, Kolonel Laut (T) Achmad Reza, Kaopsjar AAL, Kolonel Marinir Muharram Ahmad Fauzi, S.E., M.M., dan Kasiyankum AAL.

Dalam kesempatan tersebut, Seklem AAL menyampaikan permohonan maaf Gubernur AAL dan Wagub AAL yang tidak dapat menerima langsung kunjungan kerja Jampidmil Kejagung, karena tengah mengikuti kegiatan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., pada upacara Wisuda Purna Bakti dan Prasetya Perwira Diktukpa Angkatan ke-51 dan Diktukpakat TNI AL TA.2021 di Kodiklatal.

Sementara itu Laksda TNI Anwar Saadi mengucapkan terimakasih kepada AAL atas sambutan hangat yang dalam hal ini diterima Seklem dan para Pejabat Utama AAL lainnya.

“Terima kasih atas sambutan yang luar biasa, kehadiran saya disini juga serasa nostalgia ketika puluhan tahun lalu menjalani pendidikan di Kampus Bumimoro ini,” terangnya

Ia juga menunjukkan rasa bangganya, karena pernah menjalani pendidikan di kampus AAL, dan menurutnya AAL sekarang lebih baik dari pada waktu jaman dahulu, baik dilihat dari sistem pendidikan, pengajaran dan pengasuhan, maupun dari fasilitas pendukung pendidikan lainnya yang bagus dan lengkap.

Jampidmil mengungkapkan bahwa tujuan utama berkunjung ke AAL hari ini selain bersilaturahmi dengan Gubernur AAL dan jajarannya, juga untuk mensosialisasikan organisasi Jampidmil yang baru, sehingga lebih familier dan diketahui secara baik oleh personel dan Taruna AAL sebagai calon-calon pemimpin TNI/TNI AL masa depan. (Pen AAL)

KPK Perpanjang Penahanan Bupati Probolinggo Nonaktif Puput Tantriana Sari


KABARPROGRESIF.COM: (Jakarta) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Bupati Probolinggo nonaktif, Puput Tantriana Sari (PTS), bersama empat orang lainnya terkait penyidikan kasus dugaan suap seleksi jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo Tahun 2021.

"Agar pengumpulan alat bukti lebih maksimal, tim penyidik memperpanjang masa penahanan tersangka PTS dan kawan-kawan berdasarkan penetapan pertama dari Pengadilan Tipikor Surabaya untuk 30 hari pertama, terhitung sejak 30 Oktober 2021-28 November 2021," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (30/10/2021).

Tersangka lainnya yang diperpanjang penahanannya, yakni anggota DPR, Hasan Aminuddin (HA), yang juga suami dia dan pernah menjabat sebagai bupati Probolinggo, Doddy Kurniawan (DK), selaku ASN/Camat Krejengan,Kabupaten Probolinggo, dan Muhammad Ridwan (MR) selaku ASN/Camat Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Ketiganya bersama Sari merupakan penerima suap kasus tersebut. Sedangkan satu tersangka lainnya, yaitu Sumarto (SO) selaku ASN Pemkab Probolinggo merupakan pemberi suap.

Sari saat ini ditahan di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih KPK, Hasan Aminuddin di Rumah Tahanan KPK pada Kavling C1 (Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK), Doddy Kurniawan di Rumah Tahanan Polres Jakarta Pusat, Muhammad Ridwan di Rumah Tahanan Polres Jakarta Selatan, dan Sumarto di Rumah Tahanan KPK pada Polisi Militer Kodam Jaya di kawaan Guntur, Jakarta Selatan.

KPK total menetapkan 22 tersangka terkait kasus suap seleksi jabatan tersebut. Adapun 17 tersangka lainnya yang merupakan pemberi suap telah rampung penyidikannya.

KPK, Jumat (29/10) telah menyerahkan barang bukti dan 17 tersangka itu ke penuntutan agar dapat segera disidangkan.

Tujuh belas tersangka adalah ASN Pemkab Probolinggo, yaitu Ali Wafa (AW), Mawardi (MW), Mashudi (MU), Mohammad Bambang (MB), Masruhen (MH), Abdul Wafi (AW), Kho'im (KO), Akhmad Saifullah (AS), Jaelani (JL), Uhar (UR), Nurul Hadi (NH), Nurul Huda (NH), Hasan (HS), Sugito (SO), Sahir (SR), Samsuddin (SD), dan Maliha (MI).

Dalam konstruksi perkara, KPK menjelaskan bahwa pemilihan kepala desa serentak tahap II di wilayah Kabupaten Probolinggo yang awalnya diagendakan pada 27 Desember 2021 mengalami pengunduran jadwal.

Adapun terhitung 9 September 2021 terdapat 252 kepala desa dari 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang selesai menjabat.

Untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa tersebut maka akan diisi oleh penjabat (Pj) kepala desa (kades) yang berasal dari para ASN di Pemkab Probolinggo dan untuk pengusulannya dilakukan melalui camat.

KPK menyebut ada persyaratan khusus di mana usulan nama para Pj kades harus mendapatkan persetujuan Hasan yang juga suami Sari dalam bentuk paraf pada nota dinas pengusulan nama sebagai representasi dari Puput dan para calon Pj kades juga diwajibkan memberikan dan menyetorkan sejumlah uang.

Adapun tarif untuk menjadi Pj kades di Kabupaten Probolinggo sebesar Rp20 juta per orang ditambah dalam bentuk upeti penyewaan tanah kas desa dengan tarif Rp5 juta per hektare.

Sebagai penerima, Sari dan kawan-kawan disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20/2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan sebagai pemberi, 18 orang disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 13 UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20/2001 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

758 Perwira Muda Diambil Sumpahnya Dalam Upacara Prasetya Perwira Diktukpa LI Dan Diktukpakat TNI AL


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pangkoarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, SH,MAP,M.Tr (Han) beserta Ibu Ketua Daerah Jalasenastri Armada II Ny. Dewi Iwan Isnurwanto ikut menghadiri Upacara Praspa Diktukpa LI, Diktukpakat dan Wisuda Purna Bakti tahun 2021 yang dilaksanakan di Lapangan Laut Maluku, Kodiklatal, Bumimoro, Surabaya, Jumat, (29/10).

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M melantik dan mengambil sumpah 758 perwira muda yang terdiri dari 469 perwira baru lulusan Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) TNI AL Angkatan ke-51 dan 289 perwira lulusan Pendidikan Pembentukan Perwira Singkat (Diktukpakat) TNI AL TA. 2021 dalam upacara militer Prasetya Perwira.

Sebelum mengikuti pendidikan dan pelantikan, ke-758 prajurit ini telah mengikuti proses perjuangan yang berat dan penuh tantangan.

Diawali dengan proses seleksi yang sangat ketat dengan persaingan yang tinggi.

Setelah dinyatakan lulus mereka langsung digembleng di Pusat Latihan dan Pendidikan Dasar Kemiliteran (Puslatdiksarmil) di Juanda, Sidoarjo untuk mengikuti pendidikan pembentukan.

Selesai Pendidikan pembentukan, para prajurit masih harus melanjutkan pendidikan kejuruan di pusat pendidikan sesuai dengan korps masing-masing. 

Dalam sambutannya Kasal mengatakan, “ Pengambilan sumpah perwira ini, merupakan prosesi sakral yang melambangkan hubungan vertikal dengan Tuhan Yang Maha Esa, yang harus dipertanggungjawabkan secara moral sesuai agama masing-masing, dalam rangka pengabdian kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.

“ Saya berharap para Perwira Muda lulusan Diktukpa Angkatan ke-51 terdiri dari 433 orang pria dan 36 orang anggota Korps Wanita TNI Angkatan Laut (Kowal), sedangkan Perwira lulusan Diktukpakat terdiri dari 261 orang pria dan 29 anggota Kowal ini mampu membawa konsekuensi berupa tuntutan untuk menunjukkan kinerja, meningkatkan profesionalisme serta membangun kepribadian yang luhur, di mana seorang perwira harus senantiasa memegang teguh Kode Etik Perwira TNI yaitu Budi Bhakti Wira Utama, “ pungkas Kasal.

Sebelumnya, para perwira yang berasal dari Bintara reguler ini telah menjalani upacara penutupan pendidikan di Lapangan Laut Maluku, Kodiklatal yang dipimpin Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AL (Dankodiklatal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat. Dalam acara tersebut, selain penyerahan medali Jala Wira Adhiguna yang berarti perwira laut yang perkasa dan berguna, merupakan medali penghargaan bagi siswa lulusan terbaik yang diimpikan dan diperebutkan para siswa Diktukpa dan Diktupakat yang diberikan kepada lulusan terbaik, juga diserahkan ijazah kepada seluruh lulusan oleh Dankodiklatal.

Usai Upacara Praspa, Kasal juga memimpin Upacara Wisuda Purna Bakti untuk melepas para prajurit TNI AL yang memasuki masa pensiun. Tradisi ini merupakan simbolisasi penyerahan tugas dan tanggung jawab kepada para perwira muda TNI AL yang dalam Prosesinya dilaksanakan diatas geladak Mokap KRI Teluk Langsa-501. (Dispen Koarmada II)

Langgar PPKM, Polisi Segel Karaoke di Semarang


KABARPROGRESIF.COM: (Semarang) Polisi menyegel GAIA Karaoke di Jalan Gajahmada Semarang, Sabtu (30/10). Tempat usaha hiburan itu ditutup paksa lantaran melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan beroperasi hingga di atas jam 24.00 WIB.

"Kita tutup sementara tempat usahanya. Kami juga identifikasi dan melakukan tes urine kepada pengunjung. Karena kita merujuk Peraturan Wali Kota Semarang, yang jelas melanggar ketentuan waktu. Pemiliknya akan kami mintai keterangan untuk pertanggungjawaban," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng Kombes Pol Lutfhi Martadian, Sabtu (30/10).

Dia menyebut operasi yustisi, narkoba dan penegakan protokol kesehatan menyasar tempat hiburan malam dan tempat rawan penyalahgunaan narkoba. Pengawasan dilakukan untuk menegakkan aturan PPKM level 1 di Kota Semarang.

"Masih kita temukan pelanggaran protokol kesehatan. Paling terlihat adalah melanggar waktu yang ditetapkan Perwali, kerumunan pengunjung dan tidak menjaga jarak. Mereka sudah diberi peringatan tertulis. Nanti akan ada analisis dan evaluasi. apakah izin masih perlu diperpanjang atau tidak jika pengelola masih abai," ujarnya.

Pihaknya terus mengingatkan masyarakat bahwa pandemi Covid-19 belum selesai. Pergerakan virus corona pada tingkat global masih dinamis, sehingga tingkat kepatuhan protokol kesehatan, serta target cakupan vaksinasi harus dikejar.

"Jadi pengingat, kewaspadaan harus tetap ditingkatkan. Salah satu yang dianggap memengaruhi peningkatan kasus tersebut adalah sudah dilakukannya berbagai pelonggaran dan penurunan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, misal penggunaan masker, cuci tangan, dan jaga jarak," tutupnya.

Prajurit Korem Bhaskara Jaya Dapat Penyuluhan Soal Kesehatan


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Beberapa penyuluhan soal kesehatan diberikan langsung oleh pihak Denkesyah 05.04.04 Surabaya ke para personel Korem 084/Bhaskara Jaya.

Beberapa jenis penyakit degenerative dibahas dalam sosialisasi yang digelar di Aula Makorem tersebut. Jumat, 29 Oktober 2021 pagi.

FKTP Klinik Ksatrian Dandenkesyah, Nur Muhammad menjelaskan jika beberapa penyakit degenerative bisa diantisipasi dan dicegah melalui beberapa cara, salah satunya melalui olahraga. 

“Penyakit diabetes adalah faktor keturunan. Itu bisa dicegah dengan berolahraga,” kata dia.

Sedangkan, kata dia, untuk penyakit jantung koroner diakibatkan beberapa faktor, salah satunya ialah merokok. 

Penyakit itu, dapat dicegah dengan beberapa langkah, salah satunya mengatur pola makan.

“Terutama makanan yang mengandung banyak vitamin,” jelasnya

Terpisah, Kasi Pers Korem, Kolonel Inf Agus Supriyanto menegaskan jika sosialiasi yang dilakukan oleh pihak Denkesyah itu, sangat penting untuk diketahui oleh semua prajurit dan PNS.

Pasalnya, sosialiasi itu sangat berdampak pada keseimbangan fisik prajurit dalam menjalankan tugas dan kewajiban. 

“Sebab, seorang prajurit dituntut untuk memiliki kondisi fisik yang prima,” pungkasnya. (Penrem 084/Bhaskara Jaya)

Permudah Pemasaran Toko Kelontong dan UMKM, Pemkot Surabaya Akan Melaunching Aplikasi Peken


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melaunching aplikasi Pemberdayaan dan Ketahanan Ekonomi Nang Suroboyo (Peken) Surabaya pada Minggu, 31 Oktober 2021. 

Aplikasi belanja online ini, sudah bisa diakses oleh masyarakat untuk memilih produk-produk berkualitas karya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Pahlawan. 

Aplikasi ini nantinya bisa diakses oleh masyarakat umum. Aplikasi web mobile tersebut dapat diinstal di handphone berbasis android dan memiliki beberapa fitur di dalamnya. 

Fitur yang pertama adalah Toko Kelontong. Dalam fitur ini, masyarakat dapat memilih berbagai kebutuhan pokok mulai beras, gula, minyak dan lain sebagainya. 

Sedangkan yang kedua adalah fitur UMKM, di dalam fitur ini ada beberapa pilihan produk. Antara lain berupa kraf, fashion dan kuliner. 

“Jadi masyarakat tinggal pilih saja. Karena ini kan seperti market place pada umumnya, tinggal pilih sesuai kebutuhan, klik masukkan ke keranjang, konfirmasi ke penjual, setelah itu pembeli tranfer,” kata Kepala Diskominfo Kota Surabaya, M. Fikser, Sabtu (30/10).

Fikser lebih detail menjelaskan, yang membuat beda Peken Surabaya dengan aplikas toko daring lainnya yaitu tidak ada bank penengah antara penjual dan pembeli. 

Tidak adanya bank penengah tersebut, penjual dan pembeli akan merasa lebih aman dan nyaman ketika transaksi. Selain itu, cara ini berguna untuk meminimalisir terjadinya salah transfer. 

“Pemerintah sebagai penengah kalau ada trobel-trobel di level bawah, kita yang selesaikan. Maka dari itu,  supaya orang merasa aman dan nyaman ketika transaksi, kita lakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap toko yang akan mendaftarkan diri di Peken Surabaya,” jelas Fikser.

Masih soal transaksi, Fikser melanjutkan, pada aplikasi ini juga disediakan fitur pembayaran QR code untuk seluruh perbankan yang ada. 

Selain itu, setiap transaksi juga akan mendapatkan report laporan yang nantinya digunakan untuk bahan evaluasi pegiat UMKM. 

“Nanti bakal ketahuan UMKM mana saja yang perlu mendapat pembinaan bagi yang pasarnya kurang. Itu nantinya akan dapat intervensi dari pemerintah, seperti membantu manajemen keuangannya dan bantu pemasaran juga. Jadi ada semacam bintang untuk penilaian produknya dari customer, diharapkan ada untungnya bagi UMKM yang bergabung,” ujarnya. 

Aplikasi ini rencananya dilaunching bersamaan dengan event Surabaya Fashion Week (SFW) pada 31 Oktober 2021 mendatang di Grand City Mal, Surabaya. 

Pada event ini terdapat pula aneka produk UMKM asal Kota Surabaya yang dipamerkan. 

Sementara itu, bagi pegiat UMKM yang ingin mendaftarkan brand-nya di Peken Surabaya, akan dibantu proses verifikasi oleh Disperindag Kota Surabaya. 

Fikser menambahkan, aplikasi Peken Surabaya diharapkan bukan sekadar memudahkan masyarakat dan UMKM Surabaya. 

Akan tetapi juga memudahkan wisatawan yang datang ke kota ini ketika akan membeli oleh-oleh. 

“Nah wisatawan sekarang lebih mudah kalau cari oleh-oleh, makanan khas Suroboyo itu cari di mana sih? Ya tinggal akses Peken Surabaya ini,” katanya.

Di dalam aplikasi ini, Fikser menambahkan, sebelum Peken Surabaya dilaunching sudah ada 230 Toko Kelontong sudah menghasilkan transaksi senilai Rp 2,3 miliar. 

Sedangkan per hari ini meningkat menjadi Rp 2,4 miliar transaksi hasil dari pemberdayaan Toko Kelontong dan UMKM. 

“Saat ini yang telah tergabung totalnya menjadi 277 Toko Kelontong dan UMKM. Saya harap bukan hanya 277 ini, siapa saja masyarakat Surabaya bisa mendaftarkan diri untuk memasarkan produknya,” pungkasnya.

Jaga Stabilitas Keamanan Kedua Negara, TNI AL Bersama Royal Australian Navy Gelar Latma New Horizon 2021


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Untuk menjamin terpeliharanya mutual trus building yang berdampak positif terhadap stabilitas keamanan antara Indonesia dan Australia, TNI Angkatan Laut dalam hal ini  Komando Armada II bersama Royal Australian Navy (RAN) kembali menggelar Latihan Bersama New Horizon 2021. 

Dengan tiga ketukan palu oleh Kepala Staf Koarmada II, Laksma TNI Rachmad Jayadi mewakili Panglima Koarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H,M.A.P., M.Tr.(Han), maka latihan rutin bersama dua tahunan yang sudah berlangsung sejak tahun 1974 ini secara resmi dibuka. Upacara pembukaan berlangsung di Ruang TFG Puslatkaprang Kolat Koarmada II, pada Jumat (29/10/2021).

Melalui sarana video conference, RAN Commander Fleet yakni Rear Admiral Mark Hammond, ikut hadir dalam upacara pembukaan bersama anggota delegasi RAN lainnya yakni CAPT Rodney J.Griffith (Atal Australia), serta Komandan HMAS Anzac CDR David McPherson. Sementara dari delegasi TNI AL ikut hadir Asops dan Asintel Pangkoarmada II, Komandan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 sebagai Dansatgas, Kolonel Laut (P) Sumarji Bimoaji, Komandan Kolat Koarmada II, dan sejumlah Kasatker Koarmada II.

Dalam New Horison 2021 kali ini, TNI AL mengerahkan dua kapal perang yakni KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dan KRI Malahayati-362 dan sebuah Heli Panther. Di pihak RAN, mereka meluncurkan HMAS Anzac F-150 dan sebuah Heli MH-60R. Materi latihan kali ini dititikberatkan pada pengembangan latihan peperangan anti kapal permukaan/Anti-Surface Warfare (ASuW), meliputi fase latihan pangkalan (Harbour Phase) di Gedung Pusat Latihan Kapal Perang (Puslatkaprang) Komando Latihan Koarmada II, pada tanggal 29 - 30 Oktober 2021. 

Dilanjutkan dengan manuver lapangan (Sea Phase) di Laut Jawa dan Bali pada tanggal 31 Oktober–3 November 2021, yang berupa latihan Photoex, RAS Approach, SURFEX dan GUNEX, dan  MIOEX.

Kemudian ditutup dengan fase pengakhiran dimana rangkaian kegiatan dilaksanakan secara contactless, dan penerapan protokol kesehatan terkait adanya pandemik global Covid-19.

Sementara itu Pangkoarmada II dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kaskoarmada II mengungkapkan, jika selama bertahun-tahun TNI AL dan RAN telah menjalin hubungan yang sangat kuat. Berbagai macam aktitivitas telah diselenggarakan dalam lingkup kerjasama dan bertukar pengalaman antar kedua angkatan laut. 

“Saya percaya Latma New Horizon 2021 akan berjalan dan tercapai dengan baik, melalui berbagai macam serial latihan yang dilaksanakan saat latihan praktis atau manuver lapangan. Sehingga hal ini bisa menjadi kesempatan baik untuk mempererat komunikasi dan bertukar pikiran, “ ujar Laksda Iwan.

Selanjutnya menandai hubungan baik kedua negara, di penghujung acara dilaksanakan pertukaran cenderamata antar delegasi. Dimana Kasarmada II memberikan plakat kepada Cpt Rodney J. Griffith , dan sebaliknya Ia memberikan cenderamata berupa alat musik khas suku Aborigin Australia. (Dispen Koarmada II)

Sssst...GAM Jatim Laporkan Dugaan Korupsi Dana Penanganan Covid-19 Pemprov Jatim


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pengadaan disinfektan tanpa izin edar (IE), Gerakan Aktivis dan Mahasiswa (GAM) Jatim laporkan dugaan korupsi dana penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi Jatim.

GAM Jatim melaporkan pengadaan disinfektan ilegal dan dugaan korupsi Dana Penanganan pandemi Covid-19 kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, 29 Oktober 2021.

Dalam laporannya, GAM Jatim menyampaikan terdapat peraktek pengadaan barang ilegal berupa disinfektan yang masuk ke BPBD, dan nilainya cukup fantastis mencapai Rp1,4 miliar.

"Hasil pemeriksaan keuangan pemprov jatim barang hasil pengadaan dalam rangka

penanganan Covid-19 yang diterima BPBD diketahui terdapat alat kesehatan dan PKRT yang tidak mempunyai izin edar, padahal menurut Permenkes Nomor 62 Tahun 2017 tentang Izin Edar Alat Kesehatan wajib mempunyai izin edar berdasarkan penilaian keamanan, mutu dan kemanfaatan," Ungkap GAM melalui Kuasa Hukumnya M. Syafi'i saat konferensi Pers di depan Kejaksaan Tinggi Jatim.

Selain itu, yang tidak kalah penting menurut Syafi'i, adalah pelaporan dugaan korupsi dana Covid 19 sebesar Rp6.036.276.736,00, yang melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Berdasarkan hasil kajian kami terhadap laporan pemeriksaan keuangan Pemprov Jatim, terdapat 6 Miliar lebih Dana Penanganan Covid-19 yang disalahgunakan,' ungkapnya.

Secara khusus, Ketua GAM Jatim, Musfiq meminta kepada Kejaksaan Tinggi Jatim untuk menyelediki dan mengusut tuntas beberapa kasus yang ia laporkan. Apalagi yang ia bawa adalah dugaan korupsi Dana Covid-19.

"Saat masyarakat tercekik karena pandemi Covid-19, pemerintah kita malah asyik merampok uang penanganan Covid-19 dengan berbagai macam modus. Dan ini perlu diberikan hukuman yang sangat berat sebagaimana intruksi Presiden Jokowi dan agar tidak bermain-main dengan Pandemi," Pungkasnya.

Hingga kini, belum ada tanggapan dari kejaksaaan Tinggi Jatim mengenai pelaporan tentang adanya dugaan korupsi dana penanganan Covid-19.

Kasus adanya dugaan penyalahgunaan bantuan dana penanganan Covid-19 memang perlu perhatian dari publik.

Pasalnya dana tersebut merupakan anggaran langsung dari pemerintah untuk penanganan kasus Covid-19.

Rakyat seharusnya mendapatkan manfaat dari dana tersebut, pengelolaan dana bantuan Covid-19 sangat rentan akan dugaan penyelewengan.

Nilai uang yang sangat besar membuat banyak orang tergiur untuk memiliki dana tersebut.

Langkah yang diambil GAM ini merupakan tindak nyata atas pengawasan rakyat terhadap kinerja dari pemerintah yang dianggap tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Melalui Peringatan Maulid Nabi, Dandim Lamongan Minta Personel Tingkatkan Keimanan


KABARPROGRESIF.COM: (Lamongan) Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad 1443 Hijriah, terus bergulir di beberapa Satuan TNI-AD.

Kali ini, peringatan Maulid Nabi itu digelar di Makodim 0812/Lamongan.

Tak lupa, protokol kesehatan pun diberlakukan selama berlangsungnya Maulid Nabi itu.

Tema yang diusung kali ini, adalah melalui hikmah Maulid Nabi Muhammd, kita tingkatkan keteladanan dan etos kerja personel TNI guna mendukung keberhasilan tugas pokok TNI ditengah pandemi, kata Letkol Inf Sidik Wiyono, bisa dijadikan suatu pedoman bagi personelnya.

“Meskipun pandemi, semua tugas pokok Kodim harus bisa berjalan dengan baik,” pinta Dandim. Jumat, 29 Oktober 2021 pagi.

Tak hanya itu saja, adanya peringatan Maulid Nabi, menurutnya bisa dijadikan suatu momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

“Maulid Nabi ini diharapkan bisa memberikan pencerahan bagi prajurit dan PNS Kodim,” pungkasnya. (Kodim 0812/Lamongan)

Sabtu, 30 Oktober 2021

Covid-19 di Surabaya Terus Melandai, Omzet Pedagang SWK Merangkak Naik


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Omzet pedagang dari sejumlah total 48 Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Kota Surabaya, tercatat mulai merangkak naik. 

Kenaikan ini salah satunya disebabkan karena faktor melandainya pandemi Covid-19 dengan diikuti sejumlah kelonggaran.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkopum) Kota Surabaya, Widodo Suryantoro mengatakan, kondisi pandemi di Kota Surabaya yang terus melandai rupanya, berdampak positif bagi para pelaku usaha. Tak terkecuali para pedagang di SWK yang tersebar di beberapa wilayah Surabaya.

"Kalau saat ini omzet mereka (pedagang SWK) sudah luar biasa, setelah dibuka kesempatan (diizinkan) sampai jam 12 malam," kata Widodo, Sabtu (30/10).

Kebijakan tersebut, sebelumnya telah diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, 3, 2, dan 1 COVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Dalam Inmendagri itu, salah satunya diatur mengenai jam operasional bagi warung makan, warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang diizinkan hingga pukul 22.00 WIB dengan maksimal pengunjung 75 persen. 

Sementara bagi pelaku usaha yang operasionalnya mulai malam hari, dapat beroperasi maksimal hingga pukul 00.00 WIB dengan kapasitas maksimal 75 persen.

Widodo menjelaskan, sejak PPKM Darurat diterapkan, beberapa pelanggan SWK sendiri juga bertanya kapan diizinkan buka. 

Nah, setelah situasi Covid-19 di Surabaya ditetapkan level 1, maka pedagang SWK akhirnya diizinkan beroperasi hingga tengah malam dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Pelanggan (SWK) mereka sendiri juga sudah lama menunggu kapan SWK kembali boleh dibuka," terang mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya ini.

Widodo juga mengungkapkan, dari total 48 SWK yang ada di Surabaya, 22 di antaranya kini omzet penjualannya sudah mencapai sekitar 85 persen. Sedangkan 12 SWK lain, omzetnya sudah 100 persen bahkan lebih.

"Sudah sekitar 85 persen seperti normal. Tapi untuk 12 SWK itu omzetnya sudah normal, bahkan ada yang lebih, seperti SWK Bratang dan Dharmahusada, sudah lebih dari normal," ungkap dia.

Meski sudah diizinkan buka hingga pukul 12 malam, Widodo menyatakan, seluruh pedagang di SWK tetap diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan. 

Tak terkecuali bagi para pengunjung atau pembeli. Seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Tapi pedagang kan macam-macam, jadi kita juga selalu ingatkan dan kita dampingi. Ada pendamping di sana yang selalu mengingatkan prokes," ujarnya.

Pihaknya berharap, dengan kondisi Covid-19 yang terus melandai dan diiringi sejumlah kelonggaran, omzet atau pendapatan para pedagang di SWK dapat kembali normal. "Saat ini omzet mereka mencapai sekitar 85 persen. Semoga bisa segera kembali seperti sediakala," pungkasnya.

Pangkoarmada II Turut Hadir Dalam Pembekalan Kasal Kepada Siswa Diktukpa Angkatan LI Dan Diktupakat TNI AL TA 2021


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pangkoarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, SH,MAP,M.Tr (Han) turut hadir dalam pembekalan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono kepada Siswa Diktukpa LI Diktukpakat TNI AL TA 2021 bertempat di Gedung Graha Samudera Bumi Moro Surabaya, pada Kamis (28/10). 

Menjelang pelaksanaan Praspa (Prasetya Perwira) kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, memberikan pembekalan kepada 469 siswa Diktukpa dan Diktukpakat 289 jumlah keseluruhan 758. Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Laporan Dankodiklatal dilanjutkan dengan acara inti pembekalan oleh Kasal. 

Mengawali pembekalannya Kasal menyampaikan bahwa dirinya terus berkomitmen dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk meraih Kejayaan TNI Angkatan Laut, pembangunan SDM ini merupakan prioritas pertama dari sembilan prioritas selama kepemimpinannya.

Menurutnya transformasi menjadi perwira merupakan momen istimewa perubahan status dari bintara menjadi perwira, karena menjadi perwira merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus harus disyukuri sebagai Rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu menjadi perwira merupakan titik awal untuk merubah pola pikir, pola sikap dan pola tindak sesuai dengan kode etik perwira TNI.

Kasal juga menyampaikan bahwa perubahan strata pangkat juga menjadi perubahan status sosial hal ini haruslah tetap bergaya hidup sebagai prajurit yaitu Prasaja, jujur dan irit. Selain itu agar sebagai perwira juga menjadi pemimpin yang memiliki beban tugas, wewenang dan tanggung jawab berupa moril, terhadap keluarga, anak buah dan lingkungan. Sebagai perwira juga dituntut untuk berani mengambil inisiatif, inovatif dan tampil secara positif serta mampu menjadi teladan bagi lingkungannya.

Pembekalan ini diikuti 758 orang Siswa Diktukpa dan Diktukpakat yang berasal dari tiga Kodik di bawah Kodiklatal yaitu Kodikopsla, Kodikmar dan Kodikdukum. Ke-758 orang siswa ini terdiri 469 siswa Diktukpa Angkatan LI dengan rincian 100 orang Siswa Korps Pelaut, 76 orang siswa Korps Teknik, 46 orang siswa Korps Elektronika, 93 orang Korps Suplai, 27 orang Korps Kesehatan, 19 orang Korps Pomal, 23 orang Korps Khusus dan 85 orang siswa Korps Marinir.

Sedangkan 289 orang sisanya merupakan siswa Diktupakat TA 2021 dengan rincian 80 orang Siswa Korps Pelaut, 58 orang siswa Korps Teknik, 29 orang Korps Elektronika, 25 orang Korps Suplai, 2 orang Korps Kesehatan, 11 orang Korps Pomal, 26 orang Korps Khusus dan 55 orang siswa Korps Marinir.

Hadir dalam pembekalan tersebut para Asisten Kasal, Dankodiklatal Laksamana Madya TNI Nurhidayat dan pejabat Utama Kodiklatal diantaranya Wadan Kodiklatal Laksda TNI Agus Hariadi, Inspektur Kodiklatal, Kepala Kelompok Tenaga Pendidik (Kapokgadik), para Direktur, para Komandan Kodik dan Komandan Pusdik dijajaran Kodiklatal, selain itu hadir para Pangkotama TNI AL Wilayah Surabaya. (Dispen Koarmada II)

Kejari Bojonegoro Berhasil Selamatkan Keuangan Negara Rp.384,8 Juta


KABARPROGRESIF.COM: (Bojonegoro) Selama penyidikan dugaan kasus korupsi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp1,07 Miliar, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, Jawa Timur, telah berhasil melakukan penyitaan terhadap barang-barang yang ada keterkaitan dengan penanganan perkara tindak pidana tersebut. 

Satu diantarnya penyitaan uang atau berhasil mengembalikan kerugian keuangan negara sebesar Rp384,8 Juta.

"Kami masih mendalami, kemana sisa uang yang diambil tersangka dengan cara yang tidak benar itu," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bojonegoro, Badrut Tamam.

"Ini sebagai bukti yang kami bawa di persidangan. Itu kami peroleh dari lembaga-lembaga penerima bantuan yang dengan kesadaran sendiri mengembalikan. Setelah menyadari perbuatan yang dilakukan melawan hukum," tandasnya.

Sementara mengenai saksi yang telah diperiksa, Badrut Tamam mengungkapkan, bahwa jumlahnya total mencapai 120 saksi. 

Terdiri dari saksi di FKPQ kabupaten, tingkat wilayah hingga saksi dari kementerian agama di tingkat wilayah dan pusat. 

Dan juga para kepala kepala lembaga sebagaimana yang diusulkan oleh yang bersangkutan.

Didapati dari hasil pemeriksaan, tersangka SDK selaku Ketua Komunikasi Pendidikan Al-Qur'an (FKPQ) Kabupaten Bojonegoro melakukan pemotongan bantuan sebesar Rp1 Juta dari setiap lembaga penerima dengan dalih sebagai infaq.

"Tersangka melakukan itu juga dibantu oleh pihak-pihak yang nota bene merupakan suruhannya. Ini adalah inisiatif tersangka sendiri. Dan hasilnyapun dinikmati oleh mereka. Orang yang melakukan suruhan inipun berada di bawah kekuasaan tersangka SDK," terang Kajari.

Dijelaskan, selain pungutan berdalih infaq yang melanggar perundang-undangan yang berlaku, juga ada dobel dana bantuan yang diterima para lembaga lebih kurang sebanyak lima lembaga.

"Tetapi kami berharap selama dalam proses penyidikan ini sampai kepada penuntutan, agar lembaga-lembaga tersebut bersedia mengembalikan dana dengan kesadaran sendiri," pungkasnya.

Kadiv Propam Irjen Sambo Punya Strategi Baru Deteksi Polisi Nakal


KABARPROGRESIF.COM: (Jakarta) Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo mengatakan Polri akan melakukan tes psikologi kepada seluruh anggotanya ketika diberi tugas penempatan atau fungsi operasional. 

Menurut dia, hal ini sudah dikomunikasikan dengan SDM Polri.

“Kedepan terkait dengan mental bahwa akan dilaksanakan tes psikologi terhadap anggota-anggota. Jadi sebelum diterjunkan ke fungsi-fungsi operasional, ini harus diketahui dulu,” kata Sambo.

Selama ini, kata Sambo, tes psikologi dilakukan saat proses rekrutmen awal dan proses-proses kepemilikan senjata api secara berkala. 

Kedepan, tes psikologi akan digelar secara rutin untuk menghindari adanya peristiwa pelanggaran yang dilakukan anggota Polri.

“Ini mungkin akan kita buat terobosan untuk secara rutin atasan langsung melakukan tes psikologi terhadap anggota-anggota di fungsi operasional, sehingga bisa kita mitigasi dari awal,” ujarnya.

Menurut Sambo, tujuan dilakukan tes psikologi secara rutin untuk mengetahui psikologis anggota kepolisian seperti apa dan bagaimana keluarga maupun kondisi lingkungan, apakah ada masalah atau tidak.

“Ini semua strategi-strategi yang kami sudah jalankan selama sembilan bulan di kepemimpinan kami Divisi Propam,” jelas dia.

Sementara, Sambo menambahkan pengawasan yang dilakukan terhadap institusi Polri ada tiga pengawas internal. Di Divisi Propam, ada pengawasan terkait perilaku dan kode etik anggota.

“Di Itwasum Polri, terkait manajerial dari pimpinan satuan lapangan dan pengawas dari Biro Wasidik Bareskrim yang menangani terkait materi dan proses penyidikan,” katanya.

Selanjutnya, pengawas kedua adalah pengawas eksternal seperti Komnas HAM, Kompolnas, KontraS dan elemen masyarakat termasuk IPW (Indonesia Police Watch). Nah, pengawas ketiga sangat penting dan berperan adalah pengawas atasan langsung.

“Ini menjadi titik poin, karena pengawas atasan langsung inilah yang bergaul dan bersama-sama dengan anggota dalam melaksanakan tugas. Makanya Bapak Kapolri menekankan untuk atasan langsung ini harus ikut bersama-sama dengan anggotanya, sehingga tahu problem anggotanya,” pungkasnya.

Minim Kesadaran, di Surabaya Masih Ada Pelanggar Protokol Kesehatan


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Belasan pelanggar protokol kesehatan harus menerima ganjaran dari petugas Covid-19 yang sudah bersiaga di pintu gerbang exit tol Dupak yang berada di Kecamatan Asemrowo, Surabaya.

Belasan pelanggar itu, menerima beragam sanksi dari tim Satgas Covid yang terdiri dari aparat TNI, Polri dan Dinas terkait.

Danramil Tandes, Mayor Inf Heri Susanto sangat menyayangkan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh beberapa masyarakat itu.

Pasalnya, ditengah terjangan pandemi saat ini, masih ada saja masyarakat yang enggar mematuhi adanya protokol kesehatan.

“Padahal, itu untuk melindungi diri mereka sendiri,” ujar Danramil. Kamis, 28 Oktober 2021 sore.

Heri menambahkan, pelanggar protokol kesehatan itu ditindak akibat tak menggunakan masker. 

Bahkan, beberapa diantaranya diberikan sanksi tegas berupa penyitaan identitas.

“Iya, kita amankan identitasnya. Itu sebagai efek jera. Sebagian lagi, kita berikan sanksi push up,” tegasnya. (Kodim 0830/Surabaya Utara)

Bangkitkan Semangat UMKM, Pemkot Surabaya bersama Dekranasda Siap Gelar Surabaya Fashion Week 2021


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya, berupaya membangkitkan perekonomian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dengan segera menggelar Surabaya Fashion Week (SFW). 

Acara tersebut akan berlangsung secara offline dan online, pada 31 Oktober 2021-7 November 2021 mendatang, di Main Atrium Grand City Surabaya.

Pada perhelatan SFW 2021 kali ini, terdapat serangkaian kegiatan, yakni Pameran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Fashion Show Bangga UMKM Surabaya, Fashion Show Designer Fashion Show Branded, Launching E-Peken Surabaya, hingga Awarding Pelaku UMKM.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya, Rini Indriyani mengatakan, tujuan digelarnya SFW 2021 untuk meningkatkan percepatan pemulihan ekonomi UMKM, usai Kota Surabaya resmi menjadi PPKM Level 1.

"Surabaya saat ini sudah level 1, saatnya kita bangkit, berjuang, dan bergotong-royong bersama. Pemkot Surabaya bersama Dekranasda, juga berkolaborasi dengan OJK dalam perhelatan Surabaya Fashion Week ini untuk meningkatkan percepatan pemulihan ekonomi,” kata Rini IndriyanI usai Press Conference Pameran Surabaya Fashion Week 2021 di Lobby Lantai 2 Balai Kota Surabaya, Jumat (29/10)

Selain itu, Rini Indriyani juga mengaku akan ada penampilan menarik dalam perhelatan SFW 2021. Nantinya, seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Surabaya juga akan ikut menampilkan karya-karya UMKM yang telah didesain oleh para desainer. 

Hingga para mahasiswa Internasional yang ikut mempromosikan SFW 2021 melalui media sosial (Medsos), dengan harapan bisa memperkenalkan produk dari Kota Surabaya di negara mereka masing-masing.

“Kita Juga akan membuka gerai vaksinasi. Jadi warga yang melihat Surabaya Fashion Week atau warga yang belum di vaksin bisa datang ke stand vaksinasi kami,” ungkap dia.

Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemerintah Daerah Kantor Regional 4 Jawa Timur, Ismirani Saputri mengaku, bahwa pihaknya mendukung penuh perhelatan SFW 2021. 

Sebab, hal ini juga sejalan dalam Surat Keterangan (SK) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Surabaya, yakni mendukung UMKM yang belum belum memiliki akses keuangan di perBankan maupun di non perBankan.

“Kami mendukung penuh Surabaya Fashion Week, kami juga akan membuka tenant bank dan non bank. Serta memberikan workshop kepada para pelaku UMKM dengan memberikan pelatihan dari LJK, terkait sosialisasi keuangan,” terang dia.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surabaya, Wiwiek Widayati juga menjelaskan, bahwa saat ini adalah momentum yang luar biasa, karena Kota Surabaya sudah resmi menjadi PPKM Level 1. 

Maka, perhelatan SFW 2021 ini diharapkan bisa kembali membangkitkan perekonomian.

“Keadaan sudah mulai stabil, melalui Surabaya Fashion Week, harapannya produk yang sudah terkurasi ini bisa dipasarkan untuk domestik hingga Internasional,” jelas Wiwiek sapaan Lekatnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Surabaya M. Fikser menerangkan, para pengunjung bisa mendatangi lokasi perhelatan SFW 2021. 

Meski demikian, para pengunjung juga harus menerapkan protokol kesehatan. Salah satu contohnya, para pengunjung harus memiliki Aplikasi PeduliLindungi dengan minimal sudah melakukan vaksinasi dosis pertama.

“Selain bisa digelar secara tatap muka, kami juga menyediakan fasilitas layanan online yang bisa diakses oleh masyarakat melalui media sosial, seperti Instagram Sapawarga Kota Surabaya dan Bangga Surabaya,” terang dia.

Selanjutnya, untuk konsep yang diusung pada SFW 2021, Founder dan Direktur Next Management, Arif Santoso menjelaskan, dalam perhelatan SFW 2021 tersebut akan berbeda dengan SFW 2019. 

Pada Tahun ini, SFW 2021 mengangkat tema UMKM Journey, yakni UMKM Kota Surabaya dari masa ke masa.

“Melalui UMKM Journey ini, masyarakat bisa mengetahui perkembangan produk UMKM dari sebelum pandemi Covid-19 hingga masa transisi pandemi Covid-19,” ujar Arif.

Selain itu, konsep busana untuk parade fashion show SFW 2021, para pelau UMKM diberikan kebebasan, setelah mendapat pelatihan khusus. 

Mereka diizinkan untuk melakukan variasi dengan konsep Surabaya tempo dulu, saat ini, hingga masa mendatang, dengan total diikuti oleh 60 penampil. 

“Total para desainer dan UMKM yang akan mengikuti parade show ada 60 orang, 40 penampil dari UMKM  dan 20 penampil dari desainer. Kemudian kita juga akan mengadakan workshop yang bisa diikuti oleh para pelaku UMKM maupun masyarakat umum. Harapannya, SFW 2021 ini juga bisa memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM dan masyarakat Kota Surabaya,” pungkasnya.

Tak hanya itu saja, usai pelaksanaan Press Conference Pameran Surabaya Fashion Week 2021 di Lobby Lantai 2 Balai Kota Surabaya, para tamu undangan dan awak media, juga disuguhkan dengan penampilan fashion show oleh para model Next Management, dengan mengenakan busana dari para pelaku UMKM Kota Surabaya.

Jumat, 29 Oktober 2021

Ditjen Pothan Kemhan Bahas Kesejahteraan Veteran


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Direktorat Veteran, Brigjen TNI Echsan Sutadji menjelaskan pentingnya peningkatan pelayanan bagi para Veteran, terutama menyangkut persoalan adminitrasi.

Dikatakan Brigjen Echsan, terdapat banyak kekurangan yang ditemukan selama proses penyelesaian administrasi, salah satunya penulisan nama calon Veteran yang tak sesuai dengan data kependudukan atau data pensiun.

“Proses penyelesaian administrasi Veteran membutuhkan ketelitian, koordinasi dan komunikasi yang baik antara Pusat, Daerah dan Stakeholder,” kata Ditjen Pothan Kemhan dihadapan Kakaminved yang ada di jajaran Babinminvetcatdam V/Brawijaya. Kamis, 28 Oktober 2021 siang.

Echsan menilai, adanya sosialiasi yang dilakukan oleh dirinya saat ini, ditujukan untuk menyelaraskan data secara digital. 

“Sehingga, kesalahan administrasi tidak terjadi lagi atau Zero Mistake, atau paling tidak masih bisa diminimalisir,” bebernya.

Adanya pandemi, kata Dirjen Pothan, seakan mendorong semua pihak untuk lebih memperhatikan kesejahteraan para Veteran. 

Pelayanan bagi Veteran, menurutnya, bukan terhubung dengan beberapa institusi saja. Namun, pelayanan itu, juga terhubung dengan berbagai Kementerian/Lembaga, TNI, Polri dan Pemda hingga instansi terkait lainnya.

“Ini sesuai dengan Perpres yang tertera di nomor 79 tahun 2014 tentangnperaturan pelaksanaan UU nomor 15 tahun 2021, khususnya mengenai hak-hak tertenu bagi veteran. 

Maka dari itu, dibutuhkan koordinasi, integrase, sinkronisasi dan sinergi semua lintas,” ujarnya. (Pendam V/Brawijaya)

Kejati Sulteng Tangkap DPO Kasus Korupsi Rp 1,2 Miliar


KABARPROGRESIF.COM: (Palu) Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menangkap terpidana korupsi asal Kabupaten Indragiri Hilir yakni Mujiono atas perkara tindak pidana korupsi PT Inhutani IV yang merugikan negara Rp1,2 miliar.

Kepala Seksi Penegakan Hukum Kejati Sulteng Reza Hidayat mengatakan terpidana korupsi tersebut berhasil ditangkap di salah satu rumah di Kota Palu, Jumat pagi, sekitar pukul 11.30 WITA.

Dalam proses penangkapan, Tim Tabur Kejati Sulteng bekerja sama dengan Tim Tabur Kejati Provinsi Riau yang menetapkan Mujiono dalam daftar pencarian orang (DPO), dan Tim Tabur Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir.

"Penangkapan terpidana ini berdasarkan permintaan pantauan pencarian atau penangkapan buron terpidana korupsi atas nama Mujiono dari Kejari Indragiri Hilir," katanya, Jumat, 29 Oktober.

Terpidana bersalah melanggar Pasal 1 ayat 1 sub B Jo. Pasal 28 UU No 3 Tahun 1971 Jo. Pasal 43A UU Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

"Bahwa kronologis pencarian dan penangkapan terpidana tersebut yakni Tim Tabur Kejati Sulteng telah melakukan pengintaian di mana ia tinggal. 

Setelah dipastikan bahwa ia berada di rumah, Tim Tabur Kejati Sulteng berkoordinasi dengan Tim Tabur Kejati Riau dan Kejari Indrigiri Hilir untuk menangkapnya," lanjutnya.

Reza mengatakan tim kemudian bergerak cepat dan langsung melakukan pengawasan di rumah terpidana dan terpidana saat itu sedang menjemput anaknya di sekolah.

Kemudian sekitar pukul 11.30 WITA ia berhasil tanpa ada perlawanan dan selanjutnya ia dibawa ke kantor Kejari Palu.

Terlilit Korupsi, Mantan Kades di Bangkalan Diamankan Kejaksaan


KABARPROGRESIF.COM: (Bangkalan) Mantan Kepala Desa (Kades) Desa Karpote, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, inisial MH diamankan petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat (28/10/2021).

MH diduga terlibat penggelapan uang negara untuk pembangunan jembatan di desa tersebut.

Kasi Intel Kejari Bangkalan, Dedi Franky menyebutkan, telah menetapkan MH sebagai tersangka dalam kasus proyek pembangunan yang seharusnya dirampungkan Tahun 2020 tetapi masih dikerjakan di Tahun 2021. 

“Kami sudah tetapkan tersangka dan diamankan,” jelasnya, Jumat (29/10/2021).

Diketahui, kasus terkuat dari kecurigaan masyarakat desa yang melihat proses pengerjaan jembatan memakan waktu cukup lama. 

Masyarakat kemudian melakukan pelaporan pada Kejari Bangkalan dan diselidiki.

“Kami sebelumnya juga telah melakukan penyegelan pengerjaan jembatan tersebut sekaligus mengamankan alat bukti yang diperlukan,” jelasnya.

Saat ini pihaknya telah mengamankan MH dan akan diselidiki selama 20 hari ke depan. Sementara MH telah mendekam di lapas kelar 1 cabang Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.

Pangdam dan Kasdam Brawijaya Beri Wejangan Untuk Komandan Satuan


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Beberapa penekanan disampaikan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto ke para Komandan Satuan yang ada di wilayah teritorial Kodam V/Brawijaya.

Penekanan itu, menyoal adanya loyalitas prajurit Brawijaya yang harus teguh, loyal, serta tegak lurus. Bahkan, beberapa aspek disampaikan oleh Suharyanto, salah satunya menekan terjadinya angka pelanggaran.

“Untuk bidang operasi, Dansat harus menguasai taktik, dan teknis kesenjataan. Terutama untuk selalu mengecek kecakapan anggota,” pinta Pangdam dalam pengarahan yang berlangsung di Lapangan Ahmad Yani, Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Kamis, 28 Oktober 2021 pagi.

Sementara itu di lokasi yang sama, Kepala Staf Kodam, Brigjen TNI Agus Setiawan membahas soal beberapa aset tanah milik Kodam yang saat ini digunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Bahkan, ia pun mengakui adanya penguasaan lahan itu seakan menimbulkan suatu permasalahan tersendiri. 

Pasalnya, pihak Kodam harus rela menggunakan tanah milik instansi lain.

“Terdapat permasalahan, tanah milik instansi lain yang digunakan oleh Kodam, yaitu Koramil Gedangan,” ungkap Agus.

Bukan tanpa sebab, penggunaan lahan tanah milik instansi lain itu, diakibatkan terdapat beberapa lahan milik Kodam yang saat ini telah ditempati oleh masyarakat.

“Ditempati. Sedangkan, tidak ada bukti kepemilikan,” bebernya.

Ironisnya lagi, kata Kasdam, tanah milik negara itu memiliki sertifikat hak milik. Padahal, tanah itu berstatus milik negara.

Beberapa langkah, rencananya bakal dilakukan oleh pihak Kodam, salah satunya ialah pembentukan tim penertiban aset. 

Tim itu, nantinya akan berkoordinasi, hingga melakukan pengamanan aset di lapangan.

“Tim itu akan berkoordinasi langsung dengan BPN, dan melakukan pengamanan aset patok, pagar, papan nama, patrol dan pensertifikatan atau P5,” jelas Kasdam.

Selain pembekalan, acara tersebut juga diwarnai dengan pelepasan 2 pejabat teras Makodam. 2 pejabat itu, adalah Danrindam dan Kainfolahtadam V/Brawijaya, hingga pemberian penghargaan bagi Komandan satuan yang berprestasi.

Tak lupa, selama berlangsungnya kegiatan itu Pangdam juga menekankan seluruh Komandan Satuan untuk tetap memberlakukan adanya protokol kesehatan. (Pendam V/Brawijaya)

33 Dentuman Meriam KRI REM-331 Bantu Pendaratan Amfibi


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Masih terkait dengan gelaran Latihan Operasi Amfibi (Latopsfib) TNI AL tahun 2021 di Dabo Singkep, salah satu unsur yakni KRI R.E. Martadinata-331 sukses meluncurkan 33 meriam dengan dentuman keras dalam pendaratan amfibi saat puncak latihan, yakni Senin (25/10/2021).

Sesaat sebelum fajar menyongsong, 12 km arah laut dari pantai pendaratan amfibi di sebelah barat Pulau Singkep, dilaksanakan aksi bantuan tembakan kapal (BTK) dari KRI Raden Eddy Martadinata – 331 yang sedang melaksanakan operasi gabungan amfibi. 

BTK berfungsi sebagai bantuan serangan penembakan meriam kaliber besar dari kapal guna mengurangi kemampuan pertahanan pantai dan perlawanan dari musuh, sehingga lebih memberikan keunggulan bagi pasukan pendarat Korps Marinir untuk merebut dan menguasai pantai.

Akurasi dan presisi sangat dibutuhkan Gun Control Officer KRI REM-331untuk keberhasilan penembakan tersebut. Hal ini dikarenakan jarak tembak yang cukup jauh dari pantai, dan terdapat beberapa kapal-kapal unsur kawan di sekitar pantai yang siap mendaratkan pasukan pendarat Korps Marinir.

Namun berkat kerjasama tim yang sangat solid, aksi bantuan tembakan kapal berhasil dilakukan. Keberhasilan aksi BTK yang dilaksanakan oleh KRI REM-331 juga tidak luput dari kesiapan tim teknis senjata meriam dalam mempersiapkan kondisi teknis meriam utama kapal perang dari unsur Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II ini.

“Pelaksanaan BTK ini tidak semudah diucapkan seperti saat Tactical Floor Game (TFG). Manajemen waktu dan manajemen resiko harus diaplikasikan dengan tepat. Sedikit terlambat dan sedikit lengah akan mempengaruhi keberhasilan,” ujar Komandan KRI REM-331, Kolonel Laut (P) Rasyid Al Hafiz terkait keberhasilan prajuritnya.

Ia menambahkan jika keberhasilan ini juga tidak lepas dari latihan yang intens, terukur dan terarah yang diberikan kepada seluruh pengawak KRI REM-331 sebagai wujud pembinaan profesionalitas prajurit sebagaimana yang diperintahkan oleh Pangkoarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H.,M.A.P.,M.Tr.(Han) kepada seluruh Kasatker dan Komandan KRI di jajaran Koarmada II.

Pelaksanaan BTK ini juga disaksikan oleh Pangkoarmada II selaku Pembina Kesiapan Tempur Alusista Koarmada II dan Kasal selaku Pemimpin Umum Latihan Operasi Gabungan Amfibi 2021. (Dispen Koarmada II)

Pengusaha Diminta Tarik Kembali Mantan Pekerja RHU dan Wisata yang Dirumahkan


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pembukaan sektor wisata dan rekreasi hiburan umum (RHU) saat Covid-19 terus menurun menjadi angin segar bagi pengusaha untuk kembali menjalankan bisninya. 

Namun, ada yang luput dari perhatian mengenai mantan pekerja di dua sektor tersebut yang sebelumnya  dirumahkan. Nasib mereka (pekerja,red) untuk dipekerjakan kembali kini sepenuhnya ada di tangan para pengusaha.

Hal ini menjadi perhatian serius Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Norma Yunita. Menurutnya, pengusaha harus mempekerjakan kembali karyawan yang sebelumnya dirumahkan. 

Dengan mempekerjakan kembali para karyawan yang dirumahkan saat ada kebijakan penutupan tempat-tempat usaha, dipandang Mbak Norma, sapaan akrab politisi PDIP ini, sebagai langkah membantu pemerintah dalam upaya memulihkan ekonomi masyarakat.

''Kita tahu, sektor ekonomi hampir sebagian besar masyarakat terpukul sejak pandemi Covid-19 berlangsung. Bahkan ribuan pekerja di berbagai sektor terpaksa di rumahkan, menganggur. Ini menjadi perhatian serius dan harus ada report-nya,'' kata dia, Jumat (29/10).

Menurutnya, dua sektor yang saat ini mendapat relaksasi dari Pemkot Surabaya yakni wisata dan RHU menyerap banyak sekali pekerja. Untuk itu, para pengusaha harus menyadari bahwa relaksasi diberikan bukan semata-mata untuk kepentingan pemilik modal, namun juga harus menjadi angin segar bagi para karyawan.

Semestinya, kata dia, menjadi kewajiban pengusaha untuk menarik kembali para pekerjanya yang sempat dirumahkan. Sebab, lanjutnya, banyak dari pekerja saat dirumhakan dengan status yang tidak jelas. 

''Semestinya memang kesanggupan untuk mempekerjakan kembali karyawan yang dirumahkan masuk dalam kalusul relaksasi pembukaan kembali RHU dan wisata,'' kata dia.\

Mbak Norma menyarankan sejumlah syarat yang harus dipenuhi pekerja ketika hendak kembali direkrut seperti pekerja  harus menyerahkan syarat yang diwajibkan Pemkot Surabaya. 

''Ini terkait kelayakan kerja saat massa normalisasi pandemi Covid-19. Dimana pekerja wajib sudah divaksin,'' katanya.

Kemudian, lanjutnya, pengusaha mesti memrioritaskan pekerja dengan KTP Surabaya agar memudahkan Pemkot Surabaya dalam melakukan traching penyebaran Covid-19. 

''Ini untuk melokalisir kemungkinan munculnya kembali Covid-19, bayangkan ketika mereka bukan penduduk Surabaya, kemudian saat terpapar pulang ke daerah asal, tambah runyam nanti,'' katanya.

Untuk mendukung upaya pencegahan tersebarnya Covid-19 di tempat kerja, tambah Mbak Norma, pengusaha harus menyediakan sarana atau fasilitas guna penerapan protokol kesehatan. 

''Protkol kesehatan ini wajib diterapkan, pengusaha RHU dan wisata bisa juga memfasilitasi sarana untuk tes usap tiap waktu yang mereka tentukan sendiri,'' kata dia.

Menurutnya, apabila hal-hal semacam itu dijalankan maka semua akan mendapat dampak kebaikan dari kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. 

''Jadi, angin segar juga bisa dirasakan dan dinikmati masyarakat khusunya pekerja,'' ujar Mbak Norma.

KRI Bima Suci Akhiri Pelayaran Etape ke 12 di Pulau Bali


KABARPROGRESIF.COM: (Bali) Menjelang akhir pelayaran pada etape ke-12, Satgas Operasi Kartika Jala Krida (KJK) 2021, yang saat ini telah sampai dan bersandar di Dermaga timur pelabuhan Benoa Provinsi Bali, disambut secara meriah oleh Forkopimda dan masyarakat Bali, Kamis (28/10).

Begitu sandar di dermaga, Komandan KRI Bima Suci yang juga menjabat selaku Komandan Satgas KJK 2021, Letkol Laut (P) Waluyo, S.H., M.Tr.Hanla., didampingi Palaklat KJK 2021 beserta perwakilan Taruna disambut dengan tarian Payembrama yang di tujukan sebagai tanda penyambutan selamat datang dilanjutkan dengan laporan Komandan Satgas kepada wakil Gubernur Provinsi Bali.

Pada kesempatan tersebut wakil Gubernur, Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si, serta Komandan Lanal Denpasar, Kolonel Laut (P) I Komang Teguh Ardana, S.T., M.A.P., melaksanakan pengalungan bunga kepada Komandan Satgas KJK dilanjutkan pengalungan selendang oleh Pejabat Forkopimda Provinsi Bali kepada Palaklat dan perwakilan Taruna putra daerah.

KRI Bima Suci sejak 26 Juli 2021 lalu melaksanakan pelayaran Kartika Jala Krida yang dilepas langsung oleh Panglima Koarmada II Dr.Iwan Isnurwanto. S.H., M.A.P., M.Tr.(Han)., juga membawa 89 Taruna Tingkat III AAL Angkatan-68 dengan rute Surabaya, Labuan Bajo, Tual, Jayapura, Raja Ampat, Morotai, Nunukan (Sei Pancang), Tarakan, Ranai, Sabang, Nias, Cilacap, Bali, dan kembali ke pangkalan Surabaya.

Pelayaran selama 99 hari dengan jarak tempuh 11.328 NM ini akan selesai pada 2 November 2021 mendatang. 

Tujuan pelayaran ini adalah untuk melatih Taruna-Taruni AAL Korps Pelaut dalam mempraktikkan ilmu navigasi astronomi atau navigasi bintang.

Sementara untuk Taruna AAL Korps Teknik dapat mengaplikasikan langsung ilmu teknik mesin kapal.

Begitu pun untuk Taruna AAL Korps Elektronika agar mampu mempraktikkan ilmu tentang peralatan komunikasi elektronika di kapal.

Sedangkan Taruna Korps Suplai diharapkan dapat memahami lebih banyak tentang perbekalan. 

Selesai acara seremonial penyambutan di dermaga, kegiatan dilanjutkan dengan acara penyambutan Wakil Gubernur, Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si., Komandan Lanal Denpasar, Kolonel Laut (P) I Komang Teguh Ardana, S.T., M.A.P., Komandan Pangkalan TNI AU I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb Reza R.R. Sastranegara, S.Sos.,M.A.P., Husein Sagaf, S.H.

Danrem 163/Wira Satya., Direktur Polairud Polda Bali, Kombespol Toni Ariadai Efendi, S.H.,S.I.K., beserta Pejabat Utama Provinsi NTT di Ball Room KRI Bima Suci yang dilanjutkan dengan pertunjukan (GS) Genderang Suling Gita Jala Taruna diatas Dermaga serta Ship Tour terbatas guna memperkenalkan fasilitas yang dimiliki oleh Kapal Kebanggaan Koarmada II dan Taruna AAL kepada para Pejabat dan tamu undangan.

Selama pelaksanaan kegiatan dengan tetap menerapkan Protokol kesehatan sesuai penekanan Panglima Koarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H., M.A.P.,M.Tr.(Han), kepada Komandan Satgas guna mencegah penularan Covid-19 di Indonesia yang mulai terkendali saat ini. (Dispen Koarmada II)

2022, Pemkot Surabaya Disarankan Bentuk Sentra Ekonomi Kreatif


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Fatkur Rohman menyampaikan, merujuk pada sasaran pembangunan 2022, di antaranya adalah tercapainya pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan sektor strategis dan potensi lokal, produktivitas koperasi dan pelaku usaha mikro. 

Karena itu, dia mendorong terbentuknya _Economy Creative Innovation Centre- atau pusat ekonomi kreatif.

“Saat Reses, ada banyak masukan dari sektor pelaku ekonomi kreatif, bahwa sudah saatnya Surabaya punya semacam _Economy Creative Innovation Centre_ dan Bagian Administrasi Kerja Sama Pemkot Surabaya bisa sangat berperan nantinya,”ujar Fatkur, Jumat (29/10).

Fatkur mengaku sudah menyampaikan ide ini ke Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah dan mendapatkan informasi bahwa banyak aset Pemkot Surabaya sebenarnya memungkinkan dimanfaatkan untuk cita-cita ini. 

Tinggal hubungan hukumnya seperti apa, apa menempel ke OPD terkait atau skema disewakan ke pihak ketiga, semuanya memungkinkan.

Fatkur yang juga Wakil Ketua Fraksi PKS Kota Surabaya, sangat mengapresiasi jika Pemkot Surabaya benar-benar bisa merealisasikan ide tersebut. 

Bagian Administrasi Kerja Sama akan memiliki peran penting mengingat potensi-potensi lokal sangat luar biasa dan potensi marketpun di dalam negeri masih sangat bagus apalagi jika ke depan bisa ada langkah-langkah kerja sama dengan luar negeri melalui Sister City.

“Saya yakin ini akan disambut baik oleh para pelaku ekonomi kreatif. Jika diperlukan, bisa mengundang mereka untuk diskusi konsep dan roadmapnya termasuk melibatkan KADIN (Kamar Dagang dan Industri) misalnya”, pungkas dia.

Menanggapi ide ini, Kabag Administrasi Kerja Sama Pemkot Surabaya,Dewi Wahyu Wardani, mengucapkan terima kasih atas masukan tersebut. Pihaknya akan mencoba berkoordinasi dengan beberapa OPD yang lain seperti Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro serta Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah.

“Secara umum kami sepakat. Ini sudah pernah menjadi diskusi di tingkat Pemkot Surabaya terkait memfasilitasi secara serius kebangkitan ekonomi kreatif di Surabaya”, jelas Dewi. 

Program Kerja Tahun 2021 Korem 083/Baladhika Jaya Dievaluasi


KABARPROGRESIF.COM: (Malang) Kepala Seksi Perencanaan Korem 083/Baladhika Jaya, Letkol Inf Teguh Prastowo membahas adanya pelaksanaan program kerja yang sudah berjalan di tahun 2021 saat ini.

Pada pelaksanaan evaluasi yang digelar di Aula Makorem pada Kamis, 28 Oktober 2021 siang tersebut, Kasiren menjelaskan jika pembahasan itu ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program kerja agar nantinya bisa tercapai sesuai sasaran. 

“Untuk pengambilan keputusan Komando Atas,” ujar Kasiren, singkat.

Beberapa program kerja, disasar oleh dirinya, salah satunya peningkatkan kualitas personel ketika melakukan penanganan terhadap pelaksanaan program kerja yang komperhensif dan berkualitas. 

"Sehingga, bisa mewujudkan laporan evaluasi, serta peningkatan kinerja yang transparan dan akuntabilitas,” jelasnya. (Penrem 083/Baladhika Jaya)