Komisi D Sesalkan Ada Bocah Mabuk Lem


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Anggota Komisi D Bidang Pendidikan dan Kesra DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah menyesalkan adanya kasus bocah mabuk lem (ngelem) di Kota Surabaya yang mendapatkan predikat sebagai Kota Layak Anak.
   
" Semestinya hal tersebut tidak terjadi kalau semua pihak sudah melakukan antisipasi sejak dini." Kata Chusnul, rabu (21/11).

Khusnul menambahkan meski dua dari lima anak yang tertangkap tersebut diberikan pembinaan di kampung anak negeri namun bukan berarti tugas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya selesai tetapi harus terus dilakukan pada anak-anak lainnya.

" Kita menghimbau Pemkot dan masyarakat bersama-sama turut memantau anak-anak teritama pada jam luar sekolah." Hatapnya.
   
Khusnul juga berharap agar stake holder yang melayani permasalahan anak segera mengoptimalkan kinerjanya.

" Ada Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (PPTP2A)  bisa dimanfaatkan secara maksimal memberikan layanan kepada perempuan dan Anak di Surabaya." Pungkasnya.  (*/arf)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sahroni Minta Polri Ungkap Upaya Serangan Balik terhadap Kejagung

Begini Respon Dewan Pers Terkait Penetapan Tersangka Direktur Pemberitaan Jak TV

Kasus Dugaan Rasuah Pengelolaan Anggaran di Kota Pekanbaru Dilimpahkan ke Pengadilan