Antisipasi Risiko Gempa, Pemkot Surabaya Koordinasikan Pemasangan Sensor Monitoring Sesar
Surabaya - KABARPROGRESIF.COM Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengoordinasikan rencana pemasangan alat sensor monitoring untuk memantau aktivitas sesar yang melintasi Kota Pahlawan.
Langkah tersebut dilakukan pemkot bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai bagian dari upaya memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Pemkot Surabaya telah berkoordinasi dengan pihak ITS terkait kebutuhan alat sensor monitoring tersebut. Menurutnya, pembahasan mengenai pemasangan alat masih dalam tahap koordinasi, termasuk mengenai lokasi pemasangannya.
"Kita sudah koordinasikan dengan teman-teman ITS terkait alat sensor ini," kata Wali Kota Eri, Sabtu (12/9/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan sesar di Surabaya bukan merupakan hal baru.
Kota Pahlawan diketahui dilalui dua segmen sesar, yakni Sesar Surabaya dan Sesar Waru yang merupakan bagian dari sistem sesar di Pulau Jawa.
"Dari dulu sesar itu sudah ada ya. Ada Sesar Waru sama Sesar Surabaya. Ada yang melewati beberapa wilayah. Karena itu kemarin saya minta untuk Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) melakukan sosialisasi," kata Wali Kota Eri, Senin 14 September 2026.
Menurutnya, selain penguatan pemantauan, kesiapsiagaan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi bencana.
Sosialisasi diperlukan agar masyarakat mengetahui langkah yang harus dilakukan apabila sewaktu-waktu terjadi gempa.
"Nudzubillah min dzalik, kalau ada kejadian, maka evakuasinya seperti apa? Lari di mana? Itu sudah dilakukan Kepala BPBD. Karena memang Surabaya dilewati sesar dua itu, Sesar Surabaya dan Sesar Waru," pungkasnya.
Komentar
Posting Komentar