Minggu, 30 Juli 2017


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi RI, siap menerima pelimpahan 93 warga negara asing (WNA)  tersangka dugaan penipuan online (cyber fraud) yang digerebek tim Satgas Khusus Bareskrim Mabes Polri di empat rumah mewah komplek Perumahan Graha Famili Blok. N1, Sabtu (29/7) sore. Puluhan WNA asal China dan Taiwan itu, baru diterbangkan dari Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo pada Minggu (30/7) sekitar pukul 12.00.

“Kita siap menerima penyerahan dari cyber fraud dari Mabes Polri, untuk segera kita tindaklanjuti. Kapanpun kami siap untuk melakukan proses tindakan administrative, pendeportasian dan sebagainya,” tegas Zaeroji, S.Sos, MH, Direktur Pengawasan dan Penindakan Imigrasi ditemui sela-sela kegiatan di Surabaya, Minggu (30/7).

Lanjut Zaeroji, setiap kali Mabes Polri memiliki kegiatan yang meyangkut keberadaan orang asing di Indonesia, kepolisian selalu melibatkan imigrasi lantaran sudah menyangkut perbedaan negara.

“Selama ini, kita juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindaklanjuti setiap terjadi penangkapan seperti kemarin, di Surabaya, Bali, Batam dan Jakarta. Biasanya, mereka menyalahi izin tinggal. Dan polisi tidak bisa projustitia.Karena delik penangkapan ada di sana (RRC dan Taiwan,red), ” sambung mantan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Kusus Surabaya ini.

Mendapati keberadan para WNA yang ditangkap Bareskrim Mabes Polri, Zaeroji menolak jika dikatakan kecolongan. Sebab, ketika orang asing ini sudah berada di dalam (Indonesia,red), pengawasan dilakukan bersama-sama bukan saja imigrasi. Bahkan ketika orang asing masuk bandara selalu ada petugas C.I.Q. (Custom, Immigration,Quarantine) yang memiliki fungsi masing-masing.

“Yang namanya pengawasan mutlak ada di imigarsi ketika orang asing ini berada di tempat pemeriksaan imigrasi atau TPI, baik mereka ini akan masuk atau ingin keluar dari Indonesia. Seperti di bandara atau dermaga, disitu sudah pasti ada petugas kita, juga ada custom dan petugas karantina. Itu masih di bandara. Nah, ketika sudah di dalam, pengawasan fungsi masing-masing. Misal orang asing ini melakukan kejahatan, bukan lagi imigrasi, tapi kepolisian. Sebab, yang orang asing lakukan ini, kategori kejahatan umum bukan kejahatan keimigrasian. Karena ketika mereka masuk, kita sudah saring, paspor benar, visa benar,” sahut mantan Atase Imigrasi di Kedutaan Arab Saudi dan Singapura ini.

Menindaklanjuti penggerebekan di rumah elit Graha Famili, imigrasi tidak memiliki kemapuan untuk melacak dugaan tindak kejahatan yang dilakukan oleh orang asing ini. Masalah ini menurutnya, bukan saja tugas imigrasi, tapi juga semua pihak untuk mengamankan negara ini dari serbuan orang asing.

“Kita tidak mungkin bisa melacak kegiatan di dalam rumah dengan pagar tinggi. Tidak ada kemampuan untuk itu. Kemarin itu, kerjasama antara Kepolisian RI dengan Kepolisian RRC atau Taiwan, karena memang pengaduannya dari sana (RRC,red). Imigrasi yang di wilayah, tugasnya hanya membakup saja,”  beber mantan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng ini.

Sekedar diketahui, diberlakukannya bebas visa bagi 198 negara masuk ke Indonesia, diakui sangat sulit untuk mendeteksi. Terindikasi, mereka kerap melakukan kegiatan dengan menyalahgunakan visa yang diberikan.

“Kalau  pakai visa, akan lebih mudah mencarinya, siapa penjaminnya. Karena mungkin ada sponsor. Tapi kalau dia pakai bebas visa, nggak bisa. Dia datang ke bandara bawa paspor , berangkat. Kalau visa, tentunya minta ke kedutaan dan disitu akan terlihat sponsornnya,”  pungkasnya. (arf)


KABARPROGRESIF.COM : (Gresik) Tim Aparat dari Polisi Militer Angkatan Laut, Pangkalan Utama TNI AL V (Pomal Lantamal V) berhasil menggebek praktek judi sabung ayam yang dilakukan di kawasan Komplek Perumahan TNI AL Kota Baru Driyorejo, Gresik, Minggu petang, (30/7).

Tim Pomal Lantamal V beranggotakan 23 personel yang dipimpim  Kadis Lidkrim Pamfik Pomal Lantamal V, Letkol Laut (PM)  MJ.  Ardi Kirom. S. H., tersebut,  berhasil mengamankan
10 orang pelaku yang salah satunya diduga oknum TNI AL yang tengah melakukan perjudian di TKP Jl. Giok Raya,  Kota Baru Driyorejo.

Menurut Ardi -sapaan akran  Kadis Lidkrim Pamfik Pomal Lantamal V ini,  penggerebekan praktek judi sabung ayam ini berdasarkan informasi dari warga Jl.  Giok Raya tentang seringnya perjudian Sabung Ayam dilajukan di wilayahnya,  bahkan judi kartu kerap dilakukan yang dirasa warga sudah meresahkan keamanan dan kenyamanan warga sekitar.

Berbekal informasi tersebut,  Pomal Lantamal V segera menerjunkan tim ke lokasi untuk menegakkan ketertiban dan mengatasi penyakit masyarakat, apalagi diduga ada oknum TNI AL yang juga turut dalam kegiatan tersebut.

 

"Ternya benar,  setelah kami terjun langsung ke lokasi di Jl.  Giok Raya sekitar pukul 15.00 WIB, kami mendapati Perjudian Sabung ayam,  judi kartu dan judi Remi yang berada di Jl.  Giok Raya,  selanjutnya kami langsung melakukan penangkapan," terangnya.

Dari penggerebekan tersebut telah diamankan 10 orang penjudi,  satu diantaranya ada oknum TNI AL berinisial J, 12 ekor ayam, 3 slop kartu Remi, sejumkah uang dan karpet tempat sabung ayam.

Hingga berita ini di turunkan, para pelaku judi sabung ayam, judi kartu dan judi remi dan barang bukti masih diamankan di Mako Pomal Lantamal V untuk didata guna proses lebih lanjut.

Sementara itu Komandan Polisi Militer Lantamal V (Danpomal Lantamal L) Letkol Laut  (PM)  Khoirul Fuad,  S.H. membenarkan adanya pengerebekan praktek Judi Sabung Ayam,  Judi Kartu dan Judi Remi yang dilakukan anggotanya,  Ia sangat mengapresiasi operasi tersebut sehingga bisa menangkap para lelaku sekaligus mendapat barang buktinya.

Ia berjanji akan terus melakukan operasi penertiban dan penegakkan hukum semacam ini diwilayah kerja Pomal Lantamal V,  apalagi di kawasan perumahan Dinas TNI AL atau perumahan umum yang banyak dihuni oleh prajurit TNI AL. (arf)




KABARPROGRESIF.COM : (Sidoarjo) Jabatan Komandan Resimen Kavaleri-1 Marinir (Danmenkav-1 Mar) diserahterimakan dari pejabat lama Kolonel Marinir Agung Trisnanto kepada pejabat baru Letkol Marinir Arif Handono yang sebelumnya menjabat Wakil Komandan Resimen Kavaleri-1 Marinir (Wadan Menkav-1 Mar).

Komandan Pasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Lukman, ST, MSi (Han) sewaktu memimpin serah terima jabatan, Sabtu (29/7/2017) mengatakan, perpindahan jabatan dalam suatu organisasi di lingkungan instansi Tentara pada hakekatnya merupakan suatu kebutuhan organisasi yang harus dilaksanakan secara periodik, dalam usaha untuk mewujudkan pembinaan personel dan organisasi yang kompetitif dan berkesinambungan.

“Sekaligus sebagai wujud kepercayaan dan penghargaan dari pimpinan atas segala prestasi dan kemampuan yang dipunyai, sehingga diberikan tugas dan tanggung jawab yang lebih tinggi untuk dapat mengimplementasikan kepemimpinan yang dipunyai,” ujar Komandan Pasmar-1 melalui keterangan tertulis, di Surabaya.

Brigjen TNI (Mar) Lukman, ST, MSi (Han) mengatakan, dengan peralihan tugas jabatan diharapkan mampu membawa semangat baru dan penyegaran ide-ide pemikiran di lingkungan Korps Marinir khususnya Menkav-1 Mar.

“Sehingga secara komprehensip mampu menghasilkan ‘output’ yang lebih berkualitas dan mampu memberikan karya terbaiknya dalam setiap pelaksanaantugas,” kata Komandan Pasmar-1 .

Brigjen TNI (Mar) Lukman, ST, MSi (Han) mengatakan, Menkav-1 Mar mempunyai tugas pokok melaksanakan pembinaan kekuatan dan kesiapan operasional.

“Satuan Menkav-1 Mar sebagai pasukan pendarat guna melaksanakan operasi pendaratan Amfibi, operasi pertahanan pantai di pulau-pulau strategis serta tugas-tugas operasi lainnya, baik Operasi Militer perang maupun Operasi Militer selain perang,” kata Brigjen TNI (Mar) Lukman, ST, MSi (Han)

Melihat tugas pokok tersebut, kata dia, Menkav-1 Mar memiliki tugas yang sangat berat dan oleh karenanya sangat dibutuhkan seorang Komandan yang memiliki kerja keras, kerja cerdas, inovasi serta dedikasi yang tinggi.

“Supaya semua unsur yang ada dapat mencapai tugas yang dibebankan dan patut bersyukur sampai sekarang  ini sangat membanggakan baik dalam gelar kekuatan untuk menjamin keamanan integritas wilayah yuridiksi nasional, tugas-tugas luar negri dibawah naungan PBB, maupun tugas-tugas dalam negeri lainnya,” ujar Brigjen TNI (Mar) Lukman, ST, MSi (Han).

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu dijajaran Pasmar-1 itu menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kolonel Marinir Agung Trisnanto atas segala usaha dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Danmenkav-1 Mar.

Sementara itu, lanjut Komandan Pasmar-1, kepada Letkol Marinir Arif Handono dirinya berharap dapat memacu semangat untuk berprestasi lebih bagus lagi yang direfleksikan dalam bentuk dedikasi, loyalitas dan tanggung jawab demi keberhasilan dalam mengemban tugas.

“Pertahankan dan tingkatkan semua prestasi dan keberhasilan yang sudfah diraih oleh pejabat lama, tingkatkan kerja sama dan keterpaduan, baik di dalam maupun diluar kesatuan demi keberhasilan tugas,” jelas Komandan Pasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Lukman, ST, MSi. (arf)


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Diawali dengan senam bersama, seluruh Forkopimda Jatim mulai mencanangkan tahun keselamatan untuk kemanusiaan. Minggu, 30 Juli 2017 pagi.

Dalam acara itu, seluruh warga, khususnya para masyarakat yang menjadi korban kecelakaan, terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan di pagi hari yang berlangsung di Taman Bungkul, Kota Surabaya.

Selain mengikuti senam bersama, Forkopimda Jatim, khususnya Polda Jatim dan Kodam V/Brawijaya, juga menyediakan suatu kupon doorprize yang ditujukan kepada masyarakat yang mengikuti berlangsungnya kegiatan itu.

Dalam kesempatan itu, Forkopimda Jatim, khususnya petugas Lantas dari Polda Jatim, menghimbau seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada dalam berkendara.


Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Machfud Arifin dan Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, menyempatkan diri untuk memberikan suatu bingkisan sebagai bentuk tali asih kepada kaum difabel korban laka lalin.

"Ini bentuk kepedulian kita. Saya harap, para pengendara bisa lebih berhati-hati di jalan raya. Dan, saya harap korban kecelakaan di Jawa Timur, semakin berkurang," pinta Kapolda Jatim dengan didampingi Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko ketika ditemui seusai berlangsungnya acara pencanangan tahun keselamatan.

Selain dihadiri Kapolda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya, berlangsungnya acara tersebut, juga dihadiri oleh Gubernur Jatim, Pakde Karwo, Tri Rismaharini dan juga beberapa unsur pimpinan Forkopimda di Jawa Timur lainnya. (arf)


KABARPROGRESIF.COM : (Bojonegoro) Danramil 0813-01/Bojonegoro turut menghadiri acara Puncak peringatan Hari Anak Nasional Kabupaten Bojonegoro yang dipusatkan di Taman Rajekwesi Kota Bojonegoro, Minggu (30/07/2017) pagi tadi.

Acara yang dibuka oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi, dihadiri juga oleh Bupati Bojonegoro Drs. Suyoto, M. Si., Ketua Lembaga Perlindungan Anak Bojonegoro, Kasat Binmas Polres Bojonegoro, Dinas P3A, Puskesmas Kota, PMI, Yayasannya Pita Merah, Sanggar Sayap Jendela, SLB Putra Harapan, Forum Anak Bojonegoro dan para Insan Media.

Dalam sambutannya, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu .S Bintoro berpesan agar anak-anak untuk bergiat belajar, berlatih dan meningkatkan ibadah demi meraih masa depan yang sukses.

"Anak-anakku harus terus belajar, berlatih dan terus tingkatkan ibadah. Sehingga, menjadi anak yang sukses meraih masa depan," ucapnya.

Kapolres menambahkan bahwa saat ini ditemukan beberaa kasus anak-anak yang kurang adanya teladan dari orang tuanya. Ditemukan juga kasus anak yang siap menikah, tapi belum siap mengasuh dan membina anak anaknya. Sehingga, apa yang saat ini terjadi seharusnya merupakan tanggung jawab orang tuanya.

“Orang tua harus selalu memberikan teladan-teladan yang baik yang dapat dicontoh oleh anak-anaknya,” ungkapnya.

Perlu diketahui bersama bahwa berdasarkan Konvensi Hak Anak PBB tahun 1989, terdapat 10 hak anak Indonesia, yaitu:

(1) Hak untuk BERMAIN;
(2) Hak untuk mendapatkan PENDIDIKAN;
(3) Hak untuk mendapatkan PERLINDUNGAN;
(4) Hak untuk mendapatkan NAMA (identitas);
(5) Hak untuk mendapatkan status KEBANGSAAN;
(6) Hak untuk mendapatkan MAKANAN;
(7) Hak untuk mendapatkan akses KESEHATAN;
(8) Hak untuk mendapatkan REKREASI;
(9) Hak untuk mendapatkan KESAMAAN dan
(10) Hak untuk memiliki PERAN dalam PEMBANGUNAN.  (arf)


KABARPROGRESIF.COM : (Kediri) Hari Jadi Kota Kediri diwarnai 200 Mobil hias dan 2.500 peserta meriahkan Kediri Nite Carnival yang berlangsung kemarin malam. Dengan tema Berkelanjutan Merajut Harmoni, Dandim Kediri, Letkol Arm Joko Setiyo K, M.Si (Han), Kapolresta Kediri, AKBP Anthon Haryadi dan Walikota Kediri, Abdullah Abubakar, serta warga Kota Kediri dimanjakan dengan pemandangan penuh warna dari kostum dan keindahan kearifan lokal mobil hias peserta, minggu (30/07/2017)

Kediri Nite Carnival telah digelar selama 3 tahun ini berturut-turut, dan setiap tahunnya selalu memberikan tampilan dan hasil evaluasi dari pelaksanaan carnival sebelumnya. Tahun ini lebih meriah dan merupakan kreasi dari warga Kota Kediri dalam berpartisipasi memperingati hari jadi Kota Kediri ke-1138. Ditahun ini peserta lebih banyak, modifikasi mobil hias dan kostum peserta lebih spektakuler dengan menghadirkan efek teknologi dan mekanis, dengan menghadirkan keindahan kearifan lokal budaya.

Dari sekian banyak peserta pawai Hari Jadi Kota Kediri , salah satunya menampilkan paduan kreasi pakaian tradisional kerajaan Jawa kuno dengan keindahan pencahayaan lampu, serta teknologi asap dan gelembung udara yang menyelimuti para peserta pawai saat berjalan di jalanan protokol Kota Kediri. Lotus Kingdom, Kerajaan Teratai dimana ada sosok putri yang duduk di atas bunga teratai dengan dikawal oleh belasan prajurit serta panglima perangnya. Tak hanya Kerajaan Teratai, tokoh Gatot Kaca, Burung Garuda, Macan Putih, dan Putri Dewi Kilisuci. Kesenian jaranan khas Kota Kediri juga ditampilkan dalam rombongan pawai mobil hias serta perpaduan aneka warna dalam kostum yang dikenakan peserta saat berjalan di Jalanan Kota Kediri.

Kediri Nite Carnival yang digelar kemarin malam, membuat jalanan Jalan PK Bangsa, Jl Airlangga, Jl Hayam Wuruk, dan Jalan Basuki Rahmat dipenuhi lautan warga Kediri. Kediri Nite Carnival ditutup dengan pesta kembang api spektakuler yang menghiasi langit Kota Kediri. Warna warni kembang api ini sekaligus menjadi tanda peringatan Hari Jadi Kota Kediri yang ke-1138. (arf)


KABARPROGRESIF.COM : (Bojonegoro) Danramil 0813-05/Dander Kapten Inf Jamari bersama Muspika Kecamatan Dander turut mengikuti dialog Menteri Sosial (Mensos) RI Khofifah Indar Parawansa bersama Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Abu Dzarrin (YPAD) dan Pondok Pesantren Dzurriyah KH. Abu Dzarrin, Kendal, Bojonegoro, Minggu (30/7/2017)).

Dalam ceramahnya, Mensos RI Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya untuk mengetahuhi bahaya narkoba. Menurutnya, hal ini karena jangan sampai terkena bujukan pengedar dengan berbagai upaya agar narkoba tersebut laku. Ia bercerita, ada kejadian seorang Ustazd didatangi oleh orang pengedar dan diberi obat. "Katanya, vitamin ini kuat untuk dzikir dan kegiatan lainnya. Sekali gratis, 2,3, dan 4 baru bilang ini ya harus membeli," ungkap Khofifah.

Menurutnya, sekarang yang berkembang tidak hanya teroris. Tapi narkoba juga merupakan teror, untuk itu diharapkan para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya di rumah. "Sehingga, kita perlu mewaspadai ancaman bahaya narkoba ini," tandasnya menambahkan.

Dalam lawatannya di Bojonegoro ini, selain melakukan peletakan batu pertama Kampus E Madrasah Abu Dzarrin. Menteri Khofifah juga akan meresmikan Masjid Al-Ihsan dan penyerahan Bansos PKH di Desa Ngunut, serta menghadiri Harlah Muslimat NU dan pengukuhan Laskar Anti Narkoba di GOR Dabonsia Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Bojonegoro. (arf)


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL V (Wadan Lantamal V) Kolonel Marinir Nana Rukmana, S.E. mewakili Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto, S.E., M.M. menghadiri acara Tahun Keselamatan Berlalu Lintas untuk Kemanusiaan yang dilaksanakan di Taman Bungkul Surabaya, Minggu (30/7).

Acara tersebut dihadiri oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Machfud Arifin, S.H. Pangdam V Brawijaya, Wakapolda, Pangarmatim di wakilkan, Kapolrestabes Surabaya, Kajari, Dishub Provinsi Jawa Timur beserta tamu undangan lainnya.

Korps Lalu Lintas Polri mencanangkan 2017 menjadi Tahun Keselamatan Berlalu Lintas. Pencanangan itu bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Machfud Arifin, S.H. mengatakan, sedianya Polda Jatim akan menggelar pencanangan tersebut beberapa waktu yang lalu, namun jadwal diundur hingga usai Hari raya idul Fitri 1438 Hijriah.

“Pengunduran jadwal ini semakin memberikan waktu luang untuk mempersiapkan segala sesuatunya,” kata Irjen Pol Drs. Machfud Arifin, S.H.

Ia mengatakan, Polri telah menyiapkan beberapa program guna mendukung dan menyukseskan agenda Pencanangan Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan Tahun 2017, yang rencana akan dibuka Presiden Joko Widodo. Pencanangan ini akan diikuti seluruh jajaran Polri se-Indonesia.


Kami lanjutnya,  memiliki enam program unggulan yang dari sebagian diantara telah dlincurkan beberpa waktu yang lalu. Keenam progran unggulan tersebut adalah Pintas (Police Traffic Analysis System) dan PSC (Public Safety Centre), yang telah diluncurkan awal Juli 2017 lalu.
Kemudian Sosok local heros, yaitu orang-orang yang peka dan peduli akan keselamatan. Jadwal peluncurannya pada bulan Juli 2017 ini.

ISDC (Indonesia Safety Driving Centre), soft launching dam peletakan batu pertama pada Agustus 2017 mendatang. Modernisasi polantas. Pada ulang tahun Polantas akan diluncurkan program online polantas (SIM online, Samsat online, BPKB, E-tilang dan lain sebagainya).

Sedangkan pada bulan Oktober 2017 nanti sebagai bulan integritas para pemuda akan diluncurkan program edukasi keselamatan berlalu lintas secara langsung melalui media dan pada November 2017 sebagai bulan Pahlawan, akan diluncurkan bulan kemitraan sebagai bagian dari integrated system yang berkesinambungan.

Machfud mengatakan, pencanangan Tahun Keselamatan Berlalu Lintas ini merupakan gerakan moral untuk meningkatkan kualitas keselamatan, menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan, serta membangun budaya tertib berlalu lintas dan senantiasa memberikan pelayanan prima.

“Prinsipnya Polri akan selalu kampanyekan keselamatam baik dalam bentuk poster, spanduk maupun berbagai instalasi yang bisa dikategorikan traffic accident memorial,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, para tamu undangan menandatangani spanduk Tahun Keselamatan Berlalu Lintas untuk Kemanusiaan. Selain dari itu, para penonoton yang hadir juga dihibur dengan panggung hiburan dan hadiah door prize. (arf)


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Seorang bocah 11 tahun ditemukan tewas di sebuah kolam Taman Kalongan di Jalan Indrapura, Surabaya, sabtu  (29/7/2017).

Korban diduga tersengat aliran listrik saat mandi di kolam air mancur buatan Pemkot Surabaya tersebut.

Jasad bocah dievakuasi dari dalam kolam Taman Kalongan, setelah ada laporan dari sejumlah anak yang diketahui sebagai rekan mainnya itu.

Setelah diidentifikasi bocah berusia 11 tahun tersebut diketahui identitasnya bernama Dimas farel Ardiansyah dan merupakan warga Krembangan Jaya Utara 8/42, Kelurahan Kemayoran kecamatan Krembangan, Surabaya.

Aparat polsek bubutan surabaya juga memeriksa lokasi kejadian dugaan sementara korban tewas karena tersengat listrik air mancur untuk memastikan kematiannya jasad korban diautopsi di RSUD dr Soetomo, Surabaya selain itu sejumlah saksi dimintai keterangan. (arf)


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Tak hanya di Bali, penggerebekan serupa terjadi di perumahan elite Graha Family, tepatnya di Mutiara Golf Blok N 1, Surabaya yang dilakukan Mabes Polri dan Polda Jawa Timur menangkap 93 warga China dan Taiwan serta satu warga negara Malaysia. Sebanyak 93 WNA itu ditangkap dengan tuduhan penipuan yang mereka lakukan di China dan Taiwan.

Ketua Tim Satgas Khusus Mabes Polri AKBP Susantyo Purnomo Condro mengatakan, para pelaku adalah sindikat penipuan di China dan Taiwan. Modus yang dilakukan para WNA ini adalah dengan cara membobol data nasabah beberapa bank di China dan Taiwan dari Surabaya.

"Setelah mendapatkan info dari calon korbannya, para pelaku menghubungi korbannya dari Surabaya," kata Susantyo di lokasi kejadian, Sabtu (29/7/2017).

Dia juga menjelaskan, pelaku menjerat korbannya dengan memainkan peran yang berbeda.

"Ada yang mengaku jika keluarganya sedang ditangkap polisi, para pelaku memainkan perannya masing-masing di level pertama," tutur Susantyo.

Dirinya menambahkan, saat korban sudah masuk perangkap, pelaku lainnya ada yang berperan menjadi polisi atau jaksa palsu.

"Yang berperan menjadi polisi atau jaksa palsu, tugasnya memeras nasabah untuk mentrasfer ke rekening yang sudah di sediakan," beber Susantyo.

Namun, berbekal laporan beberapa korban, kepolisian China lantas menelusuri nomor telepon dan bekerja sama dengan kepolisian Indonesia untuk melakukan penangkapan.

"Mereka ini kerap kali berpindah-pindah tempat, kami sudah melakukan penggerebekan di empat titik berbeda. Bahkan ada tempat baru yang akan digunakan para sindikat ini," jelas Susantyo. (rio)


KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta) Dalam penggerebekan itu, aparat Polda Metro Jaya terpaksa memanjat pagar sebuah rumah mewah di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu, 29 Juli 2017. Tidak hanya pagar, pintu rumah itu juga dikunci rapat, petugas pun berusaha mendobrak paksa.

Di dalam rumah, puluhan warga negara asing (WNA) asal China tidak berkutik lagi. Satu persatu para pelaku yang diduga terlibat kasus penipuan dan pemerasan itu pun diperiksa.

Sejumlah barang bukti seperti ponsel, laptop, dan sejumlah alat pemancar sinyal Wi-Fi semakin menguatkan dugaan adanya aksi kejahatan siber di tempat tersebut.

Sementara di luar rumah, enam WNA berusaha melarikan diri. Namun, upaya mereka menyusup ke sejumlah rumah di pemukiman elite warga itu gagal setelah terjadi kejar-kejaran dengan aparat.

Mereka pun digiring kembali ke lokasi penggerebekan awal di Jalan Sekolah Duta, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Total ada sebanyak 29 WNA asal China ditangkap dalam penggerebekan tersebut. (rio)


KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta) Polisi gabungan mengamankan 27 warga negara asal China di Jalan Sekolah Duta, Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Sabtu (29/7/2017). Mereka diduga terlibat sindikat kejahatan penipuan internasional.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, mereka menipu sesama warga China dan mengaku sebagai aparat keamanan.

"Warga negara China di Indonesia, mereka menelepon pejabat di China. Mereka ngakunya jaksa polisi dan memeras (pejabat) karena terlibat kasus. Lalu pejabat yang ditipu kirim uang ke mereka," kata Argo, Sabtu malam.

Argo mengatakan, polisi juga melakukan penangkapan sejumlah WNA China di Bali atas kasus yang sama.

Petugas gabungan Polri itu terdiri dari Direktorat Siber Bareskrim, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dan Polres Kota Depok.

Sementara, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Rikwanto mengungkapkan, para pelaku berjumlah 27 orang terdiri dari 15 orang pria dan 12 orang perempuan yang berasal dari Tiongkok atau China.

"Setelah korban mengirimkan uang baru menyadari tertipu selanjutnya melaporkan ke kepolisian Tiongkok," tutur Rikwanto seraya menambahkan sindikat itu telah beroperasi melakukan kejahatan di Indonesia sejak Maret 2017. Demikian dilansir dari Antara.

Polisi juga menyita barang bukti berupa tujuh unit laptop, 31 unit iPad mini, satu unit iPad, 12 unit handytalky, 12 unit router wireless, tiga unit jaringan telekomunikasi, empat telepon selular, 17 keypad numeric, dan 20 lembar kartu tanda penduduk Tiongkok. (rio)

Narkoba

Koperasi & UMKM

Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Translate

Hukum

Metropolis

Nasional

Pidato Bung Tomo


Hankam

Popular Posts

Blog Archive