Bupati Gresik Apresiasi Inovasi Kerang Hijau Terpadu PPK Ormawa UNESA


Gresik - KABARPROGRESIF.COM Potensi kerang hijau di Desa Ngemboh, Kecamatan Ujungpangkah, mulai dikembangkan dengan pendekatan terpadu dari hulu hingga hilir. 

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (DPM FIP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) itu mendapat apresiasi dari Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani.

Program pemberdayaan masyarakat bidang maritim tersebut tidak hanya menyasar budidaya kerang hijau. 

Tim PPK Ormawa juga mengembangkan pengolahan daging kerang menjadi produk pangan serta memanfaatkan limbah cangkang untuk suplemen pakan ternak unggas. 

Konsep tersebut sekaligus diarahkan untuk membangun ekonomi sirkular di tingkat desa.

Dosen Pendamping Tim Pelaksana PPK Ormawa DPM FIP UNESA Aditya Chandra Setiawan mengatakan keberlanjutan program diperkuat melalui kelembagaan Smart Maritim Community. 

"Wadah tersebut mempertemukan nelayan dan kelompok istri nelayan dengan BUMDes serta Tim Penggerak PKK Desa Ngemboh. Ada empat fokus kerja," kata Aditya Chandra Setiawan, Jum'at 11 September 2026.

Aditya menjelaskan empat kelompok tersebut meliputi kelompok budidaya kerang hijau, pengolahan daging kerang hijau, pengolahan limbah cangkang kerang hijau, serta pemasaran produk olahan. 

"Pembagian tersebut diharapkan membuat setiap tahapan produksi memiliki pengelola yang jelas. Dengan begitu, program tidak berhenti setelah pendampingan mahasiswa selesai," jelasnya. 

Dirinya mengatakan pada sektor hulu, tim memasang teknologi budidaya longline apung di perairan laut Ngemboh sejak 17 Juni 2026. 

Teknologi tersebut menjadi alternatif dari metode tradisional menggunakan bambu yang dinilai kurang fleksibel menghadapi perubahan cuaca dan tidak dapat digunakan dalam jangka panjang. 

"Lebih adaptif terhadap dinamika musim dan arus perairan," ujar Aditya.

Sementara itu, Ketua Umum DPM FIP Unesa Raden Maulana Naufalul Kamil mengatakan pengolahan daging kerang dilakukan untuk meningkatkan nilai ekonomi komoditas yang selama ini menghadapi fluktuasi harga. 

Kelompok binaan mengembangkan produk Virilong Nugget dan Tortilla Chip. 

"Pelatihan dilakukan melalui demonstrasi pembuatan produk, edukasi nutrisi, praktik langsung kelompok istri nelayan, hingga pemaparan hasil uji laboratorium proksimat," jelasnya. 

Naufal menjelaskan produk tersebut kini mulai diproduksi secara mandiri oleh kelompok binaan. 

Promosi juga dilakukan dalam berbagai agenda Desa Ngemboh. 

Skema pemasaran mulai diarahkan melalui sistem pre-order dan integrasi dengan situs web resmi komunitas.

"Konsep zero waste juga diterapkan pada bagian hilir. Limbah cangkang kerang hijau diolah menjadi tepung yang kemudian dikembangkan sebagai bahan suplemen pakan ternak unggas. Kelompok pengolahan limbah telah mendapatkan pembekalan mengenai kandungan nutrisi tepung cangkang, formulasi suplemen, dan konsep ekonomi sirkular," paparnya. 

Ia mengatakan pengembangan suplemen tersebut kini memasuki tahap uji coba lapangan pada ternak ayam. 

Tim menggunakan dua formula rintisan untuk melihat efektivitas produk. 

Dinas Pertanian Gresik bidang peternakan juga dilibatkan dalam pengembangan suplemen pakan tersebut.

Kolaborasi turut dilakukan dengan PGN SAKA. 

"Perusahaan tersebut memfasilitasi mesin penggiling cangkang, sedangkan tim PPK Ormawa menyusun standar operasional prosedur (SOP) dan tata kelola penggunaan mesin. Kerja sama juga mencakup pelatihan mengenai kemaritiman dan optimalisasi komoditas kerang hijau," terangnya. 

Dari sisi pemasaran, kelompok binaan telah mengikuti pelatihan pemasaran hasil perikanan yang menghadirkan Kepala Dinas Perikanan Gresik. 

Mereka juga mendapatkan pelatihan mengenai Harga Pokok Penjualan (HPP). 

Uji respons pasar dilakukan dengan mengenalkan produk dalam berbagai kegiatan, mulai agenda gerak jalan tingkat kecamatan hingga edukasi nutrisi di PAUD Desa Ngemboh.

Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi saat meninjau hasil inovasi tersebut. Gus Yani menilai produk Tortilla Chip memiliki prospek yang baik, sementara produk nugget perlu dikembangkan dari sisi kemasan agar lebih praktis. 

"Keripiknya bagus kami sebagai pemerintah daerah mendorong inovasi tersebut. Karena dapat berdampak langsung ke masyarakat," ujarnya.

Gus Yani juga mendukung pengembangan teknologi longline dan inovasi suplemen pakan ternak yang dilakukan tim PPK Ormawa. 

Menurut dia, keberhasilan program sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat sebagai pelaku ekonomi. 

Apalagi riset dan inovasi yang dihasilkan sudah cukup banyak. 

"Kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat. Masyarakat Desa Ngemboh diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi mampu mengelola dan mengembangkan seluruh inovasi tersebut secara mandiri," pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengadilan Bebaskan Promotor EO Konser Artis DJ Dimitri Vegas dan Like Mike Dari Tudingan Penipuan

Bareskrim Ajukan Red Notice Pak Cik, Pemasok Sabu Jaringan The Doctor

Lewat Aplikasi SIGNAL, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah