Disnakan Bojonegoro Cek Kesehatan Hewan Kurban Jelang Iduladha
Bojonegoro - KABARPROGRESIF.COM Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengecek kondisi kesehatan hewan kurban.
Langkah ini untuk mengantisipasi serangan penyakit menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
"Menjelang Iduladha kami melaksanakan surveilans hewan kurban supaya terdeteksi apabila terserang penyakit," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Disnakan Kabupaten Bojonegoro Lutfi Nurrahman, Selasa, 28 April 2026.
Pemantauan tersebut, kata dia, dilaksanakan Disnakan Bojonegoro dengan melibatkan Petugas Teknik Peternakan (PTP) dan petugas inseminator yang ada di setiap kecamatan.
Para petugas melihat kondisi kesehatan hewan mengingat cuaca yang panas bisa menyebabkan hewan ternak panas tinggi.
Jika hewan tersebut kemudian dimandikan, ternak bisa stres dan menyebabkan kematian mendadak.
"Sebab kondisi tubuh hewan tidak kuat terhadap panas tinggi dan peternak juga harus memastikan ternaknya tidak kekurangan air minum," ujarnya.
Meskipun saat ini belum ditemukan kembali penyebaran virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bojonegoro, namun pihaknya tetap waspada dan menyiapkan sekitar 35 ribu dosis vaksin pada 2026.
Sementara terkait ketersediaan hewan kurban di Bojonegoro mencapai 60.349 ekor meliputi sapi sebanyak 15.504 ekor, 20.211 ekor kambing dan 24.634 ekor domba.
Sedangkan kebutuhan hewan kurban pada 2026 diperkirakan sekitar 3.500 ekor sapi, 8.500 ekor kambing, dan 9.500 ekor domba.
"Ketersediaan hewan kurban di Bojonegoro dipastikan tercukupi dan melimpah untuk Iduladha," ungkapnya.

Komentar
Posting Komentar