Jelang Lomba Kampung Pancasila 2026, 1.360 RW Surabaya Ikuti Technical Meeting


Surabaya - KABARPROGRESIF.COM Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan persiapan Lomba Kampung Pancasila 2026. Sebanyak 1.360 Rukun Warga (RW) mengikuti technical meeting (TM) sekaligus sosialisasi lomba yang digelar secara bertahap di Graha Sawunggaling, Gedung Pemkot Surabaya, pada 12-13 September 2026.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, semangat utama Kampung Pancasila bukan sekadar memenangkan perlombaan. 

Lebih dari itu, program tersebut diharapkan mampu membangun kebiasaan positif dan memperkuat gotong royong warga.

"Maka kita tidak boleh membuang sampah sembarangan, kita harus bisa memilah sampah. Yang kedua, kalau terkait dengan ekonomi, bagaimana rasa gotong royong dan saling tolong-menolong itu muncul di hati warga Surabaya," kata Wali Kota Eri, Kamis 17 September 2026.

Ia mencontohkan, warga yang memiliki kelebihan dapat membantu warga lain yang mengalami kekurangan di lingkungan kampungnya. 

Semangat kepedulian tersebut juga diharapkan tumbuh dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat.

"Ketika dia punya kelebihan, maka dia membantu orang yang punya kekurangan di kampung RW itu. Sosial budaya, bagaimana menggerakkan jiwa sosialnya untuk menjaga lingkungannya, kerja bakti dan lain-lain," ujarnya.

Ia berharap pelaksanaan Lomba Kampung Pancasila menghasilkan perubahan nyata di setiap wilayah. 

Kampung yang aman, lingkungan yang ramah terhadap anak dan perempuan, serta masyarakat yang semakin sejahtera menjadi tujuan yang ingin diwujudkan.

"Saya berharap output dan outcome dari lomba Kampung Pancasila ini adalah perubahan kampung yang aman, kampung yang tidak ada pencurian motor, kampung yang bisa ramah anak dan perempuan, kampung yang sejahtera," harapnya.

Ia optimistis semangat tersebut dapat tumbuh karena sesuai dengan karakter masyarakat Surabaya yang memiliki budaya arek dengan nilai saling membantu dan gotong royong. 

"Insyaallah saya yakin itu bisa terwujud dengan kampung Pancasila dan lomba ini. Karena sejatinya Surabaya memiliki budaya arek yang memang saling menolong dan saling gotong royong," pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengadilan Bebaskan Promotor EO Konser Artis DJ Dimitri Vegas dan Like Mike Dari Tudingan Penipuan

Bareskrim Ajukan Red Notice Pak Cik, Pemasok Sabu Jaringan The Doctor

Lewat Aplikasi SIGNAL, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah