Pemkot Surabaya Perluas Jangkauan BOPDA Hingga ke Pondok Pesantren


Surabaya - KABARPROGRESIF.COM Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas akses dan cakupan bantuan pendidikan bagi warga Kota Pahlawan. 

Oleh karena itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan akan memperluas jangkauan Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA) hingga menyasar para santri di pondok pesantren serta siswa di sekolah kerohanian non-formal/keagamaan lainnya.

Saat ini, Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) tengah melakukan verifikasi data penerima melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Wali Kota Eri Cahyadi mengungkapkan, langkah ini diambil setelah pihaknya menemukan adanya penurunan jumlah siswa saat data lulusan SD dicocokkan dengan data pendaftar jenjang SMP di Dapodik.

"Saya sudah sampaikan, cek data dari Dapodik. Yang lulus SD setelah masuk SMP kok berkurang, ke mana mereka? Ternyata ada di pondok pesantren. Maka dari itu, kalau mereka masuk dalam kriteria warga yang berhak dibantu, BOPDA-nya harus tetap diberikan," kata Wali Kota Eri, Kamis 1 Oktober 2026.

Bantuan tersebut nantinya diberikan senilai Rp150.000 per bulan, menyesuaikan besaran nilai standar BOPDA. 

Wali Kota Eri menambahkan, skema penyerahan bantuan tidak terbatas untuk pondok pesantren saja, tetapi juga mencakup lembaga pendidikan kerohanian lain, seperti sekolah keagamaan Kristen bagi keluarga kurang mampu.

“Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada anak di Kota Surabaya yang terkendala menempuh pendidikan, baik di sekolah formal maupun lembaga keagamaan,” pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengadilan Bebaskan Promotor EO Konser Artis DJ Dimitri Vegas dan Like Mike Dari Tudingan Penipuan

Bareskrim Ajukan Red Notice Pak Cik, Pemasok Sabu Jaringan The Doctor

Danlanmar Surabaya Sematkan PIN “SENYUM SAPA TANYA LAYANI”