Postingan

Jaksa Limpahkan Berkas Kerusuhan Jember Ke PN Surabaya

Gambar
KABARPROGRESIF.COM : Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya telah melimpahkan berkas 17 tersangka pelaku Kasus bentrokan yang diduga dilakukan dua kelompok aliran Suni dan Syiah yang berujung  perusakan dan penganiayaan yang terjadi di wilayah Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Kasipidum Kejari Surabaya, Judhy Ismono memastikan, Ke 17 tersangka tersebut segera diadili dalam waktu dekat namun Ia belum bisa mengetahui kapan perkara itu akan disidangkan.   ‪"Hari ini, Senin (25/11/2013) kami sudah limpahkan ke Pengadilan, mengenai kapan disidang, PN Surabaya yang menentukan," terang Judhy kepada KABARPROGRESIF.COM saat  ditemui dikantornya. Seperti diketahui, Pelimpahan perkara ini oleh  kejari Jember ke Kejari Surabaya dilakukan pada (13/11/2013) lalu. Ada 17 terdakwa yang dilimpahkan oleh Kejari Jember. Judhy mengungkapkan, alasan perkara ini dilimpahkan ke Kejari Surabaya lantaran untuk mengantisipasi bentrokan lanjutan jika perkara ini disidang di Pengadilan Se...

Kurir Narkoba Internasional Diganjar 18 Tahun

Gambar
 KABARPROGRESIF.COM : Stella Elisabeth Oktavian KABARPROGRESIF.COM : Latumeten (34) dipastikan menjalani kehidupan di penjara lebih lama lagi, Pasalnya terdakwa wanita yang menjadi kurir narkoba antar negara ini telah divonis 18 tahun penjara oleh hakim PN Surabaya yang diketuai Ni Made Sudani. Stella dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar hukum dengan sengaja mengimpor narkoba. "Memberikan hukuman 18 tahun penjara dikurangi masa tahanan, denda 1 miliar rupiah subsidar 2 bulan penjara," ujar  Made saat membacakan amar putusannya diruang  sidang di ruang Sari 1, Senin (25/11/2013) . Vonis tersebut  lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jatim Setiyati  yang sebelumnya   menuntut 16 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsidar 3 bulan penjara. Seperti diketahui, terdakwa asal Jl Kramat 7 Jakarta Pusat ini didakwa membawa dan mengedarkan narkoba jenis sabu dan menjeratnya , dengan pasal berlapis. Dia dijerat Pasal...

Kerusuhan Lamongan : Faruq Bantah Menggunakan Nama FPI

Gambar
KABARPROGRESIF.COM : Usai mendengarkan kesaksian korban kerusuhan Lamongan 12 Agustus 2013, Hamzah, Majelis hakim yang beranggotakan Musthofa (ketua), Achmad Fauzi (anggota) dan Burhanudin  (anggota) langsung melakukan pemeriksaan terhadap dua terdakwa adik-kakak ini, yakni  Muhammad Faruq dan Muhammad Anshori dalam persidangan yang digelar diruang cakra PN Surabaya, Senin (25/11/2013). Saat diperiksa, terdakwa Faruq menyangkal bila kerusuhan yang terjadi di desa Gua Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan itu dilakukan oleh massa dari Ormas Front Pembela Islam (FPI). Pelaku kerusuhan itu adalah simpatisan dan rekan dari terdakwa Faruq."Mereka bukan dari FPI tapi dari teman-teman saya dan  warga yang simpati terhadap saya,"ujar Faruq saat ditanya ketua hakim Musthofa dalam persidangan Dijelaskan  terdakwa Faruk, kejadian kerusuhan itu terjadi pada hari  senin (12/8/2013) sekitar pukul 21.30 WIB (malam). Saat itu Iabersama Kusairi Sedang duduk duduk membicarakan ...

Sidang Kerusuhan Lamongan, Hamzah Ngaku Dibacok dan Diiris Telinganya

Gambar
KABARPROGRESIF.COM : Sidang kerusuhan Lamongan antar warga dengan massa atau  kelompok yang  mengatasnamakan Ormas  Front Pembela Islam (FPI) kembali disidangkan di PN Surabaya dengan agenda kesaksian dari Hamzah(25/11/2013). Dihadapan majelis hakim yang diketuai Mustofa, Hamzah mengaku telah  menjadi korban angkara murka sekelompok ormas tersebut dengan cara di bacok. Selain membacok punggung korban, massa dari terdakwa Faruq juga mengiris telinga bagian kiri Hamzah."Posisi saya sedang membeli nasi goreng, tiba tiba datang segerombol massa sekitar 40 orang dengan membawa senjata tajam, tiba tiba sebagian dari mereka menghampiri saya dan langsung membacok dan mengiris telinga saya,"terang saksi Hamzah diruang sidang Cakra, Senin (25/11/2013) Namun Hamzah tidak mengetahui secara detail  apakah pelaku penganiayaan tersebut diantaranya  terdakwa Faruk dan Anshori."Saya tidak mengenali mereka tapi ciri cirinya ada yang mirip Pak Faruq,"ungkap Hamzah. Didepa...

KASDAM BUKA LATIHAN TAKTIS ANTAR KECABANGAN

Gambar
KABARPROGRESIF.COM : Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Asma’i bertindak selaku Irup pada upacara pembukaan Latihan Taktis Antar Kecabangan Brigif 16/ Wira Yudha TA. 2013 pada hari Rabu (20/11) di Lapangan Rampal Malang. Latihan Taktis Ancab ini diikuti oleh Batalyon Infanteri di jajaran Brigif 16/WY (Batalyon 521, 527, 511) serta Batalyon Bantuan Tempur sesuai kecabangan jajaran Kodam V/Brawijaya. Tema latihan kita kali ini adalah “Brigade Tim Pertempuran Melaksanakan Operasi Militer selain Perang (OMSP) di Wilayah Jatim dalam rangka Menjaga Keutuhan Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Terkait hal tersebut, Latihan Ancab merupakan salah satu metode latihan taktis dengan pasukan di mana diberikan serangkaian keadaan dan kejadian yang sambung menyambung. Tujuannya untuk melatih Komandan dan Staf serta unsur Pelayan Markas Satuan dalam melaksanakan teknik, prosedur dan tata cara kerja yang berlaku di suatu Markas Komando. Dalam amanat Pangdam V/Brawijaya yang dibacakan oleh Kasda...

Ada 40 Polwan Polrestabes Surabaya Yang Berjilbab

Gambar
  KABARPROGRESIF.COM : Di Polrestabes Surabaya terdapat 40 Polwan yang resmi mengenakan jilbab saat menunaikan tugas kepolisian."Di Polrestabes Surabaya dan Polsek jajaran, terdapat 146 Polwan. Dari jumlah itu terdapat 40 Polwan yang resmi mengajukan untuk mengenakan jilbab. Kemungkinan jumlah tersebut bisa bertambah," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Setija Junianta, Jumat (22/11/2013). Menurut Setija, sebenarnya kebijakan mengenai Polwan berjilbab telah ada sejak 1995."Tapi berhubung ada penegasan dari pucuk pimpinan, maka kami membebaskan jika Polwan ingin mengenakan jilbab," kata Setija. Mantan Kapolres Sidoarjo itu menambahkan, untuk ketentuan berjilbab pihaknya masih menunggu kebijakan dari pusat. (*/arf)

432 Orang Catam TNI-AD Lulus Pantukhir

Gambar
KABARPROGRESIF.COM : Panitia penerimaan Calon Tamtama (Catam) prajurit TNI-AD Kodam V/Brawijaya menyeleksi 577 orang peserta Pantukhir Catam TNI-AD di Aula Makodam V/Brawijaya, Kamis (21/11/2013) Seleksi Pantukhir yang dipimpin Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Asma’i ini merupakan tahapan akhir dari rangkaian penerimaan prajurit TNI-AD di Kodam V/Brawijaya. Keterlibatan para Perwira di lingkungan Kodam V/Brawijaya dalam memilih calon-calon prajurit TNI-AD ini diharapkan adanya obyektifitas untuk menilai SDM dari masing-masing para peserta. Dalam amanat Pangdam yang dibacakan Kasdam V/Brawijaya mengatakan bahwa Seleksi penerimaan prajurit khususnya penerimaan calon Tamtama merupakan bagian yang sangat penting dan mempunyai dampak strategis bagi pembinaan dan penggunaan kekuatan satuan jajaran TNI di masa mendatang. Melalui berbagai pertimbangan dan penilaian yang ketat, para panitia Pantukhir memutuskan mengambil 432 orang dari 577 orang peserta untuk diterima sebagai calon Tamtam...