Siapkan SDM Pendamping Berkualitas, Pemkot Surabaya Gandeng Kampus Latih Guru Inklusi


Surabaya - KABARPROGRESIF.COM Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak sekadar menggandeng perguruan tinggi dalam mengatasi kekurangan tenaga pendidik khusus anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah reguler. 

Akan tetapi, Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) juga mengoptimalkan guru yang memiliki kemampuan dalam mendidik ABK. 

“Guru yang mempunyai kecakapan khusus kita lakukan kerjasama dengan kampus yang mempunyai fakultas di bidang penanganan anak disabilitas, itu kita lakukan pelatihan. Kita tidak berhenti, sampai hari ini kita lakukan, kampus juga ada volunteer (relawan),” kata Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, Selasa 22 September 2026. 

Kepala Dispendik yang akrab disapa Febri itu juga menerangkan, siswa inklusi di sekolah reguler mendapat pendampingan dari guru Bimbingan Konseling (BK). 

Untuk memastikan ketepatan penanganan, proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur inklusi Dispendik juga mewajibkan adanya rekomendasi tertulis dari psikolog.

“Makanya itu pada saat PPDB kita membutuhkan catatan dari psikolog yang menyatakan bahwa anak ini masih bisa diberikan pelajaran dengan anak-anak normal. Walaupun sudah berada di sekolah itu, kami minta ke teman-teman BK sama guru itu melakukan pengamatan khusus untuk anak-anak yang mempunyai keistimewaan lebih di sekolah reguler kita,” terang Febri. 

Febri menambahkan, pemkot terus berupaya membuka peluang untuk anak-anak inklusi bisa belajar di sekolah reguler, meskipun dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. 

Meski demikian, Febri mengatakan, pembelajaran anak inklusi di sekolah reguler dilakukan secara terpisah selama masih bisa mengikuti pelajaran umum. 

“Kalau masih kelas 1-2 kan masih menyenangkan, masih bisa mengikuti, selama anak tidak memiliki trauma tersendiri. Kalau anak itu trauma, tantrum ya nggak bisa. Kalau anak ketika di tengah keramaian itu tantrum, nah maka harus ada ruangan khusus. Kalau masih ada yang seperti itu kita upayakan memberikan pelayanan kepada mereka, guru BK kota kuatkan terus dan guru-guru di unit layanan disabilitas,” pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengadilan Bebaskan Promotor EO Konser Artis DJ Dimitri Vegas dan Like Mike Dari Tudingan Penipuan

Bareskrim Ajukan Red Notice Pak Cik, Pemasok Sabu Jaringan The Doctor

Lewat Aplikasi SIGNAL, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah