Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Minggu, 02 Oktober 2016

Do’a Bersama Mengenang Pahlawan Revolusi



KABARPROGRESIF.COM : (Madiun) Komando Resor Militer 081/Dhirotsaha Jaya menyelenggarakan pembacaan Yassin, Tahlil dan Do’a bersama dalam rangka  mengenang jasa-jasa para Pahlawan Revolusi yang telah gugur oleh kekejaman PKI pada tanggal 30 September 1965 yang dikenal dengan sebutan G 30 S PKI bertempat di Masjid Jendral Sudirman Korem 081/DSJ Jl. Pahlawan no 50 Kota Madiun.Jum’at malam(30/8/16)

Pembacaan Yassin, Tahlil dan Do’a bersama ini dihadiri oleh Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Inf Piek Budyakto, Para Kadisjan, Seluruh Anggota Korem 081/DSJ baik Militer maupun PNS.

Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Inf Piek Budyakto dalam sambutannya mengawali acara mengikatkan bahwa acara Do’a bersama yang kita laksanakan setiap tanggal 30 September bukan merupakan kegiatan rutinitas tahunan belaka, melainkan mengandung makna yang sangat dalam, Yaitu sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh integrasi spiritual serta meningkatkan kewaspadaan terhadap upaya sistematis kebangkitan komunis yang dilakukan oleh penganut dan simpatisannya.

Melalui acara tahlilan dan do’a bersama mengenang gugurnya para pahlawan Revolusi ini diharapkan kita semua dapat mengambil hikmah dan menarik pelajaran penting dalam memaknai peristiwa tersebut sehingga peristiwa pengkhianatan G.30.S/PKI terjadi pada subuh dinihari tanggal 1 Oktober 1965, 51 tahun yang lalu tidak pernah terjadi lagi, tambah Danrem.

Danrem juga mengatakan seperti kita pahami bersama, bahwa acara do’a bersama mengenang gugurnya para pahlawan Revolusi  merupakan tanda – tanda kebesaran Allah SWT, dimana didalamnya terkandung hikmah dan pelajaran yang tak pernah habis relevansinya dengan kehidupan kita.

Terkait dengan kehidupan Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil Makorem 081/DSJ, hendaknya senantiasa disadari bahwa, Sapta Marga dan Panca Prasetya Korps Pegawai Negeri yang merupakan pedoman dan pegangan hidup, telah mewajibkan kita semua untuk memegang teguh rahasia Jabatan dan rahasia Negara serta jangan hanya dijadikan slogan belaka, namun hendaknya dapat dijabarkan dalam kehidupan sehari – hari, maupun dalam melaksanakan tugas dan kewajiban untuk mengabdi kepada Bangsa dan Negara, tegas Kolonel Inf Piek Budyakto.(andre)

0 komentar:

Posting Komentar