Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 10 Januari 2022

PTM di Surabaya 100 Persen, Sekolah Terjunkan Seluruh Pengawas, Siswa Antusias


KABARPROGRESIF COM: (Surabaya) Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh meminta kepada seluruh pihak di lingkungan sekolah untuk saling menjaga protokol kesehatan. 

Sebab, pada pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di Kota Surabaya yang sedang berlangsung, masih menyesuaikan dengan pola para peserta didik.

"Seluruh pengawas digerakkan, kita lakukan koordinasi terus dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan pencegahan ataupun penanganan (Covid-19). Saat ini pembelajaran masih 2 jam setengah untuk SD dan 3 jam untuk SMP, serta relaksasi 10 menit, agar anak tidak jenuh," kata Yusuf, Senin (10/1).

Di tempat terpisah, Irvin Santoso, salah satu siswa kelas 9 SMP Santa Maria Kota Surabaya mengaku senang karena bisa kembali bertemu teman-teman dan gurunya yang ada di sekolah. 

Bahkan, dia mengaku kaget karena Wali Kota Eri langsung mengunjungi dan memberikan semangat untuk dirinya dan teman-teman di sekolahnya.

"Saya merasa spesial karena bisa mendapat kunjungan langsung dari Pak Wali Kota (Eri Cahyadi). Apalagi mendapat semangat dari beliau, saya semakin bersemangat untuk PTM ini," kata Irvin.

Irvin melanjutkan, bahwa ia bersama teman-temannya sudah tidak sabar dengan pelaksanaan PTM di sekolah. 

Bagi dia, PTM menjadi salah satu kegiatan yang mempermudah untuk memahami materi belajar dari sekolah.

"Karena ketika belajar online saya merasa tidak efisien ketika belajar di rumah. Semoga selalu ada inovasi, agar materi bisa langsung diberikan," pungkasnya. 

Seperti diberitakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama pimpinan dan anggota DPRD Kota Surabaya meninjau langsung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen bagi PAUD, TK, SD dan SMP di Kota Surabaya mulai berlangsung, Senin (10/1).

PTM di minggu pertama ini, dibagi ke dalam dua shift. Yakni shift pertama 50 persen dan shift kedua 50 persen dengan menyesuaikan kondisi sekolah masing-masing.

Beberapa sekolah yang dikunjungi mulai dari SMP Negeri 19, SD Muhammadiyah 4, dan SMP Muhammadiyah 5, SMP Santa Maria, dan SD Negeri Kaliasin 1 Surabaya. 

Pelaksanaan PTM 100 persen ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

0 komentar:

Posting Komentar