Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Selasa, 04 April 2017

Tangkal Ancaman Non Militer Melalui Bel-Neg



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) “Bela negara merupakan hak dan kewajiban setiap warga negara indonesia, yang diaktualisasikan secara nyata melalui kecintaan warga negara terhadap tanah airnya. Kesadaran bela negara sangat penting untuk ditanamkan sebagai landasan sikap dan perilaku bangsa indonesia. Hal ini merupakan bentuk revolusi mental sekaligus untuk membangun daya tangkal bangsa dalam menghadapi kompleksitas dinamika ancaman sekaligus untuk mewujudkan ketahanan nasional.

Mengingat pentingnya Bela negara ini,  maka Kementerian Pertahanan melalui Perwakilan Pelaksana Tugas Pokok (PPTP) Kemhan Provinsi Jatim bekerjasama dengan Korem 084/Bhaskara Jaya turut berperan serta dalam mewujudkan kesadaran Bela Negara bagi warga negara di daerah, yang salah satunya menggelar kegiatan pembinaan bela negara dengan tema “ Membangun Daya Tangkal Bangsa dalam Menghadapi Ancaman Non Militer”, dengan tujuan untuk terpeliharannya kebersamaan diantara para kader bela negara serta terwujudnya kesadaran sikap dan perilaku yang menjunjung tinggi pentingnya aktualisasi nilai-nilai bela negara meliputi cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, rela berkorban, setia kepada Pancasila serta mencintai keanekaragaman budaya serta memiliki kemampuan awal bela negara.

Bentuk - bentuk ancaman non militer merupakan golongan ancaman pertahanan yang sifatnya tidak langsung mengancam kedaulatan, keutuhan dan keselamatan bangsa. Hal tersebut disampaikan oleh Staf PPTP Kemhan Provinsi Jawa Timur Kolonel Arh Eko Wibowo kepada para peserta pembinaan bela negara dari TNI-POLRI, Tomas, Toda, Toga, Akademisi, dan Ormas Provinsi Jawa Timur. Bertempat di Aula Bhaskara Jaya.

Lebih lanjut prajurit dengan tiga melati dipundaknya itu menjelaskan tentang berbagai ancaman non militer yang sangat kompleks, yaitu masalah berkaitan dengan ekonomi, politik, ideologi, legislasi, teknologi, keselamatan umum, dan sosial budaya.

Pada kegiatan ini juga digelar sesi tanya jawab tentang pembinaan Bela Negara yang berhubungan dengan kondisi dan situasi yang berkembang sekarang ini. Pembinaan Belneg juga dihadiri oleh Kasi Pers, Kasi Log serta Kasatdisjan jajaran Korem 084/BJ. (arf)

0 komentar:

Posting Komentar