Capaian Imunisasi Dasar Surabaya Tembus 37,23 Persen, Dinkes Optimis Target Terpenuhi


Surabaya - KABARPROGRESIF.COM Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan penguatan imunisasi campak untuk melindungi anak-anak dari bahaya penyakit tersebut. 

Langkah nyata ini, diwujudkan dengan sinergi bersama Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani.

Bunda Rini pun ikut turun langsung meninjau pelaksanaan imunisasi di Pos PAUD Terpadu (PPT) Melati, Jl. Kejawan Lor, Kelurahan Kenjeran, Kecamatan Bulak. 

Kunjungan ini difokuskan pada wilayah yang memiliki angka cakupan imunisasi rendah untuk memberikan motivasi kepada orang tua. 

Selain di PPT Melati, imunisasi juga dilakukan di 153 kelurahan dan 31 kecamatan se-Kota Surabaya.

Dalam kunjungannya, Bunda Rini mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam imunisasi campak, khususnya bagi anak usia 3 - 4 tahun di tingkat PPT, seringkali datang dari kekhawatiran orang tua yang berlebihan.

"Kami melakukan pendekatan secara manusiawi dan psikologis. Kadang kendalanya adalah ibunya yang lebih heboh atau takut dibanding anaknya, sehingga anak ikut tidak tenang. Kami hadir untuk meyakinkan bahwa imunisasi ini adalah langkah preventif agar anak-anak terhindar dari penyakit yang tidak terduga," kata Bunda Rini, Rabu 13 Mei 2026.

Ia juga mengingatkan para ibu untuk lebih disiplin mengecek buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang berwarna pink sebagai pedoman dalam memenuhi hak imunisasi dasar anak. 

Bunda Rini, bahkan menyarankan para ibu untuk memasang alarm di ponsel sebagai pengingat jadwal imunisasi.

“Jangan sampai karena kesibukan rumah tangga, hak anak untuk mendapatkan kekebalan tubuh jadi terabaikan," tegasnya.

Menurutnya, penguatan imunisasi campak sangat penting lantaran adanya temuan kasus kematian anak akibat komplikasi campak di wilayah lain. 

Bunda Rini menekankan bahwa meski campak sekilas terlihat seperti cacar air biasa, jika tidak dicegah, penyakit ini bisa memicu kondisi yang fatal.

"Ada informasi dari Dinas Kesehatan bahwa terdapat 17 kasus meninggal dunia (di wilayah lain). Ini membuktikan bahwa dampak campak bisa sangat berbahaya jika tidak diantisipasi sejak dini," ungkapnya.

Bunda Rini berpesan, agar para ibu di Kota Pahlawan yang memiliki anak usia balita dan belum melengkapi imunisasi campak maupun imunisasi dasar, segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan layanan imunisasi tersebut.

“Saya menitipkan pesan kepada mama-mama bahwa imunisasi apapun itu penting sebagai upaya preventif untuk mencegah anak-anak terkena penyakit, yang bisa menganggu tumbuh kembangnya di masa depan,” pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengadilan Bebaskan Promotor EO Konser Artis DJ Dimitri Vegas dan Like Mike Dari Tudingan Penipuan

Sahroni Minta Polri Ungkap Upaya Serangan Balik terhadap Kejagung

Begini Respon Dewan Pers Terkait Penetapan Tersangka Direktur Pemberitaan Jak TV