Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Sabtu, 11 Juni 2016

Gara-gara UNBK, Nilai UN SMP 2016 di Surabaya Jeblok,



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Inilah hasil dari uji coba ujian nasional berbasis komputer (UNBK) 2016 di Surabaya yang terbilang jeblok.

Sisawa maupun orang tua siswa sangat resah akan nilai yang dilihatnya melalui situs milik dindik Surabaya. Meski hal itu bukan menjadi jaminan masuk ke SMAN namun tak jarang orang tua siswa merasa was-was.

Alasannya, mereka memprediksi dari awal bila UNBK yang digagas menteri pendidikan tak akan berjalan mulus sesuai yang diiharapkan. Keluhan warga ini cukup beralasan sebab untuk mencapai basis dunia komputerisasi ini tak  semudah membalikkan telapak tangan, minimal masyarakat atau siswa didik harus selalu bergelut.

Seperti diketahui, beberapa syarat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur sekolah kawasan ialah mendapat nilai Unas rata-rata minimal 85 dengan nilai minimal per mata pelajaran dalam Ujian Sekolah 75. Sedangkan, dari total 43.090 siswa peserta Unas SMP di Surabaya, sebanyak 70 persennya memperoleh nilai rata-rata di bawah 85. Otomatis, mereka pun tak memiliki kesempatan untuk masuk ke SMA yang difavoritkan itu.

Secara rinci, data Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menyebutkan, nilai rata-rata Unas antara 90-99 diraih oleh 2.098 siswa (4,87%) dan 80-89,9 diraih oleh 12.113 (28,11). Di range ini, total siswa yang memperoleh nilai dari 80-99 sekitar 32 persen. “Tapi grade yang diminta untuk sekolah kawasan kan rata-rata 85. Jadi bisa saja yang masuk persyaratan untuk sekolah kawasan itu kurang dari 30 persen,” tutur Kasie Kurikulum Dindik Jatim Eka Ananda saat ditemui kemarin, Selasa (9/6).

Di bawah itu, rata-rata nilai di range 70-79,9 terdapat 11.849 siswa (27,5%), 60–69,9 terdapat 7.888 siswa (18,31%), 55,1 -59,9 terdapat 2.578 siswa (5,98%). Sedangkan siswa yang memperoleh nilai rata-rata kurang dari 55 alias di bawah standar kompetensi minimal terdapat 6.564 siswa (15,23%). Sedangkan nilai rata-rata Kota Surabaya secara umum sebesar 285,42. Dengan rincian per mata pelajaran, Bahasa Indonesia 75,84, Bahasa Inggris 70,48, Matematika 64,81 dan IPA 74,29.

“Jika melihat nilai rata-rata secara keseluruhan, potensi siswa yang bisa ikut dalam seleksi sekolah kawasan ini cukup rendah. Bagaimana menanggapinya itu tergantung Surabaya,” tambah dia. Kalau nilai rata-rata minimalnya tidak diturunkan, lanjut dia, maka seleksi PPDB sekolah kawasan ini bisa sangat longgar.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya Ikhsan mengungkapkan, standar yang saat ini telah ditetapkan dalam PPDB jalur sekolah kawasan masih bisa dikaji kembali. Artinya, jika peluang siswa yang masuk dalam kualifikasi terlalu sedikit, maka grade-nya bisa dikurangi. “Pengalaman dua tahun ini kita juga demikian. Dari nilai rata-rata yang ditetapkan minimal 8,5 diturunkan menjadi 8,” tutur Ikhsan.

Ikhsan mengungkapkan, sampai saat ini baik siswa yang berpeluang masuk sekolah kawasan maupun pagu yang tersedia belum selesai dihitung. Pihaknya akan menggunakan pertimbangan pagu dan nilai rata-rata Unas siswa Surabaya untuk menentukan syarat mengikuti seleksi PPDB sekolah kawasan. “Kita akan hitung sampai bertemu angka persaingan satu banding dua atau satu banding tiga,” tutur Ikhsan.

Meski nilai rata-rata Unas Surabaya tidak terlalu tinggi, Ikhsan tetap bangga karena hasil Unas di Surabaya rata-ratanya lebih tinggi di banding nilai rata-rata provinsi. “Dari semua mapel yang diujikan, rata-rata nilai Surabaya secara keseluruhan lebih tinggi dari provinsi,” tutur dia.

Ikhsan menuturkan, persaingan masuk ke SMA kawasan memang tidak perlu terlalu ketat. Karena memang tidak semua siswa harus masuk ke sekolah tersebut. Ada pilihan lain seperti SMK, dan sekolah yang masih satu rumpun dari asalnya, seperti Petra, Muhammadiyah atau Maarif. “Tren SMK sekarang sudah naik. Banyak siswa yang justru memiliki SMK dari pada SMA kawasan,” kata dia.

Lebih lanjut Ikhsan mengatakan, Rabu (10/6) hari ini, hasil Unas SMP akan diumumkan oleh sekolah ke siswa. Berikut dengan pengumuman lulus yang sudah ditentukan oleh sekolah. Karena itu, pihaknya menghimbau kepada seluruh siswa agar tetap berada di rumah. Sebab, guru atau petugas dari sekolah bisa mengantar hasil Unas ini ke rumah. Selain itu, pengumuman kelulusan juga bisa diakses melalui website Dispendik Surabaya atau sekolah masing-masing.

“Tidak usah menanggapi kelulusan ini dengan terlalu berlebihan. Karena siswa masih harus mempersiapkan diri mengikuti PPDB ke jenjang berikutnya,” pungkas Ikhsan.(*/arf)

Perolehan Nilai Rata-rata Siswa Surabaya
Nilai Rata-rataJumlah SiswaPersen (%)
90 – 992.0984,87*
80 – 89,912.11328,11*
70 – 79,911.84927,50
60 – 69-97.88818,31
55,1 – 59,92.5785,98
40 – 555.37612,48

Keterangan: * berpotensi masuk SMA Kawasan
Sumber Dindik Jatim

0 komentar:

Posting Komentar