Jaringan Koruptor UPS DKI Jakarta Juga Beraksi di Universitas Sumatra Utara
Adik Dwi Putranto direktur CV Adikersa KABARPROGRESIF.COM : (Sumut) Himpunan Organisasi Anti Korupsi (Horas), berharap Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara (Kejati Sumut) tidak kendor dalam pengusutan dugaan korupsi di Universitas Sumatra Utara senilai Rp. 30 milyar, yang terindikasi bahwa pelakunya adalah merupakan komplotan jaringan koruptor UPS (Uninterruptible Power Supply) DKI Jakarta. "Jangan sampai kemudian pengusutan kasus tersebut secara perlahan mengendap, dan berharap kasusnya dilupakan masyarakat", ujar Aleksander Sirait, ketua Horas. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa Kejati Sumut mengendus adanya dugaan korupsi dalam Pengadaan Sarana Pembelajaran Digital Multi Media Interaktif Berbasis Informasi Teknologi (IT), di Universitas Sumatra Utara yang bernilai Rp. 30 milyar. Dalam pengadaan tersebut ada indikasi terjadi dugaan markup harga, dimana barang-barang yang dikirim adalah barang dengan kualitas yang kurang bagus, akan tetapi diberi harga yang diduga sen...