Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Minggu, 01 Februari 2015

Kasrem 084/BJ Ajak Petani Mengendalikan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) di Kabupaten Sampang


KABARPROGRESIF.COM : (Sampang). Kasrem 084/Bhaskara Jaya Letkol Inf Agung Dwi Kuncoro mewakili Danrem 084/BJ Kolonel Inf Muhammad Nur Rahmad memimpin Pencanangan Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Padi dalam rangka menuju Swasembada Pangan Nasional di desa Pangelen kecamatan Sampang kabupaten Sampang, Kamis (29/1). Pencanangan gerakan pengendalian OPT ini juga merupakan wujud tindakan nyata dari nota kesepahaman antara Kementerian Pertanian bekerjasama dengan TNI. Di wilayah pedesaan, TNI AD sudah menyiapkan para Babinsa untuk bekerjasama dengan para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian dalam membantu Petani menyukseskan kegiatan ketahanan pangan guna mencapai target swasembada pangan di tahun 2017.
  
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Sampang KH. Fanan Hasib mengucapkan terima kasih kepada semua unsur terkait, khususnya seluruh jajaran TNI AD yang senantiasa terus membantu terlaksananya Gerakan Ketahanan Pangan. Sudah menjadi tanggung jawab bersama bahwa Instruksi Presiden RI tentang Gerakan Ketahanan Pangan ini harus didukung oleh pimpinan yang ada diwilayah, tanpa harus mengganggu tugas utama. Pemerintah Daerah berharap, dengan terselenggaranya kegiatan ini hendaknya jangan hanya bersifat sekedar seremonial saja, akan tetapi terus dilaksanakan secara kontinyu dan berkesinambungan. 

Dalam pencanangan ini, Danrem 084/BJ Kolonel Inf Muhammad Nur Rahmad dalam sambutannya yang dibacakan Kasrem 084/BJ Letkol Inf Agung Dwi Kuncoro menyampaikan bahwa latar belakang pencanangan gerakan pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) adalah murni perintah Presiden RI Ir. H. Joko Widodo kepada seluruh pimpinan yang ada di daerah, agar membantu petani dalam menciptakan Ketahanan Pangan Nasional. Lebih jauh Danrem menjelaskan bahwa Negara Indonesia saat ini masih dalam kondisi mengimpor beras dari negara luar. Kenapa dahulu kita sudah mencapai Swasembada Beras, sementara sekarang ini merosot. “Kondisi inilah yang mendasari gerakan ketahanan pangan”, tegas Danrem. Untuk itu para Petani diharapkan kedepan lebih giat lagi berusaha dan bekerja, agar program dari pemerintah ini dapat dicapai dengan hasil yang maksimal. 
  
Setelah acara pencanangan, dilanjutkan dengan acara pemberian bantuan secara simbolis berupa bibit tanaman dan obat pembasmi hama kepada perwakilan Babinsa pendamping kelompok tani oleh Kasrem 084/BJ, Bupati dan Dandim 0828/Sampang. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyemprotan hama padi bersama, di mana Kasrem 084/BJ didampingi Forpimda bersama-sama melakukan praktek menggunakan alat penyemprot hama tanaman padi.

Hadir dalam acara pencanangan Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Padi, Kasrem 084/Bhaskara Jaya, Forpimda kabupaten Sampang, Sekda, SKPD, Sekda, Staf Dinas Pertanian Prov Jatim, Camat se-kabupaten Sampang, anggota Kodim 0828/Sampang, Polres Sampang, Kelompok Tani, tokoh masyarakat dan tokoh agama kabupaten Sampang, acara berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (arf).

0 komentar:

Posting Komentar