KASDAM V/BAWIJAYA TINJAU ASET TNI-AD DI PERKEBUNAN KALIGENTONG TULUNGAGUNG



KABARPROGRESIF.COM : (Tulungagung) Kepala Staf Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Rahmad Pribadi melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kodim 0807/Tulungagung pada pukul 07.25 WIB sampai dengan pukul 15.35 WIB dalam rangka meninjau aset TNI AD bertempat di Perkebunan Kaligentong Brigif 16/ WY Kabupaten Tulungagung  30 orang. Rabu(24/8/16)

          Turut serta dalam kunjungan kerja Kepala Staf Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Rahmad Pribadi yaitu Dan Brigif 16/ WY Kolonel Inf Samuel Jaferson Aling, Waaslog Kasdam  V/ Brawijaya  Letkol Inf Sulistiyo Bawono, Dandim 0807/ Tulungagung Letkol Arm Brantas Suharyo, Kasi Fasjasa Zidam V/ Brawijaya Mayor Czi Dwi Atmoko, Wadan Denzibang 3/V Madiun Mayor Czi Edi. S, Kaur Fasjasa Zibang 3/V Madiun Kapten Czi Ratno, Dansub Zibang Blitar  Lettu Czi Tulus, Dansub Denpom V/ 1-6 Tulungagung  Lettu Cpm M. Hadi Mustofa dan Komandan Unit Intel Kodim 0807/Tulungagung Letda Inf Khoirudin.

Pada pukul 07.55 WIB Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Rahmad Pribadi  berserta rombongan tiba di Pos Perkebunan Kaligentong Brigif 16/ WY, selanjutnya mendengarkan paparan Dan Pos Perkebunan Kaligentong Brigif 16/ WY Kapten Inf Khoiri  yang intinya menjelaskan bahwa  Luas aset tanah Perkebunan Kaligentong, luas awal 1.526.25 Ha kemudian dihibahkan (Redis) seluas 98.14 Ha  dan  luas saat ini 1.428.11 Ha terbagi di 3 Kecamatan Kalidawir, Tanggungunung dan Pucanglaban, masuk 6 afdeling diantaranya afdeling Oro-oro Ombo, Kaligede, Panggungkalak, Wonosari, Ngembes dan afdeling Omben Banteng.

Setelah menerima paparan dari Dan Pos Perkebunan Kaligentong Brigif 16/ WY selanjutnya Kasdam V/ Brawijaya Brigjen TNI Rahmad Pribadi  berserta rombongan meninjau aset tanah TNI AD Perkebunan Kaligentong Brigif 16/ WY.(andre)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sahroni Minta Polri Ungkap Upaya Serangan Balik terhadap Kejagung

Begini Respon Dewan Pers Terkait Penetapan Tersangka Direktur Pemberitaan Jak TV

Peran Direktur TV di Kasus Perintangan Penyidikan Impor Gula dan Timah