Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Kamis, 21 September 2017

Prajurit Yonif 527/BY Uji Siap Tempur


KABARPROGRESIF.COM : (Lumajang) Sebanyak 268 orang prajurit Batalyon Infanteri 527/BY hari ini Siap Uji siap Tempur tingkat Kompi. Selasa (19/9/2017).

Satuan tempur yg di Miliki Korem 083/ Bdj adalah Batalion infantri 527 / BY  yang berada di kabupaten Lumajang.

Hari ini resmi dibuka  oleh Kolonel Inf Bangun Nawoko. Dalam Latihan Uji siap tempur yang diikuti kegiatan briefing pelaku latihan Uji Siap Tempur Tingkat Kompi dan dilanjutkan pemberian perintah operasi dari Danyonif 527/BY kepada Danki Yonif 527/BY.

Komandan Batalyon Infanteri 527/BY Mayor Inf Totok yang akan bertindak sebagai Komandan Latihan mengungkapkan kegiatan briefing pelaku merupakan salah satu tahapan penting yang harus dilaksanakan sebelum kegiatan latihan dilaksanakan,

" Kegiatan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan pelaku dan memberikan gambaran tentang mekanisme latihan yang akan dilaksanakan oleh prajurit”, tegas Perwira yang berwibawa ini. " tuturnya.

Dengan adanya kegiatan briefing ini lanjutnya, diharapkan masing-masing prajurit mengerti tugas dan tanggung jawabnya dalam latihan.

“Harapan saya latihan yang akan dilaksanakan dapat berjalan sesuai dengan mekanisme yang telah dibuat oleh penyelenggara, imbuh perwira yang terkenal ramah oleh masyarakat lumajang ini." tegasnya.

Hadir pada kesempatan itu Pasi Ops Korem 083/Bdj Mayor Inf Suroto, Guna memberikan motivasi dan semangat kepada prajurit yang akan melaksanakan uji siap tempur serta mengecek kesiapan penyelenggaraan latihan uji siap tempur tingkat kompi Yonif 527/BY.

Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Bangun Nawoko juga berpesan tujuan inti dari latihan ini adalah Untuk meningkatkan kesejahteraan Prajurit. Karena latihan itu bagi satuan tempur merupakan kebutuhan pokok dalam Menyiapkan dan mengantisipasi segala bentuk tugas yg terjadi dan diberikan kepada satuan dan menghindari segala korban dan bentuk kesalahan .

" Butuh semangat tetapi tetap mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan karena dilaksanakan lebih dari satu hari,  baik keselamatan sebelum, selama dan sesudah latihan, adakan koordinasi dengan aparat terkait guna kelancaran latihan." jelasnya. (arf)

0 komentar:

Posting Komentar